cover
Contact Name
Desriadi
Contact Email
journaluniks@gmail.com
Phone
+6281268949444
Journal Mail Official
journaluniks@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gatot Subroto KM. 7 Jake, Kec. Kuantan Tengah, Kab. Kuantan Singingi, Prop. Riau, Indonesia
Location
Kab. kuantan singingi,
Riau
INDONESIA
Yudabbiru : Jurnal Administrasi Negara
ISSN : -     EISSN : 26563983     DOI : https://doi.org/10.36378/yudabbiru.v8i1
Core Subject :
Yudabbiru merupakan kata yang terdapat dalam Al-Quran, ada beberapa kali kata Yudabbiru dinukilkan, salah satunya dalam QS. Yunus (10) Ayat 3. Kata Yudabbiru merupakan penyimpangan dari kata dabbara (mengatur). Namun Y udabbiru diartikan secara luas adalah mengarahkan, mengelola, menjalankan, mengelola, atau mengurusi. Arti Yudabbiru ini sejalan dengan istilah Administrasi umum yakni tata kelola. Yudabbiru Jurnal Administrasi Negara merupakan jurnal elektronik dan cetak yang telah melalui proses Peer- Review. Yudabbiru Jurnal Administrasi Negara dikelola oleh Laboratorium Program Studi Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Islam Kuantan Singingi dan diterbitkan oleh Lembaga Penelitian Pengabdian Kepada Masyarakat dan Dakwah Islamiyah.
Arjuna Subject : -
Articles 69 Documents
Peran Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi Pada Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Kuantan Singingi Bayu Angga Jati; Desriad
YUDABBIRU JURNAL ADMINISTRASI NEGARA Vol. 8 No. 1 (2026): Yudabbiru : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/yudabbiru.v8i1.5805

Abstract

Kepemimpinan merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam konteks organisasi sektor publik, kepemimpinan berperan dalam mengarahkan, mengoordinasikan, dan memotivasi pegawai untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan dalam meningkatkan kinerja organisasi pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada aparatur sipil negara yang bekerja pada beberapa OPD di Kabupaten Kuantan Singingi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dan regresi linear sederhana dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan berada pada kategori tinggi dengan indikator dominan berupa kemampuan memotivasi pegawai dan membangun komunikasi yang efektif. Kinerja organisasi juga berada pada kategori tinggi yang ditunjukkan oleh capaian efektivitas, efisiensi, produktivitas, kualitas pelayanan, dan akuntabilitas organisasi. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik kualitas kepemimpinan yang diterapkan, maka semakin tinggi pula kinerja organisasi yang dapat dicapai. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas kepemimpinan perlu menjadi perhatian utama dalam upaya meningkatkan kinerja Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Kuantan Singingi.
PERAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DALAM MEMBANGUN LEARNING ORGANIZATION DI SEKTOR PENDIDIKAN Lexa; Sopiana; Nadinda; Sarjan
YUDABBIRU JURNAL ADMINISTRASI NEGARA Vol. 8 No. 1 (2026): Yudabbiru : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/yudabbiru.v8i1.5806

Abstract

Kepemimpinan transformasional merupakan salah satu pendekatan kepemimpinan yang dianggap efektif dalam mendorong perubahan dan peningkatan kualitas organisasi, khususnya di sektor pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan transformasional dalam membangun learning organization di sektor pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur ilmiah seperti jurnal nasional dan internasional, buku, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dengan cara mengkaji, mengelompokkan, dan mensintesis konsep-konsep yang berkaitan dengan kepemimpinan transformasional dan learning organization. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki peran penting dalam membentuk budaya organisasi pembelajar melalui penguatan visi organisasi, pemberian motivasi, stimulasi intelektual, serta perhatian terhadap pengembangan individu. Kepemimpinan transformasional juga terbukti mampu menciptakan lingkungan kerja yang kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada pembelajaran berkelanjutan. Dengan demikian, semakin efektif penerapan kepemimpinan transformasional, maka semakin kuat pula terbentuknya learning organization di lingkungan pendidikan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan ilmu manajemen pendidikan serta menjadi rujukan bagi pimpinan lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas organisasi.
Penerapan Learning Organization Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan Di Era Digital Derby Pratama Indra Putri; Putri Nabila; Yelsa Mardha Tillah; Sarjan
YUDABBIRU JURNAL ADMINISTRASI NEGARA Vol. 8 No. 1 (2026): Yudabbiru : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/yudabbiru.v7i1.5807

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia kerja yang menuntut organisasi untuk mampu beradaptasi secara cepat dan berkelanjutan. Salah satu pendekatan yang dianggap efektif dalam meningkatkan daya saing organisasi adalah learning organization. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan learning organization dalam meningkatkan kinerja karyawan di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur ilmiah seperti jurnal nasional dan internasional, buku, serta penelitian terdahulu yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dengan cara mengkaji dan mensintesis konsep learning organization dan kinerja karyawan. Hasil kajian menunjukkan bahwa learning organization berperan penting dalam meningkatkan kinerja karyawan melalui penguatan budaya belajar, pemanfaatan teknologi digital, peningkatan kompetensi, serta kemampuan adaptasi terhadap perubahan. Penerapan learning organization juga mampu menciptakan lingkungan kerja yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada pembelajaran berkelanjutan. Dengan demikian, semakin efektif penerapan learning organization, maka semakin tinggi pula kinerja karyawan di era digital. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia serta menjadi referensi bagi organisasi dalam meningkatkan kinerja karyawan.
Dinamika Ancaman Internet Terhadap Remaja Di Era Digital: Tantangan Psikologis, Sosial, Dan Pendidikan Di Tengah Perkembangan Teknologi Nopita Enji; Risvandi
YUDABBIRU JURNAL ADMINISTRASI NEGARA Vol. 8 No. 1 (2026): Yudabbiru : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/yudabbiru.v7i1.5826

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan internet telah memberikan berbagai kemudahan bagi remaja dalam memperoleh informasi, berkomunikasi, dan mendukung proses pembelajaran. Namun, di balik manfaat tersebut, internet juga menghadirkan berbagai ancaman yang dapat memengaruhi perkembangan remaja dari aspek psikologis, sosial, dan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika ancaman internet terhadap remaja di era digital serta mengidentifikasi berbagai tantangan yang muncul seiring perkembangan teknologi. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur ilmiah berupa buku, jurnal nasional dan internasional, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi (content analysis) melalui proses pengumpulan, pengelompokan, interpretasi, dan sintesis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ancaman internet terhadap remaja meliputi aspek psikologis berupa kecanduan internet, kecemasan, stres, dan depresi; aspek sosial berupa cyberbullying, penyebaran informasi palsu, pelanggaran privasi, serta menurunnya kualitas interaksi sosial; dan aspek pendidikan berupa gangguan konsentrasi belajar, rendahnya motivasi akademik, serta meningkatnya perilaku plagiarisme. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi digital, pengawasan orang tua, peran aktif lembaga pendidikan, serta dukungan pemerintah dalam menciptakan lingkungan digital yang aman dan sehat bagi remaja. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam memahami berbagai dampak penggunaan internet terhadap remaja di era digital.
Peran Learning Organization Dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia Dwi Nurhayati; Mei Dera Andriani; Risvandi
YUDABBIRU JURNAL ADMINISTRASI NEGARA Vol. 8 No. 1 (2026): Yudabbiru : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/yudabbiru.v7i1.5827

Abstract

Pengembangan sumber daya manusia merupakan salah satu faktor kunci dalam meningkatkan efektivitas dan keberhasilan organisasi di tengah persaingan global yang semakin ketat. Salah satu pendekatan yang dianggap efektif dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia adalah learning organization. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran learning organization dalam pengembangan sumber daya manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur ilmiah seperti jurnal nasional dan internasional, buku, serta penelitian terdahulu yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dengan cara mengkaji, mengelompokkan, dan mensintesis berbagai konsep yang berkaitan dengan learning organization dan pengembangan sumber daya manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa learning organization berperan penting dalam meningkatkan kompetensi, pengetahuan, adaptabilitas, serta inovasi sumber daya manusia melalui budaya pembelajaran berkelanjutan, knowledge sharing, dan pengembangan kapasitas individu. Dengan demikian, penerapan learning organization mampu menciptakan sumber daya manusia yang lebih profesional, produktif, dan siap menghadapi perubahan lingkungan kerja. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia serta menjadi referensi bagi organisasi dalam meningkatkan kualitas SDM.
Strategi Tranformasi Menuju Learning Organization Dalam Menghadapi Volatilitas Pasar Global : Sebuah Tinjauan Teoritis Dan Praktis Reza Pahlevi Syam; Hairul Hidayat; Findy Azuari; Risvandi
YUDABBIRU JURNAL ADMINISTRASI NEGARA Vol. 8 No. 1 (2026): Yudabbiru : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/yudabbiru.v7i1.5828

Abstract

Perubahan lingkungan bisnis global yang semakin dinamis dan tidak stabil menuntut organisasi untuk mampu beradaptasi secara cepat melalui strategi yang tepat. Volatilitas pasar global yang ditandai oleh ketidakpastian ekonomi, perkembangan teknologi, serta persaingan yang semakin ketat mendorong organisasi untuk melakukan transformasi menuju learning organization. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi transformasi menuju learning organization dalam menghadapi volatilitas pasar global melalui tinjauan teoritis dan praktis. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur ilmiah seperti jurnal nasional dan internasional, buku, serta penelitian terdahulu yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dengan cara mengkaji, mengelompokkan, dan mensintesis berbagai konsep yang berkaitan dengan learning organization, transformasi organisasi, dan dinamika pasar global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi transformasi menuju learning organization meliputi penguatan kepemimpinan transformasional, pengembangan budaya knowledge sharing, pemanfaatan teknologi digital, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Penerapan strategi tersebut mampu meningkatkan kemampuan adaptasi, inovasi, dan daya saing organisasi dalam menghadapi perubahan pasar global. Dengan demikian, learning organization menjadi pendekatan strategis yang penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi di tengah volatilitas pasar global.
Proses Pengembangan Organisasi Di Instansi Pemerintah Niki; Filka Armanda; Risvandi
YUDABBIRU JURNAL ADMINISTRASI NEGARA Vol. 8 No. 1 (2026): Yudabbiru : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/yudabbiru.v7i1.5829

Abstract

Pengembangan organisasi di instansi pemerintah merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan efektivitas birokrasi dan kualitas pelayanan publik di era reformasi administrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengembangan organisasi di instansi pemerintah, mulai dari konsep, tahapan, hingga faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur ilmiah seperti buku, jurnal nasional dan internasional, serta penelitian terdahulu yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi (content analysis) melalui proses pengumpulan, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengembangan organisasi di instansi pemerintah meliputi tahapan identifikasi masalah, perencanaan perubahan, implementasi, serta evaluasi. Keberhasilan pengembangan organisasi dipengaruhi oleh kepemimpinan, budaya organisasi, sumber daya manusia, dan pemanfaatan teknologi informasi. Dengan demikian, pengembangan organisasi berperan penting dalam mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Indonesia.
Tantangan Sistem Administrasi Negara Menghadapi Era Society 5.0 Alnesa Adhia Putri; Cika Nurcahyati Jusmi; Risvandi
YUDABBIRU JURNAL ADMINISTRASI NEGARA Vol. 8 No. 2 (2026): Yudabbiru : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/yudabbiru.v8i2.5838

Abstract

Era Society 5.0 menempatkan teknologi digital sebagai sarana untuk membangun tata kelola pemerintahan yang berpusat pada manusia. Perubahan tersebut menuntut sistem administrasi negara bergerak dari pola birokrasi prosedural menuju pelayanan publik yang adaptif, kolaboratif, dan berbasis data. Kajian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari buku, artikel jurnal, prosiding, dan dokumen ilmiah yang relevan dengan administrasi negara, reformasi birokrasi, e-government, SPBE, dan transformasi digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa administrasi negara menghadapi beberapa tantangan utama, yaitu rendahnya kesiapan sumber daya aparatur, budaya birokrasi yang lambat berubah, kesenjangan infrastruktur digital, lemahnya integrasi data, serta risiko keamanan informasi publik. Tantangan tersebut menunjukkan bahwa transformasi digital tidak cukup dilakukan melalui penyediaan aplikasi, tetapi harus disertai pembaruan kelembagaan, peningkatan kompetensi aparatur, perlindungan data pribadi, pemerataan akses, dan koordinasi antarlembaga. Kajian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan administrasi negara menghadapi Society 5.0 ditentukan oleh kemampuan pemerintah menyeimbangkan teknologi, regulasi, kapasitas birokrasi, dan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, transformasi administrasi negara perlu diarahkan pada tata kelola yang humanis, inklusif, akuntabel, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh warga Indonesia, termasuk kelompok rentan yang membutuhkan layanan mudah, terjangkau, jelas, serta terlindungi dari risiko ketimpangan akses dan penyalahgunaan data publik dalam praktik pemerintahan digital nasional di masa mendatang.
Peran Sistem Administrasi Negara Dalam Mewujudkan Pelayanan Publik Yang Kurang Efektif Di Kantor Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kuantan Singingi Khairani Candra; Dwi Anggraini; Emilia Emharis
YUDABBIRU JURNAL ADMINISTRASI NEGARA Vol. 8 No. 1 (2026): Yudabbiru : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/yudabbiru.v6i1.5839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sistem administrasi negara terhadap fenomena pelayanan publik yang kurang efektif pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kuantan Singingi. Permasalahan pelayanan publik yang menjadi perhatian meliputi lambatnya prosedur birokrasi, keterbatasan sarana dan prasarana, rendahnya responsivitas aparatur, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi dalam mendukung proses pelayanan administrasi kependudukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi aparatur Disdukcapil dan masyarakat sebagai penerima layanan. Analisis dilakukan dengan mengkaji hubungan antara struktur organisasi, prosedur administrasi, manajemen sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi digital, dan kualitas pelayanan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakefektifan pelayanan terutama dipengaruhi oleh belum optimalnya integrasi sistem digital, prosedur birokrasi yang masih memerlukan penyederhanaan, serta distribusi beban kerja pegawai yang belum seimbang. Kondisi tersebut berdampak pada kecepatan pelayanan dan kepuasan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan percepatan digitalisasi pelayanan, penyederhanaan prosedur, peningkatan kompetensi aparatur, serta evaluasi kinerja pegawai secara berkala untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih efektif, responsif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
ANALISIS PROSES PENGEMBANGAN ORGANISASI SEKTOR PUBLIK Sespri Ramadhan; Widi Mai Prayoga; Emilia Emharis
YUDABBIRU JURNAL ADMINISTRASI NEGARA Vol. 8 No. 1 (2026): Yudabbiru : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/yudabbiru.v6i1.5846

Abstract

Pengembangan organisasi merupakan salah satu upaya strategis yang dilakukan organisasi sektor publik untuk meningkatkan efektivitas kinerja, kualitas pelayanan publik, serta kemampuan adaptasi terhadap perubahan lingkungan yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengembangan organisasi sektor publik, meliputi tahapan pelaksanaan, faktor pendukung, faktor penghambat, serta perannya dalam mendukung reformasi birokrasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber literatur ilmiah berupa buku, jurnal nasional dan internasional, dokumen kebijakan, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik pengembangan organisasi sektor publik. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi (content analysis) melalui proses identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis informasi dari berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengembangan organisasi sektor publik terdiri atas tahap identifikasi masalah, diagnosis organisasi, perencanaan perubahan, implementasi perubahan, serta evaluasi dan pengendalian. Keberhasilan proses tersebut dipengaruhi oleh kepemimpinan yang efektif, kualitas sumber daya manusia, budaya organisasi yang adaptif, dan pemanfaatan teknologi informasi. Sementara itu, resistensi terhadap perubahan, keterbatasan sumber daya, dan lemahnya komunikasi organisasi menjadi hambatan utama dalam pelaksanaannya. Pengembangan organisasi terbukti memiliki peran penting dalam mendukung reformasi birokrasi serta meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.