cover
Contact Name
Awaluddin
Contact Email
awaluddin011085@gmail.com
Phone
+6285242824202
Journal Mail Official
ijophya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Toddopuli XXII Blok 35 No.19 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
IJOPHYA
ISSN : -     EISSN : 27764516     DOI : 10.59734/ijpa
Core Subject :
The Indonesian Journal of Physical Activity (IJOPHYA) publishes scientific articles focusing on physical education, physical activity, sport coaching, sports science, sports pedagogy, sports biomechanics, sports tourism, and traditional sports and games. The journal welcomes empirical research, theoretical studies, and innovative practices that contribute to the development of physical education, sports, and physical activity.
Arjuna Subject : -
Articles 127 Documents
Optimalisasi Performa Sepak Bola Melalui Latihan Kinestetik Terintegrasi M Said Zainuddin; Arifuddin Usman; Ahmad Zakaria
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 5 No. 2 (2025): Mei-Oktober
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v5i2.149

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas protokol latihan kinestetik terintegrasi dalam mengoptimalkan performa sepak bola melalui peningkatan kapasitas eksplosif, koordinasi neuromuskular, kontrol postural, dan keterampilan teknis secara simultan. Desain randomized controlled trial melibatkan 24 pemain sepak bola semi-profesional (18-25 tahun) di Lapangan Sinjai Bersatu, Sinjai, Indonesia (Januari-Maret 2025). Subjek dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=12) yang menjalani latihan kinestetik terintegrasi dan kelompok kontrol (n=12) dengan program konvensional selama 8 minggu. Protokol terintegrasi mengadaptasi prinsip deep jump exercises vertikal-horizontal dengan komponen plyometrik, proprioseptif, koordinatif, dan kognitif. Variabel yang diukur meliputi kapasitas eksplosif (sprint 30m, vertical jump), variabel kinetik (kelincahan, change of direction), keterampilan teknis (ball juggling, shooting accuracy), dan kontrol postural (single-leg stance, Y-balance test). Analisis mixed 2×2 ANOVA menunjukkan efek interaksi signifikan pada mayoritas variabel (p < 0.001, η²p = 0.59-0.84). Kelompok eksperimen mengalami peningkatan superior dibanding kontrol dalam sprint 30m (8.7% vs 3.1%), vertical jump (37.3% vs 8.5%), kelincahan Illinois (15.5% vs 3.6%), dan ball juggling (69.2% vs 18.2%). Latihan kinestetik terintegrasi terbukti secara signifikan lebih efektif mengoptimalkan performa sepak bola holistik dibanding metode konvensional melalui sinergi adaptasi neuromuskular dan transfer training effects optimal.
Peran Pendidikan Jasmani Dalam Membentuk Budaya Kolaboratif Pada Era Kurikulum Merdeka Ilham Kamaruddin; Taufiq Rahman; Nurfadillah; Friska Enytama El Husna; Eki Nurhikma; Haerul Ma&#039;ruf
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v6i1.153

Abstract

This study aims to analyze the role of physical education in fostering a collaborative culture in the Independent Curriculum era through a literature review approach. Six relevant articles were analyzed to examine how physical education learning contributes to strengthening collaborative values ​​and student character. Data analysis was conducted through article selection based on topic suitability, critical reading, thematic coding, and grouping findings into collaborative values ​​and character categories. The study results indicate that physical education plays a strategic role in fostering cooperation, communication, responsibility, and mutual cooperation values, which are part of the Pancasila Student Profile. Physical activity, traditional games, project-based learning, and fitness programs based on local wisdom have proven effective in strengthening students' social interactions. Although the implementation of the Independent Curriculum still faces challenges, such as limited facilities and teacher understanding, various learning innovations and collaborative support between schools, parents, and the community have shown a positive impact on fostering a collaborative culture. Furthermore, the integration of Pancasila values ​​into the physical education curriculum significantly contributes to increasing students' motivation, participation, and social skills. Overall, physical education is an important and potential space for building a collaborative, adaptive, and character-driven generation as required by the Independent Curriculum.
Peran Pendidikan Jasmani Dalam Pencegahan Cedera Pada Cabang Olahraga Bola Voli: Kajian Literatur Sahabuddin; Hikmad Hakim; M. Imran Hasanuddin
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 5 No. 2 (2025): Mei-Oktober
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v5i2.155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media visual interaktif terhadap minat belajar siswa dalam pembelajaran teknik dasar bola voli di SMA Negeri 9 Makassar. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain pretest-posttest control group. Sampel terdiri dari 40 siswa yang dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen (n=20) yang mendapatkan perlakuan menggunakan media visual interaktif, dan kelompok kontrol (n=20) yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata skor minat belajar siswa pada kelompok eksperimen meningkat dari 67,40 (SD = 6,12) pada pretest menjadi 85,10 (SD = 5,73) pada posttest. Sedangkan pada kelompok kontrol, skor meningkat dari 66,85 (SD = 5,89) menjadi 72,45 (SD = 6,18). Hasil uji-t menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok pada posttest dengan nilai p = 0,000. Perhitungan effect size menggunakan rumus Cohen’s d menghasilkan nilai 2,12 yang termasuk dalam kategori efek besar. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media visual interaktif secara signifikan dapat meningkatkan minat belajar siswa dalam pembelajaran teknik dasar bola voli. Media ini memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik, mempermudah pemahaman teknik melalui visualisasi, dan mendorong partisipasi aktif siswa. Oleh karena itu, media visual interaktif direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran yang efektif dalam pendidikan jasmani di tingkat sekolah menengah.
Tinjauan Literatur Tentang Integrasi Cabang Olahraga Tradisional Dalam Kurikulum Pendidikan Jasmani Syahruddin; Muhammad Ishak; Sahabuddin
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 5 No. 2 (2025): Mei-Oktober
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v5i2.156

Abstract

Integrasi permainan dan olahraga tradisional dalam kurikulum pendidikan jasmani (PJOK) semakin dipandang penting untuk mengembangkan kebugaran jasmani, literasi gerak, motivasi belajar, sekaligus pelestarian budaya lokal. Artikel ini bertujuan meninjau secara sistematis berbagai penelitian tentang integrasi cabang olahraga tradisional dalam kurikulum PJOK pada konteks nasional dan internasional. Metode yang digunakan adalah literature review naratif dengan prinsip PRISMA, melalui pencarian artikel pada basis data Google Scholar, Scopus, Web of Science, PubMed, DOAJ, SINTA, dan Garuda. Rentang tahun publikasi yang dikaji adalah 2015–2025 dengan kata kunci utama “permainan/olahraga tradisional”, “traditional games/indigenous games”, dan “kurikulum pendidikan jasmani/physical education curriculum” dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Dari sekitar 100 artikel awal, 15 artikel memenuhi kriteria inklusi (9 studi Indonesia, 6 internasional). Hasil sintesis menunjukkan bahwa sebagian besar intervensi berbasis permainan tradisional (durasi 4–12 minggu, frekuensi 1–3 kali/minggu) memberikan peningkatan bermakna pada kebugaran jasmani (di beberapa studi peningkatan rata-rata sekitar 10–15%), kemampuan gerak dasar, motivasi dan partisipasi belajar, serta nilai sosial siswa. Di sisi lain, faktor pendukung utama meliputi dukungan kurikulum, kreativitas guru, dan kolaborasi komunitas; sedangkan hambatan muncul dari keterbatasan pengetahuan guru, sarana, dan posisi permainan tradisional yang sering hanya menjadi selingan. Disimpulkan bahwa permainan/olahraga tradisional berpotensi besar menjadi komponen inti kurikulum PJOK yang berorientasi physical literacy dan responsif budaya, sehingga perlu diformalkan dalam kebijakan kurikulum dan program pengembangan profesional guru
Descriptive Analysis Of The Physical Condition Of Female Pencak Silat Athletes From South Sulawesi Province Muhammad Rizky Alfarizi; Muslim Bin Ilyas
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v6i1.163

Abstract

Physical condition is a fundamental factor in supporting the performance and achievement of pencak silat athletes. This study aimed to describe the physical condition of female pencak silat athletes from South Sulawesi Province who participated in the National Student Sports Week. A quantitative descriptive method was employed, involving 10 female athletes as research subjects. The assessment instruments included tests of speed, agility, strength, power, and aerobic endurance (VO₂Max). Data were analyzed using descriptive statistics, including minimum and maximum values, mean, standard deviation, and the distribution of physical condition categories. The results indicated that speed and agility showed relatively low variability among athletes, whereas strength and VO₂Max exhibited higher variability. The categorical analysis revealed that 10% of athletes were classified as good, 40% as sufficient, and 50% as poor. These findings suggest that the overall physical condition of female pencak silat athletes in South Sulawesi Province has not yet reached an optimal level. Therefore, the implementation of a more structured, targeted, and sport-specific training program is necessary to improve athletes’ physical readiness and performance.
Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) terhadap Daya Tahan Kardiovaskular pada Atlet Pencak Silat FIKK UNM Muslim Ilyas; Muh. Syachrul Syamsuddin
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v6i1.165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan daya tahan kardiovaskular pada atlet Pencak Silat Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 20 atlet pencak silat putra yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengukuran IMT dilakukan melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan, sedangkan daya tahan kardiovaskular diukur menggunakan Harvard Step Test. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata IMT atlet sebesar 20,30 yang berada pada kategori normal, sedangkan nilai rata-rata daya tahan kardiovaskular sebesar 77,19 ml/kg/menit. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara IMT dan daya tahan kardiovaskular dengan nilai signifikansi P = 0,013 (P < 0,05). Hubungan tersebut bersifat negatif, yang berarti bahwa semakin tinggi nilai IMT atlet, maka cenderung semakin rendah daya tahan kardiovaskular yang dimiliki, dan sebaliknya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Indeks Massa Tubuh memiliki hubungan yang signifikan dengan daya tahan kardiovaskular pada atlet pencak silat FIKK UNM. Oleh karena itu, pengelolaan komposisi tubuh melalui program latihan yang terstruktur dan penerapan pola hidup sehat perlu diperhatikan dalam pembinaan atlet guna mendukung peningkatan daya tahan kardiovaskular dan performa atlet secara optimal.
Analisis Daya Tahan Aerobik (VO₂Max) Atlet BKMF Pencak Silat FIKK Universitas Negeri Makassar Hasyim; Muslim Ilyas
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v6i1.166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat daya tahan aerobik (VO₂Max) atlet BKMF Pencak Silat Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 10 atlet yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan Multistage Fitness Test (Bleep Test) untuk mengukur kapasitas VO₂Max atlet. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan uji persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai VO₂Max atlet berada pada rentang 39,00–42,00 ml/kg/menit dengan nilai rata-rata sebesar 40,70 ml/kg/menit. Nilai standar deviasi sebesar 1,49 menunjukkan sebaran data yang relatif homogen. Hasil uji persentase menunjukkan bahwa 100% atlet berada pada kategori baik dalam komponen daya tahan aerobik. Temuan ini mengindikasikan bahwa secara umum atlet BKMF Pencak Silat FIKK UNM telah memiliki kapasitas aerobik yang memadai untuk menunjang tuntutan fisik pencak silat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa daya tahan aerobik atlet BKMF Pencak Silat FIKK Universitas Negeri Makassar berada pada kategori baik dan relatif merata antar atlet. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan rujukan ilmiah dalam penyusunan program latihan yang lebih terarah dan berbasis prinsip ilmu keolahragaan.
Pariwisata Dan Potensi Alam Likupang Sebagai Medan Pengembangan Olahraga Rekreasi Di Sulawesi Utara Irvan Kurniawan
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v6i1.167

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi alam dan pariwisata Likupang sebagai medan pengembangan olahraga rekreasi serta menganalisis realitas perkembangan olahraga rekreasi yang terjadi di kawasan tersebut. Penelitian dilakukan di Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah potensi alam dan kepariwisataan Likupang dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan penyajian naratif sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di sektor bahari dapat dikembangkan olahraga rekreasi berupa snorkeling, diving, kano, ski air, banana boat, memancing, dan berenang, sedangkan di sektor darat dapat dikembangkan bersepeda, tracking, dan hiking. Pemanfaatan potensi alam dan pariwisata dikemas dalam paket wisata berbasis olahraga rekreasi dengan aktivitas fisik yang semakin beragam setiap tahunnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Likupang memiliki dua potensi alam yaitu bahari dan daratan yang sangat besar untuk mengembangkan olahraga rekreasi melalui pemanfaatan destinasi pariwisata super prioritas nasional.
Peran Packrafting Dalam Pengembangan Wisata Olahraga Berbasis Ekowisata Agus Supriyanto; Gunathevan Elumalai
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v6i1.168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran packrafting dalam pengembangan wisata olahraga berbasis ekowisata sebagai salah satu alternatif pengembangan destinasi wisata berkelanjutan. Packrafting merupakan aktivitas wisata olahraga petualangan yang memanfaatkan sumber daya alam sungai dengan prinsip keberlanjutan, keselamatan, dan pelestarian lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pengelola wisata, pelaku usaha, dan masyarakat lokal, serta dokumentasi kegiatan packrafting di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa packrafting berperan penting dalam meningkatkan daya tarik destinasi wisata, memperluas diversifikasi produk wisata olahraga, menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal, serta meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan sungai. Selain itu, pengembangan packrafting mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan wisata berbasis ekowisata secara kolaboratif. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa packrafting memiliki potensi strategis sebagai sarana pengembangan wisata olahraga berbasis ekowisata yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat lokal.
Validitas Internal dan Profil Psikologis Atlet Petanque Kota Makassar Berdasarkan Pengukuran Skala Likert pada Masa Persiapan Kompetisi Benny; M. Said Zainuddin; Yusnadi; Awaluddin Awaluddin
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 6 No. 2 (2026): Fortchoming Issue
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v6i2.169

Abstract

Kesiapan psikologis merupakan faktor penting dalam menjaga konsistensi performa pada cabang olahraga presisi seperti petanque, karena aspek konsentrasi, regulasi emosi, komunikasi tim, dan kepercayaan terhadap pelatih berkontribusi signifikan terhadap hasil pertandingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil psikologis atlet Petanque Kota Makassar dalam persiapan PORPROV XVIII 2026 serta menguji reliabilitas internal instrumen pengukuran yang digunakan. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan teknik total sampling yang melibatkan 13 atlet, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner psikologis berbasis skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta uji reliabilitas Cronbach’s Alpha. Hasil analisis menunjukkan bahwa skor total psikologis atlet berada pada kategori tinggi (Mean = 167,85; SD = 11,74; Min = 146; Max = 187), dengan rerata indikator berkisar antara 4,00–4,31 yang mengindikasikan tingkat konsentrasi dan kepercayaan terhadap pelatih yang kuat. Uji reliabilitas menghasilkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,920 yang menunjukkan konsistensi internal sangat baik. Dengan demikian, atlet Petanque Kota Makassar memiliki kesiapan psikologis yang tinggi menjelang PORPROV XVIII 2026, dan instrumen yang digunakan layak dijadikan alat monitoring dalam program pembinaan mental olahraga prestasi.

Page 11 of 13 | Total Record : 127