cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan (JMTP)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 439 Documents
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MATERI POKOK ELASTISITAS DAN HUKUM HOOKE MATA PELAJARAN FISIKA UNTUK SISWA KELAS XI IPA DI SMA NEGERI 1 DRIYOREJO GRESIK GERALD NOVIANO, FIRST
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran Multimedia Interaktif yang dibutuhkan dan mengetahui seberapa jauh keefektifan media tersebut dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Driyorejo, Gresik. Model pengembangan yang digunakan adalah Research & Development oleh Borg & Gall. Prosedur yang dilakukan adalah (1)potensi dan masalah, (2)Pengumpulan data, (3)desain produk, (4)validasi desain, (5)revisi desain, (6)uji coba pemakaian, (7)revisi produk, (8)uji coba produk, (9)revisi produk, (10)produksi masal. Instrumen yang digunakan adalah wawancara, angket dan test. Instrumen wawancaera digunakan kepada ahli desain pembelajaran, materi dan ahli media. Instrumen angket digunakan untuk siswa dalam menguji coba media, dan isntrument test digunakan untuk menilai keefektifitasan penggunaan media pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Teknik analisis data wawancara dan angket menggunakan rumus Persentase nilai, dan data test dianalisis dengan rumus uji t. Hasil analisis data dari angket wawancara ahli materi mendapat skor sebesar 92,19% dan 84,37%, skor yang didapat dari angket wawancara ahli media sebesar 94,11% dan 95,59%. Dalam proses uji coba media secara individu mendapat skor 82,95%, uji coba kelompok kecil mendapat skor 89,64, dan yang terakhir uji coba kelompok besar mendapat skor 86,64%. Bedasarkan skor yang didapat selama proses pengembangan dapat disimpulkan bahwa media yang dikembangkan layak untuk digunakan. Hasil uji t menuntujukkan thitung sebesar 33,24 > ttabel = 2,032, hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan dan media tersebut efektif dalam meningkatkan hasil belajar. Kata kunci : Pengembangan, Multimedia Interaktif, FisikaAbstract The goal of this research is to develop an Interactive Multimedia learning and find out how far the effectiveness of the media in improving student learning outcomes in class XI IPA of SMA Negeri 1 Driyorejo, Gresik. The development model used is Research & Development by Borg & Gall. The procedures performed are (1) potential and problems, (2) data collection, (3) product design, (4) design validation, (5) design revision, (6) trial use, (7) product revision, (8) product trials, (9) product revisions, (10) mass production. The instruments used were interviews, questionnaires and tests. The interview instrument was used for instructional design experts, materials and media experts. The questionnaire instrument is used for students in testing the media, and the test instrument is used to assess the effectiveness of the use of instructional media in improving student learning outcomes. Interview and questionnaire data analysis techniques used the percentage value formula, and the test data were analyzed using the t test formula. The results of data analysis from the material expert interview questionnaire scored 92.19% and 84.37%, the score obtained from the media expert interview questionnaire was 94.11% and 95.59%. In the process of individual media trials a score of 82.95%, small group trials received a score of 89.64%, and finally the large group trials scored a score of 86.64%. Based on the scores obtained during the development process it can be concluded that the developed media is suitable for use. t test results show that the tcount is 33.24> Ttable = 2.032, it can be concluded that there are significant differences in learning outcomes and the media is effective in improving learning outcomes. Keywords: Development, Interactive Multimedia, Physics
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SCRAPBOOK PELAJARAN TEMATIK TEMA 1 MATERI LAMBANG NEGARA GARUDA PANCASILA UNTUK SISWA KELAS 3 DI SD MUHAMMADIYAH 22 SURABAYA UTAMI NINGRUM, FITRIA
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran Scrapbook yang layak dan efektif pada materi lambang negara garuda pancasila. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE, untuk mengetahui kelayakan sebuah media dilakukan vallidasi kepada ahli materi dan ahli media dengan menggunakan instrumen wawancara terstruktur serta melakukan uji coba perorangan & kelompok kecil dengan menggunakan angket. Sedangkan untuk mengetahui keefektifan sebuah media dengan melakukan uji coba kelompok besar kepada peserta didik menggunakan instrumen tes. Data yang diperoleh berupa data kuantitatif diperoleh dari hasil wawancara terstruktur, angket dan tes. Sedangkan teknik analisis data menggunakan rumus persetase nilai dari arthana untuk mengukur persentase angket. Jenis penelitian ini quasi eksperimen dengan pretest-posttest one grub design. Hasil analisis validasi ahli materi I & II diperoleh sebesar 100% dan ahli media I dan ahli media II validator pertama diperoleh presentase sebesar 92,85% dan validator kedua diperoleh presentas sebesar 100%, uji coba perorangan diperoleh presentase sebesar 96,66%, uji coba kelompok kecil diperoleh presentase sebesar 92,22%, dan uji coba kelompok besar diperoleh presentase sebesar 97,79%. Hasil analisa data yang diperoleh dapat dikatakan bahwa media Scrapbook materi Lambang Negara Garuda Pancasila Mata Pelajaran Tematik Tema 1 kelas III di SD Muhammadiyah 22 Surabaya termasuk kriteria sangat baik sehingga sangat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran.Sedangkan hasil uji t dengan melakukan pretest dan posttest diperoleh hasil thitung sebesar 18,9011 yang kemudian dicocokan dengan ttabel dengan taraf signifikan 5% dan db= 34-1, sehingga diperoleh ttabel 1,697. Maka penggunaan media Scrapbook dapat dikatakan sudah efektif. Kata kunci : Media Scrapbook, Lambang Negara Garuda Pancasila Abstract The purpose of this research is to develop a suitable and effective Scrapbook learning media on the material of the symbol of the Pancasila Garuda state. The development model used is the ADDIE development model, to determine the feasibility of a media carried out validation to material experts and media experts using structured interviewing instruments and conducting individual & small group trials using a questionnaire. Meanwhile, to determine the effectiveness of a media by carrying out large group trials to students using test instruments. The data obtained in the form of quantitative data obtained from the results of structured interviews, questionnaires and tests. While the data analysis technique uses the formula for the percentage value of arthana to measure the percentage of the questionnaire. The data obtained in the form of quantitative data obtained from the results of structured interviews, questionnaires and tests. The type of this research is quasi-experimental with pretest-posttest one grub design. The results of the validation analysis of the material experts I & II obtained by 100% and media experts I and media experts I of the first validator obtained a percentage of 92.85% and the second validator obtained a percentage of 100%, individual trials obtained a percentage of 96.66%, the test small group trials obtained a percentage of 92.22%, and large group trials obtained a percentage of 97.79%. The results of the analysis of the data obtained can be said that the scrapbook media of garuda pancasila state material in thematic 1 of class III at SD Muhammadiyah 22 Surabaya including very good criteria. So, it is suitable to be used as a learning medium.While the results of the t test by pretest and post test obtained of thitung 18.9011 which matched with a with a ttabel with a significant level of 5% and db = 34-1, so that a ttabel of 1.697 was obtained. So the use of Scrapbook media can be said to be effective. Keywords: Media Scrapbook, Garuda Pancasila State Symbol
PENGEMBANGAN MEDIA POP UP BOOK UNTUK MENINGKATKAN KOSAKATA PADA ANAK TUNARUNGU TINGKAT SMP DI SLB DEWI SARTIKA TAMAN SIDOARJO AYU PERTIWI, RAHMAH
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini (1) menghasilkan produk media Pop Up Book untuk meningkatkan kosakata pada anak tunarungu tingkat SMP di SLB Dewi Sartika Taman Sidoarjo yang layak. (2) Mengetahui keefektifan produk media Pop Up Book untuk meningkatkan kosakata pada anak tunarungu tingkat SMP di SLB Dewi Sartika Taman Sidoarjo. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implemetation, Evaluation). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian non-parametrik. Data dikumpulkan dengan angket terbuka, expert judgement dan tes. Sedangkan teknik analisis data menggunakan rumus PSA yang digunakan untuk mengukur presentase angket kemudian untuk tes menggunakan expert judgement dan rumus Wilcoxon matcj pairs test. Berdasarkan hasil analisi data perhitungan angket ahli materi memperoleh 100% termasuk dalam kategori baik sekali perhitungan angket ahli media memperoleh 100% termasuk dalam kategori baik sekali, serta uji coba pada 2 orang siswa mendapatkan 96% termasuk kategori baik sekali. Dengan hasil yang diperoleh tersebut, dapat disimpulkan bahwa media Pop Up Book dikategorikan baik sekali dan layak digunakan. Dari hasil analisi data tes pembelajaran yang tidak menggunakan media Pop Up Book ini dapat dibuktikan denngan hasil seblu penelitian emperoleh rata-rata 54, kemudian setelah menggunakan media Pop Up Book memperoleh rat-rata 93. Selain itu hasil penelitian juga menunjukkan bahwa Zhitung = 2,20 lebih besar dari Ztabel = 1,96 dengan nilai krisis 5% dengan n=6, Zhitung = 2,20 > ztabel = 1,96. Berdasarkan hasil tersebut terbukti bahwa penggunaan media Pop Up Book efektif untuk meningkatkan kemampuan anak tunarungu dalam memahami materi keaneka ragaman hewan. Kata kunci : Pop Up Book, Kosakata, Tunarungu. ABSTRACT The purpose of this research ( 1 ) produce products media pop up to improve vocabulary book on deaf child at the level of junior high schools in SLB Dewi Sartika, Taman, Sidoarjo. ( 2 ) Know whether the media pop-up book to increase the vocabulary on deaf child at the level of junior high schools in SLB Dewi Sartika, Taman, Sidoarjo. The model of development used is the ADDIE method (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). The kind of research used in this research is non-parametric. Data was gathered with the survey, expert judgement and tests. And data collection techniques is PSA formula used to measure the percentage of the survey then for the tests using expert judgement and formulas Wilcoxon matcj pairs test. Based on the results of analysis of chief data calculation is the people of material have 84 % included in a category good calculation chief media experts have 98 % included in a category good , and trial in the 2 students get 96 % in the category of good once. With the result, we can conclude that the media Pop Up Book classified as well and deserve to used. From the data analysis test learning who do not use media pop-up book this evidenced by the results of an research obtain the average is 54, then after using media pop-up book obtain the average is 93. In addition the results of research also suggests that Zhitung = 2,20 bigger than Ztabel = 1,96 with the value of the crisis 5 % = 6, with N Zhitung = 2,20 > Ztabel = 1,96. Based on these results proved that the use of media pop-up book effective to accelerate a deaf child in understanding the diversity in animal material. Keywords: Pop Up Book, Vocabulary, Deaf.
PENGEMBANGAN MEDIA MOBILE LEARNING PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS XI AKUNTANSI 1 DI SMK PGRI 1 TULUNGAGUNG AYU RUSDIANA, FITRI
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari pengembangan media mobile learning adalah untuk menghasilkan produk mobile learning untuk mata pelajaran matematika materi logika matematika dan mengetahui kelayakan serta keefektifan dari media mobile learning terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika. Kurangnya pemahaman peserta didik kelas XI Akuntansi mengenai materi logika matematika yang dibuktikan melalui rekap nilai peserta didik jurusan akuntansi pada tahun ajaran sebelumnya, yaitu di bawah standar yang ditetapkan oleh SMK PGRI 1 Tulungagung. Permasalahan juga disebabkan karena keterbatasan peserta didik untuk melakukan pembelajaran di kelas dikarenakan waktu pelaksanaan praktek kerja industri yang dilaksanakan dalam 6 bulan serta media pembelajaran yang digunakan masih kurang. Berdasarkan analisis kebutuhan dan potensi pemecahan masalah, maka dibutuhkan pengembangan media mobile learning pada mata pelajaran matematika khususnya materi logika matematika agar peserta didik dapat melakukan pembelajaran secara mandiri meskipun sedang melaksanakan kegiatan praktek kerja industri. Model pengembangan yang digunakan ialah model pengembangan ADDIE dengan subjek penelitian kelas XI Akuntansi 1 SMK PGRI 1 Tulungagung. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara, angket, dan tes. Jenis data kualitatif dan kuantitatif dianalisis dengan menggunakan skala penilaian Guttman. Hasil penelitian menunjukkan uji kelayakan rencana pelaksanaan pembelajaran (100%) yang menyatakan kategori sangat baik, uji kelayakan materi logika matematika (100%) menunjukkan kategori sangat baik, uji kelayakan media (100%) menunjukkan kategori sangat baik, dan uji kelayakan bahan penyerta (100%) menujukkan kategori baik, serta kelayakan dari segi daya tarik media oleh peserta didik (95,78%) menunjukkan kategori sangat baik dan layak digunakan. Media mobile learning dinyatakan efektif berdasarkan perbandingan pre-test dan post-test kelas eksperimen yaitu rata-rata pre-test sebesar 47,33 sedangkan rata-rata post-test sebesar 72,21. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan media mobile learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika materi logika matematika kelas XI Akuntansi SMK PGRI 1 Tulungagung. Kata kunci : Pengembangan, Media Mobile Learning, Hasil Belajar Abstract The purpose of the developing of mobile learning media is, to produce the mobile learning for logic mathematics subject and to know the deserving and effectively of the mobile learning in the studying result of it.Lack of students understanding in the Accounting Class grade 11th about the Logic Math where proved by all studying result of the Accounting Students in last year, they got under limit of standart that ruled by school, SMK PGRI 1 Tulungagung. The problem caused by lacking of the students to do learning in the class because they in the outside, to do practical work industries for six months and also the learning media that used is still lacking. Based on need assessment and the potencial of problem solving, so needed the developing of mobile learning media in the mathematics especially in Logic Math subject in order to the students can do self-learning while they do practical work industries. The developing model that used is, ADDIE models, the research subject is Accounting class grade 11th in SMK PGRI 1 Tulungagung. The data will collect use interview, questioner, and the test. The Qualitative and Quantitative data will analyze with the Guttman assesstment scale. And the researh result show the deserving of learning plan process (100%) that saying very well levels, the deserving of media (100%) very well, the deserving of guidebook (100%) saying well, and the interseting of media is very well (95,78%) from the students. Mobile learning was saying effective based on the comparing between the pre-test and the post-test experiment class, the average of pre-test is 47,33. And the average of post-test is 72,21. With all of that, can be concluded that the developing of mobile learning can increase the studying result of the Accounting Class grade 11th students in logic math in SMK PGRI 1 Tulungagung. Keywords: Development, Mobile Learning, Studying result
PENGEMBANGAN MODUL MULTIMEDIA MATERI POKOK MAKANAN DAN SISTEM PENCERNAAN MATA PELAJARAN BIOLOGI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI DI SMA ANTARTIKA SIDOARJO FIRMAN ARDIANSYAH, MUHAMMAD
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan media modul multimedia yang sesuai dengan kebutuhan, menguji kelayakan media, dan menguji keefektifan penggunaan modul multimedia. Pengembangan ini menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Desain penelitian ini menggunakan tekni wawancara, kuesioner atau angket, dan tes serta dilakukan uji coba produk. angket dianalisis menggunakan rumus prosentase. Sedangkan data hasil tes untuk menguji kelayakan media dalam meningkatkan hasil belajar dihitung menggunakan rumus uji-t.. Hasil penelitian yang diperoleh dari kedua ahli materi dan kedua ahli media memperoleh persentase sebesar 100% bernilai sangat baik. Data yang diperoleh dari ahli desain pembalajaran mendapatkan persentase sebesar 99%. Berikut merupakan hasil pre-test dan post-test adalah 0,7<48,9. Modul Multimedia dapat meningkatkan hasil belajar dilihat dari hasil post-test lebih besar dari hasil pre-test dalam perhitungan t­hitung lebih besar dari ttabel. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Pengembangan modul multimedia materi pokok makanan dan sistem pencernaan mata pelajaran biologi layak digunakan dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar. Kata Kunci : pengembangan, Modul Multimedia, Biologi, hasil belajar. Abstract The purpose of this research is to produce media of multimedia modules as the needs, test the media feasibility, and test the effectiveness of multimedia module?s. This development uses the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The design of this research uses interviews, questionnaires, and test and carried out the product trials. Questionnaires analyzed using the precentage formula. While the test result data to test the appropriateness of the media in improving learning outcomes is calculated using the t-test formula. The results from both material experts and both media experts acquires a percentage of 100% of the excellent value. The Data obtained from design learning experts get a percentage of 99%. The result of pre-test and post-test is 0,7<48,9. Multimedia module can improve learning result seen from post-test greather than pre-test in calculation tcount greater than ttable. It can thus be that development of multimedia module on food and disgestion system matter in biology is feasible to use and affective in improving learning. Keywords: development, multimedia modules, biology, learning result.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS ANDROID PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI MATERI MITIGASI BENCANA ALAM UNTUK KELAS XI IPS SMA ANTARTIKA SIDOARJO ALFIAN GHIFARI, MOHAMMAD
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pembelajaran Geografi bertujuan agar siswa mampu mengetahui gejala alam dan segala sesuatu yang terjadi dimuka bumi maupun didalam bumi. Dalam hal ini Multimedia Interaktif berbasis Android tentu menjadi media pembelajaran yang cocok untuk membantu siswa dalam belajar dan dalam keadaan darurat sekalipun, karena media ini menggunakan perangkat bergerak/mobile pada sistem operasi berbasis Linux dan disaikan melalui layar perangkat Smartphone/Tablet Android. Dalam pelaksanaan penelitian peneliti menggunakan model penelitian Research and Development (R&D) menurut Borg and Gall dalam Sugiono. Model ini terdiri dari 10 tahapan yakni (1) Potensi dan Masalah, (2) Pengumpulan Data, (3) Desain Produk, (4) Validasi Desain, (5) Uji Coba Pemakaian, (6) Revisi Produk, (7) Uji Coba Produk, (8) Revisi Desain, (9) Revisi Produk, (10) Produksi Massal,. Model ini dipilih karena paling sesuai dan cocok digunakan sebagai acuan untuk mengembangkan Multimedia Interaktif berbasis Android yang sedang dikembangkan oleh peneliti. Pengumpulan data menggunakan instrumen data kuantitatif atau angket, kemudian dianalisis menggunakan rumus prosentase. Sedangkan data hasil tes untuk menguji kelayakan media dalam meningkatkan hasil belajar dihitung menggunakan rumus uji-t. Adapun dari hasil uji coba pada ahli materi mendapat hasil 100% dan uji coba pada ahli media sejumlah 100%. Hasil uji coba perorangan mendapatkan 96,29%, uji coba kelompok kecil mendapatkan 96,91%, sedangkan uji coba kelompok besar mendapatkan hasil 90,62%. Melalui perhitungan uji t diketahui hasil thitung sebesar 15,168. Selain itu, berdasarkan pengujian menggunakan taraf signifikan 5% db = 44 -1 = 43 diperoleh ttabel = 1,681. Jadi peneliti dapat menyimpulkan bahwa thitung lebih besar dari ttabel yaitu 15,168 > 1,681. Sehingga terjadi perbedaan yang signifikan antara pre-test dan post-test dan dapat disimpulkan bahwa Multimedia Interaktif berbasis Android yang dikembangkan efektif untuk pembelajaran pada materi Mitigasi Bencana Alam. Kata kunci : Pengembangan, Multimedia Interaktif berbasis Android, Pembelajaran Geografi Materi Mitigasi Bencana Alam. ABSTRACT The purpose of learning Geography is to make the students able to know and understand about natural phenomenon and everything that happen outside and inside of the earth. On this situation Interactive-Android based Multimedia is the most capable media that can help the students to learning even if there?s emergency situation, because this media is using Linux based Operating System gadget that provide through the android smartphone or tablet screen. In the research process, researcher use the Research and Development (R&D) research model according to Borg and Gall in Sugiono?s book. This model was chosen because it?s the most suitable to be used as a reference for developing Android-based Interactive Multimedia that is being developed by the researcher. The data collection using quantitive data instruments of questionaires, then analyzed using the precentage formula. While the test result data to test the appropriateness of the media in improving learning outcomes is calculated using the t-test formula. As for the results of trials on material expert got 100% results and trials on media experts were 100%. Individual trials get 96,29%, small group trials get 96,91%, while large group trials get 90,62% results. Through t-test calculation it is known that the result of t-count is 15,168. In addition, based on testing using a significant level of 5% db = 44 ? 1 = 43 obtained table = 1,1681. So the researcher can conclude that t-count is greater than t-table which is 15,168>1,681. So there?s a significant difference between pre-test and it can be concluded that Android-Based Interactive Multimedia developed was effective for learning on Natural Disaster Mitigation material. Keywords: Development, Interactive-Android based Multimedia, Learning Natural Disaster Mitigation.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS ANDROID PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI MATERI MITIGASI BENCANA ALAM UNTUK KELAS XI IPS SMA ANTARTIKA SIDOARJO ALFIAN GHIFARI, MOHAMMAD
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pembelajaran Geografi bertujuan agar siswa mampu mengetahui gejala alam dan segala sesuatu yang terjadi dimuka bumi maupun didalam bumi. Dalam hal ini Multimedia Interaktif berbasis Android tentu menjadi media pembelajaran yang cocok untuk membantu siswa dalam belajar dan dalam keadaan darurat sekalipun, karena media ini menggunakan perangkat bergerak/mobile pada sistem operasi berbasis Linux dan disaikan melalui layar perangkat Smartphone/Tablet Android. Dalam pelaksanaan penelitian peneliti menggunakan model penelitian Research and Development (R&D) menurut Borg and Gall dalam Sugiono. Model ini terdiri dari 10 tahapan yakni (1) Potensi dan Masalah, (2) Pengumpulan Data, (3) Desain Produk, (4) Validasi Desain, (5) Uji Coba Pemakaian, (6) Revisi Produk, (7) Uji Coba Produk, (8) Revisi Desain, (9) Revisi Produk, (10) Produksi Massal,. Model ini dipilih karena paling sesuai dan cocok digunakan sebagai acuan untuk mengembangkan Multimedia Interaktif berbasis Android yang sedang dikembangkan oleh peneliti. Pengumpulan data menggunakan instrumen data kuantitatif atau angket, kemudian dianalisis menggunakan rumus prosentase. Sedangkan data hasil tes untuk menguji kelayakan media dalam meningkatkan hasil belajar dihitung menggunakan rumus uji-t. Adapun dari hasil uji coba pada ahli materi mendapat hasil 100% dan uji coba pada ahli media sejumlah 100%. Hasil uji coba perorangan mendapatkan 96,29%, uji coba kelompok kecil mendapatkan 96,91%, sedangkan uji coba kelompok besar mendapatkan hasil 90,62%. Melalui perhitungan uji t diketahui hasil thitung sebesar 15,168. Selain itu, berdasarkan pengujian menggunakan taraf signifikan 5% db = 44 -1 = 43 diperoleh ttabel = 1,681. Jadi peneliti dapat menyimpulkan bahwa thitung lebih besar dari ttabel yaitu 15,168 > 1,681. Sehingga terjadi perbedaan yang signifikan antara pre-test dan post-test dan dapat disimpulkan bahwa Multimedia Interaktif berbasis Android yang dikembangkan efektif untuk pembelajaran pada materi Mitigasi Bencana Alam. Kata kunci : Pengembangan, Multimedia Interaktif berbasis Android, Pembelajaran Geografi Materi Mitigasi Bencana Alam. ABSTRACT The purpose of learning Geography is to make the students able to know and understand about natural phenomenon and everything that happen outside and inside of the earth. On this situation Interactive-Android based Multimedia is the most capable media that can help the students to learning even if there?s emergency situation, because this media is using Linux based Operating System gadget that provide through the android smartphone or tablet screen. In the research process, researcher use the Research and Development (R&D) research model according to Borg and Gall in Sugiono?s book. This model was chosen because it?s the most suitable to be used as a reference for developing Android-based Interactive Multimedia that is being developed by the researcher. The data collection using quantitive data instruments of questionaires, then analyzed using the precentage formula. While the test result data to test the appropriateness of the media in improving learning outcomes is calculated using the t-test formula. As for the results of trials on material expert got 100% results and trials on media experts were 100%. Individual trials get 96,29%, small group trials get 96,91%, while large group trials get 90,62% results. Through t-test calculation it is known that the result of t-count is 15,168. In addition, based on testing using a significant level of 5% db = 44 ? 1 = 43 obtained table = 1,1681. So the researcher can conclude that t-count is greater than t-table which is 15,168>1,681. So there?s a significant difference between pre-test and it can be concluded that Android-Based Interactive Multimedia developed was effective for learning on Natural Disaster Mitigation material. Keywords: Development, Interactive-Android based Multimedia, Learning Natural Disaster Mitigation.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN MATERI POKOK DEBAT PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS X.MULTIMEDIA DI SMKN 1 DRIYOREJO. FIRDAUS, FAHMI
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN MATERI POKOK DEBAT PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS X MULTIMEDIA DI SMKN 1 DRIYOREJO. Fahmi Firdaus1 , Citra Fitri Kholidya2 (Kurikulum dan Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya) fahmifirdaus@mhs.unesa.ac.id Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini yakni, permasalahan pembelajaran yang terjadi dalam proses pembelajaran pada mata pelajaran bahasa Indonesia dengan pokok bahasan debat kelas X Multimedia di SMKN 1 Driyorejo. Permasalahan yang terjadi adalah tidak adanya media pembelajaran pada materi ini, sedangkan dilihat dari karakteristik materi debat sendiri mengaharuskan adanya ilustrasi dalam bentuk media sebagai rangkaian penyampaian pesan terhadap peserta didik. Pada praktik di lapangan guru menjelaskan materi ini tanpa media pembelajaran. Penyampaian materi hanya dilakukan dengan penjelasan langsung dan pragaan sederhana. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Tujuan dalam penelitian ini adalah merancang dan membuat media pembelajaran dengan materi pokok debat yang memuat : tujuan, uraian materi, dan rangkuman yang disertai dengan bahan penyerta meliputi panduan untuk guru dan peserta didik. Jenis penelitian ini adalah komparasi 2 variabel. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelas yang menggunakan media (experimen) dan kelas yang tidak mengunakan media (kontrol). Prosedur pengembangan pada penelitian ini menggunakan langkah-langkah pengembangan R&D (Reaserch and Development) dengan 10 langkah pengembangan diantaranya : (1) Potensi Masalah, (2) Pengumpulan data, (3) Desain Produk, (4) Validasi Desain, (5) Revisi Desain, (6) Uji Coba Produk, (7) Revisi Produk, (8) Uji Coba Pemakaian, (9) Revisi Uji Coba Produk, (10) Produksi Masal. Dalam pelaksanaan nya tahap pertama, penelitian ini melakukan proses validasi terhadap ahli rancangan desain pembelajaran, materi serta media pembelajaran, tahap kedua, dilakukan dengan uji coba coba satu satu, dan tahap ketiga uji coba pemakaian media terhadap 36 siswa kelas x Multimedia SMK N 1 Driyorejo. Berdasarkan analisis dari 36 siswa peserta uji coba lapangan, jumlah siswa yang mencapai ketuntasan diatas 70 sebanyak 36 siswa (100%). Untuk melihat efektifitas produk dilakukan dengan menggunakan uji t. Dari Hasil perhitungan t test yang sudah dilakukan didapat to (observasi) nilainya lebih besar dibandingkan tt (tabe l) Yakni , 2,00<12,8>2,65 . Maka dari itu hipotesa nihil yang menyatakan tidak ada nya perbedaan hasil belajar pada kedua kelas X multimedia yakni X Multimedia 1 dan X Multimedia 2 di SMKN 1 Driyorejo ditolak. Artinya, perbedaan mean tersebut adalah perbedaan yang signifikan. Pembelajaran bahasa indonesia materi debat dengan media pada kelas X Multimedia 1 SMKN 1 Driyorejo dalam hal ini jauh berbeda (jauh lebih baik). Jika dibandingkan dengan kelas yang tidak menggunakan media yakni kelas X Multimedia 2 SMK N 1 Driyorejo. Kata Kunci : Pengembangan, Media Video Pembelajaran, Materi Debat. ABSTRACK Problems in learning are not a rare case but, indeed, this is a problem that must be solved. A place for teachers to be creative and innovate in the learning process. The issues raised in this study are, the learning problems that occur in the learning process in Indonesian subjects with the subject of the Multimedia Class X debate in SMKN 1 Driyorejo. The problem that occurs is the absence of instructional media on this material, whereas judging by the characteristics of the debate material itself requires an illustration in the form of media as a series of messages to students. In practice in the field the teacher explains this material without learning media. Submission of material is only done with direct explanation and simple demonstration. This research is a research development. The purpose of this study is to design and create learning media with the subject matter of the debate which includes: objectives, description of the material, and a suMultimediaary accompanied by accompanying materials including guidelines for teachers and students. This type of research is a comparison of 2 variables. The purpose of doing this is to find out the differences in learning outcomes between classes using media (experiment) and classes not using media (control). The development procedure in this study uses the steps of developing R&D (Reserch and Development) with 10 development steps including: (1) Potential Problems, (2) Data collection, (3) Product Design, (4) Design Validation, (5) Revision Design, (6) Product Trial, (7) Product Revision, (8) Usage Trial, (9) Product Trial Revision, (10) Mass Production. In the implementation of the first stage, this research conducted a validation process for the learning design expert, learning materials and media, the second stage, conducted one-on-one trials, and the third stage of testing the use of media on 36 students of class X Multimedia SMKN 1 Driyorejo . Based on the analysis of 36 students participating in the field trial, the number of students who achieved completeness above 70 was 36 students (100%). To see the effectiveness of the product is done by using t test. From the results of the calculation of t test that has been done, obtained t0 (observation), the value is greater than tt (ttabe l) Namely, 2.00 <12.8> 2.65. Therefore the null hypothesis which states there is no difference in learning outcomes in the two multimedia X classes namely X Multimedia 1 and X Multimedia 2 in SMK 1 Driyorejo was rejected. That is, the mean difference is a significant difference. Indonesian language learning material debate with the media in class X Multimedia 1 SMK 1 Driyorejo in this case far different (much better). When compared with classes that do not use media, namely class X Multimedia 2 SMK N 1 Driyorejo. Keywords: Development, Learning Video Media, Debate Material.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA MOBILE LEARNING MATERI TOOLS MODELING APLIKASI 3 DIMENSI MATA PELAJARAN ANIMASI 3 DIMENSI BAGI SISWA KELAS XI JURUSAN MULTIMEDIA SMK INFORMATIKA “SUMBER ILMU” TULANGAN SIDOARJO YUNITA UTAMI, AMI
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui kelayakan multimedia mobile learning materi tools modeling aplikasi 3 dimensi pada mata pelajaran animasi 3 dimensi bagi siswa kelas XI Jurusan Multimedia di SMK Informatika ?Sumber Ilmu? Tulangan Sidoarjo. Mengetahui keefektifan multimedia mobile learning materi tools modeling aplikasi 3 dimensi mata pelajaran animasi 3 dimensi bagi siswa kelas XI Jurusan Multimedia di SMK Informatika ?Sumber Ilmu? Tulangan Sidoarjo. Berdasarkan studi awal yang dilaksanakan, diperoleh hasil analisis permasalahan berikut: guru yang mengajar masih menggunakan model konvensional, kurangnya pemanfaatan terhadap media yang ada, sedangkan untuk indikator yang harus dicapai ialah memahami bentuk model animasi 3 dimensi. Prosedur yang digunakan ialah pengembangan model ADDIE, meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Tahap validasi produk ditujukan kepada ahli desain pembelajaran, ahli materi, ahli media dengan penyajian data berupa masukan dan saran, instrumen berupa wawancara terstruktur format checklist. Kemudian untuk uji coba produk ditujukan pada perorangan (3 orang), kelompok kecil (6 orang) berupa instrumen angket peserta didik format checklist. Untuk tahap uji coba lapangan dilakukan pada 30 peserta didik pada kelas eksperimen, pengumpulan data melalui instrumen angket peserta didik dan tes. Teknik analisis data yang digunakan pada instrumen wawancara dan angket ialah analisis isi dan hasil. Sedangkan untuk instrumen tes menggunakan analisis hasil tes. Berdasarkan hasil lapangan yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa, untuk uji kelayakan rencana pelaksanaan pembelajaran (80%). Untuk uji kelayakan materi tools modeling aplikasi 3 dimensi (97%). Uji kelayakan multimedia mobile learning (98,75%). Uji kelayakan bahan penyerta media (100%), sehingga media mobile learning dapat dikatakan layak digunakan dalam pembelajaran, karena hasil perolehan validasi media termasuk dalam kualifikasi sangat baik. Sedangkan untuk hasil analisis data uji t, dapat disimpulkan bahwa hasil rata-rata uji coba pretest 52 dan setelah diberi perlakuan hasil uji coba posttest menjadi 84,67 pada kelas eksperimen. Melalui perhitungan uji t dengan memperoleh hasil nilai thitung = 5,105, sehingga thitung > ttabel = 5,105>2,045 dengan taraf signifikansi 5%. Dapat simpulkan bahwa pengembangan multimedia mobile learning materi tools modeling aplikasi 3 dimensi bagi siswa kelas XI Jurusan Multimedia SMK Informatika ?Sumber Ilmu? Tulangan Sidoarjo, menunjukkan perbedaan yang signifikansi dan dilihat dari rata-rata hasil posttest yang telah memenuhi standar lebih dari 75% dari peserta didik secara keseluruhan, sehingga dapat dikatakan efektif dalam pembelajaran. Kata Kunci: Pengembangan, Mobile Learning, Hasil Belajar, Tools Modeling Aplikasi 3 Dimensi
PENGEMBANGAN MEDIA MODUL PADA MATA PELAJARAN IPA MATERI STRUKTUR BUMI DAN MATAHARI DI SD IT TAHFIDZ CENDEKIA SIDOARJO DICKY DWI PUTRA, MOCH
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Berdasarkan studi awal dan oservasi yang dilakukan peneliti pada anggal 6 Februari 2018 diperoleh informasi bahwa ada 70% dari 25 siswa mendapatkan nilai dibawah KKM pada mata pelajaran IPA. Hal ini dikarenakan Siswa kurang antusias dalam proses pembelajaran, dan kendala dalam pembelajaran yaitu kurangnya sumber belajar dan kurangnya motivasi belajar siswa. metode yang digunakan guru hanya mengandalkan buku BSE dan metode ceramah. Oleh sebab tujuan penelitian mengembangkan media modul yang didalamnya berisi Pop-Up pada mata pelajaran IPA yang layak dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran. Model yang digunakan dalam pengembangan media ini adalah model ADDIE(Analyze,Design,Develop,Impliment,Evaluate). Metode pengumpulan data menggunakan teknik analisa data pretest-postest. Berdasarkan hasil analisis data, hasil uji kelayakan media modul pada ahli materi I dan II dapat dikategorikan sangat baik. Ahli media I dan II didapatkan hasil yang sangat baik. Sedangkan untuk uji coba perorangan mendapatkan 90%, uji coba kelompok kecil 90%, dan uji coba kelompok besar sebesar 94%. Dapat disimpulkan bahwa media Modul Cetak Pada Mata Pelajaran IPA ini dikatakan layak untuk digunakan pada proses pembelajaran. Selanjutnya untuk mengetahui keefektifan media menggunkan uji-t dengan Berdasarkan perhitungan diatas dengan taraf signifikan 5% dengan d.b- 1= 19-1, sehingga diperoleh t tabel = 1.734. Jadi, t hitung lebih besar dari t tabel yaitu 18,63 >1.734. Sehingga dapat di simpulkan bahwa media modul cetak mata pelajaran IPA materi pokok struktur bumi dan matahari efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD IT Cendekia Krian Sidoarjo. Kata kunci : Media, Modul Cetak, Pop-Up, Struktur Bumi dan Matahari, IPA. Abstract Based on preliminary studies and observations conducted by researchers on February 6, 2018, information was obtained that 70% of 25 students scored below the KKM in science subjects. This is because students are less enthusiastic in the learning process, and obstacles in learning are lack of learning resources and lack of student motivation. the method used by the teacher only relies on the BSE book and the lecture method. Therefore the researchers goal is to develop a media module which contains Pop-Ups on science subjects that are feasible and effectively used in the learning process. The model used in the development of this media is the ADDIE model. Data collection methods used were interview and questionnaire instruments. Based on the results of data analysis, the results of the module media feasibility test on material experts I and II can be categorized very well. Media experts I and II got very good results. Whereas the individual trials received 90%, the small group trials 90%, and the large group trials amounted to 94%. It can be concluded that the Print Module media on Natural Sciences is said to be suitable for use in the learning process. Furthermore, to find out the effectiveness of the media using the t-test based on the above calculation with a significant level of 5% with d.b-1 = 19-1, so we get t table = 1.734. So, t count is greater than t table, that is 18.63> 1.734. So it can be concluded that the printed media module of natural science subject matter of the structure of the earth and the sun is effective in improving student learning outcomes for fifth grade students of SD IT Scholar Krian Sidoarjo. Keywoard : Media, Print Module, Pop-up , The structure of the Earth and the Sun, Natural Sience

Page 2 of 44 | Total Record : 439