cover
Contact Name
Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Contact Email
prodipbsi22@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
prodipbsi22@gmail.com
Editorial Address
Jl. Veteran No. 15 KM 2 Kompleks Perikanan, Kotabaru Kalimantan Selatan, Indonesia
Location
Kab. kotabaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
SEMIORA: Jurnal Bahasa, Semiotika, dan Budaya
ISSN : 31639062     EISSN : 31639054     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Bahasa, Semiotika, dan Budaya merupakan jurnal ilmiah yang ditelaah sejawat (peer-reviewed) yang mempublikasikan artikel penelitian, kajian pustaka, dan artikel konseptual di bidang linguistik, semiotika, dan studi budaya. Jurnal ini bertujuan menjadi wadah akademik bagi mahasiswa, peneliti, akademisi, dan praktisi untuk mendiseminasikan gagasan ilmiah serta mendorong pengembangan kajian humaniora interdisipliner. Ruang lingkup jurnal mencakup, namun tidak terbatas pada, linguistik, semiotika, komunikasi simbolik, sastra, kajian budaya, tradisi lisan, etnolinguistik, antropologi linguistik, filsafat bahasa, media dan komunikasi, serta bidang interdisipliner lainnya yang relevan.
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DI SDN GENDANG TIMBURU Darman Salim; Rapiah; Siti Romlah; Asniah
SEMIORA: Jurnal Bahasa, Semiotika, dan Budaya Vol 1 No 1 (2026): SEMIORA: Jurnal Bahasa, Semiotika, dan Budaya
Publisher : LPPM STKIP Paris Barantai Kotabaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan teknologi informasi di SDN Gendang Timburu berdasarkan aspek penggunaan perangkat teknologi, pemanfaatan dalam pembelajaran, pemanfaatan dalam administrasi sekolah, serta intensitas penggunaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert, observasi, dan dokumentasi terhadap guru dan tenaga kependidikan. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif berupa persentase dan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemanfaatan teknologi informasi di SDN Gendang Timburu berada pada kategori tinggi dengan rata-rata persentase 73%. Pemanfaatan teknologi paling tinggi terdapat pada aspek pembelajaran, sedangkan intensitas penggunaan menjadi aspek terendah. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi informasi telah mulai diimplementasikan dalam kegiatan pendidikan, namun masih perlu peningkatan dalam konsistensi penggunaan dan kompetensi digital guru.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SD NEGERI 3 SENGAYAM Jumirawati; Eka lasonia,; Mirna; Anjarwati
SEMIORA: Jurnal Bahasa, Semiotika, dan Budaya Vol 1 No 1 (2026): SEMIORA: Jurnal Bahasa, Semiotika, dan Budaya
Publisher : LPPM STKIP Paris Barantai Kotabaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan teknologi pendidikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di SD Negeri 3 Sengayam. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, serta berbagai dokumen pendukung pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi pendidikan telah dimanfaatkan melalui penggunaan komputer, laptop, proyektor, internet, video pembelajaran, dan berbagai media digital dalam proses pembelajaran. Pemanfaatan teknologi tersebut mampu meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan peserta didik, pemahaman materi, serta hasil belajar. Selain mendukung kegiatan pembelajaran, teknologi juga membantu efektivitas administrasi sekolah dan komunikasi antara sekolah dengan orang tua peserta didik. Meskipun demikian, implementasi teknologi pendidikan masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan sarana dan prasarana, akses internet yang belum optimal, serta kompetensi digital guru yang masih perlu ditingkatkan. Untuk mengatasi berbagai kendala tersebut, diperlukan penguatan infrastruktur teknologi, peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan, serta pengembangan budaya literasi digital di lingkungan sekolah. Dengan pengelolaan yang tepat, teknologi pendidikan dapat menjadi sarana strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan mendukung pengembangan kompetensi peserta didik sesuai tuntutan pendidikan abad ke-21.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN Ardiansyah; Maulid Akbar; Rahman
SEMIORA: Jurnal Bahasa, Semiotika, dan Budaya Vol 1 No 1 (2026): SEMIORA: Jurnal Bahasa, Semiotika, dan Budaya
Publisher : LPPM STKIP Paris Barantai Kotabaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi informasi yang memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) guna mendukung proses pembelajaran yang lebih interaktif, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan di era transformasi digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Research and Development (R&D) yang mengacu pada model ADDIE, meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Tahap analisis dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran, dilanjutkan dengan perancangan media, pengembangan produk, implementasi pada proses pembelajaran, serta evaluasi melalui observasi, angket respons pengguna, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memiliki kualitas yang baik dari aspek isi, tampilan, teknis, dan pembelajaran. Media dinilai valid, praktis, mudah digunakan, serta mampu meningkatkan interaksi dan kemandirian belajar peserta didik. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi berbasis AI berpotensi mendukung inovasi pembelajaran di perguruan tinggi maupun sekolah dengan menyediakan pengalaman belajar yang lebih personal dan adaptif. Dengan demikian, media yang dikembangkan layak digunakan sebagai alternatif pendukung pembelajaran berbasis teknologi di era digital.
RELASI KEKUASAAN DALAM TUTURAN MASYARAKAT DESA Herry Susanta; Rahmayanti
SEMIORA: Jurnal Bahasa, Semiotika, dan Budaya Vol 1 No 1 (2026): SEMIORA: Jurnal Bahasa, Semiotika, dan Budaya
Publisher : LPPM STKIP Paris Barantai Kotabaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk relasi kekuasaan dalam tuturan masyarakat desa pada forum musyawarah desa serta mengungkap strategi wacana yang digunakan masyarakat dalam membangun, mempertahankan, dan menegosiasikan kepentingan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa tuturan lisan masyarakat yang diperoleh melalui observasi partisipatif, perekaman, transkripsi, dan dokumentasi selama pelaksanaan musyawarah desa di Desa Manunggal Baru, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Analisis data menggunakan model Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough yang meliputi dimensi teks, praktik wacana, dan praktik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi kekuasaan dalam musyawarah desa direpresentasikan melalui pilihan leksikal, modalitas, bentuk kesantunan, dan strategi argumentasi yang digunakan peserta musyawarah. Tuturan masyarakat didominasi oleh bentuk usulan, persetujuan, kritik, penolakan, dan argumentasi yang disampaikan secara tidak langsung sebagai bentuk mitigasi untuk menjaga keharmonisan hubungan sosial. Praktik wacana menunjukkan bahwa pemerintah desa memiliki posisi dominan dalam mengarahkan jalannya diskusi, sementara masyarakat menggunakan strategi bahasa yang santun untuk memperoleh legitimasi terhadap usulan yang disampaikan. Pada dimensi praktik sosial, penggunaan bahasa dipengaruhi oleh nilai budaya lokal yang menjunjung tinggi musyawarah, gotong royong, penghormatan kepada tokoh masyarakat, dan pencapaian mufakat. Penelitian ini menunjukkan bahwa bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi media reproduksi, negosiasi, dan representasi relasi kekuasaan dalam praktik demokrasi partisipatif di tingkat desa.
FUNGSI DAN MAKNA MANTRA PENGOBATAN BELIAN DALAM TRADISI LISAN MASYARAKAT DAYAK PASER Irma Damayanti
SEMIORA: Jurnal Bahasa, Semiotika, dan Budaya Vol 1 No 1 (2026): SEMIORA: Jurnal Bahasa, Semiotika, dan Budaya
Publisher : LPPM STKIP Paris Barantai Kotabaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi dan menginterpretasikan makna mantra pengobatan Belian dalam tradisi lisan masyarakat Dayak Paser di Desa Pondok Labu, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan perspektif semiotika. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan pencatatan terhadap pelaksanaan ritual Belian yang masih dipraktikkan oleh masyarakat setempat. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña serta pendekatan semiotika Riffaterre melalui pembacaan heuristik dan hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mantra pengobatan Belian memiliki enam fungsi utama, yaitu fungsi penyembuhan, perlindungan, religius-spiritual, psikologis, sosial, dan pelestarian budaya. Selain itu, mantra juga mengandung makna simbolik yang berkaitan dengan alam, kosmologi, penyembuhan spiritual, perlindungan tubuh, kekuatan bunyi, serta relasi manusia dan alam. Simbol-simbol dalam mantra menunjukkan bahwa masyarakat Dayak Paser memiliki sistem pengetahuan lokal yang kompleks dan terintegrasi dalam praktik budaya. Mantra Belian tidak hanya berfungsi sebagai media pengobatan tradisional, tetapi juga sebagai representasi identitas budaya dan sistem kepercayaan masyarakat.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI INFORMASI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DI SDN 1 LABUAN MAS Ria Muliana; Irmawati; Meli Amalia
SEMIORA: Jurnal Bahasa, Semiotika, dan Budaya Vol 1 No 1 (2026): SEMIORA: Jurnal Bahasa, Semiotika, dan Budaya
Publisher : LPPM STKIP Paris Barantai Kotabaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi teknologi informasi sebagai media pembelajaran di SDN 1 Labuan Mas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi teknologi informasi di SDN 1 Labuan Mas telah dilakukan melalui pemanfaatan perangkat seperti laptop, LCD proyektor, smartphone, serta aplikasi pembelajaran seperti PowerPoint, video YouTube, dan WhatsApp. Penggunaan teknologi informasi mampu meningkatkan interaktivitas pembelajaran, motivasi belajar, serta pemahaman peserta didik. Namun demikian, implementasi masih menghadapi beberapa kendala seperti keterbatasan fasilitas, jaringan internet yang belum stabil, serta kemampuan guru yang belum merata dalam penggunaan teknologi. Sekolah telah melakukan berbagai upaya seperti pelatihan guru dan optimalisasi media pembelajaran untuk mengatasi hambatan tersebut. Secara keseluruhan, implementasi teknologi informasi memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran di sekolah dasar
PENGGUNAAN MIND MAPPING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS NARASI SISWA KELAS VIII F SMP NEGERI 1 KOTABARU Desi Arini; Tari Azratul Fitria
SEMIORA: Jurnal Bahasa, Semiotika, dan Budaya Vol 1 No 1 (2026): SEMIORA: Jurnal Bahasa, Semiotika, dan Budaya
Publisher : LPPM STKIP Paris Barantai Kotabaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh metode Mind Mapping terhadap kemampuan menulis teks narasi siswa kelas VIII F SMP Negeri 1 Kotabaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) melalui desain One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes menulis teks narasi sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) perlakuan. Penilaian meliputi aspek isi, organisasi, kosakata, penggunaan bahasa, dan mekanik penulisan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai siswa meningkat dari 66,50 pada pretest menjadi 83,63 pada posttest. Uji paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis yang signifikan. Metode Mind Mapping terbukti efektif membantu siswa mengembangkan ide, menyusun alur cerita secara sistematis, serta meningkatkan kualitas tulisan narasi.

Page 2 of 2 | Total Record : 17