cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Pythagoras: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
ISSN : 19784538     EISSN : 2527421X     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 19 No. 2: December 2024" : 8 Documents clear
Eksplorasi rumah adat mekongga sebagai konteks pembelajaran matematika Wangsa, Arma; Marniati, Marniati; Umasugi, Sitti Mutia
PYTHAGORAS Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 19 No. 2: December 2024
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pythagoras.v19i2.77937

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah masih cenderung menggunakan konteks-konteks yang kurang dipahami secara mendalam oleh peserta didik. Oleh karena itu, inovasi konteks dalam pembelajaran matematika sangat diperlukan, salah satunya dengan menggunakan rumah adat sebagai representasi geometri yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi rumah adat Mekongga di Kabupaten Kolaka sebagai konteks pembelajaran geometri. Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini untuk mengeksplorasi replika rumah adat Mekongga. Eksplorasi dilakukan dengan memilih dua informan secara purposive, yaitu masyarakat dan pakar budaya Mekongga. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis untuk menemukan konsep-konsep matematika yang terkandung dalam desain rumah adat tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah adat Mekongga dapat diintegrasikan sebagai konteks pembelajaran geometri di sekolah, khususnya pada konsep bangun dua dimensi, seperti segitiga, kesebangunan segitiga, persegi, persegi panjang, dan belah ketupat. Selain itu, konteks ini juga relevan untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran konsep transformasi geometri, mencakup refleksi, rotasi, dan translasi, serta pengenalan bangun tiga dimensi seperti balok dan prisma segitiga. Dengan demikian, menggunakan rumah adat Mekongga sebagai konteks pembelajaran tidak hanya memperkaya konteks materi matematika, tetapi juga memperkenalkan nilai-nilai budaya lokal kepada peserta didik.
Memetakan Pedagogical Content Knowledge (PCK) Guru Matematika SMP: Sebuah Studi Komparatif Rapa, Zulfahmi Mustapa; Husniati, Andi
PYTHAGORAS Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 19 No. 2: December 2024
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pythagoras.v19i2.73186

Abstract

Studi ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa beberapa siswa mengalami kesalahan konsep (miskonsepsi) dalam materi bilangan pecahan. PCK guru sangat berperan penting dalam pengetahuan konsepsi siswa. Oleh karena itu, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan profil pengetahuan konten pedagogik (PCK) guru matematika sertifikasi dan nonsertifikasi dengan komponen pengetahuan konten dan siswa (KCS) mengenai bilangan pecahan konsep relasi bagian-keseluruhan setting tertulis di UPT SPF SMP Negeri Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini mendeskripsikan apa adanya profil PCK guru matematika komponen KCS terhadap bilangan pecahan konsep relasi bagian-keseluruhan. Penelitian ini dilaksanakan dengan bantuan lembar tes pemahaman konsep siswa, dan pedoman wawancara vignette. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek guru matematika sertifikasi cenderung memiliki secara keseluruhan KCS pada bilangan pecahan konsep relasi bagian-keseluruhan yang terdiri dari model daerah, model pengukuran, dan model himpunan. Sedangkan subjek guru matematika nonsertifikasi masih terbatas dalam memiliki KCS dengan materi yang sama. KCS yang dimiliki oleh guru sangat berdampak pada pengetahuan konsepsi siswa pada materi. Minimnya pengetahuan konsepsi siswa tentunya akan berpengaruh pada hasil belajar. Alternatif untuk meningkatkan PCK guru khususnya KCS adalah dengan mengikuti program sertifikasi.
Model Klasik dan Model Fraksional untuk Dinamika Penyebaran Virus Covid-19 Berbasis Model Lotka-Volterra Suparno, Suparno; Jamal, Sri Wahyuni; Safitri, Riski
PYTHAGORAS Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 19 No. 2: December 2024
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pythagoras.v19i2.76358

Abstract

Covid-19 telah menjadi pandemi global sejak pertama kali muncul pada akhir tahun 2019. Pandemi ini ditandai dengan penyebarannya yang cepat dan gejalanya yang tidak muncul dengan cepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika penyebaran virus Covid-19 menggunakan pendekatan model Lotka-Volterra. Model yang diusulkan melibatkan model turunan klasik yang memuat  order bilangan bulat dan model turunan fraksional dengan order fraksional. Model matematika yang terbentuk memiliki dua titik ekuilibrium yang berbeda: titik ekuilibrium trivial dan titik ekuilibrium tak nol. Untuk model klasik, kestabilan titik ekuilibrium trivial adalah saddle, sedangkan titik ekuilibrium tak nol bersifat stabil asimptotik lokal. Selanjutnya, stabilitas lokal untuk model fraksional juga dibahas berdasarkan kondisi stabilitas Matignon. Karena melibatkan efek memori, model turunan fraksional memberikan gambaran yang lebih memadai dan realistis mengenai fenomena alam yang timbul dari model tersebut. Selain itu, hasil numerik menunjukkan bahwa parameter fraksional berpengaruh terhadap dinamika penyebaran Covid-19. Hasil ini mungkin dapat digunakan sebagai sebuah strategi bagi para pemangku jabatan dalam mengendalikan penyebaran pandemi.
Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis dan Literasi Matematika: Penerapan Desain Instruksional Pengintegrasian PBL dan ClassPoint Sumarna, Nana; Rusnawati, Rusnawati; Rahmawati, Ice
PYTHAGORAS Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 19 No. 2: December 2024
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pythagoras.v19i2.78000

Abstract

Berpikir kritis dan literasi matematika merupakan aspek penting dalam pendidikan matematika di sekolah dasar, yang mendukung siswa dalam pemecahan masalah, penalaran logis, serta penerapan matematika dalam konteks kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bahan ajar (modul pengajaran, materi, dan asesmen) dengan mengintegrasikan Problem-Based Learning (PBL) dan ClassPoint, kemudian menerapkan desain tersebut dalam eksperimen semu. Penelitian ini melibatkan seluruh siswa kelas IV di SD Negeri 6 Kendari, dengan teknik purposive sampling untuk memilih kelas eksperimen (IVa) dan kelas kontrol (IVb dan IVc). Hasil analisis ANOVA dua arah menunjukkan bahwa desain instruksional yang mengintegrasikan PBL, ClassPoint, dan buku teks secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan literasi matematika siswa, dengan nilai p (Sig.) sebesar 0.000 dan Partial Eta Squared sebesar 0.562. Penelitian ini mengonfirmasi efektivitas model tersebut dalam menciptakan perbedaan yang substansial antara kelompok perlakuan (PBL+ClassPoint+Buku Teks) dan kelompok kontrol. Hal ini menyoroti dampak positif dari integrasi PBL dan ClassPoint terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis dan literasi matematika siswa.
Analisis Kasus Kecanduan Media Sosial Menggunakan Metode Runge-Kutta Orde 15 Fatahillah, Arif; Pradista, Vyke Triawilly; Prihandini, Rafiantika Megahnia; Setiawani, Susi; Monalisa, Lioni Anka
PYTHAGORAS Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 19 No. 2: December 2024
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pythagoras.v19i2.75754

Abstract

ecanduan media sosial adalah salah satu kasus yang dapat dianalisis menggunakan matematika. Kasus ini dapat dikemas menjadi model matematika. Model matematika yang digunakan pada penelitian ini adalah SEARQ. Metode runge-kutta orde 15 adalah metode numerik yang digunakan untuk menyelesaikan kasus kecanduan media sosial pada penelitian ini. Penelitian ini menganalisa konvergensi, efektivitas, dan efisiensi metode runge-kutta orde 15 serta melakukan simulasi numerik untuk melihat perilaku penyebaran kasus kecanduan media sosial. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari hasil kuesioner dan metode dokumentasi. Hasil dari penelitian ini mendapatkan dua formula metode runge-kutta orde 15 yang dinamakan RK15X dan RK15Y. Hasil analisa kasus kecanduan media sosial secara numerik menunjukkan bahwa kasus kecanduan media sosial ini bersifat endemik. Kecanduan media sosial dapat menjadi kasus yang merebak dan menetap dari waktu ke waktu.
Modeling Human Development Index of East Java Using Spatial Autoregressive and Spatial Error Ensemble Jelita, Nadia Aulia; Handajani, Sri Sulistijowati; Susanto, Irwan
PYTHAGORAS Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 19 No. 2: December 2024
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pythagoras.v19i2.78621

Abstract

The human development index (HDI) is an indicator used to monitor the government's success in developing the quality of human life. East Java Province's HDI is the lowest compared to other provinces on Java Island. Therefore, it is necessary to improve human development in this province. Attention must be paid to all aspects of human development, including the relationship between neighboring regions. The spatial regression method is an analysis method that considers the spatial dependency of the data. Ensemble spatial regression combines several spatial models by adding noise to the response variable, which is expected to reduce the diversity in the data. This research aims to use ensemble spatial regression to examine the East Java HDI. East Java HDI has spatial lag and spatial error dependence, modeled with SAR and SEM. Queen contiguity is used as a spatial weight. The SEM model does not fulfill the homogeneity assumption, so it is continued with the ensemble method. The ensemble method is proven to reduce diversity, so  SEM Ensemble fulfills the assumption of homoscedasticity. After analysis using SAR and SEM Ensemble, the SAR model was chosen as the best model with the largest  and lowest AIC value. Significant variables on East Java HDI are life expectancy, expected years of schooling, average years of schooling, and expenditure per capita.
The Complexity of Pencil Graph and Line Pencil Graph Hanssen, Calvin; Fran, Fransiskus; Yundari, Yundari
PYTHAGORAS Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 19 No. 2: December 2024
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pythagoras.v19i2.77747

Abstract

Let ð’¢ be a linked and undirected graph. Every linked graph ð’¢ must contain a spanning tree ð’¯, which is a subgraph of ð’¢that is a tree and contain all the nodes of ð’¢. The number of spanning trees in graph ð’¢, also called the complexity of the graph ð’¢, represented by Ï„(𝒢), is the total number of distinct spanning trees of graph ð’¢. This research aims to formulate the complexity of pencil graph and line pencil graph. In this research, the complexity of pencil graph and line pencil graph are determined using graph complement approach. The result of the research are the complexity of pencil graph and line pencil graph.
Students' Metacognition in Solving HOTS Questions in the Context of the Flag Ceremony Yard Based on Initial Mathematical Abilities Murtafiah, Wasilatul; Yunitasari, Anisa; Gembong, Sardulo; Alvarez, Joel I.; Yahya, Faridah Hanim
PYTHAGORAS Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 19 No. 2: December 2024
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pythagoras.v19i2.76120

Abstract

This study aims to determine the ability of metacognition in solving HOTS problems in the context of problem related to activities in the context of the flag ceremony yard in solving problems based on initial mathematics ability. This research approach was descriptive qualitative involving 3 students as research subjects who were selected based on high, medium, and low initial mathematics abilities. The data were validated by using method triangulation techniques, namely tests and interviews. The results showed that students with high initial mathematics ability showed good metacognition skills in solving HOTS problems in planning, monitoring, and evaluating activities. However, they still need to improve their ability to evaluate the repair strategy if there is an error. Students with medium initial mathematical ability showed good metacognition skills in several aspects but needed to improve some aspects. Students with moderate mathematics ability have a good basic understanding of metacognition in planning activities. However, they need to improve their metacognition skills in monitoring and evaluating when solving HOTS problems. Meanwhile, students with low initial mathematical ability show limitations in utilizing metacognition skills in planning, monitoring, and evaluating activities, as a result, students experience difficulties in solving problems. So, teachers need to design teaching materials that can improve students' mathematical abilities and metacognition.

Page 1 of 1 | Total Record : 8