cover
Contact Name
Maria Floriana Ping
Contact Email
pingmariafloriana@gmail.com
Phone
+6281212922171
Journal Mail Official
lppm.stikesdirgahayu@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pasundan No. 21 Telp (0541) 748335, Fax. (0541)748335
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Caritas Et Fraternitas : Jurnal Kesehatan
ISSN : 29617243     EISSN : 29617243     DOI : https://doi.org/10.52841/cefjk.v2i1
Core Subject : Health, Science,
Caritas Et Fraternitas: Jurnal Kesehatan publishes scholarly works addressing current issues and developments in health sciences and related disciplines. The journal welcomes original research, review articles, and other scholarly contributions in areas including: Nursing and nursing care Pharmacy Public health and community health Midwifery and maternal-child health Nutrition and dietetics Medicine and clinical health Health promotion and disease prevention Family and community health Health education and health services Occupational and environmental health Health policy and management Other interdisciplinary topics relevant to health sciences The journal particularly welcomes research that provides meaningful scientific, practical, or policy contributions to improving health outcomes and health services.
Articles 37 Documents
PENERAPAN IMPLEMENTASI TEKNIK RELAKSASI BENSON TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA LANSIA PENDERITA GOUT ARTHRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAMARINDA Tiara Dwipratiwi Datu; Gracia Herni Pertiwi; Fransiska Novita Sari
Caritas Et Fraternitas : Jurnal Kesehatan Vol 4 No 1 (2025): Juli
Publisher : STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/cefjk.v4i1.618

Abstract

Latar Belakang : Gout Arthritis merupakan penyakit kronis yang di alami oleh lansia, akibat adanya kerusakan sendi. Nyeri kronis sebagai salah satu gejala yang dapat mengganggu aktivitas fisik. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan implementasi teknik relaksasi benson terhadap penurunan intensitas nyeri pada lansia penderita Gout Arthritis di wilayah kerja Puskesmas Pasundan Samarinda. Metode : metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif berbentuk studi kasus. Responden dalam penelitian adalah 1 lansia yang mengalami nyeri kronis akibat penyakit gout arthritis. Hasil : penelitian ini menunjukan skala nyeri berkurang dari skala nyeri awal adalah 4 menjadi 2 dengan implementasi teknik relaksasi benson selama 3 hari perawatan. Kesimpulan : Intervensi pemberian teknik relakasi Benson kepada penderita gout arthritis, yang dilakukan dengan standar operasional yang benar, serta dilakukan dengan konsisten dapat secara bertahap nenurunkan skala nyeri.
IMPLEMENTASI TEKNIK RELAKSASI NAPAS DALAM PADA PASIEN GASTROENTERITIS AKUT DI RUANGAN SANTO GABRIEL LT. 3 RUMAH SAKIT DIRGAHAYU SAMARINDA Vaneza Glorya Tudang; Yani; Fransiska Novita Sari
Caritas Et Fraternitas : Jurnal Kesehatan Vol 4 No 1 (2025): Juli
Publisher : STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/cefjk.v3i2.620

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) adalah kelompok penyakit paru yang ditandai dengan peningkatan resistensi aliran udara. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas teknik batuk efektif pada pasien dengan bersihan jalan napas tidak efektif di ruang Gemma Lt. 3 RS Dirgahayu Samarinda. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif. Hasil: Hasil penelitian selama tiga hari menunjukkan bahwa teknik batuk efektif sebagai intervensi nonfarmakologi mampu meningkatkan pengeluaran sputum, mengurangi sesak napas, dan meningkatkan kenyamanan pasien. Kesimpulan: Teknik ini terbukti mendukung asuhan keperawatan pada pasien PPOK. Batuk efektif dapat menjadi strategi yang direkomendasikan untuk meningkatkan eliminasi sputum dan mengurangi gejala sesak napas pada pasien PPOK.
HUBUNGAN JENIS KELAMIN DAN UMUR DENGAN FUNGSI KOGNITIF LANJUT USIA PENDERITA DIABETUS MELITUS DI KELURAHAN JAWA SAMARINDA Samariah Yani Yani; Norsanah; Bernarda Teting
Caritas Et Fraternitas : Jurnal Kesehatan Vol 4 No 1 (2025): Juli
Publisher : STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/cefjk.v4i1.621

Abstract

Abstrak Gangguan kognitif merupakan masalah yang paling banyak dialami oleh usia lanjut akibat proses penuaan. Proses penuaan dapat berdampak pada penurunan fungsi organ/fisik termasuk otak,sehingga lanjut usia sering mengalami kegagalan dalam hal memori untuk mengingat pesan yang disampaikan dan yang lebih parahnya adalah kesulitan mengingat waktu dan tempat,banyak lanjut usia yang tersesat di jalan dan tidak bisa pulang ke rumah. Penyakit degeneratif (diabetus melitus) yang menimbulkan Hiperglikemia akan mengakibatkan peningkatan viskositas darah sehingga menghambat aliran darah keseluruh organ tubuh. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan jenis kelamin umur dan dengan fungsi kognitif pada usia lanjut yang menderita penyakit DM. Metode penelitian diskriftif dengan pendekatan cross sectional, sedangkan populasi adalah lansia yang menderita penyakit diabetus melitus dengan sampel sebanyak 42 orang berusia diatas 55 tahun. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuisioner Mini Mental State Examination (MMSE). Hasil penelitian, kategori gangguan kognitif definitif adalah jumlah paling banyak yaitu sebesar 78,6 persen, dan sisanya adalah para lansia yang berpeluang mengalami gangguan kognitif definitif, sebanyak 21,40 persen. Berdasarkan rata-rata skor yang telah dikemukakan, maka lansia penderita Diabetus Melitus telah mengalami gangguan fungsi kognitif dan secara umum dapat dikatakan klasifikasi kategori definitif gangguan kognitif, tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan fungsi kognitif para lansia dan analisis pengelompokan usia, kecenderungan bahwa lansia yang lebih tua akan memiliki skor fungsi kognitif yang lebih rendah terkonfirmasi oleh nilai korelasi negatif yaitu Kata kunci : Jenis Kelamin, Umur, Fungsi Kognitif, Diabetus Melitus.
IMPLEMENTASI PIJAT OKSITOSIN PADA PASIEN MENYUSUI TIDAK EFEKTIF DENGAN DIAGNOSA POST SECTIO CAESAREA ATAS INDIKASI PLASENTA PREVIA Angelyona Erinnica; Maria Floriana Ping; Theresia Tutik Ismiati
Caritas Et Fraternitas : Jurnal Kesehatan Vol 4 No 1 (2025): Juli
Publisher : STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/cefjk.v4i1.623

Abstract

Plasenta previa adalah kondisi di mana plasenta terletak di segmen bawah rahim, yang dapat menyebabkan risiko perdarahan yang signifikan. Salah satu tindakan yang dilakukan untuk menangani ibu dengan plasenta previa yaitu secara sectio caesarea.. Namun, metode ini dapat menyebabkan beberapa efek samping, salah satunya adalah kesulitan dalam memproduksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan pijat oksitosin pada pasien menyusui tidak efektif yang mengalami masalah dalam produksi ASI setelah menjalani sectio caesarea akibat plasenta previa di ruang Gemma Lt. 2 RS Dirgahayu Samarinda. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Responden dalam penelitian ini adalah ibu post sectio caesarea dengan indikasi plasenta previa yang dirawat di ruang Gemma Lt. 2 RS Dirgahayu Samarinda. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa pijat oksitosin selama 10 menit, dua kali sehari selama 2 hari, berpengaruh positif terhadap produksi ASI.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN METODE AUDIOVISUAL TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA DALAM PENANGANAN KEJANG DEMAM PADA ANAK Pramita Eltin; Rufina Hurai; Imelda Feneranda Seravia Tambi
Caritas Et Fraternitas : Jurnal Kesehatan Vol 4 No 1 (2025): Juli
Publisher : STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/cefjk.v4i1.647

Abstract

Kejang demam adalah yang berhubungan dengan peningkatan cepat suhu tubuh inti hingga 39°C. Studi kasus dilakukan untuk menggambarkan Implementasi keperawatan menggunakan media audiovisual video animasi pendidikan kesehatan penanganan kejang demam pada anak yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan terhadap penanganan kejang demam pada anak dengan diagnosa kejang demam di Ruang Perawatan Anak. Metode studi kasus ini menggunakan studi kasus dengan desain studi kasus deskriptif. Instrumen yang digunakan adalah format asuhan keperawatan pada anak sakit. Hasil penelitian yang sejalan yang menunjukan bahwa pengetahuan bisa meningkat setelah diberikan edukasi menggunakan video animasi.
SELF EFFICACY DAN PROSES ADAPTASI REMAJA PUTRI YANG TINGGAL DI ASRAMA Andrea Theofrida Bone; Maria Floriana Ping
Caritas Et Fraternitas : Jurnal Kesehatan Vol 4 No 2 (2025): Desember
Publisher : STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/cefjk.v4i2.799

Abstract

Adolescence is a transitional period that demands a strong ability to adapt to the social environment. Within a community, adolescent girls often face challenges in positioning themselves. Self-efficacy, or an individual's belief in their own capabilities, is considered a driving force in facing these challenges. This study aims to analyze whether self-efficacy has a significant relationship with the social adaptation skills of adolescent girls in a specific community environment. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using Fisher’s Exact test. The choice of this test was based on sample characteristics (small sample size or expected frequencies in contingency table cells less than 5). Based on the data analysis, a p-value of 0.223 > 0.05 was obtained, thus H0 is accepted; there is no significant relationship between self-efficacy and the adaptation process of adolescent girls in the Kartini Dormitory. The adaptation process of adolescent girls in this community is likely more influenced by external factors, such as peer support or the openness of the community environment itself, rather than solely internal self-efficacy.
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KADAR ASAM URAT PADA PENSIUNAN RS DIRGAHAYU SAMARINDA TAHUN 2023/2024 Norsanah; Yani; Bernanda Teting
Caritas Et Fraternitas : Jurnal Kesehatan Vol 4 No 2 (2025): Desember
Publisher : STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/cefjk.v4i2.810

Abstract

Tujuan: Untuk mengetahui apakah ada hubungan pola makan dengan kadar asam urat pada kelompok pensiunan RS Dirgahayu. Metode : Analisa Univariat dilakukan secara deskriptif, yaitu menampilkan tabel frekuensi karakteristik responden dalam penelitian ini yaitu variabel independen tentang pengaruh pola makan dan variabel dependen tentang penderita asam urat. Analisa Bivariat dilakukan untuk mencari pengaruh antara variabel independen dengan variabel dependen. Analisa ini menggunakan uji chi-square dengan menunjukan hasil signifikan 95% atau p value lebih kecil dari α (p<0,05) Ha diterima dan Ho ditolak artinya ada pengaruh pola makan dengan kejadian asam urat. Hasil penelitian dari 39 responden ini ditemukan bahwa responden dengan jenis makanan rendah purin maupun tinggi purin sebanyak 21 responden 53,8% yang tidak mengalami gout artritis. Sementara itu dari 18 responden (46,2 %) responden yang jenis makanan tinggi purin mengalami gout artritis. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi purin dalam jenis makanan maka semakin tinggi kadar gout seseorang sehinga dapat menyebabkan gout artritis. Sesuai dengan hasil uji Chi-square diperoleh p value 0,00 (< α 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara jenis makanan dengan kejadian gout artritis

Page 4 of 4 | Total Record : 37