cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
berkala.saintek@unej.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
BERKALA SAINSTEK
Published by Universitas Jember
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Berkala SAINSTEK (BST) merupakan jurnal ilmiah yang memuat artikel hasil penelitian di bidang sains dan teknologi. Secara khusus BST diperuntukan bagi penulis internal mahasiswa Universitas Jember bidang fisika, matematika, biologi, kimia, teknik sipil, teknik mesin, teknik elektro dan sistem informasi. Namun BST juga menerima artikel dari penulis eksternal sepanjang memenuhi kriteria dan dalam lingkup bidang sains dan teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 254 Documents
Pengendalian Tegangan Inverter 3 Fasa Menggunakan Space Vector Pulse Width Modulation (SVPWM) Pada Beban Fluktuatif Rahman, Faisyal; Saleh, Azmi; Setiawan, Dedy Kurnia
BERKALA SAINSTEK Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan sumber-sumber energi terbarukan yang menghasilkan sumber tegangan DC berkembang dengan pesat, namun perangkat AC lebih banyak digunakan dalam masyarakat sehingga diperlukan inverter untuk mengubah tegangan DC menjadi AC. Ada beberapa teknik pensaklaran yang digunakan dalam inverter. Pada tugas akhir ini akan dirancang dan diaplikasikan sebuah inverter 3 fasa dengan teknik pensaklaran Space Vector Pulse Width Modulation ( SVPWM ) pada beban fluktuatif yaitu fluktuatif seimbang, tidak seimbang dan fluktuasi waktu. Berdasarkan pada pengujian terhadap alat yang dibuat diberi bukti bahwa semakin besar fluktuasi beban yang digunakan maka penurunan tegangan pada inverter juga semakin besar hal ini terlihat pada hasil tegangan keluaran inverter 3 fasa yang turun dari 219 V hingga 205 V namun tingkat keefektifan inverter 3 fasa dengan metode SVPWM memiliki respon yang baik terhadap beban fluktuatif . Kata Kunci: beban fluktuatif, energi terbarukan, inverter 3 fasa, SVPWM.
PENGARUH EKSTRAK KASAR TANIN DARI DAUN BELIMBING WULUH (AVERRHOA BILIMBI L.) PADA PENGOLAHAN AIR Kristianto, Aries; Winata, I Nyoman Adi; Haryati, Tanti
BERKALA SAINSTEK Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang pengaruh ekstrak kasar tanin dari daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) pada pengolahan air telah dilakukan. Ekstrak kasar tanin diperoleh dengan cara maserasi dengan metanol 50% terhadap serbuk kering daun belimbing wuluh (A. bilimbi L.). Selanjutnya ekstrak kasar tanin dikombinasikan dengan koagulan FeCl3 dan FeSO4. Pada pengolahan air parameter yang diamati adalah pH, kekeruhan, padatan terlarut dan daya hantar listrik. Penambahan ekstrak kasar tanin dengan FeCl3 pada kondisi optimum (125 mg/L tanin dan 50 mg/L FeCl3) dapat menurunkan kekeruhan, pH, padatan terlarut dan daya hantar listrik berturut-turut sebesar 72,43%, 47,24%, 86,13% dan 5,44%. Penambahan ekstrak kasar tanin dengan FeSO4 pada kondisi optimum (150 mg/L tanin dan 60 mg/L FeSO4) dapat menurunkan kekeruhan, pH berturut-turut sebesar 6,98%, 25,20%, padatan terlarut tidak dapat didefinisikan dan daya hantar listrik mengalami kenaikan sebesar 5,81%. Pada penambahan tanin tanpa kombinasi koagulan pada kondisi optimum (125 mg/L) dapat menurunkan kekeruhan sebesar 19,14%, pH mengalami kenaikan sebesar 19,33%, dan menurunkan padatan terlarut dan konduktivitas berturut-turut sebesar 69,33% dan 2,70%. Kata kunci: Averrhoa bilimbi L., koagolan, tanin.
STRUKTUR KOMUNITAS FITOPLANKTON PADA ZONA LITORAL RANU PAKIS Rasit, Abdur; Imron Rosyidi, Moh.; Winarsa, Rudju
BERKALA SAINSTEK Vol 4 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Struktur komunitas fitoplankton merupakan bentuk dari masing-masing penyusun komunitas, antara lain komposisi, kelimpahan dan keanekaragaman jenis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi, kelimpahan dan keanekaragaman jenis fitoplankton pada zona litoral Ranu Pakis. Hasil pengamatan menggunakan mikroskop menunjukkan fitoplankton yang terdapat pada zona litoral Ranu Pakis terdiri atas 4 kelas. Kelas tersebut yaitu yaitu Bacillariophyceae (7 jenis), Chlorophyceae (8 jenis), Cyanophyceae (5 jenis) dan Dinophyceae (1 jenis). Kelas Cynophyceae merupakan kelas yang paling melimpah dengan jumlah jenis sebanyak 231555 ind/L. Jenis yang mendominasi adalah Chroococcus sp. yang merupakan jenis dari kelas Cynophyceae dengan nilai indeks dominansi sebesar 0,6. Melimpah dan mendominasinya kelas Cyanophyceae disebabkan karena dari hasil pengukuran kondisi fisika dan kimia yang mendukung pertumbuhan Cyanophyceae. Dominansi Chroococcus sp. berdampak pada nilai keanekaragaman jenis fitoplankton di Ranu Pakis yaitu sebesar 1,01.
PENDUGAAN INTRUSI AIR LAUT DENGAN METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS 1D DI PANTAI PAYANGAN DESA SUMBEREJO JEMBER Santoso, Teguh; Piyantari, Nurul; Hiskiawan, Puguh
BERKALA SAINSTEK Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian di daerah Payangan Desa Sumberejo Kabupaten Jember dengan menggunakan metode geolistrik resistivitas 1-Dimensi konfigurasi Schlumberger untuk mengetahui litologi bawah permukaan terkait adanya pendugaan intrusi air laut di daerah tersebut. Dalam penelitian ini, setiap lintasan pengukuran mempunyai panjang 300 m. Data yang dihasilkan berbentuk nilai resistansi dan digunakan untuk mencari nilai resistivitas semu. Data tersebut kemudian diolah dengan menggunakan Software IPI2win dan Rockwork untuk mendapatkan pencitraan atau gambaran litologi batuan bawah permukaan. Dari hasil inversi menggunakan Software IPI2win dan Rockwork terlihat adanya intrusi air laut pada daerah tersebut. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil pengolahan data keempat lintasan., pada lintasan 1, lintasan 2 dan lintasan 3 didominasi oleh batuan pasir dan kerikil, sehingga pada lintasan ini mudah ditembus oleh air laut. Sedangkan pada lintasan 4 berkemungkinan untuk tidak tertembus oleh air laut, hal ini dikarenakan pada lintasan ini terdapat lapisan lempung yang dapat dijadikan sumur oleh penduduk setempat.
PERANCANGAN DAN PENERAPAN ALAT UKUR KEKERUHAN AIR MENGGUNAKAN METODE NEFELOMETRIK PADA INSTALASI PENGOLAHAN AIR DENGAN MULTI MEDIA CARD (MMC) SEBAGAI MEDIA PENYIMPANAN (STUDI KASUS DI PDAM JEMBER) Rachmansyah, Fajri; Utomo, Satrio Budi; Sumardi, Sumardi
BERKALA SAINSTEK Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air keruh merupakan salah satu ciri air yang tidak bersih dan tidak sehat.Dari survei yang telah dilakukan di IPA Tegal Besar milik PDAM Jember, dalam memonitoring tingkat kekeruhan yang terjadi operator masih menggunakan cara konvensional yaitu dengan memperkirakan nilai kekeruhan secara visual (kasat mata) dan mencatat hasil pengamatannya secara manual.Metode Nefelometrik merupakan suatu metode pengukuran kekeruhan air dengan cara melewatkan sumber cahaya pada air sehingga intensitas cahaya yang dipantulkan oleh bahan-bahan penyebab kekeruhan dapat diketahui.Semakin tinggi intensitas cahaya yang dihamburkan maka tingkat kekeruhanya semakin tinggi.Dengan penggunaan led sebagai sumber cahaya dan fotodioda sebagai detektor cahaya dipadukan dengan pemrosesan menggunakan mikrokontroler Atmega 32, maka tegangan dari sensor fotodioda yang berupa data analog dapat diolah menjadi data digital menggunakan fasilitas ADC (Analog to Digital Converter) dan dapat ditampilkan di lcd.Penambahan data logger juga digunakan menggunakan media penyimpanan sd card sehingga operator tidak perlu lagi mencatat data secara manual.Alat ini mampu mendeteksi kekeruhan hingga 20 NTU.Dengan error persen rata-rata sebesar 7,56 %. Kata Kunci: ATMega32,data logger, kekeruhan air,nefelometrik.
PENGARUH VARIASI KONSENTRASI DAN pH ASAM LARUTAN SODIUM DODESIL SULFAT TERHADAP PROSES PEMISAHANNYA PADA MEMBRAN SELULOSA ASETAT Farida, Elis Nur; Indarti, Dwi; Oktavianawati, Ika
BERKALA SAINSTEK Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini telah dilakukan dengan mempelajari pengaruh konsentrasi dan pH larutan asam surfaktan anionik natrium lauril sulfat terhadap pemisahanya pada membran ultrafiltrasi terhadap: kinerja membran selulosa asetat (fluks NaLS dan rejeksi NaLS). Preparasi membran selulosa asetat dilakukan dengan metode inversi fasa. Konsentrasi NaLS yang digunakan di bawah KKM (0,001-0,003M) dan pH asam(3-6). Hasil pengukuran KKM pada pH 3, 4, 5, 6 adalah sebagai berikut: 0,00398 M; 0,00469 M; 0,00571 M; 0,00669 M. Hasil uji kinerja membran tertinggi fluks, koefisien rejeksi dan massa teradsorb berturut-turut adalah sebagai berikut: NaLS 0,001 M pH 3 0,855 (L/m2jam); 0,003 M pH 6 99,646 %: 0,0408 g. Kata kunci: natrium lauril sulfat, konsentrasi kritis misel, selulosa asetat
PEMBUATAN TEST STRIP BORAKS BERBASIS MEMBRAN SELULOSA BAKTERIAL (NATA DE COCO) YANG DIIMMOBILISASI REAGEN KURKUMIN DAN APLIKASINYA TERHADAP SAMPEL MAKANAN Yuris Argata Dini, Brigitta; Asnawati, Asnawati; Adi Winata, I Nyoman
BERKALA SAINSTEK Vol 4 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asam borat dan bentuk garamnya (natrium tetraboraks/boraks) sering digunakan sebagai bahan tambahan makanan. Keberadaan boraks dalam makanan perlu untuk ditentukan karena boraks merupakan senyawa yang sangat berbahaya bagi kesehatan dan semakin meluasnya makanan di pasaran yang mengandung boraks. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu adsorpsi dan massa reagen optimum, menguji kinerja test strip (sensitivitas, limit deteksi, reprodusibilitas dan life time) serta menentukan persen recovery yang diperoleh dari pengujian beberapa sampel makanan. Penentuan boraks pada penelitian terdahulu dilakukan dalam media cairan. Pada penelitian ini, penentuan boraks dilakukan dengan media kering (berbasis reagen kering) yaitu dengan immobilisasi reagen kurkumin secara adsorpsi pada membran selulosa bakterial (nata de coco). Membran yang diimmobilisasi oleh reagen kering disebut test strip.Hasil penelitian menunjukkan waktu adsorpsi dan massa reagen optimum pada waktu 30 menit dengan massa reagen 73 mg. Sensitivitas, limit deteksi, reprodusibilitas berturut-turut sebesar 0,0377; 0,661 ppm; 99,561 % . Life time test strip dapat bertahan lebih dari 30 hari. Uji recovery dilakukan terhadap sampel yang positif mengandung boraks yaitu tempura, cilok dan sosis dengan persen recovery berturut-turut adalah 92 %; 81 %; dan 91 %.
INVESTIGASI ALGORITMA PARAMETER INPUT NON ITERATIF DALAM ART DAN SIRT PADA TOMOGRAFI LINEAR Novianto, Melandi Jefri Agus; Purwandari, Endah; Hariadi, Yuda Cahyoargo; Taruno, Warsito P
BERKALA SAINSTEK Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Computed Tomography telah digunakan dalam dunia medis untuk memetakan kerapatan jaringan suatu obyek berdasarkan intensitas penyerapannya terhadap energi Sinar-X. Terbatasnya data proyeksi yang diperoleh akibat keterbatasan waktu penyinaran yang dilakukan, menyebabkan perlunya sebuah metode rekonstruksi yang mampu bekerja dengan data proyeksi yang terbatas. Dalam hal ini, digunakan metode ART dan SIRT sebagai metode perekonstruksi. Untuk meningkatkan efektivitas hasil rekonstruksi sebuah obyek, perlu dilakukan modifikasi terhadap parameter rekonstruksi menjadi bersifat non iteratif. Dalam penelitian ini, matriks beban dibuat dengan memanfaatkan fungsi imrotate dan reshape untuk seluruh variasi sudut proyeksi yang digunakan. Hasil rekonstruksi terbaik diperoleh pada sudut proyeksi 15o. Jika dibandingkan dengan SIRT, ART memiliki kecepatan tinggi untuk mencapai konvergensi nilai error pada iterasi pertama sebesar 9,03%. Adapun SIRT mencapai nilai error yang konvergen pada iterasi ke 100 sebesar 14,98%. Dengan demikian ART dapat menjadi pilihan dalam proses rekonstruksi citra pada tomografi linier dengan menggunakan parameter perekonstruksi yang bersifat non iteratif.
TRANSFORMASI GEN SOSUT1 PADA TANAMAN TEBU MENGGUNAKAN AGROBACTERIUM TUMEFACIENS STRAIN GV 3101 DAN PANGKAL TUNAS TEBU IN VITRO Edia, Edia F.D; Sugiharto, Bambang; Utarti, Esti
BERKALA SAINSTEK Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gen SoSUT1 merupakan gen pengkode protein sucrose transporter yang memfasilitasi proses transpotasi sukrosa dari jaringan fotosintetik (source) ke jaringan pengguna (sink) pada tanaman tebu. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan tanaman tebu transforman melalui transformasi genetik menggunakan vektor Agrobacterium tumefaciens yang membawa gen SoSUT1. Eksplan pangkal tunas tebu in vitro diinfeksi dengan A. tumefaciens yang membawa konstruk pAct-SoSUT1 dan dilakukan seleksi pada media MS dengan penambahan antibiotik hygromycin.. Tanaman putatif transforman yang telah berhasil melewati proses seleksi dan diaklimatisasi, dilakukan isolasi DNA genom kemudian dianalisis PCR. Hasil analisis PCR dengan pasangan primer 1F/1R hpt II menunjukkan bahwa dari 24 tanaman tebu putatif transforman, didapatkan 15 tanaman tebu positif mengandung gen SoSUT1. Efektifitas rata-rata transformasi gen SoSUT1 menggunakan eksplan pangkal tunas tebu in vitro sebesar 6,8%. Kata Kunci: Agrobacterium tumefaciens, SoSUT1, sukrosa.
PERANCANGAN SISTEM HIBRID SOLAR CELL - BATERAI – PLN MENGGUNAKAN PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLERS (DESIGN OF HYBRID SYSTEM SOLAR CELL - BATERRY - PLN USING PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLERS) Raharjo, Puloeng; Sujanarko, Bambang; Hardianto, Triwahju
BERKALA SAINSTEK Vol 3 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan energi di dunia terus meningkat sedangkan sumber energi fosil yang digunakan terus menipis, sehingga dibutuhkan suatu energi alternatif untuk memasok kebutuhan energi. Skripsi ini merancang sistem hibrid antara solar cell, baterai, PLN untuk mensuplai beban DC 12V. Sistem ini menggunakan solar cell sebesar 100wp dan mengalami keadaan puncak pada pukul 13.00 dengan menghasilkan tegangan 20,03V, arus 4,52A dan daya sebesar 90,52W. Tegangan keluaran dari solar cell akan diturunkan dan dinaikkan terlebih dahulu dengan DC-DC converter setelah itu dihubungkan ke rangkaian pembangkit PWM menggunakan IC LM 324 untuk mengatur duty cycle sebagai trigger mosfet dari buck boost converter. Penyearah digunakan untuk mengubah tegangan AC 220V menjadi tegangan DC 12V. Keadaan baterai 100% ketika tegangan mencapai 12,7V dan dilakukan pengisian ketika keadaan baterai 30%-40% dengan tegangan sebesar 11,8V. Semua sistem dikontrol dengan PLC menggunakan bahasa ladder diagram, input yang digunakan adalah sensor tegangan untuk mengetahui tegangan solar cell dan tegangan baterai. Solar cell digunakan mensupai beban jika tegangan output lebih besar dari 13V. Baterai dapat mensupai beban jika tegangan output lebih besar dai 11,8v. Pengujian sistem menunjukkan bahwa sistem telah berjalan sesuai perencanaan.

Page 6 of 26 | Total Record : 254