Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia
Jurnal Keperawatan Jiwa publishes articles in the scope of mental nursing broadly but is limited, especially in the field of mental nursing in healthy groups, risks, and disorders. Articles must be the result of research, case studies, results of literature studies, scientific concepts, knowledge and technology that are innovative and renewed within the scope of mental nursing science both on a national and international scale.
Articles
819 Documents
Tingkat Stres pada Orang Tua Murid dalam Mendampingi Anak Belajar Daring saat Pandemi Covid-19
Windu Astutik;
Kadek Benny Dharma Yudha
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 10, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/jkj.10.2.2022.459-466
Pandemi COVID-19 yang berkepanjangan mengganggu kehidupan, termasuk pendidikan. Guru, murid dan orang tua mengalami masalah selama diterapkannya kebijakan belajar dari rumah. Penelitian ini bertujuan menggambarkan tingkat stres pada orang tua murid dalam mendampingi anak belajar daring saat musim pandemi. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan deskriptif analitik pada orang tua murid SD sebanyak 83 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data yang terkumpul dianalisa dengan formulasi deskritif yaitu digambarkan melalui distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan orang tua mengalami tingkat stres normal sebanyak 53 orang (63,9%) dan ada tiga orang (3,6%) mengalami stres berat. Dapat disimpulkan bahwa tingkat stres pada orang tua dalam mendampingi anaknya belajar daring selama pandemi COVID-19 sebagian besar mengalami tingkat stres normal.
Pendidikan Berhubungan dengan Ansietas Orang Tua pada Anak Usia 6-11 Tahun yang akan Menerima Vaksin Covid 19
Desak Made Ari Dwi Jayanti;
I Gusti Ayu Putu Satya Laksmi
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 10, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/jkj.10.2.2022.375-384
Masa pandemi Covid 19 kecemasan hampir dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, pemberian vaksin Covid 19 menjadi solusi meningkatkan daya tahan tubuh. Berbagai informasi yang muncul terkait vaksin covid 19 menyebabkan kecemasan. Pendidikan merupakan proses menempuh ilmu yang dapat membentuk sikap dan perilaku seseorang. Tujuan penelitian adalah mengetahui adakah hubungan anatara pendidikan dengan kecemasan. Metode yang digunakan adalah kuntitatif deskriptif corelasi dengan pendekatan crossectional. Responden adalah orang tua yang memiliki anak usia 6-11 tahun yang anaknya belum divaksinasi sejumlah 63 orang. Penentuan sampel denga total sampling. Lokasi penelitian di Desa Adat Peminge, Kelurahan Benoa, Kabupaten Badung. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kecemasan State Anxiety Inventory (S-AI). Penelitian secara online menggunakan google form. Uji analisis menggunakan rank spearment Hasil tabulasi silang terbanyak berpendidikan SMA sejumlah 38,10% mengalami kecemasan sedang. Hasil analisis diperoleh nilai p=0,001(p< α: 0,05) yang artinya pendidikan berhubungan dengan ansietas orang tua pada anak usia 6-11 tahun yang akan menerima vaksin Covid 19, hal ini diakibatkan karena adanya persepsi mengenai kecemasan berdasarkan tingkat pendidikan.
Faktor yang Memengaruhi Stres pada Remaja Selama Pandemi Covid-19
Triyana Harlia Putri;
Dora Hesti Azalia
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 10, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/jkj.10.2.2022.285-296
Dampak pandemi menimbulkan berbagai stressor yang menyebabkan kelompok remaja mengalami stres. Ancaman stress yang berkepanjangan berdampak buruk bagi kesehatan mental remaja yang berupa kecemasan hingga depresi. Studi ini memiliki tujuan untuk melihat factor demografis yang mempengaruhi stres pada remaja selama pandemi COVID-19. Pendekatan cross-sectional telah di gunakan dalam studi ini. Populasi dalam studi ini seluruh siswa di Sekolah Menegah Pertama Negeri 3 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Sampel yang didapatkan sebanyak 264 responden dengan teknik stratified random sampling dengan menetapkan kriteria inklusi. Studi ini menggunakan instrumen kuesioner demografi dan Educational Stress Scale For Adolescents (ESSA) dalam versi Bahasa Indonesia. Analisa bivariat antara demografi dan level stres menggunakan uji Chi-Square. Temuan dalam studi ini dimana remaja selama pandemi sebagian besar remaja merasakan stres pada level rendah sebanyak 41,3%, diikuti level sedang hingga berat. Terdapat korelasi antara perbedaan usia remaja pada anak sekolah dan jenjang kelas dengan stres yang dirasakan remaja selama pandemi COVID-19 (p=<0.05).
Peer Support Group, Terapi Tawa dan Pemberian Monyitmadu terhadap Depresi Lansia
Ati Nuraeni;
Ni Putu Ariani
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 10, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/jkj.10.2.2022.421-430
Peningkatan jumlah lansia di Indonesia diperkirakan pada tahun 2020 mencapai 29,1 juta dan pada tahun 2025 menjadi 36 juta jiwa, tentunya dengan peningkatan jumlah lansia dan AHH dapat menimbulkan beberapa permasalahan kesehatan. Masalah yang sering muncul pada lansia tidak hanya masalah kesehatan yang bersifat kronis tetapi masalah lain yang mengancam lansia seperti depresi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa peer support group, terapi tawa dan minum monyitmadu dapat menurunkan tingkat depresi pada lansia. Tujuan penelitian diperoleh hasil penurunan tingkat depresi setelah intervesi peer support group, terapi tawa dan pemberian monyitmadu. Metode Penelitian menggunakan Quasi experiment with control group design dengan teknik pengambilan sampel probability sampling, sehingga jumlah sampel kelompok intervensi 60 responden dan kelompok kontrol 20 responden. Pengukuran pre dan post tingkat depresi lansia menggunakan GDS/ Geriatric Depression Scale dengan 15 pernyataan. Penelitian dilakukan pada 4 RW di 4 Kelurahan Kota Bogor dan masing-masing kelompok intervensi 6 kali kegiatan dengan uji analisa data menggunakan uji T independen dan uji Anova. Terdapat pengaruh yang signifikan (p value 0,000) antara nilai depresi sebelum dan sesudah pada kelompok intervensi I (SGT+MM), kelompok intervensi II (TT+MM) dan kelompok intervensi III (SGT+TT). Terdapat perbedaan yang signifikan rerata nilai depresi pada kelompok intervensi I(SGT+MM), Kelompok intervensi II (TT+MM) dan kelompok intervensi III (SGT+TT). Kelompok yang berbeda signifikan dengan p value 0,001 adalah kelompok intervensi III (SGT+TT) dan kelompok intervensi II (SGT+MM). Intervensi peer support group dan terapi tawa serta intervensi peer support group dan minum monyitmadu sangat efektif menurunkan tingkat depresi ringan menjadi normal.
Efektifitas Logoterapi terhadap Harga Diri Rendah Situasional pada Mahasiswa
Ira Octavia Siagian;
Susanti Niman
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 10, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/jkj.10.2.2022.337-344
Harga diri merupakan komponen yang penting bagi kesehatan dan hubungan interpersonal. Harga diri rendah situasional dapat memicu munculnya masalah kesehatan jiwa pada mahasiswa. Intervensi keperawatan jiwa spesialis dibutuhkan untuk membantu mahasiswa yang mengalami harga diri rendah situasional. Logoterapi sebagai intervensi keperawatan jiwa spesialis dapat membantu individu menemukan makna dan tujuan hidup. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektifitas intervensi logoterapi terhadap harga diri rendah situasional. Desain Penelitian menggunakan desain quasi eksperimen none group pre test-post test. Sampel sebanyak 30 mahasiswa berdasarkan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi mahasiwa kelas regular, semester satu dan mengalami harga diri rendah situasional. Efektifitas intervensi logotherapi dianalisa menggunakan uji paired sample T Test. Hasil penelitian menunjukkan ρ value 0.016 (ρ˂0,05), terdapat perbedaan yang signifikan antara harga diri rendah situasional sebelum dan setelah dilakukan logoterapi. Dapat disimpulkan bahwa logoterapi terbukti efektif dalam meningkatkan harga diri situasional yang dialami oleh mahasiswa.
Fenomena Bermain Game dan Kejadian Internet Gaming Disorder (IGD) pada Remaja
Nia Agustiningsih;
Frastiqa Fahrany;
Qori Fanani
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 10, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/jkj.10.2.2022.257-262
Game adalah salah satu kegiatan rekreasi paling umum tanpa memandang budaya, usia, dan jenis kelamin, terutama sejak perkembangan internet. Bermain game yang bisa dilakukan bisa dilakukan secara online dan offline. Adapun bermain game online bisa menyebabkan kejadian Intenet Gaming Disoder (IGD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang fenomena bermain game pada remaja Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas dan kejadian Intenet Gaming Disoder (IGD). Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan populasi dan sampel adalah remaja Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas. Pengumpulan data dilakukan selama 1 minggu dengan menggunakan google form dan assessment terhadap internet gaming disorder adalah berdasarkan DSM-5 yang diadaptasi dari Video Game Dependency Scale yang meliputi 9 kriteria dari internet gaming disorder. Hasil Penelitian disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan narasi. Dari 132 responden terdapat 40 remaja bermain game online, 63 bermain game offline dan 29 remaja bermain game online dan offline. Dari 40 remaja yang bermain game online tidak didapatkan kejadian Intenet Gaming Disoder (IGD). Diperlukan kehadiran orang tua secara emosional dan keluarga yang nyaman serta adanya upaya sosialisasi berkaitan dengan pengunaan waktu bermain game sebagai antisipasi dampak negatif bermain game sehingga game tidak mengganggu kehidupan.
Hubungan Caring Behavior dengan Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap
Amnita Anda Yanti Ginting;
Rotua Elvina Pakpahan;
Mestiana Br Karo
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 10, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/jkj.10.2.2022.385-392
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan caring behavior dengan tingkat kepuasan pasien. Metode penelitian yang digunakan adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional, jumlah responden 70 oran. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden (72,9%) menilai perilaku caring sangat baik, tingkat kepuasan sebagian besar (51,4%) merasa puas. Hasil uji korelasi Spearman Rank 0,633 artinya kedua variabel memiliki hubungan yang kuat, dengan p-value sebesar 0,001(p<0,05), ada hubungan yang signifikan antara caring behavior dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap di Rumah Sakit Santa Elisabeth Batam Kota. Adapun kesimpulan hasil penelitian ini adalah bahwa responden merasa sangat puas dengan pelayanan Kesehatan yang diberikan oleh perawat. Kepuasan pasien dapat ditingkatkan melalui perilaku caring perawat dalam memeberikan layanan Kesehatan.
Gratitude Journal sebagai Bentuk Latihan Berpikir Positif pada Pasien Risiko Bunuh Diri
Gemma Michelia Junior;
Ice Yulia Wardani
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 10, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/jkj.10.2.2022.297-306
Risiko bunuh diri merupakan diagnosis tahap akhir dari semua gangguan skizofrenia yang ada. Hal ini disebabkan risiko bunuh diri dapat menyebabkan perilaku mencederai diri serta adanya ancaman kematian bagi penderitanya. Penulisan Karya Ilmiah Akhir-Ners ini bertujuan untuk menganalisis proses asuhan keperawatan pada pasien risiko bunuh diri melalui penerapan teknik latihan menulis gratitude journal. Intervensi generalis yang diberikan antara lain mengidentifikasi aspek positif pada diri klien, keluarga, dan lingkungan, mendiskusikan harapan masa depan dan cara untuk mencapai harapan tersebut, serta diberikan pula intervensi tambahan latihan menulis gratitude journal yang bertujuan untuk mengidentifikasi hal-hal positif sebagai salah satu cara untuk memaknai kehidupan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya penurunan skor ide bunuh diri klien dari 25 ke 22 serta penurunan tanda gejala risiko bunuh diri selama 6 hari perawatan. Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai pengembangan asuhan keperawatan jiwa khususnya pada pasien risiko bunuh diri untuk meningkatkan mutu pelayanan asuhan keperawatan jiwa yang diberikan pada klien.
Pendidikan Kesehatan dengan Media Audio Visual AIDS Berpengaruh terhadap Sikap Siap Siaga Menghadapi Bencana Gempa Bumi dan Tanah Longsor
Aesthetica Islamy;
Evi Tunjung Fitriani;
Farida Farida
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 10, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/jkj.10.2.2022.431-436
Indonesia berada di jalur khatulistiwa dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi. Desa Nglurup, Kec. Sendang merupakan desa di Kabupaten Tulungagung yang berada di dataran tinggi. Daerah ini potensi rawan gempa bumi dan tanah longsor. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Oleh karena itu penelitian ini berfokus pada pemberian pendidikan kesehatan menggunakan media AVA. Tujuan penelitian adalah menganalisis dampak pemberian pendidikan kesehatan terhadap sikap siapsiaga masyarakat menghadapi bencana gempa bumi dan tanah longsor. Desain penelitian adalah Quasy Eksperimental dengan rancangan pre - post test group. Sampel adalah siswa kelas VI SDN 1 Nglurup yang dipilih menggunakan Purposive sampling dan didapatkan sebanyak 39 responden Pengumpulan data menggunakan kuesioner pre-test dan post test tentang sikap kesiapsiagaan dalam bencana. Distribusi data tidak normal sehingga Teknik analisis data menggunakan Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa sebelum dilakukan intervensi terdapat 19 responden (48,7%) memiliki sikap positif dan setelah intervensi naik menjadi 31 responden (79,5%). Hasil test statistic Wilcoxon menunjukkan nilai p 0.036 < α 0.05 yang berarti terdapat efek pemberian intervensi berupa Pendidikan kesehatan terhadap sikap siapsiaga menghadapi bencana.
Tingkat Stres Kerja dengan Kinerja Perawat di Rumah Sakit: Literature Riview
Fuji Mazelda;
Arneliwati Arneliwati;
Erika Erika
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 10, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/jkj.10.2.2022.345-354
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengkaji hubungan antara tingkat stres kerja dengan kinerja perawat di poliklinik jiwa. Metode yang digunakan adalah literature review yaitu memerikksa literature ilmiah tentang suatu topic secara kritis. Artikel yang digunakan yang berhubungan dengan stres kerja dan kinerja perawat dan artikel tahun 2015-2020 menggunakan Google Schoolar dan Sematic Scholar. Dari 720 artikel, hanya 6 yang memenuhi kriteria inklusi. Berdasarkan hasil review, empat dari enam artikel menggunakan uji chi-square dan ditemukan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stres kerja dengan kinerja perawat rumah sakit. Dua artikel lainnya menggunakan uji korelasi dan sampai pada kesimpulan bahwa tingkat stres dalam pekerjaan perawat memiliki hubungan negatif yang lemah dengan kinerja perawat. Singkatnya, kinerja perawat juga dipengaruhi oleh beberapa faktor lain. Ada hubungan antara beban kerja dengan kinerja perawat di rumah sakit. Dengan kata lain, semakin banyak pekerjaan yang dilakukan perawat, semakin rendah kinerjanya. Kajian tentang faktor-faktor lain yang berhubungan dengan stres kerja dan kinerja perawat.