cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung Induk Siti Walidah Jalan Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Surakarta 57162, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta
ISSN : 27212882     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta diterbitkan dalam rangka seminar tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 532 Documents
Laki-Laki 47 Tahun dengan Ruptur Tendon Ekstensor Hallucis Longus dan Ekstensor Digitorum Longus Dekstra
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruptur tendon merupakan jejas akut terhadap tendon akibat faktor dominan eksternal meskipun ada juga kontribusi faktor internal meski lebih kecil. Agar dapat berfungsi kembali, tendon harus dijahit rapi dengan teknik khusus disertal perawatan khusus pascatindakan agar pelekatan dengan jaringan sekitarnya dapat dicegah. Seorang laki-laki berusia 47 tahun datang ke IGD RSUD dr. Harjono Ponorogo dengan keluhan luka robek pada pergelangan kaki kanan. Keluhan dirasakan setelah pasien mengalami kecelakaan lalu lintas. Pada pemeriksaan status lokalis didapatkan luka terbuka pada regio ankle dekstra dengan ukuran 10 x 5 cm, dasar jaringan, terkontaminasi. Pada palpasi pasien mengeluhkan nyeri tekan dan nyeri saat digerakkan, tidak ditemukan adanya krepitasi dan false movement negatif. Nilai VAS pasien yaitu 5 dari 10. Diagnosis ditegakkan dengan melakukan pemeriksaan penunjang berupa rontgen anteroposterior dan lateral regio pedis dan cruris serta rontgen thoraks anteroposterior. Hasilnya tidak didapatkan kelainan. Pasien didiagnosis suspect ruptur tendon ekstensor pedis. Kemudian Pada saat operasi dilakukan repair tendon menggunakan teknik Kessler modifikasi. Arteri tibialis anterior berhasil diligasi dan tendon ekstensor hallucis longus dekstra berhasil di repair, namun tendon ekstensor digitorum longus dekstra tidak bisa di repair tendon.
Perempuan Usia 23 Tahun dengan Fibroadenoma Mammae: Laporan Kasus
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fibroadenoma Mammae (FAM) merupakan penyakit tumor payudara yang bersifat jinak yang menyebabkan benjolan di payudara dan sering mengenai wanita dengan usia < 30 tahun. Fibroadenoma Mammae juga merupakan tumor payudara yang berasal dari jaringan fibrosa atau mesenkim dan jaringan glanduler atau epitel yang berada di payudara. Fibroadenoma mammae belum diketahui pasti penyebabnya namun diketahui bahwa ada beberapa faktor yang dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan tumor ini yaitu peningkatan aktivitas dari hormon estrogen yang biasanya terjadi pada usia dibawah dari 30 tahun sehingga angka kejadiannya lebih banyak pada wanita usia < 30 tahun dibandingkan dengan usia tua. Dalam kasus ini dilaporkan seorang wanita usia 23 tahun datang ke RSUD Dr. Harjono S. Ponorogo dengan keluhan benjolan pada payudara kanan yang sudah dirasakan sejak setahun yang lalu, benjolan awalnya kecil kemudian lambat laun dirasa membesar namun tidak nyeri. Kami akan membahas kasus ini beserta klasifikasi, penegakkan diagnosis, tatalaksana dan juga edukasi mengenai Fibroadenoma Mammae.
Seorang Anak Perempuan dengan Konjungtivitis Bakteri: Laporan Kasus
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konjungtivitis (pink eye) adalah radang konjungtiva yang dapat disebabkan oleh mikroorganisme (virus, bakteri, parasit dan jamur), iritasi atau reaksi alergi. Meskipun tidak terdapat data akurat mengenai insiden konjungtivitis, penyakit ini diperkirakan sebagai salah satu penyakit mata yang paling umum. Konjungtivitis dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan sumber infeksi dan dapat menyerang semua umur. Laporan kasus ini menjelaskan tentang seorang anak perempuan berusia 1 tahun yang diantar ibunya dengan keluhan mata kanan merah disertai keluarnya blobok (kotoran mata). Pada pemeriksaan segmen anterior ditemukan adanya injeksi konjungtiva dan membran. Penatalaksanaan yang diberikan pada pasien adalah pemberian antibiotik Ofloxacin tetes mata dan Amoxicilin sirup. Tujuan laporan kasus ini adalah untuk mengetahui uraian masalah klinis, mengidentifikasi faktor risiko yang menjadi penyebab, dan memberikan penatalaksanaan terbaik untuk konjungtivitis yang dialami pasien
Seorang Laki – Laki 44 Tahun dengan Empiema: Laporan Kasus Muhamad Irfan Hidayatullah; Artana Made
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Empiema adalah keadaan terdapatnya nanah atau pus dalam rongga pleura yang biasanya merupakan kelanjutan proses efusi parapneumonia. Empiema dapat juga terjadi akibat komplikasi tindakan thorakotomi, thorakosentesis atau aspirasi cairan pleura, perforasi esophagus, trauma pada thorak, proses keganasan dan kelanjutan dari infeksi bakteri tuberkulosis. Empiema terjadi akibat dari infeksi pada rongga pleura yang tak terobati sehingga berkembang dari cairan pleura menjadi suatu kumpulan kompleks pada rongga pleura. Seorang pasien laki-laki 44 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak napas sejak 4 hari SMRS, disertai batuk berdahak dan nyeri dada sebelah kanan saat bernapas yang bersifat hilang timbul. Pada pemeriksaan fisik ditemukan Gerakan dada asimetris dengan adanya ketertinggalan dada sebelah kanan, vokal fremitus dada sebelah kanan menurun, redup pada dada kanan, suara vesicular menurun pada dada sebelah kanan. Pemeriksaan darah lengkap menunjukkan anemia dan leukositosis. Foto thoraks menunjukkan efusi pleura kanan massif dan saat dilakukan pungsi pleura didapatkan cairan berupa pus agak kental berwarna kuning dan merah kehitaman. Berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang, pasien ini didiagnosis dengan empyema et causa suspek TB, Pada pasien ini dilakukan evakuasi cairan pleura, pemberiaan analgesik, serta antibiotik.
Gagal Ginjal Kronik pada Anak Perempuan 5 Tahun dengan Gizi Buruk: Laporan Kasus
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan terjadinya penurunan fungsi ginjal sehingga kadar serum kreatinin lebih dari 2 atau 3 kali nilai normal untuk anak dengan usia dan jenis kelamin yang sama, atau bila Laju Filtrasi Glomerulus (LFG) <30 ml/menit/1,73
Seorang Laki-Laki 57 Tahun dengan Hepatitis B: Laporan Kasus Nurul Hudaa Mulya; Dian Prasetyawati
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hepatitis B merupakan infeksi virus hepatitis B yang menyerang hati yang dapat menyebabkan penyakit akut dan kronik. Diperkirakan bahwa sepertiga populasi dunia pernah terpajan virus ini dan 300-400 juta diantaranya merupakan pengidap Hepatitis B dengan prevalensi lebih tinggi di negara berkembang, termasuk Indonesia. Secara genotip, virus hepatitis B di Indonesia kebanyakan merupakan virus dengan genotip B yang mencapai 66%. Pada laporan kasus ini, seorang laki-laki 57 tahun datang ke IGD dengan keluhan utama nyeri perut kanan atas sejak 2 minggu. Nyeri dirasakan terus menerus dan belum pernah membaik. Keluhan lain pada pasien yaitu mual. Pasien memiliki riwayat Hepatitis B tiga tahun yang lalu dan melakukan pengobatan rutin selama 1,5 tahun dan dinyatakan sembuh. Pemeriksaan fisik didapatkan nyeri tekan pada regio kanan atas dan epigastric dan hepatomegali pada palpasi abdomen. Pada pemeriksaan lab didapatkan peningkatan SGOT dan SGPT disertai HBsAg reaktif. Pemeriksaan ultrasonografi didapatkan kesimpulan hepatitis kronik. Pasien diberikan terapi non farmakologi tirah baring dan diet lunak. Pada terapi farmakologi diberikan Antrain, ondancentron, tenofovir dan curcuma.
Plasenta Previa Totalis dan Letak Lintang pada Primitua Primer : Sebuah Laporan Kasus Bestari Ayu Rahmania; P Purnamawati
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI), merupakan salah satu indikator pembangunan kesehatan dasar suatu negara. Di Indonesia AKI masih memprihatinkan dan menduduki peringkat pertama di negara ASEAN. Placenta previa merupakan keadaan plasenta berimplantasi pada tempat yang tidak semestinya,yaitu pada segmen bawah uterus sehingga menutupi sebagian atau seluruh ostium uteri interna. Placenta previa lebih banyak pada kehamilan usia diatas 30 tahun. Di Negara maju insidensinya lebih rendah yaitu kurang dari 1%. Komplikasi dapat terjadi pada ibu dan bayi yaitu, selama kehamilan dapat mengakibatkan perdarahan antepartum, selain itu juga dapat mengakibatkan kelahiran premature, berat badan lahir rendah, kematian janin intrauterus Laporan kasus,wanita usia 45 tahun G1P0Ab0 38-39 minggu, tunggal hidup dengan letak lintang kepala kanan, dorsosuperior dan plasenta previa totalis. Pasien dirawat inap untuk observasi (kontraksi, perdarahan, denyut jantung janin). Pasien dilakukan terminasi dengan seksio caesarea secara elektif pada usia kehamilan 38-39 minggu. outcome lahir bayi dengan berat 2840 dengan APGAR score 8-9. Diagnosis yang cepat dan tepat sangat penting untuk mencegah terjadinya komplikasi.
Seorang Laki-Laki Usia 49 Tahun dengan Hemorhoid Grade II Wahyu Fajar Hidayatullah; Abdul Hakam Mubarok
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hemoroid adalah pembengkakan saluran anus submukosa yang mencakup jaringan areola yang melebar, pleksus vena, dan arteri kecil. Kemacetan vena, yang disebabkan oleh masalah aliran balik vena hemoroid, menyebabkan perkembangan Hemoroid. Hemoroid jatuh ke dalam salah satu dari dua kategori: internal atau eksternal. Hemoroid internal ditutupi oleh mukosa, dan pleksus vena hemoroidalis superior terletak di atas garis mukokutan. Bantalan pembuluh darah di jaringan submukosa rektum bawah mungkin memberikan tampilan Hemoroid internal. Bagian kanan depan, belakang kanan, dan kiri lateral tubuh adalah tiga bagian tubuh utama yang paling rentan terkena Hemoroid. Pada jaringan di bawah epitel anus, distal dari garis mukokutan, hemoroid eksterna adalah pelebaran dan penonjolan pleksus hemoroidalis inferior. Nyeri dan ketidaknyamanan dubur sering disebabkan oleh Hemoroid. Masalah ini dapat diperburuk dengan menggunakan terlalu banyak usaha saat buang air kecil, mengalami sembelit kronis, hamil, dan kelebihan berat badan. Untuk menegakkan diagnosis pasti pasien, anamnesis dan pemeriksaan fisik pasien yang komprehensif sangat diperlukan. Kemudian kita dapat memilih pendekatan terapeutik yang paling menguntungkan pasien.
Anak Perempuan Usia 14 Tahun dengan Thalasemia 14-Year-Old Girl with Thalasemia Zakaha Rachmadhani; S Sudarmanto
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Thalasemia merupakan penyakit keturunan yang mempengaruhi proses pembuatan hemoglobin (Hb), khususnya rantai globin. Transfusi Thalasemia dapat dikategorikan sebagai berat, sedang, atau ringan sesuai dengan tingkat keparahan Thalasemia. Gejala klinis, kelainan, waktu antara konsepsi dan pelahiran, dan awitan semuanya berperan dalam kategori ini. Thalasemia dapat dibagi menjadi dua subtipe yang berbeda pada tingkat genetik dan molekuler: yang pertama disebut Thalasemia, dan yang kedua disebut Thalasemia. Tanpa gejala hingga memiliki gejala yang sangat parah mungkin merupakan indikator klinis penyakit. Pasien Thalasemia memiliki cacat genetik yang mengarah pada pengembangan rantai globin yang salah, yang mempercepat lisis eritrosit. Anemia biasanya berkembang pada pasien dengan gangguan thalamic sebagai akibat dari operasi ini. Seorang anak perempuan 14 tahun datang dengan keluhan utama pucat dan lemas. Keadaan umum pasien tampak pucat dan lemah. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan suhu 36 oC, denyut jantung 100x/menit, Respiration rate 24x/menit, SpO2 98%, tekanan darah 110/80 mmHg. Kesadaran pasien didapatkan compos mentis (E4V5M6). Pada pemeriksaan status generalis kepala tampak Facies cooley (+). Tampak konjungtiva anemis (+/+).Pada pemeriksaan penunjang darah lengkap didapatkan hasil HB 6,5. Tatalaksana yang diberikan pada penderita thalsemia adalah transfus darah rutin berdasarkan kebutuhan pasien dan kelasi besi.
Tumor Mammae Sinistra: Laporan Kasus Diar Trihapsari; Juono Prabowo
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tumor payudara merupakan salah satu penyakit keganasan dengan angka kejadian yang cukup tinggi dimasyarakat khususnya pada wanita. Tumor payudara merupakan benjolan abnormal karena pertumbuhan sel yang tidak terkendali. Tumor payudara dibedakan menjadi tumor jinak dan ganas. Kedua jenis tumor ini dibedakan dari bentuk, permukaan, konsistensi, mudah digerakkan atau tidak dan sifat nyeri. Penegakan diagnosis terhadap keganasan pada payudara yaitu anamnesis, pemeriksaan fisik payudara, laboratorium, radiologi dan histopatologi. Studi ini merupakan laporan kasus tumor mammae sinistra, yaitu seorang perempuan berusia 37 tahun yang datang ke poli bedah RSUD Karanganyar dengan keluhan terdapat benjolan di payudara kiri sejak 3 bulan yang lalu. Pada pemeriksaan fisik palpasi payudara kiri didapatkan benjolan dengan permukaan yang teraba halus, konsistensi kenyal, batas tidak tegas, bentuk bulat, terfiksasi, dan dengan ukuran 2x2x2 cm. Ny. R didiagnosis tumor mammae sinistra yang didapatkan dari hasil anamnesis dan pemeriksaan fisik serta pemeriksaan penunjang. Prinsip manajemen tumor mammae dapat dilakukan secara operatif yaitu lumpektomi.

Page 11 of 54 | Total Record : 532