cover
Contact Name
Mita
Contact Email
psik@ners.untan.ac.id
Phone
+6285299696808
Journal Mail Official
psik@ners.untan.ac.id
Editorial Address
Jalan Prof. H. Hadari Nawawi Pontianak 78124 Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
ProNers
ISSN : -     EISSN : 25989014     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jpn.v6i2
Core Subject : Health,
This Journal aims to improve nursing science development, especially in nursing education by publishing scientific papers from researchers, lecturers, and practitioners of nursing and health professional both on a national and international.
Articles 501 Documents
Pengaruh Jus Semangka (Citrullus Vulgaris) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Desa Muara Jekak ., Iin Kurniawati
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.609 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.26949

Abstract

Latar belakang : Hipertensi merupakan keadaan ketika tekanan darah sistol 120 mmHgdan tekanan darah diastol 80 mmHg. Masih banyak penderita hipertensi yang masih belumtahu pengobatan komplementer untuk penderita hipertensi. Pengobatan komplementerhipertensi adalah buah semangka. Kandungan kalium dan sitrulin yang terdapat didalam buahsemangka berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah.Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh konsumsi jus semangka (Citrullus vulgaris) terhadappenurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Desa Muara Jekak.Metode : Kuantitatif dengan desain Quasy Experiment dengan rancangan Non EquivalentControl Group. Sampel menggunakan non probability sampling dengan teknik purposivesampling. Jumlah sampel 38 responden. Analisis statistik penelitian ini menggunakan ujiWilcoxon dan uji Mann-Whitney, dengan tingkat signifikan p 0,05. Hasil : Pada kelompok intervensi usia terbanyak 39-59 tahun dengan 63,2 %, jenis kelaminterbanyak adalah perempuan dengan 73,3%, tingkat pendidikan responden terbanyak lulusanSD dengan 63,2%, pekerjaan responden terbanyak adalah ibu ruman tangga dengan 73,7%.Sedangkan kelompok kontrol usia terbanyak 39-59 tahun dengan 78,9%, respondenterbanyak berjenis kelamin perempuan dengan 63,2%, responden terbanyak berdasarkantingkat pendidikan adalah lulusan SD dengan 73,7%, responden terbanyak berdasarkanpekerjaan adalah ibu ruman tangga dengan 36,8%. Pada kelompok intervensi berdasarkan ujistatistik Wilcoxon didapatkan nilai p = 0,001 pada tekanan darah sistol dan diastolnyadidapatkan nilai p = 0,005. Pada kelompok kontrol berdasarkan uji statistik Wilcoxondidapatkan nilai p = 0,5245 tekanan darah sistolnya dan diastolnya didapatkan nilai p =0,109. Berdasarkan uji statistik Mann-Whitney didapatkan nilai p = 0,003.Kesimpulan : Ada pengaruh pemberian jus semagka (citrullus vulgaris) terhadap penurunantekanan darah pada pasien hipertensi.Kata Kunci : Hipertensi, Jus Semangka, Tekanan Darah.Referensi : 45 (2005-2016)
PERBEDAAN EFEKTIVITAS TERAPI MUSIK KLASIK (MOZART) DAN KOMPRES HANGAT TERHADAP INTENSITAS NYERI MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI KELAS X DI SMA NEGERI 4 PONTIANAK ., Zakiah
ProNers Vol 4, No 1 (2019): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.769 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v4i1.34545

Abstract

Latar Belakang: Salah satu masalah yang sering terjadi pada remaja saatmenstruasi berupa nyeri pada bagian perut sehingga menganggu aktivitasnya.Manajemen nyeri dilakukan Penatalaksankan non farmakologi yaitu terapi musikklasik (Mozart) dan kompres hangat untuk menurunkan nyeri menstruasi.Tujuan: Penelitian mengetahui perbedaan efektivitas terapi musik klasik (mozart)dan kompres hangat terhadap intensitas nyeri menstruasi. Metode: Jenis penelitian Quasi eksperimen dengan pre and post test withoutcontrol dengan dua intervensi perbandingan pada 60 responden. Menggunakan ujianalisis uji Wilcoxon dan uji Mann Whitney karena distribusi data tidak normalHasil: Hasil uji wilcoxon pada nyeri menstruasi responden terapi musik klasik(Mozart) menunjukan nilai p= 0,000 (p 0,05) pada nyeri menstruasi sebelumdan sesudah intervensi dan nilai P = 0,000 (p 0,05). Pada nyeri menstruasi responden kompres hangat menunjukan nilai p = 0,000 (p 0,05) pada nyerimenstruasi sebelum dan sesudah intervensi dan nilai p 0,000 (p 0,05).Sedangakan hasil uji mann Whitney sesudah terapi musik klasik (Mozart)menunjukan nilai mean rank 35,00 dan sesudah kompres hangat 26,00 dengannilai p = 0,012 (p 0,05)Kesimpulan: Kompres hangat lebih efektik dibandingkan terapi musik klasik(Mozart) dalam menurunkan nyeri menstruasi.Kata Kunci : Remaja, Nyeri Menstruasi, Musik Klasik (Mozart), Kompres Hangat
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PENERIMAAN DIRI PASIEN STROKE DI RAWAT JALAN POLI SARAF RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SULTAN SYARIF MOHAMAD ALKADRIE KOTA PONTIANAK ., Andhi Yulianto
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.253 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.27297

Abstract

Latar Belakang : Stroke mempengaruhi aspek aspek kehidupan baik personal, sosial, pekerjaan,fisik, psikologis, dan sangat ketergantungan pada orang lain secara ekonomi serta gangguanafektif lainnya. Penerimaan diri didasarkan pada kepuasan individu atau kebahagiaan individumengenai dirinya serta berfikir mengenai kebutuhannya untuk memiliki mental yang sehat.Dukungan keluarga terhadap pasien stroke memberikan manfaat dalam diri pasien untukmengontrol dan menyesuaikan diri terhadap penyakit yang dialaminya.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan penerimaan diri pasien strokedi Rawat Jalan Poli Saraf Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Syarif Mohamad Alkadrie kotaPontianak.Metode : Penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik pendekatan cross sectional.Sampel sebanyak 61 Responden di Rawat Jalan Poli Saraf Rumah Sakit Umum Daerah SultanSyarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak. Sampel dipilih dengan cara non probability sampling.Instrumen menggunakan kuesioner. Analisa statistik uji chi square dengan nilai p= 0,05Hasil : Responden dengan dukungan keluarga yang baik sebanyak 41,0 % dan dukungankeluarga kurang baik sebanyak 59,0 % sedangkan penerimaan diri yang baik sebanyak 54,1 %dan penerimaan diri kurang baik sebanyak 45,9 %. Hasil uji statistik chi square didapatkan nilaisignifikan p = 0,018 (p 0,05).Kesimpulan :Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan penerimaandiri pada pasien dengan penyakit stroke (p=0,018)Kata Kunci : Dukungan keluarga, penerimaan diri, strokeReferensi : 66 (2000-2016)
PENGARUH TERAPI SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (SEFT) TERHADAP PERUBAHAN SKOR DEPRESI PADA ORANG DENGAN HIV-AIDS (ODHA) DI RUMAH SAKIT JIWA SUNGAI BANGKONG ., Christina Dinda Permata Kasih
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.382 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.29489

Abstract

Latar Belakang : Human Imunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yangmenyerang sel-sel darah putih yang berperan pada sistem kekebalan tubuhmanusia. Permasalahan yang cenderung terjadi pada Orang dengan HIV-AIDS(ODHA) salah satunya adalah depresi. Secara tidak langsung depresi pada ODHAberdampak pada fungsi kekebalan tubuhnya dimana ditandai dengan penurunanjumlah sel T-Helper (CD4) dan kepatuhan terhadap pengobatan ARV sertamengakibatkan tekanan emosional (energi negatif) dalam tubuh. Depresi dapatdiatasi salah satunya dengan melakukan terapi SEFT. Tujuan : Mengetahui pengaruh terapi SEFT terhadap perubahan skor depresipada ODHA di Rumah Sakit Jiwa Sungai Bangkong. Metode : Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan time seriesdesign. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive samplingdengan sampel sebanyak 22 responden. Instrumen penelitian menggunakankuesioner Beck Depression Inventory (BDI)-II. Analisa data menggunakan pairedt-test.Hasil : Analisa bivariat menggunakan paired t-test didapatkan nilai mean padapre test 17,32 dan post test 6,32 serta nilai p value sebesar 0.000 ( 0,05). Hasilini menunjukkan terdapat pengaruh terapi SEFT terhadap perubahan skor depresipada orang dengan HIV-AIDS (ODHA).Kesimpulan : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (Ha)dalam penelitian ini diterima sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh terapiSEFT terhadap perubahan skor depresi pada ODHA di Rumah Sakit Jiwa SungaiBangkong. Terapi SEFT dapat direkomendasikan sebagai salah satu terapikomplementer dalam memberikan asuhan keperawatan pada ODHA yangmengalami depresi.Kata Kunci : ODHA, SEFT, Depresi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU MENGENAI SUNAT PEREMPUAN DI WILAYAH KERJA POSYANDU TERATAI PUTIH ., Karilla Paristi
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.206 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.22149

Abstract

Latar Belakang : Persentase anak perempuan usia 0-11 tahun di Indonesia tahun 2013 yang pernah disunat sebesar 51,2 %, meski dinyatakan tidak memiliki manfaat kesehatan dan dapat membahayakan oleh World Health Organization. Penyebaran informasi mengenai sunat perempuan di Indonesia masih belum tersebar luas sehingga banyak masyarakat yang belum mengetahuinya. Pengetahuan merupakan faktor penting dalam membentuk sikap seseorang dimana semakin kurang pengetahuan seseorang mengenai sunat perempuan dan dampak sunat perempuan maka dapat membentuk sikap yang kurang pula.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap ibu mengenai sunat perempuan di wilayah kerja Posyandu Teratai Putih.Metode : Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan sebesar 60 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juli 2016 dengan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Fisher.Hasil : Hasil penelitian ini didapatkan tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap ibu mengenai sunat perempuan (p0.05).Kesimpulan : Kesimpulan penelitian ini, tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap ibu mengenai sunat perempuan di wilayah kerja Posyandu Teratai Putih.Saran : Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan tenaga kesehatan dapat mengedukasi masyarakat terkait sunat perempuan.
PERBEDAAN EFEKTIVITAS KOMPRES HANGAT KAYU MANIS DAN KOMPRES HANGAT JAHE PUTIH TERHADAP SKALA NYERI KADAR ASAM URAT SUHU LOKAL GOUT ARTHRITIS ., Nurul Hafiza
ProNers Vol 4, No 1 (2019): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.887 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v4i1.34271

Abstract

Latar Belakang: Penyakit gout arthritis menjadi fenomena masalah kesehatanyang cukup dominan. Gout arthritis terjadi di sekitar sendi dengan membentukmonosodium urate yang dapat menimbulkan rasa nyeri, peningkatan kadar asamurat dan suhu lokal. Selain menggunakan terapi farmakologi, terapi yang dapatdilakukan untuk mengurangi nyeri, kadar asam urat dan suhu lokal yaitu kompreshangat kayu manis dan kompres hangat jahe putih.Tujuan: Menganalisis perbedaan efektivitas kompres hangat kayu manis dankompres hangat jahe putih terhadap skala nyeri, kadar asam urat, suhu lokal goutarthritis.Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian quasy experimentdengan jenis pre test and post test nonequivalent control group pada 32 respondenmenggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakanNumeric Rating Scale (NRS), glukometer, dan termometer infra merah, jenisanalisis menggunakan uji T Berpasangan, uji Wilcoxon, dan uji Mann Whitney.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan efektivitas kompreshangat kayu manis dan kompres hangat jahe putih terhadap skala nyeri dengannilai p = 0,119, suhu lokal = 0,100, dan ada perbedaan pada variabel kadar asamurat dengan nilai p = 0,018.Kesimpulan: Tidak ada perbedaan efektivitas kompres hangat kayu manis dankompres hangat jahe putih terhadap skala nyeri dan suhu lokal gout arthritis. Adaperbedaan efektivitas kompres hangat kayu manis dan kompres hangat jahe putihterhadap kadar asam urat gout arthritis. Kata Kunci: Skala Nyeri, Kadar Asam Urat, Suhu Lokal, Gout Arthritis, Kompres Hangat, Kayu Manis, Jahe Putih.
PENGARUH HIDROTERAPI KAKI DENGAN AIR HANGAT TERHADAP KUALITAS TIDUR LANSIA YANG MENGALAMI INSOMNIA DI UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PANTI SOSIAL REHABILITASI LANJUT USIA MUSTIKA DHARMA PROVINSI KALIMANTAN BARAT ., Gusti Muhammad Gilvan Prastiyan
ProNers Vol 4, No 1 (2019): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.214 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v4i1.34464

Abstract

Latar Belakang: Gangguan tidur di Indonesia menyerang sekitar 50% lansia yang berusia diatas 65tahun, insomnia pada lanjut usia memberikan pengaruh terhadap fisik, kemampuan kognitif, dankualitas hidup. Penanganan insomnia selain farmakologi antara lain hidroterapi menggunakan airhangat dan terapi menggunakan air dengan suhu biasa (berwudhu).Terapi rendam air hangat pada kakidan menggunakan air dengan suhu biasa (berwudhu) memperbaiki mikrosirkulasi pembuluh darahdan vasodilatasi sehingga meningkatkan kuantitas tidur. Tujuan: Mengidentifikasi skor insomniasebelum dan sesudah dilakukan terapi hidroterapi kaki menggunakan air hangat dan terapimenggunakan air dengan suhu biasa dengan lansia yang mengalami insomnia Di Unit PelaksanaTeknis (Upt) Panti Sosial Rehabilitasi Lanjut Usia Mustika Dharma Provinsi Kalimantan Barat.Metode: penelitian Quasi Experiment Pre and Post Test Control Group Design. Penelitian inimenggunakan pendekatan Crossectional pada 36 responden. Menggunakan Uji T Berpasangan.Hasil: Rata-rata responden berusia lansia manula yaitu 65 tahun sebanyak 15 orang dengan 83,3%,jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki, responden terbanyak memiliki riwayat insomnia dan cemas.Hasil pre-post dengan menggunakan Uji Paired Sample T Test hidroterapi mengunakan air hangat pvalue = 0,000 dan terapi mengunakan air dengan suhu biasa (berwudhu) p value = 0,000. Hasil ujibeda dua mean tidak mewujudkan ada perbedaan p0,05. Kesimpulan: Terapi hidroterapi kakimenggunakan air hangat dan terapi menggunakan air biasa (berwudhu) tidak ada perbedaan yangsignifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol sama-sama efektif menurunkan skorinsomnia sehingga dapat memperbaiki kualitas tidur yang mengalami insomnia.
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN PERIKSA PAYUDARA SENDIRI DENGAN METODE SMALL GROUP DISSCUSSION TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA DI SMP NEGERI 2 PONTIANAK ., Viditya Ananda
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.812 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.28734

Abstract

Latar Belakang : Tahun 2014 sampai 2017 terdapat 1.564 orang menderita kanker payudara dan 92diantaranya meninggal akibat penyakit ini. Semua perempuan perlu diinformasikan cara mendeteksidini kanker payudara, salah satu nya adalah SADARI yaitu metode yang paling efektif dan efesienuntuk mendeteksi kanker payudara pada stadium dini. Informasi yang diberikan dapat melaluipromosi kesehatan dengan metode SGD.Tujuan : Mengetahui apakah ada Pengaruh Promosi Kesehatan Periksa Payudara Sendiri (SADARI)Sebagai Deteksi Dini Kanker Payudara Dengan Metode Small Group Disscussion (SGD) terhadapTingkat Pengetahuan Remaja Tentang "SADARI "Di SMP Negeri 2 Kota Pontianak.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasy experimentmenggunakan pre and post test nonequivalent control group. Teknik sampel yang digunakan adalahprobability sampling. Penelitian di lakukan selama 14 hari dengan 78 responden. Analisis datamenggunakan paired t-test dan Independent simple t-test.Hasil : Karakteristik responden sebagian besar adalah berumur 13 tahun (43,4%). Sebagian besartidak pernah mendapat informasi tentang SADARI (81,5%). Analisa Bivariat dengan Uji Independentsample t-test skor pengetahuan pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi didapatkan nilaip=0,000 (0,0,05).Kesimpulan : Terdapat Pengaruh Promosi Kesehatan Periksa Payudara Sendiri (SADARI) SebagaiDeteksi Dini Kanker Payudara Dengan Metode Small Group Disscussion (SGD) terhadap TingkatPengetahuan Remaja Tentang "SADARI "Di SMP Negeri 2 Kota Pontianak.Kata Kunci : SADARI, SGD, Pengetahuan
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MENGGOSOK GIGI DENGAN METODE STORYTELLING TERHADAP PRAKTIK MENGGOSOK GIGI PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL 3 PONTIANAK TENGGARA ., Engelia Rezeki Tampubolon
ProNers Vol 4, No 1 (2019): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.65 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v4i1.34062

Abstract

Latar Belakang : Kesehatan gigi dan mulut pada anak usia prasekolah menjadi masalah kesehatanyang penting untuk diperhatikan. Praktik menggosok gigi yang baik harus dikenalkan sejak dini padaanak usia prasekolah, untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut sejak dini serta meningkatkanperilaku benar dalam menggosok gigi. Pentingnya praktik menggosok gigi yang baik dapatdisampaikan melalui pendidikan kesehatan menggosok gigi dengan metode storytelling, agar anakmudah menangkap dan memahami informasi tersebut.Tujuan : Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggosok gigi dengan metode storytellingterhadap praktik menggosok gigi pada anak usia prasekolah di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 3Pontianak Tenggara.Metode : Penelitian kuantitatif menggunakan pre and post test without control group design pada 20responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar observasi SPO menggosokgigi dan alat tulis lainnya.Hasil : Data hasil uji wilxocon diperoleh nilai p (0,001) 0,05. Nilai ini menunjukkan H0 ditolak,sehingga ada pengaruh pendidikan kesehatan menggosok gigi dengan metode storytelling terhadappraktik menggosok gigi Kesimpulan : Adanya pengaruh pendidikan kesehatan menggosok gigi dengan metode storytellingterhadap praktik menggosok gigi pada anak usia prasekolah di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 3Pontianak Tenggara. Sehingga storytelling dapat digunakan sebagai metode pendidikan kesehatanmenggosok gigi yang dapat diberikan kepada anak usia prasekolah agar dapat melakukan praktikmenggosok gigi yang baik.Kata Kunci : Storytelling, Praktik Menggosok Gigi, Usia Prasekolah
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN PERILAKU MAKAN PADA REMAJA DI SMK NEGERI 5 PONTIANAK ., Eka Putri Fajriani
ProNers Vol 4, No 1 (2019): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.982 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v4i1.34376

Abstract

Latar Belakang : Kebiasaan perilaku makan remaja yang kurang baik sepertimakan makanan cepat saji dapat mempengaruhi status gizi dan status kesehatan.Status gizi yang kurang baik akan mempengaruhi indeks massa tubuh sepertiobesitas dan malnutrisi. Obesitas dan malnutrisi dapat menyebabkanmeningkatnya risiko terjadi penyakit degeneratif dan penyakit infeksi.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) denganperilaku makan pada remaja di SMK Negeri 5 Pontianak.Metode : Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalampenelitian ini berjumlah 237 responden yang berusia 16-18 tahun. Teknikpengambilan sampel yang digunakan adalah stratified random sampling.Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi indeks massa tubuh dankuesioner perilaku makan. Uji statistik yang digunakan adalah korelasi Spearmandengan nilai p 0,05.Hasil : Jenis kelamin terbanyak perempuan (62,4%), tingkat ekonomi (uang saku)dalam kategori rendah (39,7%) minimal sangat rendah Rp 2.500-5.000 maksimalsangat tinggi Rp 25.000-50.000, kebiasaan makan makanan cepat saji dalamkategori sering (2x/minggu) (64,6%), IMT normal (67,9%) minimum 14,0maksimum 35,0 median 20,0, perilaku makan tidak baik (50,2%) minimum 60maksimum 91 median 78,00. Nilai uji korelasi Spearman menunjukkan p value =0,511 (p0,05). Tingkat korelasi Spearman adalah 0,043 yang menunjukkanhubungan positif dengan kekuatan korelasi sangat lemah.Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara Indeks Masa Tubuh (IMT) dengan perilaku makan pada remaja. Kata Kunci : Indeks Massa Tubuh (IMT), Perilaku Makan, Remaja