cover
Contact Name
Muji Sri Prastiwi
Contact Email
mujiprastiwi@unesa.ac.id
Phone
+6281803190335
Journal Mail Official
bioedu@unesa.ac.id
Editorial Address
Jurusan Biologi, FMIPA, Unesa. Gedung C3, Lt. 2. Kampus Unesa, Ketintang, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu)
ISSN : -     EISSN : 26859289     DOI : -
BioEdu merupakan Jurnal Online Program Studi S-1 Pendidikan Biologi yang diterbitkan oleh Jurusan Biologi Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Surabaya. BioEdu terbit tiga kali dalam setahun. BioEdu memuat artikel-artikel hasil penelitian di bidang kependidikan Biologi yang ditulis oleh para penulis dan peneliti dari Program Studi S1 Pendidikan Biologi
Articles 50 Documents
Search results for , issue "Vol 10 No 3 (2021)" : 50 Documents clear
PROFIL DAN VALIDITAS LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK – ELEKTRONIK (E-LKPD) BERBASIS BIOENTREPRENEURSHIP UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN BERWIRAUSAHA DALAM ERA INDUSTRI 4.0 Damayanti, Jihan; Ratnasari, Evie
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan IPTEK yang semakin pesat menuntun dunia global memasuki Era Industri 4.0. Hal tersebut tentu berdampak pada aspek pendidikan. Dibutuhkan pendidikan berbasis TIK dan kewirausahaan dalam merespon Era Industri 4.0 ini agar dihasilkan generasi yang mampu bersaing dalam menghadapi berbagai tantangan di dunia global. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-LKPD berbasis bioentrepreneurship pada materi bioteknologi untuk melatihkan keterampilan berwirausaha peserta didik dalam Era Industri 4.0 melalui sintaks PjBL yang layak secara teoretis ditinjau dari aspek penyajian, isi, dan bahasa melalui validasi oleh para ahli. Dengan menggunakan model pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, dan Disseminate) tanpa tahap disseminate, perancangan e-LKPD dilakukan pada tahap design dan validasi dilakukan pada tahap develop. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. e-LKPD berbasis bioentrepreneurship pada materi bioteknologi telah berhasil dikembangkan dengan memuat integrasi sintaks Project Based Learning (PjBL) di dalamnya. Berdasarkan hasil validasi, e-LKPD memeroleh persentase validitas sebesar 100% dengan kategori sangat valid pada aspek penyajian, 96.5% dengan kategori sangat valid pada aspek isi, 100% dengan kategori sangat valid pada aspek kebahasaan, sehingga diperoleh persentase validitas keseluruhan aspek sebesar 98.8% dengan kategori sangat valid. Hasil tersebut menunjukkan bahwa e-LKPD berbasis bioentrepreneurship untuk melatihkan keterampilan berwirausaha dalam Era Industri 4.0 dinyatakan layak secara teoretis dengan kategori sangat valid dan dapat ditindaklanjuti untuk diujicobakan secara terbatas guna mengetahui validitas empiris yang dikembangkan. Kata Kunci: profil, validitas, e-LKPD, bioentrepreneurship, Era Industri 4.0.
IMPLEMENTATION OF E-LKPD VIRUS MATERIAL BASED ON KNOW-LEARNED (K-L) STRATEGY TO TRAIN STUDENT METACOGNITIVE SKILLS Rahmadani, Desi Lia Nur; Susantini, Endang
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid19 pandemic that emerged in 2020 caused learning to be carried out online, including in learning virus material. Virus material has abstract characteristics so it is difficult for students, proven by the average national exam in 2019, the result of virus material concept of 54.2 which is still below the minimum standard. Low learning outcomes can be overcome by metacognitive strategies. One type is Know-Learned. K-L that can be integrated into E-LKPD to help students achieve learning objectives. Based on these problems, research is needed on the application of E-LKPD using K-L metacognitive strategies on virus material during online learning. The research aims to describe the practicality and effectiveness of K-L E-LKPD using One-Group Pretest-Posttest Design. The research was conducted at SMAN 2 Mejayan on 26 students of X MIA 1 online. The results of the study the activities of students were 100% very practical category and the positive response of students was 92.1% belong to a very practical category. Learning outcomes based on the N-Gain score of 0.9 classified into a very high category, the completeness indicator items is 86.5% and the item sensitivity is 0.7. The results of the students' metacognitive skills were 3.375 very good categories based on four indicators namely: ability to determine initial and final knowledge; determine the level of confidence; comparing initial and final knowledge; and determine the score. These results conclude that the application of K-L E-LKPD on virus material is practical and effective in training students' metacognitive skills. Keywords: E-LKPD, virus, metacognitive Know-Learned, online learning
DETERMINANT FACTORS OF GENETIC MISCONCEPTION AT 12th GRADE SENIOR HIGH SCHOOL STUDENT IN SAMPANG Nufus, Hayatin; Prastiwi, Muji Sri
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Twelfth grade senior high school students potentially have misconceptions in genetic material. The characteristics of genetic material are difficult to sense and complex, difficult to understand, and have the potential to cause misconceptions. Misconceptions can be caused by student factors, textbooks, contexts, teachers, and learning methods. This study aims to describe the categories of genetic misconceptions in students, to determine the determinant factors that cause the students' genetic misconceptions, and to give solutions in reducing or preventing the genetic misconceptions in students. The research used a mixed-method with sequential explanatory with multiple linear regression analysis on 58 samples of 12th-grade high school students in Sampang. The results of this study were categorization of students' genetic misconceptions percentage from low: moderate: high misconception, were 27.59%: 41.38%: 31.03%. Based on the high and medium categorization of students who have genetic misconceptions, 17.9% of the misconceptions were caused by student factors and learning methods. Student factor (X1) has a significant positive effect on students' genetic misconceptions (Y) with the t value of 2.590. The contribution of students and learning methods to student misconceptions can be written with the equation Misconception = 51.285 + 0.268 Student - 0.256M.Learning. The solution to minimize students' genetic misconceptions is through clinical learning by conducting a misconception test and continued with the 5e learning cycle model learning such as engagement, exploration, explanation, elaboration, and evaluation. The implication of this study is teacher can strategize minimizing student factor in genetic misconception, such as through learning activity in the class. Keyword: determinant factor, misconception, student’s factor, learning method factor, 5e learning
PROFIL MISKONSEPSI PESERTA DIDIK SMA PADA MATERI KINGDOM ANIMALIA MENGGUNAKAN FOUR-TIER MULTIPLE CHOICE DIAGNOSTIC TEST Jayanti, Dyah Novira Dwi; Susantini, Endang
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Miskonsepsi merupakan pemerolehan konsep yang bertentangan dengan konsep yang benar menurut para ahli. Miskonsepsi dapat menghambat peserta didik untuk memahami suatu konsep karena sebenernya peserta didik sudah memiliki pengetahuan awal. Identifikasi konsep-konsep yang berpotensi mengalami miskonsepsi serta penyebabnya perlu dilakukan untuk mereduksi miskonsepsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik pada materi Kingdom Animalia menggunakan four-tier multiple choice diagnostic test dan mendeskripsikan faktor penyebab miskonsepsi peserta didik pada materi Animalia. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif evaluatif dengan menggunakan instrumen tes diagnostik 4 tingkat untuk mendapatkan profil miskonsepsi dan wawancara peserta didik untuk mengetahui sumber miskonsepsi. Pengumpulan data dilakukan secara daring dengan instrumen tes dalam bentuk google form. Sasaran penelitian ini adalah peserta didik SMAN 1 Gresik kelas XI MIPA 4 sebanyak 36 peserta didik. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa terjadi miskonsepsi sebesar 33,82% pada materi Kingdom Animalia. Miskonsepsi paling tinggi terjadi pada konsep Amphibi dan konsep lapisan tubuh hewan dengan persentase 55,56% pada masing-masing konsep, sementara itu miskonsepsi terrendah terdapat pada konsep Pisces yakni sejumlah 13,89%. Faktor yang menyebabkan miskonsepsi adalah kesalahan peserta didik dalam menggeneralisasikan konsep-konsep pada materi Animalia, guru yang memiliki keterbatasan waktu dalam mengajar sehingga terdapat penjelasan yang kurang mendetail, cara mengajar dengan metode ceramah, buku ajar yang belum dilengakapi contoh gambar pada sub-bab tertentu, dan konteks yang dapat disebabkan oleh diskusi materi dengan teman sebaya. Strategi dan media pembelajaran yang menarik perlu diterapkan untuk mereduksi miskonsepsi peserta didik pada materi Animalia. Kata Kunci: Miskonsepsi, Four-Tier Test, Kingdom Animalia.
PENGEMBANGAN E-BOOK BERBASIS STEM PADA MATERI EKOSISTEM UNTUK MELATIHKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA Andaresta, Nadia; Rachmadiarti, Fida
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada abad 21 media pembelajaran dituntut berbasis teknologi untuk meningkatkan mutu pembelajaran, salah satu upaya yang dilakukan yaitu membuat buku yang disajikan dalam bentuk elektronik atau dikenal dengan Electronic Book (E-book). Pendekatan belajar STEM di dalamnya mencakup pembelajaran yang diajarkan bertumpu pada permasalahan yang muncul di kehidupan sehari-hari, STEM memandu siswa melakukan proses sains dengan melakukan kegiatan eksperimental. Peserta didik dituntut untuk belajar mandiri, dan memiliki kemampuan literasi sains dengan memanfaatkan sumber daya alam untuk menyeimbangkan interaksi makluk hidup, sehingga penting bagi peserta didik memiliki kemampuan literasi sains yang dapat membantu mereka untuk menganalisis dan menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan Science, Technology, Engineering, and Math. Kemampuan Literasi Sains dapat dilatihkan dengan buku ajar yang diterapkan disekolah. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu menghasilkan E-book. E-book berbasis STEM pada materi ekosistem untuk melatihkan kemampuan Literasi Sains siswa yang layak secara teoritis dan empiris. Pengembangan E-book ini menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate), tanpa tahap disseminate serta diuji cobakan terbatas pada 10 peserta didik kelas X IPA SMA di SMAN 1 WARU. Kelayakan teoritis diperoleh dari hasil validasi E-book yang dilakukan oleh dosen ahli materi, dosen ahli Pendidikan, dan guru Biologi SMA menggunakan instrumen validasi. Kelayakan empiris atau kepraktisan diperoleh dari analisis respon peserta didik menggunakan angket respon peserta didik. Data hasil validitas dan kepraktisan penelitian ini dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu E-book berbasis STEM pada materi ekosistem untuk melatihkan kemampuan Literasi Sains siswa yang telah dinyatakan layak secara teoritis dan empiris. Kelayakan teoritis E-book mendapatkan hasil rata-rata persentase 98,92% dengan kategori sangat valid. Kelayakan empiris E-book mendapatkan hasil rata-rata persentase 99,27% dengan kategori sangat positif.Kata Kunci: E-book, STEM (Science, Technology, Engineering, and Math), Ekosistem, Literasi Sains.
VALIDITY OF ECOLOGY MISCONCEPTION TEST INSTRUMENT USING THREE-TIER TEST METHOD FOR 10TH-GRADE HIGH SCHOOL STUDENTS Nugraha, Muhammad Izhar Mahendra Surya; Fitrihidajati, Herlina
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biology is a science built on various concepts, one of them is the concept of ecology. The difference in conceptual understanding from what has been agreed by experts is described as a misconception that can impact decision making including students’ learning outcomes. It is crucial to identify the existing misconception in ecological material to avoid sustainable misconception during studying ecological material, because misconception can impact students’ learning outcomes during learning. This study aims to produce a valid ecology misconception test instrument for 10th-grade high school students. This research is development research conducted using 4D research design consisting of 4 stages, namely define, design, develop, and disseminate. This ecology misconception test instrument was developed using three-tier test method on ecology material to map students’ conceptual understanding of ecological material. The parameter used is the instrument test validity, including the content, construction, and language aspects determined by calculating the percentage of profit validity for each item according to the aspects tested. The validation process of this misconception test instrument was reviewed by 3 validators consisting of ecologists, assessment experts, and high school biology teachers. Validation is done by assessing each item on the suitability of the aspects being assessed, and the data was carried out in a descriptive quantitatively by calculating the percentage of instrument validity. Based on the results of the study, it is known that the ecology misconception instrument test with a three-tier test method developed was valid in the aspect of the material is 98,40%, construction is 94,58%, and language is 99,50% and the average result after analyzing for each question item is 98,95%. Keywords: misconception, ecology, instrument, validity.
PENGEMBANGAN e-LKPD BERORIENTASI LEARNING CYCLE 7E PADA SUB-MATERI PERKECAMBAHAN BIJI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS Pratiwi, Diana Eka; Yuliani, Yuliani
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran Learning Cycle 7E merupakan kumpulan dari rangkaian tahapan-tahapan kegiatan belajar yaitu Elicit, Engagement, Exploration, Elaboration, Evaluation, dan Extend. Setiap tahapan dari Learning Cycle 7E bertujuan untuk memecahkan suatu masalah dengan cara mengamati, menginterpretasi, mengklasifikasi, memprediksi, melakukan percobaan, menerapkan konsep, dan menerapkan pertanyaan lanjutan yang dapat membentuk keterampilan proses sains. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan e-LKPD berorientasi Learning Cycle 7E pada sub-materi perkecambahan biji untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa kelas XII SMA yang layak berdasarkan validitas, kepraktisan, dan keefektifan guna menunjang proses pembelajaran di sekolah. e-LKPD yang dikembangkan menggunakan desain penelitian model 4-D (Define, Design, Develop, dan Desseminate) tanpa tahap Desseminate. Penelitian pengembangan ini dilakukan secara terbatas dengan 20 peserta didik pada kelas XII IPA 2 SMA Negeri 1 Tarik Sidoarjo. Kriteria penelitian ini meliputi validitas dilihat dari hasil validasi para ahli, kepraktisan yang dilihat dari aktivitas peserta didik, dan keefektifan yang dilihat dari hasil belajar, keterampilan proses sains, dan respon siswa. Analisis data secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan validitas e-LKPD yang dikembangkan sebesar 97,49 dengan kategori sangat layak. Kepraktisan e-LKPD berdasarkan observasi aktivitas peserta didik mendapatkan hasil sebesar 80,08% untuk e-LKPD 1 dengan kategori praktis dan 97,08% untuk e-LKPD 2 dengan kategori sangat praktis. Keefektifan yang dilihat dari hasil belajar peserta didik mencapai peningkatan sebesar 90% dengan rata-rata skor 100%. Keterampilan proses sains siswa mencapai 91%, dan respon peserta didik mencapai 97,4% dengan kategori positif. Kata kunci : lembar kegiatan peserta didik elektronik (e-LKPD), learning cycle 7E, keterampilan proses sains, perkecambahan biji.
The Validity and Readability of Ebook on Immune System to Upskill Students Scientific Literacy Kinanti, Anindita Rahadinar; Raharjo, Raharjo
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Science literacy is very closely related to the era of the Industrial Revolution 4.0 which demands graduates of quality, able to compete globally and master the development of technology-based on information literacy. The quality of teaching materials such as books needs to be improved and developed in line with advances in information and communication technology. One effort that can be done to develop learning resources in the form of printed books is to package them in the form of electronic books. The purpose of this research was to develop an electronic book on Immune system materials to upskill students’ scientific literacy. This research was constructed as a development study using the 4D model (Define, Design, Develop, and Disseminate) but in this research we didn’t include a Disseminate step. Development stage was held in Biology Department of FMIPA Universitas Negeri Surabaya which produced Immune System e-book. Then, the developed electronic book was being assessed by two validators based on its construction requirements, technical requirements, and didactic requirements which include the scientific literacy aspects. Meanwhile the readability assessed by Fry Graphs. This Immune System e-book have 4 features, wish that it will help the students understanding and upskill the students scientific literacy. The results of the e-book’s validity based on its construction requirements, technical requirements, and didactic requirements were 3.9, 4, and 3.75 respectively. These results are categorized as valid and the e-book can be used in class without any significant revision. The readability assessments showed that the passages are suited for 9th‑grade, 10th grade, and 13th grade students. Even though the results are all in a difficult reading category which suits for high school students, revision needed to be done so that the passage in the e-book will specifically suits for 11th grade students. Keywords: Scientific Literacy, Validity and Readability
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK BERBASIS CONCEPT ATTAINMENT MODEL SUBPOKOK BAHASAN FILUM ECHINODERMATA UNTUK MELATIHKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA Mahbubah, Zahrotul Laili; Kuntjoro, Sunu; Faizah, Ulfi
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pemahaman konsep adalah kemampuan dalam menguasai pengertian, memberikan interpretasi serta mengetahui sesuatu untuk dapat dilihat dari berbagai segi. Pemahaman konsep peserta didik dapat diajarkan melalui Concept Attainment Model (CAM). Model pembelajaran CAM dalam penerapannya dapat dibantu melalui sumber belajar Lembar Kegiatan Peserta Didik. Penelitian ini bertujuan menghasilkan LKPD berbasis CAM subpokok bahasan Filum Echinodermata untuk melatihkan pemahaman konsep peserta didik yang layak berdasarkan validitas, kepraktisan, dan keefektifan. LKPD tersebut menggunakan desain penelitian model 4-D yang terdiri atas tahap Define, Design, Develop, dan Dessiminate, namun tahap akhir tidak dilakukan. Uji coba dilakukan pada 16 peserta didik kelas XI MIA 3 SMA Negeri 1 Ngimbang. Berdasarkan hasil validasi para ahli terhadap kelayakan isi, bahasa, penyajian serta karakteristik CAM menunjukkan bahwa LKPD dikatakan sangat valid dengan skor sebesar 3.86%. Hasil pengamatan aktivitas peserta didik dikatakan sangat praktis dengan skor sebesar 86.72%. Berdasarkan respons peserta didik memperoleh skor rata-rata 96.50% dengan kategori sangat efektif. Selain itu, Keefektifan LKPD berdasarkan hasil belajar yang ditinjau dari nilai pre-test dan post-test mendapatkan skor dengan kategori tinggi. Tes pemahaman konsep peserta didik mendapatkan skor rata-rata pada saat pre-test adalah 48.6% dan skor rata-rata post-test adalah 82.7%. Kata kunci : Concept Attainment Model, Pengembangan, Echinodermata
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK ELEKTRONIK (E-LKPD) BERBASIS GUIDED INQUIRY PADA MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X SMA Ikhwani, Putri Nur; Kuntjoro, Sunu
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berpikir kritis adalah salah satu tuntutan pembelajaran dari beberapa keterampilan pada abad 21. Model pembelajaran dan materi yang cocok untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis adalah guided inquiry dan materi perubahan lingkungan. Materi perubahan lingkungan tidak cukup di ajarkan secara teoritif saja melainkan perlu melakukan pembelajaran secara aplikatif dengan praktikum untuk itu dibutuhkan LKPD sebagai panduan dalam proses pembelajaran. Dalam menyambut digitalisasi bahan ajar di era industri 4.0 ini perlu dilakukan perubahan dari LKPD biasa menjadi bentuk elektronik atau E-LKPD. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan E-LKPD guided inquiry pada materi perubahan lingkungan untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa yang layak secara teoritis dan empiris. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Diseminate), tanpa tahap diseminate. Kelayakan secara teoritis diperoleh dari hasil validasi ahli (yaitu ahli pendidikan dan ahli materi) dan guru biologi SMA ditinjau dari komponen isi, penyajian, dan kebahasaan. Kelayakan secara empiris didapatkan dari tiga respon guru sebagai praktisi dari instansi yang berbeda. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan mengumpulkan data menggunakan metode validasi dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD dinyatakan layak secara teoritis dengan skor validitas sebesar 3.69 dengan interpretasi sangat valid dan dinyatakan layak secara empiris dengan respon positif guru sebesar 97% dengan interpretasi sangat layak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa E-LKPD guided inquiry pada materi perubahan lingkungan untuk melatihkan ketrampilan berpikir kritis siswa dinyatakan layak secara teoritis dan empiris untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Kata Kunci: E-LKPD, guided inquiry, keterampilan berpikir kritis, perubahan lingkungan