cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi Kota Pontianak, Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Coding: Jurnal Komputer dan Aplikasi
ISSN : 2338493X     EISSN : 2809574X     DOI : -
Core Subject : Science,
Coding adalah Jurnal ilmiah elektronik yang mempublikasikan hasil-hasil penelitian di bidang komputer dan sistem informasi. Jurnal Coding memiliki karakteristik khas karena memadukan berbagai cabang dalam bidang Ilmu Komputer, sehingga memiliki artikel yang komprehensif. Jurnal Coding terbit 3 nomor dalam setahuan, yakni di Bulan April, September, dan Desember. Jurnal Coding telah terindeks oleh Google Scholar dan Garuda, dan akan terus diperbaharui untuk mengikuti perkembangan.
Arjuna Subject : -
Articles 429 Documents
Pengaruh Redaman Sinyal Terhadap Kualitas Transmisi Data Lorawan Pada Sistem Pemantauan Kelembaban Tanah Di Kawasan Sawit
Coding: Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 14, No 1 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v13i3.98355

Abstract

Pemantauan kelembaban tanah krusial untuk produktivitas kelapa sawit, sementara metode manual terbatas dan LoRaWAN menawarkan solusi efisien meski terkendala redaman sinyal di perkebunan. Penelitian ini menganalisis pengaruh free-space path loss pada skenario LOS dan obstruction loss akibat pohon kelapa sawit pada skenario NLOS terhadap kualitas transmisi data LoRaWAN, diukur melalui RSSI, SNR, dan packet loss pada sistem pemantauan kelembaban tanah. Sistem menggunakan modul LoRa RA-02 433MHz, mikrokontroler ESP32, dan sensor FC-28. Pengujian dilakukan di perkebunan kelapa sawit dengan dua skenario: LOS (tanpa halangan) dan NLOS (terhalang pohon kelapa sawit). Pada masing-masing skenario, pengukuran dilakukan pada jarak 16, 32, 48, dan 64 meter dengan 60 sampel per skenario, sehingga total delapan titik uji. Hasil menunjukkan packet loss 0% pada seluruh skenario. Pada LOS, RSSI menurun dari −80,57 dBm (16 m) menjadi −101,25 dBm (64 m) dan SNR dari 10,83 dB (16 m) menjadi 3,97 dB (64 m), selaras teori FSPL. Berdasarkan TIPHON, kualitas sinyal menurun dari sangat baik menjadi buruk (RSSI) dan dari bagus menjadi buruk (SNR). Pada NLOS, degradasi terbesar terjadi di 32 m dengan penurunan RSSI 13,51 dB; meski SNR mencapai −0,23 dB di 64 m, komunikasi tetap stabil. Kata kunci— LoRaWAN, Redaman Sinyal, RSSI, SNR, Packet Loss
Implementasi Algoritma Dijkstra Untuk Pemilihan Rute Terpendek Pengambilan Sampah Pada Sistem Pemantauan Edge Computing Smart Trash Bin
Coding: Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 14, No 1 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v14i1.98923

Abstract

Dalam sistem pengambilan sampah berbasis IoT memerlukan perencanaan rute yang efisien untuk meminimalkan jarak tempuh dan waktu perjalanan. Permasalahan yang terjadi adalah rute ditentukan berdasarkan volume sampah tanpa mempertimbangkan jarak sehingga memungkinkan pengambilan sampah dengan rute yang panjang. Oleh karena itu, sistem perlu mengintegrasikan optimasi rute berdasarkan jarak sebagai prioritas utama, selain volume sampah. Penelitian ini mengimplementasikan algoritma Dijkstra untuk menentukan rute terpendek pengambilan sampah pada sistem pementauan edge computing. Sistem terdiri dari 12 simpul, meliputi 5 lokasi edge tempat sampah, 6 simpul persimpangan, dan 1 titik awal petugas. Data jarak antar simpul direpresentasikan dalam bentuk graf sesuai kondisi lapangan, sedangkan volume sampah diperoleh secara real-time melalui sensor ultrasonik pada setiap lokasi edge. Data dikirim dari node ke server edge dan diteruskan ke cloud untuk penyimpanan serta pemrosesan lebih lanjut. Hasil pengujian menunjukkan waktu eksekusi rata-rata algoritma sebesar 0,021 ms untuk satu lokasi penuh, 0,00705 ms untuk dua lokasi penuh, 0,0121 ms untuk tiga lokasi penuh, 0,00695 ms untuk empat lokasi penuh, dan 0,00625 ms untuk lima lokasi penuh. Pengujian akurasi membuktikan algoritma mampu menentukan rute terpendek. Pengujian delay pengiriman data menunjukkan hasil yang baik, dengan rata-rata delay 172,6 ms dari node ke edge dan 148,8 ms dari edge ke cloud, memenuhi standar TIPHON. Kata kunci— Pengambilan Sampah, Algoritma Dijkstra, Rute Terpendek, Edge Computing.
Perancangan Ulang UI/UX Website DNA Indonesia Menggunakan Metode Design Thinking (Studi Kasus: PT. Digital Niaga Aksesindo)
Coding: Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 14, No 1 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v14i1.90988

Abstract

PT. Digital Niaga Aksesindo Indonesia atau DNA Indonesia merupakan sebuah perusahaan digital marketing yang menyediakan layanan jasa pemasaran secara digital khususnya melalui sosial media. Satu diantara upaya yang dilakukan DNA Indonesia untuk menjangkau khalayak yang lebih luas yaitu melalui media online berupa website yang memiliki fungsi sebagai media informasi. Namun, dalam penggunaannya ditemukan permasalahan yang mempengaruhi pengalaman pengguna seperti tombol interaktif tidak berfungsi dengan baik, konten kurang informatif, dan navigasi yang tidak intuitif. Oleh karena itu, dilakukan perancangan ulang UI/UX website untuk dapat memenuhi kebutuhan perusahaan dan kebutuhan pengguna. Adapun tahapan penelitian yang dilakukan menggunakan metode design thinking yang memiliki tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan test. Metode ini berfokus pada inovasi yang berpusat pada pengguna, dengan menekankan pada desain produk dan layanan yang mampu menarik perhatian dalam dunia bisnis. Pada tahap pengujian, penelitian ini menggunakan A/B Testing dan evaluasi kepuasan pengguna menggunakan PSSUQ. A/B Testing menghasilkan prototype final berisi gabungan dari versi A dan B kemudian diuji menggunakan PSSUQ. Pada pengujian PSSUQ prototype pengguna menghasilkan nilai keseluruhan sebesar 2,147 dan prototype admin menghasilkan nilai 1,4375, nilai tersebut berada dalam kategori “lower limit”, yang menunjukkan bahwa perancangan ulang UI/UX website DNA Indonesia telah memuaskan pengguna. Kata kunci— UI/UX, Design Thinking, A/B Testing, PSSUQ
Analisis Proses Serangan DoS dan ARP Spoofing antar Perangkat ESP32 pada WSN Bertopologi Star
Coding: Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 14, No 1 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v14i1.99406

Abstract

Perangkat Internet of Things (IoT) seperti ESP32, meskipun populer karena murah dan fitur Wi-Fi, memiliki keterbatasan sumber daya yang membuatnya rentan terhadap serangan siber. Penelitian ini menganalisis bagaimana serangan dapat dimplementasikan menggunakan 1 perangkat ESP32 dan dampak terhadap 1 perangkat ESP32 dari dua jenis serangan umum, yaitu Denial of Service (DoS) melalui ICMP Flood dan Address Resolution Protocol (ARP) Spoofing, dalam lingkungan Wireless Sensor Network (WSN) bertopologi star. Dalam penelitian ini, satu perangkat ESP32 diprogram sebagai penyerang untuk menyerang salah satu dari tiga perangkat ESP32 client lain yang terhubung ke sebuah server lokal melalui protokol WebSocket. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengimplementasian serangan, dampak performa perangkat target, dan dampak terhadap metrik Quality of Service (QoS) seperti latency, jitter, throughput, dan packet loss, serta kinerja perangkat (CPU load dan memori). Hasil penelitian menunjukkan bahwa serangan ARP Spoofing yang dilancarkan oleh satu perangkat ESP32 efektif dan dapat digunakan sebagai serangan DoS karena mampu memutus koneksi client target dari server dengan tingkat packet loss mencapai hampir 100%. Sebaliknya, serangan ICMP Flood dari satu perangkat ESP32 penyerang tidak berhasil mematikan perangkat target tetapi secara konsisten meningkatkan beban CPU-nya mencapai 17,63%. Penelitian ini membuktikan bahwa perangkat berdaya rendah seperti ESP32 dapat digunakan sebagai platform serangan yang efektif dalam jaringan lokal, menyoroti pentingnya keamanan pada lapisan jaringan bahkan di antara perangkat sejenis. Kata kunci: ESP32, Denial of Service, ARP Spoofing, Keamanan IoT, WSN.
Sistem Cerdas Kendali Titik Lampu Pertanian Buah Naga Menggunakan Protokol MQTT
Coding: Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 14, No 1 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v14i1.98657

Abstract

Tanaman buah naga memerlukan sinar matahari yang panjang untuk tumbuh dengan baik. Ketika cahaya alami terbatas, penggunaan lampu tambahan menjadi solusi. Namun, pengaturan lampu secara manual kurang efisien. Selain itu, penerapan sistem otomatis berbasis Internet of Things sering menghadapi kendala, terutama karena tingginya lalu lintas data yang membebani jaringan, sehingga menyebabkan koneksi menjadi tidak stabil. Sistem ini menggunakan protokol MQTT (Message Queuing Telemetry Transport) dalam pengiriman dikondisi jaringan terbatas. Komunikasi antara Master Node dan Slave Node di kedua kebun menggunakan protokol ESP-NOW. Master Node bertindak sebagai publisher yang mengirimkan nilai intensitas cahaya dan status lampu melalui MQTT ke broker HiveMQ, kemudian diteruskan ke website sebagai subscriber. Pengujian dilakukan selama dua hari menunjukkan bahwa pada hari pertama, 6276 data berhasil diterima oleh subscriber dengan rata-rata delay sebesar 593,901 ms. Pada hari kedua, jumlah data yang diterima meningkat menjadi 9146 data dengan rata-rata delay 903,217 ms. Pengujian packet loss di kedua hari yang menunjukkan bahwa seluruh data berhasil diterima dengan utuh oleh subscriber. Menurut standar TIPHON, yang menunjukkan bahwa pengujian delay termasuk dalam kategori jelek, serta tingkat packet loss dalam kategori sangat bagus. Kata kunci— dragon fruit, MQTT, delay, packet loss, ESP-NOW
Perancangan UI/UX Sistem Informasi Penjadwalan Mata Pelajaran Menggunakan Metode Double Diamond (Studi Kasus: MIN 2 Pontianak)
Coding: Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 14, No 1 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v14i1.90853

Abstract

MIN 2 Pontianak merupakan salah satu institusi pendidikan Islam tingkat sekolah dasar yang diatur langsung oleh pemerintah melalui Kementerian Agama. Saat ini MIN 2 Pontianak masih menggunakan cara manual dalam menyusun jadwal mata pelajaran sehingga hasil penjadwalan menjadi kurang informatif, efektif, dan sulit dibaca. Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan adanya perancangan desain UI/UX untuk Sistem Informasi Penjadwalan Mata Pelajaran di sekolah MIN 2 Pontianak yang memungkinkan keterlibatan secara aktif dari pihak pengguna dalam proses pengembangan. Dengan menghasilkan desain prototipe Sistem Informasi Penjadwalan Mata Pelajaran, pengguna dapat lebih mudah memahami bagaimana sistem akan beroperasi dan berinteraksi dengan sistem tersebut. Pada proses penelitian, metode Double Diamond digunakan dengan menerapkan langkah-langkah secara berurutan, mulai dari pemahaman terkait permasalahan, identifikasi kebutuhan pengguna dan solusi permasalahan, penerjemahan solusi menjadi desain sampai evaluasi prototipe. Hasil pada penelitian ini adalah prototipe Sistem Informasi Penjadwalan Mata Pelajaran yang telah diuji kepada pengguna menggunakan metode A/B Testing untuk bagian desain dan System Usability Scale untuk evaluasi prototipe secara keseluruhan dengan memperoleh skor rata-rata sebesar 70,07%. Di mana berdasarkan interpretasi skor System Usability Scale, didapatkan Acceptable Ranges termasuk Acceptable, Grade Scale kategori C, dan Adjective Rating bersifat Good. Maka dapat disimpulkan bahwa penelitian ini berhasil menghasilkan rekomendasi untuk menjadi solusi bagi MIN 2 Pontianak. Kata kunci: Double Diamond, UI/UX, A/B Testing, System Usability Scale
Implementasi Metode Hybrid Scan Untuk Information Gathering Dan Pengujian Sistem Menggunakan SQL Injection Berbasis Website
Coding: Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 14, No 1 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v14i1.99008

Abstract

Kemajuan pesat dalam teknologi informasi dan komunikasi menuntut adanya sistem keamanan yang semakin kuat, khususnya dalam menghadapi ancaman seperti serangan SQL Injection. Untuk meminimalkan risiko tersebut, langkah awal yang krusial adalah melakukan information gathering secara menyeluruh guna mengidentifikasi potensi kerentanan pada suatu situs web sejak dini. Penelitian ini menggunakan metode hybrid scan, yang menggabungkan pemindaian aktif dan pasif, untuk melakukan information gathering dan pengujian kerentanan SQL Injection pada lima situs web. Metode aktif melibatkan tools yang terinstall, sedangkan metode pasif memanfaatkan API. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua situs web yang diuji berhasil mendeteksi subdomain, alamat IP, URL, host yang aktif, sistem operasi, teknologi, serta status load balancing dan port yang terbuka. Kerentanan SQL Injection bervariasi: situs web pertama menunjukkan kerentanan tingkat sedang, sedangkan situs web kedua dan ketiga memiliki kerentanan tinggi. Situs web keempat dan kelima tidak rentan. Waktu yang dibutuhkan untuk proses ini berkisar antara 4 hingga 33 menit. Alat bantu berbasis web yang dikembangkan dalam penelitian ini mempermudah proses information gathering dan deteksi kerentanan dengan 10 proses utama. Kata kunci: SQL Injection, Hybrid Scan, Information Gathering
Perbandingan Konsumsi Daya terhadap Kinerja Jaringan CoAP dan HTTP pada Sistem Pemantauan Tanaman
Coding: Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 14, No 1 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v13i3.97703

Abstract

Internet of Things (IoT) menawarkan solusi efektif untuk meningkatkan produktivitas tanaman melalui sistem pemantauan dan kontrol otomatis. Namun, bertambahnya perangkat IoT berdampak pada peningkatan kebutuhan daya listrik. Penelitian ini menganalisis perbandingan konsumsi daya, delay, dan throughput pada sistem pemantauan tanaman menggunakan protokol CoAP dengan HTTP. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan CoAP mampu menekan konsumsi daya hingga 265,94 mWh dibandingkan HTTP, dengan konsumsi daya masing-masing sebesar 645,08 mWh untuk CoAP dan 911,02 mWh untuk HTTP. Selain itu, CoAP juga menunjukkan performa jaringan yang lebih baik dengan rata-rata delay 25,52 ms, jauh lebih cepat dibandingkan HTTP yang mencapai 1510,13 ms. Dari sisi throughput, CoAP menghasilkan 117,23 bps, jauh lebih tinggi dibandingkan HTTP yang hanya 1,18 bps. Hal ini menunjukkan bahwa protokol CoAP tidak hanya hemat daya, tetapi juga unggul dalam kecepatan dan kapasitas transfer data. Oleh karena itu, protokol CoAP dapat menjadi pilihan pada sistem IoT yang membutuhkan penggunaan daya rendah serta kinerja jaringan yang andal, khususnya pada perangkat dengan keterbatasan sumber daya. Kata kunci— Konsumsi Daya, Kinerja jaringan, CoAP, HTTP, Sistem Pemantauan Tanaman.
Implementasi Edge Computing pada Mekanisme Antrian Pemesanan Mocktail Menggunakan Protokol HTTP
Coding: Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 14, No 1 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v14i1.100038

Abstract

Proses pemesanan dan pembuatan mocktail secara manual seringkali tidak efisien, terutama pada kawasan dengan banyak pengunjung, yang dapat menyebabkan penumpukan antrian dan mengakibatkan waktu tunggu proses pesanan yang lama. Penerapan teknologi pembuat mocktail dapat diterapkan, namun apabila menggunakan komputasi tradisional seperti cloud yang umumnya memiliki masalah latensi tinggi, dapat mengakibatkan layanan pemesanan mocktail kepada konsumen semakin tidak efisien. Untuk mengatasi masalah ini, diterapkan inovasi berupa sistem pemesanan dengan konsep reservasi dan self-service pada perangkat mocktail maker berbasis IoT, serta pemanfaatan konsep edge computing sebagai komputasi utama pada layanan sistem. Konsep ini memungkinkan pelanggan melakukan pemesanan dan pengambilan pesanan secara mandiri dari mocktail maker berbasis IoT dengan response time yang singkat. Penelitian yang dibangun berhasil menerapkan pemesanan secara reservasi dan pengambilan pesanan secara self-service dengan model antrian FIFO, serta menunjukkan rata-rata response time pengambilan data pesanan untuk edge computing dengan waktu sekitar 1414 milliseconds, sedangkan cloud computing memiliki response time sekitar 3300 milliseconds. Waktu response time yang didapatkan juga konsisten pada setiap komputasi yang digunakan dan tidak terpengaruh oleh jumlah antrian atau pesanan yang terdapat pada sistem, karena jumlah antrian difokuskan pada bagian server, sementara pesanan difokuskan pada bagian kendali alat. Kata kunci—Edge Computing, Sistem Pemesanan, Reservasi, Mocktail, Internet of Things
Pemanfaatan Protokol Komunikasi MQTT Dalam Sistem Sortir Buah Jeruk Berdasarkan Warna Kulit Buah
Coding: Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 14, No 1 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v14i1.98663

Abstract

Bisnis Jeruk dalam proses penyortiran buah jeruk masih dilakukan secara manual oleh petani. Cara ini menghasilkan data yang harus segera diproses, namun keterlambatan komunikasi data yang menyebabkan response time yang tinggi. Hal ini berdampak pada lambatnya respons sistem otomatisasi dam penyortiran. Penelitian dalam pemanfaatan protokol MQTT dalam sistem sortir buah jeruk berdasarkan warna kulit buah untuk meningkatkan efisiensi dalam pengiriman data dan ringan secara real-time dengan response time yang rendah. Sistem dirancang menggunakan sensor TCS3200 untuk mendeteksi tingkat kematangan buah dengan kategori: mentah, setengah matang, matang, dan tidak sesuai. Sensor inframerah untuk menghitung jumlah buah yang telah disortir. Data dikirim melalui NodeMCU ESP32 sebagai publisher ke broker HiveMQ, lalu diproses dan ditampilkan pada antarmuka website sebagai subscriber. Hasil menunjukkan nilai response time rata – rata 491,81 ms. Nilai ini menunjukkan waktu yang layak dalam melakukan penyortiran antara pengiriman dan penerimaan data pada sistem sortir buah jeruk. Sensor TCS3200 mencapai akurasi keberhasilan sensor sebesar 76,7% dan error relatif sebesar 23,3% untuk tingkat kematangan buah. Sistem sortir buah jeruk dengan protokol MQTT berpotensi mendukung otomatisasi melalui komunikasi data real-time yang lebih efektif. Kata kunci: Sistem Sortir Buah, Warna Jeruk, MQTT, Waktu Respon.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 1 (2026): Edisi April 2026 Vol 13, No 3 (2025): Edisi Desember 2025 Vol 13, No 2 (2025): Edisi September 2025 Vol 13, No 1 (2025): Edisi April 2025 Vol 12, No 3 (2024): Edisi Desember 2024 Vol 12, No 2 (2024): Edisi September 2024 Vol 12, No 1 (2024): Edisi April 2024 Vol 11, No 3 (2023): Edisi Desember 2023 Vol 11, No 2 (2023): Edisi September 2023 Vol 11, No 1 (2023): Edisi April 2023 Vol 10, No 03 (2022): Edisi Desember 2022 Vol 10, No 02 (2022): Edisi September 2022 Vol 10, No 01 (2022): Edisi April 2022 Vol 9, No 03 (2021): Edisi Desember 2021 Vol 9, No 02 (2021): Edisi September 2021 Vol 9, No 01 (2021): Edisi April 2021 Vol 8, No 3 (2020): Coding : Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 8, No 2 (2020): Coding : Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 8, No 1 (2020): Coding : Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 7, No 03 (2019): Coding : Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 7, No 02 (2019): Coding : Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 7, No 01 (2019): Coding : Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Coding Siskom Untan Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Coding Siskom Untan Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Coding Siskom Untan Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Coding Siskom Untan Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Coding Siskom Untan Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Coding Siskom Untan Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Coding Siskom Untan Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Coding Siskom Untan Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Coding Siskom Untan Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Coding Siskom Untan Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Coding Sistem Komputer Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Coding Sistem Komputer Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Coding Sistem Komputer Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Coding Sistem Komputer Vol 3, No 1 (2015): Coding Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Coding Sistem Komputer Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Coding Sistem Komputer Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Coding Sistem Komputer Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Coding Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Coding Sistem Komputer Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Coding Sistem Komputer Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Coding Sistem Komputer Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Coding Sistem Komputer Vol 1, No 1 (2013): Jurnal CODING More Issue