cover
Contact Name
Awaluddin
Contact Email
awaluddin011085@gmail.com
Phone
+6285242824202
Journal Mail Official
ijophya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Toddopuli XXII Blok 35 No.19 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
IJOPHYA
ISSN : -     EISSN : 27764516     DOI : 10.59734/ijpa
Core Subject :
The Indonesian Journal of Physical Activity (IJOPHYA) publishes scientific articles focusing on physical education, physical activity, sport coaching, sports science, sports pedagogy, sports biomechanics, sports tourism, and traditional sports and games. The journal welcomes empirical research, theoretical studies, and innovative practices that contribute to the development of physical education, sports, and physical activity.
Arjuna Subject : -
Articles 127 Documents
Hubungan Kebugaran Jasmani Dengan Konsentrasi Belajar Permainan Bola Kecil Pada Siswa Kelas III SDN 46 Banda Aceh Asma Asma; Syarfuni; Didi Yudhi Pranata
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 6 No. 2 (2026): Fortchoming Issue
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v6i2.189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebugaran jasmani dengan konsentrasi belajar permainan bola kecil (kasti) pada siswa kelas III SD Negeri 46 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SD Negeri 46 Banda Aceh yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kebugaran jasmani yang meliputi lari 40 meter, sit-up, push-up, loncat tegak, dan lari 100 meter. Sementara itu, data konsentrasi belajar diperoleh melalui angket dan lembar observasi guru pada saat pembelajaran permainan bola kecil (kasti). Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kebugaran jasmani dengan konsentrasi belajar permainan bola kecil pada siswa kelas III SD Negeri 46 Banda Aceh. Hal ini dibuktikan dari hasil uji korelasi yang menunjukkan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. Hubungan yang diperoleh bersifat positif, yang berarti semakin baik tingkat kebugaran jasmani siswa, maka semakin tinggi pula tingkat konsentrasi belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran permainan bola kecil (kasti). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kebugaran jasmani memiliki peranan penting dalam meningkatkan konsentrasi belajar siswa. Oleh karena itu, guru dan sekolah diharapkan dapat meningkatkan kegiatan olahraga dan aktivitas fisik siswa secara rutin.
Hubungan Aktivitas Fisik Pola Makan dan Literasi Kesehatan Terhadap Fungsi Kognitif Usia Dewasa Nurul Ichsania; Nurussyariah
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 6 No. 2 (2026): Fortchoming Issue
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v6i2.195

Abstract

Cognitive function is an essential component of overall health that influences productivity, decision-making, memory, and quality of life during adulthood. Modifiable lifestyle factors, including physical activity, dietary patterns, and health literacy, are believed to play important roles in maintaining cognitive function. This study aimed to examine the relationship between physical activity, dietary patterns, and health literacy and cognitive function among adult women attending Femme Fit Fitness Center. An analytical observational study with a cross-sectional design was conducted involving 35 adult women selected through purposive sampling. Physical activity was assessed using the International Physical Activity Questionnaire-Short Form (IPAQ-SF), dietary patterns were evaluated using a Food Frequency Questionnaire (FFQ), health literacy was measured using the Health Literacy Survey Questionnaire (HLS-EU-Q16), and cognitive function was assessed using the Montreal Cognitive Assessment Indonesian Version (MoCA-Ina). Data were analyzed using the Chi-square test with a significance level of p<0.05. The results showed significant associations between physical activity (p=0.015), dietary patterns (p=0.031), health literacy (p=0.023), and cognitive function. Participants with higher physical activity levels, healthier dietary patterns, and better health literacy tended to demonstrate better cognitive function. These findings suggest that promoting healthy lifestyles and improving health literacy may contribute to maintaining cognitive health among adult women.
Aktivitas Fisik Dan Neuro-Longevity: Pendekatan Gizi Dan Promosi Kesehatan Untuk Healthspan Nurussyariah; Nurul Ichsania
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 6 No. 2 (2026): Fortchoming Issue
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v6i2.196

Abstract

Neuro-longevity has emerged as an important concept in promoting brain health and extending healthspan through healthy lifestyle behaviors. Physical activity, adequate nutrition, and health promotion are recognized as key factors that support cognitive function and long-term neurological well-being. This study aimed to analyze the relationship between physical activity, nutritional status, and healthspan literacy with neuro-longevity among basketball athletes. An analytical observational study with a cross-sectional design was conducted involving 46 male and female athletes from the Old School and Flying Wheel basketball clubs, ranging from U-16 to general age categories. Data were collected using non-laboratory methods through the International Physical Activity Questionnaire-Short Form (IPAQ-SF), Semi Quantitative - Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), and a healthspan literacy questionnaire. Neuro-longevity was assessed using a cognitive health and healthy lifestyle questionnaire. Data were analyzed using the Chi-square test with a significance level of p<0.05. The results showed significant associations between physical activity (p=0.001), nutritional quality (p=0.001), healthspan literacy (p=0.002), and neuro-longevity. Athletes with higher physical activity levels, better nutritional quality, and higher healthspan literacy demonstrated more optimal neuro-longevity. These findings highlight the importance of integrating physical activity, nutrition, and health promotion to support brain health and enhance healthspan.
Pengaruh Latihan Kelincahan Dan Kecepatan Terhadap Peningkatan Kepampuan Dribbling Pada Ekstrakulikuler Pemain Futsal SDN Siem Aceh Besar Martin Sanusi; Zikrur Rahmat; Didi Yudha Pranata
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 6 No. 2 (2026): Fortchoming Issue
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v6i2.211

Abstract

Kemampuan dribbling merupakan teknik dasar yang sangat penting dalam permainan futsal dan dipengaruhi oleh kondisi fisik, terutama kelincahan dan kecepatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pengaruh latihan kelincahan dan latihan kecepatan terhadap peningkatan kemampuan dribbling peserta ekstrakurikuler futsal SDN Siem Aceh Besar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan rancangan pretest-posttest two-group design. Sampel penelitian terdiri atas 20 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok latihan kelincahan dan kelompok latihan kecepatan, masing-masing berjumlah 10 siswa. Perlakuan diberikan selama 16 kali pertemuan, sedangkan kemampuan dribbling diukur melalui tes pretest dan posttest. Analisis data menggunakan Mann–Whitney U Test pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata peningkatan kemampuan dribbling pada kelompok latihan kelincahan sebesar 6,386, sedangkan pada kelompok latihan kecepatan sebesar 0,920. Hasil uji Mann–Whitney menunjukkan bahwa kelompok latihan kelincahan memperoleh mean rank sebesar 14,90, sedangkan kelompok latihan kecepatan sebesar 6,10, dengan nilai U = 6,000, Z = −3,326, dan Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,001 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara peningkatan kemampuan dribbling kedua kelompok. Dengan demikian, latihan kelincahan lebih efektif dibandingkan latihan kecepatan dalam meningkatkan kemampuan dribbling peserta ekstrakurikuler futsal SDN Siem Aceh Besar.
Peningkatan Kompetensi Pedagogik Mahasiswa Melalui Penerapan Metode Peer Teaching Dalam Mata Kuliah Microteaching Muhammad Faisal Lutfi Amri Amri; Nur Sakinah Aries; A. Nurmutmainnah
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 6 No. 2 (2026): Fortchoming Issue
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v6i2.215

Abstract

This study aimed to examine the effectiveness of the peer teaching method in enhancing the pedagogical competence of pre-service teachers enrolled in the Microteaching course in the Physical Education Study Program at Universitas Negeri Gorontalo. The study employed a Classroom Action Research (CAR) design implemented in two cycles, consisting of the stages of planning, action, observation, and reflection. The participants were 22 undergraduate students taking the Microteaching course during the 2025/2026 academic year. Data were collected through classroom observations and assessments of students' pedagogical competence using structured evaluation rubrics developed based on teaching competency indicators. The findings indicated that the implementation of the peer teaching method significantly improved students' pedagogical competence. The percentage of students who achieved the minimum mastery criterion (≥80) increased from 36.4% in Cycle I to 81.8% in Cycle II. During the first cycle, most students did not meet the expected competency standards, as only 36.4% achieved scores above the established mastery criterion. This outcome was primarily attributed to students' limited ability to apply fundamental teaching skills effectively. Following instructional improvements and a more systematic implementation of the peer teaching method in the second cycle, students demonstrated substantial progress in classroom participation, active engagement, self-confidence, and their ability to design and implement instructional activities. Consequently, the proportion of students who achieved the predetermined mastery criterion increased considerably, while the number of students who failed to meet the expected standard declined. These findings suggest that the peer teaching method is an effective instructional strategy for developing the pedagogical competence of pre-service physical education teachers. Therefore, this approach can be considered an innovative learning strategy for improving the quality of Microteaching instruction and preparing future teachers who are professionally competent, reflective, and capable of meeting the challenges of 21st-century education.
Volleyball Game Learning Through A Modification Approach For Grade X Students Of Mas Bustanul Ulum Guppi Tebing Tinggi City In The 2025/2026 Academic Year I Gede Angga Andika; I Wayan Repiyasa; Wahono; Petrus Waruwu; Hariyo Sufian; Yusizulfadly; Rahmat Rizki Nasution; Selsius Sepitorius Kalvin Halawa
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 6 No. 2 (2026): Fortchoming Issue
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v6i2.228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran permainan bola voli dengan pendekatan modifikasi pada siswa/siswi kelas X MAS Bustanul Ulum GUPPI Kota Tebing Tinggi Tahun Ajaran 2025/2026. Pendekatan modifikasi diterapkan melalui penyesuaian ukuran lapangan, tinggi net, aturan permainan, serta penggunaan sarana pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan dan karakteristik peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa/siswi kelas X MAS Bustanul Ulum GUPPI Kota Tebing Tinggi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes keterampilan bola voli, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan modifikasi mampu meningkatkan aktivitas belajar, motivasi, dan keterampilan dasar bola voli peserta didik. Siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan percaya diri dalam mengikuti proses pembelajaran. Selain itu, guru lebih mudah menyampaikan materi pembelajaran karena aktivitas yang diberikan telah disesuaikan dengan tingkat kemampuan siswa. Penerapan pendekatan modifikasi juga terbukti efektif dalam mengatasi berbagai kendala pembelajaran, seperti keterbatasan sarana dan prasarana serta perbedaan kemampuan peserta didik. Dengan suasana pembelajaran yang lebih menyenangkan dan partisipatif, siswa dapat menguasai teknik dasar bola voli secara lebih optimal. Oleh karena itu, pendekatan modifikasi dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) untuk meningkatkan hasil belajar dan keterampilan bermain bola voli siswa.
Peran Teknologi Pendidikan Terhadap Perubahan Pembelajaran Pendidikan Jasmani I Gede Angga Andika; I Wayan Repiyasa; Wahono; Hariyo Sufian
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 6 No. 2 (2026): Fortchoming Issue
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v6i2.229

Abstract

Perkembangan teknologi pendidikan telah membawa perubahan signifikan dalam proses pembelajaran Pendidikan Jasmani, khususnya dalam cara guru menyampaikan materi, melaksanakan aktivitas pembelajaran, dan melakukan evaluasi terhadap peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teknologi pendidikan terhadap perubahan pembelajaran Pendidikan Jasmani serta mengidentifikasi manfaat dan tantangan penerapannya dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui kajian terhadap berbagai jurnal ilmiah, buku, dan sumber akademik yang relevan dengan teknologi pendidikan dan pembelajaran Pendidikan Jasmani. Analisis data dilakukan melalui tahap identifikasi, pengelompokan, interpretasi, dan penarikan kesimpulan terhadap berbagai temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi pendidikan, seperti video pembelajaran, aplikasi kebugaran, perangkat digital, media interaktif, dan platform pembelajaran daring, dapat meningkatkan keterlibatan, motivasi, pemahaman teknik gerak, serta efektivitas evaluasi pembelajaran peserta didik. Teknologi juga membantu guru memberikan demonstrasi gerakan secara lebih jelas dan menyediakan umpan balik yang lebih objektif. Namun, penerapannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan fasilitas, akses internet, kompetensi digital guru, dan kesiapan peserta didik. Dengan demikian, teknologi pendidikan berperan penting dalam mentransformasi pembelajaran Pendidikan Jasmani menjadi lebih inovatif, interaktif, efektif, dan sesuai dengan perkembangan kebutuhan pendidikan.

Page 13 of 13 | Total Record : 127