cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung Induk Siti Walidah Jalan Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Surakarta 57162, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan
ISSN : 30480272     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan adalah sebuah acara akademik yang bertujuan untuk mengumpulkan dan mempublikasikan makalah-makalah penelitian terbaru di bidang dakwah dan pendidikan. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kajian dan pengembangan ilmu pengetahuan di bidang dakwah dan pendidikan. Menjadi forum pertukaran informasi, ide, dan temuan penelitian antara akademisi, praktisi, dan mahasiswa. Memfasilitasi penerbitan karya ilmiah melalui prosiding yang terakreditasi.
Arjuna Subject : -
Articles 90 Documents
Dakwah Ditengah Keragaman Masyarakat dan Tafsir Keagamaan (MTT) Estri Nastiti; Diska Dwi Yunanza; Tahta Damayanti; Ane Olivia; Alien Dewi Alifah; Sila Amali Madina
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan 2023: Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuham
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya dakwah dalam menghadapi keragaman masyarakat dan mempertimbangkan tafsir keagamaan (MTT) sebagai landasan dalam proses dakwah. Dakwah bertujuan untuk mendekatkan masyarakat kepada nilai-nilai keagamaan, namun dalam masyarakat yang heterogen dengan perbedaan budaya, bahasa, dan pemahaman agama, dakwah dihadapkan pada tantangan yang kompleks. Oleh karena itu, tafsir keagamaan yang memadai menjadi kunci penting dalam menghadapi keragaman ini. Tafsir keagamaan melibatkan interpretasi teks-teks suci agama dengan mempertimbangkan konteks sosial, historis, dan budaya. Artikel ini mengulas pendekatan dalam menjalankan dakwah di tengah keragaman masyarakat, seperti pemahaman mendalam tentang karakteristik masyarakat sasaran, inklusivitas dalam dakwah, dan penerapan tafsir keagamaan yang kontekstual dan inklusif. Dengan mengadopsi pendekatan yang responsif terhadap keragaman masyarakat dan mempertimbangkan tafsir keagamaan yang tepat, diharapkan dakwah dapat disampaikan secara efektif, menghasilkan pemahaman, harmoni, dan kerukunan dalam keberagaman masyarakat.
Fungsi Strategi Ranting Muhammadiyah dalam Mengelola Pembinaan pada Tingkat Pendidikan Bintang Defri Cahyani; Debora Tata Wibowo; Nita Wulandari; Evita Ayu Septiyaningrum; Mei Dian Irrawati; Maya Mukaramah
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan 2023: Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuham
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ranting ialah kedudukan yang penting pada sebuah organisasi dalam menyebarkan agama islam. Ranting ialah tingkatan yang paling rendah pada susunan organisasi muhammadiyah. Organisasi muhammadiyah merupakan organisasi yang mempunyai aktivitas dan tujuan yang positif yang mana organisasi tersebut bukan menjadi tujuan dasar namun sebagai tempat untuk mencapai sebuah keinginan sebuah organisasi. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah menggunakan metode kualitatif deskritif yaitu teknik pengumpulan data ialah cara yang paling efektif pada penelitian karena bertujuan untuk mengumpulkan data. Dalam mengumpulkan sebuah data melaluI observasi atau pengamatan, wawancara dan studi pustaka.ranting muhammadiyah juga bertugas menetapkan peraturan muhammadiyah, memimpin dan mengendalikan saat melakukan kebijaksanaan yang sudah diputuskan sehingga bisa memimpin dan meningkatkan aktivitas masyarakat sesuai pada otoritasnya.Muhammadiyah mengelola tingkat pendidikan SD,SMP Dan SMA. Pendidikan menurut bentuknya bisa dibedakan pada tiga hal. Pendidikan sebagai sebuah proses belajar dan mengajar, pendidikan sebuah karya ilmiah dan pendidikan sebagai lembaga pendidikan. Pendidikan diartikan sebagai sebuah proses belajar karena pendidikan selalu menyangkutkan pada guru yang bertujuan sebagai sebuah kajian ilmiah karena pendidikan agar bisa menjadikan sebuah objek penelitian ilmiah. Pimpinan pada ranting muhammadiyah mempunyai tugas yang penting pada usaha pembinaan masyarakat. Fungsi ranting muhammadiyah dalam mengelola pendidikan dilaksanakan dengan strategi membagi tugas dan bertanggung jawab juga memberikan kepercayaan kepada para pihak sekolah dan menfasilitasi hubungan satu bidang kerja sekolah dengan sekolah lainnnya. Faktor lainnya ialah mendukung dari dana yang cukup, jumlah siswa yang cukup dan banyaknya siswa yang ikut perlombaan.
Dakwah berbasis Budaya dalam Masyarakat yang Berubah Khanna Nailil Muna; Malika Indah Nur Ismaya; Nabila Putri Sayekti; Aisyah Putri Agustin; Nafiah Azzahra; Dheny Prasetya Zulkarmain
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan 2023: Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuham
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam tema "Dakwah Berbasis Budaya Dalam Masyarakat yang Berubah", dibahas tentang pengintegrasian nilai-nilai budaya dalam menyampaikan pesan agama sebagai alternatif efektif untuk menyampaikan pesan agama yang lebih mudah dipahami dan diterima oleh masyarakat yang terus berubah. Abstrak ini mencakup latar belakang, tujuan, definisi budaya, peran budaya dalam masyarakat, penyebab dan dampak perubahan masyarakat terhadap dakwah berbasis budaya, konsep, strategi, kelebihan dakwah berbasis budaya, dan contoh dakwah dalam budaya lokal. Dakwah berbasis budaya dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pesan agama dengan mengintegrasikan nilai-nilai budaya dalam pesan agama sehingga dapat lebih relevan dengan konteks budaya masyarakat. Konsep dakwah berbasis budaya melibatkan penggunaan bahasa yang mudah dipahami dan pengenalan nilainilai budaya dalam pesan dakwah. Strategi dakwah berbasis budaya dapat menjangkau lebih banyak orang dan meningkatkan pemahaman mereka tentang pesan agama. Kelebihan dari dakwah berbasis budaya adalah kemampuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pesan agama dan memberikan contoh dakwah dalam budaya lokal dapat meningkatkan efektivitas dakwah.
Reinterpretasi Purifikasi dan Dinamisasi dalam Pengajian (Unsur Majelis Tabligh) Ari Saputra; Sukma Windu Aji; Rizki Arief Gunawan; Abdullah Azzam Al Fatih; Sheptian Tunjung Arianto
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan 2023: Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuham
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi dakwah yaitu suatu jenis komunikasi yang berisi ajakan atau himbauan kepada manusia untuk bergerak menuju ke jalan Allah SWT, atau mengajak dan menghimbau manusia untuk berjalan menuju jalan kebaikan dan untuk meninggalkan jalan kemunkaran. Salah satu penyampaian dakwah yang sering ditemui adalah pengajian, kita tidak jarang menemui acara pengajian di daerah sekitar kita, dalam suatu pengajian pasti membahas mengenai ajakan dan himbauan kepada masyarakat untuk memperbaiki amalan, misalnya himbauan untuk tidak meninggalkan shalat, ajakan untuk selalu berbuat kebaikan kepada orang lainPada penulisan artikel kita kali ini akan menggunakan metode studi Pustaka, yang dimana metode studi Pustaka yaitu metode penelitian pengumpulan data dengan mengumpulkan sumber-sumber data yang akan digunakan sebagai referensi dalam menuliskan suatu karya ilmiah yang dilakukan dengan cara menganalisis konsep-konsep teoritis, dokumen, gambar ataupun yang lainnya yang berkaitan dengan pembahasan permasalahan yang ada dalam karya ilmiah.Reinterpretasi memiliki makna yaitu kegiatan penafsiran ulang atau kegiatan menafsikan suatu pandangan seseorang dalam menerjemahkan atau mengartikan suatu hal. Purifikasi dapat dimaknai sebagai pemurnian, pembersihan, pensucian. Dalam Muhammadiyah purifikasi memiliki makna sebagai suatu upaya yang dilakukan untuk membersihkan ajaran agama islam sesuai dengan sumber ajaran islam yang sebenar-benarnya yaitu Al- Qur’an dan Al-sunnah, . Memperbaiki akhlak dan akidah dan agar mencapai tujuan pengajian, dalam penyampaian dakwah di dalam pengajian harus disesuaikan dengan situasi, kondisi atau dilemma yang sedang dihadapi oleh masyarakat agar penyampaian dakwah dapat dilaksanakan secara efektif dan mampu mencapai tujuan dakwah dalam melakukan dakwah di dalam pengajian, orang yang melakukan dakwah atau orang yang menyampaikan pesan kepada orang lain di kegiatan pengajian atau yang biasa disebut dengan Da'i.
Dakwah Kolaboratif menuju Indonesia Berkemajuan (LDK) Syafira Listyani; Dian Puspita Sari; Refita Ayu Kumala Dewi; Dilla Nur Rahma; Angelika Gladys Widya Nanda
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan 2023: Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuham
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seperti yang kita ketahui, semakin berkembangnya zaman maka teknologi dalam banyak hal juga akan semakin canggih dan modern. Hal ini menyebabkan penyebaran informasi lebih mudah melalui berbagai media, baik media online maupun ofline. Sama halnya dengan penyebaran informasi dan pengajaran dalam keagamaan yang lebih mudah dan bervariatif. Pada abad sekarang yaitu abad ke-21, media online sangat membantu dalam hal memberikan dan mendapatkan informasi keagamaan, sepeti dakwah. Sehingga masyarakat dapat mengakses secara mudah dimana saja dan kapan saja, tidak terbatas waktu dan ruang. Dalam mencapai Indonesia Berkemajuan, maka perlu adanya strategi-strategi dalam pendakwahan. Artikel ini akan menjelaskan terkait strategi-strategi yang dapat digunakan, yaitu menggunakan pendekatan dakwah kolaboratif yang menggabungkan strategi struktural dan kultural. Diharapkan dengan strategi tersebut akan membantu tercapainya konsep Indonesia Berkemajuan. Dengan pendekatan kolaboratif, dakwah berjalan secara progresif dan fleksibel, masuk ke seluruh aspek persoalan yang ada di masyarakat. Alhasil, setiap strategi akan memiliki kelebihan dan kekurangan yang saling melengkapi, dan tentunya dakwah akan membuahkan hasil yang terbaik.
Pentingnya Masjid dan Sekolah Muhammadiyah bagi Umat Muslim untuk Meningkatkan Pendidikan di Era Modern Aprilia Dwi Ivany; Byan Satia Wardhani; May Sheilla Ariyani; Kayla Farriel Devara; Aulia Rahma
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan 2023: Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuham
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia diantara berbagai organisasi Islam yang ada. Muhammadiyah didirikan oleh Muhammad Darvis atau dikenal dengan KH. Ahmad Dahlan lahir pada tanggal 18 November 1912 di Yogyakarta. Muhammadiyah organisasi besar yang didedikasikan untuk pendidikan bangsa dari pendidikan nasional hingga daerah untuk mencerdaskan umat muslim di Indonesia. “Muhammadiyah” adalah organisasi yang bersama dengan kegiatan masyarakat dan sektor keagamaan lainnya, bergerak dalam pengajaran dan penyuluhan di bidang iman, etika dan berurusan dengan Al-Qur’an dan Sunnah, dan pembangunan masjid untuk pelatihan personel dan cendekiawan. dan seterusnya. Muhammadiyah yang memberikan tuntunan dan nasehat dalam bidang akidah, akhlak dan perilaku telah banyak membangun masjid dan sekolah Muhammadiyah. Sekolah Muhammadiyah adalah sekolah yang dibangun dengan misi mendidik dan mengajarkan akhlak mulia serta mendidik anak-anak dalam kearifan. Selain itu, juga mendukung agama untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Masjid Muhammadiyah menerapkan ajaran Allah ala Muhammad. Masjid dengan segala fasilitasnya merupakan tempat belajar bagi umat Islam, termasuk tajwid, mazhab, dan tempat belajar Hadits, Fiqh, dasar-dasar agama, dll. Seiring berjalannya waktu, Muhammadiyah dapat berkembang dan diterima oleh seluruh lapisan masyarakat. Muhammadiyah juga merupakan organisasi kerangka dimana mereka adalah anggota asli organisasi yang bertindak sebagai pemimpin gerakan Muhammadiyah untuk mencapai berbagai tujuan dalam organisasi yang tidak dapat dipercaya oleh anggota.
Harapan Anak Bangsa yang Terpatahkan Mohamad Izza Fathan; Satria Restu Mahendra; Fadhil Kamal; Habib Adani; M. Rafikhansa Dzaky Saputra; Muhammad Abiyyu Ramadhan
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan 2023: Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuham
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keadilan Sosial, merupakan hal penting dalam melestarikan HAM (hak asasi manusia), secara positif hak asasi manusia bertujuan untuk memberikan kesamaan hak pada manusia sebagaimana memberikan hak-hak dasarnya tanpa membedakan suku, bangsa warna kulit, jenis kelamin dan agama. Pendidiakan harus mampu membuka perluasan dan pemerataan kesempatan kepada setiap warga Negara untuk memperolehnya. Pendidikan harus bisa diarahkan pada tercapainya pendidikan untuk semua, dan pendidikan harus mampu membuka peluang akan hak-hak masyarakat termasuk hak pendidikan. Hak memperoleh pendidikan merupakan hak bagi setiap warga negara sebagaimana yang diatur dalam konstitusi dan pemenuhan hak tersebut merupakan penghormatan yang besar terhadap hak asasi manusia. Saat ini, pendidikan masih tidak dapat dinikmati oleh segala kalangan, terutama kaum menengah kebawah yang kesulitan dalam sekolah. Faktor utama yang mempengaruhi tidak semua kalangan menikmati pendidikan adalah faktor ekonomi, nyatanya banyak sekali orang-orang menengah kebawah yang tidak dapat merasakan bagaimana berada di bangku persekolahan. Di lain sisi dengan adanya biaya yang tinggi pendidikan sekarang terkesan hanya bisa dinimkati oleh kaum-kaum menengah keatas. Hal ini Perlu dikaji karena keadilan dalam pendidikan dapat menunjang masa depan bangsa kedepannya. Jika pendidikan adil merata serta baik, maka penerus bangsa pun semakin banyak yang berkualitas dan itu dapat mengembangkan kembali kualitas bangsa untuk bersaing dalam dunia internasional.
Peran Muhammadiyah dalam Kemajuan Indonesia Muhammad Nur Cahyono
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan 2023: Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuham
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah suatu proses perkembangan peserta didik secara terus menerus untuk mencapai keunggulan sesuai dengan kodratnya. Oleh karena itu, pendidikan harus memiliki keseimbangan dalam pendidikan umum ilmu pengetahuan dan agama agar pendidikan yang dipelajari sesuai dengan prinsipprinsip agama. Hakikat penelitian ini adalah realitas lingkungan, yang di banyak sekolah didirikan oleh pemerintah dan swasta, khususnya sistem pendidikan dan koperasi, dan lebih ditekankan pada agama (selain Islam). Pendidikan agama hanya digunakan sebagai pelengkap kurikulum. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian bibliografi dengan harapan peneliti dapat mengkaji perkembangan pendidikan Muhammad dari awal hingga saat ini dengan menggunakan metode sejarah. Pengumpulan data dilakukan melalui beberapa studi dan menggunakan buku, dokumen, internet dan sumber penting lainnya. Diantara hasil penelitian ini, menurut Muhammadiyah, pendidikan itu wajib (harus) dan Muhammadiyah juga meyakini bahwa pendidikan yang wajib diikuti adalah pendidikan umum, artinya perpaduan atau keseimbangan antara pendidikan Islam dan pengetahuan umum menghasilkan manusia seutuhnya. . Ulama yang berilmu dan berakhlak mulia (nilai kemanusiaan) Maka Muhammadiyah menyelenggarakan pendidikan yang paling mutakhir sesuai dengan kebutuhan zaman.
Menyelaraskan Budaya dengan Agama Islam sesuai dalam Surat Al-Nahl Reinaldi Nur Putra Raharja; Alfina Putri Pratama; Fadhil Rafii Falah Nursito; Apgi Almahdi Sufman; Natasya Ramadhani Gladis Habsari
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan 2023: Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuham
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam datang di Indonesia untuk membawa sebuah perubahan masyarakat ke arah yang lebih baik. Meskipun demikian, Islam tidak diterima secara langsung oleh masyarakat Indonesia. Sebagai langkah inisiatif, para pendakwah Islam di Indonesia melakukan penyebaran Islam dengan memakai media yang sudah dimiliki bahkan melekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Media yang dipakai adalah budaya. Cara ini dengan dasarnya meripakan cerminan dari semangat dakwah yang direkomendasikan oleh Allah dalam al-Qur'an (QS. Al-Nahl: 125). Sebagai bentuk kontekstual dari metode dakwah Rasulullah, para pendakwah- pendakwah Islam di Indonesia telah menghadirkan Islam kedalam konteksnya sebagai sebuah agama, bukan sebagai produk budaya Arab, karena dalam konteks hal ini, masyarakat muslim di Indonesia banyak sekali salah memahami Islam yang sesungguhnya. Melalui pendekatan sosiohistoris-kontekstual dengan sebuah analisis linguistik berdasarkan interpretasi teori linguistik, teori sosial dan teori gratifikasi yang dikenalkan oleh Herbert Blumer dan Elihu Katz, artikel ini akan mengungkap nilai-nilai dan pesan-pesan praktik dakwah Nabi kepada Masyarakat Arab pada masanya, yang diterapkan oleh Ulama Indonesia, sehingga melaui artikel ini, dapat dibangun kesadaran kembali tentang urgensi budaya dalam pembangunan masyarakat yang madani.
LazisMU dan NGO Indonesia Sebar Keceriaan untuk Penyintas Gempa Bumi Turki Fadhel Adam Syahaical; Athullah Nizar; Naila Cahya Maharani; Raffli Farhan Dinata; Muhammad Rizal Wibi
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan 2023: Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuham
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

LAZISMU berkolaborasi bersama 13 NGO Indonesia dibantu oleh KBRI Turki menyelenggarkan acara berbagi untuk para korban penyintas gempa di Turki yang bertajuk Kado dan Festival Ramadhan yang diharapkan dapat membantu memulihkan kondisi ekonomi dan juga emotional para korban terdampak gempa bumi. Senyum keceriaan yang terpancar dari wajah-wajah para korban sudah menjadi pelipur lara dan balasan setimpal untuk para relawan yang sudah bekerja keras melaksanakan kegiatan positif ini. Kegiatan berbagi ini berjalan meriah dan menyenangkan bagi para relawan maupun para penyintas gempa bumi di Turki, khususnya Kota Hatay yang menjadi salah satu kota paling terdampak dari 11 provinsi lainnya di Turki.