cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Bimbingan Konseling
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 444 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA POP UP PENGENALAN KARIR UNTUK SISWA KELAS III SDN TAMBAKAGUNG PURI MOJOKERTO YOGA P, STEVANUS
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 1 (2016): Volume 6 nomer 1
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat siswa terhadap media yang digunakan dalam mata pelajaran IPS kelas III yaitu pada materi mengenal jenis-jenis pekerjaan. Melihat pentingnya materi tersebut sebagai penunjang masa depan siswa, maka peneliti mengembangkan media pop-up pengenalan karier bagi siswa kelas III. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg & Gall (1983) yang telah disederhanakan oleh Tim Puslitjaknov (2008) menjadi 5 tahap. Karena keterbatasan waktu, peneliti hanya sampai tahap validasi ahli dan revisi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasikan sebuah produk yaitu media pop-up pengenalan karier yang memenuhi kriteria aspek kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pop-up pengenalan karier telah memenuhi kriteria aspek kelayakan. Nilai yang diperoleh dari ahli media 91%, ahli materi 92%, dan calon pengguna 96%. Dengan begitu, secara keseluruhan memperoleh rata-rata nilai sebesar 93%, dengan kategori nilai sangat baik, tidak perlu direvisi. Maka, dapat disimpulkan bahwa media pop-up pengenalan karir telah memenuhi keiteria aspek kelayakan untuk digunakan siswa kelas III SDN Tambakagung Puri Mojokerto. Kata kunci : Pengembangan, Media pop-up, pengenalan karier
PENERAPAN KONSELING KELOMPOK DENGAN STRATEGI SELF-MANAGEMENT UNTUK MENGURANGI PERILAKU AGRESIF VERBAL PADA SISWA KELAS VIII DI SMPN 2 DLANGGU MOJOKERTO ADI WIJAYA, CANDRA
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 1 (2016): Volume 6 nomer 1
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji penerapan konseling kelompok dengan menggunakan strategi self-management dalam membantu mengurangi perilaku agresif verbal pada siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan Pre-experiment dengan jenis One-Group Pre-test dan Post-test Design. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket perilaku agresif verbal siswa. Subyek penelitian ini adalah 8 orang siswa kelas VIII di SMPN 2 Dlanggu Mojokerto yang memiliki perilaku agresif verbal tinggi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji tanda. Berdasarkan hasil uji tanda bahwa menunjukkan tanda (-) berjumlah 8 sebagai N (banyaknya pasangan yang menunjukkan perbedaan) dan x (banyaknya tanda yang lebih sedikit) berjumlah 0. Dengan melihat tabel tes binominal dengan ketentuan N = 8 dan x = 0 (z), maka diperoleh ρ (kemungkinan harga di bawah H0) = 0,004 Bila dalam ketetapan α (taraf kesalahan) sebesar 5% adalah 0,05 maka dapat disumpulkam bahwa 0,004 < 0,05, berdasarkan hasil tersebut maka H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan rata-rata skor pre-test 116,75 dan rata-rata skor post-test 80,87, maka dapat dibuktikan bahwa pemberian konseling kelompok strategi self-management dapat menurunkan perilaku agresif verbal pada siswa kelas VIII di SMPN 2 Dlanggu Mojokerto. Kata kunci: Konseling Kelompok Self-Management, Perilaku Agresif Verbal
LAYANAN INFORMASI UNTUK MENGUBAH PERSEPSI SISWA TENTANG LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMK NEGERI 3 KEDIRI arurheza harsenda, yossy
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 1 (2016): Volume 6 nomer 1
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari hasil observasi yang dilakukan di SMK Negeri 3 Kediri, ditemukan bahwa banyak siswa memiliki persepsi kurang baik terhadap layanan Bimbingan Konseling, maka dari itu diberikanlah layanan informasi mengenai layanan Bimbingan Konseling. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui keefektifan penerapan layanan informasi untuk mengubah persepsi siswa tentang layanan Bimbingan Konseling kelas XI-Boga 1 di SMK Negeri 3 Kediri. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimenttal designe dengan jenis pre-test post-test one group design, sedangkan subyek penelitiannya adalah 4 siswa kelas XI-Boga 1 yang memiliki persepsi tidak baik tentang layanan Bimbingan Konseling. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data tentang siswa yang memiliki persepsi kurang baik yakni dengan menggunakan angket. Teknis analisis data yang digunakan adalah Uji Tanda. Hasil analisis Uji Tanda menunjukkan bahwa tanda positif (+) berjumlah 4. Berarti N (banyaknya pasangan yang menunjukkan perbedaan) adalah 4, sehingga X (banyaknya tanda yang lebih sedikit) adalah 0. Dengan melihat table tes binomial dengan ketentuan N = 4 dan X = 0, maka diperoleh ρ = 0,004. Bila menggunakan ketetapan α (taraf kesalahan) sebesar 5% adalah 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan antara pretest dan post test. Berdasarkan perhitungan diketahui hasil mean pretest 129,25 dan mean post-test 160 maka dapat disimpulkan bahwa pemberian layanan informasi dapat mengubah persepsi siswa tentang layanan Bimbingan Konseling.   Kata kunci: Persepsi, Layanan Informasi, Layanan Bimbingan Konseling
PENGEMBANGAN MODIFIKASI PERMAINAN GOBAK SODOR DALAM BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK AFILIASI DIRI ANTAR SISWA SMP KELAS VII IDA FAUZIAH, MEIFA
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 1 (2016): Volume 6 nomer 1
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pengembangan modifikasi permainan gobak sodor untuk afiliasi ini bertujuan untuk melatihkan kemampuan afiliasi siswa SMP kelas VII di UPTD SMPN 2  Ngantru. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model dari Borg dan Gall (1983) yang telah disederhanakan oleh Tim Pusat Penelitian Kebijakandan Inovasi Pendidikan (Puslitjaknov) menjadi lima tahapan. Jenis data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif deskriptif. Alat pengumpul data yang digunakan adalah angket untuk melakukan validasi pada uji ahli dan calon pengguna produk. Berdasarkan hasil uji validasi buku panduan modifikasi gobak sodor kepada kedua ahli Bimbingan dan Konseling diperoleh persentase rata-rata keseluruhan kriteria sebesar 86,5%. Tambahan komentar dan saran yang diperoleh dari uji ahli yakni, layanan apa yang mendukung dalam permainan, diminta untuk mencantumkan tempat pemberian permainan, perlu dicantumkan peran konselor, pemimpin/wasit, pemain dan siswa yang lain, perlu adanya konsistensi penulisan modifikasi permainan gobak sodor, perbandingan permainan gobak sodor asli dengan modifikasi tidak perlu dicantumkan, perlu adanya pengubahan kalimat ke dalam bahasa yang lebih interaktif. Sedangkan untuk media permainan pelaksanaan modifikasi permainan gobak sodor berdasarkan penilaian uji ahli memenuhi rata-rata keseluruhan aspek sebesar 81,50%. Tambahan komentar dan saran dari uji ahli sudah baik tanpa ada revisi. Berdasarkan hasil dari uji validasi pengguna menunjukkan bahwa buku panduan pada modifikasi permainan ini memenuhi rata-rata keseluruhan kriteria sebesar 86,5%. Tambahan komentar dan saran yang diperoleh dari uji ahli sudah baik tanpa ada revisi. Sedangkan untuk media permainan pelaksanaan modifikasi permainan gobak sodor berdasarkan penilaian uji pengguna memenuhi rata-rata keseluruhan aspek sebesar 92,9%. Tambahan komentar dan saran yang diperoleh dari uji ahli sudah baik tanpa ada revisi. Keseluruhan perolehan prosentase hasil uji validasi ahli Bimbingan dan Konseling dan uji validasi uji pengguna jika dibandingkan dengan kriteria kelayakan produk menurut Mustaji (2005) adalah sangat baik tanpa ada revisi dan memenuhi kriteria akseptabilitas berupa aspek kegunaan, kelayakan, ketepatan dan kepatutan.   Kata kunci: Modifikasi permainan gobak sodor, bimbingan kelompok, afiliasi
PENERAPAN KONSELING NARATIF UNTUK MENGURANGI TINGKAT GLOSSOPHOBIA SISWA KELAS X SMAN 13 SURABAYA RACHMAWATI, AJENG
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 1 (2016): Volume 6 nomer 1
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konseling naratif untuk mengurangi tingkat glossophobia siswa SMA kelas X. Jenis peneltian ini adalah penelitian kuantitaif dengan metode penelitian eksperimen. Bentuk desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pre test-post test design. Alat pengumpul data yang dipakai adalah angket glossophobia  untuk mendapatkan data tingkat glossophobia siswa kelas X di SMAN 13 Surabaya. Subyek dalam penelitian ini adalah 5 siswa dari 4 kelas X di SMAN 13 Surabaya yang memiliki skor glossophobia kategori tinggi. Bahasa yang digunakan dalam cerita baru semua subyek sudah menunjukan skor dalam penggunaan bahasa cerita diri dengan kriteria baik yang dihitung menggunakan rubric penilaian analisis perubahan cerita Innovative Maments Coding System (IMCS). Teknik analisis data yang digunakan adalah statistic non parametric dengan menggunakan analisis uji tanda. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai ρ = 0,031 lebih kecil dari α = 0,05. Jadi dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang siginifikan skor tingkat glossophobia  sebelum dan sesudah diberikan penerapan konseling naratif. Berdasarkan hasil perhitungan di atas, mean pre-test sebesar 194,4 dan mean  post-test sebesar 129,4 dan selisih antara mean post-test dan pre-test adalah sebesar 65. Dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Hipotesis penelitian ini yang berbunyi “Penerapan Konseling Naratif Untuk Mengurangi Tingkat Glossophobia Siswa SMA Kelas X di SMAN 13 Surabaya” dapat diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan konseling naratif untuk mengurangi tingkat glossophobia siswa SMA kelas X di SMAN 13 Surabaya.
PENERAPAN KONSELING NARATIF UNTUK MEREDUKSI KECEMASAN KOMUNIKASI (COMMUNICATION APPREHENSION) PADA SISWA KELAS VIII DI SMPN 40 SURABAYA DEWI ANDIENI, VICKY
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 1 (2016): Volume 6 nomer 1
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji penerapan konseling naratif untuk mereduksi kecemasan komunikasi siswa. Proses konseling terdiri dari 3 tahap yaitu eksternalisasi masalah, Memetakan pengaruh dari masalah dalam kehidupan seseorang dan Memetakan pengaruh kehidupan seseorang terhadap pengembangan masalah. Penelitian ini menggunakan pre-test post-test one group design. Subjek penelitian ini adalah 5 siswa yang mengalami kecemasan komunikasi tinggi. Analisis data penelitian ini menggunakan statistik non-parametrik uji tanda dan IMCS. Hasil dari analisis data menunjukkan bahwa ρ = 0,031 lebih kecil dibandingkan dengan α = 0,05. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima, maka hipotesis yang diterima yaitu terdapat penurunan skor kecemasan komunikasi pada siswa sekolah menengah pertama setelah pemberian konseling naratif. Sedangkan hasil analisis IMCS menunjukkan munculnya tindakan, refleksi, protes, rekonseptualisasi dan perubahan yang berbeda sebelum intervensi konseling naratif. Artinya penerapan konseling naratif dapat menurunkan kecemasan komunikasi pada siswa kelas VIII di SMPN 40 Surabaya
PENERAPAN KONSELING INDIVIDU DENGAN TEKNIK LOGOTERAPI UNTUK MENURUNKAN SELF DEFEATING PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS ARI WIBOWO, SIGIT
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 1 (2016): Volume 6 nomer 1
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil pengamatan dan analisis kebutuhan melalui observasi dan wawancara di SMAN 1 Taman diperoleh data perilaku mengalahkan diri (Self Defeating) yang cukup tinggi, hal ini ditandai dengan banyaknya anak yang terlambat dalam masuk ke kelas sehingga berurusan dengan tata tertib, selain itu banyak yang menuruti kesenangan sendiri dalam berperilaku dan berfikir meskipun sebenarnya tahu dampak negatif dari perilakunya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan skor yang diperoleh siswa yang memiliki kecenderungan perilaku mengalahkan diri (Self Defeating) sebelum dan setelah pelaksanaan konseling. Subjek penelitian diambil 5 anak dari kelas X yang mengalami kecenderungan perilaku mengalahkan diri (Self Defeating) yang masuk kategori tinggi dengan harapan konseling yang dilaksanakan dapat menurunkan kecenderungan perilaku mengalahkan diri (Self Defeating). Penelitian ini menggunakan desaign one group pretest and postest desaign. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data tentang siswa yang memiliki kecenderungan perilaku mengalahkan diri (Self Defeating) adalah dengan instrument angket dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan Uji tanda. Hasil analisis uji tanda menunjukkan bahwa tanda negatif menunjukkan angka 5 berarti N (Banyaknya tanda yang lebih sedikit) sama dengan 0. Dengan melihat tabel tes binomial dengan ketentuan N=5, dan X=0, maka diperoleh p=0,031. Bila menggunakan α (Taraf signifikan) 5% adalah 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa harga 0,031<0,05, Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima, maka hipotesis yang diterima yaitu ada penurunan skor kecenderungan perilaku mengalahkan diri (self defeating) pada siswa Sekolah Menengah Atas setelah pemberian konseling individu dengan teknik Logoterapi.   Kata kunci : Konseling Logoterapi, mengalahkan diri (Self Defeating)
STUDI PENELUSURAN (TRACER STUDY) ALUMNI PRODI TEKNOLOGI PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA TAHUN WISUDA 2000-2004 Ferdyansyah, Farhan
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 1 (2016): Volume 6 nomer 1
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi penelusuran ini hanya berfokus pada alumni lulusan tahun wisuda 2000 – 2004 prodi Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya, yang nantinya akan memperoleh data-data/informasi tentang: profil alumni, bidang kerja alumni beserta prosentasenya, kesesuaian kompetensi dengan pekerjaan saat ini dan saran yang diberikan alumni. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif  dalam bentuk deskriptif dan pengumpulan data dilakukan dengan metode survei. Teknik pengumpulan data penelitian ini yaitu menggunakan angket. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan random sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 96 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 96 orang alumni tahun wisuda 2000-2004 rata-rata memiliki Indeks Prestasi Komulatif (IPK) tertinggi mencapai prosentase 82% dengan predikat 2,76 s.d. 3,50 : Sangat Memuaskan. Rata-rata Lama Studi tertinggi mencapai prosentase 78% dengan Lama Studi >8 semester. Rata-rata Masa Tunggu Kerja Pertama tertinggi mencapai prosentase 44% dengan lama masa tunggu kerja 3-6 bulan. Bidang kerja dari 96 orang alumni adalah 68% bekerja di bidang pendidikan dan 32% bekerja di bidan non-pendidikan. Dalam kesesuaian kompetensi alumni dengan pekerjaan saat ini dapat dikatakan sesuai, ini juga ditunjukkan dengan tingkat kesesuaian antara pendidikan program studi dengan pekerjaan saat ini yang mencapai prosentase tertinggi yaitu 70%. Sedangkan saran yang diberikan alumni cukup bermacam-macam salah satunya yaitu dalam aspek pembelajaran yaitu memperbanyak kajian jurnal internasional yang terkait dengan Teknologi Pendidikan. Keterkaitan Bimbingan dan Konseling dengan studi penelusuran ini adalah memberikan salah satu fungsi bimbingan dan konseling yakni fungsi pemahaman melalui layanan informasi tentang hal-hal yang berhubungan dengan bidang kerja pada lulusan teknologi pendidikan seperti bekerja di bidang pendidikan maupun non-pendidikan.   Kata kunci: Tracer Study, Alumni, TeknologiPendidikan
PENERAPAN KONSELING KELOMPOK MODEL TRAIT AND FACTOR UNTUK MENINGKATKAN KEMANTAPAN PILIHAN KARIER SISWA KELAS XI  KOMPETENSI KEAHLIAN AKUTANSI SMK NEGERI 10 SURABAYA Afiko Denta, Bayu
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 1 (2016): Volume 6 nomer 1
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji penerapan konseling kelompok model Trait and Factor dalam meningkatkan kemantapan pilihan karier siswa kelas XI Kompetensi keahlian akutansi 1 SMK Negeri 10 Surabaya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperiment design dengan rancangan penelitian pre-test post-test one group design. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket kemantapan pilihan karier yang terdiri dari 70 item. Penentuan subjek menggunakan teknik nonrandom sampling yang menggunakan purposive sample, dan memperoleh subjek 8 siswa kelas XI Kompetensi keahlian akutansi 1 SMK Negeri 10 Surabaya yang teridentifikasi memiliki skor kemantapan pilihan karier paling rendah. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik non parametrik dengan menggunakan Uji Tanda. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan dapat diketahui dalam tabel tes binominal dengan ketentuan N = 8 dan x = 0 (z), maka diperoleh ρ (kemungkinan harga di bawah H0) = 0,004. Bila dalam ketetapan α (taraf kesalahan) sebesar 5% adalah 0,05 maka 0,004<0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan skor kemantapan pilihan karier sebelum dan sesudah diberikan konseling kelompok model Trait and Factor. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan diperoleh rata-rata pre-test 189,75 rata-rata post-test 236, dan selisih antara rata-rata pre-test dan rata-rata post-test sebesar 46,25. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa konseling kelompok model Trait and Factor dapat meningkatan kemantapan pilihan karier pada siswa kelas XI Kompetensi keahlian akutansi 1 SMK Negeri 10 Surabaya.   Kata Kunci    :  Konseling Trait and factor, kemantapan pilihan karier.
PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA INTERAKSI SOSIAL PADA SISWA KELAS XI MULTIMEIDA SMK NEGERI 1 DRIYOREJO SOFYAN DARMAWAN, MUHAMAD
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 2 (2016): Volume 6 Nomer 2
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil studi pendahuluan di SMK Negeri 1 Driyorejo, disiumplkan  bahwa banyak ditemukannya siswa yang memiliki tingkat interaksi sosial rendah. Hal ini diperoleh dari hasil DCM (Daftar Cek Masalah) yang disebarkan di SMK Negeri 1 Driyorejo, khusunya siswa kelas XI Jurusan Multimedia.Adapun masalah interaksi sosial yang mucul yaitu minder, kurangnya kerjasama, takut bertanya kepada guru dan komunikasi yang kurang. Dari masalah interaksi sosial tersebut sangat diperlukan penanganan untuk membantu siswa mengatasi masalah tersebut. Selain itu penggunaan media dalam layanan bimbingan dan konseling sangat terbatas. Guru BK hanya menggunakan media seadanya saja, apalagi menggunakan media untuk membantu memecahkan masalah siswa. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media bimbingan dan konseling, kemudian mengetahui akseptabilitas berdasarkan aspek kegunaan, kelayakan, ketepatan dan kepatutan dengan menggunakan model pengembangan Borg and Gall (1983) yang telah disederhanakan oleh Tim Puslijaknov (Tim Pusat Penelitian Kebijakan dan Inovasi Pendidikan Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional, 2008). Produk yang dihasilkan dalam upaya membantu mengatasi masalah interaksi sosial yaitu media permainana ular tangga interaksi sosialyang disertai dengan  buku panduan pelaksanaan permainan.                 Hasil validasi ahli media pada permainan ular tangga interaksi sosial  sebesar 88,46.Hasil validasi ahli bimbingan dan konseling pada aspek kegunaan media permainan ular tangga interaksi sosial  sebesar  84,38%, aspek kelayakan sebesar 90,63%, aspek ketepatan sebesar 90%, dan aspek kepatutan sebesar 85,38%.Sedangkan hasil validasi pengguna Guru BK di SMK Negeri 1 Driyorejo pada aspek kegunaan media permainan ular tangga interaksi sosial sebesar 93,75%, aspek kelayakan sebesar 100%, aspek ketepatan sebesar 100%, dan aspek kepatutan sebesar 100%. Sedangkan hasil  validasi ahli media pada buku panduan  pelaksanaan permainan yang dinilai berdasarkan sitematikanya sebesar 87,16%.  Hasil validasi ahli bimbingan dan konseling pada buku panduan pelaksanaan permainan yang dinilai berdasarkan sistematikanya sebesar 86,37%.  Hasil validasi pengguna Guru BK di SMK Negeri 1 Driyorejo  pada buku panduan pelaksanaan permainan yang dinilai berdasarkan sitematikanya sebesar 100%. Keseluruhan persentase hasil  validasi jika dibandingkan dengan kriteria kelayakan produk  menurut Mustaji (2005) adalah sangat baik dan tidak diperlukan revisi. Dengan demikian dapat disimpulkan  bahwa pengembangan media permainan ular tangga interaksi sosial memenuhi kriteria akseptabilitas produk yang  meliputi aspek kegunaan, kelayakan, ketepatan dan kepatutan.   Kata kunci: Permainan ular tangga, interaksi sosial.

Page 6 of 45 | Total Record : 444