Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah (JPPD) has the following focus and scope: Political Science, Indonesian Politics, Gender and Identity Politics, Social Welfare, Social Development, Citizenship and Public Management, Public Policy, International Politics & Security, Media, Information & Literacy, Religion and Politics, Digital Society and Disruption, Civil Society Movements, Governance & Democracy, Radicalism, Terrorism.
Articles
127 Documents
Proses Pemekaran Tabir Raya Kabupaten Merangin Menjadi Kabupaten Baru
Miranti Miranti;
Arifin Arifin
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol. 2 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36355/jppd.v2i2.22
Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pemekaran Tabir Raya Kabupaten Merangin menjadi kabupaten baru dan untuk mengetahui faktor-faktor penghambat dan upaya mengatasi hambatan pemekaran Tabir Raya menjadi kabupaten. Metode yang digunakan dalam penelitian ini penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat dengan studi deskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat dengan studi deskriptif. Teknik pemilihan informan yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode purposive sampling (teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pemekaran Kabupaten Tabir Raya dari Kabupaten Merangin telah berjalan lebih kurang 10 tahun, dari tahapan inisiasi, rapat, penggalangan dana, Kajian Akademis, Persetujuan kabupaten induk, persetujuan DPRD Kabupaten Merangin, persetujuan dari Pemerintah Provinsi Jambi dan Persetujuan dari DPRD, hingga dilakukan proses di Kementerian Dalam Negeri, dan pemetaan wilayah.Faktor penghambat pemekaran Kabupaten Tabir Raya dari Kabupaten Merangin adalah terbatasnya dana dalam pembuatan peta, sehingga pembuatan peta menjadi lamban, serta belum terbitnya Tim Pemekaran Tabir Raya dalam berusahauntuk mengatasi hambatan dalam pemekaran Tabir Raya dari Kabupaten Merangin. Upaya tersebut didukung Pemerintah Kabupaten Merangin yang serius mengupayakanpembentukan Kabupaten Tabir Raya. Upaya yang dilakukan adalah, percepatanpembuatan peta dan penerbitan Peraturan Pemerintah.
Nilai-Nilai Kekuasaan Dalam Ukiran Rumah Tuo di Keluragan Kampung Baruh Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin
Mulia Jaya;
Dwi Pradana Ariska
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol. 2 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36355/jppd.v2i2.23
Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai kekuasaan dalam ukiran rumah tuo di Kelurahan Kampung Baruh Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin. Dan untuk mengetahui upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Merangin dalam melestarikan keberadaan rumah tuo di Kelurahan Kampung Baruh Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat dengan studi deskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat dengan studi deskriptif. Teknik pemilihan informan yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode purposive sampling (teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Nilai-nilai kekuasaan dalam ukiran rumah tuo di Kelurahan Kampung Baruh Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin terlihat dari ukiran yang ada pada ornament rumah tuo, diantaranya ukiran keluk paku (kayu pakis), ukiran tampuk manggis, ukiran tali ikat, ukiran mensinding gulung paku (pakis), ukiran akar kekait. Upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Merangin dalam melestarikan keberadaan rumah tuo di Kelurahan Kampung Baruh Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin, diantaranya, Membuat daya tarik kawasan, Peningkatan Sarana dan Prasarana, Peningkatan Aksesibilitas.
Strategi Pemerintahan Desa Tanjung Alam Kecamatan Jangkat Timur Kabupaten Merangin Dalam Mengembangkan Wisata Telaga Biru
Joko Setyoko;
Ristarnado Ristarnado
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol. 3 No. 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muara Bungo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36355/jppd.v3i1.24
Penelitian dilaksanakan di Desa Tanjung Alam Kecamatan Jangkat Timur Kabupaten Merangin. Lokasi ini dipilih secara “purposive” yaitu dengan sengaja. Dengan pertimbangan bahwa desa Tanjung Alam merupakan desa tempat pariwisata Telaga Biru dan pengembangan wisata Telaga Biru merupakan salah satu RPJM desa Tanjung Alam dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat sekitar dan Pariwisata Telaga Biru merupakan pendapatan Asli Daerah (PAD) desa Tanjung Alam. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari 2018 sampai Maret 2018. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi dan kendala pemerintah Desa Tanjung Alam Kecamatan Jangkat Timur Kabupaten Merangin dalam mengembangkan pariwisata Telaga Biru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terkait dengan dimensi-dimensi strategi yakni : Tujuan, Kebijakan dan Program yang dilakukan Pemerintahan Desa termasuk ke dalam Strategi. Adapun strategi pemerintahan desa Tanjung Alam dalam pengembangan wisata Telaga Biru yaitu penyediaan sarana dan prasarana wisata telaga biru, rencana tambahan promosi, pembentukan pengurus tetap, koordinasi dengan sektor pendukung pariwisata, pelaksanaan promosi pariwisata nusantara terutama di dalam negeri dan pelatihan pemandu wisata. Kendala yang dihadapi pemerintahan desa Tanjung Alam dalam pengembangan wisata Tanjung Alam adalah keterbatasan dana, rendahnya kualitas SDM (sumber daya manusia) pengelola dan Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Merangin yang belum aktif dalam mendukung penyediaan sarana dan prasarana kegiatan wisata.
Peran Lembaga Adat Melayu Dusun Muara Kuamang Dalam Penyelesaian Konflik Lahan
Miranti Miranti;
Yulinopriyani Yulinopriyani
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol. 3 No. 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muara Bungo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36355/jppd.v3i1.25
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Lembaga Adat Melayu Dusun Muara Kuamang Dalam Penyelesaian Konflik Lahan. Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya konflik lahan yang terjadi di Dusun Muara Kuamang, maka peran Lembaga Adat Melayu Dusun Muara Kuamang sangat sentral dalam upaya penyelesaian konflik lahan.Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode analisa deskriptif kualitatif. Dalam mengumpulkan data penulis melakukan studi pustaka, studi lapangan dan studi dokumentasi. Dari hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa solusi yang di tawarkan oleh Lembaga Adat Melayu Dusun Muara Kuamang dalam upaya penyelesaian konflik lahan dengan menggunakan dua metode utama yakni dengan melakukan mediasi dan melalui sidang adat merupakan suatu bentuk kearifan dan kebijaksanaan adat yang digunakan oleh masyarakat Dusun Muara Kuamang. Metode penyelesaian konflik lahan ini dirasa sangat membantu pemerintah dalam memberikan kepastian hukum terhadap sengketa yang terjadi secara arif dan bijaksana.
Strategi Politik Partai Perindo Dalam Mendulang Suara Pada Pemilihan Legislatif Tahun 2019
Nazaruddin Nazaruddin;
Warsono Warsono
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol. 3 No. 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muara Bungo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36355/jppd.v3i1.26
Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi politik DPD Partai Perindo Kabupaten Merangin dalam mendulang suara pada pemilihan legislatif tahun 2019 dan untuk mengetahui kendala DPD Partai Perindo Kabupaten Merangin menerapkan strategi politik DPD Partai Perindo Kabupaten Merangin untuk mendulang suara di parlemen pada pemilihan legislatif tahun 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat dengan studi deskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat dengan studi deskriptif. Teknik pemilihan informan yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode purposive sampling (teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi politik DPD Partai Perindo Kabupaten Merangin dalam mendulang suara di parlemen pada pemilihan legislatif tahun 2019 diantaranya adalah melakukan sosialisasi program dan pencitraan partai serta melakukan pemetaan dapil potensial dengan menempatkan tokoh masyarakat sebagai caleg. Kendala DPD Partai Perindo Kabupaten Merangin dalam menerapkan strategi politik untuk memenangkan Pemilu 2019 diantaranya adalah rendahnya partisipasi politik masyarakat dan adanya politik uang yang dilakukan caleg partai lain. Diharapkan Partai Perindo memberikan pendidikan politik kepada masyarakat melalui kadernya yang terdaftar di caleg berdasarkan dapil masing-masing melalui edukasi politik sehat, agar partai Perindo tidak hanya memenangkan Pemilu 2019 namun juga memenangkan hati masyarakat
Evaluasi Kebijakan Pemerintah Republik Indonesia Dalam Pelaksanaan (Replanting) Perkebunan Kelapa Sawit Didusun Lembah Kuamang Tahun 2019
Ronal Dison;
Dewi Wulansari
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol. 3 No. 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muara Bungo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36355/jppd.v3i1.27
Dalam bahasa inggris Evaluasi berasal dari kata evaluation. Dengan demikian, evaluasi diartikan sebagai sebuah tahapan penilaiaan yang ditunjukan kepada objek evaluasi, untuk mengetahui keadaan suatu objek dengan dengan menggunakan instrumen dan hasilnya dideskripsikan dalam bentuk informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi kebijakan pemerintah republik Indonesia dalam pelaksanaan (replanting) perkebunan kelapa sawit didusun Lembah Kuamang Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo. Peremajaan (replanting) adalah menanam kembali (tanaman sejenis atau tanaman sebelumnya) dengan alasan tanaman asal sudah terlalu tinggi sehingga sulit untuk dipanen, terlalu tua atau produktivitasanya dianggap rendah, dan jenis tanaman masih memiliki prospek yang baik. Dalam pelaksanaan peremajaan perkebunan kelapa sawit menggunakan dana hiba dari Badan Pengelolahan Dana Perkebunan Kelapa Sawit yang dikelolah oleh pihak Koperasi Unit Desa. Berdasarkan peraturan presiden nomor 18 tahun 2016 tentang pelaksanaan (replanting) perkabunan kelapa sawit. Untuk mengelolah dana perkebunan kelapa sawit terdapat dalam peraturan presiden nomor 61 tahun 2015 tentang penghimpunan dana dalam pengelolahan dana perkebuan kelapa sawit. Dalam pelaksanaan replanting perkebunan kelapa sawit didusun lembah kuamang tidak terealisasi dengan baik yang mana terdapat dalam pasal 4 ayat 1 yang berbunyi: (a) tenaga kerja (b) bahan dan alat. Pengumpulan data ini dilakukan dengan observasi dan wawancara dengan beberpaa informan yang berkaitan dengan pelaksanaan (replanting) perkebunan kelapa sawit didusun lembah kuamang tahun 2019. Data yang diperoleh dari penelitian di analisis menggunakan metode kualitatif dengan membandingkan data terkait dengan hasil observasi dilapang. Jenis-jenis data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengambilan informan dalam penelitian ini adalah dengan memakai teknik purposive sampling. Karena penelitinan non partisipan, maka pendekatan analisisnya menggunakan teori Wiliam N, Quaden. Secara geografis dusun lembah kuamang 1020, 38 Bujung Timur dan 1600 Lintang Selatan. Adapun kendala dalam pelaksanaan (replanting) perkebunan kelapa sawit didusun lembah kuamang tahun 2019 adalah tenaga kerja yang mana terputusnya komunikasi kepada pihak kontaraktor dalam peremajaan perkebunan kelapa sawit dengan pihak koperasi unit desa dan rusaknya alat exsepator untuk pengerjaan lahan perkebunan kelapa sawit. Yang mana terdapat dalam pasal 4 ayat 1 yang belum teralisasi dengan baik di dusun lembah kuamang. Upaya yang dilakukan adalah memberikan surat kepada pihak kontaraktor, memutuskan kontrak kepada pihak operator, apabila bibit sawit masyarakat ada yang mati maka pihak koperasi unit desa memberikan bibit kepada masyarakat dengan menggunakan uang mandiri/uang sendiri.
Strategi Pemerintah Desa Dalam Mengelola Sawah Tanah Kas Desa Di Desa Seling Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin
Siti Maryam J;
Mila Adrianis
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol. 3 No. 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muara Bungo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36355/jppd.v3i1.28
Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pemerintah desa dalam mengelola sawah TKD (Tanah Kas Desa) di Desa Seling Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin, dan mengetahui kendala yang dihadapi pemerintahan desa dalam mengelola sawah TKD (Tanah Kas Desa) di Desa Seling Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat dengan studi deskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat dengan studi deskriptif. Teknik pemilihan informan yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode purposive sampling (teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pemerintah desa dalam mengelola sawah TKD (Tanah Kas Desa) di Desa Seling Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin yaitu: Melakukan optimalisasi pemasukan, Melakukan optimalisasi penggunaan lahan, dan melakukan pengajuan perbaikan irigasi kepada Pemerintah Daerah. Adapun kendala yang dihadapi pemerintahan desa dalam mengelola sawah TKD (Tanah Kas Desa) di Desa Seling Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin adalah: Minimnya infrastrukur pertanian serta belum terbentuknya BUMDes
Implementasi Peraturan Bupati Merangin Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Sistem Pengendalian Kebakaran Hutan Dan Lahan Dalam Pembukaan Lahan Perkebunan Di Desa Seling Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin Propinsi Jambi Tahun 2017
Harpin Syah;
Eko Aprio
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol. 3 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36355/jppd.v3i2.29
Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Desa Seling disebabkan oleh pembukaan lahan baru untuk perkebunan, serta pembukaan areal perladangan oleh masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi Peraturan Bupati Merangin Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Sistem Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan dalam pembukaan lahan perkebunan di Desa Seling Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin dan untuk mengetahui hambatan-hambatan dalam implementasi Peraturan Bupati Merangin Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Sistem Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Desa Seling Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat dengan studi deskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat dengan studi deskriptif. Teknik pemilihan informan yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode purposive sampling (teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Peraturan Bupati Merangin Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Sistem Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan belum sepenuhnya diterapkan, dimana belum terpenuhinya ketentuan yang teah ditetapkan diantaranya struktur organisasi dan prosedur pengendalian, pencegahan kebakaran hutan dan lahan, penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, penanganan pasca kebakaran hutan dan lahan, peningkatan kesadaran masyarakat penerapan. Hambatan-hambatan dalam implementasi Peraturan Bupati Merangin Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Sistem Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Desa Seling Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin diantaranya adalah rendahnya kesadaran masyarakat dan mahalnya biaya buka lahan dengan alat berat.
Strategi Petani Dalam Membangun Kekuatan Politik Petani Subsektor Perkebunankomoditi Kelapa Sawit Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo
Mulia Jaya;
Mimiyanti Mimiyanti
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol. 3 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36355/jppd.v3i2.30
Penduduk indonesia sebagian besar tinggal di wilayah perdesaan dan menekuni sumber mata pencaharian disektor pertanian dan perkebunan. Salah satu sektor yang di kembangkan oleh pemerintah dan cukup besar perannya dalam pertanian adalah sektor perkebunan. Salah satu sektor yang berkembang dan mendunia di indonesia saat ini adalah Kelapa Sawit. Kelapa sawit menjadi alternatif pekerjaan dan penghasilan di Pedesaan seperti di kec.Pelepat Ilir Kabupaten Bungo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi petani dalam membangun kekuatan politik petani sub sektor perkebunan komoditi kelapa sawit dan untuk mengetahui kendala-kendala yang dihapi para petani. Metode Penelitian adalah metode deskriptif dengan analisa data kualitatif. Dari hasil penelitian diketahui bahwa strategi yang digunakan petani dalam membangun kekuatan politik petani adalah strategi Komunikasi yang meliputi (kekuasaan dan sosialisasi), dan Strategi Pembentukan Organisasi. Adapun kendala-kendala yang dihadapi petani adalah Kurangnya kekompakan terhadap satui sama lain dan tidak adanya pembinaan dari pemerintah daerah.
Implementasi Pengawasan Dinas Lingkungan Hidup Dalam Mengatasi Pencemaran Lingkungan Pada Kawasan Industri Di PT. Perkebunan Nusantara VI
Ridwan Ridwan;
Sukma Delima
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol. 3 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36355/jppd.v3i2.31
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pengawasan Dinas Lingkungan Hidup terhadap limbah industri kelapa sawit dan pengelolaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan datanya adalah, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah Kadis Dinas Lingkungan Hidup, Staf Pegawai Dinas Lingkungan Hidup, Humas PTPN VI (Persero), RT Desaa Tirta Kencana, RT Desa Sapta Mulya, dan Masyarakat sekitar Pabrik PTPN VI (Persero). Pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup dalam mengatasi pencemaran lingkungan pada kawasan industri minyak kelapa sawit Kecamatan Rimbo Ilir Kabupaten Tebo belum efektif. Hal ini dikarenakan PT. Perkebunan Nusantara VI (Persero) Rimbo Bujang masih membuang limbah cair melalui parit dan anak sungai yang bermuara ke Sungai Alay sehingga menyebabkan pencemaran. Beberapa hambatan pengawasan Dinas Lingkungan Hidup terhadap pengelolaan air limbah industri minyak kelapa sawit Kecamatan Rimbo Ilir Kabupaten Tebo, diantaranya adalah Faktor cuaca dan Faktor terbatasnya SDM (Sumber Daya Manusia).