AN-NABA : Islamic Communication Journal
AN-NABA: Islamic Communication Journal is an international peer-reviewed journal dedicated to publishing high-quality scholarly research in the field of Islamic communication and media studies. The journal aims to contribute to the theoretical, empirical, and methodological development of Islamic communication studies at both national and international levels. AN-NABA focuses on communication phenomena related to Islam and Muslim societies, encompassing classical traditions as well as contemporary issues shaped by digital media, globalization, and socio-cultural transformation. The journal provides an academic platform for researchers, scholars, and practitioners to engage in critical and interdisciplinary discussions on religion-based communication in modern contexts. The journal welcomes original research articles and critical review papers from authors worldwide in the following areas, including but not limited to: • Islamic Communication and Dakwah Islamic communication theories, dakwah strategies, religious persuasion, public communication, da‘wah movements, and ethics of Islamic communication in contemporary societies. • Islamic Broadcasting and Media Studies Islamic television and radio broadcasting, digital Islamic media, social media dakwah, online religious communication, media institutions, and broadcasting practices based on Islamic values. • Islamic Rhetoric and Homiletics Islamic rhetoric, khutbah and preaching discourse, homiletic traditions, religious public speaking, and persuasive communication in Islamic contexts. • Islamic Journalism Religious journalism, Islamic news production, media framing of Islam, journalism ethics, and representation of religion in mass and digital media. • Dakwah Media and Creative Communication Visual and audiovisual dakwah, digital storytelling, podcasting, creative religious content, media innovation, and communication technologies for Islamic outreach. • Religious Films and Islamic Popular Culture Religious films, Islamic narratives in cinema, Islamic popular culture, media representation of Islam, and religious symbolism in contemporary media. AN-NABA prioritizes manuscripts that demonstrate originality, analytical depth, methodological rigor, and relevance to international academic discourse, and encourages interdisciplinary approaches that connect communication studies with religious studies, cultural studies, sociology, and media studies.
Articles
18 Documents
Habituasi Tabayyun Dalam Upaya Menangkal Penyebaran Informasi Hoax
Arif Syaifullah
AN-NABA : Islamic Communication Journal Vol. 1 No. 1 (2022): (June 2022)
Publisher : Universitas Islam Yasni Bungo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51311/alnaba.v1i1.146
Perkembangan informasi dan komunikasi yang semakin pesat, menjadikan informasi semakin mudah diakses. Hal ini memiliki dua sisi, bersifat positif ketika digunakan untuk hal yang benar dan bersifat negatif jika digunakan untuk hal yang salah. Diantara sisi negatifnya adalah penyebaran informasi yang semakin masif, namun tidak didasari dengan fakta, yang disebut dengan istilah hoax. Riset ini mendiskusikan upaya menangkal penyebaran informasi hoax di tengah masyarakat dengan melakukan pembiasaan yang baik dalam membaca dan membagikan informasi, yaitu dengan cara tabayyun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang berbasis riset kepustakaan (library research). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembiasaan tabayyun dapat dilakukan dengan beberapa langkah yaitu: Pertama. Menerima informasi dengan prasangka yang baik. Kedua. Bekerjasama dalam mengungkapkan kebenaran informasi yang datang. Ketiga. Informasi yang belum jelas kebenarannya, maka tidak boleh di sebarluaskan. Keempat. Informasi yang jelas kebenarannya dan bermanfaat, maka boleh disebarluaskan.
Etika Komunikasi Orang Tua-Anak Perspektif Alquran Surat Luqman Ayat 12-19
Yasirul Amri
AN-NABA : Islamic Communication Journal Vol. 1 No. 1 (2022): (June 2022)
Publisher : Universitas Islam Yasni Bungo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51311/alnaba.v1i1.409
Pentingnya pedoman praktis bagi orang tua sebagai komunikator dalam etika komunikasi terhadap anak Pandangan Al-Qur’an surat LuqmÄn ayat 12-19 mengenai bagaimana etika komunikasi orang tua-anak diterapkan. Tulisan ini bertujuan menelusuri nilai-nilai etika komunikator dalam interaksi antara Luqman sebagai orang tua terhadap anaknya. Tulisan ini merupakan konten analisis dari berbagai sumber tafsir yang masyhur termasuk ahli tafsir indonesia, disamping itu ditambahkan kajian terhadap teori-teori dengan pendekatan kualitatif. Penulis menyimpulkan bahwa nilai-nilai etika komunikator yang dapat diambil dari kisah Luqman adalah: 1) Orang tua harus menjadi teladan, 2) Memiliki kepercayaan diri dalam memberi nasihat, 3) Memiliki kesabaran yang tinggi, 4) Menunjukkan rasa kasih sayang pada anak, dan 5) Menghindari kesombongan dalam komunikasi verbal maupun non-verbal. Penelitian ini menemukan nilai-nilai baru yang berorientasi pada peningkatan kualitas pribadi komunikator itu sendiri seperti nilai keteladanan, kesabaran, kepercayaan diri, menjauhi kesombongan serta adanya kasih sayang. Nilai-nilai tersebut lahir dari tindakan langsung yang dicontohkan Luqman sebagai komunikator di dalam Q.S. Luqman ayat 12-19. Oleh karenanya jika orang tua menginginkan keberhasilan komunikasi terhadap anak-anak mereka maka seharusnya kualitas diri lebih dikedepankan dari pada pemaksaan terhadap komunikan akan isi pesan itu sendiri.
Pesan Dakwah dalam Film Talak 3 (Analisis Semiotik)
Muhammad Anshori
AN-NABA : Islamic Communication Journal Vol. 1 No. 1 (2022): (June 2022)
Publisher : Universitas Islam Yasni Bungo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51311/alnaba.v1i1.410
Pada saat ini pesan dakwah bias kita lihat dimana-mana. Salah satunya yaitu dalam media film, apalagi dengan ditambah berkembangnya teknologi yang tidak bisa dibendung lagi. Banyak masyarakat yang mengkonsumsi film sebagai hiburan dan mengambil hikmahnya. Film bias diakses tidak hanya menggunakan televisi dan bioskop saja tetapi bisa juga melalui media internet. Dakwah melalui film juga semakin banyak, salah satu film karya Hanung Bramantyo Talak 3, ikut meramaikan kancah perfilman Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi pesan dakwah yang terdapat film Talak 3, mendeskripsi tentang pesan dakwah yang digambarkan oleh Hanung Bramantyo melalu film Talak 3. Menjelaskan tentang pesan akidah, syariah, akhlak, yang digunakan untuk mengoptimalkan pesan dakwah melalui media. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data meliputi pengamatan, pustaka, dokumentasi. Adapun analisis data yang akan digunakan adalah analisis semiotik Charles Sandar Pierce untuk melihat tanda yang terhadap dalam film talak 3 dari penelitian.
Strategi Penyuluh Agama Islam dalam Mengurangi Angka Perceraian di Kecamatan Jujuhan Ilir Bungo
Siti Rahmayani;
Mualimin Mualimin
AN-NABA : Islamic Communication Journal Vol. 1 No. 1 (2022): (June 2022)
Publisher : Universitas Islam Yasni Bungo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51311/alnaba.v1i1.412
Penelitian ini membahasa tentang strategi penyuluh agama islam dalam mengurangurangi angka perceraian di Kecamatan Jujuhan Ilir, Kabupaten Bungo. Metode yang digunakan dalam penelitian skripsi ini adalah metode kualitatif melalui pengembangan fakta-fakta di lapangan yang dilakukan dengan beberapa pendekatan. Pendekatan tersebut merupakan pendekatan sosiologis dan komunikasi. Penganbilan data melalui observasi dan wawancara kepada informan yang telah ditentukan sebelumnya. Strategi yang di terapkan oleh penyuluh agama islam Kecamatan Jujuhan Ilir dalam mengurangi angka perceraian sesuai dengan Metode BP-4 yaitu menggunakan bentuk program suscatin dan mediasi penerapannya dalam bentuk metode informatif, edukatif, diskusi, dan metode ceramah yang digunakan yaitudengan menyisipkan materi seputar keluarga pada acara kemasyarakatan dan pada saat khutbah jum’at Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa strategi penyuluh agama islam dalam mengurangi angka perceraian yaitu : menyelenggarakan kursus calon pengantin, menjadi mediasi bagi pasangan yang akan bercerai. Kendala yang di hadapi penyuluh agama islam dalam menerapkan strategi penyuluh agama islam dalam mengurangi angka perceraian di Kecamatan Jujuhan Ilir antara lain : tidak adanya aturan yang mewajibkan dan fasilitas yang terbatas sedangkan upaya yang dilakukan oleh penyuluh agama islam dalam mengoptimalkan penerapan strategi, yaitu : melakukan kerjasama dengan berbagai pihak dan meningkatkan kemampuan personal penyuluh.
Moderasi Beragama di Lingkungan Majemuk untuk Meningkatkan Kerukunan Umat di Kabupaten Sarolangun
Darmawi Darmawi;
Elza Eka Putri;
Oktawini Ofiani
AN-NABA : Islamic Communication Journal Vol. 3 No. 1 (2024): (June 2024)
Publisher : Universitas Islam Yasni Bungo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51311/annaba.v3i1.660
Pentingnya moderasi beragama dalam konteks masyarakat majemuk di Kabupaten Sarolangun untuk meningkatkan kerukunan umat. Dalam masyarakat yang beragam, moderasi beragama menjadi kunci untuk menciptakan harmoni dan mengurangi potensi konflik antar agama. Penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama tidak hanya melibatkan sikap toleransi, tetapi juga pemahaman yang mendalam terhadap nilai-nilai agama dan budaya lain yang ada di sekitar kita. Tujuan dari penlitian ini yaitu untuk menganalisis mengenai permasalahan moderasi beragama di Kabupaten Saroalngun untuk kerukunan umat di Kabupaten Sarolangun, Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penlitian kualitatif yang bersifat deskriftif. Teknik penentuan dalam penlitian ini yaitu menggunakan analisis data, dan teknik penentuan data dalam penlitian ini yaitu analisis data dan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, analisis data, brupa buku, jurnal, karya ilmiah serta sumber yang memiliki kaitan dengan penlitian yang akan dilakukan. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan bahwa pentingnya moderasi beragama dalam konteks masyarakat majemuk di Kabupaten Sarolangun untuk meningkatkan kerukunan umat. Dalam masyarakat yang beragam, moderasi beragama menjadi kunci untuk menciptakan harmoni dan mengurangi potensi konflik antar agama.
Dampak Kecanduan Bermain Game Online Terhadap Kualitas Komunikasi Antarpersonal Mahasiswa
Muhammad Sholihin
AN-NABA : Islamic Communication Journal Vol. 2 No. 2 (2023): (December 2023)
Publisher : Universitas Islam Yasni Bungo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51311/annaba.v2i2.1018
This research aims to explain online games addiction of the students of Universitas Muhammadiyah Yogyakarta and describe the quality of students’ interpersonal communication as well as to find out the effect of online games addiction on the quality of students’ interpersonal communication. This is a quantitative research with simple linear regression analysis method. The population and sample of the research were 70 students of Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. This research also carried out non probability sampling that is purposive sampling technique. The data were obtained using Likert scale then analyzed descriptively using regression test and hypothesis test. The results show that: (1) the online games addiction of students is proven to be fair that is 52.9%, (2) the quality of interpersonal communication of students is proven to be good that is 51.4%, (3) the effects of online games addiction on the quality of interpersonal communication is 0.0028 that is smaller than 0.05 meaning that there is an effect of the addiction of playing online games on the quality of interpersonal communication.
Pengaruh Cadar Terhadap Komunikasi Dan Interaksi Sosial Mahasiwi Di Lingkungan Kampus IAI Yasni Bungo
Khusnu Al Rizqiyah Khusnu;
Dinda Putri Rahmawati;
Muhammad Dapid;
Muhammad Rifkia Andika;
Yulia Rahmiwati
AN-NABA : Islamic Communication Journal Vol. 3 No. 2 (2024): (December 2024)
Publisher : Universitas Islam Yasni Bungo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51311/annaba.v3i2.1027
This study aims to analyze the influence of niqab usage on communication and social interaction among female students at IAI Yasni Bungo campus. The research is grounded in a socio-religious phenomenon in which the niqab, as a symbol of Muslim women’s religious commitment, continues to generate controversy and stigma within academic settings. In the context of a campus environment that serves as a space for social and academic interaction requiring openness in communication, the niqab is often perceived as a barrier to effective interpersonal communication. This research employs a qualitative approach using a phenomenological study design. Data were collected through field observations, in-depth interviews with niqab-wearing students, classmates, and lecturers, as well as documentation. The findings reveal that wearing the niqab does not constitute a significant barrier to communication and social interaction on campus. Niqab-wearing students are able to adapt positively through nonverbal communication strategies such as eye contact and head nods, and they actively participate in religious and social organizations. An inclusive campus environment free from discrimination emerges as a key supporting factor in fostering harmonious interactions. The study also identifies adaptation strategies developed by niqab-wearing students to navigate social challenges, such as using open body language and actively engaging in academic activities. The study concludes that the niqab is not an intrinsic obstacle to communication and social interaction, provided that it is supported by an inclusive environment. These findings are expected to serve as a reference for educational institutions in formulating campus policies that are accommodating toward diverse expressions of religious identity
Strategi Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Pada Suku Anak Dalam Kecamatan Pelepat
Yasirul Amri;
Redho Wansah
AN-NABA : Islamic Communication Journal Vol. 4 No. 1 (2025): (June 2025)
Publisher : Universitas Islam Yasni Bungo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51311/annaba.v4i1.1277
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama Kecamatan Pelepat dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an pada komunitas Suku Anak Dalam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi penyuluh agama Islam, Kepala KUA Kecamatan Pelepat, pemerintah desa, orang tua, serta anak-anak Suku Anak Dalam di Desa Dwi Karya Bhakti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an dilakukan melalui pendekatan kultural yang menghargai adat dan bahasa lokal, penerapan metode pembelajaran Hattaiyah yang berfokus pada pengenalan huruf hijaiyyah secara bertahap, serta pendekatan sosial bil-hikmah wal-mau‘izhah al-hasanah yang menekankan komunikasi persuasif dan edukatif. Kendala utama yang dihadapi meliputi kesenjangan budaya, rendahnya latar belakang pendidikan keluarga, serta pola hidup nomaden komunitas Suku Anak Dalam. Upaya yang dilakukan penyuluh agama meliputi adaptasi terhadap budaya lokal, pemberian pendidikan umum sebagai pendukung pembelajaran Al-Qur’an, serta kerja sama dengan pemerintah desa dan Kementerian Agama untuk mendorong pola hidup menetap. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi dakwah yang kontekstual, humanis, dan kolaboratif dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an pada komunitas adat terpencil.
Metode Dakwah Mau'izhatil Hasanah dalam Membentuk Karakter Santri di Pondok Pesantren Al-Muballighin Kabupaten Bungo
M. Syukri Ismail;
M. Padli;
Khusnu Al Rizqiyah
AN-NABA : Islamic Communication Journal Vol. 4 No. 2 (2025): (December 2025)
Publisher : Universitas Islam Yasni Bungo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51311/annaba.v4i2.1278
Penelitian ini mengkaji penerapan metode dakwah mau‘izhah al-hasanah dalam membentuk karakter santri di Pondok Pesantren Al-Muballighin Kabupaten Bungo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pimpinan pesantren, ustaz, dan santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode dakwah mau‘izhah al-hasanah berperan signifikan dalam pembentukan karakter santri melalui penguatan akidah, pendalaman ilmu keagamaan, pembinaan akhlakul karimah, pengembangan sikap toleransi beragama, penanaman kepedulian terhadap lingkungan, serta pelaksanaan latihan dakwah secara rutin. Namun demikian, efektivitas penerapan metode ini menghadapi beberapa kendala, antara lain pengaruh pergaulan teman sebaya serta karakter sebagian santri yang cenderung keras dan menunjukkan resistensi terhadap perubahan. Untuk mengatasi hambatan tersebut, pihak pesantren menerapkan strategi berupa pengaturan komposisi santri berdasarkan latar belakang daerah serta pemberian motivasi secara berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan metode mau‘izhah al-hasanah dalam pendidikan karakter santri sangat bergantung pada konsistensi penerapan, dukungan lingkungan sosial yang kondusif, serta strategi pembinaan yang adaptif.
Komunikasi Interpersonal Penyuluh Agama Islam dalam Pembinaan Kerukunan Beragama Di Dusun Sepunggur Kabupaten Bungo
Yasirul Amri;
Matori Abdul Jalil;
Khusnu Al Rizqiyah
AN-NABA : Islamic Communication Journal Vol. 2 No. 2 (2023): (December 2023)
Publisher : Universitas Islam Yasni Bungo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51311/annaba.v2i2.1290
Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan komunikasi interpersonal penyuluh agama Islam dalam membina kerukunan umat beragama. Metodologi dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif jenis studi kasus, dengan teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah: 1) Pelaksanaan komunikasi interpersonal dalam membina kerukunan umat beragama masyarakat di Dusun Sepunggur Kecamatan Bathin II Babeko dilaksanakan melalui: a) membentuk organisasi pengajian masyarakat sebagai sarana penyampaian dakwah ajaran Islam yang benar; b) membengun dan mengelola sarana pendidikan agama, sarana ibadah sebagai tempat tempat kegiatan pendidikan dan pembinaan kerukunan umat beragama reamaja, c) melakukan komunikasi interpersonal sentimentil (al manhaj al athifi) dan pendekatan rasional dalam setiap melakukan dakwah kepada masyarakat. 2) Kendala pelaksanaan komunikasi interpersonal penyuluh agama Islam dalam membina kerukunan umat beragama di tengah masyarakat di Dusun Sepunggur adalah: a) pengetahuan masyarakat tentang tolerasi sangat rendah dan mudah terpengaruh dengan media informasi yang menyebarkan ujaran kebecian, profokasi serta adu domba b) kondisi pendidikan pengalaman masyarakat tentang toleransi dan kerukunan yang minim sehingga banyak masyarakat yang mudah bosan dalam mengikuti kegiatan-kegiatan rutin keagamaan; 3) Upaya yang dilakukan penyuluh agama Islam dalam maksimalisasi komunikasi interpersonal guna membina kerukunan umat beragama di tengah masyarakat di Dusun Sepunggur adalah: a) melakukan sosialisasi dan pembinaan tentang pentingnya kerukunan dan sosialisasi bahaya penyalahgunaan teknologi informasi dikalangan masyarakat, b) melakukan kerjasama antara penyuluh agama Islam orang tua dan pemerintah dengan tujuan meningkatkan peran masyarakat dalam membina kerukunan antar dn inter umat beragama.