cover
Contact Name
Mulia Jaya
Contact Email
jppd.fisipolumb@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jppd.fisipolumb@gmail.com
Editorial Address
Jl. Diponegoro, Cadika, Kec. Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Jambi 37211
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah
ISSN : -     EISSN : 26862271     DOI : https://doi.org/10.36355/jppd
Core Subject :
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah (JPPD) has the following focus and scope: Political Science, Indonesian Politics, Gender and Identity Politics, Social Welfare, Social Development, Citizenship and Public Management, Public Policy, International Politics & Security, Media, Information & Literacy, Religion and Politics, Digital Society and Disruption, Civil Society Movements, Governance & Democracy, Radicalism, Terrorism.
Arjuna Subject : -
Articles 127 Documents
Efektivitas fungsi pendamping lokal desa dalam pembangunan desa Asmu Asmu; Harpin Syah
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol. 1 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jppd.v1i2.11

Abstract

The purpose of this study was to determine the effectiveness of the function of the village's local companion in village development in Tunggul Bulin Village, Tabir Ilir District, Merangin District, and to find out the obstacles of the village's local companion in carrying out assistance in village development in Tunggul Bulin Village, Tabir Ilir District, Merangin District. The method used in this study is a qualitative research method that is descriptive in nature. The method used in this study is a qualitative research method that is descriptive in nature. The informant selection technique used by researchers in this study is to use a purposive sampling method (sampling technique with certain considerations). The results of this study indicate that the function of village facilitators has been effective in village development in Tunggul Bulin Village, Tabir Ilir Subdistrict, Merangin District, the functions that have been carried out include through village development planning and preparation of village development plans through village deliberations, related to village development activities, still unable to carry out the mandate of the Act, especially for assistance carried out by local village facilitators (PLD), several PLD obstacles in carrying out the development assistance function of Tunggul Bulin Village, Tabir Ilir Subdistrict, Merangin Regency, including: low community participation and low technical capacity of village officials, efforts what is done by local village facilitators in overcoming development problems include increasing community participation in development and enhancing the capabilities of village officials, and arranging activity schedules. AbstrakTujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas fungsi pendamping lokal desa dalam pembangunan desa di Desa Tunggul Bulin Kecamatan Tabir Ilir Kabupaten Merangin, serta mengetahui hambatan pendamping lokal desa dalam melaksanakan pendampingan dalam pembangunan desa di Desa Tunggul Bulin Kecamatan Tabir Ilir Kabupaten Merangin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat dengan studi deskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat dengan studi deskriptif. Teknik pemilihan informan yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode purposive sampling (teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fungsi pendamping desa telah efektif dalam pembangunan desa di Desa Tunggul Bulin Kecamatan Tabir Ilir Kabupaten Merangin, fungsi yang telah dijalankan diantaranya adalah melalui perencanaan pembangunan di desa dan penyusunan rencana pembangunan desa melalui musyawarah desa, Terkait dengan kegiatan pembangunan desa, masih belum dapat melaksanakan amanat UU tersebut terutama terhadap pendampingan yang dilakukan oleh pendamping lokal desa (PLD), beberapa hambatan PLD dalam menjalankan fungsi pendampingan pembangunan Desa Tunggul Bulin Kecamatan Tabir Ilir Kabupaten Merangin, diantaranya adalah: rendahnya partisipasi masyarakat dan rendahnya kemampuan teknis perangkat desa, Upaya yang dilakukan pendamping lokal desa dalam mengatasi masalah pembangunan diantaranya adalah meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan meningkatkan kemampuan perangkat desa, serta menyusun jadwal kegiatan.
Implementasi Peraturan Daerah nomor 3 tahun 2011 tentang retribusi parkir di tempat khusus dalam pengelolaan parkir untuk meningkatkan pendapatan asli daerah Alamsyah Richard Braksa; Ridwan Ridwan
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol. 1 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jppd.v1i2.12

Abstract

The study was conducted at the Merangin District Transportation Agency. This location was chosen purposively. Considering that the Department of Transportation is an institution that is given the authority and responsibility of the Merangin Regency Regional Government in implementing the Regulation No. 3 of 2011 concerning parking fees in a special place in parking management to increase Regional Original Revenue (PAD). This research was conducted in May 2018 until June 2018. This study aims to determine the implementation of the Merangin District Regulation No. 3 concerning Parking Levies in Special Places and to find out the obstacles of the Department of Transportation in implementing Local Regulations on Parking Levies in Special Places in parking management to increase the original revenue of Merangin Regency. To obtain the data needed in this study, various techniques are used, namely Interview, Observation and Documentation. The results of the research show that the process of implementing the Merangin District Regulation No. 3 concerning Parking Levy in Special Places in parking management to increase Local Revenue (PAD) in general is quite effective in terms of communication, resources, disposition and bureaucratic structure. The obstacles faced by the Department of Transportation in the implementation of Regional Regulations on Parking Levies in Special Places in parking management to increase the original income of the Merangin Regency are the availability of inadequate parking facilities and infrastructure and parking management systems that have not been effective and the lack of public awareness of parking in a special place.AbstrakPenelitian dilaksanakan di Dinas Perhubungan Kabupaten Merangin. Lokasi ini dipilih secara “purposive” yaitu dengan sengaja. Dengan pertimbangan bahwa Dinas Perhubungan merupakan lembaga yang diberi kewenangan dan tanggung jawab dari Pemerintah daerah Kabupaten Merangin dalam melakukan implimentasi perda No.3 Tahun 2011 tentang retribusi parkir di tempat khusus dalam pengelolaan parkir untuk meningkatkan pendapatan Asli Daerah (PAD). Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2018 sampai Juni 2018. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Merangin No. 3 tentang Retribusi Parkir di Tempat Khusus dan untuk mengetahui kendala-kendala Dinas Perhubungan dalam implementasi Peraturan Daerah tentang Retribusi Parkir di Tempat Khusus dalam pengelolaan parkir untuk meningkatkan pendapatan asli daerah Kabupaten Merangin. Untuk memperoleh data-data yang dibutuhkan dalam penelitian ini digunakan berbagai teknik yaitu Wawancara, Obsevasi dan Dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Merangin No. 3 tentang Retribusi Parkir di Tempat Khusus dalam pengelolaan parkir untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada umumnya sudah cukup efektif dilihat komunikasi, sumberdaya, disposisi dan  struktur birokrasi. Adapun kendala-kendala yang dihadapi Dinas Perhubungan dalam implementasi Peraturan Daerah tentang Retribusi Parkir di Tempat Khusus dalam pengelolaan parkir untuk meningkatkan pendapatan asli daerah Kabupaten Merangin adalah ketersediaan sarana dan prasarana parkir yang belum memadai dan sistem pengelolaan parkir yang belum efektif serta kurangnya kesadaran masyarakat terhadap perparkiran di tempat khusus.
Efektivitas Fungsi Pendamping Lokal Desa Dalam Pembangunan Desa Tunggul Bulin Kecamatan Tabir Ilir Kabupaten Merangin Harpin Syah; Asmu Asmu
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol. 2 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jppd.v2i1.14

Abstract

Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas fungsi pendamping lokal desa dalam pembangunan desa di Desa Tunggul Bulin Kecamatan Tabir Ilir Kabupaten Merangin, serta mengetahui hambatan pendamping lokal desa dalam melaksanakan pendampingan dalam pembangunan desa di Desa Tunggul Bulin Kecamatan Tabir Ilir Kabupaten Merangin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat dengan studi deskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat dengan studi deskriptif. Teknik pemilihan informan yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode purposive sampling (teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fungsi pendamping desa telah efektif dalam pembangunan desa di Desa Tunggul Bulin Kecamatan Tabir Ilir Kabupaten Merangin, fungsi yang telah dijalankan diantaranya adalah melalui perencanaan pembangunan di desa dan penyusunan rencana pembangunan desa melalui musyawarah desa, Terkait dengan kegiatan pembangunan desa, masih belum dapat melaksanakan amanat UU tersebut terutama terhadap pendampingan yang dilakukan oleh pendamping lokal desa (PLD), beberapa hambatan PLD dalam menjalankan fungsi pendampingan pembangunan Desa Tunggul Bulin Kecamatan Tabir Ilir Kabupaten Merangin, diantaranya adalah: rendahnya partisipasi masyarakat dan rendahnya kemampuan teknis perangkat desa, Upaya yang dilakukan pendamping lokal desa dalam mengatasi masalah pembangunan diantaranya adalah meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan meningkatkan kemampuan perangkat desa, serta menyusun jadwal kegiatan.
Gerakan Mahasiswa Sebagai Agen Perubahan Sosial di Kabupaten Bungo Joko Setyoko; Muhammad Deby Satria
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol. 2 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jppd.v2i1.15

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gerakan mahasiswa sebagai agen perubahan sosial di Kabupaten Bungo dalam advokasi tuntutan mahasiswa, dan mengetahui hambatan dalam pergerakan mahasiswa sebagai agen perubahan sosial di Kabupaten Bungo pada advokasi tuntutan mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat dengan studi deskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat dengan studi deskriptif. Teknik pemilihan informan yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode purposive sampling (teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Gerakan mahasiswa sebagai agen perubahan sosial di Kabupaten Bungo dalam advokasi tuntutan mahasiswa dilakukan dengan: Pemetaan Isu, Pra Aksi, Aksi, dan Pasca Aksi. Beberapa hambatan dalam pergerakan mahasiswa sebagai agen perubahan sosial di Kabupaten Bungo pada advokasi tuntutan mahasiswa yaitu: Kurangnya rasa kesadaran mahasiswa itu sendiri, Globalisasi dan Modernisasi
Pelaksanaan Fungsi Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan dalam Pemberdayaan Usaha Kecil Menengah Agribisnis Miranti Miranti; Roby Satria
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol. 2 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jppd.v2i1.16

Abstract

UMKM, perindustrian dan perdagangan kabupaten bungo sebagai instansi yang bertanggungjawab dalam pemberdayaan UKM berkewajiban untuk melakukanpemberdayaan UKM di Kabupaten Bungo khususnya UKM agribisnis agar dapat terusberkembang dan menjadi lebih mandiri. Dinas perindustrian dan perdaganganmempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerindah daerah berdasarkan atasotonomi dan tugas pembantu dibidang perindustrian dan perdagangan sesuai dengankewenangan dan kebijakan pemerintah daerah. Penelitian ini menggunakan metodedesktiptif kualitatif yaitu penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variablemandiri, baik satu variable atau lebih tanpa membuat perbandingan atau menghubungkan antara variable satudengan yang lain. Adapun yang menjaadiinformen dalam pnelitian ini adalah, kepala dinas kopperindag kabupaten bungo kepala badan usaha kecil dan menengaah (UKM), kepala seksi permodalan dan hubungan kemitraan UMKM, dan dua orang staf bidang UMKM, selain dari pejabat lingkungan dinas Kopperindag, dalam peneliti ini ada dua orang informen yang berasal dari pemilik UKM agribisnis. Adapun hasil dari penelitian ini, terlihat pelaksanaan fungsi dinas koperasi, UMKM, Perindustrian dan perdagangan kabupaten bungo dalam pemberdayaan UKM agribisnis adalah dengan mengadakan bimbingan, penyuluhan, pendidikan dan latihan serta bantuan pengembangan yang berupa pemberian modal kepada pemilik UKM agribisnis sedangkan faktor-faktor penghambat yang menyebabkan kurang berfungsinya dinas kopperindag antara lain tidak dilaksanakan penyuluhan kepada masyarakat umum, masih kurangnya koordinasi dengan dinas ketenagakerjaan dan dinas yang membidangi masalah pertanian serta terbatasnya aparat dari dinas kopperindag itu sendiri.
Efektivitas Program Keluarga Harapan Dalam Meningkatkan Kesejahterahan Masyarakat Desa Pulau Lebar Kecamatan Tabit Barat Kabupaten Merangin Mulia Jaya; Domri Domri
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol. 2 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jppd.v2i1.17

Abstract

Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas program PKH dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Pulau Lebar Kecamatan Tabir Barat dan untuk mengetahui upaya pemerintah Desa Pulau Lebar Kecamatan Tabir Barat dalam mengatasi hambatan pada program PKH dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini penelitian iniadalah metode penelitian kualitatif yang bersifat dengan studi deskriptif. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yangbersifat dengan studi deskriptif. Teknik pemilihan informan yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode purposive sampling  (teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Program PKH efektif dalam dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Pulau Lebar Kecamatan Tabir Barat, dimana PKH adalah membantu mengurangi kemiskinan dengan cara meningkatkan kualitas sumber daya manusia pada kelompok masyarakat sangat miskin. Dalam jangka pendek, bantuan ini membantu mengurangi beban pengeluaran RTSM, sedangkan untuk jangka panjang, dengan mensyaratkan keluarga penerima untuk menyekolahkan anaknya, melakukan imunisasi balita, memeriksakan kandungan bagi ibu hamil, dan perbaikan gizi, diharapkan akan memutus rantai kemiskinan antar generasi. Terdapat hambatan program PKH dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Pulau Lebar Kecamatan Tabir Barat, diantaranya adalah: rendahnya partisipasi masyarakat, kendala teknis dalam proses pendataan penerima program PKH, kendala teknis dalam pendampingan program PKH, serta kendala teknis dalam penyaluran/pendistribusian dan penggunaan dana program PKH. Upaya Pemerintah Desa Pulau Lebar Kecamatan Tabir Barat dalam mengatasi hambatan pada program PKH dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat diantaranya; meningkatkan sosialisasi, pemutakhiran data penerima PKH, kepastian jadwal pembayaran, penangguhan atau pembatalan peserta
Akuntabilitas Publik Anggota DPRD Kabupaten Tebo Terhadap Konstituennya Siti Maryam J
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol. 2 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jppd.v2i1.18

Abstract

Prinsip akuntabilitas digunakan untuk menciptakan sistem kontrol yang efektif berdasarkan distribusi kekuasaan. Jadi secara definisi umum akuntabilitas publik adalah kewajiban pihak pemegang amanah untuk memberikan pertanggungjawaban, menyajikan, melaporkan, dan mengungkapkan segala aktivitas dan kegiatan yang menjadi tanggungjawab kepada pihak yang memberikan amanah. Politik merupakan sebuah konsep dimana cara yang sah untuk mendapatkan, mempertahankan, atau melegalkan legitimasi yang sudah tentu tidak bisa jauh-jauh realitanya dikehidupan sekitar kita sehari-hari baik dari tingkat Desa sampai pemilu presiden sekalipun, tidak terkecuali pemilu legislatif tingkat Kabupaten. Dalam politik semua elemen tidak bisa dihindarkan dari sebuah kompetisi baik mulai dari partainya sendiri, peserta/kandidat, dan masyarakat kelompok pendukung. Maka dari situlah akan lahir sebuah pemimpin atau perwakilan dari sebuah kelompok masyarakat tertentu. Dalam partai politik ada mekanisme partai yang harus ikuti, disisi lain ada rakyat yang memilihnya dengan janji —janji atau program kerja yang sudah jauh-jauh  hari dicanangkan pada waktu kampanye dalam bentuk sosialisasi kepada masyarakat. Disamping itu adanya ongkos politik yang mahal dan loyalitas yang berlebihan kepada masyarakat pemilih diwaktu pemilu berjalan seperti pemberian sarana infrastruktur yang belum waktunya, money politik, dan lainnya yang kesemuanya itu bertujuan agar masyarakat memilihnya seharusnya proses itu dilakukan dengan perang adu gagasan atau ide-ide untuk merubah pola pikir masyarakat agar maju serta berkembang maju. Akuntabilitas publik dewan bukan hanya terletak balas jasanya kepada konstituen memberikan sarana publik untuk kelangsungan dan kelancaran jalannya perekonomian diwilayahnya, akan tetapi bentuk transparansi, konsilidasi, serta pertanggungjawaban tentang apa saja yang sudah mereka perbuat untuk konstituennya.
Strategi Politik Calon Legislatif Muda Partai Perindo Dalam Memenangkan Pemilihan Legislatif Tahun 2019 Kabupaten Merangin Andri Putra Kesmawan; Age Marja
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol. 2 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jppd.v2i2.19

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana strategi politik kemenangan caleg muda Partai Perindo pada pemilihan Legislatif 2019 di Kabupaten Merangin. Kemudian untuk mengetahui apa saja faktor penentu kemenangan calon legislatif muda Partai Perindo pada pemilihan legislatif 2019 di Kabupaten Merangin. Manfaat penelitian yaitu menjadi bahan acuan bagi peneliti lain yang ngin meneliti strategi politik dari sudut dari sudut pandang teori modalitas sehingga mendapatkan kursi legislatif di daerah. Adapun tnjauan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Strategi Politik dan Teori Modalitas. Teori Modalitas yang digunakan oleg Calon Legislatif Hasren Purja Sakti adalah dengan melihat modal sosial , modal politik, modal ekonomi, modal simbolik dan modal budaya. Staregi politk yang digunakan yaitu strategi Opensif dan strategi Depensif. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi, sementara teknik keabsahan data yang digunakan penelti menggunakan triangulasi tekni dan truangulasi sumber pengumpulan data. Pemlihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Berdasarka hasl penelitian, maka dapat dijelaskan bahwa strategi politik yang diginakan HPS pada pemilihan legislatif 2019 Kabupaten Merangin adalah karena caleg terpilih HPS mampu menerapkan modalitas sebagai strategi di arena electoral sehngga mendapat kekeuatan dddalam basis dan melemahkan kekuatan caleg lain didalam basis daerah pemilihan VI diarenakan kekuatan modalitas caleg terpilih. Dengan adanya lima caleg dari partai perindo daerah pemjilihan VI sehngga melemahkan ke empat caleg mereka sendiri dan sangat menguntungkan caleg terpilih. Dapayt disimpulkan dari hasil peneliti ini menunjukan bahwa kemenangan caleg muda perindo ini HPS di arena electoralpada pemilihan legslatif 2019 karen mampu memnfaatkan dan menempatkan modalitas yang dimilii dengan baik sehngga menjadi kekuatan politik calon legislatif terpilih.
Analisis Gaya Kepemimpinan Terhadap Kedisiplinan dan Kinerja Guru SMK Negeri 3 Muara Bungo Harpin Syah; Ade Satria
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol. 2 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jppd.v2i2.20

Abstract

Pendidikan juga merupakan salah satu proses dalam meningkatkan sumber daya manusia yang terus diperbaiki dari segala aspek. Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap tempat yang memiliki sejumlah populasi manusia pasti membutuhkan pendidikan. seperti pendidikan menengah kejuruan berupaya dalam mengembangkan potensi lulusan dengan komponen pendukung yang terkait dengan pembelajaran. Komponen-komponen tersebut dapat berupa sarana prasarana, kurikulum, biaya, tenaga pendidik, serta tempat praktek atau dunia industri. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Gaya kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Kedisiplinan dan Kinerja Guru SMK Negeri 3 Muara Bungo mengetahui hambatan dan mengetahui Pengaruh Gaya kepemimpinan terhadap kedisiplinan Guru di SMKN 3 Muara Bungo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif.  populasi dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah dan Guru SMKN 3 Muara Bungo. Jumlah sampel ditetapkan dalam penelitian ini berjumlah 9 (sembilan) orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah data menggunan teknik dengan sumber pustaka dan lapangan (observasi atau wawancara). Berdasarkan uraian dan pembahasan yang telah dilakukan tentang Gaya kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Kedisiplinan dan Kinerja Guru SMK Negeri 3 Muara Bungo masih belum optimal dalam Upaya kepemimpinan Mempengaruhi Guru Dalam Meningkatkan Disiplin Kinerja Guru di SMK Negeri 3 Muara Bungo.adalah dengan melakukan pendekatan secara personal, melalui komunikasi yang baik serta memberikan motivasi kemudian bimbingan dan kesempatan kepada guru untuk dapat menunjukan kemampuannya jika diberi tugas dan tanggung jawab dan selalu patuh terhadap aturan yang telah dibuat bersama, Upaya dalam mengatasi hambatan tersebut seperti, kedisiplinan dan kinerja Guru SMK N 3 Muara Bungo.karakter guru yang berbeda-beda,  ada yang rajin, dan komitmen terhadap aturan yang telah dibuat bersama.
Evaluasi Pengelolaan Aset Daerah Kabupaten Bungo Joko Setyoko; Ardjunaidi Ardjunaidi
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol. 2 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jppd.v2i2.21

Abstract

Aset daerah merupakan sumberdaya penting bagi pemerintah daerah. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah daerah untuk dapat mengelola aset secara memadai. Dalam pengelolaan aset, pemerintah daerah harus menggunakan pertimbangan aspek perencanaan kebutuhan dan penganggaran, pengadaan, penerimaan, penyimpanan dan penyaluran, penggunaan, piñata usahaan, pemanfaatan atau penggunaan, pengamanan dan pemeliharaan, penilaian, penghapusan, pemindahtanganan, pembinaan, pengawasan dan pengendalian, pembiayaan dan tuntutan ganti rugi agar aset daerah mampu memberika kontribusi optimal bagi pemerintah daerah yang bersangkutan. Lokasi penelitian ini dilakukan di Instansi BP2RD Kab. Bungo Daerah Kabupaten Bungo Jambi, karena pada BP2RD Kab. Bungo terdapat banyak Aset Pemerintah Kabupten Bungo untuk kegiatan ataupun Dinas dalam rangka mengatasi bencana kebakaran. Penelitian ini akan dilakukan mulai dari januari 2018 sampai dengan maret 2018. Pengelolaan Barang di BP2RD Kab. Bungo. a. Pendanaan.Dalam pengelolaan barang dimiliki setiap kantor dinas atau instansi memilik dana dalam pengelolaan tersebut. Namun dana yang digunakan danpengelolaan tersebut cukup atau tidaknyab. Pengadaan barang milik BP2RDKabupaten Bungo. Pengadaan adalah kegiatan untuk medapatkan barang, atau jasasecara transparan, efektif, dan efisien sesuai dengan kebutuhan dan keinginanpenggunanya. Penggunaan.Penggunaan berasal dari kata dasar guna. Penggunaanmemiliki arti dalam kelas nomina atau kata benda sehingga penggunaan dapatmenyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan. Faktor-faktor yang mempengaruhi tidak terlaksana pengelolaan barangdengan Baik di BP2RD Kab. Bungo Kabupaten Bungo tersebut, Koordinasi Antar SKPD.Pengertian koordinasi ialah kegiatan yang dikerjakan oleh banyak pihak dari satu organisasi yang sederajat dan untuk mencapai suatu tujuan bersama dengankesepakatan masing-masing pihak agar tidak terjadi kesalahan dalam bekerja baikmengganggu pihak yang satu dengan pihak yang lainnya, Pendataan. Pendataanmaksudnya dalam penelitian ini adalah didalam pendataan asset yang di lakukanBPKAD tidak sesuai

Page 2 of 13 | Total Record : 127