cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung Induk Siti Walidah Jalan Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Surakarta 57162, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan
ISSN : 30480272     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan adalah sebuah acara akademik yang bertujuan untuk mengumpulkan dan mempublikasikan makalah-makalah penelitian terbaru di bidang dakwah dan pendidikan. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kajian dan pengembangan ilmu pengetahuan di bidang dakwah dan pendidikan. Menjadi forum pertukaran informasi, ide, dan temuan penelitian antara akademisi, praktisi, dan mahasiswa. Memfasilitasi penerbitan karya ilmiah melalui prosiding yang terakreditasi.
Arjuna Subject : -
Articles 90 Documents
Iqra' in Surah Al-'Alaq: Foundation of Islamic Education and Its Relevance in Modern Learning Alifya Zahra Tsabita; Aisyah Latika Fatmawati; Anisa Dwi Aprilia
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan 2025: Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuham
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the relevance of the Iqra' principle in Surah Al-'Alaq and its integration into modern educational frameworks. Iqra', which encompasses intellectual, spiritual, and ethical dimensions, is interpreted beyond mere reading, encouraging reflection, observation, and a deeper understanding of the world. The research analyzes how these principles can contribute to the development of holistic educational approaches in the 21st century, emphasizing critical thinking, collaboration, and adaptability. The study finds that Iqra' aligns well with modern educational methods, such as project- based learning and blended learning, which promote active engagement and independent research. The integration of technology into these methodologies is discussed, highlighting the challenges of digital literacy and the need for ethical values in education. The findings suggest that Iqra' can serve as a foundation for a more ethical, value-based approach to education, addressing both cognitive and moral development. The research also emphasizes the need for future studies to explore practical models for implementing Iqra' in contemporary learning environments and to assess its long-term impact on character development and academic success. Overall, this work contributes to bridging Islamic values with modern educational demands, advocating for an education system that fosters intellectual growth while promoting ethical responsibility.
Aplikasi Pengetahuan Al-Qur'an dalam Sains dan Teknologi di Kehidupan Modern Saat Ini Sakti Yudho Kuncoro; M. Sayyid Abdillah
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan 2025: Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuham
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan Al-Qur'an sangat relevan dengan perkembangan sains dan teknologi modern. Penelitian ini mengkaji aplikasinya, dengan menyoroti keselarasan antara deskripsi Al-Qur'an tentang perkembangan manusia dan temuan embriologi kontemporer. Dengan mengintegrasikan wawasan ini ke dalam penelitian saat ini, pengetahuan Al-Qur'an menawarkan kerangka kerja untuk memahami fenomena alam sekaligus menginspirasi inovasi di berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu, artikel ini juga membahas pengaruh prinsip-prinsip Al-Qur'an dalam mendorong eksplorasi ilmiah dan kemajuan teknologi.
How Does Islamic Education Integrate Islamic Values into The Modern Curriculum? Fifa Chorina Azka Qonita; Nasywa Yumna; Luthfitarizha Balen Azahra; Marwa Putri Sholekah
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan 2025: Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuham
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores how Islamic education integrates Islamic values into the modern curriculum. The research examines the challenges of blending traditional Islamic teachings with contemporary educational demands. Employing qualitative methods, the study highlights the strategies educators use to align Islamic principles with modern academic requirements, including thematic integration, character building, and technology adaptation. Results indicate that incorporating Islamic values enhances students’ moral development and academic performance. Future recommendations include designing teacher training programs and innovative curriculum frameworks that bridge the gap between faith and contemporary learning.
Merangkul Keberagaman untuk Membangun Ukhuwah Islamiyah melalui "Li Ta'aarafuu" Syahrul Matin; Intan Indri Hapsari; Robiatul Adawiyyah
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan 2025: Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuham
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji konsep "Li Ta'aarafuu" dan aplikasinya dalam membina ukhuwah Islamiyah di kalangan umat Islam. Studi ini menyoroti pentingnya merangkul keragaman dalam komunitas Muslim dengan mengakui perbedaan budaya sebagai sebuah kehendak ilahi. Studi ini menguraikan metode untuk mempromosikan saling pengertian, berfokus pada keyakinan bersama, dan mempraktikkan inklusivitas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendekatan-pendekatan tersebut dapat secara signifikan meningkatkan kohesi komunitas dan memperkuat hubungan di antara umat Islam dari berbagai latar belakang.
Basic Concepts of Islamic Education According to the Ministry of Religion in Indonesia Happy Ariesty Sumarsana; Fristy Nur Firdausy; Nur Aisyah
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan 2025: Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuham
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The article explores the fundamental concepts of Islamic education as outlined by the Ministry of Religion in Indonesia. It addresses the significance of integrating religious values into educational practices to foster moral and ethical development among students. The research employs a qualitative approach, analyzing various documents and guidelines provided by the Ministry. The findings highlight key principles such as the integration of faith and knowledge, character building, and community involvement. In conclusion, the study emphasizes the need for a holistic educational framework that aligns with Islamic teachings.
Pengintegrasian Nilai-Nilai Islam ke dalam Kurikulum Kontemporer: Pendekatan Pendidikan Islam Khalisa Najm Khumairoh
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan 2025: Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuham
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami metode dan teknik yang digunakan dalam pendidikan Islam untuk memasukkan prinsip-prinsip Islam ke dalam kurikulum masa kini. Melalui analisis berbagai model dan praktik pendidikan, penelitian ini berusaha untuk memahami bagaimana prinsip-prinsip Islam dapat diterapkan dalam lingkungan pembelajaran modern. Makalah ini akan memberikan ilustrasi khusus tentang pengintegrasian prinsip-prinsip Islam seperti empati, keadilan, dan pengetahuan dalam bidangbidang seperti pendidikan sains atau matematika serta dalam mengejar pembelajaran sosial. Diskusi akan mencakup baik hambatan maupun peluang yang muncul dengan mengintegrasikan pengetahuan agama dan sekuler. Akhirnya, tujuan dari penelitian ini adalah untuk berkontribusi pada perdebatan yang sedang berlangsung tentang bagaimana pembelajaran Islam membentuk individuindividu holistik yang berlandaskan spiritualitas dan siap untuk kehidupan modern.
Pemanfaatan Teknologi untuk Pendidikan Islam yang Lebih Inklusif Daffa Afryandi Widodo; Egatama Arista Damayanti
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan 2025: Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuham
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membahas peran teknologi dalam mencapai pendidikan Islam yang lebih inklusif. Perkembangan alat digital yang pesat dapat dimanfaatkan untuk menciptakan peluang yang meningkatkan aksesibilitas dan kesempatan yang sama bagi semua siswa dari berbagai latar belakang. Artikel ini menggunakan metodologi kualitatif melalui analisis literatur dan studi kasus. Hasil dari artikel ini menunjukkan bahwa teknologi tidak hanya memfasilitasi akses ke sumber daya pendidikan tetapi juga mendukung pendekatan pembelajaran yang dipersonalisasi, membuat pendidikan Islam lebih efektif dan inklusif. Integrasi nilai-nilai Islam ke dalam penerapan teknologi memastikan pendekatan yang seimbang terhadap pendidikan modern.
Peran Ilmu Pengetahuan dalam Perspektif Islam: Dari Masa Keemasan hingga Era Digital Rejasa Febianca Navaro
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan 2025: Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuham
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas peran ilmu pengetahuan dalam perspektif Islam dari masa keemasan hingga era digital. Pada masa keemasan Islam, ilmu pengetahuan berkembang pesat dengan kontribusi besar dari para ilmuwan Muslim di berbagai bidang seperti matematika, astronomi, kedokteran, dan filsafat. Prinsip integrasi antara wahyu dan akal menjadi landasan penting dalam perkembangan ini. Namun, dinamika sejarah membawa tantangan yang menghambat kemajuan ilmu pengetahuan di dunia Islam. Memasuki era digital, peluang untuk merevitalisasi semangat ilmiah Islam semakin terbuka melalui teknologi modern yang memungkinkan akses lebih luas terhadap ilmu pengetahuan. Artikel ini juga mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip Islam dapat tetap relevan dalam mengarahkan perkembangan ilmu pengetahuan yang etis dan berkelanjutan di era digital.
Islamic Perspective on Reason as a Gift and Revelation on as a Guide Introduction Yasmin Faisa Shofian; Bella Surya Oktaviani
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan 2025: Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuham
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara akal sebagai karunia Allah dan wahyu sebagai pedoman hidup dalam perspektif Islam, serta untuk memahami bagaimana keduanya saling melengkapi dalam membentuk kehidupan seorang Muslim. Permasalahan utama yang dibahas adalah bagaimana akal dan wahyu berkolaborasi dalam menuntun umat Islam untuk menjalani kehidupan yang sesuai dengan ajaran Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis literatur, menggali referensi dari Al-Qur'an, Hadis, serta karya-karya ulama terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akal dan wahyu berfungsi saling melengkapi, dengan akal digunakan untuk menafsirkan wahyu agar relevan dengan konteks zaman, sementara wahyu memberikan pedoman yang tetap dan universal. Kesimpulannya, akal dan wahyu tidak bertentangan, melainkan bekerja bersama-sama untuk menciptakan kehidupan yang seimbang dan sesuai dengan kehendak Allah.
What are The Benefits of Using Story Telling in Islamic Teaching Dheka Lesmana Putra; Garin Fadillah; Arhasit Dwi Cahyo
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan 2025: Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuham
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi manfaat penggunaan metode storytelling dalam pengajaran Islam. Bercerita, yang memiliki akar dalam tradisi Islam melalui kisah-kisah dalam Al-Qur'an, berfungsi sebagai alat untuk menyampaikan ajaran moral dan spiritual. Penelitian ini mengidentifikasi berbagai manfaat penggunaan storytelling, antara lain dalam meningkatkan pemahaman, retensi materi, serta keterlibatan emosional siswa. Selain itu, bercerita juga meningkatkan keterampilan bahasa, mendengarkan, dan mendorong partisipasi aktif di kalangan siswa, khususnya yang masih dalam usia dini. Penelitian ini juga menemukan bahwa storytelling dapat menanamkan nilai-nilai moral yang mendalam dan memperkuat perilaku religius siswa, serta membantu mereka menghubungkan ajaran agama dengan kehidupan sehari-hari. Berdasarkan temuan ini, penelitian menunjukkan bahwa metode storytelling bukan hanya efektif untuk meningkatkan kinerja akademik, tetapi juga untuk membentuk karakter yang baik dan etika Islam pada siswa. Dengan demikian, penerapan storytelling dalam pendidikan Islam memberikan manfaat yang signifikan dalam mendukung perkembangan kognitif, emosional, dan moral siswa.