cover
Contact Name
Usman Malik
Contact Email
 usman.malik@lecturer.unri.ac.id
Phone
+62811756227
Journal Mail Official
kfi@ejournal.unri.ac.id
Editorial Address
Jurusan FMIPA Universitas Riau Kampus Bina Widya Km 12,5 Simpang Baru Pekanbaru
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Komunikasi Fisika Indonesia
Published by Universitas Riau
ISSN : 14122960     EISSN : 2579521X     DOI : 10.31258/jkfi
KFI mempublikasikan artikel hasil penelitian dan review pada bidang fisika, namun tidak terbatas, yang meliputi fisika murni, geofisika, plasma, optik dan fotonik, instrumentasi, dan elektronika, dan fisika terapan (aplikasi fisika).
Articles 390 Documents
ANALISA AKIUFER BEBAS KOTA PEKANBARU DENGAN MENGGUNAKAN METODE BEDA HINGGA Juandi. M '; Rofeah '; Defrianto '
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 12, No 11 (2015)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.043 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.12.11.727-731

Abstract

Penelitian tentang analisa akuifer bebas kota Pekanbaru telah dilakukan dengan menggunakan metode beda hingga. Data kedalaman akuifer bebas dan koordinat lokasi diambil disetiap kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru masing-masing berjumlah 4 sampel. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa kondisi akuifer bebas tahun 2016 sampai dengan 2019 disetiap kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru dengan menggunakan program Komputer aplikasi MATLAB versi 7.0. hasil penelitian dapat di informasikan bahwa kondisi akuifer bebas di setiap kecamatan di Kota Pekanbaru adalah sebagai berikut: Kondisi akuifer bebas dalam keadaan baik berada di Kecamatan Marpoyan Damai dengan kedalaman rata-rata akuifer bebasnya dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2019 berturut-turut adalah - 8,15 meter sampai dengan -1.12 meter. Kondisi akuifer bebas yang paling rusak berada di kecamatan Rumbai dengan kedalaman akuifer bebas rata-ratanya dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2019 berturut-turut adalah 54,52 meter sampai dengan 54.24 meter.
PENGUKURAN SPEKTRUM SUARA MANUSIA LANSIA BERDASARKAN JENIS KELAMIN DAN SUKU MENGGUNAKAN SOFTWARE PRAAT Salomo '; Natalia '; Erwin '
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 12, No 11 (2015)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.02 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.12.11.732-738

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengukuran spektrum suara manusia lansia berdasarkan jenis kelamin dan suku menggunakan software Praat. Suku yang dijadikan sampel penelitian yaitu suku Batak, Jawa, Melayu, Minang, Sakai dan Sunda. Proses perekaman suara manusia menggunakan mikrofon dan laptop (komputer) yang dilengkapi dengan software praat. Pengambilan sampel dilakukan dengan merekam suara lansia (60-70 thn) yang terdiri dua lakilaki dan dua perempuan setiap suku. Setiap sampel membaca sebuah kalimat yaitu “Joko Widodo adalah Presiden Indonesia yang Ketujuh” yang diulang sebanyak tiga kali. Hasil penelitian Spektrum suara yang dihasilkan antara sampel laki-laki dan perempuan pada setiap suku berbeda-beda. Frekuensi dasar rata-rata tertinggi untuk laki-laki adalah suku Batak yaitu 158 Hz dan terendah adalah suku Minang yaitu 98 Hz. Frekuensi dasar rata-rata tertinggi untuk perempuan adalah suku Jawa yaitu 221 Hz dan terendah adalah suku Sunda yaitu 160 Hz. Frekuensi dasar untuk laki-laki dan perempuan secara umum berkurang seiring dengan pertambahan usia, bentuk organ penghasil suara dan kondisi sampel. Bertambahnya usia mempengaruhi nilai formant. Semakin tua usia seseorang maka nilai formantnya semakin menurun. Secara umum hasil penelitian ini menunjukkan hal yang sama, namun ada beberapa sampel yang nilai formantnya mengalami kenaikan, kenaikan ini disebabkan adanya perubahan jarak antara mulut sampel terhadap mikrofon.
PENGARUH MATERIAL PENYUSUN BUMI DAERAH RAWAN LONGSOR DI SIBIRU-BIRU KABUPATEN DELI SERDANG MENGGUNAKAN METODE RESISTIVITAS 2D KONFIGURASI WENNER DAN SCHLUMBERGER Riad Syech; Retno Agung; Angelia Rajagukguk
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 12, No 11 (2015)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.504 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.12.11.739-744

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui tentang pengaruh material penyusun bumi daerah rawan longsor di daerah Sibiru-biru Kabupaten Deli Serdang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode geolistrik konfigurasi elektroda Wenner dan konfigurasi elektroda Schlumberger dua dimensi. Pengukuran di lapangan dilakukan menggunakan peralatan Resistivitimeter merek Naniura NRD 22 S, pengolahan data menggunakan software Resistivity 2 Dimension Inversion (Res2Dinv) untuk data geolistrik konfigurasi elektroda Wenner dan Schlumberger. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan software tersebut diperoleh beberapa lapisan batuan dilokasi penelitian. Hasil pengolahan data metode geolistrik menggunakan konfigurasi elektroda Wenner lapisan patahan rawan longsor berada di kedalaman 0,775 meter - 1,35 meter dengan nilai resitivitas 211 Ohmmeter - 329 Ohmmeter sedangkan dengan konfigurasi elektroda Schlumberger berada di kedalaman 0,775 meter hingga kedalaman 1,45 meter dengan nilai resitivitas 165 Ohmmeter - 328 Ohmmeter. Hasil kedua metode menunjukkan perbedaan nilai resistivitasnya yang tidak signifikan. Hal ini berarti bahwa kedua metode dapat digunakan untuk mengetahui daerah rawan longsor dengan lapisan-lapisan batuan.
STUDI GEJALA ARUS EDDY PADA PLAT ALUMUNIUM MENGGUNAKAN SOLENOID SILINDER Zulkarnain '; Erwin '; Rika Sawitri
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 12, No 11 (2015)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.798 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.12.11.745-751

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk merancang dan mengamati pengaruh arus Eddy terhadap ayunan bandul yang ditimbulkan oleh sumber magnet. Sumber medan magnet berasal dari dua solenoida silinder dengan 400 lilitan, diameter 3,8cm dan tinggi 10cm serta magnet Neodymium Iron Boron (NdFeB). Untuk medapatkan nilai medan magnet yang lebih besar pada solenoid maka perlu penambahan inti menggunakan bahan ferromagnetic yaitu besi. Besarnya nilai medan magnet diukur menggunakan sensor Probe Magnetic Pasco PS-2162. Arus Eddy terjadi akibat perubahan fluks pada sumber magnet ketika plat bergerak bolak balik diantara sumber magnet. Nilai medan magnet divariasi berdasarkan arus listrik, jarak serta solenoid yang dihubungkan secara seri dan parallel. Dimensi dari plat alumunium memiliki panjang 10cm, lebar 6cm dan panjang tangkai 20cm. Plat dirancang dengan geometri lurus yaitu tanpa celah, satu celah, tiga celah, dan empat celah. Solenoida dengan inti ferromagnetik dihubungkan secara seri dengan jarak 1,5 cm dengan arus tertinggi yaitu 7A dapat menghasilkan medan magnet sebesar 37,8851 mT, besarnya medan magnet berbanding terbalik dengan jarak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah ayunan plat dipengaruhi oleh kuat medan magnet dan jumlah celah pada bandul. Semakin banyak jumlah celah maka jumlah ayunan semakin banyak dan waktu semakin lama diakibatkan oleh pemutusan arus Eddy yang terjadi pada celah-celah plat.Fenomena inidisebabkan olehpemotongan(strip) pada plat disirkuit terbukasehingga mengurangi arusEddy. Untukosilasidengan menggunakanNdFeB, jumlahosilasimengalamipenurunanyang signifikan.
EFEK PENAMBAHAN PARTIKEL MAGNETIK Fe3O4 TERHADAP KEMAMPUAN SERAPAN KARBON AKTIF SERBUK GERGAJI KAYU PADA LOGAM BERAT BESI (Fe) Erman Taer; Sugianto '; Rika '
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 12, No 11 (2015)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.464 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.12.11.752-758

Abstract

Telah dilakukan study tentang aplikasi karbon aktif magnetik dari serbuk gergaji kayu karet (SGKK) sebagai penyerap logam berat Fe. SGKK diaktivasi menggunakan larutan KOH sebagai aktivator kimia, kemudian SGKK dicampur dengan FeCl3 sebagai prekursor nanopartikel magnetik dan dikarbonisasi pada suhu 850 0 C dalam lingkungan gas Nitrogen (N2). Karakterisasi SEM, EDX, dan XRD bertujuan untuk melihat morfologi permukaan, komposisi kimia, serta strukstur sampel. Hasil pengujian SEM menunjukkan bahwa composite carbon dan nano-Fe3O4 telihat dengan kebera nano-Fe3O4 merata pada permukaan karbon. Pengujian EDX memastikan bahwa partikel yang terdapat pada permukaan karbon adalah unsur Fe3O4. Hasil Uji XRD menunjukkan bahwa logam Fe muncul dengan kehadiran puncak pada ș 360 . Sementara itu, uji kemampuan serapan karbon aktif dilakukan menggunakan SSA. Hasil uji SSA menunjukkan bahwa persentase serapan maksimum pada sampel air sumur bor, air sumur galian dan air sumur bor setelah dilakukan penyaringan berturut-turut adalah sebesar 97,94 %, 83,58 %, dan 56,18%.
PENGEMBANGAN SENSOR MAGNETIK MAGNETORESISTIF (MR) UNTUK APLIKASI KOMPAS ELEKTRONIK Lazuardi Umar; Rahmondia Nanda Setiadi; Siska Maulana
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 12, No 11 (2015)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.412 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.12.11.759-763

Abstract

Dewasa ini sangat dibutuhkan peralatan-peralatan elektronik yang dapat memudahkan manusia dalam melakukan aktivitas. Pembuatan kompas ini menggunakan sensor medan magnet yaitu sensor HMC5883L. Alat telah diuji dan dikalibrasi menggunakan kalibrator standar medan magnet yaitu Teslameter FH51. Dalam penentuan arah sensor HMC5883L dihubungkan dengan Arduino Uno yang dihubungkan ke PC dengan menjalankan aplikasi perangkat lunak berbasis Visual C++. Sensor HMC5883L mengandalkan efek magnetoresistif dengan sensitivitas linearitas untuk mengukur medan magnet bumi yang lemah. HMC5883L merupakan elemen sensor medan yang yang dilengkapi dengan set/reset dan kompensasi kumparan terintegrasi. Selain elemen sensor, unit pengkondisian sinyal dan unit penentuan arah juga diperlukan untuk membangun sebuah kompas elektronik. Fungsi utama dari unit pengkondisian sinyal adalah amplifikasi sensor sinyal dan kompensasi offset. Kedua teknik kompensasi dapat diimplementasikan hanya dengan mengendalikan set terpadu/ ulang dan kumparan kompensasi HMC5883L tersebut. Teknik kalibrasi juga berhubungan dengan gangguan, deklinasi dan kemiringan yang ditunjukkan. Akhirnya akan menghasilkan sistem kompas yang lengkap.
APLIKASI SENSOR OPTIK INTERFEROMETER MACH-ZEHNDER UNTUK DETEKSI KANDUNGAN GLATIN BABI PADA MAKANAN Dedi Irawan
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 12, No 11 (2015)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.628 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.12.11.764-772

Abstract

Paper ini melaporkan sebuah desain sensor optik untuk deteksi kandungan glatin babi menggunakan prinsip penggandeng dan interferometer optik. Peralatan ini difabrikasi dengan meggandengkan sebuah ring resonansi (ring resonator) pada salah satu lengan interferometer MachZehnder, sedangkan satu lengan yang lain dijadikan sebagai referensi. Ekperimen set up dilakukan dengan menembakkan 1 mW laser diode ke terminal input dan signal keluaran di kedua terminal output dideteksi menggunakan pengukur daya optik. Persamaan propagasi gelombang cahaya pada konfigurasi pandu gelombang diturunkan berdasarkan teori mod kopling menggunakan metode transfer matrix. Persamaan-persamaan ini akan digunakan untuk menentukan parameter fabrikasi seperti koeffisien penggandeng, rasio penggandeng dan sensitivitas sensor. Dengan meletakkan beberapa sampel (Es krim magnum, , coklat cadbury cair, dan saos kemasan) pada area sensing (pada pandu gelombang ring resonan) menghasilkan karakteristik gelombang masing-masing sampel. Telah didapati kemiripan fingerprint antara minyak babi dan coklat cadbury cair dengan karakteristik gelatin babi. Hal ini memberi informasi penting bagi konsumen bahwa cadburry cair menggandung gelatin babi dan dapat dikategorikan sebagai makanan haram sebagai mana yang telah ditetapkan dalam Alquran surat Al Maidah ayat 3.
PENGARUH DAYA IRADIASI GELOMBANG MIKRO TERHADAP SIFAT-SIFAT FISIKA KARBON AKTIF KAYU EUCALYPTUS Farma, Rakhmawati
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 13, No 12 (2016)
Publisher : Komunikasi Fisika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to determine the influence of microwave irradiation on the physical properties of activated Carbon based Eucalyptus wood. Activated Carbon were prepared from the conventional carbonized of wood Eucalyptus for 1.5 hours and microwave assisted Potassium Hydroxide with ratio of carbon and KOH of 2:1. The samples were irradiated by using the microwave for 20 minutes and the power output of 540; 630 and 720 Watt respectively.The microwave assisted Potassium Hydroxide Carbon activation are influenced of the physical properties of the samples. The higher of output power of irradiation shows the smaller of activated Carbon.The activated Carbon were irradiated with power output of 630 Watt producing the highest percentage of Methilene Blue degradation of 96.859%, where this value is supported by the highest of Lc value of 48.4733Å.] 
KARAKTERISASI DAN SIMULASI DIODA PN MEMPERGUNAKAN ALAT UJI OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA8A Oktavia, Dian Putri; Hamzah, Yanuar; Umar, Lazuardi
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 13, No 12 (2016)
Publisher : Komunikasi Fisika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

An automated test platform for I-U curve diode characterisation based on microcontroller of Atmega8A is presented. Four types of diodes; 1N4007, 1N5401, 1N5392, and 1N4148 were characterized at temperature 303K using step voltage (dU) of 1mV, 5mV, 10mV, 20mV, 50mV, 100mV, and 500mv respectively. The temperature influences on diode was observed by putting diodes in adiabatic temperature chamber at three different temperatures of 313K, 323K, and 333K, the I-U curve of diodes are then measured. The results show an exponentially diodes I-U curve at quadrant I (forward bias region). For diode parameters, the I-U curve were then modeled and simulated after diodes equation and resulted an maximum absolute error 10.57% of full scale measurement
MODEL VOLUME RESAPAN AIR HUJAN PADA SUMUR RESAPAN DI KECAMATAN RUMBAI KOTA PEKANBARU Gultom, Kusnadi; Edisar, Muhammad
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 13, No 12 (2016)
Publisher : Komunikasi Fisika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Volume Resapan Air Hujan pada Sumur Resapan di Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru. Perhitungan volume resapan diperoleh menggunakan data geolistrik dua dimensi. Konfigurasi elektroda Schlumberger dengan bentangan sebesar 164 meter. Hasil pengolahan data geolistrik menggunakan software Res2dinv diperoleh nilai tahanan jenis litologi penyusun lapisan-lapisan tanah di daerah pengukuran. Berdasarkan nilai tahanan jenis litologi yang diperoleh, maka diketahui nilai permeabilitas lapisan tanah di daerah penelitian sebesar 75,41 m/hari. Menggunakan data curah hujan rata-rata Kota Pekanbaru dari BMKG sebesar 0,27 mm3/jam maka diperoleh hasil penelitian volume resapan air hujan untuk sumur resapan dimensi satu dengan tipe rumah 36 sebesar 15,23 m3; volume resapan dimensi dua dengan tipe rumah 38; tipe 45; dan tipe 48 diperoleh sebesar 19,58 m3. Sedangkan untuk sumur resapan dimensi IV dengan tipe rumah 54 diperoleh volume resapan air hujan sebesar 40,82 m3. Pemanfaatan air tanah oleh penduduk setempat adalah 8674,02 m3/hari, dan pemanfaatan oleh industri sebesar 0,4 m3/hari.

Page 6 of 39 | Total Record : 390