cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Inspirasi Manajemen Pendidikan
  • inspirasi-manajemen-pendidikan
  • Website
ISSN : -     EISSN : 22528253     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 381 Documents
MANAJEMEN KURIKULUM PROGRAM ONE DAY BOARDING SCHOOL DI MTS MUHAMMADIYAH 1 TAMAN SIDOARJO MAULANI RAHMAWATI.S, ARBIAH; SYAHIDUL HAQ, MOHAMMAD
Inspirasi Manajemen Pendidikan Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Inspirasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This one day boarding school program has the aim to shape the character of students, to provide deepening of Islamic values ??and self-development for students. The purpose of this study was to find out the design, implementation, monitoring and evaluation of the curriculum for the one day boarding school program at MTs Muhammadiyah 1 in Taman Sidoarjo. This research is a qualitative study using case study design. The subject of this study consisted of principals, vice principals, teachers, and students. Data collection using interview, observation, and documentation techniques. Data analysis is done by collecting data, conducting condensation, presenting data, conducting verification, then drawing conclusions. The validity test of the data is done through a test of credibility, reliability, dependability and confirmation. The results of this study are as follows. (1) curriculum design of the one day boarding school program in the implementation of activities in the form of diniyah, congregational prayers, tadarus al-quran, tahfidz al-quran & murojaah, public speaking / muhadhoroh, motivation / self-development, knitting, Arabic conversation and English, tadabbur nature (traveling), and sports; (2) the implementation of the one day boarding school program curriculum is attended by all students from the seventh to ninth grade (required), the teacher is also involved with the assignment to fill the material in one day boarding school activities which are conducted every two weeks on Friday until with Saturday morning; (3) monitoring and evaluation of curriculum for the one day boarding school program at MTs Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo is held by teachers every once a week as a form of evaluation. When evaluations are carried out in need of parents, the meeting is conducted with a student guardian association or IWAMA (the guardian bond of the madrasa students). Keywords: one day boarding school, diniyah, murojaah Program one day boarding school ini memiliki tujuan untuk membentuk karakter peserta didik, memberikan pendalaman nilai-nilai Islam maupun pengembangan diri untuk peserta didik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui desain, implementasi, monitoring dan evaluasi kurikulum program one day boarding school di MTs Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan desain studi kasus. Subjek penelitian ini terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Pengumpulan data dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mengumpulkan data, melakukan kondensasi, menyajikan data, melakukan verifikasi, kemudian menarik kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan melalui uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas dan konfirmabilitas. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) desain kurikulum program one day boarding school dalam pelaksanaan kegiatannya berupa diniyah, sholat berjamaah, tadarus al-qur?an, tahfidz al-qur?an & murojaah, public speaking/ muhadloroh, motivasi/ pengembangan diri, tahajud, percakapan bahasa arab dan bahasa inggris, tadabur alam (jalan-jalan), dan olahraga; (2) implementasi kurikulum program one day boarding school diikuti oleh seluruh peserta didik dari kelas tujuh sampai dengan kelas sembilan (diwajibkan), guru juga terlibat dengan diberi tugas untuk mengisi materi dalam kegiatan one day boarding school yang dilakukan dua minggu sekali pada hari jumat sampai dengan sabtu pagi; (3) monitoring dan evaluasi kurikulum program one day boarding school di MTs Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo dilakukan rapat oleh guru setiap seminggu sekali sebagai bentuk evaluasi. Ketika evaluasi yang dilakukan membutuh orang tua, maka rapat dilakukan dengan perkumpulan wali murid atau IWAMA (ikatan wali murid madrasah). Kata Kunci: one day boarding school, diniyah, murojaah
STRATEGI PEMBINAAN KARAKTER CINTA LINGKUNGAN DI TK ALAM AL GHIFARI BLITAR YULIANI, WARIDA; , SUPRIYANTO
Inspirasi Manajemen Pendidikan Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Inspirasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi, faktor penghambat, dan solusi dalam pembinaan karakter cinta lingkungan di TK Alam Al Ghifari Blitar.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Subjek penelitian ini yaitu Ketua Yayasan, Kepala Sekolah, Guru Pengajar dan Orang Tua Siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dari model Miles, Huberman dan Saldana. Pengecekan keabsahan data meliputi uji kredibilitas dengan triangulasi sumber dan teknik, member check, uji transferabilitas, uji dependabilitas dengan melakukan audit terhadap keseluruhan proses penelitian, dan uji konfirmabilitas untuk menguji hasil penelitian.Hasil penelitian menunjukkan : 1) Strategi pembinaan karakter cinta lingkungan di TK Alam Al Ghifari Blitar dilakukan melalui keteladanan pembinaan yang langsung praktek pada kegiatan. Sedangkan pada KBM materi pembinaan karakter lebih ditekankan pada kegiatan yang aplikatif di lingkungan. Kegiatan pembinaan karakter cinta lingkungan dilakukan baik di dalam kelas maupun di luar kelas. 2) Kendala yang dihadapi berasal dari faktor internal dan eksternal. Dari faktor internal yang muncul adalah sikap pendidik yang belum istiqomah dan sikap peserta didik yang sulit diatur. Sedangkan dari faktor eksternal berasal dari kondisi alam serta ketidak selarasan antara kondisi sekolah dan rumah. 3) Solusi yang dilakukan antara lain melakukan pembinaan rutin, kepala sekolah melakukan evaluasi terhadap guru, membentuk penanggung jawab pada setiap kegiatan, melakukan penyesuaian dengan alam, sosialisasi kepada orang tua melalui paguyuban serta pembiasaan penanaman nilai-nilai karakter pada peserta didik. Kata Kunci : pendidikan karakter, strategi pembinaan karakter, karakter cinta lingkungan
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SISTEM ZONASI PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU JENJANG SMP DI KABUPATEN GRESIK NIDA PANGARIBUAN, ELSA; HARIYATI, NUNUK
Inspirasi Manajemen Pendidikan Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Inspirasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Untuk mengatasi permasalahan kualitas pendidikan maka pemerintah mengeluarkan kebijakan sistem zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan sistem zonasi dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kebijakan sistem zonasi penerimaan peserta didik baru jenjang SMP di Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian ini yakni Kasi Kurikulum SMP, Staf Kurikulum SMP, Kabid Pendidikan Dasar, Waka Kesiswaan, Wakil Kepala Sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah sebagai berikut : (1) Implementasi kebijakan sistem zonasi pada PPDB jenjang SMP di Kabupaten Gresik telah dilaksanakan selama dua tahun yang bertujuan untuk pemerataan kualitas pendidikan pada sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Gresik, sejauh ini sudah implementasi kebijakan sistem zonasi di Kabupaten Gresik telah berjalan dengan efektif karena telah nampak potensi-potensi peserta didik mulai merata di wilayah Kabupaten Gresik. (2) Kendala yang dihadapi dalam implementasi sistem zonasi yaitu kekurangpahaman wali murid terhadap sosialisasi mengenai sistem zonasi karena latar belakang pendidikan wali murid yang berbeda-beda. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut yaitu melakukan sosialisasi sistem zonasi lebih awal dengan sejelas-jelasnya. Kata kunci: kebijakan pendidikan, sistem zonasi, implementasi sistem zonasi Abstract: To overcome the problem of education quality, the government issued a zoning system policy on New Student Admissions. This study aims to described the implementation of zoning system policies and constraints faced in implemented the new student admission zoning system policy at the junior high school level in Gresik District. This study used a qualitative approach with a case study method. The subjects of this study were the Middle School Curriculum Head, Middle School Curriculum Staff, Head of Elementary Education, Deputy Head of Student Affairs, Deputy Principal The technique of collecting data used observation, interviews, and documentation. The results of the study are as follows: (1) The implementation of the zoning system in the PPDB at the junior high school level in Gresik District has been carried out for two years aimed at equitable distribution of quality education in schools in the Gresik Regency, so far the implementation of the zoning system in Gresik has been effective because the potential of students begins to be evenly distributed in the Gresik Regency. (2) The constraints faced in the implementation of the zoning system are the lack of understanding of the zoning of the socialization of the zoning system because of the different backgrounds of parental education. Efforts are made to overcome these obstacles, namely to disseminate the zoning system early as clearly as possible. Key words: education policy, zoning system, implementation of education policy
STRATEGI PEMBINAAN KOMPETENSI SISWA SEBAGAI PERSIAPAN LOMBA KOMPETENSI SISWA (LKS) BIDANG COMPUTER NUMERICAL CONTROL (CNC) JURUSAN TEKNIK PEMESINAN SMKN 5 SURABAYA OKTA MEGA PUSPITASARI, DINO; , SUPRIYANTO
Inspirasi Manajemen Pendidikan Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Inspirasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi, pembinaan, kendala-kendala pada pembinaan serta upaya mengatasi kendala dalam mendukung pelaksanaan kegiatan pembinaan kompetensi siswa sebagai persiapan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) di Jurusan Teknik Pemesinan SMK Negeri 5 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian ini yaitu Kepala Sekolah, Waka Kesiswaan, Ketua Jurusan Teknik Pemesinan, Guru Pembimbing LKS, dan Siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dari model Miles and Huberman meliputi kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekkan keabsahan data meliputi uji kredibilitas dengan triangulasi sumber dan teknik, membercheck, uji transferabilitas untuk menyediakan data deskriptif, uji dependabilitas dengan melakukan audit diseluruh proses penelitian dengan dosen pembimbing skripsi, dan uji konfirmabilitas untuk menguji hasil penelitian yang dilakukan. Hasil penelitian ini menunjukkan : 1) Strategi pembinaan kompetensi siswa di Jurusan Teknik Pemesinan SMK Negeri 5 Surabaya dilakukan melalui penjaringan siswa mulai dari kelas satu. Kelas satu, siswa di monitor minat dan bakat serta kemampuannya, dan dipilih untuk seleksi antar siswa bahkan antar kelas. Setelah ada siswa yang dirasa memumpuni kemampuannya siswa akan dipilih kurang lebih 5-6 anak untuk dibina secara lebih kearah Lomba Kompetensi Siswa (LKS). 2) Kendala yang dihadapi pada pembinaan kompetensi siswa yang pertama yaitu kurangnya peralatan-peralatan penunjang praktek yang ada di bengkel. Kendala yang kedua, yaitu kurangnya anggaran dalam memenuhi kebutuhan alat untuk pembinaan serta untuk persiapan lomba. Kendala yang ketiga, yaitu jadwal pembinaan yang tidak efisien karena bertabrakkan dengan pembelajaran lain selain pembinaan. 3) Upaya yang dilakukan oleh pihak sekolah maupun jurusan dalam mengatasi kendala pada pembinaan kompetensi siswa adalah meminimalisir keadaaan alat dan mencoba memenuhi sedikit demi sedikit alat yang dibutuhkan. Selain itu siswa bisa dimagangkan oleh jurusan ke industri dan sekolah lain untuk belajar alat yang lebih bagus. Selanjutnya untuk upaya anggaran yang kurang, sekolah maupun jurusan akan mengelola keuangan dengan baik agar bisa memenuhi semua kebutuhan alat yang akan dibutuhkan. Upaya yang ketiga dari segi penjadwalan pembinaan yaitu mengatur siswa dalam melakukan pembinaan ketika sepulang sekolah sampai sore hingga malam hari. Kata Kunci: Kompetensi Siswa, Pembinaan Kompetensi Siswa, Lomba Kompetensi Siswa (LKS), Computer Numerical Control (CNC) This study aims to describe and analyze strategies, guidance, constraints on coaching and efforts to overcome obstacles in supporting the implementation of student competency development activities in preparation for Student Competence Competition (LKS) in the Mechanical Engineering Department of SMK Negeri 5 Surabaya. This study uses a qualitative approach with a case study method. The subjects of this study were the Principal, Student Waka, Chair of the Mechanical Engineering Department, LKS Supervisor, and Students. The technique of collecting data uses interviews, observation and documentation. Analysis of the data used is the analysis of qualitative data from the Miles and Huberman models including condensation of data, presentation of data and conclusion drawing. Checking the validity of the data includes credibility test with source and technique triangulation, member check, transferability test to provide descriptive data, test dependability by conducting audits throughout the research process with thesis supervisors, and confirmability tests to test the results of the research conducted. The results of this study indicate: 1) The strategy of student competency development in the Mechanical Engineering Department of SMK Negeri 5 Surabaya is done through screening students starting from the first grade. First class, students monitored their interests and talents and abilities, and were selected for selection between students and even between classes. After there are students who are considered to have the ability of students to be chosen approximately 5-6 children to be fostered more towards the Student Competency Competition (LKS). 2) The first obstacle faced in developing student competencies is the lack of practical support tools in the workshop. The second obstacle, namely the lack of budget in meeting the needs of tools for coaching and preparation for competitions. The third obstacle is the inefficient coaching schedule because it collides with other learning besides coaching. 3) Efforts made by the school and departments in overcoming the obstacles to fostering student competence are minimizing the state of the tool and trying to meet the tools needed little by little. In addition students can be traded by departments to industries and other schools to learn better tools. Furthermore, for less budget efforts, schools and departments will manage finances well in order to be able to meet all the equipment needs that will be needed. The third effort in terms of scheduling coaching is to organize students in conducting coaching when after school until late afternoon to evening. Keyword: Student Competence, Student Competence Development, Student Competency Competition (LKS), Computer Numerical Control (CNC)
IMPLEMENTASI PROGRAM HOME VISIT DALAM OPTIMALISASI HASIL BELAJAR DI MINU TRATE PUTRI GRESIK BIGHUM HALIDA ZIAH, RIZMA
Inspirasi Manajemen Pendidikan Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Inspirasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research is to describing and identifying service guidance and counseling on home visit program. This research use qualitative method. Subject of research selected by purposive sampling, is head master, BK teacher, homeroom teacher, student?s parents and students. The data was takes by observe, interview and documentation. Result of this research is special approach from home visit program and optimizing learning by solves the problem in MINU Trate Putri Gresik. The result is 1) Home Visit is prepared by BK teacher and implemented by all educators, 2) The purpose of home visit program is search problem and giving information about students and make commitment relation between school and family to optimizing learning program, 3) There is 2 evaluation, result evaluation and process evaluation, 4) The continuity from home visit program is student guidance and student accompaniment. Key words: BK service, Home Visit, Student, Learning Result Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengidentifikasi layanan bimbingan dan konseling dalam penyelenggaraan program home visit. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subjek penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposive yaitu kepala sekolah, guru BK, wali kelas, orang tua, dan siswa. Pengambilan data di lapangan dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya pendekatan khusus melalui home visit yang dilakukan oleh MINU Trate Putri Gresik dalam mengoptimalkan hasil belajar dan mengatasi permasalahan peserta didik. Hasilnya menunjukan bahwa: 1) home visit dipersiapkan oleh guru BK dibantu oleh tenaga pendidik dalam pelaksanaannya, 2) pelaksanaan home visit untuk mencari dan menyampaikan informasi mengenai peserta didik, serta membangun komitmen keluarga dalam mengoptimalkan hasil belajar peserta didik, 3) evaluasi terdiri dari dua macam yaitu evaluasi hasil dan evaluasi proses. 4) bentuk tindak lanjut dari home visit dengan bimbingan belajar dan pendampingan individual bagi peserta didik. Kata kunci: Layanan BK, home visit, peserta didik, hasil belajar
PERAN HUMAS DALAM MEMBANGUN KEMITRAAN SEKOLAH DENGAN DUNIA USAHA DAN DUNIA INDUSTRI (DUDI) DI SMK MUHAMMADIYAH 1 SURABAYA HATIJAH, FARAH; SHOLEH, MUHAMAD
Inspirasi Manajemen Pendidikan Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Inspirasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis : (1) Manajemen hubungan masyarakat dalam membangun kemitraan sekolah dan Dunia Usaha/Dunia Industri SMK Muhammadiyah 1 Surabaya dan (2) Usaha-usaha yang dilakukan dalam upaya peningkatan hubungan masyarakat di SMK Muhammadiyah 1 Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan menggunakan (1) wawancara, (2) observasi, dan (3) dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Pengecekan keabsahan data meliputi uji kredibilitas dengan teknik triangulasi sumber, triangulasi teknik serta membercheck, uji transferabilitas, uji dependabilitas dan uji konfirmabilitas. Hasil penelitian ini menunjukkan : 1) perencanaan humas dalam menjalankan kegiatan program yang dilakukan perlunya bantuan dari pihak internal maupun eksternal, 2) pelaksanaan yang dilakukan humas sekolah menjalin kerjasama dengan DUDI untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, yaitu a) menumbuhkan kemampuan keahlian dengan mengikuti berbagai event lomba yang diadakan oleh pemerintah kota Surabaya ataupun Provinsi, b) sekolah mengupayakan siswanya dapat bekerja sesuai kompetensi keahlian yang dilakukan BKK sekolah dengan mengikuti tes dari perusahaan, c) sekolah SMK Muhammadiyah 1 Surabaya mendapatkan penghargaan Inspiring School dalam meningkatkan mutu sekolah, d) bekerjasama dengan Perusahaan Samsung yang dimodifikasi untuk bahan ajar yang akan diterapkan di jurusan TKJ (Teknik Kompeter Jaringan), 3) evaluasi yang dilakukan humas dalam membangun hubungan memperbaiki dan menjalin komunikasi lebih akran dan bisa memperluas link-link kerjasama yang disesuaikan kompetensi keahlian di sekolah, 4) usaha-usaha yang dilakukan menambah jalinan kerjasama, sesering untuk bisa komunikasi pihak DUDI supaya memperat jalinan kerjasama, dan membagikan informasi-informasi sekolah ke pihak luar dengan media cetak atau media online. Kata Kunci : Humas, Kemitraan Sekolah, Dunia Usaha/Dunia Industri This study aims to describe and analyze: (1) Management of community relations in building school partnerships and the Business World / Industrial World of Muhammadiyah 1 Surabaya Vocational School and (2) Efforts made in efforts to improve community relations at Muhammadiyah 1 Surabaya Vocational School. This study uses a qualitative method. Data collection techniques are used using (1) interviews, (2) observation, and (3) documentation. Data collection techniques used were interviews, observation and documentation studies. Checking the validity of the data includes credibility test with source triangulation technique, triangulation technique and member check, transferability test, dependability test and confirmability test. The results of this study indicate: 1) public relations planning in carrying out program activities carried out by the need for assistance from internal and external parties, 2) the implementation of school public relations collaborated with DUDI to improve the quality of learning, namely a) growing skills by participating in various competition events held by the Surabaya or Provincial city governments, b) the school seeks that students can work according to the expertise competencies carried out by the schools BKK by taking a test from the company; Samsung modified for teaching materials that will be applied in the TKJ (Network Compound Engineering) department, 3) public relations evaluations in building relationships improve and establish communication more efficiently and can expand collaboration links that are tailored to competency skills in the school ah, 4) the efforts made add cooperation, as often as possible to communicate DUDI to strengthen cooperation, and share school information to outside parties with print media or online media Keywords: Public Relations, School Partnerships, Business World/ Industrial World
PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR DAN LINGKUNGAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI MTS KANJENG SEPUH SIDAYU GRESIK AULIYA, ALUFAH
Inspirasi Manajemen Pendidikan Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Inspirasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemandirian belajar dan lingkungan teman sebaya terhadap prestasi belajar peserta didik di MTs Kanjeng Sepuh Sidayu Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, terdapat tiga variabel yaitu kemandirian belajar (X1), lingkungan teman sebaya (X2), dan prestasi belajar (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII MTs Kanjeng Sepuh Sidayu Gresik sebanyak 180 peserta didik dengan sampel sebanyak 124 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data berupa angket atau kuesioner dengan menggunakan skala likert dan dokumentasi. Uji persyaratan analisis data penelitian menggunakan uji normalitas dan uji linearitas. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi ganda karena penelitian ini menggunakan dua atau lebih variabel independen, analisis Uji T untuk menjawab hipotesis pertama dan kedua serta Uji F untuk menjawab hipotesis ketiga. Data dianalisis menggunakan program SPSS 21.0. Berdasarkan hasil analisis data pada Uji T variabel kemandirian belajar secara parsial berpengaruh terhadap variabel prestasi belajar sebesar 4,141 dengan nilai signifikansi 0,000 serta variabel lingkungan teman sebaya secara parsial berpengaruh terhadap variabel prestasi belajar sebesar 4,557 dengan signifikansi 0,000. Pada Uji F menunjukkan nilai Fhitung sebesar 34,198. Nilai signifikansi variabel kemandirian belajar dan lingkungan teman sebaya terhadap prestasi belajar diperoleh sebesar 0,000. Nilai signifikansi ini lebih kecil daripada nilai alpha yaitu 0,05 dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima, artinya kemandirian belajar dan lingkungan teman sebaya secara simultan berpengaruh terhadap prestasi belajar peserta didik di MTs Kanjeng Sepuh Sidayu Gresik. adapun besarnya pengaruh kemandirian belajar dan lingkungan teman sebaya terhadap prestasi belajar yaitu sebesar 36,1%. Kata Kunci: kemandirian belajar, lingkungan teman sebaya, prestasi belajar.This research aims to determine the effect of learning independence and peer environment on student learning achievement at MTs Kanjeng Sepuh Sidayu Gresik. This research uses a quantitative approach, there are three variables, namely learning independence (X1), peer environment (X2), and learning achievement (Y). The population in this research were eighth grade students of MTs Kanjeng Sepuh Sidayu Gresik as many as 180 students with a sample of 124 respondents. The sampling technique in this research was using simple random sampling technique. Data collection techniques in the form of questionnaires using a Likert scale and documentation. Test requirements for research data analysis using normality test and linearity test. Data analysis technique uses multiple regression analysis because this study uses two or more independent variables, analysis of the T Test to answer the first and second hypotheses and the F Test to answer the third hypothesis. Data were analyzed using the SPSS 21.0 program. Based on the results of data analysis on the T-Test the learning independence variable partially influences the learning achievement variable at 4.141 with a significance value of 0.000 and peer environment variables partially influence the learning achievement variables of 4.557 with a significance value of 0,000. The F test shows a calculated F value of 34,198. Significance value variable learning independence and peer environment towards learning achievement is obtained at 0,000. This significance value is smaller than the alpha value of 0.05, so H0 is rejected and H1 is accepted, the meaning learning independence and peer environment simultaneously influences student learning achievement at MTs Kanjeng Sepuh Sidayu Gresik. The magnitude of the influence of independent learning and peer environment on learning achievement is equal to 36.1%. Keywords: learning independence, peer environment, learning achievement.
PENATAAAN GURU MATA PELAJARAN MATEMATIKA SMA NEGERI DI PROVINSI JAWA TIMUR RAHMA DEWI, ZAQIA
Inspirasi Manajemen Pendidikan Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Inspirasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan penataan guru mata pelajaran Matematika SMA Negeri di Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian ini yakni Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan, Kepala Seksi Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan dan Staf Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) Ketersediaan guru SMA Negeri di Provinsi Jawa Timur sudah dalam kategori tercukupi namun untuk perhitungan kebutuhan guru menunjukkan bahwa pada guru mata pelajaran matematika SMA Negeri di Provinsi Jawa Timur masih mengalami kekurangan guru. Penyebab tidak meratanya guru di Provinsi Jawa Timur dikarenakan pengelolaan tenaga pendidik yang kurang maksimal, sehingga pada tahun 2107 tenaga pendidik untuk jenjang SMA, SMK dan PKLK dikelola langsung oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Upaya yang dilakukan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dalam mengatasi permasalahan penataan guru yaitu dengan melakukan mutasi baik dalam lingkup cabang dinas maupun antar cabang dinas (2) Pelaksanaan penataan guru melalui 3 tahapan, diantaranya perencanaan, pengadaan dan perpindahan atau mutasi. Pihak yang ikut berkontribusi dalam pelaksanaan penataan guru adalah sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten/kota dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, dan proses penataan guru untuk tiap jenjang sama.
PELAKSANAAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER ENGLISH FEDERATION OF SMANISDA (EFOS) DI SMA NEGERI 1 SIDOARJO OKTAVIANI, EVI; , KARWANTO
Inspirasi Manajemen Pendidikan Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Inspirasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis keunggulan ekstrakurikuler, pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler, pembinaan kegiatan ekstrakurikuler, faktor penghambat kegiatan ekstrakurikuler, dan usaha-usaha dalam meningkatkan eksistensi ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian ini yakni Pembina Ekstrakurikuler, Waka Kesiswaan, Kepala Sekolah, Pelatih, dan Presiden Ekstrakurikuler EFOS di SMA Negeri 1 Sidoarjo. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi partisipan, wawancara secara mendalam, dan studi dokumentasi. Pengecekan keabsahan data meliputi uji kredibilitas (triangulasi sumber dan teknik, member check), transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Keunggulan ekstrakurikuler EFOS yaitu melatih peserta didik dalam mengelola suatu kegiatan; 2) Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler cukup baik, jadwal kegiatan diatur sepenuhnya oleh peserta didik, inovasi yang ada di EFOS yaitu acara inbound, diklat dan kunjungan ke Singapore National Academy, ekstrakurikuler EFOS memiliki keterkaitan dengan pembelajaran di kelas khususnya pada bidang bahasa Inggris. 3) Pembinaan kegiatan ekstrakurikuler EFOS cukup baik dengan dibuktikan bahwa dalam pembinaan meningkatkan 3 aspek yaitu kognitif, afektif dan psikomotor; 4) Kendala yang dihadapi pada pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler yaitu dominan pada faktor internal atau dari dalam diri siswa; 5) Usaha yang dilakukan sekolah yaitu (a) memberikan sarana prasarana, (b) memperhatikan kualitas dari pelatih, (c) memfasilitasi berupa dispensasi, pendanaan dan mobil sekolah, dan (d) memberikan penghargaan.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI MTS NEGERI 1 SUMENEP Gustuningtiyas M, Mauviroh; ROESMININGSIH, ERNY
Inspirasi Manajemen Pendidikan Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Inspirasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to describe the role of principals in improving teacher performance at Sumenep 1 MTsN which includes several sub-activities. The research approach used is a descriptive qualitative approach with a case study design (case study). Data collection techniques are carried out by observation, interviews, and documentation studies. The technical analysis of the data used includes data condensation, data presentation, and conclusion / verification. The validity test of the data is done through a credibility test which includes source triangulation, technical triangulation, time triangulation, and member check; external validity test; dependability; and confirmation. The results of the study show that the role of the principal in improving teacher performance was the principal as a leader, namely making indicators of success, empowering management and teachers and awarding rewards, principals as motivators through giving motivation and fostering education staff discipline, principals as educators educator) that is making agreed targets, conducting target socialization and completing teacher facilities. This role has an effect on improving teacher performance, even though it is not maximized and still needs to be evaluated and the principal needs to continue to improve teacher performance in order to advance the quality of school education. Keywords: the role of schools, teacher performance Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di MTsN 1 Sumenep yang mencakup beberapa sub kegiatan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan rancangan penelitian studi kasus (case study). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Uji keabsahan data dilakukan melalui uji kredibilitas yang mencakup triangulasi sumber, triangulasi teknik, triangulasi waktu, dan membercheck; uji validitas eksternal; dependabilitas; dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, peran kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru yaitu Kepala sekolah sebagai pemimpin yaitu membuat indikator keberhasilan, memberdayakan manajemen dan guru dan pemberian penghargaan/Rewards, kepala sekolah sebagai motivator melalui pemberian motivasi dan pembinaan disiplin tenaga kependidikan, kepala sekolah sebagai educator (pendidik) yaitu membuat target yang disepakati, melakukan sosialisasi target dan melengkapi fasilitas guru. Peran tersebut berpengaruh dalam peningkatan kinerja guru, walaupun belum maksimal dan masih perlu untuk dievaluasi dan kepala sekolah perlu terus meningkatkan kinerja guru demi majunya mutu pendidikan sekolah. Kata kunci : peran kepala sekolah, kinerja guru