cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
ISSN : 14125285     EISSN : 26220792     DOI : 10.21831
Core Subject : Science,
Geomedia is a geography science journal published by the Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Yogyakarta State University. This journal has been published since 2002 and was introduced for online version in 2016. Geomedia is a biannually published journal, May and November. In each edition, the journal publishes research articles and scientific study articles which are equal to the research paper in the field of geography and its teaching. However, the research articles are preferabe to be published.
Arjuna Subject : -
Articles 239 Documents
Analisis perkembangan sertipikat hak atas tanah nelayan dan arahan pemanfaatan ruang wilayah pesisir di Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang Mohammad Aulia Ilman; Yudi Basuki
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 17, No 2 (2019): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.427 KB) | DOI: 10.21831/gm.v17i2.28867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan sertipikat hak atas tanah nelayan dan arahan pemanfaatan ruang wilayah pesisir di Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang. Penelitian ini didasarkan pada kegiatan sertipikasi hak atas tanah nelayan di Kecamatan Kragan selama 5 (Lima) tahun yaitu Tahun 2013 sampai dengan 2018. Metode penelitian digunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik analisis dalam SIG (Sistem Informasi Geografis) yaitu overlay peta. Overlay peta yang dilakukan yaitu antara peta bidang tanah sertipikasi hak atas tanah nelayan dengan peta rencana pola ruang wilayah pesisir. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan sertipikat hak atas tanah nelayan mengalami trend kenaikan. Secara keseluruhan, luas bidang tanah sertipikat hak atas tanah nelayan yang berada pada arahan kawasan budidaya adalah seluas 140.689 M2 atau 82,9% sedangkan berada di arahan kawasan lindung adalah seluas 28.919 M2 atau 17,1 %.
KAJIANEKOLOGISPASIALBENTANGLAHANUNTUKKELESTARIANSITUSSEJARAHDIKECAMATANIMOGIRIDANKRETEKKABUPATENBANTUL Nurul Khotimah
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 10, No 1 (2012): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.749 KB) | DOI: 10.21831/gm.v10i1.3596

Abstract

Landscapeecologyapproachisneededtoinventarizedthehistoricsite,environmentalproblemthatbemakemanagementconstraint,regionpotention,alsodirectionandmanagementpriority,anddevelopmentofhistoricsitesaspopulartourismarea.Theresultoftheresearchshowsthat:(1)HistoricsitesatImogiriDistrictspreadatGirirejo,Wukirsari,Karangtengah,Selopamioro,andImogiriVillages,meanwhileatKretekDistrictgatheringroupatParangtritisVillage;(2)WholelandstatusofhistoricsitesmeansSultangroundlandstatus,withlandprocessingthatisdonebyaroundcommunityforfield,communityforest,miningofCdiggingmaterial,housing,homestay,shop/smallshopthatcanmakethreatenhistoricsitescontinuitythatexist;(3)Theproblemsofenvironmentaroundhistoricsitescanbephysicalandsocialenvironment;and(4)Foranticipatingitneedsmakinghistoricsitescontinuityorganizationorinstitutiontoorganizeandsupportedecosystemapproachastheefforttorganizeanddevelopedthehistoricsitesaspopulartourismplaces.KeyWord:spatialecology,historicsites,continuity
UPAYA KONSERVASI LAHAN POTENSIAL KRITIS DI SUB DAERAH ALIRAN SUNGAI JENES KABUPATEN KULONPROGO Hermawan Kuswantoko; Suhadi Purwantara
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 14, No 1 (2016): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1054.72 KB) | DOI: 10.21831/gm.v14i1.13781

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengetahui: (1) Kemampuan lahan di Sub DAS Jenes; (2) Upaya konservasi untuk mencegah timbulnya lahan kritis berdasarkan kelas kemampuan lahan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh satuan lahan di Sub DAS Jenes dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan uji laboratorium. Analisis data menggunakan analisis SIG dengan cara overlay dan analisis pencocokan (matching) menggunakan software LCLP. Hasil penelitian: (1) Terdapat 3 kelas kemampuan lahan, dengan sub kelas kemampuan lahan III–e, III–s, III–e,s, IV–s, dan V–s; (2) Konservasi pada Kelas III–e, III–s dan III–e,s untuk pertanian ekstensif dengan tingkat konservasi sedang berupa penanaman menurut strip, pergiliran tanaman dan pembuatan teras tangga dengan tanaman berseling, Kelas IV–s untuk pertanian marginal dengan tingkat konservasi berat berupa agroforestry, teras bangku, teras tangga dan sistem drainase, Kelas V–s tidak dapat diolah dan membutuhkan konservasi berat berupa terasering dan penanaman vegetasi penahan tanah. Kata kunci: konservasi, kemampuan lahan, Sub DAS Jenes
Evaluasi Program Pengentasan Kemiskinan di Kota Yogyakarta Gunardo Gunardo
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 5, No 2 (2007): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1031.586 KB) | DOI: 10.21831/gm.v5i2.14065

Abstract

AbstrakKajian evaluasi program pengentasan kemiskinan  menunjukkan bahwa program-program pengentasan kemiskinan yang telah dilaksanakan meliputi : program Padat Karya dan Program Pengentasan Kemiskinan Perkotaan (P2KP) dari Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah, Kartu Sehat dari Dinas Kesehatan, Beras Miskin dari Pemerintah Kota,Pelatihan Ketrampilan dan Bantuan Modal Usaha dari Dinas Kesejahteraan Sosial , Kuliah Kerja Nyata dari berbagai perguruan tinggi,  dan Beasiswa untuk anak-anak miskin dari Dinas PendidikanProgram-program pengentasan kemiskinan itu tidak semuanya berhasil, yang dianggap berhasil oleh warga miskin yaitu program padat karya, P2KP ,Kartu Sehat dan Beras Miskin.Adapun program-program pelatihan dianggap gagal. Keluarga miskin di  sesungguhnya mempunyai motivasi yang cukup kuat untuk melepaskan diri dari predikat kemiskinannya. .Aspirasi yang mereka sampaikan adalah agar melibatkan keluarga miskin dalam program-program pengentasan kemiskinan, terbentuknya paguyuban yang dapat menampung berbagai berbagai aspirasi,usul, saran dan kritikan. Diharapkan ada tindak lanjut pelatihan diikuti penampungan tenaga kerja atau pemasaran hasil produknya.Perlu penanganan kaum ulama  sehingga motivasi warga miskin tidak mudah patah  menghadapi tantangan yang berat ini dan memperbaiki moral dan mental warga miskin.
METODE PEMBELAJARAN GEOGRAFI Suparmini Suparmini
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 6, No 2 (2008): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6219.053 KB) | DOI: 10.21831/gm.v6i2.15387

Abstract

Abstrak             Pendekatan dan metode pembelajaran geografi atau dipahami oleh para guru agar dapat melaksanakan pembelajaran secara efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Dalam pengelolaan pembelajaran, guru perlu mengembangkan metode, media, dan sumber belajar, serta mampu melaksanakan pembelajaran menggunakan pendekatan yang sesuai dengan tujuan dan karakteristik geografi. Pemahaman guru geografi dalam mempelajari hakikat pembelajaran, metode, dan teknik strategi pembelajaran diharapkan dapat membantu guru mempunyai gambaran komprehensif tentang pendekatan pembelajaran yang akan digunakan dan metode pembelajaran yang dipilih. Penguasaan kompetensi tersebut oleh guru, diharapkan kegiatan pembelajaran dapat mencapai hasil yang sesuai dengan yang telah ditetapkan. Kata Kunci : Metode, Pembelajaran, Geografi
GEOMORFOLOGI LERENG BARATDAYA GUNUNGAPI MERAPI KAITANNYA DENGAN UPAYA PENGELOLAAN LINGKUNGAN DAN KEBENCANAAN Sriadi Setyawati; Arif Ashari
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 15, No 1 (2017): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1242.739 KB) | DOI: 10.21831/gm.v15i1.16235

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan pada wilayah lereng baratdaya Gunungapi Merapi dengan tujuan: (1) menganalisis kondisi geomorfologi dengan teknik survei geomorfologikal analitikal, (2) mengembangkan model pengelolaan lingkungan dan kebencanaan berdasakan informasi geomorfologis. Metode yang digunakan adalah eksploratif-survei, dengan pendekatan keruangan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wilayah lereng baratdaya Gunungapi Merapi. Sampel diambil dengan teknik purposif sampling pada setiap satuan morfologi. Analisis menggunakan cara deskriptif kualitatif dilandasi aspek dan konsep dasar geomorfologi. Analisis ini didukung dengan analisis pengharkatan untuk menilai potensi sumberdaya alam pada masing-masing satuan bentuklahan. Hasil penelitian: (1) geomorfologi lereng baratdaya Gunungapi Merapi terdiri dari berbagai bentuklahan yang memiliki perbedaan relief, batuan, stuktur, dan proses geomorfologi. Perbedaan tersebut mempengaruhi variasi potensi sumberdaya dan jenis bahaya. (2) pengelolaan lingkungan dan kebencanaan dilakukan dengan identifikasi potensi sumberdaya berdasarkan kondisi geomorfologis dan bentuk pengelolaan yang dapat dilakukan, serta mengidentifikasi jenis bahaya pada setiap bentuklahan dan melakukan penataan ruang berbasis mitigasi bencana. Kata kunci: Geomorfologi, Merapi, Pengelolaan Lingkungan, Pengelolaan Kebencanaan
THE ENVIRONMENTAL MANAGEMENT OF THE SEGARA ANAKAN LAGOON AND ITS SURROUNDINGS, CILACAP, CENTRAL JAVA – INDONESIA Joko Christanto
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 7, No 2 (2009): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.437 KB) | DOI: 10.21831/gm.v7i2.19078

Abstract

This paper is heavily drafted from a research conducted at Segara Anakan Lagoon in 2000. The lagoon is located on the south of Central Java coast and immediately to the northwest of Cilacap District, Central Java Province, and it is about 350 km southeast of Jakarta. The lagoon and its surroundings are marked by several distinctive features, including an extensive mangrove system, very rapid sedimentation, leading to progradation of the shoreline, strong tidal influence and the presence of many fish, crab and shrimp varieties. The main objective of the paper is to prepare the Segara Anakan environs so as to ensure that economically and socially valuable ecosystems are protected for the benefit of current and future generations. The method applied in the study was descriptive analysis of the collected secondary data to support the results of the study. The results of the study showed that commercial cutting and degradation of the mangroves must be controlled through related and concerned agencies, and there was a need to prepare more sustainable basis for conserving and developing the lagoon’s resources in the future. On the basis of the study results, formulated recommendation is as the following: the mangrove forest need to be protected by preparing forest management guidance and instructions that can easily be accessed and operated by Kampung Laut people. Besides, the Kampung Laut people should have defined areas to be used for various purposes such as agricultural activities, ponds and regeneration areas. The mangrove forest in the surrounding Segara Anakan lagoon must be a protected zone, and the best option is likely by applying a community-based management. This emphasized local, village level, and control of resources utilization. Key words: environment, degradation, lagoon, management, mangrove forest, Segara Anakan, Cilacap District and Central Java Province.
USAHA TANI CABAI RAWIT PADA PERTANIAN LAHAN KERING DI KECAMATAN BINANGUN KABUPATEN BLITAR Dian Oktavina Pratiwi; Suparmini Suparmini
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 15, No 2 (2017): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.661 KB) | DOI: 10.21831/gm.v15i2.19558

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus di Desa Salamrejo (Sl.Rejo) dan Sumber Kembar (Sb.Kembar) dengan tujuan mengetahui: (1) kesesuaian faktor fisik dan faktor pembatas dengan syarat tumbuh tanaman; (2) faktor non fisik yang mempengaruhi usaha tani (UT); (3) pengelolaan UT pertanian lahan kering; (4) hambatan dan solusi UT; (5) perbedaan produktivitas bersih kedua daerah; 6) Hubungan antara biaya produksi dengan produktivitas bersih. Populasi sebanyak 1.283 kepala rumah tangga petani lahan kering dengan 93 sampel. Hasil: (1) Faktor fisik Sb.Kembar tidak sesuai dengan syarat tumbuh sedangkan Sl.Rejo sesuai, dan terdapat beberapa faktor pembatas. (2) Sb.Kembar menggunakan modal lebih kecil dan lebih banyak tenaga kerja upah, transportasi motor lebih banyak di Sl.Rejo, sedangkan alat pengolah lahan sama. (3) Sb.Kembar lebih lama mengolah lahan tetapi lebih banyak pembibitan sendiri sedangkan pemeliharaan lebih intensif di Sl.Rejo. (4) Hambatan fisik lebih besar di Sb.Kembar solusinya membuat bedengan dan pupuk organik; hambatan modal lebih besar di Sb.Kembar solusinya meminjam keluarga dan menyimpan hasil panen berupa uang; hambatan serangan hama lebih besar di Sl.Rejo solusinya melakukan penyemprotan. (5) Produksi rata-rata pertahun lebih besar di Sl.Rejo, demikian pula produktivitas kotor dan bersih. Biaya produksi lebih besar di Sb.Kembar (6) Hubungan biaya produksi dengan produktivitas bersih di Sb.Kembar bersifat positif sedangkan Sl.Rejo negatif
IDENTIFIKASI AIRTANAH ASIN BERDASARKAN PENDUGAAN GEOLISTRIK DI PESISIR KOTA CILACAP JAWA TENGAH Setyawan Purnama; Ahmad Cahyadi; Erik Febriarta; Nurul Khakhim; Hari Prihatno
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 11, No 2 (2013): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1405.64 KB) | DOI: 10.21831/gm.v11i2.3450

Abstract

Airtanah merupakan salah satu sumberdaya air potensial yang dapat digunakanuntuk memenuhi kebutuhan air manusia. Pemanfaatan airtanah yang berlebihan diwilayah pesisir seringkali menyebabkan terjadinya intrusi air laut. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui keterdapatan airtanah asin di Pesisir Kota Cilacap. Analisis dilakukandengan pendugaan geolistrik. Analisis data dilakukan dengan menggunakan softwareIP2Win. Hasil analisis menunjukkan bahwa airtanah asin terdeteksi pada titik A, C, D danG.Kata Kunci: Airtanah Asin, Pesisir, Geolistrik, Kota Cilacap
Identifikasi Garis Pantai Kawasan Pesisir Kabupaten Brebes Berbasis Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis Widiyana Riasasi
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 17, No 1 (2019): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.149 KB) | DOI: 10.21831/gm.v17i1.28298

Abstract

Pesisir sebagai kawasan pertemuan antara perairan dan daratan bersifat sangat dinamis sehingga memiliki potensi sumberdaya yang beragam. Berbagai proses di pesisir, baik yang alami seperti sedimentasi, pasang surut, gelombang tinggi, ataupun buatan yang dipengaruhi oleh aktivitas manusia, memicu terjadinya dinamika garis pantai. Perkembangan teknologi dalam bidang geospasial memberikan manfaat yang besar dalam mengkaji wilayah pesisir melalui penginderaan jauh. Sifat kawasan pesisir yang dinamis dapat diamati melalui penginderaan jauh dalam suatu periode waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dinamika yang terjadi pada garis pantai di pesisir Brebes dengan metode interpretasi visual data penginderaan jauh secara multi-temporal dalam kurun waktu 19 tahun, yaitu 1995 – 2014. Pengamatan menggunakan citra satelit skala medium, meliputi citra Landsat 7 ETM+ (30 meter) dan Landsat 8 (15 meter) tahun 1995, 2007 dan 2014 berbasis Sistem Informasi Geografis  untuk membatasi garis pantai di wilayah kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi dinamika garis pantai, baik akresi dan erosi, di pesisir Brebes. Garis pantai Pesisir Brebes mengalami perubahan yang cukup signifikan di sekitar daerah muara sungai, akibat pengaruh aktivitas marin dari Laut Jawa dan proses fluvial dari Sungai Pemali.

Page 7 of 24 | Total Record : 239


Filter by Year

2006 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 23 No. 2 (2025): Geo Media : Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 23 No. 1 (2025): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 22 No. 2 (2024): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 22 No. 1 (2024): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 21 No. 2 (2023): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 21 No. 1 (2023): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 20, No 2 (2022): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 20, No 1 (2022): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 19, No 2 (2021): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 19, No 1 (2021): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 18, No 2 (2020): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 18, No 1 (2020): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 17, No 2 (2019): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 17, No 1 (2019): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 16, No 2 (2018): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 16, No 1 (2018): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 15, No 2 (2017): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 15, No 1 (2017): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 14, No 2 (2016): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 14, No 1 (2016): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 13, No 1 (2015): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 11, No 2 (2013): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 11, No 1 (2013): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 10, No 1 (2012): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 7, No 2 (2009): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 6, No 2 (2008): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 5, No 2 (2007): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 5, No 1 (2007): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 4, No 2 (2006): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian More Issue