cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,873 Documents
THE USE OF COLORED COMIC STRIPS TECHNIQUE TO IMPROVE STUDENTS’ COMPETENCY IN WRITING A NARRATIVE PARAGRAPH IN CLASS VIII A OF SMPN 1 SUSUT IN ACADEMIC YEAR 2013/2014 ., Dewa Made Agustawan; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.4798

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan Teknik Komik Berwarna dapat meningkatkan kompetensi siswa dalam menulis paragraf narasi di kelas VIII A SMP N 1 Susut pada tahun akademik 2013/2014. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMP N 1 Susut pada semester kedua di tahun akademik 2013/2014. Jumlah subjek adalah 32 siswa, terdiri dari 13 laki-laki dan 19 siswa perempuan. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat langkah yaitu: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Ada dua jenis data kuantitatif dan kualitatif yang dikumpulkan dalam penelitian ini. Data kuantitatif adalah data numerik yang diperoleh dari hasil pre-test, post-test 1, dan post-test 2. Hasil penelitian ini dipresentasikan oleh skor yang diperoleh oleh siswa di setiap langkah. Data kualitatif adalah data deskriptif yang diambil dari peneliti buku harian di setiap sesi dalam setiap siklus dan kuesioner. Data dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan temuan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa Teknik Komik Berwarna dapat digunakan untuk meningkatkan kompetensi siswa terutama dalam menulis paragraf narasi.Kata Kunci : Menulis, Paragraf Narasi, Teknik Komik Berwarna This study aimed at finding out whether the use of Colored Comic Strips Technique can improve students’ competency in writing a narrative paragraph of class VIII A of SMP N 1 Susut in academic year 2013/2014. The subjects of this study were the students of class VIII A of SMP N 1 Susut on the second semester in academic year 2013/2014. The total number of the subject was 32 students, consisting of 13 male and 19 females students. This study was conducted in two cycles. Each cycle consisted of four steps namely: planning, action, observation, and reflection. There were two kinds of data, quantitative and qualitative data gathered in this study. The quantitative data were the numerical data gained from the result of pre-test, post-test 1, and post-test 2. The results of this study were presented by the scores gained by the students in each step. The qualitative data were descriptive data taken from the researchers’ diary in every session in each cycle and the questionnaire. The data were analyzed descriptively. Based on the findings of this study, it can be concluded that Colored Comic Strips Technique can improve the students’ competency especially in writing a narrative paragraph. keyword : Writing, Narrative Paragraph, Colored Comic Strips Technique
Improving Students’ Speaking Competence through Paper Puppet Show (A Classroom Action Research on the Tenth Grade Students at SMA Karya Wisata Singaraja) in the Academic Year 2013/2014 ., Ida Bagus Komang Priotama; ., Drs.Sudirman, M.L.S; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.4799

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan pertunjukan wayang kertas dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X5 di SMA Karya Wisata Singaraja pada tahun akademik 2013/2014 yang terdiri dari 42 (empat puluh dua). Penelitian tindakan kelas ini berdasarkan yang masing-masing terdiri dari empat tahap; perencanaan, bertindak, observasi, dan refleksi per-siklus. Dalam mempertahankan hasil penelitian, dua jenis data yang dikumpulkan; data kualitatif yang berasal dari observasi dan wawancara terhadap siswa dan guru juga. Di sisi lain, data kuantitatif yang diperoleh dari hasil uji; pre-test dan hasilnya post test. Ada ditemukan 15 poin dari peningkatan skor rata-rata siswa, 9 poin berasal dari post test I menghasilkan, dan 6,76 poin berasal dari post test II setelah menggunakan "Kertas Puppet Show". Rata Persentase siswa berbicara di dalam kelas telah membaik setelah boneka diberikan. Hal ini didukung oleh hasil yang berbeda signifikan dari pre-test yang lebih rendah (59,52%) dibandingkan post-test II (88,09%) yang berarti bahwa sebagian besar X5 kelas siswa harapan yang sangat baik skor sekolah standar (75). Berdasarkan kuesioner, sebagian besar siswa mengatakan bahwa penggunaan "Kertas Puppet Show" dapat membantu mereka dalam meningkatkan kompetensi berbicara. Berdasarkan hasil tersebut, ada 37 dari 42 siswa lulus KKM, dan itu berarti penelitian ini berhasil.Kata Kunci : Wayang Kertas, Kopetensi Berbicara The objective of the research is to know whether the use of the paper puppet show can improve students’ speaking competence. The subject of this study is students class X5 at SMA Karya Wisata Singaraja in the academic year 2013/2014 which consists of 42 (forty two). This classroom action based research which each consists of four phases; planning, acting, observing, and reflecting per-cycle. In sustaining the research result, two types of data are collected; qualitative data that derived from observation and interview toward the students and the teacher as well. On the other hand, the quantitative data that derived from the test result; pre-test and post test result. There were found 15 points of improvement of students’ mean score, 9 points were derived from post test I result, and 6.76 points were derived from post test II after using “Paper Puppet Show”. The percentage score of students’ speaking in the classroom has improved after the puppets were given. It was supported by the significant different result of the pre-test that was lower (59.52%) than post-test II (88.09%) which means that most of the students class X5 were very good expectation of standard school scores (75). Based on the questionnaire, most of the students said that the use of “Paper Puppet Show” could help them in improving speaking competency. Based on those results, there were 37 of 42 students passed the KKM, and it is meant this action research is successful.keyword : Paper Puppet Show, Speaking Competency
THE EFFECT OF PROJECT-BASED LEARNING ON STUDENTS’ SPEAKING ACHIEVEMENT (An Experimental Research Conducted at Eleventh Grade Students of SMK Negeri 1 Singaraja in the Academic Year 2014/2015). ., I Komang Agus Giska Adinatha; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., Drs.Sudirman, M.L.S
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.4800

Abstract

Penelitian eksperimental ini bertujuan menyelidiki efek dari menggunakan Pembelajaran Berbasis Proyek pada pencapaian berbicara. Untuk mengelola penelitian ini, 112 siswa kelas XI dari SMK N 1 Singaraja pada tahun akademik 2014/2015 yang dipilih untuk menjadi sampel. Desain kelompok kontrol posttest-only diimplementasikan dalam percobaan ini yang berlangsung dari 2 September 2014 hingga 28 November 2014. Penelitian ini menemukan bahwa ada perbedaan yang signifikan dalam prestasi berbicara antara siswa yang diajarkan dengan menggunakan Pembelajaran Berbasis Proyek dan yang diajarkan dengan menggunakan metode konvensi. Hal itu diketahui dari nilai probabilitas atau Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 yang lebih rendah dari 0,05. Rerata siswa berprestasi berbicara diajarkan oleh Project Based Learning (81,48) lebih tinggi dari rata-rata siswa berprestasi berbicara diajarkan dengan metode konvensional (75,13). Ini berarti bahwa Pembelajaran Berbasis Proyek mempengaruhi lebih baik daripada metode konvensional terhadap prestasi berbicara siswa.Kata Kunci : Kata Kunci : Pembelajaran Berbasis Proyek, Prestasi Berbicara. This experimental study aims at investigating the effect of using Project Based Learning on the speaking achievement. To administer this research, 112 eleventh grade students of SMK N 1 Singaraja in the academic year 2014/2015 were selected to be the sample. Posttest-only control group design is implemented in this experiment which is lasted from 2 September 2014 until 28 November 2014. This research discovers that there was a significant difference in speaking achievement between the students taught by using Project Based Learning and those taught by using convention method. It was known from the probability value or Sig.(2-tailed) of 0.000 which is lower than 0.05. The mean of the students’ speaking achievement taught by Project Based Learning (81.48) is higher than the mean of the students’ speaking achievement taught by conventional method (75.13). It means that Project Based Learning gives better effect on students’ speaking achievement than conventional method.keyword : Key Terms: Project Based Learning, Speaking Achievement.
The Effect of Communicative Language Teaching ”Role Play” On The Students Speaking Competency Of Grade X In SMA N 1 Kubu in Academic Year 2013/2014 ., I Kadek Suarsana; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA; ., Dewa Putu Ramendra, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.4801

Abstract

Ini adalah penelitian eksperimen, dimana bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan pada berbicara siswa yang diajar dengan tehnik Role Play dan tehnik konvensional di siswa kelas 10. Cluster Random Sampling adalah tehnik pengambilan sampel yang digunakan dalam studi ini, dimana dua kelas dipilih secara acak sebagai sampel dalam penelitian ini. Hasil dari descriptive statistics menunjukan hasil rerata nilai kelompok eksperimen 73.96 dan kelompok control 64.58. Lebih lanjut, analisis secara statistik inferensial menunjukan nilai t observed (to) adalah 3.198. Nilai tersebut lebih besar dari nilai t critical value (tcv) yaitu 1.67 (α = .05). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, bisa di simpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan pada hasil berbicara siswa yang diajarkan dengan menggunakan tehnik Role Play dan siswa yang diajarkan dengan menggunakan tehnik konvensional. Kata Kunci : Keywords: Role Play, Conventional, Speaking Achievement This research was an experimental research, which was aimed at investigating whether there was a significant difference in students' speaking achievement taught by using Role Play Technique and Conventional Technique in tenth grade students. Cluster random sampling was used as sampling technique in this study, in which two classes were selected randomly as the samples of the study. The result of descriptive statistics shows that the mean score of experimental group was 73.96 while the control group was 64.58. Furthermore, from the analysis by using inferential statistic, it was found that the value of t observed (to) was 3.198. It was higher than t critical value (tcv) which was 1.67 (α = .05). Based on the data, it can be concluded that there is significant difference in speaking achievement of the students who are taught through Role Play Technique and the students who are taught by using conventional technique. keyword : Keywords: Role Play, Conventional, Speaking Achievement
IMPROVING THE EIGHTH GRADE STUDENTS’ WRITING COMPETENCY THROUGH PERSONAL PHOTOGRAPH TECHNIQUE AT SMPN 3 SINGARAJA ACADEMIC YEAR 2014/2015 ., Gede Susila Darma; ., Prof. Dr. Dewa Komang Tantra,Dip.,App.; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.4802

Abstract

Itu adalah prestasi dalam setiap indikator penulisan kompetensi siswa kelas delapan di SMP N 3 Singaraja setelah menerapkan teknik foto pribadi di tahun akademik 2014/2015. Untuk mengetahui prestasi dalam setiap indikator penulisan kompetensi siswa kelas delapan di SMP N 3 Singaraja setelah menerapkan teknik foto pribadi di tahun akademik 2014/2015. Ada 30 siswa di 15 laki-laki dan 15 siswa perempuan di terutama VIIIE di SMP N 3 Singaraja. Penelitian telah memiliki dua siklus dimana setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Ada dua jenis data untuk menganalisa data yang bersifat data kualitatif dan kuantitatif. Dalam pengamatan awal berdasarkan teks umum: 22 (73,3%), dalam jenis teks teks deskriptif 26 (86,7%), menceritakan teks 24 (80%) memiliki masalah, dalam indikator teks deskriptif seperti: keaslian 22 (73%), judul . kesesuaian 12 (40%), struktur teks 19 (63%), diksi 13 (43%), tata bahasa 22 (73%), kerapian 18 (60%), menulis kompetensi 21 (70%), ingatlah teks seperti: keaslian : 17 (57%), judul kesesuaian 18 (60%), struktur teks 18 (60%), diksi 14 (47%), tata bahasa 18 (60%), kerapian 18 (60%), menulis kompetensi 20 (67% ). Dalam siklus I berdasarkan teks umum: 12 (40%), dalam jenis teks seperti: teks deskriptif 18 (60%), teks recount 13 (43%) dan di setiap indictor untuk teks deskriptif seperti: keaslian 1 (3% ), judul kesesuaian 3 (10%), struktur teks 2 (7%), diksi 6 (20%), tata bahasa 5 (17%), kerapian 1 (3%), menulis kompetensi 5 (17%)., ingatlah teks seperti sebagai: 9 (3%), 9 (3%), 10 (3,3%), 10 (3,3%), 9 (3%), 10 (3,3%), 4 (13%). Dalam siklus II berdasarkan teks umum: 9 (30%), dalam jenis teks seperti: teks deskriptif 9 (30%) dan penghitungan ulang teks 3 (10%). Dalam setiap indikator keterampilan menulis seperti: keaslian 2 (7%), judul kesesuaian 3 (10%), struktur teks 1 (3%), diksi 4 (13%), tata bahasa 2 (7%), kerapian 3 (10 %), menulis kompetensi 1 (3%), ingatlah teks seperti:. 2 (7%), 3 (10%), 1 (3%), 3 (10%), 1 (3%), 4 (13% ), 5 (17%). Belajar dari peningkatan mengesankan teknik secara tertulis di SMPN 3 Singaraja, guru disarankan untuk menggunakan kontekstual dan nyata Media kehidupan. Kata Kunci : teknik foto sendiri, kompetensi menulis This study for achievements in each indicator of writing competency of the eighth grade students in SMP N 3 Singaraja after applying the personal photograph technique in academic year 2014/2015. To know the achievements in each indicator of writing competencies of the eighth grade students in SMP N 3 Singaraja after applying the personal photograph technique in academic year 2014/2015. There are 30 students in 15 male and 15 female students in especially VIIIE in SMP N 3 Singaraja. The studies have had two cycles where each cycle consists of planning, action, observation and reflection. There are two types of data to analyze the data that is both qualitative and quantitative data. In preliminary observation based on general text: 22 (73.3%), in text type’s descriptive text 26 (86.7%), recount text 24(80%) had problem, in indicator descriptive text such as: authenticity 22(73%), title suitability 12(40%), text structure 19 (63%), diction 13(43%), grammar 22(73%), neatness 18(60%), writing competency 21(70%).Recount text such as: authenticity: 17(57%),title suitability 18(60%),text structure 18(60%),diction 14(47%), grammar 18(60%), neatness 18(60%), writing competency 20(67%). In cycle I based on general text: 12 (40%), in text type such as: descriptive text 18(60%), recount text 13(43%) and in each indictor for descriptive text such as: authenticity 1(3%), title suitability 3(10%), text structure 2(7%), diction 6 (20%), grammar 5(17%), neatness 1(3%), writing competency 5(17%).Recount text such as :9(3%),9(3%),10(3.3%),10(3.3%),9(3%),10(3.3%),4(13%). In cycle II based on general text: 9(30%), in text type such as: descriptive text 9(30%) and recount text 3(10%). In each indicator of writing skill such as: authenticity 2(7%), title suitability 3(10%), text structure 1(3%), diction 4(13%), grammar 2(7%), neatness 3(10%), writing competency 1(3%).Recount text such as : 2(7%),3(10%),1(3%),3(10%),1(3%),4(13%),5(17%).Learning from an impressive improvement of the technique in writing at SMPN 3 Singaraja, teachers are suggested to make use of contextual and real life media.keyword : personal photograph technique, writing competecy
IMPROVING SPEAKING ACHIEVEMENT OF CLASS X3 STUDENTS OF SMA KARYA WISATA SINGARAJA THROUGH PANAURICON TECHNIQUE FACILITATED WITH PICTURE IN ACADEMIC YEAR 2013/2014. ., I Made Yudhy Lesmana Dinatha; ., Dra. Luh Putu Artini, MA., Ph.D.; ., Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.4803

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi berbicara siswa kelas X SMA Karya Wisata, khususnya kelas X3 melalui teknik Panauricon difasilitasi dengan gambar pada tahun ajaran 2013/2014. Jumlah keseluruhan ada 44 siswa, terdiri dari 19 perempuan dan 25 laki-laki. Penelitian ini dirancang dalam bentuk tindakan di kelas dan dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tiga sesi, yaitu: sesi dua untuk tindakan dan sesi satu untuk tes. Langkah-langkah dalam setiap siklus melibatkan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data itu diperoleh dari tes prestasi siswa; pre-test, post-test 1, dan post-test 2. Sementara perilaku siswa tercatat selama pelaksanaan tindakan melalui hasil kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknik Panauricon difasilitasi dengan gambar sangat efektif untuk meningkatkan prestasi siswa dalam berbicara. Hal ini dapat dilihat dari hasil tes prestasi siswa yang meningkat selama penerapan teknik. Peningkatan juga terjadi pada aspek berbicara yaitu, tata bahasa, kosa kata, pemahaman, kelancaran dan pengucapan di mana semua skor rata-rata dari masing-masing aspek meningkat dari pre-test sampai post-test. Sementara itu, hasil observasi kelas dan kuesioner menunjukkan bahwa ada perubahan positif pada perilaku siswa selama kegiatan belajar mengajar. Para siswa juga mengungkapkan bahwa perasaan mereka sangat baik terhadap pelaksanaan teknik Panauricon difasilitasi dengan gambar. Berdasarkan hasil penelitian, terbukti bahwa teknik Panauricon difasilitasi dengan gambar sangat efektif untuk membantu siswa kelas X3 di SMA Karya Wisata dalam meningkatkan prestasi berbicara mereka.Kata Kunci : Teknik Panauricon, prestasi berbicara, gambar This study was aimed at improving speaking achievement of the tenth grade students of SMA Karya Wisata, especially class X3 through Panauricon technique facilitated with pictures in academic year 2013/2014. The number of the subjects were 44 students, consisted of 19 females and 25 males. This study was designed in the form of classroom-based action research and conducted in two cycles. Each cycle consisted of three sessions, such as: two sessions for action and one session for test. The steps in each cycle involved planning, action, observation, and reflection. The data was gained from the students’ achievement test; pre-test, post-test 1, and post-test 2. Meanwhile the students’ behavior was recorded during the implementation of the action through the result of questionnaire. The data obtained were analyzed descriptively. The result of the study shows that the use of the Panauricon technique facilitated with picture is effective to improve the students’ achievement in speaking. It could be seen from the result of the students’ achievement test which increased during the application of the technique. The improvement also occurred in the aspects of speaking namely, grammar, vocabulary, comprehension, fluency and pronunciation in which all of mean score of each aspect increased from pre-test until post-test. Meanwhile, the results of the classroom observation and questionnaire indicated that there were positive changes on students’ behavior during teaching and learning activities. The students also expressed better feelings and opinion towards the implementation of Panauricon technique facilitated with pictures. Based on the results of study, it is proved that Panauricon technique facilitated with pictures is very effective to assist the students of class X3 in SMA Karya Wisata in improving their speaking achievement.keyword : Panauricon Technique, speaking achievement, pictures.
TASK-BASED ACTIVITIES WITH CHARACTER VALUES FOR TEACHING ENGLISH LITERACY OF 2ND GRADE STUDENTS IN NBBS ., Gina Wulandari; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA; ., Dewa Ayu Eka Agustini, S.Pd., M.S.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.4856

Abstract

Dewasa ini, guru-guru di Indonesia dihadapkan dengan dua masalah utama dalam pengajaran yaitu bagaimana mengajarkan Bahasa Inggris secara kontekstual dan inovatif, serta bagaimana menyisipkan pendidikan karakter sebagai aturan dari pemenrintah untuk meningkatkan moral dari generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis aktivitas berbasis tugas dengan nilai-nilai karakter untuk mengajarkan literasi Bahasa Inggris di sekolah dasar. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk deskriptif kualitatif dengan analisis data triangulasi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas 2 sekolah dasar North Bali Bilingual School Singaraja selama satu semester di tahun 2014. Berdasarkan observasi, ada sebelas jenis aktivitas berbasis tugas yang ditemukan diantaranya: take-home reading task, reading buddy, collaborative literacy task, scavenger hunt, door’s decoration, daily task, spelling quiz, super reader challenge, earth day celebration, and reading world day celebration (yang berisi 3 kegiatan literasi Bahasa Inggris). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas-aktivitas tersebut bisa membuat siswa fokus terlibat dalam proses belajar dan membuat siswa termotivasi untuk mempelajari Bahasa Inggris.Kata Kunci : aktivitas berbasis tugas, nilai karakter, literasi Bahasa Inggris Nowadays, teachers in Indonesia are faced with two main problems of teaching such as how to teach English contextually and innovatively, and how to insert character education as the government’s policy to improve the morality of the young generations. This study aimed to analyze kinds of task-based activities inserted with character values in teaching English literacy in elementary school. The study was conducted in descriptive qualitative study with the triangulation data analysis. The subject of the study was on grade 2 students of North Bali Bilingual School Singaraja for about one semester in 2014. Based on the observation, there were about eleven task based activities documented such as: take-home reading task, reading buddy, collaborative literacy task, scavenger hunt, door’s decoration, daily task, spelling quiz, super reader challenge, earth day celebration, and reading world day celebration (consisted of 3 literacy activities). The result of the study stated that the activities can make students on task during the teaching learning process and make students highly motivated to learn English.keyword : task-based activities, character values, English literacy
THE PERCEPTION OF ENGLISH SENIOR HIGH SCHOOL TEACHERS IN BULELENG DISTRICT ON SCIENTIFIC APPROACH IN THE IMPLEMENTATION OF THE CURRICULUM 2013 ., I Gede Surya Mertha; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.4871

Abstract

This study aimed at determining the perception of English senior high school teacher in Buleleng District on Scientific Approach in the implementation of curriculum 2013. The population of this study were English teacher in Buleleng District and selected to be the sample by using random sampling technique. This study was descriptive study with survey technique. The instrument used was only questionnaire with 50 items which was distributed to the sample. The result of this study shows that most teachers in Buleleng District have very good perception on scientific approach in the implementation of curriculum 2013.Kata Kunci : Perception, Scientific Approach, Curriculum 2013 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru bahasa inggris SMA di Kecamatan Buleleng terhadap pendekatan saintifik dalam implementasi kurikulum 2013. Populasi pada penelitian ini adalah guru-guru Bahasa Inggris SMA di Kecamatan Buleleng yang dipilih menjadi sampel dengan teknik acak. Penelitian ini merupakan penetitian deskriptif dengan teknik survey. Istrumen yag digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan 50 butir pernyataan yang didistribusikan pada sampel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar guru bahasa inggris SMA di Kecamatan Buleleng memiliki persepsi yang baik terhadap pendekatan saintifik dalam implementasi kurikulum 2013.keyword : Persepsi, Pendekatan Saintifik, Kurikulum 2013
INNOVATIVE CHARACTER-BASED ENGLISH TEACHING STRATEGIES FOR GRADE 2 STUDENTS IN NBBS ., Ni Putu Ria Tirana Surastiani; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA; ., Dewa Ayu Eka Agustini, S.Pd., M.S.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.4872

Abstract

Character education has become a great issue which is debated by many people. So far, character education can be implemented of behavior so that the learning process requires seriousness and consistency. This is because implementation is not enough in theory but needs to be implemented in practice. Therefore, education plays a very important role as an agent and forming the character of the nation that education is required to form the nation. Indonesia as one nation in the world has a dream to form citizens who have noble values, prosperous and able to compete in the international world. But in recent years, Indonesia burdened by problems that are not solved wisely can lead to disintegration and destruction. North Bali Bilingual School is one of school in Bali that implemented some innovative character based English teaching strategies. In this study was conducted using qualitative design where the researcher acted as the main instrument of the research. The study was conducted in NBBS since December 2014. The subject of this study was the 2nd grade students in NBBS. The result of this analysis has showed a significant improvement when they are using innovative character based English teaching strategies for second grade students. Therefore, this study is conducted to describe how innovative character based English teaching strategies is implemented for second grade students in NBBS.Kata Kunci : Character Education, English Teaching Strategies, Second Grade Students, NBBS. Pendidikan karakter telah menjadi isu besar yang diperdebatkan oleh banyak orang . Sejauh ini , pendidikan karakter dapat diimplementasikan perilaku sehingga proses belajar memerlukan keseriusan dan konsistensi . Hal ini karena pelaksanaannya tidak cukup dalam teori tetapi perlu diterapkan dalam praktek . Oleh karena itu , pendidikan memainkan peran yang sangat penting sebagai agen dan membentuk karakter bangsa bahwa pendidikan diperlukan untuk membentuk bangsa . Indonesia sebagai salah satu negara di dunia memiliki mimpi untuk membentuk warga negara yang memiliki nilai-nilai luhur , makmur dan mampu bersaing di dunia internasional . Tapi dalam beberapa tahun terakhir , Indonesia terbebani oleh masalah yang tidak diselesaikan dengan bijaksana dapat menyebabkan disintegrasi dan kehancuran . North Bali Bilingual School adalah salah satu sekolah di Bali yang menerapkan beberapa strategi pengajaran bahasa Inggris berbasis karakter yang inovatif . Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dimana peneliti bertindak sebagai instrumen utama penelitian . Penelitian ini dilakukan di NBBS sejak Desember 2014. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 2 di NBBS . Hasil analisis ini telah menunjukkan peningkatan yang signifikan ketika mereka menggunakan strategi pengajaran bahasa Inggris berbasis inovatif karakter untuk siswa kelas dua . Oleh karena itu , penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan bagaimana karakter berbasis strategi pengajaran bahasa Inggris yang inovatif diimplementasikan untuk siswa kelas dua di NBBS .keyword : Pendidikan Karakter , English Teaching Strategies , Siswa Kelas , NBBS
TECHNIQUES OF TEACHING READING FOR ENGLISH LITERACY BOOST OF FIRST GRADE STUDENTS OF NBBS ., Putu Novi Permata Sari; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA; ., Dewa Ayu Eka Agustini, S.Pd., M.S.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.4873

Abstract

Literasi bahasa Inggris adalah keterampilan hidup yang penting yang menggunakan kompetensi membaca dan menulis sebagai keterampilan dasarnya dalam era global ini. Dengan kemampuan literasi yang baik, siswa akan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk memiliki kehidupan yang lebih baik di masa depan. Namun, itu menjadi masalah yang luas saat ini di Indonesia bahwa literasi Bahasa Inggris siswa rendah dan mereka kebanyakan tidak memiliki keterampilan dasar membaca dalam bahasa Inggris. Hal ini disebabkan oleh kenyataan bahwa banyak guru masih bingung tentang cara mengajar membaca secara efektif terutama untuk pemula. Maka dari itu penelitian ini dimaksudkan untuk menggambarkan teknik mengajar membaca untuk meningkatkan literasi Bahasa Inggris bagi mereka siswa kelas satu sekolah dasar. Penelitian ini adalah bagian dari penelitian yang lebih besar yang dilakukan di North Bali Bilingual School (NBBS), sebuah sekolah nasional plus di Singaraja Bali Utara. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan peneliti sebagai instrumen utama. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas satu di NBBS. Hasilnya menunjukkan bahwa ada dua teknik utama membaca yang diterapkan seperti phonic approach dan the whole language approach dalam rangka meningkatkan literasi Bahasa Inggris siswa. Kedua teknik tersebut saling berkaitan satu sama lain dan terbukti efektif untuk meningkatkan literasi siswa tidak hanya dalam membaca, tetapi juga dalam berbicara. Para siswa ini selalu bahagia dan ceria di dalam kelas karena pendekatan yang diterapkan memberikann pembelajaran yang menyenangkan di kelas.Kata Kunci : teaching reading, elementary school, NBBS English literacy is an essential life skill which uses reading and writing competencies as its fundamental skills in this global era. With good literacy skills, students will have better chances to have better life in the future. However, it becomes a wide issue nowadays in Indonesia that students’ English literacy is low and they mostly do not have basic reading skills in English. This is assumed to be caused by the fact that many teachers are still confused on how to teach reading effectively especially for beginners. This paper is, therefore, intended to describe techniques of teaching reading for boosting English literacy for those who are in the first grade of elementary school. The study was part of a bigger study conducted at North Bali Bilingual School (NBBS), a national plus school in Singaraja North Bali. This study used descriptive qualitative research with a researcher as the main instrument. The subject of this study was the first grade students of NBBS. The result has showed that there are two major reading techniques implemented such as phonic approach and the whole language approach in order to improve the students’ English literacy. The two techniques are complimenting each other and found to be effective to improve the students’ literacy not only in reading but also in speaking. The students are always happy and cheerful in the classroom because the approaches implemented bring joyful learning in the classroom.keyword : teaching reading, elementary school, NBBS