cover
Contact Name
Muji Sri Prastiwi
Contact Email
mujiprastiwi@unesa.ac.id
Phone
+6281803190335
Journal Mail Official
bioedu@unesa.ac.id
Editorial Address
Jurusan Biologi, FMIPA, Unesa. Gedung C3, Lt. 2. Kampus Unesa, Ketintang, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu)
ISSN : -     EISSN : 26859289     DOI : -
BioEdu merupakan Jurnal Online Program Studi S-1 Pendidikan Biologi yang diterbitkan oleh Jurusan Biologi Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Surabaya. BioEdu terbit tiga kali dalam setahun. BioEdu memuat artikel-artikel hasil penelitian di bidang kependidikan Biologi yang ditulis oleh para penulis dan peneliti dari Program Studi S1 Pendidikan Biologi
Articles 1,573 Documents
Pengembangan LKPD Berbasis Learning Cycle 7E Materi Fungi untuk Melatihkan Keterampilan Proses Peserta Didik Kelas X SMA Oktavia, Heni Dwi; Puspitawati, Rinie Pratiwi
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan LKPD Berbasis Learning Cycle 7E (Elicit, Engage, Explore, Explain, Elaborate, Evaluate, dan Extend) yang digunakan untuk melatihkan keterampilan proses yang valid dan praktis. LKPD adalah media pendukung untuk memudahkan kegiatan pembelajaran yang memuat penjelasan, pertanyaan, petunjuk dan panduan dalam melaksanakan kegiatan pengamatan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Diseminate), tanpa tahap disseminate. Validitas LKPD diperoleh dari hasil validasi ahli yaitu ahli pendidikan dan ahli materi. Kepraktisan LKPD juga ditinjau dari satu respon guru sebagai praktisi dan respon dari sepuluh peserta didik kelas X SMAN 1 Waru berupa pengisian lembar respon. Teknik analisis data dilaksanakan secara deskripsi kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas LKPD diketahui skor rata-rata dari setiap komponen meliputi isi sebesar 3,5%, penyajian sebesar 3,75%, bahasa sebesar 3,6%, kesesuaian model Learning Cycle 7E sebesar 3,57% dan kesesuaian dengan keterampilan proses sebesar 3,64% sehingga LKPD dinyatakan kategori sangat valid dengan memperoleh persentase rata-rata keseluruhan sebesar 3,62%. LKPD juga menunjukkan kategori sangat praktis dengan memperoleh persentase rata-rata jawaban positif dari respon guru dan respon peserta didik secara berurutan dari setiap aspek meliputi penyajian sebesar 100% dan 95%, isi sebesar 100% dan 85,71%, bahasa sebesar 100% dan 100%, kesesuaian Learning Cycle 7E dengan keterampilan proses sebesar 100% dan 98,57% sehingga rata-rata persentase keseluruhan jawaban positif sebesar 100% dan 94,82%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis Learning Cycle 7E materi fungi untuk melatihkan keterampilan proses dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Kata Kunci: LKPD, Learning Cycle 7E, Fungi, Keterampilan Proses
MISCONCEPTION PROFILE ON PHOTOSYNTHESIS BY USING FOUR-TIER DIAGNOSTIC TEST ON TWELVE GRADE STUDENTS OF SENIOR HIGH SCHOOL Aristyasari, Nadya Eka; Yuliani, Yuliani
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Misconception is a concept that is incompatible with scientific understanding or with experts in the field. If misconceptions are not immediately resolved, they will continue to be stored in the students' memory, it will have a negative impact on concept acceptance and understanding of the next material because concepts in biology are interrelated. Photosynthetic sub-material is one of the materials in Biology where misconceptions are often found. This concept is a complex and abstract so that students have difficulty to understanding it. The purpose of this research is to describe the profile of students' misconceptions in the photosynthesis submission by using four-tier diagnostic test. This research is a descriptive evaluative research, was make four-tier diagnostic test instrument that is validated by two expert, testing questions, analyzing the results of the research by using category tables and criteria for the level of misconceptions, and make a conclusions. The subjects in this study were 60 students of class XII who had received photosynthesis material. The data obtained were analyzed using a table of students' conception criteria based on four-tier test. The results showed that the profile of students' misconceptions consisted of students who experienced misconceptions which was 45.5%, students who understood the concept was 28%, and students who did not understand the concepts was 26.5%. The criteria for the level of misconception among students were high misconception was 46.7%, moderate misconception was 29.8%, and low misconception was 23.5%. Keywords: profile, misconception, photosynthesis, four-tier diagnostic test.
KELAYAKAN BUKU PENGENALAN “KEANEKARAGAMAN PAKU-PAKUAN” SEBAGAI SUMBER BELAJAR Ummah, Latifatul; Wisanti, Wisanti
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber belajar adalah keseluruhan sumber yang dapat dipergunakan oleh siswa atau kelompok meliputi pengguna, alat, bahan, pesan teknik, dan tempat yang digunakan untuk memfasilitasi pembelajaran sehingga diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Pengembangan sumber belajar perlu dilakukan secara sistematik, efektif dan fungsional. Tujuan penelitian pengembangan ini yaitu menghasilkan buku pengenalan “keanekaragaman paku-pakuan” yang layak sebagai sumber belajar. Penelitian yang dilakukan menggunakan acuan dari model pengembangan intruksional Fenrich dengan enam tahapan yang meliputi: tahap analisis, perencanaan, perancangan, pengembangan, implementasi dan tahap evaluasi serta dilakukan revisi pada setiap tahapan. Instrumen berupa lembar validasi dan angket respons guru. Penentuan kelayakan teoritis buku mengacu pada hasil validasi dan kelayakan empiris ditinjau berdasarkan hasil respons guru yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Analisis didapat dari penilaian validasi yang dilakukan oleh dua orang ahli taksonomi dan satu orang ahli pendidikan. Validasi terdiri dari 13 pertanyaan dengan tiga aspek penilaian yang meliputi: penyajian buku, bahasa, dan isi buku. Hasil penelitian menunjukkan kelayakan teoretis buku sebesar 91,67% dengan interpretasi sangat layak. Kelayakan empiris berdasarkan respons positif tentang penyajian, bahasa, dan isi buku diberikan oleh enam guru biologi, yakni sebesar 98,48%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa secara empiris buku yang dikembangkan termasuk kategori sangat layak. Kata Kunci: Buku, Sumber belajar, dan Keanekaragaman Paku-pakuan
PROFILE OF MISCONCEPTION ON GENETIC SUBSTANCE TOPIC ON STUDENT GRADE XII WITH FOUR-TIER DIAGNOSTIC TEST Syamsiar, Ais Agustining; Raharjo, Raharjo
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the obstacles that occur in the learning process is a misconception, inappropriate understanding of concepts. The misconceptions experienced by each student in one class can be different from one another and are caused by various causes. This study aims to describe the profile of misconceptions experienced by students and the causes of misconceptions in students. This research is descriptive quantitative. The research stage began with the making of a diagnostic test instrument (Four-Tier diagnostic test) which was then validated by a material and education expert. Then, the instrument was tested on grade XII student to collect the data. The data were analyzed descriptively. The target of this research was students of MAN 2 Gresik with a total of 60 students. The results showed the profile of students' misconceptions on Genetic Substance material consisting of the concepts of RNA, DNA, chromosomes, DNA & chromosome gene relationships, protein synthesis, and DNA replication with the category of understanding the concept amounted to 6.1%, 39.9% understand some concepts, 41.8% students experience misconceptions, and 12.2% do not understand concepts. The factors that cause misconceptions consist of students, textbooks, learning media, and teaching methods. Further studies of the development and implementation of digital-based learning media on genetic substance material, should be done near the future to reduce student misconceptions. Keywords: genetic substance, misconceptions, four-tier diagnostic test
VALIDITAS E-LKPD “EKOSISTEM” BERBASIS SAINTIFIK UNTUK MELATIH KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X SMA Ariq, Muhamad Iqbal; Fitrihidajati, Herlina
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berpikir kritis diperlukan untuk menghadapi tantangan di abad ke-21.Oleh karena itu perlu dilatihkan kepada peserta didik. Keterampilan Berpikir kritis memiliki enam aspek yakni interpretasi, analisis, inferensi, evaluasi, eksplanasi, regulasi diri. Sesuai dengan tuntutan Kurikulum 2013 berbasis Saintifik maka jika dipadukan akan memberikan hasil yang baik karena pada dasarnya ada korelasi. Keterampilan ini harus dimiliki oleh peserta didik ketika memecahkan permasalahan dalam materi Ekosistem. Untuk mempermudahnya maka perlu dikembangkan media berupa Elektronik Lembar Kegiatan Peserta Didik (E LKPD). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan E-LKPD yang layak berdasarkan hasil validasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model 4-D, yaitu pendefinisian, desain, dan pengembangan tanpa diseminasi. Parameter yang diukur meliputi komponen kelayakan penyajian, komponen isi, komponen bahasa. Validasi dilakukan oleh ahli pendidikan, ahli materi dan guru biologi. Teknis analisis data secara deskriptif kuantitatif. Bedasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD yang telah dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran berdasarkan hasil validasi dengan skor 3,62 kriteria sangat valid. Kata Kunci: validitas, saintifik, E-LKPD, keterampilan berpikir kritis.
PENGEMBANGAN e-LKPD BERBASIS LITERASI SAINS UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MATERI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN Zahroh, Dwi Aulia; Yuliani, Yuliani
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan abad 21 memiliki tuntutan bahwa peserta didik diharapkan dapat menguasai keterampilan 4C (critical thinking, collaborative, creativity, communication) sebagai indikator pembelajaran yang dapat dicapai melalui pengembangan lembar kerja peserta didik elektronik (e-LKPD) berbasis literasi sains yang memuat kompetensi literasi sains dan diintegrasikan dengan indikator keterampilan berpikir kritis untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Materi biologi yang berpotensi sebagai pembelajaran berbasis literasi sains karena sangat berkaitan dengan kehidupan nyata yaitu pertumbuhan dan perkembangan. Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan e-LKPD berbasis literasi sains yang valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis. Pengembangan e-LKPD menggunakan model 4D (define, design, development, disseminate) tanpa tahap disseminate. Validitas e-LKPD diperoleh dari hasil validasi pakar, kepraktisan e-LKPD diperoleh dari hasil pengamatan keterlaksanaan e-LKPD, keefektifan e-LKPD diperoleh dari hasil belajar dan respon peserta didik. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Uji coba e-LKPD secara terbatas pada 20 peserta didik kelas XII MIPA 1 SMAN 1 Tarik Sidoarjo. Metode pengumpulan data meliputi metode validasi, observasi, tes, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi e-LKPD yang dikembangkan memperoleh rerata persentase 98,38% (sangat valid), kepraktisan e-LKPD memperoleh rerata persentase 97,65% (sangat praktis), keefektifan e-LKPD diperoleh dari ketuntasan hasil belajar kognitif sebesar 100% (sangat baik), rerata persentase hasil belajar indikator keterampilan berpikir kritis sebesar 90% (sangat baik), respon peserta didik memperoleh rerata persentase 94% (efektif). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka e-LKPD berbasis literasi sains untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi pertumbuhan dan perkembangan yang dikembangkan telah dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk diterapkan pada proses pembelajaran. Kata Kunci: lembar kerja peserta didik elektronik (e-LKPD), literasi sains, keterampilan berpikir kritis, pertumbuhan dan perkembangan.
VALIDITAS MODUL BERBASIS DISCOVERY LEARNING UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN LITERASI SAINS PADA MATERI VIRUS KELAS X SMA Aprillia, Isna Nadia; Asri, Mahanani Tri
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi sains mempunyai peranan penting untuk menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dalam menghadapi permasalahan pada masa globalisasi, seperti kemampuan dalam mencari solusi untuk memecahkan suatu masalah serta kemampuan dalam menentukan sebuah keputusan. Salah satu upaya untuk melatihkan literasi sains tersebut dapat dilakukan dengan penggunaan bahan ajar mandiri dengan model belajar yang menunjang, salah satunya merupakan modul berbasis discovery learning untuk materi virus. Materi virus memiliki kompetensi yang menuntut peserta didik untuk menganalisis dan menuntaskan permasalahan sehari-hari yang sesuai dengan konsep literasi sains. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan dan mendeskripsikan validitas modul virus untuk melatihkan keterampilan literasi sains. Penelitian pengembangan ini menggunakan model 4D dengan tahapan define, design, develop, dan disseminate, namun tahapan disseminate tidak dilaksanakan. Teknik pengambilan data dilakukan melalui validasi oleh ahli pendidikan dan ahli materi. Hasil validasi dari modul yang dikembangkan memiliki nilai sebesar 87.5% pada aspek kelayakan penyajian, 91.67% pada aspek kelayakan isi, 93.75% pada aspek kelayakan Bahasa, 97.91% pada aspek kesesuaian dengan model pembelajaran discovery learning, dan 96.8% pada aspek modul dalam melatihkan literasi sains pada peserta didik. Rata-rata nilai validitas tersebut yaitu sebesar 93.54% dengan kategori sangat valid, dengan begitu modul yang dikembangkan dinyatakan sangat valid untuk digunakan.
PROFIL DAN VALIDITAS LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK – ELEKTRONIK (E-LKPD) BERBASIS BIOENTREPRENEURSHIP UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN BERWIRAUSAHA DALAM ERA INDUSTRI 4.0 Damayanti, Jihan; Ratnasari, Evie
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan IPTEK yang semakin pesat menuntun dunia global memasuki Era Industri 4.0. Hal tersebut tentu berdampak pada aspek pendidikan. Dibutuhkan pendidikan berbasis TIK dan kewirausahaan dalam merespon Era Industri 4.0 ini agar dihasilkan generasi yang mampu bersaing dalam menghadapi berbagai tantangan di dunia global. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-LKPD berbasis bioentrepreneurship pada materi bioteknologi untuk melatihkan keterampilan berwirausaha peserta didik dalam Era Industri 4.0 melalui sintaks PjBL yang layak secara teoretis ditinjau dari aspek penyajian, isi, dan bahasa melalui validasi oleh para ahli. Dengan menggunakan model pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, dan Disseminate) tanpa tahap disseminate, perancangan e-LKPD dilakukan pada tahap design dan validasi dilakukan pada tahap develop. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. e-LKPD berbasis bioentrepreneurship pada materi bioteknologi telah berhasil dikembangkan dengan memuat integrasi sintaks Project Based Learning (PjBL) di dalamnya. Berdasarkan hasil validasi, e-LKPD memeroleh persentase validitas sebesar 100% dengan kategori sangat valid pada aspek penyajian, 96.5% dengan kategori sangat valid pada aspek isi, 100% dengan kategori sangat valid pada aspek kebahasaan, sehingga diperoleh persentase validitas keseluruhan aspek sebesar 98.8% dengan kategori sangat valid. Hasil tersebut menunjukkan bahwa e-LKPD berbasis bioentrepreneurship untuk melatihkan keterampilan berwirausaha dalam Era Industri 4.0 dinyatakan layak secara teoretis dengan kategori sangat valid dan dapat ditindaklanjuti untuk diujicobakan secara terbatas guna mengetahui validitas empiris yang dikembangkan. Kata Kunci: profil, validitas, e-LKPD, bioentrepreneurship, Era Industri 4.0.
IMPLEMENTATION OF E-LKPD VIRUS MATERIAL BASED ON KNOW-LEARNED (K-L) STRATEGY TO TRAIN STUDENT METACOGNITIVE SKILLS Rahmadani, Desi Lia Nur; Susantini, Endang
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid19 pandemic that emerged in 2020 caused learning to be carried out online, including in learning virus material. Virus material has abstract characteristics so it is difficult for students, proven by the average national exam in 2019, the result of virus material concept of 54.2 which is still below the minimum standard. Low learning outcomes can be overcome by metacognitive strategies. One type is Know-Learned. K-L that can be integrated into E-LKPD to help students achieve learning objectives. Based on these problems, research is needed on the application of E-LKPD using K-L metacognitive strategies on virus material during online learning. The research aims to describe the practicality and effectiveness of K-L E-LKPD using One-Group Pretest-Posttest Design. The research was conducted at SMAN 2 Mejayan on 26 students of X MIA 1 online. The results of the study the activities of students were 100% very practical category and the positive response of students was 92.1% belong to a very practical category. Learning outcomes based on the N-Gain score of 0.9 classified into a very high category, the completeness indicator items is 86.5% and the item sensitivity is 0.7. The results of the students' metacognitive skills were 3.375 very good categories based on four indicators namely: ability to determine initial and final knowledge; determine the level of confidence; comparing initial and final knowledge; and determine the score. These results conclude that the application of K-L E-LKPD on virus material is practical and effective in training students' metacognitive skills. Keywords: E-LKPD, virus, metacognitive Know-Learned, online learning
DETERMINANT FACTORS OF GENETIC MISCONCEPTION AT 12th GRADE SENIOR HIGH SCHOOL STUDENT IN SAMPANG Nufus, Hayatin; Prastiwi, Muji Sri
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Twelfth grade senior high school students potentially have misconceptions in genetic material. The characteristics of genetic material are difficult to sense and complex, difficult to understand, and have the potential to cause misconceptions. Misconceptions can be caused by student factors, textbooks, contexts, teachers, and learning methods. This study aims to describe the categories of genetic misconceptions in students, to determine the determinant factors that cause the students' genetic misconceptions, and to give solutions in reducing or preventing the genetic misconceptions in students. The research used a mixed-method with sequential explanatory with multiple linear regression analysis on 58 samples of 12th-grade high school students in Sampang. The results of this study were categorization of students' genetic misconceptions percentage from low: moderate: high misconception, were 27.59%: 41.38%: 31.03%. Based on the high and medium categorization of students who have genetic misconceptions, 17.9% of the misconceptions were caused by student factors and learning methods. Student factor (X1) has a significant positive effect on students' genetic misconceptions (Y) with the t value of 2.590. The contribution of students and learning methods to student misconceptions can be written with the equation Misconception = 51.285 + 0.268 Student - 0.256M.Learning. The solution to minimize students' genetic misconceptions is through clinical learning by conducting a misconception test and continued with the 5e learning cycle model learning such as engagement, exploration, explanation, elaboration, and evaluation. The implication of this study is teacher can strategize minimizing student factor in genetic misconception, such as through learning activity in the class. Keyword: determinant factor, misconception, student’s factor, learning method factor, 5e learning

Page 61 of 158 | Total Record : 1573