cover
Contact Name
Okta Orianti
Contact Email
oktaorianti10@gmail.com
Phone
+6282211594350
Journal Mail Official
oktaorianti10@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tanjung putra yudha II No.6B, RT.16, RW.XI, Kel. Tanjungrejo, Kec. Sukun
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
KAJIAN MANAJEMEN DAN BISNIS (KAMIS)
ISSN : -     EISSN : 3164791X     DOI : https://doi.org/10.67429/
Core Subject :
The scope of KAJIAN MANAJEMEN DAN BISNIS (KAMIS) encompasses the fields of management and business. Ex: Financial Management, Marketing Management, Human Resources (HR), Operations/Project Management, digital business and more.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
PENGARUH STRATEGI AFFILIATE MARKETING TERHADAP PENINGKATAN PENJUALAN PRODUK WARDAH PADA PLATFORM TIKTOK SHOP Fahriyani; Maiza Rafata; Siti Dania Fatmawati
KAJIAN MANAJEMEN DAN BISNIS (KAMIS) Vol. 1 No. 01 (2026): KAJIAN MANAJEMEN DAN BISNIS (KAMIS)
Publisher : PT. Vhalery Media Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67429/wecgfe80

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh empiris strategi affiliate marketing terhadap keputusan pembelian konsumen pada produk Wardah di platform TikTok Shop. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif kausal. Data primer diperoleh dari 33 pengguna aktif TikTok Shop yang memenuhi kriteria purposive sampling. Teknik analisis yang diterapkan adalah regresi linier sederhana. Hasil pengolahan data menunjukkan nilai konstanta sebesar 5,460 dan koefisien regresi strategi affiliate marketing sebesar 0,686. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi affiliate marketing berpengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap keputusan pembelian, dengan nilai t-hitung sebesar 4,941 (p < 0,05). Nilai Adjusted R-Square yang diperoleh sebesar 0,422, yang mengindikasikan bahwa 42,2% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh variabel affiliate marketing, sedangkan 57,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal lain yang tidak termasuk dalam model penelitian ini. Oleh karena itu, peningkatan kualitas konten, kredibilitas affiliate, serta transparansi dalam penyajian konten perlu terus dioptimalkan untuk memaksimalkan tingkat konversi.
ANALISIS KEPERCAYAAN KONSUMEN TERHADAP KEAMANAN DAN KUALITAS LAYANAN PADA MARKETPLACE SHOPEE Azira Bunga Mutiara; Engel Lisa Rais Sinaga; Rania Asti Aulia
KAJIAN MANAJEMEN DAN BISNIS (KAMIS) Vol. 1 No. 01 (2026): KAJIAN MANAJEMEN DAN BISNIS (KAMIS)
Publisher : PT. Vhalery Media Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67429/qphvxp33

Abstract

Perkembangan e-commerce telah mengubah pola belanja masyarakat dan menjadikan kepercayaan konsumen sebagai salah satu faktor penting dalam transaksi online. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepercayaan konsumen terhadap keamanan dan kualitas layanan pada marketplace Shopee. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara semi terstruktur terhadap dua pengguna aktif Shopee yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua informan memiliki persepsi yang positif terhadap keamanan transaksi di Shopee. Fitur seperti Shopee Garansi, verifikasi akun, verifikasi OTP, serta sistem pembayaran yang menahan dana hingga barang diterima dinilai mampu meningkatkan rasa aman saat bertransaksi. Selain itu, kualitas layanan Shopee juga dinilai baik karena aplikasi mudah digunakan, proses transaksi berjalan lancar, informasi yang disajikan jelas, serta layanan pelanggan cukup responsif dalam menangani keluhan. Pengalaman bertransaksi yang positif tersebut membentuk kepercayaan konsumen.
GAMBARAN KUALITAS PRODUK, KUALITAS PELAYANAN, DAN KEPUASAN PELANGGAN PENGGUNA INDIHOME DI KELURAHAN LUBANG BUAYA, JAKARTA TIMUR Mutiara Triana Gustari; Salsabila; Chintya Umami
KAJIAN MANAJEMEN DAN BISNIS (KAMIS) Vol. 1 No. 01 (2026): KAJIAN MANAJEMEN DAN BISNIS (KAMIS)
Publisher : PT. Vhalery Media Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67429/qr646g20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran kualitas produk, kualitas pelayanan, dan kepuasan pelanggan IndiHome di wilayah Kelurahan Lubang Buaya, Jakarta Timur. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dan tidak dimaksudkan untuk menguji hubungan sebab-akibat antarvariabel secara statistik inferensial, melainkan untuk memotret persepsi pelanggan melalui distribusi persentase jawaban pada tiap indikator. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring (Google Form) berskala Likert 1–5 yang disebarkan kepada 49 responden pengguna aktif IndiHome, dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria telah berlangganan minimal dua bulan dan berdomisili di wilayah tersebut. Data dianalisis secara deskriptif dengan menghitung persentase jawaban pada kelima kategori skala Likert, dengan penekanan pada proporsi Setuju dan Sangat Setuju sebagai indikator persepsi positif serta proporsi Netral, Tidak Setuju, dan Sangat Tidak Setuju untuk mengidentifikasi pola keraguan maupun ketidakpuasan, kemudian diinterpretasikan secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi responden terhadap kualitas pelayanan tergolong sangat tinggi (81,6%–91,9%), kepuasan pelanggan tergolong tinggi (81,2%–91,8%), sementara persepsi terhadap kualitas produk relatif lebih beragam (55,1%–71,4%), dengan skor terendah pada indikator jarangnya gangguan jaringan. Gambaran ini mengindikasikan bahwa interaksi layanan manusia dinilai lebih konsisten memuaskan dibandingkan aspek teknis jaringan, meskipun keduanya berkontribusi terhadap kepuasan pelanggan secara keseluruhan. Penelitian ini bersifat deskriptif sehingga tidak dapat menyimpulkan hubungan kausal; disarankan penelitian lanjutan menggunakan analisis inferensial untuk menguji keterkaitan antarvariabel tersebut.
PENGARUH ONLINE CUSTOMER REVIEW DAN RATING TERHADAP KEPERCAYAAN SERTA KEPUTUSAN PEMBELIAN SKINCARE FACETOLOGY DI SHOPEE Kayla Adelyna Chairani; Nazwa Salsabillah Putri Irawan; Muhamad Dzaky Tri Anwar
KAJIAN MANAJEMEN DAN BISNIS (KAMIS) Vol. 1 No. 01 (2026): KAJIAN MANAJEMEN DAN BISNIS (KAMIS)
Publisher : PT. Vhalery Media Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67429/ad920280

Abstract

Industri kecantikan dan perawatan kulit (skincare) di Indonesia tengah mengalami pertumbuhan yang sangat pesat dalam dekade terakhir. Gejala ini tidak terlepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan perawatan kulit, serta menguatnya gerakan Local Pride yang mendorong preferensi konsumen terhadap produk-produk buatan dalam negeri. Dari perspektif lain, perkembangan ekonomi digital yang masif turut menjadi katalis utama, di mana platform e-commerce, terutama Shopee, telah menjelma menjadi kanal transaksi utama bagi produk-produk kategori Beauty & Care. Di tengah persaingan yang ketat, Facetology muncul sebagai salah satu merek lokal yang berhasil mencuri perhatian pasar. Melalui penerapan strategi pemasaran digital yang inovatif dan berbasis data, produk unggulannya, yaitu Facetology Triple Care Sunscreen, mampu secara konsisten menduduki peringkat teratas sebagai produk sunscreen terlaris di Shopee, meskipun segmen pasar tersebut selama ini didominasi oleh merek-merek internasional maupun lokal yang telah lebih dahulu beredar dan mempunyai basis konsumen yang kuat. Dalam konteks transaksi jual-beli secara daring, konsumen menghadapi keterbatasan mendasar, yakni ketidakmampuan untuk menginspeksi atau mencoba produk secara langsung sebelum pembelian. Kondisi ini secara bermakna menaikkan risiko terjadinya mismatch atau kesalahan pembelian, terutama pada produk skincare yang bersifat personal dan sensitif terhadap jenis kulit. Untuk mengatasi ketidakpastian tersebut, konsumen pada lazimnya menjadikan Online Customer Review dan Rating sebagai asal informasi primer yang diandalkan dalam mengevaluasi kualitas produk. Tingginya volume ulasan positif serta capaian rating yang tergolong sangat baik pada produk Facetology diduga kuat memiliki peran krusial dalam membangun rasa percaya (trust) konsumen sebelum bertransaksi. Selanjutnya, sebagai manifestasi dari electronic word-of-mouth (e-WOM), keberadaan review dan rating tidak hanya berfungsi sebagai sumber informasi, tetapi juga sebagai cara kerja reduksi risiko psikologis yang ujungnya mendorong konsumen untuk mengambil keputusan pembelian. Berdasarkan uraian latar belakang tersebut, riset ini bermaksud untuk mengkaji secara empiris pengaruh Online Customer Review dan Rating terhadap peubah kepercayaan serta dampaknya terhadap keputusan pembelian produk skincare lokal Facetology di platform Shopee.
ANALISIS PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MIE GACOAN BOJONGGEDE Yazid Adli Kamil; Oka Fahid Ramadhan
KAJIAN MANAJEMEN DAN BISNIS (KAMIS) Vol. 1 No. 01 (2026): KAJIAN MANAJEMEN DAN BISNIS (KAMIS)
Publisher : PT. Vhalery Media Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67429/a0swg286

Abstract

Studi ini dilaksanakan untuk menganalisis pengaruh harga dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian konsumen Mie Gacoan Bojonggede. Studi ini menggunakan metode kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner kepada responden yang telah melakukan pembelian Mie Gacoan minimal satu kali. Teknik sampling yaitu accidental sampling didapat sebanyak 15–30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kualitas produk memperoleh penilaian positif dari responden, khususnya pada aspek rasa, aroma, penyajian, kebersihan, dan kesegaran makanan. Variabel harga juga memperoleh penilaian yang baik karena dinilai sesuai dengan kualitas produk, porsi, manfaat, serta daya beli konsumen. Sementara itu, keputusan pembelian berada dalam kategori tinggi, yang ditunjukkan oleh kecenderungan responden untuk melakukan pembelian ulang dan merekomendasikan produk kepada orang lain. Dengan demikian, studi menyimpulkan bahwa harga dan kualitas produk memiliki peran penting dalam mendukung keputusan pembelian konsumen Mie Gacoan Bojonggede.
PENGARUH PROMOSI DIGITAL MELALUI KONTEN VIDEO PENDEK TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PADA PRODUK DUBAI CHEWY COOKIE Annisa Wulansari; Nadila Nurtianti Putri; Atalia Putri Fahya
KAJIAN MANAJEMEN DAN BISNIS (KAMIS) Vol. 1 No. 02 (2026): KAJIAN MANAJEMEN DAN BISNIS (KAMIS)
Publisher : PT. Vhalery Media Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67429/yfb3hk76

Abstract

Perkembangan media sosial telah mendorong pelaku usaha memanfaatkan konten video pendek sebagai media promosi digital yang efektif dalam menarik perhatian konsumen. Salah satu produk yang banyak dipromosikan melalui media sosial adalah Dubai Chewy Cookie. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh promosi digital melalui konten video pendek terhadap minat beli konsumen pada produk Dubai Chewy Cookie. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan Google Form kepada 50 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menghitung frekuensi, persentase, nilai rata-rata (mean), serta uji validitas untuk mengetahui kelayakan instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Promosi Digital melalui Konten Video Pendek memperoleh nilai rata-rata sebesar 4,18 yang termasuk dalam kategori baik, sedangkan variabel Minat Beli Konsumen memperoleh nilai rata-rata sebesar 3,87 yang juga berada pada kategori baik. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan pada kedua variabel memiliki nilai r hitung lebih besar daripada r tabel (0,279), sehingga seluruh item dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai instrumen penelitian. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, promosi digital melalui konten video pendek menunjukkan peran yang baik dalam menarik perhatian konsumen serta membangun minat beli terhadap produk Dubai Chewy Cookie.
ANALISIS DAMPAK PROGRAM CASHBACK DAN VOUCHER DIGITAL SHOPEE TERHADAP PRILAKU PEMBELIAN IMPLUSIF KONSUMEN MILENIAL Loris Alpiansyah; Chakra Trycahyo; Abdullah Azzam
KAJIAN MANAJEMEN DAN BISNIS (KAMIS) Vol. 1 No. 02 (2026): KAJIAN MANAJEMEN DAN BISNIS (KAMIS)
Publisher : PT. Vhalery Media Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67429/6xqba149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program cashback dan voucher digital Shopee terhadap perilaku pembelian impulsif konsumen milenial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden konsumen milenial pengguna aktif platform Shopee yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri dari 21 pernyataan yang mengukur variabel cashback (X1), voucher digital (X2), dan perilaku pembelian impulsif (Y). Teknik analisis yang diterapkan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program cashback berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pembelian impulsif dengan nilai t-hitung sebesar 4,567 (p < 0,05). Program voucher digital juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t-hitung sebesar 3,842 (p < 0,05). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh terhadap perilaku pembelian impulsif sebesar 62,4% (Adjusted R-Square = 0,624). Temuan ini memberikan implikasi strategis bagi pelaku e-commerce dalam merancang program promosi digital yang efektif dan bertanggung jawab, khususnya pada segmen milenial di Indonesia.
ANALISIS DAMPAK FENOMENA PINK TAX DALAM MEMPENGARUHI KINERJA PENJUALAN KATEGORI FAST-MOVING CONSUMER GOODS (FMCG) DI PLATFORM E-COMMERCE: PERSPEKTIF MAHASISWA PROGRAM STUDI BISNIS DIGITAL DI UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI Sabrina Tunnisa; Syafira Juliana Putri; Nauval Rizky Pratama
KAJIAN MANAJEMEN DAN BISNIS (KAMIS) Vol. 1 No. 02 (2026): KAJIAN MANAJEMEN DAN BISNIS (KAMIS)
Publisher : PT. Vhalery Media Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67429/v33b4n79

Abstract

Perkembangan teknologi internet telah menggeser perilaku konsumen ke arah transaksi digital melalui platform e-commerce, di mana para sektor Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) menjadi salah satu alasan dan pilar utamanya. Namun, dibalik pertumbuhan pasar digital ini, muncul tantangan diskriminasi harga berbasis gender yang dikenal sebagai Pink Tax, di mana produk untuk perempuan di beri harga lebih mahal daripada produk laki-laki dengan fungsi serupa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak fenomena Pink Tax terhadap kinerja penjualan kategori produk FMCG di platform Shopee, serta mengeksplorasi persepsi, tingkat literasi, dan perilaku konsumen perempuan terhadap praktik tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data yang dilakukan melalui studi dokumen perbandingan harga produk di platform Shopee serta metode wawancara melalui Focus Group Discussion (FGD) dengan target responden perempuan aktif berbelanja di e-commerce dari kelas R4H Program Studi Bisnis Digital Universitas Indraprasta PGRI. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya kesenjangan literasi yang signifikan di mana konsumen belum familiar dengan istilah Pink Tax (invisible tax), meskipun secara visual dan empiris mereka menyadari adanya disparitas harga tersebut. Produk perawatan diri (seperti alat cukur) dan produk beratribut visual merah muda yang eye catching dan menggemaskan merupakan komoditas utama yang mengalami eskalasi harga. Atribut visual yang menarik terbukti memicu willingness to pay konsumen perempuan akibat adanya kepuasan emosional (nilai hedonis). Ketika mendeteksi perbedaan harga, konsumen melakukan mekanisme koping berupa komparasi horizontal (antar-merek kategori feminim alih-alih komparasi lintas gender. Secara keseluruhan, Pink Tax tidak mendegradasi minat beli konsumen secara signifikan karena sifat produk FMCG yang inelastis sebagai kebutuhan primer. Penelitian ini merekomendasikan agar value-based pricing yang lebih transparan dan beretika.
ANALISIS PERBANDINGAN EFISIENSI BIAYA TRANSAKSI: QRIS CROSS-BORDER VS PENUKARAN VALUTA ASING KONVENSIONAL Vicka Rahmawati; Muhammad Miftahul Amin; Alya Ghodah Fikryyah
KAJIAN MANAJEMEN DAN BISNIS (KAMIS) Vol. 1 No. 02 (2026): KAJIAN MANAJEMEN DAN BISNIS (KAMIS)
Publisher : PT. Vhalery Media Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67429/gpdpn352

Abstract

Perkembangan teknologi finansial telah mendorong transformasi sistem pembayaran lintas batas melalui interkoneksi regional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan efisiensi biaya transaksi serta keandalan operasional antara metode digital QRIS Cross-Border dengan metode penukaran valuta asing (valas) konvensional pada transaksi ritel wisatawan di wilayah ASEAN. Dengan menggunakan landasan Transaction Cost Theory, penelitian ini mendeteksi bagaimana digitalisasi dapat memitigasi inefisiensi ekonomi yang melekat pada sistem keuangan tradisional. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-komparatif melalui teknik studi kepustakaan dan dokumentasi. Data sekunder diperoleh dari dokumen regulasi Bank Indonesia, laporan otoritas moneter regional, serta literatur ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QRIS Cross-Border memberikan efisiensi biaya yang jauh lebih optimal bagi konsumen melalui implementasi kerangka kerja Local Currency Settlement (LCS). Mekanisme ini memotong rantai konversi ganda (double conversion) dengan mengeliminasi fungsi Dolar AS sebagai mata uang perantara, sehingga menghasilkan margin nilai tukar (spread) yang lebih kompetitif dan bebas biaya administrasi tambahan bagi pengguna retail. Sebaliknya, metode konvensional di money changer dinilai kurang efisien karena dibebani spread jual-beli yang lebar dan risiko fisik. Namun demikian, dari aspek operasional, QRIS Cross-Border mengalihkan spektrum risiko pengguna ke ranah siber, seperti ancaman quishing (QR code phishing) dan ketergantungan mutlak pada infrastruktur jaringan server perbankan.
DAMPAK LIVE STREAMING TIKTOK SHOP TERHADAP PERILAKU IMPULSIVE BUYING GEN Z Zahra Syafira Wandani; Zulzilah Nur Andini; Natasya Diahayu Puspita Sari
KAJIAN MANAJEMEN DAN BISNIS (KAMIS) Vol. 1 No. 02 (2026): KAJIAN MANAJEMEN DAN BISNIS (KAMIS)
Publisher : PT. Vhalery Media Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67429/e0jmgp95

Abstract

Perkembangan social commerce melalui fitur live streaming pada TikTok Shop telah mengubah perilaku belanja konsumen, khususnya Generasi Z yang merupakan kelompok pengguna media sosial paling aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak live streaming TikTok Shop terhadap perilaku impulsive buying pada Generasi Z. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 42 responden Generasi Z yang pernah melakukan pembelian melalui fitur live streaming TikTok Shop. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, sedangkan data dianalisis secara deskriptif dan direncanakan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur live streaming mampu meningkatkan kecenderungan pembelian impulsif melalui beberapa faktor, yaitu tampilan visual produk yang menarik, ketercayaan host, interaksi secara real-time, serta melakukan promosi berupa flash sale, diskon, dan indikator keterbatasan stok yang memunculkan efek Fear of Missing Out (FOMO). Mayoritas responden mengaku melakukan pembelian secara spontan setelah menyaksikan sesi live streaming tanpa perencanaan sebelumnya. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa pengalaman berbelanja melalui live streaming memberikan kepuasan emosional sesaat yang semakin memperkuat perilaku impulsive buying pada Generasi Z. Dengan demikian, live streaming TikTok Shop terbukti menjadi salah satu strategi pemasaran digital yang efektif dalam memengaruhi keputusan pembelian impulsif konsumen Generasi Z.

Page 1 of 1 | Total Record : 10