cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 23883011     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 678 Documents
Maksimisasi Keuntungan Usaha Budidaya Rumput Laut Di Desa Lalombi Kecamatan Banawa Selatan Kabupaten Donggala Yusup, Moh. Yusram; Laapo, Alimudin; Howara, Dafina
AGROTEKBIS Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research on profit maximization farming seaweed to determine the maximum advantage of  seaweed cultivation in Lalombi Village, Sub District of South Banawa, Donggala Regency, Determine the allocation the resources to maximize profits. Determination of the respondents selected the Systematic Random Sampling method. The method of sampling is that only the first element of a randomly selected sample, were subsequently selected elements systematically according to a pattern. Number of samples by taking 50% of the population of 60 farmers, in order to obtain a sample of 30 respondents who seek seaweed. The analysis used in this study is the analysis of Linear Programming. The analysis showed that the maximum benefit is obtained by of seaweed cultivation farmers in Lalombi village the amount of production as much as 21.173 kg /planting season which amounted to Rp 63.519.070/Planting     Season. Resource allocation based on the cultivation of seaweed research is to increase the profits of 423,26 HOK Labor, as 33.876, 84 Kg and Seed Capital amounting to Rp 84.692.100.
Kajian Jenis Pengorok Daun (Liriomyza sp.) (Diptera: Agromizydae) Pada Berbagai Tanaman Inang Di Lembah Palu A, Hikmawati; B, Hasriyanti; Saleh, Shahabuddin
AGROTEKBIS Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hama pengorok daun merupakan hama pendatang dari benua Amerika Latin yang masuk ke Indonesia sekitar tahun 90 an dan dilaporkan keberadaannya di Palu, Sulawesi Tengah sekitar tahun 2005.  Hama ini memiliki banyak tanaman inang atau bersifat polifagus. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui jenis-jenis pengorok daun pada berbagai tanaman inang di Lembah Palu.  Penelitian di laksanakan di Kelurahan Boyaoge, Kelurahan Pengawu (Kecamatan Palu Barat) dan Desa Langaleso (Kecamatan Dolo) dan di Laboratorium Hama dan penyakit tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Tadulako yang berlangsung pada bulan Juli sampai Oktober tahun 2012.  Karakter morfologi yang diamati adalah warna scutellum, pola warna tergit pada abdomen dan warna tungkai. Selain itu, diamati juga ciri serangan Liriomyza pada tanaman inangnya.  Berdasarkan hasil identifikasi yang telah di lakukan di Laboratorium  didapatkan 5 (lima) spesies lalat penggorok daun, yakni Liriomyza brassicae pada tanaman Sawi; Tomat dan Kembang kol, Liriomyza bryonae pada tanaman Sawi, Liriomyza chinensis pada tanaman Bayam, Liriomyza huidobrensis pada tanaman Kacang Panjang dan Liriomyza sativae pada tanaman Tomat dan Kemangi. Kelima spesies Liriomyza tersebut selain berbeda secara morfologi juga menunjukkan ciri serangan yang berbeda pada tanaman inangnya.
Induksi Kalus Dua Klon Kakao (Theobroma cacao l.) Unggul Sulawesi Pada Berbagai Konsentrasi 2,4 dichlorophenoxy acetic acid secara in vitro D, Arianto; Basri, Zainuddin; Bustami, Mirni Ulfa
AGROTEKBIS Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia, Sulawesi terkenal sebagai daerah penghasil kakao terbanyak dan telah memiliki klon kakao unggul yakni Sulawesi 1 dan Sulawesi 2, termasuk sebagai salah satu daerah penghasil kakao terbanyak, namun tingkat produktivitasnya masih sangat rendah bila dibanding dengan potensi produksi kakao unggul. Adapun faktor penyebab rendahnya produktivitas kakao di Sulawesi Tengah adalah penggunaan jenis (klon) tanaman yang memiliki potensi produksi rendah.  Guna mengatasi permasalahan tersebut, salah satu upaya yang perlu dilakukan adalah melakukan perbanyakan dan pengembangan jenis (klon) kakao yang memiliki potensi genetik yang unggul. Metode Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT). Perlakuan pada petak utama adalah klon kakao yang terdiri atas dua klon yaitu  Sulawesi 1 dan Sulawesi 2, perlakuan pada anak petak adalah konsentrasi 2,4-D yang terdiri dari lima taraf yaitu 0,5 ppm 2,4-D, 1 ppm 2,4-D, 1,5 ppm 2,4-D, 2 ppm 2,4-D, dan 2,5 ppm 2,4-D.  Terdapat 10 kombinasi perlakuan dan setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga terdapat 30 unit percobaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan induksi kalus pada berbagai konsentrasi 2,4-D  dari setiap klon kakao unggul Sulawesi yang dicobakan dan mengetahui konsentrasi 2,4-D dan klon kakao unggul Sulawesi yang lebih baik untuk induksi kalus.  Kesimpulan dari penelitian ini adalah kemampuan induksi kalus tidak berbeda pada berbagai konsentrasi 2,4-D untuk  setiap klon kakao unggul Sulawesi yang dicobakan. Saat muncul kalus paling cepat diperoleh pada konsentrasi 1 ppm 2,4-D baik pada klon unggul Sulawesi 1 maupun pada klon unggul Sulawesi 2. Persentase pembentukan kalus tertinggi diperoleh pada konsentrasi 1 ppm 2,4-D baik pada klon Sulawesi 1 maupun klon Sulawesi 2 dengan persentase pembentukan kalus mencapai 100%. Konsentrasi 1 ppm 2,4-D merupakan konsentrasi yang lebih baik untuk menginduksi kalus pada klon kakao unggul Sulawesi.
Karakterisasi Sumber Benih Bawang Merah Dari Berbagai Daerah Sentra Produksi Di Lembah Palu Aziz, Handri Annafi; Ete, Andi; H, bahrudin
AGROTEKBIS Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditi hortikultura yang memiliki prospek peluang usaha yang sangat baik.Bawang merah banyak dimanfaatkan sebagai penyedap makanan, obat tradisional, dan bahan utama membuat bawang goreng.Tujuan yang diharapkan pada penelitian ini yaitu dapat menemukan wilayah sentra produksi bawang merah di Lembah Palu yang digunakan sebagai sumber benih (bahan tanam) yang mampu mempertahankan produksi yang tinggi dan mutu lebih baik.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dirancang dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan pada penelitian ini terdiri dari satu faktor yaitu daerah sentra produksi bawang merah lembah palu yang terdiri dari: D1 = Bulupountu jaya,D2 = Guntarano, D3 = Kayumalue D4 = Maku, D5 = Oloboju, D6 = Soulove. Hasil penelitian menunjukkan yaitu sumber benih  yang berasal dari Desa Soulove memiliki karakter produksi dan mutu yang tinggi. Hal tersebut ditunjukkan oleh  jumlah daun, jumlah anakan, jumlah umbi, diameter umbi, kekerasan umbi, daya berkecambah, kecepatan berkecambah, waktu berkecambah dan indeks vigor hipotetik yang lebih baik.
Identifikasi Karakter Fisiologis Dini Padi Gogo Lokal Mangkawa Terhadap Cekaman Kekeringan Cahyadi, Edi; Ete, Andi; Made, Usman
AGROTEKBIS Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi benih Fakultas Pertanian Untad dari bulan Maret – Juni 2013, dengan tujuan untuk mengetahui toleransi padi gogo lokal Mangkawa terhadap cekaman kekeringan berdasarkan karakter fisiologis dininya.  Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dirancang menggunakan rancanagn acak lengkap (RAL) dengan 5 taraf perlakuan yaitu : M0 = Tampa pemberian PEG 6000, M1 = larutan PEG 6000 – 1 bar, M2 =  larutan PEG 6000 – 2 bar,     M3 = larutan PEG 6000 -3 bar dan M4 = larutan PEG 6000 – 4 bar, setiap perlakuan diulangi sebanyak 5 kali sehingga terdapat 25 unit percobaan. Setiap unit percobaan menggunakan uji kertas digulung didirikan dalam plastik (UKDp) sebanyak 50 benih. Data hasil pengamatan di analisis dengan sidik ragam  (Uji-F), apabila hasil analisis ragam menunjukkan perbedaan nyata dilakukan uji lanjut beda nyata jujur (BNJ) pada taraf 5%.  Hasil penelitain ini berpengaruh nyata terhadap semua peubah pengamatan. Uji cekaman kekeringan dengan penggunaan larutan PEG 6000 menunjukkan bahwa tolok ukur kecepatan berkecambah, waktu berkecambah, prsentase kecambah normal, panjang plumula, rasio panjang akar per panjang plumula dan kandungan prolin bebas dapat mengindikasikan padi gogo lokal Mangkawa toleran terhadap kekeringan.
Tingkat Bahaya Erosi (TBE) Pada Hutan Dan Lahan Kakao Di Desa Sejahtera, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi Fadhil, Muhammad; Monde, Anton; Rahman, Abdul
AGROTEKBIS Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada umumnya erosi merupakan faktor utama yang menyebabkan kerusakan tanah. Terjadinya erosi dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain erosivitas, erodibilitas, kemiringan dan panjang lereng, pengelolaan tanaman dan pengelolaan tanah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan bulan Oktober 2012 dengan menggunakan metode survey secara langsung dilapangan dan dilanjutkan dengan pengambilan sampel bahan untuk analisis di Laboratorium. Kemudian hasil analisis tersebut diolah dengan menggunakan persamaan USLE (Universal Soil Loss Equation). Hasil analisis dari penelitian ini yaitu batas toleransi pada hutan 1 dan hutan 2 adalah 29,80 dan 30,60 ton/ha/thn, sedangkan lahan kakao berkisar antara 24,55-34,10 ton/ha/thn. Pada penelitian ini tingkat bahaya erosi hutan 1 dan hutan 2 tergolong rendah (R) yaitu 0,09 dan 0,08. Sedangkan tingkat bahaya erosi pada lahan kakao tertinggi terdapat pada lahan kakao 2c yaitu 18,68 dan tingkat bahaya erosi pada lahan kakao terendah terdapat pada lahan kakao 1b yaitu 3,70.
Analisis Komparatif Pendapatan Usahatani Padi Sawah Sistem Tabela Dan Sistem Tapin (Di Desa Dolago Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong) CA, Siti Yulianty; Rauf, Rustam Abd.; H., Sulaeman
AGROTEKBIS Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan taraf hidup masyarakat tani dapat dicapai melalui pembangunan pertanian yang berkesinambungan. Pembangunan pertanian yang berkesinambungan ditandai adanya kelangsungan produksi yang memberikan keuntungan dan adanya kebebasan bagi petani untuk menentukan pilihan terbaik dalam berusahatani. Penelitian ini bertujuan mengetahui berapa besar pendapatan usahatani dengan penerapan teknologi sistem tanam benih langsung (Tabela) dan tanam pindah (Tapin), mengetahui seberapa besar perbandingan pendapatan usahatani sistem tanam benih langsung (Tabela) dan sistem tanam pindah (Tapin) serta mengetahui apakah usahatani sistem tanam benih langsung (Tabela) dan tanam pindah (Tapin), layak atau tidak. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja, penentuan responden dilakukan dengan metode sensus jumlah responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 orang dengan pembagian 15 orang petani yang menggunakan sistem tabela 15 orang petani yang menggunakan sistem tapin. Hasil penelitian ini adalah rata-rata/ha pendapatan usahatani padi sawah sistem tanam pindah (Tapin) lebih besar dibandingkan rata-rata pendapatan/ha usahatani padi sawah sistem tanam benih langsung (Tabela). Usahatani sistem tabela dan tapin layak diusahakan karena nilai R/C > 1. Perbandingan pendapatan usahatani yang menerapkan sistem tanam pindah (Tapin) dengan petani yang menerapkan sistem tanam benih langsung (Tabela) di Desa Dolago diperoleh nilai t hitung sebesar -3,223 < t tabel pada α 5% (1,701) dan >  α 1 % (2,763) yang berarti H0 ditolak.
Pengembangan Strategi Pemasaran Abon Ikan UKM Sri Rejeki: Pendekatan Marketing Mix Legrisca, Marisa; Yantu, M.R.; Laapo, Alimudin
AGROTEKBIS Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu cara yang biasa dilakukan untuk memanfaatkan ikan sehingga memiliki nilai jual yang tinggi adalah mengolahnya menjadi abon. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi marketing mix abon ikan dan menganalisis strategi pemasaran abon ikan yang dilakukan.UKM Sri Rejeki. Penentuan sampel ditentukan secara purposive, sampel rating sebanyak 5 responden, yaitu responden dari pihak internal terdiri atas pimpinan dari UKM Sri Rejeki, respon dan dari pihak eksternal Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dan 3 konsumen yang sedang belanja. Penentuan sampel bobot dipilih secara purposive yaitu pimpinan UKM Sri Rejeki. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan analisis SWOT yang diperoleh UKM      Sri Rejeki yaitu terletak pada kuadran I (satu). Hal ini menggambarkan situasi yang sangat menguntungkan perusahaan, sehingga diharapkan perusahan tersebut dapat bertahan.
Pengukuran Kinerja Sumberdaya Manusia: Suatu Pendekatan Balanced Scorecard Santoso, Joko; Yantu, M.R.; H., Sulaeman
AGROTEKBIS Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumberdaya manusia (SDM) merupakan hal yang sangat berperan penting dalam usaha bisnis, baik produksi maupun pemasaran. Tujuan yang ingin dicapaidalam penelitian ini ialah merancang sistim pengukuran kinerja (SDM) berorientasikan pada industri tahu mitra cemangi. Industri Tahu Mitra Cemangi merupakan salah satu industri yang mengolah hasil pertanian kedelai menjadi produk tahu yang beroperasi di Kelurahan Boyaoge Kecamatan Palu Barat Kota Palu. Fluktuasi yang dialami dalam proses produksi dan pemasaran Industri Tahu Mitra Cemangi akhir-akhir ini sangatlah merugikan industri tersebut, oleh karnanya industri perlu menerapkan penilaian kinerja dan strategi yang efisien. Analisis yang digunakan adalah Balanced Scorecard (BSC). Responden dalam penelitian ini adalah pihak manajemen dan karyawan, Adapun karyawan yang relatif homogen yaitu merupakan Karyawan Harian Tetap (KHT). Hasil pengukuran kinerja dengan menggunakan BSC pada Industri Tahu Mitra Cemangi selain perspektif proses bisnis internal masih banyak indikator yang digunakan belum memenihi standart penilaian diantaranya pada prespektif finansial dan prespektif pertumbuhan dan pembelajara. Oleh sebab itu Industri Tahu Mitra Cemangi perlu menerapkan Balanced Scorecard sebagai panduan penilaian kinerja.
Analisis Pendapatan Dan Nilai Tambah Keripik Nangka Pada Industri Rumah Tangga Tiara Di Kota Palu A., Nurmedika; M., Marhawati; Alam, Max Nur
AGROTEKBIS Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melalui agroindustri, pengolahan buah nangka dapat meningkatkan nilai tambahnya. Sehubungan dengan hal tersebut, maka dilakukanlah penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui besarnya penerimaan, pendapatan dan nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan buah nangka menjadi keripik nangka pada industri rumah tangga Tiara di Kota Palu. Penelitian ini dilakukan pada Bulan Juni-Agustus Tahun 2012. Penentuan sampel dalam penelitian ini ditetapkan secara purposive, karena industri rumah tangga Tiara merupakan industri yang berproduksi secara kontinyu dan produksinya besar. Responden sebanyak 4 orang, yaitu 1 orang pimpinan dan 3 orang tenaga kerja.  Jenis data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dengan wawancara dan data sekunder dari instansi terkait. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan analisis pendapatan dan analisis nilai tambah metode Hayami. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerimaan yang diperoleh industri rumah tangga Tiara dalam memproduksi keripik nangka selama Bulan Juli Tahun 2012 sebesar Rp. 58.500.000, pendapatan sebesar Rp. 36.307.614,25 dan nilai tambah sebesar Rp. 33.169/kg.

Page 4 of 68 | Total Record : 678