cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 23883011     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 678 Documents
ANALISIS PENDAPATAN USAHA ABON IKAN TENGGIRI PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA “ALTHAF FOOD”DI KOTA PALU Nur Syafar,Arifuddin Lamusa, Moh
AGROTEKBIS Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fish is quickly undergoing spoiled. Therefore the community process fish to several alternatives forms such as fish floss.  Home industry ?Althaf Food? produces fish floss from mackerel. Located in ulujadi sub-district Palu City.The purpose of this study was to analyse the income of ?Althaf Food?. The owner and employee from the production department were selected as respondents. The income was analysed from the interview data. The study showed that the ?Althaf Food? produces fish floss got income amounting to 1,638,612 IDR in four times of a month.
TINGKAT ERODIBILITAS TANAH PADA BEBERAPA TINGKAT KEMIRINGAN LAHAN DI DESA LABUAN TOPOSO KECAMATAN LABUAN KABUPATEN DONGGALA Kalaati, Ismail; Ramlan, Ramlan; Rahman, Abd.
AGROTEKBIS Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed at determining erosion rate under several lands with different slopes in Labuan village, Toposo sub-district of Donggal district. This research was expected to produce information that could be used as consideration for achieving optimal plant yield. It was conducted from November to December 2016. Soil samples were analyzed in the Soil Laboratory of Agriculture Faculty Tadulako University of Palu. Survey was done on each land unit resulting from overlaying topography map and land use map. Soil samples for each land unit were determined purposively. Highest erosion rate of 0.61 ton/ha/yr categorized as high was found in cacao plantation of 15-25% slope whereas lowest of 0.32 ton/ha/yr categorized was in cacao plantation of 8-15% slope. Lack of organic matter in this cacao plantation is the main cause of soil erosion.
PERTUMBUHAN ANGGREK VANDA (vanda sp) PADA BERBAGAI KOMPOSISI MEDIA SECARA IN VITRO Rupawan, I Made; Basri, Zainuddin; Bustami, Mirni
AGROTEKBIS Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan anggrek pada kultur jaringan ditentukan oleh banyak faktor, diantaranya komposisi media yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan komposisi media yang sesuai bagi pertumbuhan anggrek vanda secara in vitro. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Tanaman Fakultas Kehutanan Universitas Tadulako yang berlangsung dari bulan April sampai Juni 2013.  Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan komposisi media yang dicobakan, yaitu media VW + 2 ppm giberelin + 250 mL air kelapa per liter media, Media MS + 2 ppm giberelin + 250 mL air kelapa per liter media, Media MS + 2 ppm giberelin, dan Media MS + 250 mL air kelapa per liter media. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis peragam.  Hasil analisis yang menunjukkan pengaruh nyata atau sangat nyata selanjutnya diuji dengan menggunakan uji Beda Nyata Jujur guna mengetahui perbedaan nilai rata-rata antar perlakuan yang dicobakan.  Hasil penelitian menunjukkan komposisi media VW yang ditambahkan 2 ppm giberelin dan 250 mL air kelapa per liter media lebih sesuai bagi pertumbuhan anggrek bulan. Rata-rata tinggi planlet, jumlah tunas, jumlah daun dan jumlah akar anggrek bulan yang tumbuh pada komposisi media tersebut masing-masing 1,82 cm, 2,55 tunas, 2,00 helai daun dan 2,25 helai akar per planlet.
KEANEKARAGAMAN ARTHROPODA PADA PERTANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L.) DI KECAMATAN PALOLO KABUPATEN SIGI S., Yatno; Pasaru, Flora; Wahid, Abd
AGROTEKBIS Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman Arthropoda pada pertanaman Kakao pada bagian  tajuk (Sweep net) dan permukaan tanah (pitfall trap). Penelitian dilaksanakan pada pertanaman kakao. di Desa Sejahtera, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi dan kegiatan identifikasi Arthropoda dilaksanakan di Laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Penelitian menggunakan metode purposive sampling atau ditentukan secara sengaja, dilakukan pada lahan seluas 1 Ha yang dibagi dalam 5 hamparan pertanaman yang dijadikan pengamatan, dengan total  25 perangkap, dilakukan setiap 7 hari sekali, pengamatan selama 3 kali. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan jaring serangga dan  perangkap jebakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 11 ordo yang terdiri dari 21 famili dan 307 populasi untuk arthropoda tajuk (Sweep net) sedangkan arthropoda permukan tanah terdapat 5 ordo yang terdiri dari 6 famili dan 871 populasi.Analisis indeks keragaman menunjukkan bahwa pengamatan arthropoda tajuk berpengaruh terhadap keanekaragaman (H?), kemelimpahan (N1), kemelimpahan populasi sangat melimpah (N2), sedangkan pada pengamatan arthropoda tanah tidak berpengaruh, disebabkan oleh faktor habitat dan rantai makanan, sehingga jumlah ordo, populasi lebih sedikit.
ANALISIS PEMASARAN BAWANG GORENG PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA FLAMBOYAN DI KELURAHAN PANAU KECAMATAN TAWAELI KOTA PALU Hasanuddin,Hj.Hadayani, Asfiana
AGROTEKBIS Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims was to determine the of marketing channels, the magnitude of the marketing margin and determine the efficiency of marketing at the home industry Flamboyan in Panau Village Tawaeli Subdistrict Palu City. The research was conducted at the home industry Flamboyan in Panau Village Tawaeli Subdistrict Palu City. The number of respondents in this study as many as 14 people consisting of on 1 person leaders, 4 person employee, 1 person retailers and 8 person consumer. Determination of the respondents in the management, employees and consumers in the industry Flamboyan in do (purposive while determining the respondents retailers in do (tracing sampling method). Based on the results of research that there are two existing marketing channels in Home Industry Flamboyan namely : Channel I : Producer - Retailers - Consumer Channel II : Producer-Consumer. Total marketing margin on the first line of Rp 105,000 with the following details for the packaging of 100 grams of Rp 20,000 , 150 grams of Rp 35,000 and Rp 50,000 packs of 250 grams. The second marketing channel marketing margins can not be found because there is no marketing agencies involved in marketing products Flamboyan fried onions . The efficiency values of the first channel marketing was 50%  and for the second channel was 0%, which is more efficient marketing channel is the second channel II.
PENGARUH APLIKASI Trichoderma sp. TERHADAP LAYU BAKTERI Ralstonia solanacearum PADA TANAMAN PISANG Trisnawati, Eka; Panggeso, Johanis; Asrul, Asrul
AGROTEKBIS Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banana plant (Musa paradisiacal L.) is one of Indonesia native plants currently facing a serious problem of bacterial wilt disease caused by Ralstonia solanacearum bacteria. The purpose of this research was to determine the effect of Trichoderma sp. application at different rates to controll the bacterial. This research was conducted in the Plant Disease Laboratory and in the Agricultural Faculty of Agriculture, Tadulako University from April to September 2017. Banana seeds used were four month old kepok. This study used a Completely Randomized Design (CRD) with four rates of Trichoderma sp. i.e. control (T0), 20 g (T1), 40 g (T2), and 60 g (T3). Each treatment was replicated five times. The results of this study showed that the fastest incubation period occurred in T0 treatment (7 days) compared to the lowest T3 (25 days). The T3 treatment was able to reduce the bacterial wilting attack by 10-20%.
KINERJA KEUANGAN INDUSTRI MEUBEL ROTAN TORA-TORA DI KOTA PALU PROVINSI SULAWESI TENGAH Aldjufrie, Manal; Lamusa, Arifuddin
AGROTEKBIS Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Sulawesi Tengah merupakan salah satu daerah penghasil rotan, oleh karena itu industri meubel rotan sangat prospektif untuk dikembangkan di Kota Palu. Salah satu industi yang mengelolah rotan menjadi aneka kerajinan adalah industri meubel rotan Tora-Tora. Industi  ini memiliki produksi yang terbilang cukup tinggi. Namun, masih belum dapat menginformasikan dengan baik laporan keuangannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perkembangan kondisi kinerja keuangan industri meubel rotan ?Tora-Tora? di Kota Palu selama dua tahun terakhir dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2012. Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa industri meubel rotan ini merupakan salah satu industri penghasil kerajinan rotan terbesar ke tiga. Responden pada penelitian ini adalah pimpinan dan karyawan Meubel Rotan Tora-Tora. Penentuan responden dilakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa pimpinan perusahaan dan karyawan dapat memberikan informasi tetang mengenai usahanya serta mengetahui kondisi keuangan dari usahanya. Pengumpulan data pada penelitian ini terdiri atas data primer dan data sekunder. Analisis yang digunakan yaitu rasio likuiditas, solvabilitas dan rentabilitas. Hasil analisis rasio keuangan, tingkat likuiditas pada tahun 2011 sebesar 2,01 persen mengalami kenaikan Tahun 2012 menjadi 4,50 persen. Dilihat dari solvabilitas, tingkat solvabilitas pada Tahun 2011 sebesar 2,11 persen mengalami kenaikan pada Tahun 2012 menjadi 49,9 persen. Dilihat dari rentabilitas, tingkat rentabiltas pada tahun 2011 sebesar 0,085 persen mengalami kenaikan pada tahun 2012 menjadi 0,095 persen, nilai rentabilitas tergolong rendah hal ini dikarenakan meningkatnya biaya yang digunakan. Industri meubel rotan Tora-Tora memliki nilai rasio keuangan yang baik pada likuiditas dan solvabilitas akan tetapi memiliki nilai yang tergolong rendah pada rentabilitasnya.
STRATEGI PENGEMBANGAN KERIPIK SINGKONG BALADO PADA UKM “PUNDI MAS” DI KOTA PALU Pele, Arni Tirsa; Lamusa, Arifuddin; Tangkesalu, Dance
AGROTEKBIS Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi alternatif yang tepat untuk diterapkan dalam pengembangan keripik singkong balado pada UKM ?Pundi Mas? di Kota Palu. Jumlah responden 7 orang yang terdiri dari        1 pimpinan dan 6 orang karyawan pada UKM ?Pundi Mas?.  Analisis yang digunakan adalah analisis SWOT. Total nilai yang diperoleh Tabel IFAS yaitu sebesar 3,01 dengan skor kekuatan 2,20 dan skor kelemahan sebesar 0,81. Hal ini menunjukkan bahwa faktor kekuatan UKM ?Pundi Mas? lebih besar dari faktor kelemahan, sedangkan total nilai yang diperolah dari EFAS yaitu sebesar 3,03 dengan skor peluang 2,29 dan skor ancaman sebesar 0,74. Hal ini menunjukkan faktor peluang yang dimiliki oleh UKM ?Pundi Mas? lebih besar dari faktor ancaman. Berdasarkan hasil perhitungan dari nilai rating dan bobot faktor internal strategi pengembangan usaha keripik singkong balado pada UKM  ?Pundi Mas? sebagai sumbu X yaitu 1,39, sedangkan faktor eksternal  pada UKM ?Pundi Mas? sebagai sumbu Y yaitu 1,55. Strategi alternatif yang tepat untuk UKM ?Pundi Mas? adalah strategi SO.  Strategi SO merupakan strategi yang dapat digunakan UKM ?Pundi Mas? dalam menciptakan strategi yang menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang yang ada.
PERANAN KEMASAN DAN MEDIA SIMPAN TERHADAP KETAHANAN VIABILITAS DAN VIGOR BENIH NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lamk) KULTIVAR TULO-5 SELAMA PENYIMPANAN Lodong,Yohanes Tambing, Adrianton, Oktralixon
AGROTEKBIS Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jackfruit seed including recalcitrant seeds that can not be stored longer, and its high water content immediately germinate, so rapidly lose viability within a relatively short time. So that need special handling in maintaining viability and vigor during storage. This study aimed to obtain the type of packaging and appropriate storage media to maintain viability and vigor jackfruit seeds during storage. This study used a completely randomized design factorial two factors. The first factor is the packaging Basket woven bamboo, Box Styrofoam and cardboard box. The second factor is media store sawdust, rice husk and wood charcoal powder. The results showed that the use of packaging baskets woven bamboo and rice husk media play a role both in maintaining the viability and vigor of jackfruit Tulo-5 to generate higher seed moisture content that is on average 59.93%. Time germinate faster which is an average of 6.16 days. Higher growth rate is an average of 18.14% /etmal. Plant height 3, 4 and 5 higher MST each with an average of 33.81, 38.17 and 42.95 cm. The number of leaves 3, 4 and 5 MST more each with an average of 2.93, 3.60 and 3.93 strands. IVH higher averaging 4.55.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA TERNAK AYAM PEDAGING (STUDI KASUS PADA USAHA PATRIOT DI DESA MASARI KECAMATAN PARIGI SELATAN KABUPATEN PARIGI MOUTONG PROVINSI SULAWESI TENGAH) Tauhid, Moh.; Hadayani, Hadayani; Tangkesalu, Dance
AGROTEKBIS Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Broiler business in Patriot business still applies traditional farming system with such weaknesses as relatively simple production equipment, relatively high mortality rate and limited human resources.  Data collected was analyzed using SWOT Analysis. The IFAS value was 3.22, with the strength value was 2.27 and the weakness value was 0.95. This shows that the strength factor in the "Patriot" business is greater than the weakness factor.  The EFAS value was 3.54, with the opportunity value was 1.60, and the threat value was 1.94.  Based on the internal and external factors, the total score of  the strength and the weakness factors positioned at X axis was equal to 1.32, while that of the opportunity and the threat positioned at Y axis was equal to 0.34. The appropriate development strategy for Patriot business is ST strategy. Therefore, the best strategy for the Patriot business development is Strength-Threat strategy, the strategy of using strength to overcome the threats.