cover
Contact Name
Muji Sri Prastiwi
Contact Email
mujiprastiwi@unesa.ac.id
Phone
+6281803190335
Journal Mail Official
bioedu@unesa.ac.id
Editorial Address
Jurusan Biologi, FMIPA, Unesa. Gedung C3, Lt. 2. Kampus Unesa, Ketintang, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu)
ISSN : -     EISSN : 26859289     DOI : -
BioEdu merupakan Jurnal Online Program Studi S-1 Pendidikan Biologi yang diterbitkan oleh Jurusan Biologi Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Surabaya. BioEdu terbit tiga kali dalam setahun. BioEdu memuat artikel-artikel hasil penelitian di bidang kependidikan Biologi yang ditulis oleh para penulis dan peneliti dari Program Studi S1 Pendidikan Biologi
Articles 1,573 Documents
The Development of Student Worksheet Based on Guided Inquiry in Environmental Pollution Submaterial to Pratice Creative Thinking Skill for 10Th Grade of Senior High School Larasati Hening Putri; Muslimin Ibrahim
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n2.p284-291

Abstract

The purpose of this research is to develop environmetal pollution student worksheet based on guided inquiry to practice creative thinking skills that are valid, practical, and effective,. The development of LKPD uses the 4-D method namely Define, Design, Develop, without applying the Disseminate phase. The trial was conducted on 20 students of class X MIPA 5 SMAN 1 Waru Sidoarjo by using a pretest-posttest design. Validity is obtained through validation by education experts and material experts. The practicality of worksheet is measured based on the assessment of the feasibility of learning while using LKPD. The effectiveness of worksheet is measured based on learning outcomes along with student responses after learning using worksheet. Data validity, practicality, and effectiveness analyzed by descriptive quantitative method. The results of research trials show the modus category of validity of LKPD is very valid. The practicality of LKPD is 100% with a very practical category. The effectiveness based on the results of students' creative thinking has increased until 88% with the category of very creative on 4 aspects of creative thinking and based on student responses of 95,42% with very effective category. Keywords: Validity, practicality, effectiveness, student worksheet, guided inquiry, creative thinking skill.
Pengembangan Media Booklet Elektronik Materi Jamur untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Kelas X SMA A’an Muhajar Mawaddatul Hoiroh; Isnawati Isnawati
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n2.p292-301

Abstract

Pemahaman konsep adalah kemampuan membangun arti dari informasi berupa konsep yang diterima dalam proses pembelajaran. Pemahaman konsep materi jamur adalah kemampuan siswa menangkap konsep dalam materi jamur. Materi jamur memiliki banyak konsep yang harus dikuasai siswa. Media booklet elektronik disusun untuk membantu siswa dalam meningkatkan pemahaman konsep materi jamur. Booklet elektronik pada materi jamur merupakan kombinasi antara konsep-konsep penting dengan gambar yang menarik pada materi jamur. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media booklet elektronik yang valid, praktis dan efektif sehingga siswa dapat terbantu dalam meningkatkan pemahaman konsep materi jamur. Penelitian ini menggunakan model ASSURE. Kegiatan pengembangan dilakukan di Jurusan Biologi FMIPA-UNESA, sedangkan uji coba dilakukan terhadap 20 siswa kelas X SMAN 1 Mojosari. Hasil validasi media booklet elektronik adalah sangat valid dengan perolehan nilai sebesar 3,94. Hasil kepraktisan media booklet elektronik adalah sangat praktis dengan perolehan persentase keterlaksanaan aktivitas siswa sebesar 97,5%. Hasil keefektifan media booklet elektronik adalah sangat efektif dari perolehan Gain score sebesar 0,75 dan persentase respon siswa sebesar 82,5%. Secara keseluruhan, media booklet elektronik valid, praktis, dan efektif digunakan dalam kegiatan pembelajaran pada materi jamur. Kata kunci: materi jamur, media pembelajaran, booklet elektronik.
The Validity of Student Worksheets Based on Argument-Driven Inquiry (ADI) in Cell Structure and Plant Tissue Material to Train Critical Thinking Skill for Senior High School Students Aulia Itsnaini Salsabela; Rinie Pratiwi Puspitawati
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n2.p302-309

Abstract

Critical thinking skills is one of the 21st century competencies that students need to have in education. Therefore, teaching materials must be developed in learning process, one of them is student worksheets with Argument-Driven Inquiry (ADI) based. Argument-Driven Inquiry is an inquiry learning model that effective to improving the critical thinking skill students by argumentation skill. One of the materials apropriated with ADI model is the structure plant of cells and plant tissue. This study aimed to describe the validity and produce worksheets based on Argument-Driven Inquiry in structure of plant cells and plant tissue material to train critical thinking skill for senior high school students. The method used in this research is ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) development model. The phase carried out only reached the stage of student worksheets development. Student worksheets development carried out in Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Surabaya State University. The validity of student worksheets obtained from the validators using the validation sheet. The results showed that the worksheets was declaring to be very valid with an average score of 3.74. Based on the data obtained, it can be concluded that student worksheets developed declared feasible based on its validity and could be used in the learning process. Keywords: Student worksheets, validity, critical thinking skills, Argument-driven Inquiry (ADI), structure of cells and plant tissue
Profil Miskonsepsi Siswa pada Materi Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan Menggunakan Three-Tier Multiple Choice Test Laily Eka Pradina; Yuliani Yuliani
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n2.p310-318

Abstract

Kesulitan belajar seringkali dialami oleh siswa sehingga dapat menyebabkan terjadinya miskonsepsi. Siswa dapat mengalami miskonsepsi pada mata pelajaran biologi salah satunya materi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan, karena pada materi tersebut terdapat konsep yang memuat proses fisiologis yang abstrak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil miskonsepsi siswa pada materi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan dan faktor penyebab miskonsepsi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang terdiri atas tahap pengembangan instrumen three-tier multiple choice test dan pedoman wawancara yang divalidasi oleh para ahli, mengujikan soal tes, serta melakukan wawancara. Sasaran penelitian terdiri atas siswa kelas XII IPA 4 dan 5 SMAN 1 Waru Sidoarjo sebanyak 70 siswa dan seorang guru biologi. Analisis data dilakukan dengan deskriptif kuantitatif menggunakan tabel kategori miskonsepsi three-tier multiple choice test. Hasil penelitian berupa profil miskonsepsi yang terdiri atas siswa paham konsep sebesar 49,64%, siswa tidak paham konsep sebesar 15,57%, siswa mengalami miskonsepsi positif sebesar 10,00%, siswa mengalami miskonsepsi negatif sebesar 4,71%, dan siswa yang mengalami miskonsepsi sebesar 20,07%. Miskonsepsi dengan kategori tinggi terjadi pada indikator soal menentukan peran meristem interkalar sebesar 81,43% dan indikator soal mengaitkan pengaruh hormon (fitohormon) terhadap pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan sebesar 72,86% dan 77,14%. Faktor penyebab terjadinya miskonsepsi yaitu siswa, guru, cara mengajar, konteks, dan buku ajar yang digunakan. Kata Kunci: miskonsepsi, three-tier multiple choice test, pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.
Pengembangan Tes Elektronik (E-Test) Materi Perubahan Lingkungan untuk Mengukur Kemampuan Problem Solving Siswa Kelas X SMA Noviyanti Permatasari
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n2.p319-324

Abstract

Tes Elektronik (E-test) materi perubahan lingkungan untuk mengukur kemampuan problem solving siswa. Penilaian hasil belajar siswa dalam kompetensi pengetahuan bertujuan untuk mengukur tingkat pencapaian siswa. Teknik penilaian yang semula menggunakan pencil and paper test kini berubah seiring berkembangnya zaman di bidang teknologi informasi misalnya dikembangkannya alternatif tes yang berbasis komputer atau E-test. Problem solving adalah salah satu kompetensi yang penting dimiliki oleh seseorang di abad 21. Seseorang yang memiliki kompetensi problem solving yang baik, akan mudah dalam menyelesaikan masalah, sehingga sesuai dengan materi perubahan lingkungan. Pengembangan penelitian ini menggunakan model pengembangan R&D. Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah tes dan diujicobakan secara terbatas pada 72 siswa kelas X SMA Negeri 1 Menganti. Metode pengumpulan data penelitian yang digunakan adalah validasi, tes dan angket. Penelitian ini menghasilkan 20 soal pilihan ganda pada materi perubahan lingkungan, nilai validasi sebesar 90,13% (sangat layak). Hasil analisis butir soal memperoleh nilai reliabilitas sebesar 0,71 (tinggi), tingkat kesukaran butir soal sebesar 30% sangat mudah, 25% mudah, 30% sedang dan 15% sukar. Kepraktisan E-test berdasarkan respon siswa dengan rata-rata sebesar 90,13% dengan kriteria interpretasi sangat praktis. Kata kunci: Tes Elektronik (E-test), Problem Solving, Validasi (E-test), Reliabilitas, Tingkat Kesukaran dan Kepraktisan (E-test)
Pengembangan Flipbook Berbasis Problem Based Learning (Pbl) pada Submateri Pencemaran Lingkungan untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas X SMA Dwi Wahyu Agustina; Herlina Fitrihidajati
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n2.p325-339

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi berpengaruh terhadap pengelolaan bahan ajar. Flipbook merupakan salah satu inovasi bahan ajar digital yang dapat digunakan untuk menunjang proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan flipbook berbasis problem based learning (PBL) untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi pencemaran lingkungan kelas X SMA yang layak secara teoritis dan empiris. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model 4D, akan tetapi pada penelitian ini tahap Disseminate tidak dilakukan. Kelayakan teoritis diperoleh dari hasil validasi oleh dosen ahli media, dosen ahli materi, dan guru biologi. Kelayakan teoritis ditinjau dari kelayakan penyajian, kelayakan isi, kelayakan kebahasaan, kesesuaian pendekatan PBL, serta ketercapaian aspek berpikir kritis. Kelayakan empiris ditinjau dari tingkat keterbacaan flipbook. Teknik pengumpulan data menggunakan metode telaah, validasi, dan uji keterbacaan. Subjek penelitian adalah 20 peserta didik kelas X SMA Muhammadiyah IV Surabaya. Hasil yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor validitas flipbook sebesar 3,99 dengan persentase 99,65% kategori sangat layak secara teoritis dan rata-rata keterbacaan berada di level 10. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa flipbook berbasis PBL untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis pada materi pencemaran lingkungan yang telah dikembangkan layak secara teoritis dan empiris untuk digunakan dalam pembelajaran. Kata kunci: Flipbook, Problem Based Learning, Berpikir Kritis, Pencemaran Lingkungan.
Pengembangan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) Berbasis Problem Based Learning (PBL) Submateri Transpor Membran untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Rysa Titanika Wati; Yuliani Yuliani
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n2.p340-349

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan validitas, kepraktisan dan efektivitas dari LKPD berbasis PBL submateri transpor membran untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan menggunakan model 4-D terdiri dari define, design, develop, tanpa tahapan disseminate. LKPD yang dikembangkan sebelum diujicobakan akan divalidasi oleh ahli pendidikan dan ahli biologi. LKPD kemudian diujicobakan terbatas pada 16 peserta didik kelas XI SMAN 14 Kota Surabaya. Teknik pengambilan data dilakukan dengan metode validasi, observasi keterlaksanaan, metode angket dan tes. Berdasarkan penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa LKPD berbasis PBL ini layak, praktis dan efektif untuk menunjang suatu pembelajaran. Validitas LKPD berbasis PBL submateri transpor membran yang dikembangkan mendapat rata-rata skor sebesar 3,82 dengan kategori sangat valid. Keterlaksanaan aktivitas peserta didik memperoleh rata-rata persentase sebesar 97,1 dan 97,8% unruk LKPD 1 dan 2, dengan kategori sangat praktis. Hal tersebut didukung oleh respon positif peserta didik, hasil tes dan peningkatan indikator keterampilan berpikir kritis peserta didik. Respon positif peserta didik terhadap LKPD berbasis PBL memperoleh persentase 93,1% dengan kategori sangat efektif. Hasil nilai tes dengan skor n-gain rata-rata 0,65 dengan kategori sedang. Peningkatan indikator keterampilan berpikir kritis memperoleh persentase posttest setiap indikator yaitu interpretasi 87,5%, evaluasi 76,56%, inferensi 78,75%, eksplanasi 78,12%, analisis 89,06% dan diperoleh persentase rata-rata keseluruhan 81,99% dengan kategori sangat tinggi. Kata Kunci: pengembangan, LKPD, berpikir kritis, problem based learning dan transpor membran
Keefektifan LKPD Berbasis Creative Problem Solving Materi Daur Ulang Limbah untuk Melatih Keterampilan Berpikir Kreatif Putri Suci Choirunnisakh; Herlina Fitrihidajati
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n3.p350-355

Abstract

Keterampilan berpikir kreatif dapat dilatihkan dengan pembelajaran berbasis Creative Problem Solving. Creative Problem Solving adalah suatu model pembelajaran yang melakukan pemusatan pada pengajaran dan keterampilan pemecahan masalah yang diikuti dengan penguatan keterampilan, sehingga sesuai dengan materi daur ulang limbah. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan keefektifan LKPD yang dikembangkan. LKPD dikembangkan dengan desain penelitian 4-D yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate, namun tahap Disseminate tidak dilaksanakan. Sasaran penelitian dilakukan pada 20 peserta didik kelas X di SMA Negeri 16 Surabaya. Tahapan pembelajaran menggunakan LKPD CPS yaitu penemuan masalah (mess finding), penemuan fakta (fact finding), penemuan pokok persoalan (problem finding), penemuan gagasan (idea finding), penemuan pemecahan (solution finding), dan penemuan penerimaan (acceptance finding). Keterampilan berpikir kreatif yang dilatihkan dengan menggunakan LKPD berbasis CPS meliputi fluency, flexibility, originality, dan elaboration. Parameter dalam penelitian ini adalah keefektifan LKPD ditinjau dari ketuntasan hasil belajar, ketercapaian indikator berpikir kreatif, dan respon peserta didik. Analisis data secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan hasil belajar peserta didik ditinjau dari nilai post-test sebesar 90%, persentase ketercapaian indikator berpikir kreatif peserta didik sebesar 89,15%, dan hasil angket respon sebesar 97,5% dengan kategori sangat efektif. Kata kunci: Creative Problem Solving, Berpikir Kreatif, Daur Ulang Limbah.
The Development of Student Worksheet Based on Guided Inquiry for Transport Membrane Topic to Train Integrated Science Process Skills Kiki Eka Purwanti; Yuliani Yuliani
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n3.p356-365

Abstract

This research was aimed to produce a valid, practice, and effective student worksheet based on guided inquiry for transport membrane topic to train integrated science process skill. The development was reffered to 4D (define, design, develop, and disseminate) method without disseminate. The developed student worksheet was implemented to twenty 11th grade students of Senior High School Muhammadiyah 1 Taman. The observed method were validity method, observation of student worksheet implementation, test method, and questionaire method. Data was analyzed with qualitative and quantitative descriptive. The result of this research showed that the developed student worksheet was proved completely valid with validation score 3.87. The student worksheet practicality determined from the student worksheet implementation that gained the average of practicality score 87.67% with very practice category. The developed student worksheet was stated completely effective which determined from the achievement result of science process skill and student positive response. The achievement result of science process skill gained score 80.6% with an N-gain 0.60. Besides, the student positive response had score percentage 96%. Based on the result, it can be concluded that the student worksheet were valid, practice, effective and worthy to be used in the learning proccess. Keywords: Student worksheet, guided inquiry, integrated science process skill, transport membrane
Validitas Lembar Kegiatan Peserta Didik Berbasis Guided Inquiry pada Sub Materi Pencemaran Lingkungan untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas X SMA Putri Dwi Astuti; Winarsih Winarsih
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n3.p366-370

Abstract

Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran pada abad 21. LKPD berbasis Guided Inquiry merupakan media pembelajaran layaknya bahan ajar yang dipadukan dengan model pembelajaran guided inquiry yang dapat digunakan untuk mencapai keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKPD berbasis Guided Inquiry pada sub materi pencemaran lingkungan yang valid. LKPD berbasis Guided Inquiry sub materi pencemaran lingkungan ini memiliki banyak fitur-fitur yang membantu melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D yang terdiri dari define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), tanpa disseminate (penyebaran). Teknik pengambilan data dilakukan dengan metode validasi oleh dua Dosen Biologi bidang sub materi pencemaran lingkungan dan pakar pendidikan, serta satu guru Biologi SMA. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis Guided Inquiry pada sub materi pencemaran lingkungan memperoleh skor rata-rata 3,84 yang termasuk dalam kategori sangat valid. Kata Kunci: Validitas LKPD berbasis guided inquiry, berpikir kritis, pencemaran lingkungan