cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice)
ISSN : 23388404     EISSN : 26572311     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) is published twice a year, containing research articles, review, and short communication in pharmacy science field, including medicinal chemistry, analytical chemistry, biologjcal pharmacy, pharmaceutical sciences and clinical pharmacy research and practice of pharmacy in industry, clinic, and community practice, such as pharmacies, distributors, and pharmacy education.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2021): Februari" : 7 Documents clear
Uji Aktivitas Antibakteri Hasil Fermentasi Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) terhadap Propionibacterium acnes Merry Agustina; Lisa Soegianto; Restry Sinansari
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan Vol 8, No 1 (2021): Februari
Publisher : Jurnal Farmasi Sains dan Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v8i1.3086

Abstract

Bakteri yang berperan dalam tumbuhnya jerawat diantaranya adalah Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epedermidis. Pengobatan jerawat menggunakan antibiotik dalam jangka panjang dapat menimbulkan resistensi terhadap antibiotik. Kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) dapat digunakan sebagai alternatif antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui golongan senyawa yang terkandung pada hasil fermentasi kulit buah naga merah dan aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acnes. Pada penelitian ini kulit buah naga merah difermentasi selama 12 hari pada suhu kamar, hasil fermentasi diuji golongan senyawa dengan cara kromatografi lapis tipis dan uji aktivitas antibakteri dengan metode difusi cakram dengan parameter daerah hambat pertumbuhan (DHP). Hasil yang diperoleh uji aktivitas antibakteri hasil fermentasi kulit buah naga merah dengan konsentrasi 10%, 20%, 40%, 60%, 80% dan 100% tidak menunjukkan adanya hambat pertumbuhan terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Hasil skrining golongan senyawa hasil fermentasi kulit buah naga merah memiliki kandungan flavonoid.
Standarisasi Simplisia Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth) Dari Tiga Daerah Berbeda Miftahul Jannah; Sumi Wijaya; Henry Kurnia Setiawan
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan Vol 8, No 1 (2021): Februari
Publisher : Jurnal Farmasi Sains dan Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v8i1.3087

Abstract

Kenikir dipercaya sebagai obat penurun suhu tubuh, memperbaiki sirkulasi darah, mengobati diabetes, sebagai anti-aging dan menjaga kekuatan tulang. Saat ini telah banyak produk serbuk daun kenikir dalam bentuk kapsul di pasaran, tetapi belum ada data standarisasi dari simplisia daun kenikir, sehingga penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mendapatkan profil standarisasi spesifik dan non-spesifik dari simplisia daun kenikir. Parameter spesifik terdiri dari identitas simplisia, organoleptis, kadar sari laut air, kadar sari larut etanol, penetapan profil kromatografi dengan menggunakan KLT, penetapan profil spektrum dengan menggunakan spektrofotometer infrared dan UV-Vis serta penetapan kadar senyawa metabolit sekunder. Parameter non spesifik meliputi susut pengeringan, kadar abu total, kadar abu tak larut asam, kadar abu larut air, pH, dan persen bahan asing. Data yang diperoleh merupakan data deskriptif yang diperoleh dari 3 lokasi berbeda. Hasil pengamatan mikroskop daun segar kenikir menunjukkan tipe berkas pembuluhnya adalah kolateral terbuka, jaringan bunga karang atau palisade, dengan tipe stomata anomositik, rambut penutup non-glandullar, kristal Ca-oksalat bentuk pisma dan tipe daun dorsiventral. Hasil kadar sari larut etanol > 23,3%, kadar sari larut air > 13,15%. Hasil skrining fitokimia menunjukkan adanya senyawa flavonoid, saponin, polifenol, steroid dan triterpenoid. Hasil pengamatan profil kromatogram secara KLT dengan fase diam silika gel F254 dan fase gerak yang terpilih adalah n-heksan : etil asetat (7:3). Hasil penetapan kadar flavonoid total > 1,30%, fenol > 2,18%. Nilai susut pengeringan ≤13,5%, sedangkan hasil kadar abu total ≤6,0% dengan kadar abu larut air ≤5,0% dan kadar abu tak larut asam ≤2,0%, pH simpisia untuk pelarut air yaitu 6- 7 dan pada pelarut etanol 4 – 6.
Uji Aktivitas Antioksidan Fraksi Etil Asetat dan Fraksi Etanol Limbah Ketapang (Terminalia catappa) dengan Metode DPPH Hafifah Jasman; Ayu Rahmawati; M. Azhari Herli
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan Vol 8, No 1 (2021): Februari
Publisher : Jurnal Farmasi Sains dan Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v8i1.2825

Abstract

Ketapang (Terminalia catappa) diketahui mengandung flavanoid yang dapat menangkal radikal bebas karena adanya gugus kromofor (ikatan rangkap terkonjugasi). Flavonoid mempunyai kemampuan untuk menyumbangkan atom hidrogen kepada senyawa radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan fraksi etil asetat dan fraksi etanol Limbah Ketapang (Terminalia catappa) yang diperoleh dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Aktivitas antioksidan fraksi etil asetat dan fraksi etanol Limbah Ketapang (Terminalia catappa) ditentukan dengan mengukur % inhibisi dan nilai IC50 (inhibitory concentration 50%) menggunakan spektrofotometer UV. Hasil penelitian menunjukkan fraksi etil asetat limbah ketapang (Terminalia catappa) memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat dengan nilai IC50 -28,521 ppm. Sedangkan fraksi etanol limbah ketapang (Terminalia catappa) memiliki aktivitas antioksidan yang kuat dengan nilai IC50 32,53 ppm. Pembanding kuersetin memiliki aktivitas antioksidan kuat dengan nilai IC50 17,68 ppm.
Uji Antipiretik Patch Ekstrak Etanol Alang-Alang dengan Enhancer SPAN-80 terhadapTemperatur dan Jumlah Neutrofil pada Tikus Putih Mar’atus Solikhah; Rondius Solfaine; Teguh Widodo
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan Vol 8, No 1 (2021): Februari
Publisher : Jurnal Farmasi Sains dan Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v8i1.3088

Abstract

Alang-alang dikenal sebagai tanaman pengganggu, namun alang-alang memiliki banyak manfaat di bidang kesehatan, salah satunya sebagai penurun demam karena alang-alang mengandung flavonoid. Flavonoid bekerja menghambat enzim siklooksigenase yang bertanggung jawab atas produksi mediator inflamasi sehingga suhu tubuh akan kembali menjadi normal. Alang-alang diformulasikan dalam bentuk sediaan patch dengan penambahan enhancer Span-80 sebagai peningkat penetrasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas sediaan patch ekstrak etanol Imperata cylindrica dengan dan tanpa penambahan enhancer Span-80 terhadap temperatur dan jumlah neutrofil tikus putih yang diinduksi vaksin DPT. Hewan perlakuan sebanyak 30 ekor tikus yang dibagi secara acak menjadi 5 kelompok perlakuan yaitu P0 (pemberian makan dan minum), P1 (parasetamol sirup), P2 (patch tanpa ekstrak etanol alang-alang), P3 (patch ekstrak etanol alang-alang tanpa enhancer), dan P4 (patch ekstrak etanol alang-alang dengan enhancer). Pada penelitian ini, dilakukan pengamatan temperatur awal tubuh tikus, setelah diinduksi vaksin DPT pada menit ke-15, 30, 45, 60, 120, 180, 240, 300 dan jumlah neutrofil pada menit ke-0, 30, 60, 120, 180, 240, 300. Hasil penelitian menunjukkan bahwa patch ekstrak etanol alangalang dapat menurunkan temperatur tubuh namun penurunan jumlah neutrofil tikus putih tidak berbeda bermakna antara patch ekstrak etanol alang-alang dengan atau tanpa enhancer.
Efektivitas Penggunaan Media Kalender Fungsional terhadap Peningkatan Kepatuhan Penggunaan Obat Secara Mandiri pada Pasien Hipertensi Mahdiaty Mahdiaty; Iwan Yuwindry; Elvine Ivana Kabuhung
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan Vol 8, No 1 (2021): Februari
Publisher : Jurnal Farmasi Sains dan Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v8i1.2984

Abstract

Penyakit hipertensi merupakan penyakit yang paling banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Pemberian media kalender fungsional dapat meningkatkan kepatuhan pasien hipertensi dalam meminum obat. Kepatuhan merupakan faktor penting dalam keberhasilan program pengobatan hipertensi. Berbagai macam kondisi dan komplikasi penyakit, kecacatan dan kematian dapat dicegah melalui pengontrolan perilaku dan kepatuhan dalam terapi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas dari media kalender fungsional sebagai peningkatan kepatuhan secara mandiri pada pasien hipertensi di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Selatan. Penelitian ini dilaksanakan dengan rancangan non-randomized pretest-posttest control group design. Populasi dan sampel adalah pasien hipertensi yang tidak patuh terhadap terapi hipertensi di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Selatan. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2020 dengan jumlah sampel 32 orang. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode non-probality. Pengumpulan data menggunakan skala kepatuhan MMS-8 dan data dianalisis dengan uji wilcoxon. Kepatuhan pasien hipertensi sebelum mendapatkan media kalender fungsional termasuk kategori rendah dan kepatuhan pasien hipertensi sesudah mendapatkan media kalender fungsional mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil uji wilcoxon didapatkan p-value 0,01 lebih kecil dari dari 0,05 yang artinya ada peningkatan kepatuhan minum obat pasien hipertensi dengan pemberian media kalender fungsional. Kesimpulan yang dapat ditarik pada penelitian ini yaitu terdapat perbedaan kepatuhan minum obat sebelum dan sesudah mendapatkan media kalender fungsional.
Studi Korelasi Gaya Hidup terhadap Efektivitas Obat Antihipertensi pada Pasien di Salah Satu Puskesmas di Wilayah Surabaya Selatan Della Novita Dewi Pratiwi; Lucia Hendriati; Westy Pragi
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan Vol 8, No 1 (2021): Februari
Publisher : Jurnal Farmasi Sains dan Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v8i1.3089

Abstract

Hipertensi atau penyakit darah tinggi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat atau tenang. Penyakit hipertensi juga disebut sebagai “the silent diseases” karena karakter dari penyakit hipertensi tidak menampakkan tanda dan gejala yang jelas. Gaya hidup sehat menggambarkan pola perilaku sehari-hari yang mengarah pada upaya memelihara kondisi fisik, mental dan sosial berada dalam keadaan positif. Modifikasi gaya hidup dapat menurunkan tekanan darah serta meningkatkan efektivitas terapi farmakologik. Tujuan penelitian ini adalah pengetahui pengaruh gaya hidup terhadap efektivitas terapi antihipertensi pada pasien di Puskesmas “X” Wilayah Surabaya Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental menggunakan rancangan penelitian cross sectional dan dilakukan pengambilan data secara retrospektif. Gaya hidup diukur dengan menggunakan kuesioner dan tekanan darah diambil dari rekam medis. Sampel penelitian adalah pasien dengan diagnosis penyakit hipertensi yang datang berobat ke Puskesmas “X” Wilayah Surabaya Selatan pada periode bulan Februari-Maret 2020 sebanyak 67 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan atau korelasi antara gaya hidup saat menggunakan obat antihipertensi dengan efektivitas terapi
Formulasi Tablet Effervescent Ekstrak Daun Katuk (Saoropus androgynous L. Merr.) dengan Variasi Konsentrasi Asam dan Basa Dimas Ayu Yulianti; Suyatno Sutoyo
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan Vol 8, No 1 (2021): Februari
Publisher : Jurnal Farmasi Sains dan Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v8i1.2979

Abstract

Katuk merupakan salah satu jenis tanaman obat tradisional yang bagian daunya dipercaya oleh masyarakat Indonesia dapat memperlancar air susu ibu (ASI). Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh formula terbaik tablet effervescent dari ekstrak daun katuk dengan variasi konsentrasi kombinasi sumber asam dan basa. Sumber asam yang digunakan terdiri dari asam sitrat dan asam tartrat, sedangkan natrium bikarbonat digunakan sebagai sumber basa. Variasi yang dilakukan yaitu membuat empat formula dengan konsentrasi asam basa sebesar 45%, 50%, 55%, dan 60%. Metode yang digunakan dalam pembuatan tablet adalah granulasi basah. Tablet yang dihasilkan dievaluasi mutu fisiknya meliputi uji keseragaman bobot, kadar air, kekerasan tablet, kerapuhan tablet, waktu larut, derajat keasaman (pH), serta uji organoleptik terhadap 20 responden. Uji organoleptik meliputi rasa, aroma, bentuk dan warna tablet. Hasil penelitian menunjukkan tablet effervescent ekstrak daun katuk dengan formulasi asam basa sebesar 60% (F-4) merupakan formula terbaik karena memenuhi semua persyaratan mutu fisik tablet effervescent serta menunjukkan tingkat kesukaan yang tertinggi pada uji organoleptik

Page 1 of 1 | Total Record : 7