cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi
ISSN : 14121131     EISSN : 25285750     DOI : 10.21831
Core Subject : Science,
FISIENSI - Kajian Ilmu Administrasi adalah jurnal ilmiah dari hasil penelitian dan/atau kajian pustaka dalam bidang ilmu administrasi perkantoran baik dalam bidang kependidikan maupun dalam bidang ilmu administrasi murni dengan fokus dan ruang lingkup pembahasan tentang: 1) Pendidikan Vokasi Administrasi Perkantoran, 2) Manajemen Sumber Daya Perkantoran, 3) Administrasi/Manajemen Perkantoran, 4) Otomatisasi Perkantoran, 5) Teknologi Perkantoran, 6) Hubungan Masyarakat, 7) Simulasi Perkantoran, 8) Manajemen Event, 9) Pelayanan Prima, 10) Kesekretarisan, 11) Korespondensi, 12) Komunikasi, 13) Organisasi, dan 14) Kearsipan. Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY secara berkala satu tahun dua kali yakni pada bulan Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Efisiensi Vol. 22 No. 1 Februari 2025" : 7 Documents clear
PERAN PERSIAPAN KOMPETITIF DALAM KEBERHASILAN LKS BILINGUAL SECRETARY DI SMK NEGERI 2 SEMARANG: DITINJAU BERDASARKAN ASPEK MANAJEMEN Saroya, Nabela Putri Nilla; Ismiyati, Ismiyati; Sholikah, Mar'atus
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. 22 No. 1 Februari 2025
Publisher : Departemen Pendidikan Administrasi FEB Universitas Negeri Yogyakarta & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/efisiensi.v22i1.78533

Abstract

Abstrak: Peran Persiapan Kompetitif dalam Keberhasilan LKS Bilingual Secretary di SMK Negeri 2 Semarang: Ditinjau Berdasarkan Aspek ManajemenPenelitian bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis persiapan kompetitif dalam keberhasilan lks bilingual secretary di SMK Negeri 2 Semarang pada aspek manajemen. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yaitu studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persiapan kompetitif berdasarkan aspek manajemen mencakup perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan, dan pengawasan. (1) Tahap perencanaan guru telah mengikuti rapat MGMP dan mendapatkan undangan LKS, menentukan strategi, tujuan, waktu, dan sumber daya. (2) Tahap pengorganisasian memberikan informasi kepada siswa, berkas-berkas yang diperlukan, metode, kisi-kisi LKS, serta pengaturan tugas. (3) Tahap penggerakan melakukan seleksi, dan melatih siswa terpilih. (4) Tahap pengawasan dilakukan pengawasan terhadap jalannya pelatihan dan pemantauan kemajuan siswa setelah dilatih oleh guru. Aspek manajemen telah berjalan dengan baik hingga meraih kesuksesan dengan memenangkan LKS. Oleh karena itu, penelitian ini berkontribusi untuk menunjukan bahwa institusi pendidikan yang menerapkan aspek manajemen dalam persiapan kompetitif cenderung dapat berhasil atau menghasilkan peserta didik yang lebih siap untuk berkompetisi.Kata kunci: Persiapan; Aspek Manajemen; Lomba Kompetensi Ssiwa; Bilingual Secretary; SMKAbstract: The Role of Competitive Preparation in the Success of the Bilingual Secretary LKS at SMK Negeri 2 Semarang: A Management PerspectiveThe study aims to describe and analyze the competitive preparation contributing to the success of the LKS (Vocational Student Skills Competition) Bilingual Secretary competition at SMK Negeri 2 Semarang from a management perspective. This research uses a qualitative approach with a case study design. The findings reveal that competitive preparation based on management aspects includes planning, organizing, actuating, and controlling. (1) In the planning stage, teachers participated in MGMP (Subject Teacher Forum) meetings, received LKS invitations, and determined strategies, objectives, timelines, and resources. (2) In the organizing stage, information was provided to students along with required documents, methods, LKS guidelines, and task arrangements. (3) In the actuating stage, student selection and training were carried out. (4) In the controlling stage, supervision of the training process and monitoring of student progress were conducted after the training by the teachers. The management aspects were effectively implemented, leading to success in winning the LKS. Therefore, this study contributes by demonstrating that educational institutions applying management principles in competitive preparation are more likely to succeed and produce students who are better prepared to compete.Keywords: Preparation; Management Aspects; Student Competency Competition; Bilingual Secretary; Vocational High School
URGENSI ORGANISASI KESETARAAN GENDER BERBASIS DIGITAL DALAM MEWUJUDKAN SDGS ERA ENDEMI Kartika, Yuni; Gumilar, Gun Gun
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. 22 No. 1 Februari 2025
Publisher : Departemen Pendidikan Administrasi FEB Universitas Negeri Yogyakarta & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/efisiensi.v22i1.78977

Abstract

Abstrak: Urgensi Organisasi Kesetaraan Gender Berbasis Digital dalam Mewujudkan SDGS Era Endemi Penelitian ini bertujuan untuk memberikan deskripsi pendekatan psikologis dan pembaruan hukum dalam membangkitkan kesadaran mengenai urgensi organisasi kesetaraan gender digital untuk mencapai SDGs. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan dan analisis deskriptif. Penelitian menggunakan jurnal ilmiah, prosiding, dan laporan lembaga relevan. Hasil menunjukkan bahwa kesadaran korban kekerasan untuk melapor kasus kekerasan gender berbasis online (KBGO) dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) meningkat melalui pendekatan psikologis organisasi salah satunya LBH APIK Jakarta. Pembaruan hukum melalui RUU Penghapusan Kekerasan Seksual dan advokasi perlindungan hukum sangat penting bagi perempuan. Kontribusi penelitian ini diantaranya memberikan perspektif dalam integrasi digital, pembaruan hukum, dan pendekatan psikologis untuk mewujudkan kesetaraan gender melalui peran organisasi masyarakat sipil. Kata kunci:SDGs; kesetaraan gender; organisasi digital, pembaruan hukum, pendekatan psikologisAbstract: The Urgency of Digial-Based Gender Equality Organizations in Realizingthe Endemic Era SDGSThis study aims to describe psychological approaches and legal reforms in raising awareness about the urgency of digital-based gender equality organizations in achieving the Sustainable Development Goals (SDGs). This is a qualitative research using a literature study approach and descriptive analysis. The data were obtained from scientific journals, proceedings, and reports from relevant institutions. The findings show that victims' awareness to report cases of gender-based online violence (GBOV) and domestic violence (DV) increased through psychological approaches conducted by organizations, such as LBH APIK Jakarta. Legal reforms, including the advocacy for the Sexual Violence Elimination Bill and legal protection efforts, play a crucial role in supporting women's rights. The contribution of this research lies in offering a perspective on the integration of digital platforms, legal reforms, and psychological approaches to achieve gender equality through the active role of civil society organizations.Keyword: SDGs; gender equality; digital organization; legal reform; psychological approach
CARE GOVERNANCE: ADMINISTRASI PUBLIK DI ERA ANTROPOSEN Ahyar, Muhammad Ahnaf Nadewa Biyangsa; Niswaty, Risma; Baharuddin, Aris
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. 22 No. 1 Februari 2025
Publisher : Departemen Pendidikan Administrasi FEB Universitas Negeri Yogyakarta & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/efisiensi.v22i1.79336

Abstract

Abstrak: Care Governance: Administrasi Publik di Era AntroposenPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan memberikan gambaran konseptual terkait paradigma care governance dan menjelaskan posisi dan peran aktor-aktor non-manusia dalam paradigma care governance. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-eksploratif dengan jenis penelitian studi pustaka. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah systematic literature review. Teknik analisis data yaitu, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan secara konseptual paradigma care governance merupakan paradigma dalam administrasi publik yang berprinsip atau melandaskan praktik-praktik pada kerangka moral berbasis kepedulian dengan tujuan untuk merawat kehidupan manusia dan aktor-aktor lain yang menyebabkan kehidupan manusia menjadi dimungkinkan. Dalam paradigma care governance, publik diberikan pengertian baru sebagai keseluruhan entitas dan bukan hanya sekadar warga negara. Selain itu, care governance juga melihat bahwa aktor-aktor non-manusia dapat berperan secara aktif dalam kegiatan pengadministrasian; baik sebagai focal aktor, aktor mediator, maupun intermediaries aktor. Kontribusi penelitian ini adalah mengenalkan care governance dengan melibatkan aktor non manusia untuk memperluas wacara administrasi publik.Kata kunci: care governance; administrasi publik; aktor non-manusia; era antroposen; paradigma; actor-network theoryAbstract: Care Governance: Public Administration in the Anthropocene EraThis study aims to explain and provide a conceptual overview of the care governance paradigm and explain the position and role of non-human actors in the care governance paradigm. This study uses a qualitative-exploratory approach with a literature study research type. The data collection technique used in this study is a systematic literature review. Data analysis techniques, namely, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the study show that conceptually the care governance paradigm is a paradigm in public administration that is based on or summarizes practices in a moral framework based on care with the aim of caring for human life and other actors that make human life possible. In the care governance paradigm, society is given a new understanding as a whole entity and not just citizens. In addition, care governance also sees that non-human actors can play an active role in administrative activities; either as a focal actor, mediator actor, or intermediary actor. This research contributes by introducing care governance involving non-human actors to expand the discourse of public administration.Keyword: care governance; public administration; anthropocene era; paradigm; actor-network theory
PENGARUH MOTIVASI KERJA, BEBAN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA TENAGA KEPENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA Misriyatun, Misriyatun; Rosidah, Rosidah
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. 22 No. 1 Februari 2025
Publisher : Departemen Pendidikan Administrasi FEB Universitas Negeri Yogyakarta & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/efisiensi.v22i1.82028

Abstract

Abstak: Pengaruh Motivasi Kerja, Beban Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Tenaga Kependidikan Universitas Negeri YogyakartaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh motivasi; (2) pengaruh beban kerja; (3) pengaruh lingkungan kerja; (4) pengaruh motivasi kerja, beban kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja tenaga kependidikan yang sebelumnya menduduki jabatan struktural beralih ke jabatan fungsional penyetaraan UNY. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif kausal, melalui survei kepada pemangku jabatan fungsional di perguruan tinggi UNY. Data dianalisis menggunakan Teknik Analisis Deskriptif, Teknik Analisis Regresi Berganda, untuk mengetahui pengaruh variabel X1, X2, X3 terhadap variabel Y baik secara parsial maupun secara simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan variabel independen (Motivasi kerja(X1), Beban kerj(X2), dan Lingkungan kerja (X3)) secara simultan (bersamaan) terhadap Kinerja (Y). Kontribusi penelitian ini memberikan dasar empiris terhadap pengambilan kebijakan pengoptimalan kinerja sumber daya manusia di perguruan tinggi.Kata kunci: Motivasi kerja; beban kerja; lingkungan kerja; kinerja; tenaga kependidikanAbstract: The Influence of Work Motivation, Workload, and Work Environment on the Performance of Educational Staff at Yogyakarta State UniversityThis research aims to determine: (1) the effect of work motivation; (2) the effect of workload; (3) the effect of the work environment; (4) the effect of work motivation, workload, and work environment on the performance of educational staff who previously held structural positions and transitioned to functional positions at UNY. This research was conducted using a causal quantitative approach, through a survey of functional position holders at UNY. ata were analyzed using Descriptive Analysis Techniques and Multiple Regression Analysis Techniques to determine the effect of variables X1, X2, and X3 on variable Y both partially and simultaneously. There is a significant influence of the independent variables (work motivation (X1), workload (X2), and work environment (X3)) simultaneously on performance (Y). The contribution of this research provides an empirical basis for policy-making aimed at optimizing human resource performance in higher education institutions.Keyword: Work motivation; workload; work environment; performance; educational staff 
PENGARUH KEAKTIFAN BERORGANISASI DAN PENGALAMAN PKL TERHADAP KESIAPAN KERJA MELALUI MOTIVASI BELAJAR SEBAGAI VARIABLE INTERVENING PADA MAHASISWA FEB UNY Ratnawati, Tri; Sutirman, Sutirman
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. 22 No. 1 Februari 2025
Publisher : Departemen Pendidikan Administrasi FEB Universitas Negeri Yogyakarta & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/efisiensi.v22i1.82072

Abstract

Abstrak: Pengaruh Keaktifan Berorganisasi dan Pengalaman PKL terhadap Kesiapan Kerja Melalui Motivasi Belajar sebagai Variable Intervening pada Mahasiswa FEB UNY Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh keaktifan berorganisasi dan pengalaman PKL terhadap kesiapan kerja dengan motivasi sebagai variabel intervening. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan sampel 256 mahasiwa FEB UNY Angkatan 2020 yang telah mengambil Paktik Industri (PI) dan Praktik Kependidikan (PK). Analisis dilakukan dengan regresi linier untuk hipotesis 1, 2, 3, dan 4, melalui program SPSS, hipotesis 5 dan 6 melalui program AMOS dan quantpsy.org. Hasil: (1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan Keaktifan Berorganisasi terhadap Kesiapan; (2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan Praktik Kerja Lapangan terhadap Kesiapan; (3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan Keaktifan Berorganisasi dan Praktik Kerja Lapangan terhadap Kesiapan; (4) Terdapat pengaruh positif dan signifikan Motivasi Belajar terhadap Kesiapan; (5) Terdapat pengaruh positif dan signifikan Keaktifan Berorganisasi terhadap Kesiapan Kerja melalui Motivasi Belajar sebagai variabel; (6) Terdapat pengaruh positif dan signifikan Praktik Kerja Lapangan terhadap Kesiapan Kerja melalui Motivasi Belajar sebagai variabel intervening . Kontribusi hasil riset ini adalah menjadi salah satu dasar dalam melakukan perancangan kurikulum serta kegiatan kemahasiswaan untuk mendukung kesiapan lulusan kompeten.Kata kunci: Keaktifan Berorganisasi; Praktik Kerja Lapangan; Kesiapan Kerja; Motivasi Belajar; Mahasiswa FEB UNYAbstract: The Influence of Organizational Involvement and Internship Experience on Job Readiness through Learning Motivation as an Intervening Variable among FEB UNY StudentsThe research aims to analyze the influence of organizational involvement and internship experience on work readiness, with learning motivation as an intervening variable. A quantitative approach was employed, using a sample of 256 students from the Faculty of Economics and Business, Yogyakarta State University (FEB UNY), Class of 2020, who have undertaken Industrial Practice (PI) and Educational Practice (PK). Analysis was conducted using linear regression for hypotheses 1, 2, 3, and 4 through SPSS, while hypotheses 5 and 6 were analyzed using AMOS and quantpsy.org. The results are as follows: (1) Organizational involvement has a positive and significant effect on work readiness; (2) Internship experience has a positive and significant effect on work readiness; (3) Organizational involvement and internship experience jointly have a positive and significant effect on work readiness; (4) Learning motivation has a positive and significant effect on work readiness; (5) Organizational involvement has a positive and significant effect on work readiness through learning motivation as an intervening variable; (6) Internship experience has a positive and significant effect on work readiness through learning motivation as an intervening variable. The contribution of this research is to serve as a basis for curriculum design and student activities to support the development of competent graduate readiness. Keywords: Organizational Activity; Field Work Practices; Job Readiness; Learning Motivation; FEB UNY Students
PENGARUH KOMPETENSI DAN INSENTIF TERHADAP KINERJA PEGAWAI INVENTARIS BARANG YANG DIMEDIASI OLEH VARIABEL INTEGRITAS DI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA Sudrajat, Dating; Fikri, Aula Ahmad Hafidh Saiful
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. 22 No. 1 Februari 2025
Publisher : Departemen Pendidikan Administrasi FEB Universitas Negeri Yogyakarta & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/efisiensi.v22i1.83473

Abstract

Abstrak: Pengaruh Kompetensi dan Insentif Terhadap Kinerja Pegawai Inventaris Barang Yang Dimediasi oleh Variabel Integritas di Universitas Negeri YogyakartaTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompetensi dan insentif terhadap kinerja pegawai inventaris barang yang dimediasi oleh variabel integritas di Universitas Negeri Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitiatif dengan pendekatan cross sectional dengan total sampling melibatkan seluruh pegawai Subag UKBMN dan admin SIMAK BMN di Universitas Negeri Yogyakarta sebanyak 30 orang. Hasil penelitian: Ada pengaruh kompetensi, insentif, integritas terhadap kinerja pegawai di Universitas Negeri Yogyakarta. Ada pengaruh kompetensi terhadap integritas pegawai di Universitas Negeri Yogyakarta Tidak ada pengaruh insentif pegawai terhadap integritas pegawai di Universitas Negeri Yogyakarta. Ada pengaruh kompetensi terhadap kinerja pengelolaan inventaris barang dimediasi integritas pegawai di Universitas Negeri Yogyakarta. Tidak ada pengaruh insentif pegawai terhadap kinerja pengelolaan inventaris barang dimediasi integritas pegawai di Universitas Negeri Yogyakarta. Kontribusi dari penelitian ini adalah memberikan landasan empiris dalam pengambilan kebijakan berbasis penguatan integritas dan kompetensi untuk meningkatkan kinerja pegawai.Kata kunci: Kompetensi; insentif; integritas; kinerja pegawai; UNYAbstract: The Influence of Competence and Incentives on Inventory Employee Performance Mediated by Integrity Variables at Yogyakarta State UniversityThis study aims to determine the influence of competence and incentives on the performance of inventory staff, mediated by the variable of integrity at Yogyakarta State University. This research is a quantitative study using a cross-sectional approach with total sampling involving all staff in the UKBMN sub-division and SIMAK BMN administrators at Yogyakarta State University, totaling 30 individuals. The results showed: competence, incentives, and integrity have a significant effect on employee performance; competence significantly affects employee integrity, while incentives do not; integrity mediates the influence of competence on performance; however, it does not mediate the influence of incentives on performance. The contribution of this research is to provide an empirical foundation for policy-making based on strengthening integrity and competence to improve employee performance.Keywords: Competence; incentives; integrity; employee performance; UNY
KEPEMIMPINAN SEKOLAH DAN KUALITAS LAYANAN SEKOLAH DASAR: SEBUAH ANALISIS EMPIRIS Susilowati, Tutik; Prameswara, Yosep Tegar
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. 22 No. 1 Februari 2025
Publisher : Departemen Pendidikan Administrasi FEB Universitas Negeri Yogyakarta & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/efisiensi.v22i1.83920

Abstract

Abstrak: Kepemimpinan Sekolah dan Kualitas Layanan Sekolah Dasar: Sebuah Analisis Empiris Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan spiritual, visioner, dan pembelajaran terhadap kualitas layanan sekolah dasar. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM), penelitian ini melibatkan 214 kepala sekolah dari berbagai wilayah di Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga jenis kepemimpinan tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas layanan sekolah. Selain itu, kepemimpinan spiritual berperan sebagai faktor yang memperkuat kepemimpinan visioner dan pembelajaran, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas layanan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi ketiga dimensi kepemimpinan dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan. Oleh karena itu, direkomendasikan adanya pelatihan kepemimpinan bagi kepala sekolah untuk mengembangkan kemampuan visioner, spiritual, dan pembelajaran secara holistik. Kontribusi dari penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pembuat kebijakan dalam merancang program pengembangan kepemimpinan guna meningkatkan kualitas layanan sekolah secara berkelanjutan.Kata kunci: Kepemimpinan Spiritual; Kepemimpinan Visioner; Kepemimpinan Pembelajaran; Kepala sekolah; Kualitas Layanan SekolahAbstract: School Leadership and the Quality of Primary School Services: An Empirical Analysis This study aimed to analyse the influence of spiritual, visionary and learning leadership on primary school service quality. Using a quantitative approach with Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) technique, this study involved 214 principals from various regions in Indonesia. The analysis showed that all three types of leadership have a significant influence on school service quality. In addition, spiritual leadership acts as a factor that strengthens visionary and learning leadership, which in turn improves service quality. The conclusions of this study emphasise the importance of integrating the three dimensions of leadership in improving the quality of education services. Therefore, leadership training is recommended for school principals to develop visionary, spiritual and learning capabilities holistically. The contributions of this study can serve as a basis for policy makers in designing leadership development programmes to sustainably improve the quality of school services.Keyword: Instructional Leadership; School Principal; School Service Quality; Spiritual Leadership; Visionary Leadership

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2025 2025