cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UNTAN
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 382 Documents
ANALISIS KEPATUHAN PASIEN RAWAT JALAN DALAM MENJALANI PENGOBATAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KAMPUNG BANGKA PONTIANAK TENGGARA PERIODE JULI 2017 - DESEMBER 2018 ., Aulia Kurniamulya
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Farmasi Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.809 KB)

Abstract

Latar Belakang: Kepatuhan merupakan perilaku pasien dalam menjalanipengobatan dengan mengikuti intruksi-intruksi atau saran medis yang disarankan.Kasus hipertensi dapat ditekan melalui peningkatan kepatuhan dalam menjalanipengobatan hipertensi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisishubungan faktor-faktor usia, jenis kelamin, dan regimen terapi terhadapkepatuhan pasien hipertensi dalam menjalani pengobatan rawat jalan diPuskesmas Kampung Bangka Pontianak Tenggara. Metode : Metode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah metode observasional analitik denganrancangan penelitian yang digunakan adalah studi kohort. Pengukuran kepatuhanpasien hipertensi rawat jalan menggunakan metode Medication Possession Ratio(MPR). Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan Kapplan-Meier. Jumlahsubyek penelitian adalah 52 pasien hipertensi yang menggunakan obatantihipertensi pertama kali selama bulan Juli hingga Desember 2017 (tanggalindeks pengobatan) dan dikuti proses perjalanan pengobatan hipertensi sampaipasien menghentikan penggunaan obatnya atau akhir pengamatan (31 Desember2018). Hasil : Hasil dari penelitian ini yaitu sebanyak 32,69% subyek patuhmenggunakan obat antihipertensi. Kepatuhan penggunaan obat antihipertensilebih besar terjadi pada pasien kategori usia ≥45 tahun (63,46%), perempuan(67,31%), dan pasien yang menggunakan monoterapi (78,85%). Perbedaan initidak bermakna secara statistik dengan nilai Log Rank berturut-turut (LogRank=0,987; Log Rank=0,327; Log Rank=0,919). Kesimpulan : Kesimpulan daripenelitian ini yaitu kepatuhan penggunaan obat antihipertensi tidak dipengaruhioleh usia, jenis kelamin, dan regimen terapi.Kata Kunci : Faktor risiko, Hipertensi, Kepatuhan
ANALISIS HUBUNGAN ANTARA USIA AKSEPTOR KONTRASEPSI ORAL DENGAN RISIKO KEJADIAN OBESITAS DI PUSKESMAS PERUMNAS II PONTIANAK ., Iqlima Den Firza
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Farmasi Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.857 KB)

Abstract

Kontrasepsi oral merupakan metode pencegahan konsepsi yang menggunakan hormonprogesteron atau kombinasi progesteron dan estrogen. Penggunaan hormon tersebut dapatmenimbulkan beberapa efek samping salah satunya kenaikan berat badan yang merupakanfaktor utama risiko kejadian obesitas. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubunganantara usia akseptor kontrasepsi oral dengan risiko kejadian obesitas. Metode penelitianbersifat analitik observasional dengan rancangan studi potong lintang. Data dikumpulkanmenggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel yang didapatkan sebanyak68 akseptor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara usiakontrasepsi oral dengan risiko kejadian obesitas (p=0,29; OR=0,5; CI 95%=0,16-1,74).Kesimpulan dari penelitian ini bahwa risiko kejadian obesitas tidak dipengaruhi oleh usiaakseptor kontrasepsi oral.Kata Kunci : Akseptor, kontrasepsi oral, obesitas, usia
KETEPATAN SWAMEDIKASI MAAG PADA PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI NON KESEHATAN DI KECAMATAN PONTIANAK SELATAN PERIODE 2019 ., Febrina Lady
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Farmasi Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maag merupakan salah satu dari banyak penyakit ringan yang bisa ditangani dengan swamedikasi. Swamedikasi ataupengobatan sendiri adalah praktik umum yang sering dilakukan diseluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui ketepatan swamedikasi maag pada pelajar sekolah menengah atas negeri non kesehatan di KecamatanPontianak Selatan yang meliputi aspek 4T, yaitu tepat obat, tepat indikasi, tepat dosis, dan tepat diagnosis. Penelitianini merupakan penelitian obsevasional dengan menggunakan metode potong lintang (cross sectional) yang bersifatdeskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukandengan melakukan wawancara kepada 320 responden siswa sekolah menengah atas negeri non kesehatan diKecamatan Pontianak Selatan. Obat yang paling banyak digunakan sebagai swamedikasi maag adalah golonganantasida. Persentase hasil penelitian ketepatan swamedikasi maag pada siswa sekolah menengah atas non kesehatannegeri di Kecamatan Pontianak Selatan adalah tepat obat 84,062%, tepat indikasi 84,062%, tepat dosis 94,062%, dantepat diagnosis 84,062%. Kesimpulannya adalah sebesar 78,44% responden yang melakukan swamedikasi maag tepatberdasarkan 4T.Kata Kunci: Ketepatan, Maag, Swamedikasi, 4T.
EFEK JUS DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum ) DAN KULIT JERUK PURUT (Citrus hystrix) SEBAGAI ANTI-OVIPOSISI TERHADAP PELETAKAN TELUR NYAMUK Aedes spp. ., Ramadanti Suwarny
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Farmasi Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.531 KB)

Abstract

Demam berdarah dengue adalah salah satu jenis penyakit yang akut disebabkan oleh virus dengue.Nyamuk Aedes spp. merupakan vektor utama demam berdarah dengue. Pemberantasan terhadapvektor dapat dilakukan dengan pemberian insektisida. Penggunaan insektisida dari bahan kimiamenimbulkan banyak masalah diantaranya adalah pencemaran air dan resistensi serangga terhadapinsektisida sehingga perlu dicari alternatif lain yang lebih aman dengan menggunakan insektisidaalami. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efek jus daun Ocimum basilicum dan jus kulitCitrus hystrix sebagai anti-oviposisi terhadap telur nyamuk Aedes. Rancangan penelitian yangdigunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK). Perlakuan konsentrasi jus daun Ocimumbasilicum yaitu 1,50; 1,75; 2,00 ; 2,25; 2,75; 3,25 dan 3,75 % dan kulit Citrus hystrix 0,25 ;0,50;0,75 ;1,00 dan 1,25 % dengan waktu penghitungan jumlah telur setelah 24-48 jam setelah peletakandi tempat uji dan jumlah pengulangan sebanyak 4 kali. Hasil data diperoleh dianalisis dengan SPSSdan diuji One Way Anova. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi optimum dari jus daun Ocimum basilicum dan kulit Citrus hystrix berturut-turut yaitu konsentrasi minimal yang berperan sebagaianti-oviposisi sebesar 3,25% dan 1 %. Kulit Citrus hystrix memiliki efek anti-oviposisi paling efektifdari pada Jus daun Ocimum basilicum terhadap peletakan telur nyamuk Aedes spp.Kata Kunci : Aedes spp, Anti-Oviposisi, Citrus hystrix, Ocimum basilicum
MOLECULAR DOCKING SENYAWA DRYMARITIN TERHADAP ENZIM TRANSKIPTASE ., Kartika Ramayanti
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Farmasi Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.66 KB)

Abstract

Epidemi AIDS adalah salah satu penyakit yang paling destruktif di zaman modern ini. Ada lebih dari 33 juta orang telaah terinfeksi hingga tahun 2010.Kasus AIDS di Indonesia ditemukan pertama kali pada tahun 1987 dan terjadipeningkatan sampai tahun 2014 dimana kasus AIDS meningkat menjadi 12.630kasus dimana 3.058 (24%) diantaranya sudah meninggal. Obat-obat HIV memilikiefek samping yang membuat pasien sukar minum obat. HIV juga memiliki tingkatresistensi yang tinggi terhadap obat sehingga diperlukan pengembangan obat baru.Pengembangan obat baru menggunakan senyawa alam merupakan alternatif pilihan, karena senyawa alam relatif lebih aman dibandingkan dengan obat sintesis karena memiliki efek samping yang lebih rendah. Senyawa alkaloidDrymaritin telah terbukti secara in vitro mampu bertindak sebagai anti-HIV.Metode molecular docking dilakukan dalam penelitian ini untuk mengetahuiafinitas senyawa-senyawa tersebut terhadap enzim HIV, yaitu reversetranskiptase. Enzim reverse transkiptase merupakan enzim yang berperan pentingdalam mengkatalis perubahan RNA genom virus menjadi DNA untai ganda yangkemudian akan dibawa ke nukleus sel inang. Apabila enzim ini dihambat makavirus akan menjadi inaktif karena inti sel virus pada DNA tidak terbentuk.Docking dilakukan menggunakan program PyRx, dimana akan menghasilkan nilai∆G. Program PyRx digunakan karena proses docking lebih praktis dari commandprompt Autodock Vina, dimana docking bisa langsung dilakukan pada beberapasenyawa. Berdasarkan hasil molecular docking senyawa Drymaritin terhadapenzim RT HIV diperoleh bahwa senyawa Drymaritin mempunyai afinitasterhadap enzim tersebut. Afinitas senyawa pada enzim RT yaitu, -6.8 kkal/mol. Kata kunci: drymaritin, HIV, molecular docking, reverse transkiptase
EVALUASI HARGA JUAL OBAT GENERIK BERLOGO DI APOTEK KECAMATAN PONTIANAK KOTA TAHUN 2017 ., Flodier Dieni Sari
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Farmasi Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (735.532 KB)

Abstract

Obat merupakan salah satu unsur penting dalam pelayanan kesehatan. Salah satupertimbangan dalam memilih obat adalah harga. Salah satu cara untuk meningkatkanketerjangkauan obat adalah dengan progam obat generik berlogo. Rata-rata harga jual obat generikberlogo lebih mahal dibandingkan dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) obat generik Kepmenkes2015. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi harga jual obat generik berlogo di apotekKecamatan Pontianak Kota. Penelitian ini dilakukan secara observasional yang bersifat surveideskriptif, terhadap harga jual obat generik berlogo di 10 apotek Kecamatan Pontianak Kota.Pengumpulan daftar harga jual obat generik berlogo dilakukan melalui observasi terhadap lembarpengisian nama, harga jual obat generik berlogo serta harga netto apotek. Hasil penelitianmenunjukan bahwa rata-rata rasio harga jual obat generik berlogo adalah 1,39 kali atau 139% lebihmahal dari Harga Eceran Tertinggi(HET) obat generik Kepmenkes 2015. Sedangkan rata-rata rasioharga jual obat generik berlogo adalah 1,34 kali atau 134% lebih mahal dari Harga EceranTertinggi (HET) obat generik berlogo pada Kemasan.Kata kunci: Evaluasi, Harga jual obat generik.
PENENTUAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN CENGKODOK TERHADAP BAKTERI Pseudomonas aeruginosa SECARA IN VITRO ., Vella Aranthi Putri
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Farmasi Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.412 KB)

Abstract

Tanaman cengkodok (Melastoma malabathricum L.) merupakan salah satu tanaman yang dimanfaatkan untuk pengobatan terhadap penyakit infeksi salurankemih. Bagian tanaman cengkodok yang sering digunakan yaitu salah satunyabagian daun yang mengandung senyawa metabolit yang berpotensi memilikiaktivitas antibakteri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitasantibakteri dari ekstrak etanol daun cengkodok terhadap bakteri Pseudomonasaeruginosa. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode discdiffusion Kirby-Bauer terhadap ekstrak etanol daun cengkodok dengan beberapakonsentrasi. Hasil diameter zona hambat yang diperoleh yaitu pada konsentrasi100 mg/ml dengan diameter 14,1 mm memiliki aktivitas antibakteri terhadapPseudomonas aeruginosa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanoldaun cengkodok memiliki aktivitas antibakteri dengan kategori daya hambat yangkuat pada konsentrasi 100 mg/ml terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa.Kata kunci : antibakteri, daun cengkodok, Pseudomonas aeruginosa, metodedisc diffusion Kirby-Bauer.
Analisis Prediktor Penggunaan Kontrasepsi Oral terhadap Kejadian Hipertensi di Puskesmas Perumnas II Pontianak ., Nur Alfan
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Farmasi Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.494 KB)

Abstract

Penggunaan kontrasepsi oral diketahui dapat meningkatkan tekanan darah. Peningkatan tekanan darah di atas normal dapat menyebabkan hipertensi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan usia, lama pemakaian, dan jenis kontrasepsi oral sebagai faktor risiko terhadap kejadian hipertensi serta menentukan faktor yang paling dominan menyebabkan hipertensi pada akseptor kontrsepsi oral di Puskesmas Perumnas II Pontianak. Metode penelitian bersifat analitik observasional dengan rancangan studi kohort retrospektif. Pengumpulan data rekam medik akseptor kontrasepsi oral periode Januari 2017-Juni 2019 yang dilakukan dengan mengikuti subjek sejak pertama terpapar faktor risiko hingga waktu tertentu, kemudian diamati kejadian hipertensi. Data diolah dengan Statistical Package for the Social Science versi 25 dan uji Chi-square dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara statistik terdapat hubungan signifikan antara usia dengan kejadian hipertensi, dimana usia > 35 tahun berisiko 2,250 kali (P=0,033; RR=2,250; CI 95% 1,046-4,840) mengalami kejadian hipertensi dibandingkan usia ? 35 tahun. Hasil lainnya tidak terdapat hubungan signifikan antara lama pemakaian dan jenis kontrasepsi oral dengan kejadian hipertensi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu kejadian hipertensi dipengaruhi oleh usia akseptor kontrasepsi oral dan tidak dipengaruhi oleh lama pemakaian juga jenis kontrasepsi oral. Kata Kunci: Kejadian hipertensi, kontrasepsi oral, prediktor, tekanan darah
PENGARUH PEMBERIAN MINYAK CINCALOK TERHADAP BOBOT BADAN DAN INDEKS ORGAN HATI, JANTUNG, GINJAL, PARU-PARU, DAN LIMPA TIKUS PUTIH GALUR WISTAR ., Dian Whidyastuti
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Farmasi Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.17 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perubahan bobot badan dan indeks organ hati, jantung, ginjal, paru-paru dan limpa tikus putih galur Wistar yang diberi minyak cincalok selama 28 hari. Dalam penelitian ini digunakan dosis uji minyak cincalok 100, 400, dan 1000 mg/kg BB serta minyak VCO sebagai kontrol. Hasil penelitian menunjukkan pemberian minyak cincalok memiliki pengaruh terhadap peningkatan bobot badan tikus jantan dan betina dengan peningkatan yang tidak berbeda signifikan antar kelompok. Efek penurunan terjadi pada indeks organ ginjal-anak ginjal, pankreas, dan jantung tikus jantan serta pankreas tikus betina, sedangkan efek peningkatan terjadi pada indeks organ limpa dan ginjal-anak ginjal tikus betina.
IDENTIFIKASI Candida sp. PADA ULKUS DIABETIKUM DERAJAT III DAN IV WAGNER SECARA MAKROSKOPIK ., Hikayat Hartika
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Farmasi Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.34 KB)

Abstract

Latar belakang. Ulkus kaki diabetik adalah salah satu komplikasi diabetes yangpaling serius. Karena lingkungan hiperglikemik dan tertekannya sistem imun,pasien diabetes lebih rentan infeksi. Infeksi jamur pada pasien diabetes jika tidakdiobati pada waktunya mengarah ke komplikasi fatal seperti amputasi kaki. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan Candida sp.berdasarkan makroskopik. Metode. Uji yang dilakukan yaitu uji makroskopikmenggunakan media Potato Dextrose Agar (PDA) dan diamati secara visualpertumbuhan jamur. Hasil. Uji makroskopik pada media yang pertamamenunjukan pertumbuhan jamur berwarna putih hingga krem, berbentuk bulatseperti ragi, serta bertekstur kasar yang menandakan teridentifikasinya jamurCandida albicans dan pada media kedua menunjukkan pertumbuhan jamurberwarna kuning hingga krem, berbentuk bulat datar, serta bertekstur halus yangmenandakan teridentifikasinya jamur Candida guilliermondii, pada media ketigamenunjukan pertumbuhan jamur berwarna putih hingga krem, berbentuk bulatmenggelembung, serta bertekstur halus dan lembut yang menandakanteridentifikasinya jamur Candida kefyr dan pada media yang keempat menunjukanpertumbuhan jamur berwarna putih hingga krem, berbentuk bulat keriput, sertabertekstur halus yang menandakan teridentifikasinya jamur Candida parapsilosis.Kesimpulan. Berdasarkan warna,bentuk, dan tekstur dari uji makroskopik, bahwaterdapat empat spesies jamur yang teridentifikasi yaitu Candida albicans,Candidaguilliermondii, Candida kefyr, dan Candida parapsilosis yang terdapat pada ulkusdiabetikum derajat III dan IV Wagner. Kata Kunci : Identifikasi, Makroskopik, Jamur , Ulkus