cover
Contact Name
Akhmad Jazuli Afandi
Contact Email
jazzull212@gmail.com
Phone
+6285748508751
Journal Mail Official
almuhasib@uinkediri.ac.id
Editorial Address
Jl. Sunan Ampel No.7 Ngronggo Kediri, Jawa Timur, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Al-Muhasib: Journal of Islamic Accounting and Finance
ISSN : -     EISSN : 27981649     DOI : 10.30762/almuhasib
Core Subject :
Focus Al-Muhasib: Journal of Islamic Accounting and Finance covers in detail a large number of topics related to Islamic Accounting, Islamic Finance, and Tax. Comprising the latest empirical studies, country-specific studies, policy evaluations of Islamic economics, and comparative international Islamic accounting, tax, and finance. This journal provides a forum for scientific exchange for academicians, practitioners, keen observers, and independent researchers, by publishing high-quality theoretical, empirical, and policy contributions. Scope Al-Muhasib: Journal of Islamic Accounting and Finance is intended to communicate original research and current issues on the subject below: Islamic Accounting Engineering Islamic Banking System Islamic Capital and Commodity Market Islamic Corporate Finance Islamic Corporate Social Responsibility Islamic Financial Market Islamic Financial Planning Islamic Financial Strategi Islamic Financial Technology Islamic Insurance and re-Insurance Islamic Investment Strategy Islamic Micro and Rural Finance Islamic Social Fund and Crowdfunding Accounting in the Islamic Capital Market, and Investment Accounting in the Islamic Financial Institution Auditing Corporate Governance Financial Technology Public Sector Accounting Sustainability Reporting Taxation Zakah and Waqf Accounting
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "vol. 5 no. 2 (2025)" : 7 Documents clear
Integrating Sharia Compliance into Risk Management Practices in Islamic Microfinance Institutions: (Integrasi Kepatuhan Syariah dalam Praktik Manajemen Risiko pada Lembaga Keuangan Mikro Syariah) Dwi Meilindri; Uswatun Hasanah; Hilma Fanniar Rohman
Al-Muhasib: Journal of Islamic Accounting and Finance Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Islamic Accounting, The Faculty of Islamic Economics and Business, State Islamic University Syekh Wasil of Kediri [UIN Syekh Wasil Kediri]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/al-muhasib.v5i2.2557

Abstract

Abstract: This study examines the implementation of sharia compliance in risk management at KSPPS BMT Bina Ihsanul Fikri (BMT BIF) Yogyakarta as an Islamic Microfinance Institution (LKMS). The research employs a qualitative case study approach using document analysis and literature review to explore how sharia principles are integrated into operational risk management practices. The findings reveal that BMT BIF applies sharia-compliant contracts, transparent governance, and supervision by the Sharia Supervisory Board (DPS) to ensure avoidance of riba, gharar, and maisir in financial transactions. Risk mitigation is conducted through prudential financing analysis, restructuring mechanisms based on mutual agreement, and internal monitoring procedures. However, challenges remain, including low sharia financial literacy among members, limited human resources with sharia expertise, and insufficient digital-based audit systems. Strengthening strategies include continuous staff training, optimization of DPS roles, and gradual digitalization of information systems to enhance early risk detection. Consistent implementation of sharia compliance has contributed to increased member trust and institutional sustainability. Novelty of this study lies in integrating sharia compliance as an integral component of operational risk management within a cooperative-based Islamic microfinance institution, a perspective that remains limited in previous empirical studies on LKMS. Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan kepatuhan syariah dalam manajemen risiko pada KSPPS BMT Bina Ihsanul Fikri (BMT BIF) Yogyakarta sebagai Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS). Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif melalui analisis dokumen dan kajian literatur untuk mengkaji integrasi prinsip-prinsip syariah dalam praktik pengelolaan risiko operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BMT BIF menerapkan akad-akad sesuai fatwa DSN-MUI, tata kelola transparan, serta pengawasan aktif Dewan Pengawas Syariah (DPS) guna memastikan terhindarnya praktik riba, gharar, dan maisir. Proses mitigasi risiko dilakukan melalui analisis kelayakan pembiayaan secara hati-hati, restrukturisasi berbasis musyawarah, serta pengawasan internal. Namun demikian, masih ditemukan kendala berupa rendahnya literasi keuangan syariah anggota, keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten di bidang syariah, serta belum optimalnya sistem audit digital. Strategi penguatan dilakukan melalui pelatihan berkelanjutan, optimalisasi peran DPS, dan digitalisasi sistem informasi. Implementasi kepatuhan syariah secara konsisten terbukti meningkatkan kepercayaan anggota dan mendukung keberlanjutan lembaga. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi kepatuhan syariah sebagai bagian dari manajemen risiko operasional pada LKMS berbasis koperasi, yang masih terbatas dikaji dalam penelitian sebelumnya.
Fintech-Driven Service Quality at Bank BCA Syariah Indonesia: (Kualitas Pelayanan Berbasis Fintech pada Bank BCA Syariah Indonesia) Siska Ayuningtyas; Sulistyowati; Binti Mutafarida
Al-Muhasib: Journal of Islamic Accounting and Finance Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Islamic Accounting, The Faculty of Islamic Economics and Business, State Islamic University Syekh Wasil of Kediri [UIN Syekh Wasil Kediri]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/al-muhasib.v5i2.2581

Abstract

Abstract: This study analyzes the role of financial technology (fintech) in improving service quality at Bank BCA Syariah KCP Kota Kediri. Digital transformation has emerged as a strategic necessity for Islamic banking institutions to enhance efficiency, widen service access, and cultivate customer trust in technology-enabled services that adhere to Sharia principles. The researcher employed a qualitative field research approach through observation, interviews, and documentation involving 11 informants consisting of bank staff and customers, and validated the data using source triangulation. The findings show that the implementation of fintech through the BSYA by BCA Syariah application and Klik Bisnis BCA Syariah significantly improve transaction convenience, service speed, and banking system security. These digital services strengthen the five dimensions of service quality (SERVQUAL), namely tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy, while also encouraging digital literacy and personalized assistance for elderly and novice customers. This study confirms that fintech not only accelerates transaction processes but also serves as an effective strategy to enhance Islamic banking service quality that is secure, inclusive, and customer-oriented.   Abstrak: Penelitian ini menganalisis peran financial technology (fintech) dalam meningkatkan kualitas pelayanan pada Bank BCA Syariah KCP Kota Kediri. Transformasi digital telah menjadi kebutuhan strategis bagi lembaga perbankan syariah untuk meningkatkan efisiensi, memperluas akses layanan, dan membangun kepercayaan nasabah terhadap layanan berbasis teknologi yang berlandaskan prinsip syariah. Peneliti menggunakan metode penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 11 informan yang terdiri dari pihak bank dan nasabah, serta menguji keabsahan data melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan fintech melalui aplikasi BSYA by BCA Syariah dan Klik Bisnis BCA Syariah secara nyata meningkatkan kemudahan transaksi, kecepatan layanan, dan keamanan sistem perbankan. Kedua layanan digital tersebut memperkuat lima dimensi kualitas pelayanan (SERVQUAL), yaitu bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati, serta mendorong edukasi digital dan pendampingan kepada nasabah lansia maupun pemula. Temuan ini menegaskan bahwa fintech tidak hanya mempercepat proses transaksi, tetapi juga membentuk strategi efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan perbankan syariah yang aman, inklusif, dan berorientasi pada kepuasan nasabah.
Implementing Risk Management in Nonprofit Organizations: A Phenomenological Study of Islamic Philanthropic Institutions: (Implementasi Manajemen Risiko pada Organisasi Non Laba: Studi Fenomenologi pada Lembaga Filantropi Islam) Siska Nurchofifa; Arisona Ahmad; Dessy Putri Andini; Sugeng Hartanto
Al-Muhasib: Journal of Islamic Accounting and Finance Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Islamic Accounting, The Faculty of Islamic Economics and Business, State Islamic University Syekh Wasil of Kediri [UIN Syekh Wasil Kediri]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/al-muhasib.v5i2.2671

Abstract

Abstract: This study aims to obtain qualitative data with a phenomenological approach to explain informants' understanding of risk management at LAZISNU Lumajang. Data were collected through interviews with three informants and organizational documents. The analysis was conducted through the stages of noema, noesis, epoche (bracketing), intentional analysis, and eidetic reduction. The results showed that although not yet systematic, LAZISNU Lumajang has implemented risk management by forming a management structure. Based on the components of the COSO ERM standard (2017), governance and culture are realized through the establishment of a structure, the presence of a supervisory and advisory board, the application of KOHEREN (Kompak Hebat Keren) and MANTAP (Modern, Accountable, Transparent, Amanah, Professional) values, and compliance with regulations. Strategies and objectives are pursued by preparing work programs at the beginning of the period, branding, socialization, TurBa (Turun ke Bawah), medialization, emotional approach, preparation of proposals, involvement of donors, and separation of zakat and infaq sadaqah accounts. Performance is measured through evaluation and regeneration, while review and revision is done conditionally. Information, communication, and risk reporting are supported by technology for publication, communication, and online recording and reporting. Abstrak: Penelitian ini bertujuan memperoleh data kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk menjelaskan pemahaman informan terkait manajemen risiko pada LAZISNU Lumajang. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan tiga informan serta dokumen organisasi. Analisis dilakukan melalui tahapan noema, noesis, epoche (bracketing), analisis intensional, dan mereduksi eidetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun belum sistematis, LAZISNU Lumajang telah mengimplementasikan manajemen risiko dengan membentuk struktur manajemen. Berdasarkan komponen standar COSO ERM (2017), tata kelola dan budaya diwujudkan melalui pembentukan struktur, keberadaan dewan pengawas dan penasihat, penerapan nilai KOHEREN (Kompak Hebat Keren) dan MANTAP (Modern, Akuntabel, Transparan, Amanah, Profesional), serta kepatuhan terhadap regulasi. Strategi dan tujuan ditempuh dengan menyusun program kerja awal periode, branding, sosialisasi, TurBa (Turun ke Bawah), medialisasi, pendekatan emosional, penyusunan proposal, pelibatan donatur, serta pemisahan rekening zakat dan infak sedekah. Kinerja diukur melalui evaluasi serta kaderisasi, sementara tinjauan dan revisi dilakukan secara kondisional. Informasi, komunikasi, dan pelaporan risiko didukung teknologi untuk publikasi, komunikasi, serta pencatatan dan pelaporan online.
The Effect of the BI Rate and Rupiah Exchange Rate on Profit-Sharing Income with Inflation as an Intervening Variable in Islamic Commercial Banks in Indonesia: (Pengaruh BI Rate dan Nilai Tukar Rupiah terhadap Pendapatan Bagi Hasil dengan Inflasi sebagai Variabel Intervening pada Bank Umum Syariah di Indonesia) Sulistiawati; Sudirman; Ismawati
Al-Muhasib: Journal of Islamic Accounting and Finance Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Islamic Accounting, The Faculty of Islamic Economics and Business, State Islamic University Syekh Wasil of Kediri [UIN Syekh Wasil Kediri]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/al-muhasib.v5i2.2759

Abstract

Abstract: This study aims to examine the effect of BI Rate and Exchange Rate on Profit Sharing Income through Inflation as an Intervening Variable in Islamic Commercial Banks for the 2019-2023 Period. The method used in this study is a quantitative method with an associative approach. The data used are secondary data obtained from the financial reports of Islamic commercial banks registered with the Financial Services Authority (OJK) as well as relevant BI Rate, exchange rate, and inflation percentage data. The independent variables in this study are the BI Rate and exchange rate. The dependent variables are profit sharing income, and inflation as an intervening variable. In sampling, a quota sampling technique was used. There are 6 Islamic commercial banks that meet the category as research samples. Data testing techniques are classical assumption tests, hypothesis tests, and path analysis using SPSS. The results of the study indicate that the BI Rate and exchange rate partially have a significant effect on inflation, the BI Rate, exchange rate, and inflation partially do not have a significant effect on profit sharing income, and the BI Rate and exchange rate each through inflation do not have a significant effect on profit sharing income. These finding underlines that the monetary policy mechanism influences each other between its components, especially the BI Rate, exchange rate and inflation, thus providing input for regulators in formulating monetary policy by taking into account the inter-components. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh BI Rate dan Kurs terhadap Pendapatan Bagi Hasil melalui Inflasi sebagai Variabel Intervening pada Bank Umum Syariah Periode 2019 - 2023. Metode yang dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data yang digunakan adalah data sekunder yabg diperoleh dari laopran keuangan bank umum syariah yang terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta data BI Rate, nilai kurs, dan presentase inflasi yang relevan. Variabel independen dalam penelitian ini adalah BI Rate dan nilai kurs. Variabel dependen yakni pendapatan bagi hasil, serta inflasi sebagai variabel intervening. Dalam pengambilan sampel menggunakan teknik quota sampling. Terdapat 6 bank umum syariah yang memenuhi kategori sebagai sampel penelitian. Teknik pengujian data adalah uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan analisis jalur path dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial BI Rate dan kurs berpengaruh secara signifikan terhadap inflasi, BI Rate, kurs, dan inflasi secara parsial tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan bagi hasil, serta BI Rate dan kurs masing - masing melalui inflasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan bagi hasil. Temuan ini menggaris bawahi bahwa mekanisme kebijakan moneter saling mempengaruhi antar komponenya terkhusus BI Rate, nilai kurs dan inflasi sehingga menjadi masukan untuk regulator dalam perumusan kebijakan moneter dengan memperhatikan antar komponennya.
Perceptions of Islamic Finance and Interest in Banking Services: Evidence from Students at UIN Alauddin Makassar: (Persepsi terhadap Keuangan Syariah dan Minat terhadap Layanan Perbankan: Bukti dari Mahasiswa UIN Alauddin Makassar) Khaerul Anwar Khaerul Anwar; Supriadi; Nasrullah bin Sapa
Al-Muhasib: Journal of Islamic Accounting and Finance Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Islamic Accounting, The Faculty of Islamic Economics and Business, State Islamic University Syekh Wasil of Kediri [UIN Syekh Wasil Kediri]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/al-muhasib.v5i2.2890

Abstract

Abstract: This study aims to explore the understanding and perceptions of students from the Faculty of Islamic Economics and Business (FEBI) at UIN Alauddin Makassar regarding Islamic finance and to analyze its impact on their interest in using Islamic banking products and services. Employing a qualitative approach, data was collected through in-depth interviews, observation, and document analysis. Fifteen FEBI students, selected purposively, participated in the study. Data analysis followed the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing, with triangulation employed to ensure data validity. The findings reveal that the majority of students hold a positive perception of Islamic finance, primarily grounded in religious values, principles of justice, transparency, and the prohibition of usury (riba). However, this positive perception does not directly translate into a concrete interest in becoming Islamic bank customers. Key inhibiting factors include the lack of a steady income, entrenched habits of using conventional banks, and a perception of greater convenience in mainstream banking services. A discernible gap exists between positive perception and actual behavioral intention among students toward Islamic banking. This study underscores the importance of applied educational approaches, innovation in digital services, and collaboration between educational institutions and Islamic banks to enhance financial literacy and foster genuine adoption. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman dan persepsi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Alauddin Makassar terhadap keuangan Islam serta menganalisis dampaknya terhadap minat mereka dalam menggunakan produk dan layanan perbankan Islam. Pendekatan kualitatif digunakan, dengan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Lima belas mahasiswa FEBI yang dipilih secara purposif berpartisipasi dalam penelitian ini. Analisis data mengikuti tahap-tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi digunakan untuk memastikan validitas data. Temuan menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap keuangan Islam, yang didasarkan pada nilai-nilai agama, prinsip keadilan, transparansi, dan larangan riba (bunga). Namun, persepsi positif ini tidak secara langsung terwujud dalam minat konkret untuk menjadi nasabah bank Islam. Faktor penghambat utama meliputi kurangnya penghasilan yang stabil, kebiasaan yang sudah mengakar dalam menggunakan bank konvensional, dan persepsi bahwa layanan perbankan konvensional lebih nyaman. Terdapat kesenjangan yang jelas antara persepsi positif dan niat perilaku aktual mahasiswa terhadap perbankan syariah. Studi ini menyoroti pentingnya pendekatan pendidikan terapan, inovasi dalam layanan digital, dan kolaborasi antara lembaga pendidikan dan bank syariah untuk meningkatkan literasi keuangan dan mendorong adopsi yang otentik.
Cost Efficiency and Sales Effectiveness as Determinants of Profitability in Indonesian FMCG Companies: (Efisiensi Biaya dan Efektivitas Penjualan sebagai Determinan Profitabilitas pada Perusahaan FMCG di Indonesia) Rizka Afifah Azhar Salsabila; Isyrohil Muyassaroh; Mahfudhotin
Al-Muhasib: Journal of Islamic Accounting and Finance Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Islamic Accounting, The Faculty of Islamic Economics and Business, State Islamic University Syekh Wasil of Kediri [UIN Syekh Wasil Kediri]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/al-muhasib.v5i2.2911

Abstract

Abstract: This study examines the effect of cost efficiency and sales effectiveness on firm profitability in the Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) sector in Indonesia, a topic that remains inconclusive in prior empirical studies. Using a quantitative approach with an associative research design, this study analyzes secondary data derived from the annual financial statements of 41 FMCG companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2021–2024 period. Multiple linear regression analysis was employed using SPSS 27.0, supported by classical assumptions and hypothesis testing. The results indicate that operating expenses have a positive and significant effect on net profit, suggesting that efficient cost allocation contributes to improved profitability. Sales also exhibit a positive and significant effect on net profit, confirming the critical role of revenue generation in enhancing firm performance. Simultaneously, operating expenses and sales significantly influence net profit. The coefficient of determination shows that these variables explain a substantial proportion of profitability variation, while the remainder is influenced by other factors not examined in this study. These findings contribute to the empirical literature on financial performance in the FMCG sector and provide practical insights for managerial decision-making related to cost management and sales optimization. Abstrak: Penelitian ini menganalisis pengaruh efisiensi biaya dan efektivitas penjualan terhadap profitabilitas perusahaan pada sektor Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) di Indonesia, yang dalam penelitian sebelumnya masih menunjukkan hasil yang belum konsisten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif dan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan 41 perusahaan FMCG yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2024. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda menggunakan SPSS versi 27.0, disertai pengujian asumsi klasik dan hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya operasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih, yang menunjukkan bahwa pengelolaan biaya yang efisien dapat meningkatkan profitabilitas. Penjualan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih, yang menegaskan perannya dalam mendorong kinerja perusahaan. Secara simultan, biaya operasional dan penjualan berpengaruh signifikan terhadap laba bersih. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut mampu menjelaskan sebagian besar variasi profitabilitas, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini memperkaya kajian empiris mengenai kinerja keuangan sektor FMCG serta memberikan implikasi praktis bagi manajemen dalam pengendalian biaya dan peningkatan penjualan.
Return on Equity, Earnings Per Share, and Their Impact on Stock Prices: An Empirical Study in the Mining Sector: (Return On Equity, Earnings Per Share, Dan Dampaknya Pada Harga Saham: Studi Empiris Di Sektor Pertambangan) Nuryatin Fiqhiyyah; Mundhori Mundhori; Irfan Harmoko
Al-Muhasib: Journal of Islamic Accounting and Finance Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Islamic Accounting, The Faculty of Islamic Economics and Business, State Islamic University Syekh Wasil of Kediri [UIN Syekh Wasil Kediri]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/al-muhasib.v5i2.3223

Abstract

This study aims to analyze the effect of Return on Equity (ROE) and Earnings Per Share (EPS) on the share price of PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) for the period 2018–2023. The background of this study is based on the inconsistency of previous empirical findings regarding the relationship between these two financial ratios and stock prices, especially in the cyclical mining sector. Using a quantitative approach and multiple linear regression analysis, this study utilizes secondary data from monthly financial reports and closing stock prices. The test results show that ROE and EPS have a positive and significant effect, both partially and simultaneously, on stock prices. However, the coefficient of determination (R²) of 0.395 indicates that the two variables only explain 39.5% of the variation in stock prices, while the rest is influenced by external factors such as global commodity prices and macroeconomic conditions. These findings reinforce the relevance of fundamental analysis in mining sector stock investment, while also emphasizing the importance of considering external contextual factors in investment decision-making.

Page 1 of 1 | Total Record : 7