cover
Contact Name
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology
Contact Email
concrete@unitomo.ac.id
Phone
+6281335675889
Journal Mail Official
concrete@unitomo.ac.id
Editorial Address
Jalan Semolowaru no. 84 Surabaya, 60283
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technolog
ISSN : -     EISSN : 30250390     DOI : -
Core Subject :
The Journal invites original articles and not simultaneously submitted to another journal or conference. The whole spectrum of civil engineering are welcome, which includes, but is not limited to: -Building Materials and Structures -Coastal and Harbor Engineering -Constructions Technology -Constructions Economy and Management -Earthquake Engineering -Environmental Engineering -Renovation of Buildings -Geotechnical Engineering -Highway Engineering -Hydraulic and Hydraulic Structures -Road and Bridge Engineering -Structural Engineering -Surveying and Geo-Spatial Engineering -Transportation Engineering -Tunnel Engineering -Urban Engineering and Economy -Water Resources Engineering -Urban Drainage
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "vol. 2 no. 01: april 2024" : 15 Documents clear
EVALUASI KELAYAKAN INVESTASI PROYEK BERDASARKAN ASPEK TEKNIS DAN FINANSIAL (Studi Kasus : Perumahan Cluster Paddington Wisata Bukit Mas Surabaya): EVALUATION OF PROJECT INVESTMENT FEASIBILITY BASED ON TECHNICAL AND FINANCIAL ASPECTS (Case Study: Paddington Cluster Housing Tourism Bukit Mas Surabaya) Anita Anggraini; Maulidya Octaviani B; Rizki Astri Apriliani
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 2 No. 01: April 2024
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v2i01.7244

Abstract

Untuk mencapai tujuan suatu proyek maka perlu dilakukan evaluasi untuk menghindari pemilihan proyek yang akan merugikan dan menentukan proyek tersebut agar dapat dilaksanakan. Evaluasi tersebut berkaitan dengan kelayakan masa depan proyek. Ada beberapa aspek yang dapat dikaji dalam melakukan evaluasi kelayakan, seperti kelayakan pada aspek teknis dan juga aspek finansial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi layak atau tidaknya proyek pengembangan klaster Paddington dari segi teknis dan finansial. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis data sekunder dan pengumpulan data primer melalui survei, wawancara dan analisis dokumen terkait. Data yang terkumpul akan dianalisis menggunakan alat perhitungan dan perangkat lunak terkini untuk memberikan gambaran kelayakan investasi secara menyeluruh. Pada aspek teknis meliputi penelitian aksesibilitas lokasi proyek yang sangat strategis apabila diperuntukkan bagi kawasan komersil dan didukung dengan sarana transportasi yang memadai, kondisi perkembangan kawasan sekitar dengan fasilitas yang memadai, memperhatikan Dasar Bangunan. Koefisien (KDB) sebesar 50% < 70% dan Koefisien Lantai Bangunan (KLB) sebesar 50% < 5 kali nilai KDB, serta fasilitas faktor pendukung yang memenuhi standar peraturan pemerintah. Sementara itu, aspek finansial merupakan bagian penting dalam evaluasi kelayakan investasi. Penilaian finansial akan mencakup proyeksi pendapatan dan biaya selama periode proyek, berdasarkan evaluasi yang dilakukan terhadap kelayakan investasi dari aspek finansial dengan Net Present Value (NPV) sebesar Rp. . 9.165.994.449 > 0, Benefit Cost Ratio (BCR) sebesar 1.076 > 1, Sedangkan IRR yang diperoleh memiliki nilai sebesar 15,436% lebih besar dari MARR yang ditetapkan sebesar 12%, payback period 6 tahun 7 bulan, dan Profitability Index ( Nilai PI) sebesar 1,049 > 1 berarti proyek tersebut dapat dikatakan layak dan dapat dilaksanakan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas kepada para pemangku kepentingan tentang apakah proyek ini layak untuk dilaksanakan. Jika proyek ini dinilai layak, maka penelitian ini juga akan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kinerja proyek secara keseluruhan.
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT NYLON UNTUK MENINGKATKAN KEKUATAN MORTAR: EFFECT OF ADDING NYLON FIBERS TO INCREASE MORTAR STRENGTH Fulgentius Acil Kabit; Safrin Zuraidah; Bambang Sujatmiko
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 2 No. 01: April 2024
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v2i01.7317

Abstract

Mortar adalah campuran semen, pasir, dan air dengan persentase yang bervariasi sebagai bahan pengikat mortar harus mempunyai kekentalan yang konsisten/standar. Mortar ini nantinya akan membantu menentukan kekuatan mortar (plester atau dinding yang diplester) sehingga diharapkan mortar tidak rusak akibat gaya tekan yang ditimbulkan oleh beban kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penambahan serat nilon pada mortar berdasarkan komposisi yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penambahan serat nilon pada mortar berdasarkan komposisi yang berbeda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yang ditinjau dari kuat tekan dan kuat tarik mortar, untuk pengujian akan dilakukan pada umur 7, 14, dan 28 hari, sedangkan serat nilon yang akan digunakan akan dipotong sepanjang 5 cm dengan komposisi serat 0%, 0,3%, 0,6% dan 0,9% dari berat semen, cetakan yang akan digunakan untuk membuat benda uji berbentuk silinder dengan ukuran 10 x 20 cm dan 5 x 10 untuk porositas, dengan jumlah benda uji sebanyak 60 buah, kuat tekan 36 buah, kuat tarik belah 15 buah, dan porositas sebanyak 15 buah. Untuk pengujian kuat tekan akan dilakukan pada umur 7, 14, dan 28 hari, kuat tarik belah pada umur 28 hari dan porositas pada umur 28 hari. Dari hasil pengujian yang diperoleh nilai kuat tekan maksimum terdapat pada persentase serat 0,9% sebesar 15,07 Mpa pada umur 28 hari, hasil yang diperoleh lebih tinggi dibandingkan mortar tanpa serat dengan nilai maksimum diperoleh sebesar 11,67 Mpa dan untuk split kekuatan tarik maksimal
EVALUASI KINERJA OPERASIONAL KERETA API PROBOWANGI JURUSAN SURABAYA - PROBOLINGGO: PROBOWANGI TRAIN OPERATIONAL PERFORMANCE EVALUATION SURABAYA DIRECTION - PROBOLINGGO Donny Kusuma Hemi Setiawan; Rudy Santosa; Bambang Sujatmiko
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 2 No. 01: April 2024
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v2i01.7542

Abstract

Transportasi kereta api mempunyai pengaruh yang besar terhadap aktivitas masyarakat perkotaan, seperti di Kota Surabaya hingga Probolinggo dan sebaliknya. Dengan adanya kereta api diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dan permintaan masyarakat khususnya pengguna jasa kereta api. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kedatangan dan keberangkatan KA aktual, menganalisis faktor muatan, menganalisis waktu tempuh, dan mengevaluasi kinerja operasional KA Probowangi. Metode yang digunakan untuk memperoleh data aktual adalah dengan metode observasi atau observasi kinerja Kereta Api Probowangi di lapangan terhadap jadwal, dengan cara survei menggunakan alat kuesioner. Populasi dan sampelnya adalah penumpang KA Probowangi. Dari hasil observasi lapangan, load factor tertinggi pada KA Probowangi adalah 100% di Stasiun Sidoarjo. Dari hasil analisa diketahui waktu tempuh rata-rata 2 jam 14 menit Surabaya - Probolinggo dan sebaliknya 1 jam 59 menit sesuai standar yang telah ditentukan karena tidak ada keterlambatan dari batas keterlambatan 10%. (menurut SPM). Data kuesioner dianalisis dengan menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) yang menghasilkan kinerja pelayanan dan fasilitas pada KA Probowangi sudah sesuai dan cukup baik sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Peraturan Menteri Perhubungan Republik Undang-Undang Nomor 63 Tahun 2019.
EVALUASI KINERJA SUROBOYO BUS RUTE PURABAYA – RAJAWALI (PP): PERFORMANCE EVALUATION OF THE SUROBOYO BUS ROUTE PURABAYA – RAJAWALI (PP) Shavana Putri Kirana; Rudy Santosa; Adhi Muhtadi
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 2 No. 01: April 2024
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v2i01.7659

Abstract

Suroboyo Bus is a public transportation company operating in the city of Surabaya, East Java. Founded in 2018, Suroboyo Bus aims to provide comfortable, safe and affordable transportation services for local residents and visitors to the city of Surabaya. The negative impact of increased movement is the emergence of traffic jams due to the dominant use of private vehicles. The Surabaya city government and the Ministry of Transportation worked together to produce the Suroboyo Bus as a solution to overcome traffic jams. Since the initial inauguration, bus operational conditions have not yet reached optimal performance. The aim of this research is to determine and evaluate the results of bus operational performance based on the SK.687/AJ206/DRJD/2002 guidelines. The method used is quantitative descriptive, namely collecting data in the field using dynamic surveys. The dynamic survey produces data on bus carrying capacity, number of passengers, travel time, stopping time, speed, headway and bus facilities. The results of the Suroboyo bus performance analysis based on the total bus carrying capacity is 67 people. In terms of load factor, the average Purabaya Rajawali PP is 0.55 on holidays and 0.69 on weekdays. The average travel time is 55 minutes, the bus travel speed is 25 km. / hour, the average headway of bus departures is 19 minutes, There are 2 operational study indicators that do not meet the standards, namely the load factor because people tend to use private vehicles and the headway which is sometimes long at certain hours because buses still use public lanes as their operating routes.
KAJIAN PELUANG PENERAPAN JALUR SEPEDA DI KOTA SIDOARJO (STUDI KASUS PUSAT KOTA SIDOARJO): STUDY OF OPPORTUNITIES FOR IMPLEMENTING BIKE LANE IN SIDOARJO CITY (CASE STUDY SIDOARJO CITY CENTER) Ryan Oki Fandianto; Rudi Santosa; Bambang Sujatmiko
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 2 No. 01: April 2024
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v2i01.7767

Abstract

Sesuai amanat undang-undang, pemerintah berkewajiban menyediakan sarana transportasi yang memadai bagi seluruh pengguna jalan. Berdasarkan Pasal 25 Undang-Undang nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, setiap jalan yang digunakan lalu lintas harus dilengkapi dengan perlengkapan jalan, termasuk fasilitas bagi sepeda, pejalan kaki, dan penyandang disabilitas. Lebih lanjut pada pasal 45 diatur bahwa fasilitas penunjang lalu lintas dan transportasi meliputi jalur sepeda dan pemerintah harus memberikan kemudahan berlalu lintas bagi pengendara sepeda. Pengendara sepeda berhak mendapat fasilitas untuk menunjang keamanan, keselamatan, kelancaran dan kelancaran lalu lintas. Enam ruas jalan menjadi prioritas dalam penelitian ini dan diharapkan dapat memberikan hasil yang baik sehingga pemerintah Kabupaten Sidoarjo dapat menyediakan jalur sepeda. Penelitian ini mempunyai tujuan utama yaitu menghitung hambatan samping dan kapasitas jalan kota Sidoarjo serta mengukur peluang penerapan jalur sepeda berdasarkan kedua aspek yang dihitung. Peluang itu sendiri dapat dihasilkan setelah mengetahui nilai hambatan samping, kapasitas jalan, total arus dan derajat kejenuhan dengan menggunakan metode pengumpulan data observasi dan survei pada enam ruas jalan. Hasil yang diperoleh adalah nilai rata-rata hambatan samping yaitu 300,78 (sedang); sedangkan rata-rata kapasitas jalan sebesar 3457,15 smp/jam dengan rata-rata total arus sebesar 1487,55 smp/jam, dan derajat kejenuhan yang diperoleh adalah B. Dengan demikian, keenam ruas jalan mempunyai peluang untuk diterapkan jalur sepeda, sehingga dapat mempertimbangkan aspek keselamatan jalur Sepeda hanya digunakan pada hari Minggu.
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT ROVING TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH PADA CAMPURAN MORTAR: THE EFFECT OF ADDING ROVING FIBERS ON THE COMPRESSIVE STRENGTH AND SPLIT TENSILE STRENGTH OF MORTAR MIXTURES Dini Agnes Kurniawan; Safrin Zuraidah; Bambang Sujatmiko
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 2 No. 01: April 2024
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v2i01.7786

Abstract

Mortar merupakan salah satu bahan bangunan yang banyak digunakan sebagai bahan plesteran, pekerjaan pasangan dan pekerjaan lainnya. Mortar sendiri terbuat dari campuran semen, pasir, dan air dengan persentase yang bervariasi. Sebagai bahan pengikat, mortar harus mempunyai konsistensi yang standar. Oleh karena itu perlu adanya inovasi dan eksperimen, misalnya dengan menambahkan material lain yang dapat dijadikan bahan bangunan yaitu fiber roving. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perilaku mekanik mortar setelah penambahan fiber roving pada berbagai komposisi terhadap berat semen dan mendapatkan komposisi penambahan fiber roving yang optimal sehingga menghasilkan kekuatan maksimum pada mortar. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh kuat tekan mortar pada umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari dengan menggunakan benda uji silinder dimensi 10×20 cm sebanyak 75 buah, kuat tekan 45 buah, belah 15 buah. kekuatan tarik, dan 15 untuk porositas. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan penambahan serat roving pada umur 28 hari dengan persentase 3% mempunyai kuat tekan paling tinggi dengan hasil sebesar 15,92 MPa jika dibandingkan dengan persentase 0% dengan kuat tekan sebesar 14,01 MPa. Dari hasil analisa penelitian dapat diketahui bahwa komposisi optimal terjadi pada komposisi fiber roving 3% dengan kuat tekan sebesar 15,92 MPa dan kuat tarik belah optial terjadi pada komposisi 6% sebesar 3,13 Mpa. Dan untuk porositas optimal terdapat persentase 9% dan 12% sebesar 10,19. Dapat juga disimpulkan bahwa semakin besar porositas maka semakin rendah kuat tekan mortar.
STUDI PERENCANAAN SISTEM PERPIPAAN HYDRANT PILLAR UNTUK ANTISIPASI KEBAKARAN PADA PABRIK OBAT PT. BERNOFARM SIDOARJO: PLANNING STUDY OF HYDRANT PILLAR PIPING SYSTEM TO ANTICIPATE FIRE AT PT. DRUG FACTORY. BERNOFARM SIDOARJO Syahrul Romadhon; Nurul Jannah Asid
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 2 No. 01: April 2024
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v2i01.7812

Abstract

Bernofarm merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri farmasi yang memproduksi berbagai jenis obat atau produk kesehatan lainnya. Dengan luas tanah sekitar 49.383 m2, terdapat beberapa bangunan yang di dalamnya terdapat banyak aset penting yang harus dilindungi dari bahaya kebakaran. Sehingga perlu adanya perencanaan dan perancangan sistem pilar hydrant. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sistem instalasi perpipaan hydrant pilar, menentukan jumlah pilar hydrant, mengetahui kapasitas tangki air pilar hydrant, menentukan dimensi pipa, mengetahui kapasitas daya pompa serta mengetahui cara perawatan dan memelihara instalasi pilar hydrant. Penelitian ini diawali dengan pengumpulan data berupa layout kondisi area perusahaan dan data teknis lain yang diperlukan. Pengolahan data mengacu pada SNI 03 – 3989 – 2000, SNI 03 – 1457 – 2000, Peraturan Menteri PU Nomor 26/PRT/M/2008, NFPA 14. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, ditemukan bahwa Area pabrik tergolong rawan kebakaran ringan dan dirancang menggunakan sistem pipa basah tipe pilar hydrant dan total 32 titik pilar hydrant. Volume penyediaan air yang dibutuhkan untuk pilar hydrant adalah 1.363 m3 dan perlu dibangun tangki air tanah dengan dimensi 13 mx 13 mx 4 m. Pipa yang digunakan adalah jenis pipa besi cor dengan total head pada pompa sebesar 250,652m. Perhitungan kapasitas daya pompa induk pada rencana ini sebesar 746 HP dan pompa pacu sebesar 37,33 HP. Serta pentingnya perawatan dan pemeliharaan berkala pada instalasi hydrant pilar untuk memastikan seluruh perangkat pada sistem instalasi hydrant pilar dapat bekerja dengan baik pada saat dibutuhkan.
Implementasi Building Information Modeling (BIM) Dalam Estimasi Quantity Take Off (Studi Kasus : Pekerjaan Galian Bendungan Utama Pada Proyek Pembangunan Bendungan Mbay): Implementation of Building Information Modeling (BIM) in Estimating Quantity Take Off (Case Study: Main Dam Excavation Work in the Mbay Dam Construction Project) Moch. Istitho Chubbillah; Rizki Astri Apriliani; Wisnu Abiarto
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 2 No. 01: April 2024
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v2i01.7880

Abstract

BIM memfasilitasi proses desain dan konstruksi terintegrasi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, pengeluaran serta durasi proyek yang berkurang dan terkendali. Autodesk juga merilis perangkat lunak berbasis BIM yang disebut Navisworks. Navisworks ini mengintegrasi interdisiplin ilmu modelling, scheduling, dan quantity.Penelitian ini membahas penggunaan konsep Building Information Modeling (BIM) dengan menggunakan 3D modeling pada pekerjaan galian tanah untuk memperoleh hasil quantity take off yang mengurangi waste sehingga meningkatkan value proyek, Autodesk Navisworks dapat membandingkan hasil quantity take off yang didapatkan menggunakan software Navisworks dengan dibantu software pendukung yaitu Microsoft Excel, pada analisa estimasi quantity take off material yang dibandingkan dengan perhitungan secara konvensional diharapkan dapat memberikan gambaran bahwa dalam menggunakan software komputer lebih efektif dan efisien serta dapat meminimalisasi waste dan meningkatkan value pada proyek konstruksi. Penelitian dilakukan dalam penerapan 5D BIM untuk estimasi quantity take off pada pekerjaan tanah.Hasil analisis menunjukan berapa selisih perhitungan volume eksisting (konvensional) dengan volume hasil Quantity Take Off menggunakan konsep Building Information Modeling (BIM) pada pekerjaan galian bendungan utama. Pada pekerjaan galian bendungan utama memiliki deviasi rata-rata 5.52%, dari hasil rata-rata deviasi pada masing-masing item pekerjaan tersebut dapat diterima dan digunakan untuk pekerjaan galian bendungan utama sehingga pekerjaan menjadi lebih efisien serta dapat meminimalisasi waste dan meningkatkan value pada proyek.
EVALUASI KINERJA OPERASIONAL ANGKUTAN KOTA WIRAWIRI SUROBOYO RUTE TERMINAL BRATANG – STASIUN PASAR TURI: EVALUATION OF WIRAWIRI SUROBOYO CITY TRANSPORT OPERATIONAL PERFORMANCE BRATANG TERMINAL ROUTE – PASAR TURI STATION Andreana Isa Evita Sari; Rudy Santosa; Bambang Sujatmiko
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 2 No. 01: April 2024
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v2i01.7887

Abstract

Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Pulau Jawa dengan jumlah penduduk 2,99 juta jiwa dan luas wilayah 350,5 km2. Dengan banyaknya kawasan CBD di sekitar barat dan timur kota, mendorong peningkatan intensitas pergerakan. Dampak negatif dari meningkatnya pergerakan adalah munculnya kemacetan akibat dominannya penggunaan kendaraan pribadi. Pemerintah Kota Surabaya dan Kementerian Perhubungan bekerja sama memproduksi angkutan WiraWiri Suroboyo sebagai solusi kemacetan. Sejak diresmikan, kondisi operasional angkutan belum mencapai kinerja optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengevaluasi hasil kinerja operasional angkutan berdasarkan pedoman SK.687/AJ206/DRJD/2002. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, pengumpulan data di lapangan dengan survei dinamis. Hasil analisis kinerja WiraWiri Suroboyo berdasarkan kapasitas penumpang 1 unit armada operasi 11 penumpang 5 unit sehingga kapasitas kendaraan 55 penumpang, ditinjau dari rata-rata load factor sebesar 49,39%, rata-rata waktu tempuh 76 menit, rata-rata downtime 2 menit, rata-rata waktu sirkulasi satu putaran penuh 2 jam 31 menit, kecepatan perjalanan 18 km/jam, rata-rata headway pemberangkatan 15,78 menit, terdapat 3 indikator kajian operasional yang tidak memenuhi syarat standar, merupakan faktor muatan karena masyarakat cenderung menggunakan kendaraan pribadi, kecepatan masih di bawah standar karena jarak pemberhentian satu ke pemberhentian lain terlalu dekat dan headway yang panjang karena jumlah armada yang terlalu sedikit. Kebutuhan jumlah armada yang ditentukan berdasarkan rata-rata waktu sirkulasi dan headway yang dianalisis menghasilkan 10 unit armada atau sekitar 50% dari jumlah armada yang beroperasi saat ini.
STUDI EVALUASI KONDISI EXISTING SISTEM DRAINASE STUDI : KASUS DI KELURAHAN WONOREJO RW 08 SURABAYA: EVALUATION STUDY OF THE EXISTING CONDITION OF THE DRAINAGE SYSTEM STUDY: CASE IN WONOREJO VILLAGE RW 08 SURABAYA Ardi Nurcahyo; Nurul Jannah; Rizki Astri Apriliani
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 2 No. 01: April 2024
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v2i01.7973

Abstract

Lingkungan Rw 08 kelurahan Wonorejo kecamatan rungkut merupakan wilayah Surabaya Timur. Diwilayah rw 08 keadaan perumahan dengan tata guna lahan yang terdiri dari sekolah dan pasar menyebabkan sebagian sarana pembangunan tidak berfungsi dengan efektif. Sarana yang dimaksudkan adalah saluran drainase. Sehingga ketika hujan air meluap dan menyebabkan banjir. Permasalahan tersebut terjadi pada saluran drainase di beberapa RT dimana terjadi limpasan permukaan dan penumpukan sedimentasi pada saluran yang ada. Kemudian dilakukan analisis hidrologi dan hidrolika untuk mengetahui kapasitas saluran drainase, Maka diperlukan perencanaan sistem drainase. Setelah itu dilakukan analisis perhitungan Evaluasi penampang saluran, dimana Q rencana > (lebih kecil) dari Q saluran. Kemudia dilakukan perhitungan analisis frekuensi untuk mendapatkan curah hujan rata – rata, kemudian dilakukan perhitungan curah hujan periode ulang untuk mendapatkan nilai curah hujna rencana selama 10 tahun, Setelah dilakukan Analsis pada wilayah kelurahan Wonorejo Rw 08 didapatkan kondisi beberapa ruas saluran drainase yang tidak dapat menampung air, yang disebabkan oleh dimensi saluran drainase yang tidak dapatmenampung limpasan air hujan, adapun beberapa saluran tanpa perencanaan yang tidak dapat menampung limpasan air hujan dan air limbah. Setelah dilakukan perhitungan dan penelitian didapatkan hasil data besar debit rencaana sebesar 21.039 m³/detik dan terdapat 171 ruas saluran drainase, terdapat 49 ruas saluran drainase yang tidak bisa menampung debit air limpasan yang disebabkan oleh dimensi yang berbeda setiap RT, setelah melakukan perencanaan ulang terdapat penambahan saluran Primer dan merencanakan ulang ruas saluran drainase.Untuk dapat menampung debit air kotor dan limpasan air hujan maka direncanakan saluran drainase yang telah direncanakan ulang digunakan U-Ditch dengan dimensi 0.4 x 0.4 m sampai 1 x 1 m.

Page 1 of 2 | Total Record : 15