cover
Contact Name
Muji Sri Prastiwi
Contact Email
mujiprastiwi@unesa.ac.id
Phone
+6281803190335
Journal Mail Official
bioedu@unesa.ac.id
Editorial Address
Jurusan Biologi, FMIPA, Unesa. Gedung C3, Lt. 2. Kampus Unesa, Ketintang, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu)
ISSN : -     EISSN : 26859289     DOI : -
BioEdu merupakan Jurnal Online Program Studi S-1 Pendidikan Biologi yang diterbitkan oleh Jurusan Biologi Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Surabaya. BioEdu terbit tiga kali dalam setahun. BioEdu memuat artikel-artikel hasil penelitian di bidang kependidikan Biologi yang ditulis oleh para penulis dan peneliti dari Program Studi S1 Pendidikan Biologi
Articles 1,573 Documents
Pengembangan Instrumen Tes Miskonsepsi Menggunakan Four-Tier Test pada Materi Transpor Membran Ayu Lestari; Endang Susantini
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n3.p371-377

Abstract

Miskonsepsi merupakan seperangkat informasi yang tidak sesuai dengan fakta ilmiah yang harus diperbaiki agar konsep yang salah tidak berulang dan berlanjut pada materi berikutnya. Proses identifikasi miskonsepsi dilakukan menggunakan instrumen tes diagnostik, salah satunya menggunakan Four-Tier Test. Instrumen Four-Tier Test mampu mendeteksi adanya miskonsepsi pada peserta didik karena dapat membedakan antara miskonsepsi, paham konsep dan kurang paham konsep berdasar jawaban dan keyakinan peserta didik dalam menjawab. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan validitas dan reliabilitas instrumen tes miskonsepsi pada materi Transpor Membran, serta menemukan adanya miskonsepsi yang dialami peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan instrumen tes yang mengadaptasi dan memodifikasi model pengembangan instrumen menurut Treagust. Uji coba tes dilakukan pada 31 peserta didik kelas XI MIPA 2 SMAN 1 Gedangan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas dan koefisien reliabilitas instrumen tes sebesar 96% dan 0,63 sehingga dinyatakan sangat valid dan reliabel. Rata-rata persentase miskonsepsi peserta didik pada materi Transpor Membran sebesar 31%. Miskonsepsi tertinggi terjadi pada konsep perbedaan difusi dan osmosis sebesar 54%. Kata kunci : Miskonsepsi, Four-Tier Test, Transpor Membran.
Pengembangan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) Berbasis Guided Inquiry untuk Melatihkan Keterampilan Literasi Sains pada Materi Bakteri Kelas X SMA Sania Fitri Kusumaningsih; Guntur Trimulyono
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n3.p378-389

Abstract

Memiliki keterampilan literasi sains merupakan salah satu tuntutan dari penerapan kurikulum 2013. Maka, dalam proses pembelajaran perlu disertai penggunaan bahan ajar yang sesuai untuk melatihkan keterampilan literasi sains, salah satunya yaitu LKPD berbasis guided inquiry. Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah menghasilkan LKPD berbasis guided inquiry pada materi bakteri kelas X SMA, mendeskripsikan validitas LKPD berdasarkan validasi para ahli, mendeskripsikan kepraktisan LKPD berdasarkan keterlaksanaan LKPD, dan mendeskripsikan efektifitas LKPD berdasarkan hasil belajar dan respon peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dan mengacu pada model pengembangan 4D yang terdiri dari empat tahapan, yaitu define, design, develop, dan disseminate, namun tahap disseminate tidak dilaksanakan. Uji coba terbatas dilakukan pada 20 peserta didik kelas X IPA 1 SMA Negeri 18 Surabaya. Hasil validasi LKPD oleh para ahli memperoleh persentase 89,25% dengan kategori sangat valid. Hasil observasi keterlaksanaan LKPD memperoleh persentase aktivitas peserta didik sebesar 96% dengan kategori sangat baik. Hasil belajar memperoleh persentase ketuntasan kognitif sebesar 95%, ketuntasan indikator pembelajaran sebesar 91,76%, dan ketercapaian keterampilan literasi sains sebesar 89,10%. LKPD yang dikembangkan memperoleh respon positif peserta didik sebesar 98,21%. Berdasarkan data hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis guided inquiry untuk melatihkan keterampilan literasi sains pada materi bakteri layak berdasarkan validitas, kepraktisan, dan keefektifan LKPD. Kata Kunci: Lembar Kegiatan Peserta Didik, Guided Inquiry, Literasi Sains, Bakteri
Profil Miskonsepsi pada Submateri Struktur dan Fungsi Sel Menggunakan Four Tier Test Yeni Nur Afifah; Mahanani Tri Asri
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n3.p390-396

Abstract

Miskonsepsi adalah perbedaan konsep yang dimiliki siswa dengan konsep yang telah disepakati oleh para ahli. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) Mendeskripsikan profil miskonsepsi pada submateri struktur dan fungsi sel (2) Mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya miskonsepsi pada submateri struktur dan fungsi sel. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif menggunakan tes diagnostik Four tier test dan wawancara. Subjek penelitian ini yaitu 70 siswa kelas XI MIPA MAN 1 Mojokerto dan guru biologi. Dari keseluruhan data memberikan hasil bahwa nilai rata-rata miskonsepsi pada submateri struktur dan fungsi sel sebesar 48,6%, paham konsep sebesar 15,2% dan belum paham konsep sebesar 36,2%. Faktor penyebab miskonsepsi dapat dibedakan menjadi 6 faktor, yaitu pengetahuan siswa, guru, buku teks, media pembelajaran, cara mengajar dan konteks. Kata kunci: Miskonsepsi, Struktur dan fungsi sel, Four tier test
Validitas Pengembangan LKS Berbasis CTL pada Materi Ekosistem untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas X SMA Wahidatul Fitria Rosa; Endang Susantini
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n3.p397-405

Abstract

Karakteristik materi ekosistem bersifat kontekstual. Untuk memfasilitasi pembelajaran kontekstual, diperlukan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). LKS berbasis CTL memberi kesempatan siswa melakukan kegiatan berupa keterampilan proses dalam aspek kerja ilmiah. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan validitas LKS berbasis CTL pada materi ekosistem untuk melatih keterampilan proses sains. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan mengikuti model 4-D yaitu define, design, develop dan disseminate tanpa dilakukan tahap penyebaran. LKS yang dikembangkan diuji tingkat validitasnya oleh dua validator yaitu dua dosen jurusan Biologi Universitas Negeri Surabaya menggunakan lembar instrumen validasi. Beberapa kriteria yang diuji tingkat kelayakannya meliputi kriteria kelayakan isi, penyajian, dan bahasa. Berdasarkan uji validasi LKS yang dikembangkan dinyatakan sangat valid dengan pemerolehan nilai rata-rata sebesar 3,61. Kata Kunci: Validitas LKS, CTL, Keterampilan Proses Sains, Ekosistem.
Pengembangan Lembar Kegiatan Peserta Didik Berbasis Contextual Teaching and Learning pada Sub-Materi Interaksi antar Komponen Ekosistem Siska Nita Kusuma Ningrum; Winarsih Winarsih
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n3.p406-413

Abstract

Pengembangan LKPD berbasis Contextual Teaching and Learning pada sub materi Interaksi antar komponen ekosistem bertujuan untuk menghasilkan LKPD yang layak dipergunakan dalammpembelajaran biologi, melatihkan keterampilan berpikir kritis, dan mendeskripsikan kelayakan LKPD dilihat dari validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Pengembangan LKPD menggunakan model pengembangan Instruksional Fenrich yaitu analisis, perencanaan, perancangan, pengembangan, iimplementasi, serta evaluasiidannrevisi. Validitas LKPD diperoleh dari 2 dosen Biologi dan 1 guru Biologi. Kepraktisan LKPD ditinjau dari keterlaksanaan LKPD. Keefektifan LKPD ditinjau dari hasil belajar dan respon peserta didik. Penelitian ini menggunakan subjek uji coba terbatas pada 20 siswa SMA Negeri 12 Surabaya. Hasil penelitian ini yaitu kriteria interpretasi skor validitas LKPD sebesar 3,86 dengan kategoriiSangat valid. Kepraktisan LKPD memperoleh persentase keterlaksanaan pada pertemuan 1 sebesar 91,6% dan pertemuan 2 sebesar 98,3% termasuk kategori sangat praktis. Keefektifan ditinjau dari hasil belajar memperoleh hasil skor N-gain tes kognitif dengan rata-rata skor 1 dan tes ketercapaian indikator berpikir kritis dengan rata-rata skor 0,77 termasuk kategori Tinggi. Keefektifan juga ditinjau dari hasil respon peserta didik memperoleh persentase 98,05 % termasuk kategori sangat efektif. Penelitian ini menghasilkan LKPD berbasis Contextual Teaching and Learning pada sub materi Interaksi antar komponen ekosistem untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis yang layak digunakan dalam pembelajaran. Kata Kunci: LKPD, contextual teaching and learning, keterampilan berpikir kritis, interaksi antar komponen ekosistem.
Profil Miskonsepsi Materi Ekologi Menggunakan Four-Tier Test pada Peserta Didik Kelas X SMA Winda May Purwanti; Sunu Kuntjoro
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n3.p414-421

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan profil miskonsepsi dan mengetahui faktor penyebab terjadinya miskonsepsi peserta didik pada materi ekologi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan instrumen Four-Tier Test dan wawancara. Penelitian melibatkan 70 orang peserta didik kelas X IPA dari dua kelas di SMA Negeri 12 Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan profil miskonsepsi peserta didik pada materi ekologi yang terdiri dari konsep komunitas, sumber energi utama yang merupakan komponen abiotik, organisme autotrof dan heterotrof, pengaruh suhu terhadap persebaran organisme, aliran energi, rantai makanan, dampak pada suatu rantai makanan, jaring-jaring makanan, senyawa kimia yang mengalami daur biogeokimia, daur nitrogen, daur karbon, daur fosfor, niche, contoh niche pada suatu ekosistem, simbiosis, interaksi antarorganisme, serta kompetisi antar organisme yang paling banyak terjadi pada tingkatan organisasi makhluk hidup dengan persentase 23,07% peserta didik memahami konsep, 15,21% peserta didik tidak memahami konsep, dan 61,72% peserta didik miskonsepsi. Faktor penyebab miskonsepsi peserta didik meliputi peserta didik, buku ajar, media pembelajaran, guru, cara mengajar, dan konteks. Kata Kunci: Ekologi, Miskonsepsi, Four-Tier Test.
The Validity and Practicality of Student Worksheet Based on Guided Discovery to Practice Integrated Science Process Skills in Class XII Enzyme Submaterials Sausan Dina Abidah; Yuliani Yuliani
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n3.p422-432

Abstract

Science process skills are overall scientific skills that can be used to find a concept or theory. One method to train the learning process of students is through the guided discovery learning method. Guided discovery-based learning can be applied using student worksheet which is oriented towards scientific discovery activities. This study was designed to produce valid and practical student worksheet based on guided discovery to train integrated science process skills in Enzyme Sub materials. The study was conducted in October 2019 to March 2020 in the Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Science, State University of Surabaya. The type of this research is development research using the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). At the time of analysis, it is done by analyzing the curriculum, students, concepts, and assignments. The design stage is completed with designing the student worksheet which is adapted to the syntax of the guided discovery. Further development (including) development, review, and revision, as well as validation of the student worksheet. Later the evaluation (Evaluation) of the validation results will be analyzed and evaluated. Validity is the feasibility of student worksheet which is determined by three validators given by lecturers of materials, education teachers, and high school biology teachers. The validity of the student worksheet was reviewed in terms of content validity, presentation, language, the suitability of the guided discovery method, and integrated science process skills. The method used in this study is the questionnaire method, validation method, and readability test. The instruments used were validation sheets and readability test sheets. Data analysis in the form of descriptive qualitative. The results showed that the guided discovery student worksheet was declared empirically feasible for use in XII high school students, and was declared valid with an average score of validation results of 3.81 with a very valid category and can be used in the learning process. Keywords: student worksheet validity, guided discovery, integrated science process skills, enzyme.
Pengembangan Instrumen Tes Berbasis Literasi Sains untuk Memetakan Critical Thinking dan Practical Skills Siswa pada Materi Sistem Peredaran Darah Kelas XI SMA Dian Nur Khayati; Raharjo Raharjo
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n3.p433-442

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes berbasis literasi sains yang valid dan reliabel untuk memetakan critical thinking dan practical skills siswa. Prosedur dalam penelitian ini diadaptasi dari Seels & Glasgow (1998) yaitu ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yakni Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Analisis validitas teoritis tes dilakukan oleh pakar ahli dengan menggunakan lembar validasi. Validitas empiris instrumen tes dianalisis dengan menggunakan metode Korelasi Produk Momen Pearson dan analisis reliabilitas menggunakan metode Alfa Cronbach pada software SPSS (Statistical Package for Social Science) 20 untuk masing-masing jenis soal. Instrumen tes ini berisi 31 butir soal dengan 2 jenis soal yaitu soal objektif dan subjektif. Uji coba instrumen dilakukan pada 28 siswa kelas XI SMA. Hasil rata-rata dari validasi teoritis instrumen tes pada aspek materi, konstruksi, dan kebahasaan berturut-turut sebesar 96%, 98% dan 94% dengan rata-rata keseluruhan sebesar 96% yang berkategori sangat valid. Hasil validitas empiris instrumen tes dihasilkan 20 butir soal yang valid dengan nilai reliabilitas soal objektif dan subjektif masing-masing adalah 0.679 dan 0.725, sehingga kedua jenis soal mempunyai kategori reliabilitas tinggi. Hasil dari pengerjaan tes dapat diketahui nilai rata-rata kemampuan critical thinking siswa pada keseluruhan aspek sebesar 46.9 yang termasuk kategori rendah, sedangkan nilai rata-rata practical skills siswa pada keseluruhan aspek sebesar 65.00 sehingga termasuk kategori sedang. Kata Kunci: Instrumen tes berbasis literasi sains, validitas, reliabilitas, critical thinking, practical skills
Validitas Flipbook Interaktif pada Materi Sistem Pernapasan Manusia untuk Melatihkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI SMA Alvian Novita Damayanti; Raharjo Raharjo
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n3.p443-450

Abstract

Berpikir kritis merupakan dasar dari kemampuan 4C yang dikembangkan pada pembelajaran Abad-21 melalui Kurikulum 2013. Tetapi kemampuan berpikir kritis peserta didik di Indonesia masih tegolong rendah. Oleh sebab itu, guru harus berinovasi dalam pembelajaran untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa salah satunya dengan mengembangkan flipbook interaktif. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan flipbook interaktif pada materi sistem pernapasan manusia yang dapat melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas XI SMA berdasarkan kelayakan penyajian, isi, bahasa, penilaian interaktif dan berpikir kritis. Penelitian ini termasuk dalam penelitian pengembangan dengan model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate) tetapi hanya dilakukan sampai pada tahap develop (pengembangan). Tahap pengembangan dilaksanakan di Jurusan Biologi dan Laboratorium IsDB FMIPA Universitas Negeri Surabaya yang menghasilkan Flipbook Interaktif Materi Sistem Pernapasan Manusia dan divalidasi oleh dua validator yaitu dosen ahli pendidikan dan dosen ahli materi. Hasil penelitian menunjukkan nilai validasi atau kelayakan yang diperoleh dari dosen ahli berdasarkan aspek kelayakan isi, penyajian, kebahasaan, nilai interaktif dan berpikir kritis yang diambil modusnya dengan nilai 4 (sangat baik) kemudian dipresentasekan menunjukkan skor 100% dengan kategori sangat valid. Dengan demikian flipbook interaktif yang dikembangkan sangat layak untuk diujicobakan pada peserta didik dalam proses pembelajaran. Kata Kunci: Kemampuan berpikir kritis, validasi, flipbook interaktif, sistem pernapasan manusia
The Validity and Legibility of Digital Literacy-Based Reproductive System Flipbook to Improve The Critical Thinking Skills of Grade 11Th High School Students Puput Tri Utami; Nur Ducha
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v9n3.p451-457

Abstract

21st century education has an important role to equip students with how to process and use information critically. This can be realized by developing digital literacy-based learning media, one of them is flipbook. The development of the flipbook in this study was applied to reproductive system material because the basic competence of the material requires analysis of information from various sources. The aim of this study was to produce a valid flipbook of reproductive system which had an appropriate level of legibility. The study used Hannafin and Peck development model which consisted of the needs analysis, design, and development phases. The measured parameters included the validation and legibility level of the flipbook. Validation was done by education expert lecturer, reproductive system expert lecturer, and Biology teacher based on the appropriateness of content, presentation, language, and critical thinking components. while the level of legibility of the flipbook was measured using the Fry formulation by analyzed 100 words in each section. The results of the validation showed very valid categories in each component with the average percentage of the presentation was 87.5%, content eligibility 96.3%, linguistic 91.7% , and critical thinking 98.3%. The validation components got 93.5% average percentage with a very valid category. The level of legibility of the flipbook showed level 11 with the appropriate category for high school students. Based on the results of the study, the developed flipbook was declared to be very valid and had an appropriate level of legibility for high school students. Keywords: digital literacy-based, reproductive system, flipbook, critical thinking skills