cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
ISSN : -     EISSN : 26565757     DOI : -
Core Subject :
Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat adalah Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 125 Documents
Penyuluhan Hipertensi dengan Media Poster dan Video Senam pada Masyarakat Desa Panularan Rian Berlian; Tasya Aulianisa Hidayat; Fitria Nugraheni; Rayhan Ilsabil; Vanitalia Puspita Anugraini; Syafira Nurul Azizah; Fahera Labdaparamarta Liesyanie Putri; Inayah Khuzaimah; Ersa Jiantika Ramanindisari; Nurul Ocha Anggraeni; Maharani Suryaning Kriswidiyanti; Ellika Puspita Maya Sari; Rahayu Norma Cahyani; Sri Sutarni; Dwi Astuti; Mitoriana Porusia
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan permasalahan kesehatan yang memiliki tingkat kesakitan dan kematian yang tinggi di dunia. Berdasarkan laporan WHO, hipertensi bertanggung jawab atas 9,4 juta kasus hipertensi di dunia. Khususnya pada negeri berkembang, hipertensi memiliki persentase prevalensi yang tinggi. Peningkatan dalam tekanan darah yang berlangsung dalam jangka waktu lama (persisten) jika tidak terdeteksi sejak dini dan mendapat pengobatan yang memadai akan menimbulkan kerusakan pada ginjal (gagal ginjal), jantung (penyakit jantung koroner), dan otak (yang dapat menyebabkan stroke). Berdasarkan hasil dari Survey Mawas Diri (SMD) Desa Panularan Tahun 2021, masalah kesehatan tertinggi yaitu kebiasaan merokok (49.22%), hipertensi (29.17%) dan Covid-19 (17.97%). Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melihat ada atau tidaknya perubahan peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah di berikan penyuluhan serta mengajak masyarakat untuk mencegah penyakit hipertensi lebih awal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyebaran media poster dan video senam disertai instrumen kuesioner pre test dan post test pada saat penyuluhan secara luring dan daring. Berdasarkan uji normalitas dari 20 respoden didapatkan nilai sig.pre-test 0,001 dan nilai sig.pro-test 0,000 dimana kedua nilai sig.nya <0,005 sehingga datanya tidak terdistribusi normal. Uji statistik menggunakan uji wilcoxon sebanyak 18 responden mendapat skor pos-test > pre-test dan sebanyak 2 responden mendapat skor post-test = pre-test. Dari uji tersebut didapatkan nilai 0,000. Jika nilai sig. 0,000 < 0,05 dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan tingkat pengetahuan responden tentang hipertensi sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan.
Hygiene dan Education untuk Upaya Pencegahan Penyakit Demam Typoid pada Masyarakat Desa Sawahan Kabupaten Klaten Mohammad Fahrur Rozi; Mayang Widya Saputri; Wardatun Febriyanti; Tanuchia Hakiki Amarritzha; Faninda Widyaningrum; Rizkia Lisma Melinda; Rizki Finisha Mulya Intani; Alfira Ghiffaril Ramadhani; Afifah Dyah Widya Hastuti; Tyas Sekar Putri Adining Pembarep; Yesi Windiyanti; Sri Raharjo; Nuti Hayuningsih; Rezania Asyfiradayati; Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam Tifoid adalah Penyakit akut yang terjadi pada saluran pencernaan manusia (terutama usus halus) yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Bakteri Salmonela typhi dapat menyebar melalui makanan atau air yang terkontaminasi. Desa Sawahan marupakan salah satu desa yang berada pada Kecamatan Juwiring Kabupaten Klaten, dengan Luas wilayah Desa Sawahan berkisaran 147.60 Ha, yang terdiri dari 13 RT dan 6 RW. Berdasarkan hasil dari studi yang telah dilakukan di di Desa Sawahan, kasus penyebab tingginya Demam Tifoid di desa Sawahan dikarenakan hygine sanitasi yang kurang baik dan pengetahuan yang kurang pada masyarakat, sehingga dilakukan penyuluhan kesehatan mengenai hygine dan pengetahuan demam Tifoid. Tujuan dari penyuluhan kesehatan adalah tercapainya perubahan perilaku individu, keluarga dan masyarakat dalam membina dan memelihara kesehatan, serta berperan aktif mewujudkan kesehatan yang optimal sesuai hidup sehat baik fisik, mental dan sosial. Hasil dari dilakukaknnya penyuluhan menunjukkan bahwa nilai mean skor pre test adalah 85,61 dan nilai post test sebesar 89,74. Karena scor rata-rata pre test < post test maka secara deskriptif ada perbedaan skor antara sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan Demam Typoid. Hasil uji Paired T-Test dengan nilai sig (2-tailed) adalah 0,007 atau < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan rata-rata antara pre test dan post test yang artinya ada pengaruh pemberian penyuluhan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan responden tentang demam typoid. Adapun saran untuk masyarakat Desa Sawahan adalah diharapkan dapat meningkatkan kepedulian terkait dengan pencegahan penyakit demam typoid salah satunya PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) agar kasus dapat menurun dan masyarakat diharapkan lebih antusias dalam mencari informasi terkait dengan kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan yang lebih baik.
Posyandu Remaja sebagai Upaya Pencegahan Anemia di Desa Ngemplak, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo Niken Purnamasari; Anistra Widya Armalia; Dela Kusumaningsih; Like Anggita Destiana Putri; Anisah Firdaus; Besta Ajeng; Aldian Kharis Aditama; Melinia Suci Rahmahdhani; Gina Aulia; Tisya Amelia; Aulia Mir&#039;atus Sholichah; Endang Mulyaningsih; Asty Melanggawati; Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum; Sri Darnoto
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu permasalahan kesehatan pada remaja adalah anemia. Anemia adalah keadaan dengan kadar hemoglobin, hematokrit dan sel darah merah yang lebih rendah dari nilai normal, yaitu hemoglobin < 12 g/dl untuk remaja. Anemia menyebabkan darah tidak cukup mengikat dan mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Kejadian anemia dipengaruhi oleh kebiasaan asupan gizi yang tidak optimal dan kurangnya aktifitas fisik. Selain itu, mereka cenderung menderita anemia dikarenakan mengalami menstruasi setiap bulan. Anemia disebabkan oleh berbagai faktor diantarnya asupan gizi yang tidak optimal, kurangnya aktifitas fisik, menstruasi, serta kurangnya asupan zat besi. Dampak anemia pada remaja yaitu dapat menghambat perkembangan psikomotor, merusak kinerja kognitif, dan kinerja skolastik. Berdasarkan permasalahan tersebut maka program yang dapat dilaksanakan yaitu Posyandu Remaja sebagai upaya pencegahan anemia di Desa Ngemplak, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Tujuan Posyandu Remaja ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terutama remaja akan pentingnya pencegahan ibu hamil resiko tinggi khususnya anemia. Metode pengabdian melalui beberapa tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan sasaran remaja Desa Ngemplak sejumlah 22 peserta. Posyandu Remaja meliputi kegiatan pemeriksaan Hb (hemoglobin), pengukuran tekanan darah, berat badan dan tinggi badan, pembagian tablet tambah darah (TTD), edukasi tentang anemia serta pembentukan grup chat whatsapp sebagai sarana monitoring dan diskusi tentang anemia dan pengingat minum tablet tambah darah. Hasil evaluasi menunjukkan ada peningkatan pengetahuan remaja tentang anemia, peningkatan konsumsi tablet tambah darah, serta terbentuknya pengurus Posyandu Remaja Desa Ngemplak.
Pengetahuan Ibu Hamil dan Ibu Balita tentang Pengolahan Makanan Sehat di Desa Krajan, Gatak, Sukoharjo Ramadan Katon Bagaskoro; Maria Alna Priska; Sarsa Shahila Dwinanda; Sonia Pebrianti; Sumanti Wijayanti; Yunita Dwi Herlistiana; Latifa Putri Cindana; Mislaillatul Khollifah Rahma; Audrizah Yunasita; Rika Putri Kinasih; Anis Sonia Probowati; Sri Hartati; Nurul Yulia Rasyid; Kusuma Estu Werdani; Yuli Kusumawati
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan gizi merupakan salah satu permasalahan yang masih banyak terjadi di masyarakat dan menjadi salah satu faktor yang beresiko menjadi penyebab kematian terutama pada kelompok resiko tinggi seperti bayi dan balita. Desa Krajan, Kecamatan Gatak merupakan salah satu daerah yang termasuk dalam wilayah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Berdasarkan data Puskesmas Gatak ditemukan tiga permasalahan tertinggi di Desa Krajan yaitu meliputi permasalahan gizi serta penyakit tidak menular yang mencakup DM dan Hipertensi. Berdasarkan hasil Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) bersama dengan perangkat desa dan tenaga kesehatan dengan menggunakan teknik USG (Urgency, Seriousness, Growth) diperoleh bahwa permasalahan gizi terpilih menjadi prioritas masalah utama yang perlu diselesaikan. Sementara itu, Survey Mawas Diri (SMD) kepada masyarakat melalui penyebaran kuesioner untuk menggali akar masalah diperoleh bahwa sebagian besar pengetahuan warga mengenai permasalahan gizi masih kurang baik. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui pemberian penyuluhan kepada ibu hamil dan ibu balita mengenai makanan sehat dan cara pengolahannya dengan menggunakan metode ceramah dan media power point serta X-Banner. Hasil dari penyuluhan diperoleh bahwa program pengabdian masyarakat ini mampu meningkatkan pengetahuan peserta secara signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan dengan hasil uji statistik Wilcoxon Test diperoleh nilai p-value sebesar 0,001 < α (0,05) CI 95%. Ibu hamil dan ibu balita disarankan untuk terus meningkatkan pengetahuannya seputar gizi dengan aktif mencari informasi dari berbagai sumber yang terpercaya seperti melalui rutin mengikuti kegiatan posyandu, konsultasi dengan tenaga kesehatan maupun akses informasi melalui media sosial dan sumber lainnya yang tepat.
Penyuluhan Anemia pada Ibu Hamil Desa Jatiharjo Kecamatan Pulokulon Kabupaten Grobogan melalui Media Poster Acintya Wedaning Agni Janametri; Erin Tri Cahyanti; Nugraheni Hayuningtyas Wardani; Yosita Freda Maharani; Mellynia Vino Aprila; Nurma Sofia Madani; Reza Putri Novita Sari; Nadhira Cita Islamy; Anastasya Nifa Yuniar; Fery Kurniawan; Ahmad Syafi&#039;i; Merizki Enggar Fransisca; Meyga Anisa Hidayati; Mitoriana Porusia; Dwi Astuti
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan masyarakat menjadi alternatif dalam menghadapi permasalahan yang ada di masyarakat salah satunya dalam bidang kesehatan. Berdasarkan data di Desa Jatiharjo, masalah kesehatan yang didapatkan yaitu anemia pada ibu hamil. Pada penelitian ini, sebanyak 39 (42,4%) dari total 92 responden tidak mengetahui cara mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) dengan benar. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat Desa Jatiharjo tentang anemia khususnya pada ibu hamil serta memberikan pemahaman tentang makanan sehat yang dapat dikonsumsi oleh ibu hamil. Metode dalam pengabdian ini adalah penyuluhan berbasis media poster, ceramah serta diskusi. Responden dalam kegiatan ini yaitu ibu hamil, ibu yang memiliki balita dan Wanita Usia Subur (WUS) sebanyak 83 responden. Analisis data yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Hasil analisis penyuluhan materi anemia ibu hamil didapatkan nilai peningkatan pengetahuan sebesar 10,4% dari nilai rata-rata pretest 7,20 dan nilai rata-rata posttest 8,24. Pada penyuluhan materi Panduan Isi Piringku didapatkan nilai peningkatan pengetahuan sebesar 4,3 % dari nilai rata-rata pretest 7,67 dan nilai rata-rata posttest 8,10. Hasil analisis dengan uji Wilcoxon yaitu ada perbedaan pengetahuan pra penyuluhan Anemia Pada Ibu Hamil dengan post penyuluhan (p-value = 0.000), ada perbedaan pengetahuan pra penyuluhan Isi Piringku Bagi Ibu Hamil dengan post penyuluhan (p-value = 0.006), dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan pada masyarakat setelah dilakukan penyuluhan berbasis media poster, ceramah serta diskusi. Dari hasil pengabdian tersebut, diharapkan ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Jatiharjo dapat mencukupi kebutuhan asupan zat besi dan rutin mengkonsumsi TTD dengan benar agar terhindar dari anemia pada masa kehamilan.
Penyuluhan dan Sosialisasi Pencegahan Dini Masalah Kesehatan Gigi dan Mulut pada Pendidikan Anak Usia Dini Aisyiyah Bulu Sragen Suci Faricha Pangesti; Monicca Eny Desty Elfira; Lilis Ayu Suwanda Putri; Alifia Ayu Romadhona; Indriana Avita Sari; Salsabilla &#039;Aini Yuhenda; Tria Aseptin Khoirun Nisa; Karisa Maulana; Sofiyah Nabila; Elfira Juli Rahmawati; Yoga Restu Laksono; Anggi Dwi Putri Purwanto; Endang Pertiwi; Sri Kusbandi; Noor Alis Setiyadi; Rezania Asyfiradayati
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya pencegahan secara dini dengan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada anak kelompok usia 4 – 6 tahun sebab pada usia tersebut anak dalam proses bertumbuh dan berkembang. Dengan adanya program penyuluhan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta kesadaran menjaga kesehatan gigi dan mulut. Program penyuluhan dilaksanakan di TK Aisyiyah Bulu Sragen dengan jumlah siswa 68. Kegiatan penyuluhan dan praktek mengenai kesehatan gigi dan mulut yang dilakukan di TK Aisyiyah Bulu Desa Doyong Kesehatan Miri Kabupaten Sragen diikuti sebanyak 68 responden. Metode yang digunakan adalah ceramah dan demonstrasi dengan media bantuan video, poster, dan gigi peraga. Kegiatan penyuluhan berjalan dengan baik karena peserta antusias mendengarkan, aktif dalam menjawab pertanyaan dan melakukan praktik dengan benar. Maka dapat disimpulkan bahwa program penyuluhan dengan ceramah dan demonstrasi sangat efektif untuk digunakan dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran akan kesehatan gigi dan mulut pada anak.
Evaluasi Pasca Pelatihan Pelayanan Darah Tenaga Ahli Teknologi Laboratorium Medik Dewi Apriyantini; Amal Chalik Sjaaf
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tenaga ATLM (Ahli Teknologi Laboratorium Medik) di RS sebagai salah satu tenaga kesehatan yang harus mempunyai sertifikat pengetahuan dan keterampilan tentang pengolahan, penyimpanan, distribusi darah dengan lingkup kerja di area laboratorium. Tujuan penelitian untuk melihat efektivitas pelatihan tenaga ATLM di Unit Transfusi Darah RS. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi kohort retrospektif. Hasil penelitian menunjukan penilaian cukup baik untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan, dapat memberikan pengembalian atas investasi. Kesimpulan: kompetensi pegawai dapat diberikan melalui proses pencapaian peningkatan kompetensi dengan program pelatihan. Program pelatihan dapat dikembangkan sehingga investas yang dikeluarkan sesuai dengan pendapatan yang akan didapatkan.
Seks Bebas Dan Pernikahan Dini Masalah Utama Remaja ( Remaja dan Kesehatan Reproduksi untuk Hari Esok Yang Lebih Baik) Ningsi Ningsi
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2018, di Indonesia, sekitar 4,5% remaja laki-laki dan 0,7% remaja perempuan usia 15- 19 tahun yang mengaku pernah melakukan seksual pranikah dan berdasarkan data BPS tahun 2022, Indonesia merupakan salah satu dari 10 negara dengan angka pernikahan dini tertinggi di dunia, dengan jumlah wanita yang menikah sebelum usia 18 tahun diperkirakan mencapai 1.220.900. Metode : Penulisan artikel ini adalah literatur review, sumber data di akses melalui pubmed, sciencedirect, google scholar, website lainnya. Pencarian literatur menggunakan kata kunci sesuai tema. Hasil : Berdasarkan data (SKRRI) 2017 menyebutkan, bahwa persentase wanita dan pria usia 15- 24 tahun yang belum kawin dan pernah melakukan hubungan seksual pranikah yaitu pada wanita usia 15- 19 tahun sebanyak 0.9 %, wanita usia 20-24 tahun 2,6%. Sebagian besar remaja melakukan seks bebas mengacu pada hubungan seksual nonkomersial, nonmarital yang dimotivasi oleh asumsi bahwa seks akan ditukar dengan dukungan materi atau lainnya. Ada pengaruh penggunaan media sosial terhadap perilaku seks bebas remaja. Pernikahan dini cenderung terjadi pada remaja putri, 3 kali lebih besar dibanding remaja laki-laki. Pernikahan usia dini sangat berkaitan dengan kemiskinan. Kehamilan di usia kurang dari 17 tahun meningkatkan risiko komplikasi medis, baik pada ibu maupun pada anak dan sangat berkorelasi dengan angka kematian dan kesakitan ibu. Kesimpulan : Status ekonomi keluarga terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap motif menikah dini dan perilaku seks bebas pada remaja. Saran : Perlunya kerjasama antara Dinas Kesehatan dan Kemendikbud dengan pihak sekolah, untuk melakukan sosialisasi tentang kesehatan reproduksi pada remaja dalam upaya pencegahan pernikahan dini dan seksual pranikah remaja.
Hubungan Peran Guru dan Teman Sebaya Terhadap Perilaku Pencegahan Kehamilan Remaja di SMA PGRI 1 Sidoarjo Irda Bilatifa Firdausa; Trisea Nindy Aprilea; M Muthmainnah
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan periode terjadinya pertumbuhan dan perkembangan yang pesat baik secara fisik, psikologis maupun intelektual. Remaja yang mulai mengenal perilaku seksual perlu untuk mendapatkan edukasi untuk dapat menghindari perilaku berisiko. SMA PGRI 1 Sidoarjo merupakan sekolah yang diketahui memiliki fenomena kehamilan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dan teman sebaya terhadap perilaku pencegahan kehamilan remaja di SMA PGRI 1 Sidoarjo. Desain penelitian yang dipakai adalah cross sectional dengan analisis Chi Square dengan sampel berjumlah 65 orang yang terdiri dari siswa kelas X dan XI. Hasil analisis bivariat antara Peran Guru dengan perilaku pencegahan kehamilan remaja diperoleh hasil dengan nilai p-value 0.038 < 0.05 yang artinya terdapat hubungan antara Peran Guru dengan Perilaku Pencegahan Kehamilan Remaja pada siswi SMA PGRI 1 Sidoarjo. Sedangkan hasil analisis peran sebaya diperoleh hasil uji statistik Chi Square Test dengan nilai p-value 0.024 < 0.05 yang artinya menunjukkan adanya hubungan antara Peran teman sebaya dengan Perilaku Pencegahan Kehamilan Remaja pada siswi SMA PGRI 1 Sidoarjo. Maka rekomendasi bagi guru di SMA PGRI 1 Sidoarjo dapat lebih meningkatkan edukasi mengenai Pendidikan seksual remaja bagi siswinya untuk menghindari adanya kehamilan pada remaja
Efektivitas Program Sambel Teri dalam Peningkatan Pengetahuan Lansia Penderita Hipertensi di Desa Sambiroto Kabupaten Bojonegoro Alif Fatimatuz Zahro; M Muthmainnah
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang sering dijumpai pada lansia dan disebut sebagai silent killer karena seringkali tidak memiliki gejala atau bahkan tidak menimbulkan gejala pada penderita. Berdasarkan data Penyakit Tidak Menular (PTM) Puskesmas Tanjungharjo pada tahun 2017-2020, penyakit hipertensi menjadi penyakit tidak menular yang paling tinggi dengan angka prevalensi mencapai 5.430 pasien pada tahun 2019 dan 4.871 pasien pada tahun 2020. Program SAMBEL TERI (Sambiroto Bersama lawan Hipertensi) merupakan sebuah program yang dilaksanakan oleh tim mahasiswa FKM Unair 2020 meningkatkan tingkat pengetahuan, kemauan, serta kemampuan dalam upaya penanggulangan penyakit hipertensi pada lansia di Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program SAMBEL TERI dalam peningkatan pengetahuan lansia penderita hipertensi di Desa Sambiroto Kabupaten Bojonegoro. Jenis penelitian ini merupakan quasi experimental dengan pre-post test variabel pengetahuan lansia mengenai hipertensi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua penderita hipertensi pada lansia di Desa Sambiroto sebanyak 166 orang dengan jumlah sampel sebanyak 33 orang. Hasil penelitian menemukan adanya peningkatan rerata pengetahuan berdasarkan kuesioner pre-post test yang diberikan kepada peserta sebesar 59,39% menjadi 83,64%. Hasil penelitian menunjukkan adanya efektivitas program SAMBEL TERI melalui uji statistik menggunakan paired t-test didapatkan p-value = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulannya ada pengaruh yang signifikan pada pengetahuan lansia sehingga program SAMBEL TERI merupakan program yang efektif dalam penanggulangan hipertensi lansia di Desa Sambiroto. Penyuluhan melalui program SAMBEL TERI yang diberikan akan meningkatkan pengetahuan lansia mengenai penyakit hipertensi sehingga berdampak positif pada sikap penanggulangan penyakit hipertensi pada lansia.

Page 2 of 13 | Total Record : 125