cover
Contact Name
Diyas Paramawati
Contact Email
indexsasi@apji.org
Phone
+6281325634273
Journal Mail Official
indexsasi@apji.org
Editorial Address
Jl. Gatot Subroto No. 20 Telp. (024) 6924962, 6924963 Fax. (024) 6924962 UNGARAN – 50517
Location
Kab. demak,
Jawa tengah
INDONESIA
Sinov : Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang
ISSN : 79620325     EISSN : 29647819     DOI : 10.55606
Core Subject :
Sinov : Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang, adalah media informasi penelitian Kabupaten Semarang yang bertujuan membangun sinergitas kelitbangan dalam mendorong dan meningkatkan inovasi, kemajuan pembangunan dan daya saing daerah. Media ini menerima naskah berbasis kajian atau penelitian ilmu pengetahuan dan teknologi, fokus penelitian di lakukan di kabupaten Semarang yang berasal dari Mahasiswa, Dosen, Praktisi, ilmuan , Lembaga pemerintahan dan Masyrakat umum.
Arjuna Subject : -
Articles 214 Documents
TUMBUH KEMBANG ANAK BALITA DENGAN GANGGUAN GIZI DI DESA KESONGO KECAMATAN TUNTANG Jodelin Muninggar; Lusi Susanti
Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang Vol. 3 No. 1 (2021): Juli: Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sinov.v4i1.64

Abstract

Salah satu upaya untuk menghadirkan generasi emas Indonesia adalah melalui program Nawa Cita yaitu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia dan membangun Indonesia dari pinggiran melalui penguatan daerah pedesaan. Namun hingga saat ini masalah stunting masih menjadi ancaman serius. Stunting adalah kondisi tinggi badan anak yang lebih pendek dari tinggi badan seumurannya disebabkan kekurangan gizi menahun pada masa 1.000 hari pertama kehidupan (HPK). Stunting berakibat gangguan perkembangan kesehatan, meningkatnya angka infeksi serta masalah  jangka panjang di masa depan. Penting untuk mengeksplorasi potensi keluarga dan komunitas bersama dengan dinas terkait dalam penanggulangan stunting. Telah dilakukan observasi tumbuh kembang 25 anak stunting dengan rancangan kualitatif dan survey komunitas posyandu Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang melalui kuesioner dan wawancara. Tujuan penelitian adalah bagaimana profil tumbuh kembang anak stunting dan keluarganya di Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang. Hasil penelitian menunjukkan, jumlah orang tua anak stunting yang berpendidikan SD-SMP berimbang dengan pendidikan SMA/D3/S1. Sebagian besar pendapatan orangtua 1-2 juta/bulan. Riwayat kesehatan ibu kategori baik sebelum/saat hamil, dan rutin periksa kehamilan. Ibu melahirkan berusia kurang dari 35 tahun, persalinan normal oleh bidan, bobot lahir lebih dari 2500 gram. Riwayat imunisasi lengkap dan ASI eksklusif. Riwayat perkembangan berjalan dan bicara  lebih dari 1 tahun. Kunjungan rutin ke Posyandu dan memiliki komunitas bermain. Walaupun sebagian besar anak memiliki saudara dan memiliki interaksi intensif dengan orang tua namun cenderung malas makan. Beberapa anak memiliki riwayat opname dengan diare, tipus, muntaber dan atresia ani serta ada penyakit penyerta atresia ani dengan kolostomi, keterlambatan perkembangan, riwayat TBC dan asma. Hasil ini menjadi acuan awal dalam melakukan intervensi perbaikan oleh keluarga, komunitas dan dinas terkait. Pemerintah telah menyiapkan berbagai regulasi lintas sektoral yang mendukung penanganan anak stunting melalui dana desa. 
PENGARUH INTERVENSI EDUKASI KESEHATAN TERHADAP MASALAH MANAJEMEN KESEHATAN TIDAK EFEKTIF PADA KELUARGA DENGAN RIWAYAT DIARE ANAK BERULANG Wulansari; Diki Aji Saputra
Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang Vol. 3 No. 1 (2021): Juli: Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sinov.v4i1.66

Abstract

Edukasi kesehatan merupakan salah satu intervensi utama yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah keperawatan manajemen kesehatan tidak efektif. Manajemen kesehatan tidak efektif sendiri merupakan salah satu masalah keperawatan yang sering muncul di dalam keperawatan keluarga. Manajemen kesehatan tidak efektif dapat terjadi pada keluarga dengan tahap childbearing family. Masalah kesehatan pada keluarga ini,salah satunya adalah diare anak dan diare berulang terjadi. Kejadian diare berulang disebabkan oleh ketidakcukupan petunjuk untuk bertindak atau pengetahuan yang kurang tentang perawatan balita dengan tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari edukasi kesehatan terhadap manajemen kesehatan tidak efektif dengan pendekatan keluarga. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan. Responden penelitian adalah 3 keluarga dengan tahap perkembangan keluarga ke dua, memiliki anak usia 0 bulan hingga 30 bulan dan anaknya sudah lebih dari 3 kali mengalami diare. Hasil penelitian adalah edukasi kesehatan efektif dalam mengatasi manajemen kesehatan tidak efektif pada keluarga yang memiliki informasi kesehatan yang kurang ataupun ketidakcukupan petunjuk untuk bertindak dalam mengatasi masalah kesehatan yang terjadi khususnya diare berulang pada balita. Simpulan dari penelitian ini adalah tepat jika edukasi kesehatan digunakan untuk mengatasi masalah menajemen kesehatan tidak efektif di tatanan keluarga atau komunitas dan ini merupakan upaya promotif. Saran pada perawat ditatanan keluarga lakukan edukasi kesehatan.
KONDISI LAYANAN PERPUSTAKAAN DESA DI KECAMATAN SUSUKAN DI TENGAH PANDEMI COVID-19 Setyabudi; Siti Suryanti
Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang Vol. 3 No. 1 (2021): Juli: Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sinov.v4i1.67

Abstract

Perpustakaan desa merupakan satu aspek penting dalam pengembangan literasi di masyarakat. Adanya pandemi Covid-19 membuat peran perpustakaan desa untuk mengembangkan literasi menjadi terganggu. Sebagai faktor penghambatnya adalah banyak masyarakat yang belum menaruh perhatian dan kepedulian terhadap perpustakaan desa serta sosialisasi dari desa juga belum optimal. Pandemi Covid-19 berpengaruh pada pelayanan perpustaakaan desa karena pembukaan layanan diharuskan mengikuti protokol kesehatan dan arahan dari pemerintah untuk mencegah penularan Covid-19. Untuk kondisi saat pandemi Covid-19, memerlukan langkah strategis agar bisa melayani masyarakat dengan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi layanan perpustakaan desa dan juga faktor pendukung serta penghambat dalam pelayanan perpustakaan selama pandemi Covid-19. Metode penelitian yang dipilih menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, observasi dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan langkah-langkah yaitu menelaah seluruh data, mereduksi data, penyusunan satuan, kategorisasi, dan penafsiran data. Hasil penelitian menunjukkan 13 desa di Kecamatan Susukan mempunyai perpustakaan desa. Ada lima perpustakaan desa yang masih aktif memberikan layanan perpustakaan desa selama pandemi Covid-19. Faktor pendukung layanan perpustakaan desa di Kecamatan Susukan adalah adanya bahan pustaka, pengguna perpustakaan, tenaga atau pengelola serta fasilitas seperti rak buku dan ruangan.
ANALISIS SEKTOR POTENSIAL DALAM PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2019 Mitha Fitria Anggraini; Lu’lu’il Munawaroh; Rois Saida Sanjaya
Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang Vol. 2 No. 1 (2020): Juli: Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sinov.v3i1.70

Abstract

Otonomi daerah sebagai hak, wewenang, dan kewajiban setiap daerah untuk mampu meningkatkan kemampuannya dalam mengelola potensi yang ada. Kondisi geografis Kabupaten Semarang yang strategis dengan potensi sumberdaya air melimpah serta banyaknya objek-objek wisata dapat mendukung peningkatkan pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur perekomomian Kabupaten Semarang terhadap perekonomian Provinsi Jawa Tengah serta mengetahui sektor-sektor ekonomi unggulan dalam penyerapan tenaga kerja. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Tipologi Klassen, Analisis Location Quotient, Analisis Model Rasio Pertumbuhan, Analisis Penyerapan Angkatan Kerja Sektoral dan Analisis Overlay. Hasil penelitian menyatakan Kabupaten Semarang merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang termasuk dalam daerah yang cepat maju dan tumbuh (high growth and high income) akan tetapi belum mampu mengoptimalkan sektor potensial secara maksimal dengan ditandainya setiap sektor potensial mengalami pertumbuhan rendah dengan ditandai dominasi nilai negatif RPs setiap sektor. Analisis LQ menyatakan sektor potensial di Kabupaten Semarang mencakup sektor industri pengolahan, sektor pengadaan listrik dan gas, sektor pengadaan air, pengolahan sampah, limbah dan daur ulang, sektor konstruksi, sektor informasi dan komunikasi, sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor real estate, dan sektor jasa perusahaan. Sedangkan hasil analisis MRP menyatakan seluruh sektor termasuk sektor tertinggal dan non potensial prospektif kecuali sektor pertambangan dan penggalian yang termasuk dalam potensial prospektif. Sektor potensial berproduktivitas tinggi sehingga melakukan penyerapan tenaga kerja yang tinggi adalah sektor industri pengolahan dan sektor lainnya seperti sektor pertambangan dan penggalian, sektor pengadaan listrik dan gas, sektor pengadaan air, pengelolaan sampah, sektor konstruksi, sektor transportasi dan pergudangan, sektor informasi dan komunikasi, sektor real estate dan sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib.
EKSTRAK DAGING LABU KUNING (Cucurbita maxima D) SEBAGAI ALTERNATIF TERAPI PENURUNAN KADAR ASAM URAT SECARA IN VIVO Istianatus Sunnah; Agitya Resti Erwiyani; Lyda Walida Awwalin; Mega Silvi Aprilliani
Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang Vol. 2 No. 1 (2020): Juli: Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sinov.v3i1.71

Abstract

Hiperurisemia merupakan keadaan yang ditandai dengan meningkatnya kadar asam urat dalam darah yaitu diatas 7,0 mg/dL pada pria dan diatas 6,0 mg/dL pada wanita. Salah satu pengobatan alternatif yang dapat digunakan untuk menurunkan kadar asam urat adalah ekstrak etanol daging labu kuning (Cucurbita maxima D.) yang mengandung senyawa metabolit sekunder flavonoid dan terpenoid. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis efektivitas pemberian ekstrak etanol daging labu kuning (Cucurbita maxima D.) terhadap penurunan kadar asam urat secara in vivo. Hewan uji tikus jantan galur wistar digunakan pada penelitian ini, terbagi menjadi 5 kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol negatif (CMC Na 1% + Aquadest), kelompok kontrol positif (Allopurinol dosis 12,6 mg/KgBB), kelompok perlakuan I (dosis ekstrak 200 mg/KgBB), kelompok perlakuan II ( dosis ekstrak 400 mg/KgBB), kelompok perlakuan III (dosis ekstrak 800 mg/KgBB). Peningkatan kadar asam urat menggunakan induksi campuran jus hati ayam + melinjo (1:1). Pengukuran kadar asam urat dilakukan secara triplo menggunakan fotometer Optiva dengan panjang gelombang 520 nm. Selisih data pre test dan post test dianalisa menggunakan SPSS versi 25,0 for Windows dengan uji ANOVA satu jalan dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daging labu kuning memiliki kandungan senyawa metabolit apigenin, luteolin, myricetin dan quercetin sebagai jenis flavonoid dan terpenoid yang mampu menghambat enzim xantin oksidase yang menyebabkan tingginya kadar asam urat. Dosis efektif ekstrak yang mampu menurunkan kadar asam urat yang sebanding dengan Allopurinol 12,6 mg/KgBB adalah 800 mg/KgBB.
FLAVONOID TOTAL DAN POTENSI ANTIOKSIDAN BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) SEBAGAI TANAMAN FUNGSIONAL KABUPATEN SEMARANG Rissa Laila Vifta; Nani Winarti; Supiani Rahayu
Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang Vol. 2 No. 1 (2020): Juli: Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sinov.v3i1.72

Abstract

Radikal bebas merupakan senyawa yang dapat menyerang struktur tubuh dan mengakibatkan beberapa penyakit, seperti arterosklerosis, jantung koroner, stroke, gagal ginjal, dan proses penuaan. Antioksidan merupakan senyawa atau zat yang dapat menangkal reaksi oksidasi yang disebabkan oleh adanya radikal bebas. Senyawa flavonoid pada beberapa bahan alam telah diketahui memiliki aktifitas sebagai antioksidan alami. Bunga telang (Clitoria ternatea L.) merupakan salah satu tanaman khas Kabupaten Semarang yang diketahui mengandung senyawa aktif flavonoid. Penarikan senyawa aktif pada bunga telang dapat dilakukan melalui pemilihan pelarut sesuai kepolaran senyawa aktif. Tujuan penelitian ini. Untuk menganalisis kandungan flavonoid dan aktifitas antioksidan dari bunga telang menggunakan pelarut etanol dan etil asetat. Jenis penelitian adalah eksperimental laboratorium dengan metode pengujian aktifitas antioksidan menggunakan metode FRAP (Ferric Reducing Antioxidant Power). Hasil uji flavonoid total menghasilkan kandungan flavonoid sebesar 57.85±0.31 mg QE/gram pada ekstrak etil asetat dan 60.79±0.14 mg QE/gram pada ekstrak etanol bunga telang. Pengujian aktivitas antioksidan memberikan hasil dengan nilai IC50 ekstrak etil asetat sebesar 3,57±0.07 mg/L dan ekstrak etanol 3,31±0.09 mg/L dengan hasil uji T-test menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan kandungan flavonoid total serta aktivitas antioksidan pada ekstrak etil asetat dan etanol bunga telang.
MENIMBANG KEKAYAAN “LEGENDA BARUKLINTING” SEBAGAI BAHAN AJAR PADA PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN SEMARANG Pipit Mugi Handayani
Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang Vol. 2 No. 1 (2020): Juli: Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sinov.v3i1.73

Abstract

Kurikulum muatan lokal adalah kurikulum yang disusun berdasarkan kebutuhan daerah yang bahan kajian dan pelajarannya disesuaikan dengan lingkungan alam, sosial, budaya dan ekonomi, serta kebutuhan pembangunan, daerah yang diorganisasikan dalam mata pelajaran yang berdiri sendiri. Terkait itu, dibutuhkan materi pelajaran yang sesuai dengan karakteristik daerah yang dapat digali dari nilai-nilai yang tersaji dalam budaya, antara lain legenda. Pepatah “guru kencing berdiri murid kencing berlari” menyiratkan makna bahwa posisi guru merupakan hal yang paling penting sebagai ukuran kebaikan dalam berperilaku dan bersosial. Guru menempati posisi model yang senantiasa dijadikan patokan kebaikan. Hal demikian memiliki konsekuensi logis bahwa proses pembentukan karakter adalah langkah-langkah konkret seseorang menjadi terpuji atau tercela. Dalam kaitan dengan sastra lisan pernyataan tersebut muncul dalam rupa pemahaman terhadap cerita rakyat bagi masyarakat pendukungnya. Dalam penelitian ini digunakan metode studi pustaka, memfokuskan keberadaan legenda Baruklinthing pada masyarakat Jawa Tengah selanjutnya analisis data dan penyajian temuan hasil analisis tentang nilai kehidupan yang ada dalam Legenda Baruklinting sebagai jawaban tuntutan karakteristik terpuji yang merupakan wujud budaya. Pola pembelajaran yang selama ini berlaku pada dunia pendidikan di Indonesia menempatkan guru sebagai sumber belajar dan penentu hasil belajar siswa. Posisi bahan ajar dan media yang digunakan setiap guru sebagai pendidik menentukan keberhasilan kegiatan pembelajaran. Alternatif pemanfaatan cerita yang eksis di setiap daerah dapat dijadikan salah satu solusi untuk menanamkan nilai cinta tanah air sekaligus penemuan jati diri dan karakter peserta didik dalam mewujudkan nilai pendidikan.
PENGARUH IDENTIFIKASI KEBUTUHAN PUPUK NITROGEN PADA TANAMAN PADI MENGGUNAKAN BAGAN WARNA DAUN (BGD) BERBASIS INTERNET ON THINGS (IOT) Unang Achlison
Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang Vol. 2 No. 1 (2020): Juli: Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sinov.v3i1.74

Abstract

Pemupukan adalah bagian penting dari budidaya padi. Kebutuhan pupuk nitrogen yang tidak tepat dan tidak terukur akan menjadi faktor pengurang optimalnya produksi pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh identifikasi kebutuhan pupuk nitrogen menggunakan Bagan Warna Daun (BGD) pada tanaman padi. Group eksperimental pada penelitian ini menggunakan media pendukung Microcontroller NodeMcu sebagai pemroses identifikasi warna daun padi dan sekaligus menentukan data kebutuhan pupuk Nitrogen. Informasi kebutuhan pupuk Nitrogen tersimpan di internet berbasis Internet On Things (IOT) dan dapat diakses menggunakan website. Penelitian ini dilakukan pada petani di desa lumbung padi di Jawa Tengah. Berdasarkan analisis data dan pembahasan hasil penelitian diperoleh hasil t­­hitung ≥ ttabel yaitu 2,976 ≥ 2,262 maka H0 ditolak atau H1 diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh identifikasi kebutuhan pupuk Nitrogen menggunakan bagan warna daun (BGD) berbasis Internet On Things (IOT) terhadap tanaman padi dapat diterima dan efektifitas dosis penggunakan pupuk menjadi lebih efisien 50%.
PENGARUH POLA PEMBERIAN ASI TERHADAP KECERDASAN KOGNITIF ANAK DI POSYANDU DUSUN KALI PACET RT 01 RW 07 DESA GEDONG KECAMATAN BANYUBIRU Hary Purwanto; Edi Sujoko
Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang Vol. 2 No. 1 (2020): Juli: Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sinov.v3i1.75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola pemberian ASI terhadap kecerdasan kognitif anak di posyandu dusun Kali pacet, Desa Gedong, Kecamatan Banyubiru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitaf jenis eksplorasi. Variabel bebas (X) pola pemberian ASI variabel terikat (Y) kecerdasan kognitif. Teknik penggambilan sampel adalah purposive sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 25 anak. Analisa data menggunakan uji t. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa; kecerdasan di bawah rata-rata 5 (lima) anak 20%, kecerdasan rata-rata 4 (empat) anak 16%, kecerdasan di atas rata-rata 7 (tujuh) anak 28 % dan kecerdasan tinggi 9 (Sembilan) anak 36%. Pola pemberian ASI secara eksklusif diberikan pada 16 anak atau 64%, sedang pola pemberian ASI secara predominan 9 anak atau 36%. Hasil uji t mendapatkan bahwa t hitung 2980,80 > t tabel 1,714 dengan df =25- 2=23 taraf signifikan 5%. Artinya ada pengaruh pola pemberian ASI terhadap kecerdasan kognitif anak di posyandu Dusun Kali pacet, Desa Gedong, Kecamatan Banyubiru.
POTENSI BAHAN KERING DAN TOTAL DIGESTIBLE NUTRIENT JERAMI PADI LAHAN SAWAH SERTA DAYA DUKUNGNYA TERHADAP SAPI POTONG DI KABUPATEN SEMARANG Nur Heni; Ryantoko Setyo Prayitno
Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang Vol. 2 No. 1 (2020): Juli: Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sinov.v3i1.76

Abstract

Jerami padi merupakan limbah pertanian yang sangat potensial untuk dijadikan sebagai pakan sapi potong. Besarnya potensi jerami padi di Kabupaten Semarang sebagai sumber pakan sapi potong tercermin dari besarnya luas panen yang mampu menghasilkan produksi jerami. Penelitian bertujuan untuk menghitung kualitas dan kuantitas serta daya dukung jerami padi lahan sawah terhadap sapi potong di Kabupaten Semarang. Penelitian dilakukan dengan metode survei (pengumpulan data) dan eksperimen laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jerami padi lahan sawah di Kabupeten Semarang memiliki produksi segar, Bahan Kering (BK) dan Total Digestible Nutrient (TDN) masing-masing 23,59 ton/Ha; 9,25 ton/Ha dan 5,07 ton/Ha. Total produksi segar, BK dan TDN adalah 1.042.660,88 ton/tahun; 408.723,06 ton/tahun dan 212.209,01 ton/Ha. Daya dukung jerami padi lahan sawah potensial di Kabupaten Semarang berdasarkan BK dan TDN adalah 179.166,27 ST/tahun dan 135.208,04 ST/tahun, sedangkan daya dukung efektif adalah 125.416,39 ST/tahun dan 94.645,63 ST/tahun. Indeks Daya dukung berdasarkan BK dan TDN termasuk kategori sedang, dengan indeks daya dukung potensial yaitu 4,89 dan 3,69, sedangkan indeks daya dukung efektif adalah 3,42 dan 2,58. Kecamatan yang memiliki daya dukung paling tinggi adalah Kecamatan Suruh. Kecamatan yang memiliki indeks daya dukung paling tinggi adalah Kecamatan Tuntang, sehingga jerami padi lahan sawah dari Kecamatan Tuntang dapat dimanfaatkan oleh wilayah kecamatan lainnya atau untuk meningkatkan populasi sapi potong di Kecamatan Tuntang.

Page 4 of 22 | Total Record : 214