cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Avatara
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
E-Journal AVATARA terbit sebanyak tiga kali dalam satu tahun, dengan menyesuaikan jadwal Yudisium Universitas Negeri Surabaya. E-Jounal AVATARA diprioritaskan untuk mengunggah karya ilmiah Mahasiswa sebagai syarat mengikuti Yudisium. Jurnal Online Program Studi S-1 Pendidikan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UNESA
Arjuna Subject : -
Articles 456 Documents
UPACARA ROKAT TASE’ KABUPATEN PAMEKASAN TAHUN 2000-2014 MAULIDINA, HIDAYAH; , SUMARNO
Avatara Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebudayaan yang ada di Indonesia memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat setempat. Pada dasarnyakebudayaan yang muncul dalam suatu masyarakat pasti akan terus bertahan dan berkembang, karena menganggapkebudayaan tersebut masih mempunyai nilai-nilai yang baik dan sakral. Di Madura terdapat tradisi yang dilaksanakanoleh para nelayan yang disebut dengan Rokat Tase?. Terkait dengan hal tersebut peneliti mengangkat dengan rumusanmasalah sebagai berikut: 1). Bagaimana latarbelakang terjadinya rokat tase?? 2). Mengapa terjadi perubahan upacara rokattase? Dusun Candi Selatan Desa Polagan Kabupaten Pamekasan? 3). Bagaimana pengaruh upacara rokat tase? terhadapkehidupan sosial budaya masyarakat Dusun Candi Selatan, Desa Polagan, Kabupaten Pamekasan?. Metode yangdigunakan adalah metode wawancara. Adapun kegiatan yang dilakukan dalam penelitian sejarah yaitu 1. Pengumpulansumber (Heuristik), 2. Kritik sumber (Menguji Sumber), 3. Interpretasi (Menganalisis Sumber/Fakta), 4. Tahap terakhirHistoriografi (Menuliskan hasil Penelitian).Hasil dari penelitian yang telah dilakukan yaitu upacara rokat tase? pada awalnya di laksanakan merupakan bentukrasa syukur masyarakat Dusun Candi Selatan terutama para nelayan. Untuk mengungkapkan rasa syukur tersebutmasyarakat Dusun Candi Selatan melakukan rokat tase?. Dalam tahap persiapan dan tahap pelaksanaan rokat tase? inimengalami perubahan yang dipengaruhi oleh pola pikir masyarakat, perkembangan pengetahuan, dan perkembanganzaman. Pelaksanaan upacara rokat tase? ini memiliki pengaruh terhadap kehidupan sosial budaya masyarakat Dusun CandiSelatan. Dalam bidang sosial dan budaya terdapat pengaruh positif dan negatif bagi kehidupan masyarakat Dusun CandiSelatan.Kata Kunci: Rokat Tase?, Perubahan, dan Pengaruh
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI SOAL-SOAL HOTS (HIGHER ORDER THINKING SKILLS) MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS X-IPS SMAN 2 SIDOARJO FARIDAH, EMI; , ARTONO
Avatara Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kemampuan yang dibutuhkan dalam pembelajaran abad 21,namun kemampuan berpikir siswa Indonesia masih rendah. Hal itu dibutkitan dengan hasil PISA 2015. Penelitian inibertujuan mengetahui bagaimana cara guru dalam menyusun soal-soal HOTS (Higher Order Thinking Skills) danmenganalisis tingkat kemampuan berpikir kritis siswa melalui soal-soal HOTS (Higher Order Thinking Skills). Penelitianini adalah penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Data yang digunakan adalah hasil angket terkait penyusunansoal HOTS (Higher Order Thinking Skills), hasil uji soal-soal HOTS (Higher Order Thinking Skills) siswa kelas X SMAN2 Sidoarjo, dan hasil wawancara dengan siswa. Soal yang diujikan adalah soal sejarah peminatan dengan level kognitifC5 dan C6 pada dimensi kognitif konseptual dan metakognitif. Soal ini disusun berdasarkan indikator berpikir Ennis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru belum menyusun soal-soal berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skills) dansiswa belum mampu mencapai seluruh indikator berpikir kritis Ennis. Untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis,siswa perlu dibiasakan menggunakan soal berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skills).Kata Kunci: kemampuan berpikir kritis, kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS)Abstract
TRADISI KEMANTEN SUNAT DESA LUMPUR KABUPATEN GRESIK 1960-2005 PUTRI DANA ISWARA, LARAS; , SUMARNO
Avatara Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradition is a legacy from ancestors that is still preserved by future generations. Traditions carried out by somepeople have certain meanings and values. The values contained in the impementation of tradiions have messages or advicefor the people who run them. This research is included in qualitative research because it describes how the tradition ofKemanten Sunat in Lumpur village, Gresik and what are the factors causing alack of interest in the community to knowhow to implement and what causes reduced interest in the tradition of Kemanten Sunat using the method of interviewingtraditional practitioners, wuthnesses and society around as wellas documentation ocomplete the interview.Kata Kunci: Tradisional, Kemanten Sunat, Desa Lumpur
PERKEMBANGAN YAYASAN KESEJAHTERAAN MUSLIMAT NAHDLATUL ULAMA’ CABANG BANGIL BIDANG KESEHATAN TAHUN 1965-2015 SARASWATI, IFTIKHA; TRILAKSANA, AGUS
Avatara Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada Bidang Sosial Kesehatan dan Lingkungan Hidup Muslimat Nahdlatul Ulama? menaungi YayasanKesejahteraan Muslimat Nahdlatul Ulama (YKM NU). YKM telah mampu menggerakkan ibu- ibu Muslimat NU. Untukpeduli pada kesejahteraan kesehatan masyarakat sekitar baik pada aksi sosial maupun pelayanan kesehatan masyarakat.YKM NU berfungsi sebagai penyalur amal dan pelayanan sosial Muslimat NU, serta kepedulian lingkungan dankesehatan, memberi kemudahan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat sekitar.Rumusan masalah yang dibahas adalah 1) Bagaimana Perkembangan Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU (YKMNU) Bangil pada tahun 1965-2015? 2) Bagaimana peranan YKM NU Bangil dalam bidang pelayanan kesehatanmasyarakat sekitar? Dalam penelitian ini digunakan metode penulisan sejarah. Heuristik menjadi tahap pertama untukmengumpulkan sumber primer dan sekunder. Sumber primer diantaranya, dokumen-dokumen penting terkaitperkembangan YKM tahun 1965-2012. Surat Keputusan Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama? Bangil nomor10/SK/A/PCM/VI/2015. Wawancara dengan Ketua Muslimat NU Bangil tahun 2005- sekarang, sebagai pelaku sejarah.Sumber- sumber sekunder berasal dari buku, serta wawancara dengan Ketua dan Pengurus YKM, wawancara dengankeluarga pendiri RS Masyiroh Bangil. Tahap kedua, Kritik bertujuan untuk menyeleksi sumber yang valid. Tahap ketiga,interpretasi, dilakukan dengan mengaitkan sumber dan menganalisis sumber. Historiografi, merupakan penulisan kembalihasil intrepetasi dalam bentuk skripsi ini.Berdasarkan penelitian yang dilakukan peneliti, dapat disimpulkan bahwa peran YKM dalam mewujudkankesejahteraan kesehatan masyarakat adalah penyuluhan dan pemeriksaan gratis, bekerjasama dengan Jamkesmas, Donordarah, Penyuluhan Tumbuh Kembang Anak (Parenting) pada RA/TK Muslimat NU. Mendirikan Rumah Sakit IslamSwasta pertama di Pasuruan. YKM selalu berkontemplasi sesuai kebutuhan dan perkembangan zaman dengan melakukanpembaharuan pada setiap masa. Diantaranya, YKM NU mampu meningkatkan Balai Kesehatan pada 1965, hinggaberalih fungsi menjadi Rumah Sakit Islam pada 2002.Kata Kunci : Muslimat Nahdlatul Ulama? Bangil, Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU Bangil, Rumah Sakit IslamMasyitoh Bangil.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI IPS MATA PELAJARAN SEJARAH DI SMA NEGERI KABUH, JOMBANG DWI MEKARSARI, RIRIS; SUPRIJONO, AGUS
Avatara Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan abad 21 menekankan pada kemampuan berpikir tingkat tinggi salah satunya adalah berpikir kritis.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh model pembelajaran project based learning terhadap kemampuanberpikir kritis siswa kelas XI IPS mata pelajaran Sejarah di SMA Negeri Kabuh, Jombang.Desain yang digunakan didalampenelitian ini adalah Pre Experimental Design, sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 1 SMA NegeriKabuh. Produk akhir yang dihasilkan adalah ?History Mading?.Hasil penelitian dengan menggunakan uji regresi liniersederhana menghasilkan persamaan regresi Y = 19, 049+ 0,718 X. Koefisien regresi menunjukkan nilai yang positif halini berarti model pembelajaran project based learning berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Selain itudari pengujian dengan uji regresi liner sederhana diperoleh nilai signifikasi 0,000 < taraf signifikasi 0,05 danThitung sebesar 6,825 > ?????? yakni 2,042 maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran project based learningberpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Koefisien determinasi pada uji regresi linier sederhanamenunjukkan angka 60,8 yang memiliki makna bahwa besar pengaruh model pembelajaran project based learningterhadap kemampuan berpikir kritis siswa adalah 60,8 %.Kata Kunci: Pembelajaran Project Based Learning, Berpikir Kritis
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWAKELAS XI IPS PADA MATA PELAJARAN SEJARAH DI SMAN 1 TARIK PUJI RAHAYU, EGA; SUPRIJONO, AGUS
Avatara Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejalan dengan perkembangan paradigma dunia tentang pendidikan, pendidikan dihadapkan pada sejumlahtantangan yang semakin berat. Salah satu tantanganya adalah bahwa pendidikan hendaknya menghasilkan sumber dayamanusia (SDM) yang memiliki kompetensi yang utuh. Senada dengan orientasi pembelajaran abad ke-21, makapembelajaran dalam konteks kurikulum 2013 sebagai kegiatan inti dari proses pendidikan memainkan peranan pentingdalam membentuk kualitas siswa. Oleh sebab itu pengubahan pendidikan perlu dilakukan untuk memperbaiki kualitaspembelajaram di sekolah yang selama ini terbentuk.Penyampaian materi sejarah di sekolah sampai saat ini masih membosankan sehingga minat dan motivasi siswadalam mempelajari sejarah masih kurang. Penggunaan model pembelajaran yang tidak tepat membuat siswa merasa bosansehingga siswa kurang aktif dan kurang memahami materi yang diajarkan. Peneliti menerapkan model pembelajaranproblem based learning yang diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah. Modelpembelajaran problem based learning yang di ekperimenkan dalam penelitian ini menggunakan metode kooperatifdengan materi diskusi bersifat konstektual (CTL). Materi diskusi bersifat konstektual yang digunakan menuntut siswauntuk memecahkan permasalahan secara berkelompok. Dari proses diskusi dengan materi diskusi bersifat konstektualdalam kegiatan pembelajaran interaksi antar siswa meningkat. Peningkatan interaksi siswa membuat siswa menjadi aktifdalam kegaiatan pembelajaran. Keaktifan siswa dalam pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar sejarah dikompetensi pengetahuan, sikap dan keterampilan siswa kelas XI IPS 1 di SMAN 1 Tarik.Metode penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen true eksperimental design dengan desain penelitiancontrol group pretest postest. Metode penelitian eksperimen sebagai metode untuk mengetahui adakah perbedaan hasilbelajar kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning dan kelas kontrolmenggunakan pendekatan saintifik. Teknik pengumpulan data menggunakan pretest dan postest, angket sertadokumentasi. Jenis penelitian eksperimen yang digunakan adalah penelitian lapangan yang memiliki tujuan untukmemecahkan permasalahan dalam pembelajaran sejarah.Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar kelas eksperimen dan kelaskontrol. Hasil analisis pada tiga kompetensi belajar siswa dengan menggunakan Uji independent t-test memperolehsignifikansi masing-masing kelompok eksperimen dan kontrol berdasarkan penilaian kompetensi pengetahuan(0,019<0,05), kompetensi sikap (0,022<0,05) dan kompetensi keterampilan sebesar (0,0311<0,05) dari hasil tersebutdapat dinyatakan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Peningkatan hasil belajar kelas eksperimen juga dilihat dari Uji NGainyang yang digunakan untuk mengetahui efektivitas penggunaan model pembelajaran problem based learning dikelas eksperimen secara keseluruhan mendapatkan hasil 74,25% dengan kategori efektif untuk meningkatkan hasil belajarsiswa sedangkan untuk kelas kontrol sebesar 62,99% dengan kategori cukup efektif untuk meningkatkan hasil belajarsiswa. Terdapat selisih 11,26% menunjukkan model pembelajaran problem based learning berdampak pada kemampuanberpikir tingkat tinggi karena terdapat unsur konstruktivistik transformatif pengetahuan sehingga hasil belajar yangdicapai pada problem based learning merupakan hasil belajar tingkat tinggi.Hasil analisis peningkatan hasil belajar kelas eksperimen juga dapat dilihat dari kemampuan guru dalam mengelolakegiatan pembelajaran. Hasil pengelolaan pembelajaran di kelas eksperimen memperoleh skor rata-rata 3,6 dengankriteria sangat baik sedangkan hasil pengelolaan pembelajaran di kelas kontrol memperoleh skor rata-rata 3,4 dengankriteria baik. Hasil penilaian aktivitas siswa kelas eksperimen sebesar memperoleh skor rata-rata 3,6 dengan kriteriasangat baik sedangkan hasil penilaian kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata 3,4 dengan kriteria baik. Berdasarkan hasilangket model pembelajaran problem based learning yang diberikan peneliti pada akhir penelitian pembelajaran di kelasmemperoleh partisipasi secara keseluruhan diatas 80%. Presentase ini menunjukkan bahwa siswa setuju denganpernyataan terebut karena siswa mampu mengikuti langkah-langkah pembelajaran problem based learning. Berdasarkanhasil analisa tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran problem based learning berpengaruh terhadap hasilbelajar siswa kelas XI IPS 1 di SMAN 1 Tarik.Kata Kunci : Model Pembelajaran problem based learning, Hasil Belajar Siswa, Pelajaran Sejarah
PEMASARAN TEMBAKAU VIRGINIA BOJONEGORO TAHUN 1998 – 2015 FARA ULFA NADIYAH, NUR; , WISNU
Avatara Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemasaran tembakau di Kabupaten Bojonegoro dari tahun 1998 ? 2015 masih menjadi permasalahan tersendiribagi para petni tembakau. Hal ini dikarenakan mutu dan kualitas tembakau yang dihasilkan oleh petani tembakau diKabupaten Bojonegoro, mengalami penurunan. Akibat turunnya mutu dan kualitas tembakau tersebut membuat hargatembakau mengalami ketidakstabilan harga, sehingga petani berada pada titik terlemah dalam pemasaran. Untukmengatasi hal tersebut, para petani berupaya untuk melakukan mitra dengan para pabrik yang ada di KabupatenBojonegoro. Adanya program kemitraan yang dilakukan oleh para petani tidak membuat semua petani yang ada diKabupaten Bojonegoro bermitra dengan pabrik, sehingga petani yang ada di Kabupaten Bojonegoro terkenal menjadi 2yakni petani mitra dan petani swadaya.Berdasarkan latar belakang di atas, dapat diperoleh rumusan masalah, diantaranya yakni 1) Bagaimana prosespemasaran tembakau virginia Bojonegoro tahun 1998 2015, 2) Bagaimana pengaruh pemasaran tembakau virginiaterhadap perkonomian petani tembakau tahun 1998-2015. Hasil dari penelitian tersebut diantaranya yakni bahwa prosespemasaran antara petani mitra dan petani swadaya tembakau memiliki perbedaan. Petani swadaya dalam prosespemasaran hanya bisa menjual tembakunya ke tengkulak. Sedangkan petani mitra dapat menjual tembakaunya ke pabrik.Pengaruh pemasaran tembakau virginia bagi para petani mitra dan petani swadaya berbeda. Petani mitra lebihdiuntungkan jika dibandingkan petani swadaya, karena setiap penjualan petani mitra mendapat ketetapan harga daripabrikan. Selain petani, para buruh tani juga mendapat pengaruh yang besar selama pembudidayaan tembakau.Kata kunci: Tembakau, pemasaran tembakau, ekonomi petani.
PERJUANGAN KH. AHYAT CHALIMY DALAM LASKAR HIZBULLAH MOJOKERTO DALAM MEMPERJUANGKAN DAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1942-1950 ROHMAN, MUJIBATUR; , ARTONO
Avatara Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Resolusi Jihad upaya menyelamatkan Republik Indonesia adalah gema yang menggetarkan disaat Republik Indinesiaterancam musuh. Gema yang membakar semangat para prajurit Hizbullah Indonesia. Resolusi Jihad Fi Sabilillah,adalah ultimatum yang dikeluarkan para Ulama? menjadikan masyarakat semangat dalam perjuangan melawanpenjajah. K.H. Ahyat Chalimy sebagai tokoh pendiri Gerakan Pemuda Ansor Serbaguna di Mojokerto adalah yangmempelopori berdirinya Hizbullah di Mojokerto. Penelitian ini yang bertujuan mengetahui bagaimana proses dan peran?Perjuangan KH. Ahyat Chalimy dalam Laskar Hizbullah Mojokerto dalam Memperjuangkan dan MempertahankanKemerdekaan Republik Indonesia tahun 1942-1950?. Penelitian ini yang mana menegetahui sejarah berdirinya LaskarHizbullah di Mojokerto. Penelitian ini juga menjelaskan mengenai proses pertempuran Laskar Hisbullah dalammenghadapi Agresi Militer Belanda I dan Agresi Militer Belanda II. Teknik pengumpulan data menggunakan teknikwawancara, kepustakaan, kearsipan, dan beberapa penelitian terdahulu. Sedangkan untuk menganalisis data penelitimenggunakan analisis data kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, kesimpulan dalam penelitian ini adalah perjuanganKH. Ahyat Chalimy dalam Laskar Hizbullah Mojokerto dalam Memperjuangkan dan Mempertahankan KemerdekaanRepublik Indonesia tahun 1942-1950 meliputi tahapan persiapan dengan kegiatan membentuk Badan Perjuang LaskarHizbullah di Mojokerto. Mempertahankan kemerdekaan Indonesia, dengan aksi mempertahankan Surabaya dariancaman penjajah yang mendarat di Tanjung Perak dengan tujuan untuk merebut kembali kekuasaan jajahannya dengantidak mengakui kemerdekaan Indonesia. Setelah Proklamasi 1945, Belanda menyisakan satu permasalahan denganIndonesia untuk membangkitkan kembali pemerintahan Hindia-Belanda di Indonesia. Akibatnya terjadi pertempuranpertempuranantara Laskar Hizbullah dan Pasukan Belanda, adanya pertempuran tersebut yang menimbulkan adanyakesepakatan melakukan gencatan senjata dan melakukan perundingan antara Indonesia dan pihak Belanda. Perundinganini yang dijuluki perang diplomasi, melalui diplomasi ini juga Belanda membuat sebuah Negara Boneka (RIS) dengantujuan memecah belah Indonesia. Akhirnya bulan Mei 1950 RI melakukan perundingan dengan RIS dan berhasilmenyatukan kembali kedalam NKRI.
TRANSPORTASI ANGKUTAN UMUM PERDESAAN DIKABUPATEN JOMBANG TAHUN 1997-2017 NUR PUTRIATI, TRI; , SUMARNO
Avatara Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Jombang, angkutan umum perdesaan salah satu transportasi umum yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk mencapai tempat tujuan yang diinginkan. Kabupaten Jombang terdiri dari 21 kecamatan, dengan 302 desa dan 4 kelurahan. Angkutan desa di Jombang pernah menjadi primadona pada tahun 1990 namun sekarang sejak tahun 2000 angkutan perdesaan di kabupaten Jombang semakin berkurang. Kemerosotan angkutan umum perdesaan di kabupaten Jombang dikarenakan banyaknya kendaraan pribadi dan saingan transportasi umum lainnya di kabupaten Jombang. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu : (1) Bagaimana kebijakan transportasi angkutan umum perdesaan di kabupaten Jombang tahun 1997-2017? (2) Bagaimana manajemen pengelolaan transportasi angkutan umum perdesaan di kabupaten Jombang tahun 1997-2017? (3) Bagaimana dampak penurunan transportasi angkutan umum perdesaan terhadap pemilik dan pengoperasi transportasi angkutan umum perdesaan di kabupaten Jombang?. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan transportasi angkutan umum perdesaan di kabupaten Jombang tahun 1997-2017 ada Kebijakan Nasional tentang transportasi angkutan umum perdesaan antara lain Undang-Undang No. 14 tahun 1992 digantikan Undang-Undang No.22 tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan sebagai acuan membuat kebijakan Pemerintah Kabupaten Jombang. Angkutan umum perdesaan dikabupaten jombang dioperasikan sesuai dengan rute trayek yang telah ditentukan dalam peraturan bupati No.57 tahun 2009 tentang jaringan trayek angkutan umum perdesaan dikabupaten Jombang. Tarif yang ditarik dari penumpang sesuai dengan peraturan bupati No.12 tahun 2015 tentang tarif dasar angkutan umum perdesaan di kabupaten Jombang. kehidupan pemilik dan pengoperasi transportasi angkutan umum perdesaan jauh dari kecukupan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kata Kunci : Angkutan Umum Perdesaan, Kabupaten Jombang, Tahun 1997-2017
SENIMAN WAYANG THENGUL DI KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN 2000-2018 KRISNAWATI, MAI; , WISNU
Avatara Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seniman wayang merupakan orang-orang yang berkecimpung dalam dunia seni pewayangan. Seniman wayangthengul di Bojonegoro terbilang cukup langka mengingat kesenian wayang thengul yang saat ini mulai punah akibatperkembangan zaman. Banyak generasi penerus yang tidak mengetahui keberadaan wayang thengul di Bojonegoro.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Kehidupan Seniman-Seniman Wayang Thengul di Kabupaten Bojonegorotahun 2000-2018. Penelitian disusun berdasarkan rumusan masalah sebagai berikut : 1) Mengapa Mereka MemilihMenjadi Seniman Wayang Thengul? 2) Bagaimana Kehidupan Seniman Wayang Thengul? 3) Kontribusi Seniman DalamUpaya Pelestarian Wayang Thengul?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarahmeliputi 1) Heuristik, mengumpulkan sumber wawancara seniman pengrajin Wayang Thengul dan seniman dalangWayang Thengul, buku yang relevan, dan berita tentang seniman Wayang Thengul, 2) Kritik terhadap sumbermenemukan fakta bahwa terjadi kemunduran eksistensi Wayang Thengul yang berpengaruh pada kehidupan senimansenimanWayang Thengul, 3) Interpretasi mengkaitkan fakta bahwa dalam kemunduran eksistensi Wayang Thengul, paraseniman masih tetap berupaya melestarikan kesenian Wayang Thengul dan 4) Historiografi, sebagai hasil akhir penelitianyang sesuai dengan tema penelitian.Hasil dari penelitian ini menjelaskan tentang bagaimana proses para seniman menjadiseniman Wayang Thengul, serta upaya para seniman Wayang Thengul untuk mengangkat kembali kiprah WayangThengul yang mengalami kemunduran eksistensi. Kemunduran eksistensi Wayang Thengul diakibatkan adanya degradasikebudayaan, masyarakat lebih memilih kebudayaan yang lebih baru dan meninggalkan kebudayaan lamanya sehinggakeberadaan Wayang Thengul hanya diketahui oleh masyarakat tertentu.Kata Kunci: Seniman, Kehidupan, Wayang Thengul