cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Politic and Government Studies
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Ilmu Pemerintahan diterbitkan oleh Jurusan Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro.
Arjuna Subject : -
Articles 1,709 Documents
FENOMENA GOLONGAN PUTIH PEMILIH DISABILITAS PADA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2019 DI KABUPATEN KLATEN Muhammad Gayuh Gumelar; Wijayanto - -; Nur Hidayat - Sardini
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 3 : Periode Wisuda Juli 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyandang disabilitas memiliki hak politik yang sama seperti masyarakat pada umumnya, salah satunya yaitu hak untuk memilih dalam Pemilu. Namun, keikutsertaan penyandang disabilitas masih mengalami hambatan maupun diskriminasi dalam pemenuhan hak-haknya pada setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mendasari pemilih disabilitas menjadi Golput pada Pemilu tahun 2019 di Kabupaten Klaten yang memiliki tingkat partisipasi pemilih disabilitas yang tergolong rendah yaitu pada Pilpres hanya 28,43%, Pileg DPD 28,23%, Pileg DPR RI 28,43%, DPRD Provinsi 28,67%, dan DPRD Kabupaten 28,58%. Selain itu, penelitian ini juga mengupas faktor-faktor yang memudahkan dan menghambat pemilih disabilitas untuk berpartisipasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini kualitatif dengan melibatkan narasumber riset yang terdiri dari penyelenggara Pemilu, organisasi penyandang disabilitas, dan penyandang disabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya angka Golput pemilih disabilitas pada Pemilu tahun 2019 di Kabupaten Klaten didasari oleh faktor internal pemilih dan faktor eksternal pemilih sehingga mereka absen pada pemungutan suara. Dalam penyelenggaraannya, masih terdapat berbagai permasalahan yang menjadi faktor penghambat pemilih disabilitas untuk berpartisipasi, antara lain: pendataan pemilih, sosialisasi yang kurang optimal, dukungan keluarga, aksesibilitas, dan pelayanan penyelenggara ad hoc Pemilu. Faktor yang memudahkan pemilih disabilitas untuk berpartisipasi yaitu adanya peran induk organisasi penyandang disabilitas yang aktif mengawal sekaligus terlibat dalam setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu dan terus berupaya mendorong terwujudnya Pemilu akses di Kabupaten Klaten
ANALISIS EFEKTIVITAS RESES DPRD PROVINSI JAWA TENGAH PADA MASA PANDEMI COVID-19 TAHUN 2020 – 2022 (Studi Pada Fraksi PDIP DPRD Provinsi Jawa Tengah) Pricilia Naomi Agnes; Rina - Martini; Fitriyah - -
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 3 : Periode Wisuda Juli 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan adanya perubahan dalam kehidupan sosial, politik, dan ekonomi. Segala kegiatan mengalami perubahan dan pemerintah harus bersikap adaptif dalam menangani kondisi tersebut. Termasuk kegiatan reses DPRD Provinsi Jawa Tengah yang tetap dilaksanakan secara tatap muka untuk bertemu dengan masyarakat dan/atau melakukan kunjungan lapangan. Dalam kondisi Pandemi Covid-19, anggota dewan tetap memiliki kewajiban untuk menjaring dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat sebagai pertanggungjawaban secara moral dan politis kepada konstituen di daerah pemilihan masingmasing. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif, peneliti menggunakan teknik wawancara kepada Anggota Dewan dan Tenaga Administratif pada Daerah Pemilihan 1 (Kota Semarang), Daerah Pemilihan V (Grobogan dan Blora), serta Daerah Pemilihan VI (Wonogiri, Karanganyar, dan Sragen) Fraksi PDI-Perjuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan reses DPRD Provinsi Jawa Tengah yang dilaksanakan pada tahun 2020 – 2022 selama Pandemi Covid-19 berjalan cukup efektif, pelaksanaannya dilakukan sebanyak 3 kali dalam satu tahun di 8 titik per masa reses. Lalu indikator kinerja melalui laporan reses atau penyerapan aspirasi mencapai target hingga 100% dan menindaklanjuti audiensi masyarakat. Terdapat beberapa perubahan yang dilakukan seperti pengurangan peserta reses menjadi 50 orang dari 100 orang. Ditemukan juga bahwa adanya budaya uang saku dalam pelaksanaan reses dan anggota dewan “menombok” biaya yang tidak termasuk dalam anggaran reses di APBD. Pelaksanaan reses telah memenuhi indikator efektivitas yaitu ketepatan sasaran program, tujuan program, dan pemantauan program. Tetapi, sosialisasi program reses tidak memenuhi indikator tersebut. Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi pelaksanaan reses, antara lain: faktor hukum, faktor penyelenggara, faktor sarana dan prasarana, serta faktor masyarakat dan kebudayaan
IMPLEMENTASI SMART CITY DI KOTA BANDUNG DALAM MEWUJUDKAN KONSEP SMART GOVERNANCE Rahdeana Almeyna Kurnia; Kushandajani - -; Laila Kholid Alfirdaus
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 3 : Periode Wisuda Juli 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted to explain the implementation of smart city in Bandung the capital city of West Java, more specifically about the the dimension of smart governance. This study uses a qualitative research methodology with descriptive results and using a data collection techniques through the depth interview with several subjects informant from Bandung City Communication and Information Service as the primary subjects and for the secondary subjects by researched another data to strengthen this research. The theory used in this research is Boyd Cohen’s Smart City concept, which specifically refers to indicators of Smart Governance implementation to measure the successness of Bandung how implemented it. The results of this study indicate that the implementation of Smart Governance in Bandung City is in accordance with some existing indicators, such online service, community participation, infrastructure, and open government. Overall, Bandung has implemented these four indicators and those all have been realized due to supported by Bandung City Government and the cooperation of the local public organizations. Beside, the result also explained how is the impact can be felt for the public
ANALISIS KINERJA KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA SEMARANG DALAM PENYELENGGARAAN PEMILIHAN WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SEMARANG 2020 Rifqi Zayyaan Prasetio; Puji - Astuti; Fitriyah - -
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 3 : Periode Wisuda Juli 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneliti mengkaji kinerja yang digunakan oleh KPU Kota Semarang untuk menyelenggarakan pemilihan pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Semarang Tahun 2020. Dalam Pemilihan ini, KPU Kota Semarang menghadapi tantangan baru karena pandemi Covid-19. Hal ini menjadi menarik untuk diteliti karena pada pemilihan-pemilihan sebelumnya, belum ada pemilihan umum yang diselenggarakan di tengah bencana nonalam.  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, penulis ingin menggambarkan keadaan yang sebenarnya, kemudian melakukan analisis secara mendalam dengan tujuan untuk mengetahui secara detail yang berkaitan dengan Kinerja KPU Kota Semarang dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Semarang Tahun 2020. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan Komisioner KPU Kota Semarang dan juga melalui dokumen pendukung yang dapat diperoleh serta diolah dari jurnal, internet, dan buku. Kinerja KPU Kota Semarang dinilai dengan lima kriteria, yakni Produktivitas, Orientasi Kualitas Pelayanan, Responsivitas, Responsibilitas, dan Akuntabilitas. Di masa pandemi, lima unsur tersebut sangatlah berperan dalam Pemilihan
Implementasi Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) dalam Sistem Cepat Respon Masyarakat (CRM) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Tahun 2022 (Studi Penelitian pada Unit Pengelola Jakarta Smart City) Mila Dwi Yanti; supratiwi - -; Nunik Retno Herawati
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 3 : Periode Wisuda Juli 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya pengaduan masyarakat merupakan elemen penting karena merupakan hak bagi masyarakat untuk menyuarakan pendapatnya terhadap pelayanan publik yang telah mereka dapat demi mendapatkan pelayanan publik yang lebih baik, serta dengan adanya kanal aduan dapat dijadikan sebagai evaluasi pelayanan publik dan kesempatan klarifikasi bagi pemerintah terhadap ketidakpuasan masyarakat. Layanan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) merupakan salah satu inovasi kebijakan di bidang layanan aduan dan saran yang dibuat oleh pemerintah yang tujuannya dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk memberikan aduan atau aspirasi mengenai pelayanan publik karena hingga saat ini masih banyak ditemukan keluhan dari masyarakat mengenai kinerja penyelenggara terhadap pelayanan publik. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merupakan salah satu pemerintah daerah yang mengadopsi Lapor untuk menjadi kanal aduannya. Lapor merupakan salah satu dari 13 kanal aduan yang ada di Pemprov DKI Jakarta yang terintegrasi ke dalam Cepat Respon Masyarakat (CRM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis implementasi penggunaan Lapor yang masuk ke dalam sistem Cepat Respon Masyarakat (CRM) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Tahun 2022 pada Unit Pengelola Jakarta Smart City dengan menggunakan teori Impelementasi Kebijakan dari George C. Edwards III dengan variable Komunikasi, Sumberdaya, Disposisi dan Struktur Birokrasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lapor yang merupakan kanal aduan milik pemerintah pusat telah diintegrasikan ke dalam CRM Jakarta Smart City ternyata belum mendapat perhatian khusus oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta karena Lapor hanya dijadikan sebagai salah satu kanal aduan dari 13 kanal aduan lainnya dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lebih memberikan perhatiannya pada kanal aduan Jakarta Kini (JAKI) yang merupakan milik Jakarta Smart City. Selain itu, dalam implementasinya belum semua masyarakat dapat merasakan manfaat dari adanya kanal aduan Lapor ini karena tanggapan dari laporan yang telah diberikan tergantung pada kinerja ditiap SKPD. Oleh karena itu, dalam penelitian ini merekomendasikan agar implementator dapat lebih meningkatkan kegiatan sosialisasi serta meningkatkan koordinasi antar perangkat daerah dalam mengelola Lapor yang terintegrasi ke dalam CRM. Selain itu perlu melakukan optimalisasi seluruh kanal aduan yang ada di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta termasuk Lapor. Terlebih lapor merupakan aplikasi sebagai program kebijakan dari pemerintah pusat yang harus menjangkau seluruh instansi pemerintah daerah dalam membantu pelayanan publik di tiap daerah
Implementasi Program Inovasi Pendaftaran Online Pasien Puskesmas PUSTAKA (Puskesmas Tanpa Antrian Kota Semarang) Tahun 2019 Irbah Muthianing Hardanti; Fitriyah - -
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 3 : Periode Wisuda Juli 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terkait dengan tingginya jumlah kunjungan sarana pelayanan kesehatan di Kota Semarang. Munculnya program inovasi PUSTAKA ini dilatarbelakangi karena selama ini sistem pendaftaran pasien puskesmas masih dilakukan secara manual. Pasien masih harus mengantri lama di loket pendafataran dengan membawa kartu periksa dan KTP. Petugas puskesmaspun masih harus menginput data pasien saat itu juga dimana itu memakan waktu yang cukup lama. Selama ini banyak pasien yang mengeluh karena lamanya antrian di loket pendaftaran puskesmas. Dinas Kesehatan Kota Semarang terus berupaya dalam meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Semarang terutama di puskesmas. Dinas Kesehatan Kota Semarang meluncurkan inovasi pelayanan terbaru bernama PUSTAKA (Puskesmas Tanpa Antrian Kota Semarang) pada 12 November 2018 yang bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-54 di Balaikota Semarang. Pelayanan PUSTAKA merupakan salah satu sarana pendaftaran pasien non gawat darurat di Puskesmas melalui SMS maupun Whatsapp (WA). 1 Salah satu pelayanan inovasi ini dilakukan untuk mengurangi antrian yang menumpuk dan mempercepat pelayanan yang ada di puskesmas. PUSTAKA diterapkan di 37 puskesmas yang ada di Kota Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan bagaimana strategi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang dalam melaksanan program Inovasi PUSTAKA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di wilayah Kota Semarang. Instansi terkait penelitian ini adalah Dinas Kesehatan Kota Semarang. Subyek penelitian ini yaitu purposive sampling. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu wawancara, studi Pustaka, studi Pustaka. Model yang digunakan untuk menaganalisis data kualitatif dalam penelitian ini yaitu, pengumpulan data, Reduksi Data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dinas Kesehatan Kota Semarang mencipakan program bernama PUSTAKA. Program ini beruba aplikasi dan website dimana pasien tidak perlu datang langsung puskesmas, melaikan bisa daftar kapan saja dan tidak perlu mengantri karena sudah diberikan langsung nomor antri dan estimasi waktu kedatangan. Adanya PUSTAKA memudahkan masyarakat dalam memperoleh fasilitas pelayanan kesehatan di puskesmas. Namun di sisi lain, karena kurangnya tenaga di puskesmas, masih banyak kendala terkait administrasi dan pelaporan kepada bidang pelayanan kesehatan Dinas Kesehatan Kota Semarang. Disamping itu tidak adanya SK membuat bidang Pelayanan Kesehatan kesulitan dalam meberikan aturan dan SOP terhadap pelaksanaan program. Selain itu dari pihak masyarakat juga masih banyak yang belum paham terhadap program PUSTAKA sehingga masih ada beberapa masyarakat yang mendaftar langsung ke puskesmas
ANALISIS PENGEMBANGAN POTENSI DAN SINERGITAS PEMANGKU KEPENTINGAN DALAM PEMBANGUNAN PARIWISATA BUKIT CINTA RAWA PENING Aldianza Fatria Nugraha; Nur Hidayat - Hidayat; Neny - Marlina
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 3 : Periode Wisuda Juli 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jawa Tengah memiliki berbagai Kawasan Pengembangan Pariwisata Provinsi, berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 10 Tahun 2012 Tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2012 – 2027 diantaranya merupakan Objek Wisata Bukit Cinta Rawa Pening. Dalam hal pengambangan potensi kawasan Pariwisata Bukit Cinta Rawa Pening serta sinergitasnya, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan teori collaborative governance, pengembangan pariwisata dan sinergitas. Berdasarkan temuan dan analisis bahwa Pengembangan pariwisata Objek Wisata Bukit Cinta Rawa Pening berdasarkan indikator pengembangan pariwisata. Bukit Cinta Rawa Pening mengalami pengembangan yang signifikan, hal ini terjadi pasca pembangunan yang dilakukan oleh Kementerian Perumahan Umum dan Perumahan Rakyat, tetapi secara kelembagaan masih belum terdapat perubahan, disisi lainnya terdapat sinergitas pemangku kepentingan yang tidak berjalan secara sinergis hal ini dikarenakan kurangnya koordinasi dan komunikasi antar Dinas Pariwisata dengan berbagai pemangku kepentingan yang terlibat langsung dalam pariwisata Bukit Cinta Rawa Pening. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa Objek Wisata Bukit Cinta Rawa Pening mengalami peningkatan dalam hal pengembangan namun Dinas Pariwisata sebagai fasilitator dan pengelola belum optimal dalam bersinergi. Maka, Dinas Pariwisata diharapkan dapat lebih meningkatkan intensitas komunikasi dengan pertemuan atau pembentukan forum lintas pemangku kepentingan yang terlibat langsung dalam pariwisata Bukit Cinta Rawa Pening, hal ini dilakukan agar menciptakan koordinasi untuk mensinergikan tujuan bersama
ANALISIS KERJA SAMA PEMERINTAH KOTA SEMARANG DAN PT. GO-JEK INDONESIA DALAM MENYEDIAKAN PEMBAYARAN GO-PAY UNTUK BRT TRANS SEMARANG SEBAGAI LANGKAH PENINGKATAN LAYANAN PUBLIK Yehezkiel - Devanno S; Wijayanto - -; Yuwanto - -
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 3 : Periode Wisuda Juli 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneliti melakukan analisis terhadap hubungan kerja sama yang terjalin antara Pemerintah Kota Semarang dan PT. Go-Jek Indonesia dalam menyediakan Go-Pay sebagai metode pembayaran untuk BRT Trans Semarang. Penelitian ini dianggap menarik karena hubungan kerja sama pemerintah-swasta dapat dianalisis dengan perspektif pemerintahan untuk dinilai berhasil atau tidak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menggambarkan fenomena yang sebenarnya, kemudian melakukan analisis secara mendalam dengan tujuan untuk menilai hubungan kerja sama kedua pihak tersebut. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan narasumber dari Divisi Umum BLU UPTD Trans Semarang, serta melalui kajian pustaka dan analisis konten yang berasal dari buku, jurnal ilmiah, internet, dan sosial media. Keberhasilan atau tidaknya hubungan kerja sama Pemkot Semarang dengan PT. Go-Jek Indonesia ini dianalisis dengan konsep Good Governance dalam pandangan Pemerintah Kota Semarang sebagai daerah otonom
EFEKTIVITAS PELAYANAN ADMINISTRASI TERPADU KECAMATAN (PATEN) DI KECAMATAN GLADAGSARI KABUPATEN BOYOLALI Cinda Khansa Arroiffah; Kushandajani - -; Fitriyah - -
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 3 : Periode Wisuda Juli 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research discusses the effectiveness of the District Integrated Administration Service (PATEN) in Gladagsari District after the policy of dividing three districts in Boyolali Regency in 2018. This research uses the theory of service effectiveness in analyzing the effectiveness of the District Integrated Administration Service (PATEN) in Gladagsari District. The method used is a qualitative approach that is descriptive with data collection techniques such as in-depth interviews, documentation studies, and library studies. In-depth interviews in this research were conducted with Head of Gladagsari District, Secretary of Gladagasari District, Head of the Sectional Service of Gladagsari District, PATEN Officer of Gladangsari District, and PATEN applicant community in Gladagsari District. The data obtained is then analyzed using data reduction techniques, data presentation, and conclusion drawing. The results of the research found that Gladagsari District provides licensing services and non-licensing services based on Boyolali Regent Regulation Number 34 of 2014 concerning Delegation of Part of the Regent’s Authority to the Head of District in the Framework of Implementation Integrated District Administrative Services (PATEN) within the Boyolali Regency Government. Based on the data obtained and concluded on each indicator of service effectiveness, namely service time which includes speed and punctuality of service is in accordance with the provisions and standards for estimating service completion. The suitability and accuracy of services are considered effective, although there are things that need to be improved, especially in the disclosure of digital service information. The style of service delivery has implemented an attitude of competence according to applicable standards and values of politeness, as evidenced by the number of people who are satisfied with the attitude and style of service delivery
Analisis Kritis Partisipasi Masyarakat Desa dalam Pembangunan: Studi Kasus Desa Karangrejo Kecamatan Borobudur Farhan Riski Tricahyo; Laila Kholid Alfirdaus
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 3 : Periode Wisuda Juli 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partisipasi masyarakat merupakan komponen kunci dan indikator keberhasilan kebijakan. Keterlibatan masyarakat dalam suatu progam sebagai keharusan yang diawali dengan sebuah proses perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan. Berbagai permasalahan partisipasi masyarakat sering ditemui pada saat proses sedang berjalan. Dengan demikian penelitian ini membahas dinamika partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Desa Wisata Karangrejo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis menjelaskan dinamika partisipasi masyarakat masyarakat dalam pembangunan di Desa Wisata Karangrejo. Indikator permasalahan partisipasi masyarakat seperti groupthink dan free rider. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara terstruktur dan teknik dokumentasi. Sebagai data pendukung, dalam penelitian ini menggunakan studi literatur. Adapun analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Terdapat hasil bahwa partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Desa Wisata Karangrejo cukup baik. Hal tersebut ditunjukkan masyarakat mengikuti pertemuan yang dilakukan oleh desa serta kendala yang menjadi hambatan dalam perencanaan dan pelaksanaan beberapa progam pelatihan maupun pembangunan desa. Dalam permasalahan groupthink sudah dilakukan dengan melibatkan masyarakat serta bekerjasama dengan masyarakat dalam pengambilan keputusan. Selain itu, free rider tidak terdapat adanya masalah tersebut yang terjadi dalam partisipasi maasyarakat. Penelitian ini kepala desa dan jajarannya saling menjalan hubungan baik dengan tokoh masyarakat dan masyarakat sekitarnya. Selain itu, masyarakat tetap menjaga kekompakan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa yang telah mereka lakukan untuk memajukan desanya. Terakhir, selalu hindari dengan adanta fenomena penunggang gratis atau free rider karena fenomena tersebut adalah hal negatif yang tidak boleh dilakukan oleh siapapun apalagi di partisipasi masyarakat dalam pembangunan Desa Wisata Karangrejo

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 1 (2025): Vol 14, No 1 : Periode Wisuda Januari 2025 Vol 13, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2024 Vol 13, No 3 : Periode Wisuda Juli 2024 Vol 13, No 2 : Periode Wisuda April 2024 Vol 13, No 1 : Periode Wisuda Januari 2024 Vol 12, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2023 Vol 12, No 3 : Periode Wisuda Juli 2023 Vol 12, No 2 : Periode Wisuda April 2023 Vol 12, No 1 : Periode Wisuda Januari 2023 Vol 11, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2022 Vol 11, No 3 : Periode Wisuda Juli 2022 Vol 11, No 2 : Periode Wisuda April 2022 Vol 11, No 1 : Periode Wisuda Januari 2022 Vol 10, No 1 (2021): Periode Wisuda Januari 2021 Vol 10, No 4: Periode Wisuda Oktober 2021 Vol 10, No 3: Periode Wisuda Agustus 2021 Vol 10, No 2: Periode Wisuda April 2021 Vol 9, No 03 (2020): Periode Wisuda Agustus 2020 Vol 9, No 02 (2020): Periode Wisuda April 2020 Vol 9, No 01 (2020): Periode Wisuda Januari 2020 Periode Wisuda Oktober 2020 Vol 8, No 04 (2019): Periode Wisuda Oktober 2019 Vol 8, No 03 (2019): Periode Wisuda Agustus 2019 Vol 8, No 02 (2019): Periode Wisuda April 2019 Vol 8, No 01 (2019): Periode Wisuda Januari 2019 Vol 7, No 04 (2018): Periode Wisuda Oktober 2018 Vol 7, No 3 (2018): Periode Wisuda Agustus 2018 Vol 7, No 2 (2018): Periode Wisuda April 2018 Vol 7, No 1 (2018): Periode Wisuda Januari 2018 Vol 6, No 04 (2017): Periode Wisuda Oktober 2017 Vol 6, No 03 (2017): Periode Wisuda Agustus 2017 Vol 6, No 01 (2017): Periode Wisuda Januari 2017 Vol 6, No 2 (2017): Periode Wisuda April 2017 Vol 5, No 03 (2016): Volume 5,Number 3, Tahun 2016 Vol 5, No 04 (2016): Periode Wisuda Oktober 2016 Vol 5, No 02 (2016): Periode Wisuda April 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Vol 4, No 3 (2015): VOLUME 4, NOMOR 3, TAHUN 2015 Vol 5, No 4 (2015): Periode Wisuda Oktober 2015 Vol 4, No 1 (2015): Wisuda Periode Januari 2015 VOLUME 4, NOMOR 2, TAHUN 2015 VOLUME 3, NOMOR 4, TAHUN 2014 VOLUME 3, NOMOR 3, TAHUN 2014 VOLUME 3, NOMOR 2, TAHUN 2014 VOLUME 3, NOMOR 1, TAHUN 2014 Wisuda Periode April 2014 VOLUME 2, NOMOR 4,TAHUN 2013 Volume 2 Nomor 3 Tahun 2013 Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013 Vol 1, No 1 (2012): Journal of Politic and Government Studies More Issue