cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 337 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2013): May" : 337 Documents clear
AFFIXATION IN LEMUKIH DIALECT OF BALINESE: A DESCRIPTIVE STUDY OF DERIVATIONAL AND INFLECTIONAL PROCESSES ., I Made Liantana Riasa; ., Prof. Dr.I Ketut Seken,MA; ., Dewa Putu Ramendra, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis prefik dan sufik di dialek Bali Lemukih dan termasuk dalam jenis infleksi dan derivasi mereka terlibat. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif Qualitatif. Dua informan pembicara dialek Lemukih dipilih sesuai dengan criteria. Data dikumpulkan sesuai dengan empat teknik, bernama: teknik eliciting, perekaman, dan pencatata. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa ada empat prefik dan lima sufiks di dialek Bali Lemukih. Prefik dan sufiks ini akan digolongkan lebih lanjut kedalam derivasi dan infleksi prefik dan sufik. Prefik derivasi adalah {ma-}, {N-}, {ka-}, dan {pa-}. Sedangkan sufik derivasi adalah {-an} dan {ang}. Prefik infleksi adalah {ma-}, {N-}, dan {ka-}. Sedangkan sufik infleksi adalah {-in}, {-ne}, {-an}, {-ang}, dan {-e}. Terlebihnya, masing-masing prefik dan sufik memiliki fungsi yang berbeda seperti pembuat kata kerja (kalimat suruh), pembuat kata benda (definite article), pembuat kata sifat (perbandingan), pembuat kata pasif, dan pembuat kata aktif.Kata Kunci : derivasi prefik dan sufik, infleksi prefik dan sufik, dan dialek Bali Lemukih This study aimed at describing the kinds of prefixes and suffixes in Lemukih dialect of Balinese and the types of inflectional and derivational processes in which they are involved. This study is a descriptive qualitative research. Two informants Lemukih dialect speakers were chosen based on set criteria. The data were collected based on four techniques, namely: eliciting, recording, and note taking technique. The results of the study showed that there are four prefixes and five suffixes in Lemukih dialect of Balinese. These prefixes and suffixes can be further categorized into derivational and inflectional prefixes and suffixes. The derivational prefixes are {ma-}, {N-}, {ka-}, and {pa-}. Meanwhile, the derivational suffixes are {-an} and {ang}. The inflectional prefixes are {ma-}, {N-}, and {ka-}. Meanwhile, the inflectional suffixes are {-in}, {-ne}, {-an}, {-ang}, and {-e}. Moreover, each prefixes and suffixes has different functions such as verbalizer (imperative), nominalizer (definite article), adjectivizer (comparative), passivizer, and activizer.keyword : derivational prefixes and suffixes, inflectional prefixes and suffixes, and Lemukih dialect of Balines
Improving the Achievement of the Fifth Grade Students of SDN 1 Sebatu in English Vocabulary by Using Puppets as Teaching Media ., Pande Made Ari Saguna; ., Dr.Sudirman, M.L.S; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6030

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi kosa kata bahasa inggris murid kelas 5 SDN 1 Sebatu dengan menggunakan wayang sebagai media.Subjek dari penelitian ini adalah kelas 5 SDN 1Sebatu dengan jumlah 41 murid. Penelitian ini menggunakan prosedur Classroom Action Research (PTK) dan Diselesaikan dalam dua siklus. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pembelajaran menggunakan wayang sebagai media dapat meningkatkan prestasi kosa kata murid kelas 5 SDN 1 Sebatu. Hasil post-test II menunjukan bahwa nilai rata-rata yang diperoleh dari murid kelas 5 berjumlah 82.31.Sedangkan hasil test awal (pre-test) nilai rata-rata yang diperoleh berjumah 51.00. Persentase jumlah murid yang lulus tes juga meningkat dari 39.03% menjadi 58.54%. Hasil dari pecentase kelulusan yang diperoleh dari post-test II dengan jumlah 97.56% sudah melebihi dari target yang ditetapkan dengan jumlah 85.00%. Hasil kuesioner juga menunjukan bahwa murid memberikan kesan yang positif terhadap pembelajaran bahasa inggris dengan menggunkan wayang sebagai media. Pembelajaran bahasa inggris menggunakan wayang sebagai media dapat meningkatkan motivasi dan konsentrasi belajar.Kata Kunci : wayang, prestasi kosa kata This study aimed at improving the achievement of the fifth grade students of SDN 1 Sebatu in English vocabulary by using puppets as teaching media. The subjects of this study were the fifth grade students of SDN 1 Sebatu which consisted of 41 students. The study was conducted by following the action research procedures and it was completed in two cycles. The result of the study showed that achievement of the fifth grade students in English vocabulary could be improved by using puppets. The result of post-test II showed that the students’ mean score was 82.31 which significantly improved from the pre-test result that was 51.00. The class percentage of the students passing the test also improved from 39.02% to 58.54%. The total class percentage of the students passing the test was 97.56 % which was beyond the expected target which was 85.00%. Based on the questionnaire result, the students also had positive response towards the implementation of the puppets. The result showed that learning English using puppets could improve their motivation, interest, attention, and concentration.keyword : puppets, vocabulary achievement
The use of communication strategies by the teacher as a technique of teaching to help students learn to communicate in English on elementary level in Bali children foundation ., Ni Wayan Suarini; ., Prof. Dr.I Ketut Seken,MA; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6031

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tipe strategi komunikasi yang digunakan guru sebagai teknik mengajar untuk membantu siswa belajar berkomunikasi menggunakan bahasa inggris, alasan guru dalam menggunakan tipe strategi komunikasi tersebut dan pendapat siswa terhadap strategi komunikasi yang digunakan oleh guru. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, dan angket. Selain perekam, lembaran, pedoman wawancara juga digunakan untuk memperoleh data. penelitian ini adalah qualitative research, tipe ini adalah deskriptif yang mana data diambil dianalisis secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah: ada delapan strategi komunikasi yang di aplikasikan oleh guru dalam membantu siswa belajar berkomunikasi mengunakan bahasa inggris,strategi tersebut adalah literal translation, repetition, language switching, appeal for assistance, topic avoidance, paralanguage, comprehension check dan clarification request.(2) ada lima alasan utama yang menyebabkan guru mengaplikasikan strategi komunikasi tersebut seperti membantu siswa untuk memahami arti dari pengucapan bahasa inggris, untuk membantu siswa mengingat kata dalam bahasa inggris, untuk menghindari sebuah kesalahan, dan untuk membantu siswa memahami pelajaran. (3) dapat disimpulkan bahwa strategi komunikasi yang terapkan guru di dalam proses belajar mengajar dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa. karena guru menggunakan strategi komunikasi yang tepat dalam membantu siswa belajar menggunakan bahasa inggris. Kata Kunci : strategi komunikasi, teknik mengajar, kemampuan berbicara The purposes of this study were to investigate the types of communication strategies used by the teacher as a technique of teaching to help the students learn to communicate in English, the teacher’s reasons in applying certain types of communication strategies and the students’ perception toward communication strategies used by the teacher. The data was collected through direct observation, interview, and questionnaire. Besides, mobile recorder, observation sheet and interview guide also used in gaining the data. This study was qualitative research, this type of research was descriptive in which the data taken were automatically analyze descriptively. The result of this study were: there were eigh types of communication strategies applied by the teacher to help students learn to communicate in English, namely : literal translation, repetition, language switching, appeal for assistance, topic avoidance, para language, comprehension check and clarification request. (2) There were five main reasons that caused the teacher applied those communication strategies such as to help students to understand the meaning of English utterances, to help students memorized the word in English, to help the students in mastering a topic, to improve students’ motivation in speaking and to help students comprehend the lesson. (3) It can be concluded that communication strategies applied by the teacher in the teaching and learning process can increase the students’ ability in speaking, because the teacher used appropriate communication strategies to help students in learning English. keyword : communication strategies, technique of teaching, speaking ability
THE TEACHERS’ AND STUDENTS’ PERCEPTIONS TOWARDS A MODEL OF FEEDBACK AND STUDENTS’ MOTIVATION ON SECOND GRADE STUDENTS OF SMK NEGERI 3 SINGARAJA IN ACADEMIC YEAR 2015/2016THE TEACHERS’ AND STUDENTS’ PERCEPTIONS TOWARDS A MODEL OF FEEDBACK AND STUDENTS’ MOTIVATION ON SECOND GRADE STUDENTS OF SMK NEGERI 3 SINGARAJA IN ACADEMIC YEAR 2015/2016 ., Nadia Santa; ., Made Hery Santoso, S.Pd, M.Pd.; ., Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6033

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru dan siswa terhadap sebuah model dari umpan balik yang diberikan oleh guru pada hasil kerja siswa dan dalam proses pengerjaan tugas. Selain itu, tingkat motivasi siswa yang dipengaruhi oleh pemberian umpan balik pada hasil kerja siswa dan dalam proses pengerjaan tugas dalam pandangan guru dan siswa juga dianalis. Penelitian ini dilakukan berdasarkan pada masalah yang didapat pada saat melakukan observasi di SMK Negeri 3 Singaraja. Permasalahannya adalah terkadang guru kurang memperhatikan kebutuhan, karakter dan tingkat pemahaman siswa dalam memberikan umpan balik, serta keefektifan umpan balik belum diketahui. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kuesioner dan panduan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah mayoritas guru dan siswa memiliki persepsi positif terhadap umpan balik yang diberikan oleh guru pada hasil kerja siswa dan dalam proses pengerjaan tugas. Disamping itu, hasil tingkat motivasi siswa dalam belajar bahasa Inggris yang dipengaruhi oleh umpan balik yang diberikan oleh guru pada hasil kerja siswa dan dalam proses pengerjaan tugas dalam pandangan guru dan siswa adalah mayoritas siswa memiliki tingkat motivasi yang tinggi. Dapat disimpulkan bahwa, baik guru maupun siswa memiliki persepsi positif terhadap umpan balik yang diberikan dan mayoritas siswa memiliki tingkat motivasi yang di tinggi yang dipengaruhi oleh umpan balik yang diberikan. Kata Kunci : persepsi guru, persepsi siswa, tingkat motivasi siswa, model umpan balik. This research was aimed at analyzing teachers’ and students’ perceptions towards a model of feedback given by teachers in task and process level. Besides, students’ level of motivation affected by feedback given in students’ task and during task accomplishment viewed by teachers and students were also analyzed. This research was conducted based on the problem gained while researcher doing observation in SMK Negeri 3 Singaraja. The problems are sometimes teachers did not notice students’ needs, character and level of understanding in giving feedback, also the effectiveness of feedback not yet known. Method used in obtained the data are questionnaire and interview guide. The data analyzed by using descriptive quantitative design. The result of this study is most of teachers and students have positive perceptions on feedback given by teachers in students’ task and process accomplishing task. Besides that, the result of students’ level of motivation affected by feedback given by teachers in students’ task and process accomplishing task in the view of teachers and students is most of students have high level of motivation. It can be concluded that both teachers and students have positive perceptions on feedback given and most of students have high level of motivation affected by feedback given.keyword : teachers’ perceptions, students’ perceptions, students’ level of motivation, a model of feedback.
THE IMPLEMENTATION OF PICTURE SERIES TO IMPROVE STUDENTS WRITING COMPETENCY IN GRADE XI LANGUAGE AND CULTURE 1 OF SMAN 1 BUSUNGBIU IN ACADEMIC YEARS 2015/2016 ., Kadek Nano; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., Luh Diah Surya Adnyani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6034

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi menulis siswa melalui Picture Series Technique. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas XI Bahasa dan Budaya 1 di SMAN 1 Busungbiu pada tahun ajaran 2015/2016, yang terdiri dari 40 siswa. Penelitian ini berbentuk penelitian tindakan kelas. Data diperoleh dengan teknik analisis kuantitatif dan kualitatif. Teknik kuantitatif digunakan untuk menganalisis hasil dari tes dan kualitatif teknik digunakan untuk menganalisis hasil dari kuisioner. Hasil dari penelitian membuktikan bahwa kompetensi menulis siswa dapat ditingkatkan dengan penerapan Picture Series Technique. Ini bisa ditunjukkan pada hasil kuantitatif yang memenuhi kriteria kesuksesan, yakni nilai rata-rata dari post-test adalah 88,55, nilai tersebut melebihi standar ketuntasan di SMAN 1 Busungbiu yaitu 78. Data kualitatif dari penelitian ini juga mendukung data kuantitatif yaitu siswa merasa lebih mudah menuangkan ide-idenya ke dalam bentuk tulisan, selain itu data kualitatif juga menunjukkan dengan diterapkannya Picture Series Technique, siswa lebih termotivasi dalam mengikuti pelajaran bahasa inggris, khususnya pelajaran menulis.Kata Kunci : Picture Series Technique, Meningkatkan, Kompetensi Menulis Siswa This present study aimed at improving student’s writing competency through Picture Series Technique. Subject of this study was student’s grade XI Language and Culture 1 of SMAN 1 Busungbiu in academic year 2015/2016, which consisted of 40 students. This study was designed in the form of classroom action research. The obtained data were analyzed by quantitative and qualitative analysis techniques. Quantitative technique was used to analyze the result of test, and quantitative data was used to analyze the result of questioner. The result of this study showed that student’s writing competency was improved by the implementation of picture series technique. It could be showed at the result of quantitative data that fulfill the success criteria. The result of post-test was 88,55, that score passed the passing grade in SMAN 1 Busungbiu (78). The qualitative data of this result supported the quantitative data the students were easier to express their idea into written form beside that qualitative data showed the implementation of picture series technique could increase the student’s motivation in following English lesson, especially writing lesson.keyword : Picture Series Technique, Improving, Student’s Writing Competency
AN ANALYSIS OF THE TEXTBOOK ENTITLED WHEN ENGLISH RINGS A BELL SMP/MTs KELAS VIII USED IN THE TEACHING AT THE EIGHTH GRADE STUDENTS OF SMP NEGERI 4 SINGARAJA ., Kadek Nina Harnin; ., Drs.Gede Batan,MA; ., Made Hery Santoso, S.Pd, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6035

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tentang analisis terhadap buku paket bahasa inggris siswa dan guru kelas VIII SMP yang dibuat oleh pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu masalah-masalah yang dihadapi guru dan murid dalam menggunakan buku paket bahasa inggris kelas VIII yang disediakan oleh pemerintah, mengetahui kualitas umum dari buku paket, mencari tahu kecukupan dari materi pendukung dalam buku serta mencari tahu kecukupan materi komponen bahasa dalam buku. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah dua kelas VIII yang dengan menggunakan teknik purposive sampling dan semua guru bahasa inggris kelas VIII yang mengajar di SMP N 4 singaraja. Data dikumpulkan berdasarkan hasil kuisioner dan ceklis. Kuisioner digunakan untuk mengetahui masalah yang dihadapi siswa dan guru dalam menggunakan buku sedangkan ceklis digunakan untuk mengetahui kualitas buku secara umum dan spesifik. Berdasarkan hasil checklist diperoleh bahwa kualitas umum buku adalah baik dengan skor 72,77. Selain itu, materi pendamping dalam buku tergolong sangat kurang, namun materi komponen bahasa seperti kosa kata, tata bahasa dan phonetic tergolong cukup. Berdasarkan hasil kuisioner, terdapat beberapa masalah yang dihadapi guru dan siswa dalam penggunaan buku paket seperti; distribusi buku yang lambat, kurangnya variasi aktifitas pembelajaran, tidak terdapatnya daftar kosa kata, ketidaksesuaian petunjuk buku guru dengan kurikulum, ketidaksesuaian indikator dan tujuan dengan buku, kurangnya materi pendukung serta ketidaksesuain materi dengan kemampuan siswa. Dengan demikian, disarankan kepada pemerintah untuk mencocokkan dan menyesuaikan silabus dengan buku paket sebelum diterbitkan.Kata Kunci : Buku Teks, Analisis Buku Teks, When English Rings A Bell, Kurikulum 2013 This research was about an analysis of a textbook entitled “When English Rings A Bell SMP/MTs Kelas VIII” used in SMP Negeri 4 Singaraja. This research aimed at finding out the general quality of the textbook, the sufficiency of accompanying materials of the textbook, the sufficiency of language component materials of the textbook and the problems of students and teachers in using the textbook. This research was descriptive qualitative involved two classes of the eighth grade students using purposive sampling technique and English teachers teaching the eighth grade. The data were collected through the result of checklist and questionnaire. The result of checklist was to know the general quality of the textbook, meanwhile the result of questionnaire was to find out the problems of teachers and students in using the textbook. The result of checklist shows the score of general quality of the textbook is 72,77 means good, the accompanying materials of the textbook are categorized less and the language component materials of the textbook are sufficient. The result of questionnaire shows problems encountered by the students and the teachers in using the textbook including the late distribution of the textbook, lack of variation of learning activities, no list of vocabulary, inappropriate guidance of manual textbook with curriculum, inappropriate indicator and objective with the textbook, lack of supporting materials, and inappropriate materials of the textbook with students’ ability. It is recommended to Government to match and check the appropiateness of the syllabus with the textbook before publishing the textbook.keyword : Textbook, Textbook Analysis, When English Rings A Bell, Curriculum 2013.
AN ANALYSIS OF THE TEXTBOOK ENTITLED WHEN ENGLISH RINGS A BELL SMP/MTs KELAS VIII USED IN THE TEACHING AT THE EIGHTH GRADE STUDENTS OF SMP NEGERI 4 SINGARAJA ., Kadek Nina Harnin; ., Drs.Gede Batan,MA; ., Made Hery Santoso, S.Pd, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6036

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tentang analisis terhadap buku paket bahasa inggris siswa dan guru kelas VIII SMP yang dibuat oleh pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu masalah-masalah yang dihadapi guru dan murid dalam menggunakan buku paket bahasa inggris kelas VIII yang disediakan oleh pemerintah, mengetahui kualitas umum dari buku paket, mencari tahu kecukupan dari materi pendukung dalam buku serta mencari tahu kecukupan materi komponen bahasa dalam buku. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah dua kelas VIII yang dengan menggunakan teknik purposive sampling dan semua guru bahasa inggris kelas VIII yang mengajar di SMP N 4 singaraja. Data dikumpulkan berdasarkan hasil kuisioner dan ceklis. Kuisioner digunakan untuk mengetahui masalah yang dihadapi siswa dan guru dalam menggunakan buku sedangkan ceklis digunakan untuk mengetahui kualitas buku secara umum dan spesifik. Berdasarkan hasil checklist diperoleh bahwa kualitas umum buku adalah baik dengan skor 72,77. Selain itu, materi pendamping dalam buku tergolong sangat kurang, namun materi komponen bahasa seperti kosa kata, tata bahasa dan phonetic tergolong cukup. Berdasarkan hasil kuisioner, terdapat beberapa masalah yang dihadapi guru dan siswa dalam penggunaan buku paket seperti; distribusi buku yang lambat, kurangnya variasi aktifitas pembelajaran, tidak terdapatnya daftar kosa kata, ketidaksesuaian petunjuk buku guru dengan kurikulum, ketidaksesuaian indikator dan tujuan dengan buku, kurangnya materi pendukung serta ketidaksesuain materi dengan kemampuan siswa. Dengan demikian, disarankan kepada pemerintah untuk mencocokkan dan menyesuaikan silabus dengan buku paket sebelum diterbitkan.Kata Kunci : Buku Teks, Analisis Buku Teks, When English Rings A Bell, Kurikulum 2013 This research was about an analysis of a textbook entitled “When English Rings A Bell SMP/MTs Kelas VIII” used in SMP Negeri 4 Singaraja. This research aimed at finding out the general quality of the textbook, the sufficiency of accompanying materials of the textbook, the sufficiency of language component materials of the textbook and the problems of students and teachers in using the textbook. This research was descriptive qualitative involved two classes of the eighth grade students using purposive sampling technique and English teachers teaching the eighth grade. The data were collected through the result of checklist and questionnaire. The result of checklist was to know the general quality of the textbook, meanwhile the result of questionnaire was to find out the problems of teachers and students in using the textbook. The result of checklist shows the score of general quality of the textbook is 72,77 means good, the accompanying materials of the textbook are categorized less and the language component materials of the textbook are sufficient. The result of questionnaire shows problems encountered by the students and the teachers in using the textbook including the late distribution of the textbook, lack of variation of learning activities, no list of vocabulary, inappropriate guidance of manual textbook with curriculum, inappropriate indicator and objective with the textbook, lack of supporting materials, and inappropriate materials of the textbook with students’ ability. It is recommended to Government to match and check the appropiateness of the syllabus with the textbook before publishing the textbook.keyword : Textbook, Textbook Analysis, When English Rings A Bell, Curriculum 2013.
ANALYZING ENGLISH VOWEL SOUNDS PRODUCED BY SECOND GRADE STUDENTS OF SMA N 1 SUKASADA IN ACADEMIC YEAR 2014 / 2015 ., I Gusti Agung Anom Maruti Putra; ., Drs. I Wayan Suarnajaya,MA., Ph.D.; ., Drs. Asril Marjohan,MA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6042

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis suara vocal bahasa inggris yang di ucapkan oleh siswa-siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Sukasada. peneliti menunjuk enam belas siswa yang terbaik dalam pelajaran bahasa inggris dari empat kelas. Siswa – siswa mengucapkan dua belas suara vocal dalam bahasa inggris ialah [ i ], [  ], [ e ], [  ], [  ], [  ], [  ], [ u ], [  ], [  ], [  ], and [  ]. Peneliti menganalisis menggunakan software speech analyzer dan software Cambridge Learner Dictionary untuk menentukan suara yang benar. Hasil dari penelitian ini adalah dari dua belas vocal dalam bahasa inggris, siswa – siswa hanya dapat mengucapkan dua suara vocal dalam bahasa inggris diantaranya bahasa inggris vocal [ e ], [ ə ] dan [ u: ], karena mereka terpengaruh oleh bahasa ibunya (first language). This research aimed at to analyze english vowel sounds produced by Second Grade Students of SMA Negeri 1 Sukasada. The researcher chooses sixteen best students in English from four classes. The students produces twelve english vowel sounds such as [ i ], [  ], [ e ], [  ], [  ], [  ], [  ], [ u ], [  ], [  ], [  ], and [  ]. The researcher analyzes the students’ vowel sounds and identifies how the students produced those english vowel sounds are. In this study, the researcher use speech analyzer software to analyze the data and Cambridge advance learner dictionary software to determine the correct sounds. The result of this research showed from twelve english vowel sounds, the students were able to pronounced three English vowel sound correctly, there are English vowel [ e ], [ ə ] and [ u: ], because they still influenced by their mother tongue.keyword : English Sound, English Vowel Sounds
CLASSROOM MOTIVATIONAL STRATEGIES BETWEEN THE EXPERIENCED ENGLISH TEACHER AND THE NOVICE ENGLISH TEACHERS IN TEACHING ENGLISH AS A FOREIGN LANGUAGE ., Ni Wayan Sri Ayu Rusiniawati; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6043

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan strategi-strategi yang digunakan oleh guru Bahasa Inggris yang berpengalaman dan guru baru untuk memotivasi siswa dalam mengajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing di dalam kelas, dan (2) mendeskripsikan perbedaan strategi-strategi yang digunakan oleh guru Bahasa Inggris yang berpengalaman dan guru baru untuk memotivasi siswa dalam mengajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing di dalam kelas. Subjek dari penelitian ini adalah seorang guru Bahasa Inggris yang berusia 47 tahun dan memiliki pengalaman mengajar selama 18 tahun dan seorang guru Bahasa Inggris yang berusia 31 tahun dan memiliki pengalaman mengajar selama 6 tahun di SMA Negeri 1 Kubu. Penelitian ini menggunakan metode qualitatif dalam bentuk case study. Dalam pengumpulan data, penelitian ini menggunakan teknik observasi, note taking, interview dan focus group discussion. Setelah data terkumpulkan, data tersebut ditranskrip, dipilah dengan cara menghilangkan yang tidak dibutuhkan dan kemudian hasilnya dijabarkan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan hanya 15 strategi memotivasi yang digunakan oleh guru yang berpengalaman dan 16 strategi memotivasi yang digunakan oleh guru baru dari 21 strategi yang dikombinasikan dari Dornyei and Csizer (1989) and Maya Sugita (2010). Dari strategi yang memotivasi tersebut, guru berpengalaman dan guru yang belum berpengalaman hanya berbeda dalam penggunaan 5 strategi yang memotivasi dalam pengajaran Bahasa Inggris. Kata Kunci : Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing, Guru Berpengalaman dan Guru belum Berpengalaman, Strategi memotivasi This research aimed to: (1) describe the strategies that are used by the experienced and novice English teachers to motivate the students in teaching English as Foreign Language in the classroom, and (2) describe the differences in the strategies used by the experienced and novice English teachers to motivate the students in teaching English as a Foreign Language in the classroom. The subjects of this study were an experienced English teacher who was 47 years old and had 19 years of teaching experiences and a novice English teacher who was 31 years old and had 6 years of teaching experiences at SMA Negeri 1 Kubu. This research used qualitative research design in the form of case study. This study employed observation, note taking, interview and focus group discussion for collecting the data. After the data were collected, the data were transcribed, reduced by eliminating those were not appropriate and then the results were described. The results of this study show only 15 motivational strategies which were used by the experienced teacher and 16 motivational strategies which were used by the novice teacher in teaching English as a Foreign Language out of the 21 motivational strategies identified from Dornyei and Csizer (1989) and Sugita and Takeuchi (2010). Among those motivational strategies, the experienced and the novice English teachers only differed in the use of 5 motivational strategies in their teaching of English as a Foreign Language. keyword : English as Foreign Language, Experienced and Novice Teacher, Motivationa Strategies
DEVELOPING CULTURE-BASED ENGLISH LEARNING MATERIAL TO SUPPORT THE IMPLEMENTATION OF CURRICULUM 2013 FOR THE FIRST SEMESTER OF GRADE SEVEN JUNIOR HIGH SCHOOLS IN BULELENG ., Annisa Fitri; ., Drs.Gede Batan,MA; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan materi ajar Bahasa Inggris berbasis budaya lokal dalam mendukung implementasi kurikulum 2013 untuk semester pertama kelas 7 sekolah menengah pertama di Kecamatan Buleleng. Penelitian ini dikembangkan berdasarkan model penilitian dan pengembangan dari Peffers dan kawan-kawan dalam Ellis dn Levy (2010) yang terdiri dari 6 tahap umum, yaitu: 1)mengidentifikasi masalah, 2) mendeskripsikan tujuan, 3)mendesain dan mengembangkan produk, 4)mengetes produk, 5)evaluasi produk, dan 6)mengkomunikasikan produk. Agar mendapatkan hasil produk yang maksimal, evaluasi produk dinilai oleh dua ahli untuk mengevaluasi kualitas dari isi, integrasi budaya lokal, dan presentasi dari materi Bahasa Inggris yang berbasis budaya lokal. Instrumen yang digunakan dalam mengevaluasi hasil produk ahli yang berupa checklist. Semua data yang terkumpul di analasis secara kuantitatif dan secara kualitatif. Hasil dari penelitian ini berupa Buku Bahasa Inggris berbasis budaya lokal dalam mendukung implementasi kurikulum 2013 untuk semester pertama kelas 7 sekolah menengah pertama di Kecamatan Buleleng. Buku ini terdiri dari 4 tema umum.Materi di desain secara cermat berdasarkan konteks budaya Bali. Konteks budaya Bali dalam buku ini diselipkan melalui gambar, dialog, dan kegiatan pembelajaran. Buku Bahasa Inggris berbasis budaya ini juga didesain berdasarkan karakteristik dari kualitas buku. Aspek tersebut dapat dilihat dari topik, aspek dari budaya lokal, dan presentasi buku yang didesain khusus untuk memenuhi kriteria kualitas sebuah buku dari Tomlinson (1998). Secara umum, para ahli menyatakan bahwa buku bahasa Inggris berbasis budaya lokal sudah menarik dan sesuai dengan kriteria yang disertakan.Kata Kunci : Kurikulum 2013, Materi Bahasa Inggris, materi Bahasa inggris berbasis budaya lokal This research aimed at developing culture based English learning material to support the implementation of curriculum 2013 for the first semester of grade seven junior high schools in Buleleng. This research was designed by utilizing an RnD model development proposed by Peffers et al in Ellis and Levy (2010). This model consisted of six general phases, such as: 1) identify the problem, 2) describe the objectives, 3) design and develop product, 4) test the product, 5) evaluate the product, 6)communicate the product. In order to reach the high qualified product, there were two experts evaluated the content of product, integration of local culture, and presentation of culture based English learning material in the form of English judgment form. All data were analyzed quantitatively and qualitatively. The result of this research was designed in the form of culture based English textbook to support the implementation of curriculum 2013 for the first semester of grade seven junior high schools in Buleleng. This textbook consisted of 4 topics. The material was designed carefully depends on Balinese culture context. The context of Balinese culture were integrated into pictures, dialogues, and learning activities. Culture based English textbook were also designed to meet the characteristic of good textbook by Tomlinson (1998). Generally, the two experts stated that the product were already interesting and appropriate with characteristic of good textbook.keyword : Curriculum 2013, English learning material, culture based English learning material