cover
Contact Name
Anisa Agustanti, M.Psi.
Contact Email
anisaagustanti@stitihsanulfikri.ac.id
Phone
+628895668752
Journal Mail Official
humas@stitihsanulfikri.ac.id
Editorial Address
Address: Jl. Pabelan1, Pabelan satu, Pabelan Box 56511, Mungkid Magelang Jawa tengah Indonesia
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Islamic Education and Counseling Journal
ISSN : 28285905     EISSN : 28298551     DOI : https://doi.org/10.63831/iecj
Core Subject :
This journal is published by the Islamic Education Guidance and Counseling Study Program, Tarbiyah Ihsanul Fikri College of Science. The purpose of publishing this scientific journal is as a forum for actualizing opinions, research results, scientific articles from scholars, masters, academics, researchers and practitioners in the field of Islamic Education Counseling Guidance and Guidance studies which will then be disseminated publicly for the sake of progress and development of Islamic scientific studies. This journal is published twice a year in May and November.
Arjuna Subject : -
Articles 42 Documents
Pj GAMBARAN PERILAKU GHOSOB BERDAMPAK PADA KUALITAS DIRI: pendidikan Nisrina Isma LH; Asma Hanifah; Nadya Arifa; Putri Ana Rahadi; Iswatun Iswatun
Islamic Education and Counseling Journal Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : STIT IHSANUL FIKRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ghasab menurut bahasa ialah mengambil sesuatu (benda atau barang) dengan cara zalim secara terang-terangan. Sedangkan menurut istilah syara’ ialah menguasai hak orang lain secara aniaya. Mengghasab perlu diteliti karena ini termasuk perilaku yang sudah marak sekali dilakukan para santri yang berada di sebuah asrama atau pondok pesantren. Selain itu fenomena ghosob memberikan citra negative terhadap lingkungan sekolah, serta membawa dampak negative terhadap interaksi sosial santri, ghosob juga merupakan bagian dari penyimpangan sosial karena bersinggungan dengan norma agama. Perilaku ghasab ini bisa Merugikan orang lain, Merusak karakter santri, Memberikan citra negative terhadap lingkungan sekolah, Penyimpangan sosial karena bersinggungan dengan norma agama.
Pj MODEL PENDIDIKAN MORAL BAGI REMAJA DALAM KONSEP IMANUEL KANT DAN ISLAM: pendidikan NUR SANGADAH
Islamic Education and Counseling Journal Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : STIT IHSANUL FIKRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan moral sangat penting bagi peserta didik untuk meningkatkan kecerdasan, emosi dan spiritual. Nilai dan moral peserta didik perlu diperhatikan karena pendidikan di rumah maupun disekolah sangat berperan dalam mendukung pengembangan peserta didik. Penulisan artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada pendidik untuk menanamkan pentingnya nilai-nilai moral dan peserta didik dan mengembangkan model pendidikan moral yang tepat sesuai dengan psikologi perkembangan anak dalam konsep filsafat dan agama Islam. Banyak model dapat dicontoh dalam usaha mewujudkan pendidikan moral yang ideal, fokus pengajaran yang menyertakan kesadaran –meminjam postulat Kant– the existence of God, dapat membantu output pendidikan untuk mengerti tujuan sebenarnya pendidikan. Sejatinya pendidikan hanya diperuntukan untuk memaksimalkan potensi manusia; mentransendensikan kenyataan manusia dari sekedar keberadaannya secara fisik menjadi sprituil dan ruhani. Inilah yang menjadi landasan moral untuk membekali kehidupan manusia di dunia. Terdapat korelasi kuat antara pendidikan moral terbaik yang didapat nabi dalam Islam dengan konsep moral faith Kant. Dalam pandangan Kant mirip-mirip postulat pertamanya: the existence of God, percaya akan keberadaan Tuhan yang menyertai keberadaan manusia di dunia. Kant mengembangkan apa yang disebutnya Doctrine of the Method of Ethics yang terdiri dari dua bagian yaitu, pengajaran dan askese etis. Menurut Kant, etika merupakan doktrin mengenai kewajiban moral yang tidak diturunkan dari hukum ataupun peraturan dari luar. Kewajiban tidak bersifat kodrat melainkan pencapaian subjek bertindak mengikuti akal budi. Mengikuti akal budi adalah kewajiban moral dan bukan kecenderungan kodrat. Inilah alasannya mengapa keutamaan moral dapat diajarkan. Metode pendidikan moral Imanuel Kant dalam karya filsafat dalam buku antropologi dan sejarahnya menyatakan bahwa dapat diwujudkan dengan contoh contoh (modelling) melalui latihan dan dengan tahap demi tahap. Konsep tersebut sama dengan kajian dalam pandangan Islam dalam konsep pendidikan moral spiritualnya. Tulisan ini juga membahas keterkaitan metode pendidikan dalam pandangan Kant dan Islam.
Pj PENGEMBANGAN LKPD PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SAINS KELAS XI SMAIT IHSANUL FIKRI: pendidikan Vannya Rachma Ariarizky; Pawit Riyadi
Islamic Education and Counseling Journal Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : STIT IHSANUL FIKRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang guru harus mengajar dan mendidik, sehingga guru tidak hanya berusaha menyampaikan ilmu pengetahuan kepada murid-muridnya tetapi juga mendidik kepribadian, sikap, dan sifat murid. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKPD biologi berbasis problem based learning pada materi sistem pencernaan manusia yang sesuai untuk proses pembelajaran. LKPD dikembangkan dengan sistematika dan standar kriteria kelayakan pembelajaran LKPD. Penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian pengembangan atau Research and Development dengan menggunakan model pengembangan yang dikemukakan oleh Thiagarajan dan Semmel atau disebut dengan model 4-D. Proses pembuatan modul ini diawali dengan tahap validasi LKPD oleh 2 ahli materi dan 2 ahli desain. Hasil validasi LKPD dari segi materi mencapai 96%. LKPD selanjutnya dilakukan uji coba dengan sekolah untuk mengetahui respon pengguna. LKPD masuk dalam kategori “Sangat Baik” sehingga dapat digunakan untuk membantu guru dan siswa dalam proses pembelajaran.
p HUBUNGAN ANTARA HUKUMAN EDUKATIF DENGAN KEJUJURAN SANTRI DI SMPIT CAHAYA INSANI: pendidikan Nurul Hidayah; Nurchayati; Shibaa Mawaddah; Sri nuryati; Zahro Ferli Kinanthi; Hanifah Kurniati
Islamic Education and Counseling Journal Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : STIT IHSANUL FIKRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1). Pengertian Kejujuran , 2). Pengertian Hukuman Edukatif, 3).Hubungan Hukuman Edukatif terhadap Kejujuran santri SMPIT Cahaya Insani. Penelitian ini menggunakan jenis penelitan kuantitatif dengan subyek santri sejumlah 40 di SMPIT Cahaya Insani Temanggung. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket atau kuesioner dan mengolahnya dengan aplikasi JASP. Hasil ini menunjukkan adanya hubungan atau korelasi antara hukuman edukasi dan kejujuran santri. Terdapat -value <0,01 berarti adanya hubungan signifikan antara hukuman edukasi dengan kejujuran. Internal koefisien 1.000 berarti adanya keterkaitan hubungan yang sangat kuat (positif), yaitu semakin tinggi hukuman edukasi, maka semakin tinggi juga tingkat kejujuran. Dari hasil kuisioner yang disebarkan juga menjelaskan bahwa hasil uji normalitas yaitu berdistribusi normal. Hasil uji reliabilitas pada data kuisioner yang disebarkan menunjukkan bahwa nilai Cronbach Alpha sebesar 1.000 menunjukkan bahwa nilai reliabilitas tinggi. Pemberian hukuman harus memperhatikan beberapa hal diantaranya, a) Memberi kepercayaan pada anak, b) Sanksi disandarkan pada perilaku, bukan pelaku, c) Menghukum tanpa emosi, d) Hukuman sudah disepakati, e) Adanya tahapan pemberian hukuman (hukuman berjenjang)
KORELASI JUMLAH HAFALAN AL-QUR'AN DENGAN PRESTASI AKADEMIK SISWA KELAS VIII C DI SMPIT ULUL ALBAB PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Shibaa Shiddiiqoh; Aisyah Shidiqoh; Ferli Kinanthi
Islamic Education and Counseling Journal Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : STIT IHSANUL FIKRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menghafal Al-Qur’an ialah proses mengulang bacaan Al-Qur’an dengan cara membaca ataupun mendengar berulang kali sampai melekat pada ingatan yang kemudian dibaca ulang tanpa melihat mushaf Al-Qur’an. Dengan menghafal Al-Qur’an dapat melatih kemampuan memori dan menstimulus kinerja otak, sehingga akan mempengaruhi kemampuan siswa terhadap prestasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi jumlah hafalan Al-Qur’an dengan prestasi akademik siswa kelas VIII C di SMPIT Ulul Albab Purworejo Tahun Pelajaran 2022/2023. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan penelitian korelasional. Adapun sampel penelitian sebanyak 16 siswa. Teknik pengumpulan data yaitu angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis korelasi product moment menggunakan aplikasi JASP (Jeffrey’s Amazing Statistics Program). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya korelasi positif dan signifikan antara jumlah hafalan Al-Qur’an dengan prestasi akademik siswa kelas VIII C di SMPIT Ulul Albab Purworejo Tahun Pelajaran 2022/2023. Kata Kunci: Menghafal Al-Qur’an, Prestasi Akademik
PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DALAM KONTEKS ENGLISHFORSPESIFIC PURPOSE (ESP) DI SMAIT IHSANUL FIKRI MUNGKID Feri Nur Hidayati
Islamic Education and Counseling Journal Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : STIT IHSANUL FIKRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Bahasa Inggris dalam konteks English for Specific Purpose (ESP) untuk siswa di lingkunganSMAIT Ihsanul Fikri Mungkid adalah menjadi salah satu mata pelajaran yang harus diambil oleh siswa. Bahasa asing tersebut adalah bahasa Inggris. Pembelajaran bahasa Inggris dengan tujuan tertentumerupakan bidang pengajaran bahasa Inggris untuk membantu siswa untuk mengetahui dan meningkatkankemampuan bahasa asing mereka. Dengan pengajaran bahasa Inggris di SMAIT Ihsanul Fikri Mungkid, diharapkan siswa mampu mengkaji keilmuan dalam bidang studi yang berhubungan dengan bahasa Inggrisdan mampu mengikuti perkembangan globalisasi dunia yang menuntut seseorang dapat menguasai bahasaasing
PENERAPAN HUKUMAN DI PONDOK PESANTREN DALAM PANDANGAN ANTROPOLOGI HUKUM Pamela Maher wijaya; Abdullah Azam Robbani
Islamic Education and Counseling Journal Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : STIT IHSANUL FIKRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan menghasilkan deskriptif tentang penerapan hukuman di pondok pesantren dalam pandangan antropologi hukum . Pondok pesantren, sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional di Indonesia, memiliki sistem hukuman yang unik dan mencerminkan nilai-nilai keagamaan dan budaya. Tulisan ini bertujuan untuk menggambarkan hukuman di pondok pesantren melalui pandangan antropologi hukum, menyelidiki bagaimana nilai-nilai sosial, agama, dan budaya membentuk dan memengaruhi praktik hukuman di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi. Partisipasi peneliti dalam kehidupan sehari-hari pesantren memberikan wawasan yang mendalam tentang praktik penerapan hukuman. Dalam konteks antropologi hukum, pondok pesantren dianggap sebagai mikrokosmos sosial yang menciptakan tatanan hukum internal yang independen. Hukuman di pondok pesantren tidak hanya bersifat punitif, tetapi juga berfungsi sebagai sarana pendidikan moral dan spiritual. Penelitian ini menggunakan metode observasi partisipatif dan wawancara untuk menggali pemahaman mendalam tentang bagaimana hukuman diterapkan dan diinterpretasikan oleh santri (murid) dan kyai (pengasuh) di pondok pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukuman di pondok pesantren mencerminkan nilai-nilai keadilan, tanggung jawab, dan keseimbangan antara kasih sayang dan ketegasan. Proses hukuman diintegrasikan ke dalam kehidupan sehari-hari, menciptakan ikatan erat antara santri dan kyai. Sanksi seperti hukuman fisik atau psikologis tidak hanya dipandang sebagai hukuman, tetapi juga sebagai sarana untuk membentuk karakter dan moralitas. Antropologi hukum memberikan wawasan yang mendalam tentang bagaimana hukuman di pondok pesantren merupakan hasil dari interaksi kompleks antara norma-norma keagamaan, tradisi lokal, dan dinamika sosial. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemahaman lebih lanjut tentang keberagaman praktik hukuman di masyarakat Islam tradisional dan memberikan landasan untuk mendiskusikan perbandingan antara sistem hukuman di pondok pesantren dengan sistem hukum formal yang diterapkan di masyarakat umum.
EFEKTIVITAS BIMBINGAN TERAPI SABAR Widayati Lestari; Dhika Fitri Herliana
Islamic Education and Counseling Journal Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : STIT IHSANUL FIKRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this research are: 1) to determine the condition of adolescent resilience in Warak Village, Dukuh Subdistrict, Sidomukti District, Salatiga City before being given patient therapy 2) to determine the condition of adolescent resilience in Warak Village, Dukuh Subdistrict, Sidomukti District, Salatiga City after being given patient therapy 3) to determine the effectiveness guidance with patient therapy in increasing adolescent resilience in Warak Village, Dukuh Subdistrict, Sidomukti District, Salatiga City. This type of research is quantitative using one group pre-test and post-test by carrying out tests before and after the treatment. The data source in this research is by using questionnaires and documentation on the subject. The subjects in this research were teenagers from Warak Village, Dukuh Subdistrict, Sidomukti District, Salatiga City with a population of 98 and a sample of 20 teenagers. The results of this study show that before being given patient therapy guidance with Sufistic techniques to adolescents, an average of 164.5 or a percentage of 82% was obtained, which was in the moderate category. And after being provided with patient therapy guidance services using Sufistic techniques, they obtained an average score of 171.35 or a percentage of 86% which was included in the high category. This was proven through a paired t-test sample test which obtained a sig. (2-tailed) is 0.000 < 0.05, so it can be concluded that patient therapy guidance using Sufistic techniques has proven to be effective.
KELEKATAN SISWA DAN GURU BK DALAM PEMBENTUKAN STRATEGI COPING PADA BOARDING SCHOOL Asfiyah
Islamic Education and Counseling Journal Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : STIT IHSANUL FIKRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guidance and counseling teachers or school counselor apart from carrying out their role as a substitute for parents of students at school also play a role in student development. Attachment relationship (attachment) that will help them in a socio-emotional context, including in the formation of coping strategies. This study is intended to analyze the attachment between students and counseling teachers at Ihsanul Fikri Boarding School in forming coping strategies. This study is a qualitative research with a case study approach. Data was collected by means of interviews, observation, and documentation. Data analysis is done by grouping, reducing, presenting data, and drawing conclusions. The results showed that research subjects built secure attachmentswith the guidance and counseling teacher or school counselor. This secure attachment helps them have a coping strategy which is good, although in some situations the subject still needs help in overcoming the problem at hand.
FAKTOR-FAKTOR PENGARUH PERILAKU KONSUMTIF SANTRIWATI KELAS X SMA IT IHSANUL FIKRI Almas Azimatun Qonita; Nurul Hidayah; Weidya Cahya Wulandari
Islamic Education and Counseling Journal Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : STIT IHSANUL FIKRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Santri who are basically school age teenagers, certainly have the general criteria for being a teenager as described above. Santri are in a transition period from family dependence to independence. Study this aim for know What just influencing factors behavior consumptive on Students teenager daughter of SMA IT Ihsanul High School Fikri Mungkid Magelang. Writing study this with approach as well as method qualitative with study references for analyze What just factors pusher happening behavior consumptive Students teenager daughter . Behavior consumptive on teenager very easy experienced Because exists factors that influence it and ultimate supporter normal just he did . with exists study This expected can add outlook science for students in the hostel as well as in boarding schools so that have strategy in face behavior consumptive this with know factor or background behind from behavior this so you can do prevention .