cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 23883011     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 678 Documents
ANALISIS NILAI TAMBAH KOPI JAHE PADA INDUSTRI SAL-HAN DI KOTA PALU A., Zulkarnain; Lamusa, Arifuddin; Tangkesalu, Dance
AGROTEKBIS Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya nilai tambah yang diperoleh para pelaku usaha agroindustri memicu persaingan yang semakin meningkat, baik dalam memperoleh bahan baku maupun pemasaran produk olahan.  Peranan agroindustri dalam upaya mempertahankan produk primer menjadi produk olahan untuk meningkatkan nilai tambah sangat diperlukan.  Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkn nilai tambah adalah pengolahan biji kopi kering menjadi kopi jahe.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tambah biji kopi kering yang diperoleh perusahaan setelah diolah menjadi kopi jahe pada industri Sal-Han di Kota Palu.  Responden dalam penelitian ini berjumlah 4 orang yang teridiri dari 1 orang pimpinan industri dan 3 orang karyawan dengan spesialisasi kerja tertentu.  Alat analisis yang digunakan adalah Analisis Nilai Tambah menurut Metode Hayami.  Hasil penelitian ini adalah nilai tambah merupakan selisih antara nilai output, sumbangan input lain dan harga bahan baku.  Nilai tambah yang dihasilhan oleh industri Sal-Han sebesar Rp. 61.661,11 per kilogram, nilai output yang dihasilkan sebesar Rp 90.000,00, dan nilai sumbangan input lain sebesar Rp 8.338,89.  Rasio nilai tambah merupakan persentase antara nilai tambah dengan nilai output. Besarnya rasio nilai tambah pada industri Sal-Han sebesar 68,51%, hal ini menunjukan bahwa dari setiap Rp 100 nilai produk kopi jahe akan diperoleh nilai tambah sebesar Rp. 68,51
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG MANIS (Studi Kasus : Di Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi) N., Susianti; Rauf, Rustam Abd.
AGROTEKBIS Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani jagung manis di Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Responden sebanyak 36 orang, yang dilakukan dengan metode sensus. Alat analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan dan Analisis regresi berganda. Hasil uji-t menunjukkan bahwa variabel yang dianalisis meliputi luas lahan (LL), harga benih (HrgaBNH), harga pupuk (HrgPP), upah tenaga keja (UTK), harga output/Jagung (HrgJ) berpengaruh nyata terhadap pendapatan usahatani jagung manis dengan nilai signifikan < 0,01 pada taraf α 1% dan untuk variabel umur petani (UP) signifikan < 0,05 pada taraf α 5%, sedangkan untuk variabel harga pestisida (HrgPTS), pendidikan petani (PP) tidak berpengaruh nyata terhadap pendapatan usahatani jagung manis. Dan berdasarkan hasil analisis dapat diketahui bahwa rata-rata penerimaan setiap responden yaitu sebesar Rp 6.564.444/0,56 ha. Total biaya produksi diperoleh dari penjumlahan total biaya tetap sebesar Rp 590.689/0,56 ha dengan total biaya variabel sebesar Rp 2.559.500/0,56 ha, sehingga diperoleh total biaya produksi sebesar Rp 3.150.189/0,56 ha/MT. Pendapatan diperoleh dari rata-rata penerimaan dikurangi total biaya produksi, sehingga diperoleh pendapatan sebesar   Rp 3.414.255/0,56 ha/MT.
KAJIAN INTENSITAS PEMBERIAN AIR DAN PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI (Brassica juncea L.) P, Hendri; Anshar, Muhammad
AGROTEKBIS Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman sawi merupakan salah satu tanaman sayuran yang memiliki peranan penting bagi kesehatan tubuh yaitu sebagai salah satu sumber vitamin, mineral dan serat.  Selain itu, tanaman sawi dapat menjadi sumber pendapatan bagi petani. Pemberian air dan pemupukan dengan menggunakan pupuk organik dari kandang sapi sangat perlu dikembangkan sehingga dapat memberikan solusi dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil sawi, khususnya pada pertanian organik. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh intensitas pemberian air dan pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil sawi yang baik. Penelitian ini dilakukan di Green House Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial dengan 2 faktor.  Faktor pertama adalah pemberian air yang terdiri dari 3 taraf perlakuan, yaitu permberian air 1 sari sekali, pemberian air 2 hari sekali dan pemberian air 3 hari sekali dengan dosis air 500 ml/polibag. Sedangkan faktor kedua adalah pemberian pupuk organik dari pupuk kandang sapi yang terdiri dari 2 taraf perlakuan, yaitu tanah tanpa penembahan pupuk organik sebagai kontrol dan tanah 2,5 kg + pupuk organik dari kandang sapi 2,5 kg komposisinya (1:1) dalam isi 5 kg/polibag.  Masing-masing perlakuan dibuat dalam 6 kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali. Dalam satu perlakuan terdapat 6 polibag tanaman, sehingga terdapat 18 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi pemberian air 2 hari sekali dengan pemberian pupuk organik 2,5 kg/polibag menghasilkan tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar daun, berat kering daun, dan berat kering akar tanaman sawi yang tertinggi. Perlakuan intensitas pemberian air 2 hari sekali menghasilkan tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar daun, berat kering daun tertinggi.
PENGARUH BERBAGAI KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN DAUN DEWA (Gynura pseudochina(L.)DC) Anata, Ramdan; Sahiri, Nirwan; Ete, Andi
AGROTEKBIS Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun dewa merupakan tanaman berkhasiat obat yang masih kurang dikenal masyarakat Indonesia khususnya masyarakat kota Palu. Tanaman ini banyak memiliki khasiat untuk pengobatan dan juga mudah untuk di budidayakan, sehingga berpotensi untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi berbagai media tanam dan jenis pupuk kandang yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman daun dewa. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2013 yang bertempat di Kelurahan Petobo Jln. Jenderal Soeharto, Kecamatan Palu Selatan, dengan ketinggian tempat kurang lebih ± 85m di atas permukaan laut (dpl). Penelitian dilaksanakan dalam bentuk percobaan yang disusun berdasarkan rancangan acak kelompok (RAK) dengan dua faktor yang terdiri atas faktor pertama adalah komposisi media yang berbeda (M) yang terdiri atas 3 (tiga) taraf perlakuan yakni M1 (1:1 (Tanah:Pasir), M2 (1:2 (Tanah:Pasir) dan M3 (2:1 (Tanah:Pasir)dan faktor kedua adalah pupuk kandang (P) yang terdiri dari 3 (tiga) taraf yakni P1 (Pupuk Kandang Ayam), P2(Pupuk Kandang Sapi) dan P3 (Pupuk Kandang Kambing). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali,sehingga secara keseluruhan terdapat 3 x 3 x 3 = 27 dan masing masing perlakuan terdapat 2 (dua) tanaman sehingga jumlah keseluruhan tanaman yaitu 54 tanaman. Untuk mengetahui pengaruh perlakuan terhadap parameter pengamatan, maka dilakukan analisis ragam (uji F 5%). Jika pengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji DMRT 5%.Hasil penelitian menujukan bahwa perlakuan jenis pupuk kandang terbaik terdapat pada perlakuan P2 dan perlakuan komposisi media terdapat pada perlakuan M1 serta interaksi terbaik terdapat pada perlakuan P2M1 untuk variabel jumlah daun, jumlah anakan dan berat basah tajuk.
PENGARUH KOMPOSISI MEDIA DAN FREKUENSI PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN DAUN DEWA (Gynura pseudochina (L.) DC) Listyaningsih, Weni; Sahiri, Nirwan; Madauna, Ichwan
AGROTEKBIS Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun dewa mengandung berbagai unsur kimia, antara lain saponin, flavonoid, minyak atsiri, dan antikoagulan. Dalam pembudidayaan daun dewa perlu pemberian nutrisi yang cukup untuk menunjang pertumbuhannya karena keberhasilan dari budidaya ditentukan oleh kemampuan produksi tanaman.Sehingga perlu pemberian bahan organik sebagai unsur hara untuk mendapatkan hasil yang optimal bagi pertumbuhan daun dewa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media dan frekuensi pemberian pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil daun dewa (Gynura Pseudochina (L.) DC). Penelitian dilaksanakan dalam bentuk percobaan yang disusun berdasarkan rancangan acak kelompok (RAK) dengan dua faktor yang terdiri atas Faktor pertama adalah komposisi media yang berbeda (K) yang terdiri dari 3 (tiga) taraf perlakuan yakni K1 (Tanah), K2 (Tanah 1 : Pasir 1) dan K3 (Tanah 2 : 1 Pasir : 1 Pupuk Kandang) dan Faktor kedua adalah Frekuensi pemberian pupuk organik cair (P) yang terdiri dari 3 (tiga) taraf yakni P1 (1 kali; 2 MST), P2 (2 Kali; 2 dan 4 MST) dan P3 (3 Kali; 2, 4 dan 6 MST). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali,sehingga secara keseluruhan terdapat  3 x 3 x 3 = 27  petak percobaan.Dari hasil penelitian yang dilakukan dengan melihat perlakuan komposisi media yang berbeda (K) dan Perlakuan Frekuensi pemberian pupuk organik cair (P) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman daun dewa, perlakuan komposisi media yang berbeda (K) berpengaruh nyata dan sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, berat basah tajuk dan berat kering tajuk. Perlakuan Frekuensi pemberian pupuk organik cair (P) berpengaruh nyata dan sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah cabang. Sedangkan interaksi keduanya berpengaruh nyata terhadap variabel panjang akar pada perlakuan media tanah + pasir + pupuk kandang dan penyemprotan 2,4 dan 6 MST.
SINTESIS DAN KARAKTERISASI BIOPLASTIK BERBASIS PATI SAGU (Metroxylon sp) Imran, Yuniarti L.; Hutomo, Gatot S.; Rahim, Abdul
AGROTEKBIS Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan umum penelitian ini adalah modifikasi sintesis dan karakteristik bioplastik berbasis pati sagu dengan asam asetat dan gliserol. Karakterisasi bioplastik meliputi laju transmisi uap air (WVTR), kemampuan menahan air (WHC), kemampuan menahan minyak (WHC), kekuatan tarik, pemanjangan, kristalinitas, spektra molekul oleh FT-IR dan biodegradasi. Penelitian ini menggunakan 8 kombinasi perlakuan meliputi 4,4%, 5%, 5,5%, 6,2%, 4,3%, 4,9%, 5,3% dan 6,1%. Hasil analisis menunjukkan bahwa perlakuan dengan penambahan asam asetat dan gliserol telah meningkatkan sifat fisik dan mekanik bioplastik. Hasil analisis laju transmisi uap air (WVTR) berbeda nyata pada perlakuan 6,1%, 5% dan 4,3% (penambahan asam asetat + gliserol). Hasil WVTR terbaik pada perlakuan 6,1% (penambahan asam asetat 10 mL + gliserol 3 mL) dengan nilai 5,28 g/m2.jam, hasil analisis ketebalan 0,021 cm, kekuatan tarik 3,72 MPa, pemanjangan 16,65%, kristalin 14,39%. Hasil analisis FT-IR menunjukkan bahan kimia pada gugus fungsi terjadi kemiringan gugus –OH yang diduga akibat adanya reaksi antara molekul biopolimer dengan asam asetat dan gliserol. Hasil analisis menunjukkan bioplastik berbasis pati sagu dengan bahan asam asetat dan gliserol dapat terdegradasi secara alami dengan media pasir dan mikroba EM4 selama 24 hari.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) PADA BERBAGAI UMUR SEMAI DENGAN TEKNIK BUDIDAYA SRI (SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION) Usman, Zakiah; Made, Usman; A., Adrianton
AGROTEKBIS Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan pelaksanaan yang paling prinsip antara teknik SRI dan konvensional dalam budidaya padi adalah pengairan yang intermittent selama fase vegetatif dan mengutamakan pupuk organik, di samping anjuran penanaman bibit muda pada SRI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman padi pada berbagai umur semai dengan teknik SRI. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Tondo, kota Palu, yang berlangsung dari bulan April – Juli 2013. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri atas 6 perlakuan, yaitu A = Tabela, B = umur semai 6 hari, C = umur semai 9 hari, D = umur semai 12 hari dan E = umur semai 15 hari menggunakan pola tanam SRI, serta F = umur semai 18 hari menggunakan pola tanam konvensional. Masing-masing perlakuan diulang tiga kali sebagai kelompok sehingga terdapat 18 unit perlakuan. Setiap unit perlakuan terdiri dari 4 tanaman sehingga terdapat 72 tanaman.  Data hasil pengamatan dianalisis dengan sidik ragam (Uji-F), apabila hasil analisis ragam menunjukkan perbedaan nyata dilanjutkan uji lanjut beda nyata jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tabela (A) dapat mempercepat umur berbunga 9 hari dibandingkan pola tanam konvensional dan umur panen 12 hari dibandingkan pola tanam konvensional. Tanaman 6 HSS menghasilkan jumlah anakan lebih banyak dan hasil gabah kering yang lebih tinggi. Penggunaan pola tanam SRI dapat meningkatkan hasil gabah per rumpun 90,79% dibanding pola tanam konvensional.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA ABON SAPI PADA UKM MUTIARA “HJ. MBOK SRI” DI KOTA PALU Oghie, Yusran; Antara, Made; Rauf, Rustam Abd.
AGROTEKBIS Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Abon UKM Mutiara “Hj. Mbok Sri” di Kota Palu merupakan salah satu industri rumah tangga.UKM ini merupakan salah satu industri yang memproduksi produk abon sapi di Kota Palu.  Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui strategi pengembangan usaha abon sapi pada UKM Mutiara “Hj. Mbok Sri”, serta manfaat dari penelitian ini memberikan masukan bagi program usaha abon sapi pada  UKM Mutiara  “Hj. Mbok Sri” dalam menentukan arah dan pedoman pengembangan usaha. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis SWOT.  Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor perkembangan usaha abon sapi pada UKM Mutiara “Hj. Mbok Sri” yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal memiliki total nilai sebesar 3,4 dengan skor kekuatan 2,36 dan skor kelemahan 1,04. Hal ini menunjukkan faktor kekuatan yang dimiliki lebih besar dari faktor kelemahan, sedangkan untuk faktor eksternal memiliki total nilai sebesar 3,23 dengan skor peluang 2,21 dan skor ancaman 1,02. Hal ini menunjukkan faktor peluang yang dimiliki lebih besar dari faktor ancaman, sehingga disimpulkan bahwa alternatif strategi yang digunakan untuk pengembangan usaha abon sapi pada UKM Mutiara “Hj. Mbok Sri” yaitu dengan menggunakan strategi SO dimana usaha abon sapi pada UKM Mutiara “Hj. Mbok Sri” dapat menciptakan strategi yang menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang yang ada.
ANALISIS PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAHDI DESA JONO OGE KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI Mulyati, Hesti
AGROTEKBIS Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Petani padi sawah di Desa Jono Oge melakukan pengalihan fungsi lahan dari tanaman padi sawah menjadi tanaman hortikultura dikarenakan proses pengolahan lahan sampai proses pasca panen untuk tanaman hortikultura lebih mudah dibandingkan tanaman padi sawah serta tanaman hortikultura tidak membutuhkan terlalu banyak tenaga kerja dalam setiap kegiatan produksinya sehingga mengurangi biaya yang akan dikeluarkan dan memungkinkan mereka untuk memperoleh pendapatan yang lebih besar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor produksi apa yang berpengaruh terhadap produksi dan seberapa besar tingkat pendapatan petani pada usahatani padi sawah di Desa Jono Oge.  Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja, penentuan responden dilakukan dengan metode simple random sampling jumlah responden yang ditetapkan sebagai sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 orang.Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi dan analisis pendapatan usahatani.Hasil penelitian ini adalah hasil analisis secara simultan menunjukan bahwa variabel independen luas lahan, benih, urea, phonska, tenaga kerja, umur petani, pengalaman berusahatani dan tingkat pendidikan petani berpengaruh nyata terhadap usahatani padi sawah.Hasil analisis secara parsial menunjukan bahwa tidak semua variabel independen berpengaruh nyata terhadap produksi usahatani padi sawah, variebel independen yang berpengaruh nyata berdasarkan analisis regresi ialah luas lahan, benih, urea, dan pengalaman berusahatani. Hasil analisis pendapatan usahatani menunjukan bahwa pendapatan rata-rata petani padi sawah Desa Jono Oge sebesar 32.242.419,35/MT per luas lahan 2,39 ha.
ANALISIS KEBIJAKAN KETERSEDIAN STOK BERAS (Studi Kasus Pada Pergudangan Beras Perum Bulog Kota Palu) Negoro, Wahyu Jaya; M., Marhawati; Hj., Hadayani
AGROTEKBIS Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perum BULOG sebagai institusi negara yang bergerak pada bidang ketahanan pangan. Perum BULOG merupakan penyeimbang harga beras dipasaran ketika harga beras mengalami kenaikan harga, penyaluran beras untuk masyarakat miskin, dan sebagai penentu kebijakan ketahanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kebijakan ketersediaan stok beras untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat dengan penyediaan stok pergudangan dan mengidentifikasi proses penyediaan stok pada pergudangan Perum BULOG Kota Palu dalam penyediaan stok beras. Penelitian ini dilaksanakan pada pergudangan Perum BULOG Kota Palu. Penentuan lokasi ini dilakukan secara sengaja (Purposive). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari hingga  Maret 2013. Analisis yang digunakan ialah  analisis deskriptif yang menggunakan Economic Order Quantity (EOQ) dan analisis deskripsi yang menggambarkan kebijakan pada pergudangan Perum BULOG Kota Palu. Hasil analisis menunjukkan bahwa dengan harga per kilogramnya sebesar Rp 6900,- dengan biaya simpan per kilogramnya sebanyak Rp 1,38,-, jumlah rata-rata ketersediaan stok beras per bulan sebesar 2.312.798,58 Kg. Penyediaan stok yang paling ekonomis setiap satu kali pesan sebanyaks 152.078,88 Kg untuk memenuhi kebutuhan stok beras di pergudangan dengan frekuensi sebanyak 15 kali dan lead time selama 1 minggu. Penyediaan beras pergudangan tidak berjalan sesuai dengan peraturan sehingga kebijakan tidak berjalan dengan semestinya, kenyataan menurut hasil penelitian ini ialah beras tidak di beli langsung dari petani, tetapi dari pedagang pengumpul melalu mitra kerja, sehingga petani merasa dirugikan.

Page 8 of 68 | Total Record : 678