cover
Contact Name
Noblana Adib
Contact Email
edugamaiainbabel@gmail.com
Phone
+6282282246509
Journal Mail Official
edugamaiainbabel@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Petaling Km.13 Kelurahan Petaling, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 33173
Location
Kab. bangka,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
ISSN : 25988115     EISSN : 26140217     DOI : https://doi.org/10.32923/
Core Subject :
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan, is published twice a year by the Graduate Program IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung. Focus and Scope This journal departs from philosophy of Religious Education, which aims at becoming contain ideas, research results in educational, social and religious.
Arjuna Subject : -
Articles 142 Documents
Pendidikan Islam dan Adab Belajar Perspektif KH. Hasyim Asy’ari Sultan Abdillah
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 9 No. 2 (2023): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v9i2.3979

Abstract

This thesis aims to find out how Islamic education is from the perspective of KH. Hasyim Asy'ari, apart from that, this research also aims to find out how manners are in learning from KH's perspective. Hasyim Asy'ari. The type of research used in this research is qualitative library research. The approach used is a philosophical analysis approach to the thoughts of figures at certain times in the past, and the research methodology uses a historical approach. The data sources for this research are primary and secondary data sources, the primary data in this research are books written by KH. Hasyim Asy'ari, while the secondary data in this research are books, articles in magazines and online, theses, theses and journals. The data collection method in this research is the documentation method. The data analysis technique used in this research is the Spradley model data analysis technique, namely domain, textonomic, componential, and cultural theme analysis. The results of this research can be concluded that this research shows the nature of Islamic education in the view of KH. Hasyim Asy'ari's aim is to maintain the title of the noblest creature placed on humans and education lies in its contribution to creating a cultured and ethical society. Then Adab studied KH's perspective. Hasyim Asy'ari which has been explained in one of his books, Adabul Alim Wal Muta'allim, which includes the primacy of knowledge and scholars as well as the privileges of learning and teaching, the personal etiquette of a student, the etiquette of a student towards a teacher, the etiquette of a student in learning, the personal etiquette of a teacher, a teacher's etiquette in teaching, a teacher's etiquette when meeting his students, and a person's etiquette towards textbooks.
Model Dan Problematika Pendidikan Islam Menurut Azyumardi Azra Sulistri Sulistri
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 10 No. 1 (2024): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v10i1.3981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui Bagaimana Dasar(sumber-sumber) Pendidikan Islam, Tujuan Pendidikan Islam dan Karakteristik Pendidikan Islam Menurut Azyumardi Azra. (2) Mengetahui Bagaimana Model dan Problematika Pendidikan Islam Menurut Azyumardi Azra. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Sumber data primernya, yaitu buku Azyumardi Azra terdiri dari 4 buku dan sumber data sekunder adalah Skripsi, Tesis, Artikel Online dan Jurnal. Pengumpulan datanya dilakukan dengan metode dokumentasi. Data yang sudah terkumpul diolah melalui proses analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponensial dan analisis tema kultural.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Menurut Azyumardi Azra Dasar (sumber-sumber) Pendidikan Islam adalah Al-Qur’an, sunnah Nabi, kata-kata sahabat, kemaslahatan masyarakat, nilai-nilai adat istiadat dan kebiasaan-kebiasaan sosial dan hasil-hasil pemikiran dalam Islam. Tujuan pendidikan Islam menurut Azyumardi Azra yakni tujuan individual, tujuan sosial, dan tujuan profesional. Karakteristik Pendidikan Islam menurut Azyumardi Azra adalah Penguasaan Ilmu Pengetahuan, Pengembangan Ilmu Pengetahuan, penekanan pada nilai-nilai akhlak dalam penguasaan dan pengembangan ilmu pengetahuan, penguasaan dan pengembangan ilmu pengetahuan, penyesuaian kepada perkembangan anak, pengembangan kepribadian, dan penekanan pada amal saleh dan tanggung jawab. Sedangkan Model Pendidikan Islam menurut Azyumardi Azra adalah Pendidikan Surau, Pendidikan Pesantren, Pendidikan Madrasah dan Pendidikan Elit Muslim.Posisi penelitian ini adalah melanjutkan penelitian terdahulu yaitu penelitian Muhammad Rizki menjelaskan Pendidikan Islam di Indonesia, Demokratisasi dan Modernisasi Pendidikan Islam. Afroyina Zulfa menjelaskan Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam Di Era Globalisasi Dan Modernisasi dan Agus Prasetyo menjelaskan Neo-Modernisme dalam Pendidikan Islam. Sedangkan penelitian saya membahas melanjutkan tentang suasana pemikiran tokoh, kesangsian tokoh, sumber pemikiran tokoh dan pembaharuan pendidikan Islam
Peran Orang Tua Tunggal Dalam Membimbing Anak Usia Remaja Di Desa Kace Utomo Mandala Putra
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 9 No. 2 (2023): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v9i2.3985

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh keluarga orang tua tunggal yang berada di Desa Kace yang masih banyak mengalami permasalahan mengenai pendidikan dan bimbingan yang kurang tepat dalam memberikan bimbingan dan perhatian. Pendidikan di dalam keluarga terhadap anak mereka yang dipengaruhi beberapa faktor dan pola yang tidak tepat dalam membimbing dan mendidik pada anak usia remaja. Dari keluarga yang sudah di observasi dan wawancara peneliti menemukan masalah tentang tingkat keberhasilan orang tua dalam mendidik dan membimbing anak. penelitian ini dilakukan di Desa Kace Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka Belitung. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskripstif kualitatif, merupakan penelitian yang berkaitan langsung dengan memberikan gambaran secara detail sesuai dengan fakta yang ada dilapangan secara rinci. Tekhnik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa: (1) peran orang tua tunggal dalam membimbing anak usia remaja meliputi nilai aqidah agar mereka mempunyai keyakinan yang kuat dalam beribadah masih tidak optimal, nilai akhlak untuk membiasakan dan mengajarkan anak dengan etika dan akhlak juga kurang terbina dengan baik, nilai ibadah selalu mengajarkan anak untuk melakukan ibadah shalat karena shalat adalah tiang agama juga masih jauh dari kata baik (2) Pola orang tua tunggal dalam membimbing anak usia remaja di desa kace secara garis besar meliputi empat pola yaitu, otoritatif, otoritarian, permisif, dan uninvolved.
Pendidikan dan Kurikulum Pesantren Menurut KH Imam Zarkasyi Indah Pita Pratama
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 9 No. 2 (2023): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v9i2.4018

Abstract

Kurikulum pesantren merupakan alat untuk mencapai tujuan pendidikan dan sebagai pedoman dalam pelaksanaan pendidikan yang mencerminkan pandangan hidup kurikulum memegang peranan penting dalam pendidikan baik di lembaga pendidikan maupun masyarakat,dan berisi deskripsi mengenai visi,misi,dan tujuan pendidikan selain itu juga tujuan pendidikan pesantren juga menekankan pentingnya pendidikan pesantren dalam mencapai tujuan pendidikan nasional yang mencerminkan sosok insan yang diharapkan pesantren.Lingkunga kebijakan pendidikan adalah ruang lingkup yang berada pada lingkungan dari sistem pendidikan tersebut,baik terpusat maupun bersifat lokal.masalah dan agenda kebijakan pendidikan terdiri dari isu-isu yang sedang di bahas serius dalam hubungan domain kebijakan di bidang pendidikan.sistem dan prosedur perumusan kebijakan pendidikan meliputi fungsi alokasi,fungsi inquiri dan fungsi komunikasi.Bagi Umat Islam di Indonesia pada khususnya dan umat Islam di Timur Tengah dan AsiaTenggara pada umumnya, keberadaan Pondok Modern GontorPonorogo Jawa Timur sudah sangat dikenal, melalui sejumlah lulusannya yang berhasil menguasai bahasa Arab dan Inggris dengan baik, serta banyak di antara mereka yang kini menjadi tokoh nasional. Kredibilitas Pondok modern dalam menghasilkan lulusannya yang demikian itu tidak dipisahkan dari peran tokoh yang berkiprah di dalamnya yaitu KH. Imam Zarkasyi. Konsep yang diterapkan dalam upaya memajukan pondok disebut dengan Panca Jangka, yang meliputi pendidikan dan pengajaran, kaderisasi, pergedungan, khizanatullah, dan kesejahteraan keluarga pondok. Secara garis besar konsep pembaruan pendidikan yang dilakukan KH. Imam Zarkasyi dalam pembaruan pendidikan pesantren ini meliputi empat bidang, yaitu pembaruan sistem dan metode pendidikan, materi dan kurikulum, struktur dan manajemen, pola pikir dan kebebasan pendidikan. Melalui penerapan konsep pendidikan tersebut maka keberadaan Pondok Pesantren Modern Gontor Ponorogo tetap eksis dan diminati olehkalangan masyarakat Islam.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Terhadap Upaya Pemahaman Moderasi Beragama Bagi Peserta Didik Studi Kasus SMA Negeri 1 Pomalaa Samsul Bahri
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 10 No. 2 (2024): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v10i2.4056

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana peranan guru pendidikan agama Islam dalam memberikan pemahaman tentang konsep moderasi beragama bagi peserta didik di SMA Negeri 1 Pomalaa. Jenis penelitian ini yaitu penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada 3 komponen mendasar yang menjadi pembahasan utama dalam penelitian ini yaitu: Pertama, implementasi moderasi beragama dalam lingkungan sekolah SMA Negeri 1 Pomalaa telah berjalan dengan baik, hal tersebut terlihat dengan tidak pernahnya terjadi kekerasan dalam sekolah tersebut yang mengatasnamakan agama; Kedua, penanaman indikator-indikator moderasi beragama yang menjadi jalan untuk menentukan kontentasi dan pergumulan nilai kemoderatan yang ada; Ketiga, peranan guru pendidikan agama Islam dalam memberikan pemahaman moderasi beragama bagi peserta didik di SMA Negeri 1 Pomalaa dapat dilihat dengan nilai-nilai moderasi beragama yang telah diaplikasikan, adapun nilai-nilai moderasi beragama yang telah diaplikasikan tersebut adalah At-Tawassuth (Tengah-Tengah), I’tidal (Tegak Lurus), Asy Syura (Musyawarah), Al-Ishlah (Perbaikan), Al-Qudwah (Kepeloporan). Kesimpulan penelitian ini bahwa guru pendidikan agama Islam telah berperan aktif dalam memahamkan peserta didik di SMA Negeri 1 Pomalaa tentang konsep moderasi beragama.
Tradisi Arisan Manakib Abdul Qadir Al-Jilani sebagai Basis Penguatan Moderasi Beragama Remaja Desa Sraten Banyuwangi Fawait Syaiful Rahman
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 10 No. 1 (2024): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v10i1.4189

Abstract

kegiatan arisan Abdul Qadir al-Jilani sebagai basis penguatan moderasi beragama membawa perubahan luar biasa kepada sikap, perilaku, dan aktifitas para remaja. Mereka semakin rajin beraktifitas ke musala dan masjid, sekaligus menarik perhatian para orang tua untuk turut serta mengikuti acara tersebut. Penelitian ini membahas tentang kronologi, konstruksi, dan implikasi tradisi arisan Abdul Qadir al-Jilani sebagai basis penguatan moderasi remaja desa Sraten. Metode Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, dan observasi, analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian adalah tradisi arisan manakib Syaik Abdul Qadir al-Jilani dilatarbelakangi oleh perilaku ektrim remaja desa Sraten berupa pemukulan kepada sebagian masyarakat berstatus panitia masjid al-Furqan yang berafiliasi MD. Tokoh pemuda dan tokoh masyarakat menginisiasi untuk merangkul para remaja mengikuti Manakib Syaikh Abdul Qadir al-Jilani yang dikemas dengan arisan keliling. Tradisi arisan menakib merupakan istilah bagi melembaganya Manakib Syaikh Abdul Qadir al-Jilani di tengah masyarakat dengan sistem arisan. Tradisi arisan Syaikh Abdul Qadir al-Jilani berbentuk arisan keliling pembacaan dan penerjemahan manakib Manakib Syaikh Abdul Qadir al-Jilani. Kegiatan ini membawa perubahan sikap dan perilaku para remaja dari sebelum dan setelah mengkuti tradisi arisan Abdul Qadir al-Jilani. Perubahan perilaku moderat berdasarkan indikator anti kekerasan sehingga konflik rumah ibadah masjid al-Furqan selesai melalui gugatan ke PTUN Surabaya
Transformasi Pendidikan Islam: Konsep Pendidikan Muhammadiyah untuk Masa Depan Khoirunnisa Al Atikho; Abdul Hopid
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 11 No. 2 (2025): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v11i2.4209

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi transformasi Pendidikan Muhammadiyah sebagai tanggapan terhadap dinamika pendidikan global yang dipengaruhi oleh globalisasi, kemajuan teknologi, dan kompleksitas dinamika sosial. Fokus utama adalah integrasi nilai-nilai Islam, inovasi dalam metode pembelajaran, kurikulum holistik, dan kemitraan dengan dunia industri. Melalui penelitian empiris dan analisis akademis, artikel ini merinci praktek Pendidikan Muhammadiyah dalam menanamkan moral dan etika, memahami mendalam ajaran Islam, membangun integritas, serta melibatkan siswa dalam metode pembelajaran inovatif. Selain itu, eksplorasi terhadap pengembangan karakter, keterampilan sosial, dan kecerdasan emosional juga menjadi sorotan. Kemitraan dengan dunia industri memperkuat relevansi pendidikan dengan pasar kerja. Kesimpulannya, Pendidikan Muhammadiyah menawarkan konsep pendidikan yang adaptif, menggabungkan tradisi nilai-nilai Islam dengan tuntutan kontemporer, membentuk generasi yang kompeten, berintegritas, dan siap berkontribusi dalam masyarakat global yang dinamis. Artikel ini memberikan wawasan mendalam mengenai kontribusi Pendidikan Muhammadiyah dalam membentuk masa depan pendidikan Islam yang progresif.
Makna Simbolik Tradisi Rebo Kasan Di Desa Air Nyatoh Kecamatan Simpang Teritip Kabupaten Bangka Barat Tirai Membara; Fazrul Sandi Purnomo
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 10 No. 1 (2024): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v10i1.4320

Abstract

Kebudayaan dan adat istiadat yang dimiliki oleh masyarakat merupakan alat pengatur dan mengarahkan setiap tindakan, perilaku dan karya manusia yang menghasilkan kebudayaan. Kebudayaan yang ada pada masyarakat inilah yang mempengaruhi pola perbuatan bahkan cara berpikir masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna simbolik yang ada dalam pelaksanaan tradisi Rebo Kasan di sebuah desa, Air Nyatoh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berdasarkan kepada teori interpretative simbolik, digunakan dalam penelitian pada kondisi objek peneliti yang bersifat alamiah. Analisis dilakukan pada prosesi upacara adat dalam tradisi Rebo Kasan. Hasil penelitian menunjukkan Pelaksanaan Rebo Kasan di Desa Air Nyatoh merupakan tradisi yang sudah diamanahkan dari leluhur sebelumnya dan dilaksanakan hingga sekarang tanpa mengubah sedikit setiap prosesi upacara adat dan tanpa melupakan nilai-nilai keagamaan didalamnya. Setiap prosesi upacara tetap dimasukkan dan dihubungkan dengan pendidikan agama Islam dan syari’at Islam dengan tanpa mengindahkan keutamaan Al-Qur’an di dalamnya. makna simbolis yang tersirat dalam setiap prosesi bahkan perlengkapan yang digunakan dalam upacara Rebo Kasan baik persiapan maupun pelaksanaannya. Makna secara keseluruhan dari pelaksanaan tradisi Rebo Kasan sendiri adalah untuk mendoakan keselamatan dan perlindungan seluruh Masyarakat sepanjang tahun dari segala bala’ atau musibah apapun bentuknya. Sedangkan setiap perlengkapan yang digunakan seperti air wafak, ketupat atau lepet, makanan di dulang dan makanan manis seperti dodol memiliki makna yang cukup kuat. Air wafak sebagai perantara doa yang bermakna perlindungan, lepet atau ketupat yang menjadi simbol utama dalam prosesi Rebo Kasan bermakna pelepasan bala’ atau musibah, makanan di dulang dimaknai sebagai rasa Syukur atas rezeki yang diterima selama setahun dan makanan manis seperti dodol bermakna sebagai simbol keyakinan dan iman Masyarakat
Impelementasi Metode Amtsilati Dalam Membaca Kitab Kuning Ta’limul Muta’allim di Pondok Pesantren Ratna Dewi
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 10 No. 2 (2024): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pembelajaran metode Amtsilati dalam membaca Kitab Kuning di Pondok Pesantren Raudlatul Muta’allimin Al-Baisuny. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka penelitian ini menggukanan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Dalam penelitian ini menggunakan sumber data primer dan data skunder. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian teknik analisis data ini ialah dengan melalui proses reduksi data, tahap menyajikan data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian Amsilati dalam membaca kitab kuning ini menunjukkan bahwa bentuk pembelajarannya dengan menggunakan: metode Amtsilati, kemudian dalam proses pembelajaran Amtsilati ialah menggunakan tahapan mulai guru membaca kata-kata yang terdapat di kitab kuning kemudian menjelaskan makna-maknanya dan santri bersama-sama membaca nadzom-nadzom yang sudah diberikan sehingga santri menjadi terbiasa dan lebih mudah menghafalnnya. Kemudian menggunakan media dalam pembelajaran, serta waktu pembelajaran yang efektif. Sedangkan faktor pendukung yang mempengaruhi pembelajaran metode “Amsilati” ialah pengajar yang bersemangat, evaluasi dalam pembelajaran. Sedangkan faktor penghambatnya ialah: rendahnya motivasi belajar, serta lingkungan yang kurang mendukung.
Pentingnya Interaksi Antara Nilai Kearifan Lokal Dan Strata Sosial Dalam Tradisi Perayaan Maulid Nabi Di Desa Lumbu Raya Kecamatan Tapin Utara Kalimantan Selatan: Nilai kearifan lokal dan Strata Sosial Azizah Mahmidin
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 11 No. 1 (2025): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v11i1.4651

Abstract

Maulid Nabi, hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, diperingati pada tanggal 12 Rabi'ul Awal. Beberapa orang merayakan ulang tahun Nabi Muhammad SAW untuk mengenang kelahirannya dan perjuangannya untuk menyebarkan Islam saat ia masih hidup. Kebiasaan untuk memperingati hari kelahiran nabi bervariasi dari satu daerah ke daerah lain. Di antaranya adalah penduduk Desa Lumbu Raya. Kelahiran Nabi Muhammad (saw) sedang dirayakan di sini. Desa Lumbu Raya memiliki berbagai macam kegiatan bertema Islami, seperti pesta ulang tahun untuk Nabi, pembacaan dari buku ulang tahun, dan perayaan bayun. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memastikan signifikansi pengetahuan lokal sehubungan dengan praktik merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW. Di dalam pemukiman Lumbu Raya. Teknik kualitatif digunakan dalam penyelidikan ini. Informasi ini diperoleh melalui wawancara, observasi, dan survei literatur yang relevan. Analisis deskriptif kualitatif mengacu pada langkah-langkah yang digunakan untuk menggambarkan, mengevaluasi, menganalisis, dan menarik kesimpulan dari data. Tampaknya kelompok sosial ekonomi tertentu dan nilai-nilai pengetahuan lokal terkait dengan perayaan ulang tahun Nabi Muhammad SAW di dusun Lumbu Raya, menurut data yang telah dikumpulkan. Mendapatkan kekayaan dan ketenangan pikiran adalah tujuan dalam diri mereka sendiri. Sebagian besar masyarakat pedesaan Lumbu Raya tidak keberatan mengabaikan ketidaksetaraan kelas ketika mereka merayakan Maulid Nabi. Salah satu manifestasi dari ini adalah perayaan tahunan, yang bertujuan untuk membentengi masyarakat dan memberikan dasar bagi perdamaian dan kemakmuran abadi melalui peristiwa yang dinamis, mendebarkan, dan megah.