cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,873 Documents
THE IMPLEMENTATION OF INNOVATIVE PHONIC APPROACH FOR TEACHING ENGLISH LITERACY FOR SECOND GRADERS OF NBBS ., Pebri Ariati Ni Putu; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA; ., Dewa Ayu Eka Agustini, S.Pd., M.S.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.4874

Abstract

Literasi Bahasa Inggris saat ini adalah istilah yang paling terkenal dalam dunia pendidikan dan menjadi sangat penting dalam proses pembelajaran bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing. Hal ini karena literasi Bahasa Inggris tidak hanya mengharapkan peserta didik untuk dapat membaca dan menulis, tetapi juga untuk dapat berkomunikasi dengan lancar, mandiri dan efektif di masyarakat. Namun, dalam beberapa kasus, proses pengajaran literasi Bahasa Inggris dianggap sulit oleh guru dan strategi yang digunakan sangat konvensional. North Bali Bilingual School adalah satu-satunya sekolah bilingual di Singaraja, Bali yang memiliki berbagai strategi inovatif untuk meningkatkan literasi Bahasa Inggris anak-anak. Salah satu strategi yang paling inovatif untuk mengajar literasi Bahasa Inggris yang dimiliki oleh NBBS adalah Phonic Approach. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana inovatif Phonic Approach diimplementasikan sebagai strategi untuk mengajar literasi Bahasa Inggris untuk siswa kelas dua di North Bali Bilingual School. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif sebagai desain penelitian dan menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara untuk mengumpulkan data dari guru, kepala sekolah serta siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang diimplemetasikan oleh guru sangatlah inovatif, karena dikombinasikan dengan kegiatan menyenangkan lainnya, seperti lagu dan permainan. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa penerapan Phonic Approach secara inovatif telah berhasil meningkatkan kualitas pengucapan siswa serta mengembangkan pengetahuan literasi Bahasa Inggris siswa, sehingga siswa dapat berkomunikasi dengan lancar baik di sekolah maupun di masyarakat.Kata Kunci : Literasi Bahasa Inggris, Phonic Approach, NBBS English literacy nowadays is the most well known terms in educational life and thus become extremely important in the process of teaching and learning English as a Foreign Language. This is because English literacy doesn't only expect the learners to be able to read and write, but also to be able to communicate fluently, independently and effectively in the society. However, in some cases, the process of teaching English literacy is considered difficult by the teacher and the strategy used is very conventional. North Bali Bilingual School is the only bilingual school in Singaraja, Bali which has various innovative strategies to boost children’s English literacy. One of the most innovative strategies for teaching English literacy that owned by NBBS is phonic approach. Therefore, this study aimed at describing how innovative phonic approach implemented as a strategy for teaching English literacy for the second grade students in North Bali Bilingual School. This study used descriptive qualitative method as a research design and used observation, documentation and interview to collect the data from the teachers, principals as well as the students. Result of this study shows that the strategy has innovatively implemented by the teacher, because it is combined with the other enjoyable activity, such as song and games. The result of this study indicated that the implementation of innovative phonic approach has successfully enhanced the quality of the students’ pronunciation and developed the students’ English literacy, so the students are able to communicate fluently both at school and in the society.keyword : English Literacy, Innovative Phonic Approach, NBBS
EMPOWERING DIFFERENTIATED INSTRUCTION IN TEACHING ENGLISH LITERACY FOR STUDENTS OF SPLIT CLASS IN NBBS ., Made Arya Putri Agung Indhira; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA; ., Dewa Ayu Eka Agustini, S.Pd., M.S.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.4875

Abstract

Tantangan yang dihadapi oleh para guru di Indonesia saat ini adalah prestasi siswa yang rendah dalam bahasa Inggris. Banyak guru sering mengeluh tentang bagaimana cara terbaik untuk mengajar siswa agar mereka mampu meningkatkan prestasi siswa serta motivasi mereka untuk belajar bahasa Inggris. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan di sekolah-sekolah di Singaraja, guru-guru masih mengajar dengan menggunakan metode tradisional di mana semua siswa di kelas diajarkan menggunakan teknik yang sama meskipun mereka mengajar dalam kondisi kelas yang heterogen, dimana siswa di dalam kelas memiliki kemampuan dan latar belakang yang berbeda. Akibatnya, siswa yang memiliki kemampuan yang baik dipaksa untuk mengikuti siswa yang memiliki kemampuan yang kurang, begitu pula sebaliknya untuk mengikuti materi yang sama yang diberikan oleh guru. Sebagai hasil, para siswa cenderung bosan dalam mengikuti pelajaran. Penelitian ini dimaksudkan untuk menggambarkan bagaimana Differentiated Instruction dilaksanakan di dalam kelas untuk membantu setiap siswa di kelas untuk mengembangkan diri dalam potensi penuh mereka. Penelitian ini dilakukan di North Bali Bilingual School untuk kelas gabungan di kelas 3 dan kelas 4 sejak Desember 2014. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif melalui analisis data triangulasi dimana peneliti bertindak sebagai instrumen utama penelitian. Penelitian ini dilakukan di North Bali Bilingual School yang terletak di Panji, Singaraja. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas gabungan di kelas 3 dan 4. Hasil penelitian menyatakan bahwa Differentiated Instruction mampu meningkatkan literasi Bahasa Inggris siswa dan setiap siswa di kelas sangat menikmati waktu mereka di kelas.Kata Kunci : differentiated instruction, kelas gabungan, literasi The challenge faced by teachers in Indonesia nowadays is low achievement in English. Many teachers are frequently complaint on how to best teach students in order they are able to improve students’ achievement as well as their motivation to learn English. Based on observations conducted in schools in Singaraja, teachers still teach their students using traditional method where all students in the classroom are taught using the same techniques despite the heterogeneous condition of the students in the classroom. As the result, students who are better are dragged down and those who are down are dragged up in order to follow the same material given by the teacher. As the results, the students are mostly bored or struggling to follow the lesson. This paper is intended to describe how differentiated instruction implemented in the classroom in order to help every student in the classroom develop themselves in their full potentials. The study was conducted in NBBS School for grade 3 and 4 split class since December 2014. This study was a descriptive qualitative study through a triangulation data analysis where the researcher acted as the main instrument of the study. The setting of this study in North Bali Bilingual School which is located in Panji, Singaraja. The subject of this study was the students of split class in grade 3 and 4. The result of the study stated that the differentiated instruction is very powerful to increase students’ English literacy and every student enjoys his/her time in the classroom.keyword : differentiated instruction, split class, literacy
INNOVATIVE COOPERATIVE TASK FOR ACCELERATING VOCABULARY ACHIEVEMENT OF THE SECOND GRADERS OF NBBS ., Kadek Dian Sri Pratiwi; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA; ., Dewa Ayu Eka Agustini, S.Pd., M.S.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.4876

Abstract

Bahasa Inggris dianggap sebagai bahasa asing di Indonesia dan mulai diperkenalkan sejak sekolah dasar. Namun, prestasi Bahasa Inggris siswa masih sangat rendah dan ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan kosakata yang dimiliki siswa. Banyak guru Bahasa Inggris di sekolah dasar masih menghadapi masalah tentang bagaimana mengajar Bahasa Inggris yang inovatif dalam rangka meningkatkan prestasi kosakata siswa. Salah satu teknik untuk meningkatkan kosa kata siswa adalah dengan menggunakan teknik Cooperative Task yang inovatif yang dilakukan untuk mempercepat pencapaian kosakata siswa. Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan tentang pelaksanaan Cooperative Task yang inovatif dalam mempercepat pencapaian kosakata siswa kelas dua di North Bali Bilingual School. Ada beberapa jenis Cooperative Task yang dilaksanakan di sekolah ini, dan ditemukan bahwa pelaksanaan Cooperative Task di North Bali Bilingual School (NBBS) sangat efektif dalam meningkatkan prestasi kosakata siswa. Tidak hanya itu, antusias siswa dan motivasi siswa sangat mendukung dalam pelaksanaan teknik ini, sehingga mereka sangat tertarik untuk belajar bahasa Inggris di sekolah. Penelitian ini merupakan hasil penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan terhadap siswa kelas dua di North Bali Bilingual School (NBBS). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas dua, para guru, dan kepala sekolah dari North Bali Bilingual School (NBBS). Penelitian ini akan dikumpulkan dengan dua metode,yaitu metode observasi dan metode wawancara. Kata Kunci : Innovative cooperative tasks, Vocabulary achievement English is considered as a foreign language in Indonesia and started to be introduced since elementary school. However, students’ English achievement was still very low and this was assumed to be caused by lack of vocabulary knowledge of the students. Many English teachers in elementary school still faced problem on how to teach English innovatively in order to improve student’s vocabulary achievement. One of the techniques used was innovative cooperative tasks which were conducted for accelerating the student’ vocabulary achievement. This study is therefore, intended to describe about the implementation of innovative cooperative task for accelerating vocabulary achievement for the second grade students of North Bali Bilingual School (NBBS). The cooperative tasks were assigned of several kinds and all were found very effectively improved the students’ vocabulary achievement. Not only that, the students’ enthusiasm and motivations were clearly boosted and they were highly interested to study English in the school. The paper was the result of qualitative descriptive research which was conducted toward the second grade students in North Bali Bilingual School. The subject of this research was the second grade students, the teachers and the principal of North Bali Bilingual School (NBBS). This study was collected by two methods, such as observation method and interview method. keyword : Innovative cooperative tasks, Vocabulary achievement.
Improving The Students' Competence In Reading Comprehension Using Numbered Heads Together Strategy at Class VIII B of SMP N 5 Amlapura In The Academic Year of 2014/2015 ., Nyoman Gana Suputra; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam pemahaman membaca di kelas VIII B SMP N 5 Amlapura pada tahun ajaran 2014/2015. Subjek dari penelitian ini adalah 25 siswa: 12 laki-laki dan 13 perempuan. Nilai ketuntasan ditentukan oleh sekolah yang harus dicapai oleh siswa adalah ≥68. Berdasarkan guru bahasa Inggris yang mengajar kelas ini, kemampuan siswa dalam keterampilan membaca yang buruk dan harus ditingkatkan. Hal ini dibuktikan dengan hasil pengamatan awal di mana lebih dari 48% dari siswa mendapatkan skor
AN ANALYSIS OF TEACHING MATERIALS DEVELOPED BY THE SEVENTH GRADE ENGLISH TEACHERS OF SMP NEGERI 1 SINGARAJA ., Kadek Meri Puspita; ., Drs. Asril Marjohan,MA; ., I Nyoman Pasek Hadi Saputra, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis materi ajaran Bahasa Inggris yang dikembangkan oleh guru-guru di SMPN 1 Singaraja. Penelitian terkonsentrasi pada strategi yang digunakan oleh guru dalam mengembangkan materi, keterkaitan materi dengan tujuan pembelajaran, serta alasan mengapa guru mengembangkan materi sedemikian rupa. Penelitian ini menggunakan model penelitian deskriptif qualitatif dengan subyek penelitian yaitu guru-guru Bahasa Inggris kelas tujuh di SMPN 1 Singaraja, sementara obyek penelitian ini adalah pengembangan materi Bahasa Inggris kelas tujuh. Data-data yang dibutuhkan dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, serta analisis dokumen. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa (1) kedua guru yang mengajar di kelas tujuh mengembangkan materi mereka dengan menggunakan tiga strategi yakni menggunakan langsung, mengembangkan, dan mengadaptasi materi ajar. Dari ketiga strategi tersebut kebanyakan materi dikembangkan dengan metode adaptasi dengan cara penambahan dan pengurangan konten, modifikasi tugas, serta pengembangan tugas. (2) guru masih mengalami kesulitan dalam mengembangkan materi berkaitan dengan tujuan pembelajaran pada KI-1 dan KI-2. Guru-guru belum dapat mengembangkan atau membuat materi yang menyisipkan pendidikan karakter di dalamnya. (3) Hasil dari penelitian juga menunjukkan bahwa strategi tersebut digunakan dengan alasan karena materi pembelajaran yang terdapat pada buku paket siswa tidak sesuai dengan kebutuhan siswa serta kontennya dirasa terlalu sederhana dan tidak menantang. Materi pembelajaran yang authentic dan debatable dapat digunakan sebagai acuan dalam mengembangkan materi pemebelajaran yang lebih baik. Kata Kunci : Kurikulum 2013, Pembelajaran Bahasa Inggris Pengembangan Bahan Ajar, Strategi Pengembangan. This study aimed at analyzing the English learning materials developed by the teachers of SMPN 1 Singaraja. This study concerned with: the strategies used by the teachers in developing learning materials, the relation of the learning material to the learning goals, and the reasons why teachers developed such a kind of material. This study used a descriptive qualitative research design. The subjects of this study were the seventh grade English teachers of SMPN 1 Singaraja and the object of the study was the materials development. The data were collected by doing observation, interviewing, and document analysis. Based on the result of the data analysis it was found that (1) both teachers who taught the seventh grade students developed their learning materials by using three strategies namely adopting, developing, and adapting materials. From the three strategies, most materials were developed by using adaptation strategy in the form of materials addition and deletion, task modification, and task extension. (2) The teachers still had a problem in developing learning materials to achieve the learning goals especially spiritual and social competence. The teachers could not insert or develop character values into their learning materials. (3) The result of the study also revealed that such materials development strategies were used because the materials provided in the course book could not meet the students’ need and the contents were too simple and were not challenging. Authentic and debatable materials can be used as references to develop better learning materials. keyword : Curriculum 2013, English Language Instruction, Development Strategy, Materials Development
THE EFFECT OF SCRIPTED SONGS FOR THE FIFTH GRADERS ENGLISH COMPETENCY IN BANJAR SUB-DISTRICT 1 ., Ni Luh Kade Duwinitia Ningsih; ., Dra.Ni Made Ratminingsih, MA; ., Drs. Asril Marjohan,MA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5275

Abstract

Penggunaan media audio dalam bentuk lagu kreasi merupakan salah satu media yang inovatif untuk mengajar Bahasa Inggris kepada anak – anak. Hal ini berhubungan dengan karakteristik anak – anak yaitu memiliki tingkat konsentrasi yang rendah. Agar mereka tetap fokus dalam belajar, mereka harus melakukan aktivitas yang menyenangkan misalnya, bernyanyi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media audio berbasis lagu kreasi terhadap kompetensi Bahasa Inggris siswa. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain post-test only control group. Terdapat dua sampel penelitian yaitu SDN 1 Banjar sebagai grup eksperimen dan SDN 3 Banjar sebagai grup kontrol yang ditentukan dengan menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah post-test, RPP dan soal try out. Ketika data telah terkumpul, data tersebut dianalisis dengan menggunakan program SPSS 21 secara deskriptif dan inferensial. Hasilnya menunjukkan bahwa nilai rata – rata dari kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Nilai rata – rata kelompok eksperimen adalah 79.50 sedangkan nilai rata – rata kelompok kontrol adalah 65.60. Selain itu, dari hasil uji hipotesis nilai t observed (to) 2.807 lebih besar dari t critical value (tcv) 2.021. Hal tersebut menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari penggunaan lagu kreasi sebagai media mengajar terhadap kompetensi Bahasa Inggris siswa.Kata Kunci : lagu kreasi, media audio, kompetensi Bahasa Inggris. The use of audio media in the form of scripted songs is one of innovative media for teaching English to young learners. It is related to the characteristics of young learners who have short attention span. In order to keep them focus in the lesson, they have to be involved in a pleasure activity like singing songs. This study aimed at investigating the effect of scripted songs based audio media on students’ English competency. This research was an experimental research with post-test only control group design. There were two samples of this study namely SDN 1 Banjar as experimental group and SDN 3 Banjar as the control group which were determined by using random sampling technique. The instruments used to collect data were post-test, teaching scenario and try out test. When the data had been collected, it was analyzed by means of SPSS 21 descriptively and inferentially. The result shows that the mean score of the experimental group is higher than that of the control group. The mean score of the experimental group is 79.50 meanwhile the mean score of the control group is 65.60. In addition, from the t-test result, the t observed (to) 2.807 is higher that t critical value (tcv) 2.021. It indicates that the alternative hypothesis (Ha) is accepted. It means that there is a significant effect of using scripted songs as teaching media on the students’ English competency.keyword : scripted songs, audio media, English competency
LANGUAGE USE: A STUDY OF DECLARATIVE ACTS USED BY THE ELEVENTH GRADE STUDENTS OF SMA NEGERI 1 TEJAKULA ., Ni Luh Bendi Arfani; ., Prof. Dr. Dewa Komang Tantra,Dip.,App.; ., Ni Komang Arie Suwastini, S.Pd,M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Declarative Acts dari siswa Jurusan Bahasa. Declarative Acts adalah salah satu jenis dari Speech Acts yang merubah dunia melalui ujaran dan melalui kata-kata (Yule, 2008), dengan kata lain itu merupakan cara mengekspresikan fakta-fakta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang memiliki 4 tujuan; yaitu mendescripsikan mavcam-macam Declarative Acts yang digunakan oleh siswa, mengidentifikasi gaya bahasa dari Declarative Acts siswa Jurusan Bahasa, mengidentifikasi kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam hal grammar dan diction, dan mengidentifikasi sebab dari kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh siswa dala Declarative Acts mereka. Penelitian ini menggunakan metode pancingan dan perekam, pedoman wawancara, dan catatan sebagai alat dalam mengumpulkan data. Kumpulan data kemudian ditulis kembali, dianalisis dan dikategorikan, dan kemudian hasilnya dideskripsikan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswa Jurusan Bahasa lebih sering menggunakan lima kategori Declarative Acts yang lebih dominan adalah to approve, then followed by to disapprove, to name, to call, and the last is to bless. Mereka juga tidak jauh dalam melakukan kesalahan. Mereka lebih sering melakukan kesalahan pada grammar dan diikuti oleh diction. Dari kesalahan-kesalahan siswa, ada lima penyebab kesalahan dalam Declarative Acts siswa; yaitu interlingual errors, ignorance of rule restrictions, incomplete application of rules, false concept hypothesized, and developmental errorsKata Kunci : Speech Acts, Declarative Acts, siswa Jurusan Bahasa This study aimed to identify the Declarative Acts of Language Program students. Declarative Acts are those kinds of speech acts that change the world via their utterance and via words (Yule,2008), in other word it is way in expressing facts. This study is a qualitative study that has 4 purposes; they are to describe the various Declarative Acts used by the students, to identify the style of Language Program students’ Declarative Acts, to identify the errors committed by students in their Declarative Acts in term of grammar and diction, and to identify the source of errors in their Declarative Acts. The subjects of this study are the eleventh grade students of Language Program at SMA Negeri 1 Tejakula. This study used elicitation technique and recorder, interview guide, and field note as the instruments in collecting the data. The data collection then were transcribed, analyzed and categorized, and then the result were described. The result of this study shows the Language Program students mostly produced five categories of Declarative Acts which the most dominant is to approve, then followed by to disapprove, to name, to call, and the last is to bless. The Language Program Students mostly produced Declarative Acts in informal language and followed by formal language. They also were not far from committing the errors. They frequently committed grammatical errors then followed by diction. From the students’ errors, there were five sources that caused errors in their Declarative Acts; they are interlingual errors, ignorance of rule restrictions, incomplete application of rules, false concept hypothesized, and developmental errors.keyword : Speech Acts, Declarative Acts, Language Program students
AFFIXATION OF TIANYAR DIALECT: A DESCRIPTIVE STUDY ., I Gede Sumerjaya; ., Dr. I Gede Budasi,M.Ed,Dip.App.Lin; ., Dewa Putu Ramendra, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jumlah prefiks dan suffiks di Dialek Tianyar dan jenisnya dari Infleksi dan Derivasi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif Qualitatif. Dua sampel informan dari Dialek Tianyar dipilih berdasarkan seperangkat kriteria. Data dikumpulkan menggunakan 3 tehnik, yakni: tehnik observasi, merekam, dan wawancara (mencatat dan mendengarkan). Hasil penelitian menunjukan bahwa ada lima jenis prefiks dan lima jenis suffiks di Dialek Tianyar. Prefiks tersebut yakni prefiks {N-}, {ma-}, {sa-}, {pa-}, dan {ka-}. Suffiks tersebut yakni suffiks {-in}, {-ne}, {-an}, {-ang}, dan {-e}. Jenis prefiks dan suffiks yang tergolong derivasi adalah prefiks{N-}, {ma-}, {sa-}, {pa}, and {ka-} dan suffiks {-ang}, {an}, {-ne}, dan {-in}. Jenis prefiks dan suffiks yang tergolong infleksi adalah prefiks {N-}, {ma-}, dan {ka-} dan suffiks {-ang}, {an}, {-ne}, {-in}, dan {-e}.Kata Kunci : derivasi prefiks dan suffiks, infleksi prefiks dan suffiks, dan Dialek Tianyar This study aimed at describing the number of prefixes and suffixes in Tianyar Dialect and its types of inflectional and derivational. This study is a descriptive qualitative research. Two informant samples of Tianyar Dialect were chosen based on a set criteria. The data were collected based on three techniques, namely: observation, recording technique, and interview (listening and noting) technique. The results of the study show that there were five prefixes and five suffixes existed in Tianyar Dialect. The prefixes were {N-}, {ma-}, {sa-}, {pa-}, and {ka-}. The suffixes were {-in}, {-ne}, {-an}, {-ang}, and {-e}. The prefixes and suffixes that belong to derivation are: prefix {N-}, {ma-}, {sa-}, {pa}, and {ka-} and suffix {-ang}, {an}, {-ne}, and {-in}. The prefixes and suffixes that belong to inflection are: prefixes {N-}, {ma-}, and {ka-} and suffix {-ang}, {an}, {-ne}, {-in}, and {-e}.keyword : derivational prefixes and suffixes, inflectional prefixes and suffixes, and Tianyar Dialect
THE EFFECTIVENESS OF IMPLEMENTING SCRIPTED SONGS ON THE FIFTH GRADE STUDENTS ENGLISH COMPETENCE ., Putu Eka Juniariani; ., Dra.Ni Made Ratminingsih, MA; ., Drs. Asril Marjohan,MA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek dari lagu kreasi berbasis media audio pada kompetensi Bahasa Inggris siswa. Ini merupakan penelitian eksperimen yang mengimplementasikan desain posttest only control group. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh sekolah dasar yang berada di Kecamatan Sawan. Sampel dari penelitian ini merupakan kelas 5 Sd di SD Negeri 1 Sangsit dimana pengambilan sampel menggunakan tehnik random sampling. Kelas 5 A terdiri dari 33 siswa yang bertindak sebagai grup eksperimen dan kelas B yang terdiri dari 33 siswa bertindak sebagai grup kontrol. Kedua grup tersebut diberikan perlakuan yang berbeda dan diakhiri dengan pemberian posttest. Hasil dari posttest dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil menunjukkan bahwa (a) nilai rata-rata dari grup eksperimen lebih tinggi dibandingkan grup control. Nilai rata-rata dari grup eksperimen adalah 89.94 dan nilai rata-rata dari grup kontrol adalah 82.67, dan (b) analisis dari independent samples t-test menunjukkan bahwa nilai tobs adalah 4.116 dan nilai tcv adalah 1.9977. Oleh karena nilai tobs lebih tinggi dibandingkan nilai tcv, maka dapat disimpulkan bahwa lagu kreasi memberikan efek yang signifikan pada kompetensi Bahasa Inggris siswa.Kata Kunci : Kompetensi Bahasa Inggris, Lagu Kreasi This research aimed at investigating the effect of scripted songs based audio media on the students’ English competence. It was an experimental research which implemented posttest only control group design. The population was all primary schools in Sawan Sub-District. The samples were the two classes of the fifth grade in SD N 1 Sangsit which was chosen by using random sampling. The 5A class which consisted of 33 students was determined as the experimental group and the 5B class which consisted of 33 students was determined as the control group. Both experimental and control group were given different treatments and they were ended by administering the posttest. The result of the posttest was analyzed using both of descriptive and inferential statistical analysis. The result shows that (a) the mean score of the experimental group is higher than that of the control group. The mean score of the experimental group is 89.94 and the mean score of the control group is 82.67, and (b) the analysis of the independent samples t-test that tobs is 4.116 and tcv is 1.9977. Since tobs is higher than tcv, it can be concluded that scripted songs give a significant effect on the students’ English competence.keyword : English competence, Scripted songs
THE EFFECT OF USING SCRIPTED SONGS-BASED AUDIO MEDIA TOWARD THE FIFTH GRADE STUDENTS’ ENGLISH COMPETENCE ., Made Jane Purnama; ., Dra.Ni Made Ratminingsih, MA; ., Dr. I Gede Budasi,M.Ed,Dip.App.Lin
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa penggunaan lagu kreasi berbasis audio media memiliki efek yang signifikan terhadap kompetensi Bahasa Inggris siswa kelas lima. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang menggunakan rancangan penelitian post-test only control group design yang dilakukan di SDN 3 Kampung Baru dan SDN 5 Kampung Baru. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas lima sekolah dasar yang berada di gugus 1 kecamatan Buleleng. Kemudian, 2 kelas yang terdiri atas 35 murid dipilih sebagai sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Sebelum pengajaran dilakukan, peneliti terlebih dahulu melakukan uji kesetaraan normalitas dan homogeneitas terhadap sampel menggunakan nilai ulangan tengah semester. Data kompetensi Bahasa Inggris siswa diperoleh dari hasil posttest yang mencakup tes listening, reading, writing, dan speaking. Tes yang digunakan adalah tes yang sudah diujicobakan dan dinyatakan valid serta reliabel. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, diperoleh t hitung 4.152 dan t table 1.99. Maka, dapat disimpulkan bahwa penggunaan lagu kreasi berbasis media audio memiliki efek yang signifikan terhadap peningkatan kompetensi Bahasa Inggris siswa kelas 5 sekolah dasar di gugus 1 kecamatan Buleleng.Kata Kunci : kompetensi Bahasa Inggris, lagu kreasi, media audio. This study aimed at investigating whether or not the use of scripted songs based audio media has a significant effect toward English competence possessed by the fifth grade students. The design of this current quasi experimental research was post-test only control group. It was conducted in SDN 3 Kampung Baru and SDN 5 Kampung Baru. The population of this research was all the fifth grade students of primary school in sub-district 1 Buleleng. Two classes consisted of 35 students were chosen as the samples by using random sampling technique. Before the treatment was conducted, the researcher used students’ summative score to determine the normality and homogeneity. The data of students’ English competence were obtained from the results of the posttest covering the students’ listening, reading, writing, and speaking skills. The researcher used posttest which was already tried out to determine its validity and reliability. The results show that t observed was 4.152 and t critical value was 1.668. This study concludes that the use of scripted songs based audio media has a significant effect toward the fifth grade students’ English competence in sub-district 1 Buleleng.keyword : audio media, English competence, scripted songs.