cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Gamatika
ISSN : 20876262     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 200 Documents
ALGORITMA SIMPLIFIKASI PERAMBATAN PANAS KONDUKSI PADA BENDA DENGAN BENTUK BOLA Tristono, Tomi
Gamatika Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Gagasan Matematika Dan Informatika
Publisher : Gamatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perambatan panas konduksi pada katagori sistem dengan bentuk fisik bola adalah perambatan satu dimensi bilamana suhu benda hanya merupakan fungsi jarak radial dan tidak bergantung dari sudut azimut. Perambatan panas dipengaruhi sifat-sifat fisik medium yang dilalui  diantaranya konduktivitas panas k, panas spesifik c dan kepadatan massa m yang dibangun dengan menganggap bahwa panas mengalir/merambat secara kontinu. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian tentang model perambatan panas pada benda-benda dengan bentuk fisik bola dengan memandang sebagai persoalan konduksi satu dimensi. Langkah pertama yaitu metode penyelesaian numerik yang digunakan adalah metode volume hingga (Finite Volume Method) teknik diskritisasi QUICK (Quadratic Upwind Interpolation Conective Kinematic dengan beda maju pusat (foward  central difference). Tahap berikutnya yaitu melakukan analisa uji stabilitas dan konvergensi dan akhirnya pembuatan program disain model dengan  bantuan Matlab. Verifikasi hasil simulasi dengan komputer dan  validasi hasil perhitungan disain model yang dihasilkan ternyata dapat merefleksikan perambatan panas pada benda-benda bola. Kata kunci: konduksi panas, benda bola, metode volume hingga Abstract Propagation of heat conduction in the category of physical systems with the ball is the propagation of one-dimensional objects only when the temperature is a function of radial distance and is independent of the azimuth angle. Heat propagation affected the physical properties of the medium through which the thermal conductivity k of them, specific heat c and density m constructed by assuming that the heat  flow / propagate continuously.  This study aims to conduct a study on the model heat propagation in objects with physical ball looked as one-dimensional conduction problems. The first step is the completion of the numerical method used is the finite volume  method  (Finite Volume Method) discretization technique QUICK (Quadratic Upwind Interpolation Conective Kinematic with different advanced center (foward central difference.) Next phase is to analyze the stability and convergence test and eventually manufacture the design program model with the help of Matlab. Verify results simulation with  computer  and validation of the  results of the design  model calculations resulting was able to reflect heat propagation in objects ball. Keywords: heat conduction, the object ball,  finite volume method
PEMBELAJARAN JARINGAN SYARAF TIRUAN PROBABILISTIK BASIS RADIAL DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS SENSITIVITAS -, Hasanuddin
Gamatika Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Gagasan Matematika Dan Informatika
Publisher : Gamatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Makalah ini menyajikan algoritma pembelajaran bagi Radial Basis Probabilistic Neural Network berdasarkan keturunan gradien fungsi kesalahan. RBPNN terintegrasi dari jaringan saraf radial fungsi dasar (RBFNN) dan jaringan syaraf probabilistik (PNN). Langkah Kepekaan terhadap masukan atas dataset pelatihan berdasarkan turunan parsial dari model RBPNN dan aturan untuk memilih fitur berlebihan juga hadir. Analisis sensitivitas metode yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas jaringan saraf. Akhirnya, untuk mengevaluasi kinerja, pendekatan yang diusulkan kami menunjukkan melalui memberikan dua contoh kehidupan nyata kumpulan data. Kata Kunci: RBPNN, keturunan gradien, analisis sensitivitas, seleksi fitur, klasifikasi. Abstract This paper presents a learning algorithm for Radial Basis Probabilistic Neural Network based on gradient descent of error functions. RBPNN integrates of radial basis function neural networks (RBFNN) and probabilistic neural networks (PNN). Sensitivity measures to input over training dataset based on partial derivative of the RBPNN model and rule for selecting redundant feature is also present. Sensitivity analysis of that method can improved efficiency and effectiveness of the neural networks. Finally, to evaluate the performance, our proposed approaches are demonstrated trough giving two examples of real life data set. Keyword: RBPNN, gradient descent, sensitivity analysis, feature selection, classification.
KAJIAN BILANGAN CLIQUE GRAF GEAR G_n dan GRAF BARBEL B_n Ihwan, Muhlishon Darul; Rahmawati, Ana; -, Sumargono
Gamatika Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Gagasan Matematika Dan Informatika
Publisher : Gamatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTeori Graf merupakan salah satu cabang ilmu matematika. Graf itu sendiri adalah himpunan berhingga yang tak kosong dari objek-objek yang disebut titik, dengan himpunan (mungkin kosong) pasangan yang tak berurutan dari titik yang berbeda dari
PROSES BERPIKIR SISWA KELAS V DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA POKOK BAHASAN PECAHAN DI SEKOLAH DASAR KHADIJAH SURABAYA Nafi’an, Muhammad Ilman
Gamatika Vol 2, No 2 (2012): Jurnal Gagasan Matematika Dan Informatika
Publisher : Gamatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Proses berpikir dalam penelitian ini dikelompokkan menjadi tiga yaitu proses berpikir konseptual, semikonseptual, dan komputasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan proses berpikir siswa kemampuan tinggi, sedang dan rendah dalam menyelesaikan soal cerita. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan metode tes dan wawancara. Tes dan wawancara diberikan untuk mengetahui proses berpikir subjek dalam menyelesaikan soal cerita pada materi pecahan. Sedangkan pemilihan subjek penelitian didasarkan pada hasil nilai uji tes 1 dan uji tes 2. Siswa dikelompokkan menjadi 3 kelompok yaitu kelompok atas, tengah, dan bawah. Dari masing-masing kelompok tersebut diambil 3 orang untuk dijadikan sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses berpikir siswa dari kelompok atas cenderung berpikir konseptual dalam menyelesaikan soal cerita dan siswa dari kelompok tengah dalam menyelesaikan soal cerita pada materi pecahan  cenderung pada proses berpikir semikonseptual. Sedangkan proses berpikir siswa dari kelompok bawah dalam menyelesaikan soal soal cerita pada materi pecahan  cenderung pada proses berpikir komputasional Kata kunci: Proses berpikir, konseptual ,semikonseptual dan komputasional Abstract The process of thinking in this study are grouped into three conceptual thought process, semikonseptual, and computational. Conceptual way of thinking that is the way of thinking of students in solving a problem using the concepts learned. This way of thinking is a way of thinking semikonseptual students in solving a problem by using the concepts that have been studied, but not fully complete. Meanwhile, computational thinking is a way of thinking of students in solving a problem without using the concepts learned. This study aims to identify and describe the thought processes of students of high ability, medium and low in solving story problems. This research is a qualitative descriptive study using a test and interview. Tests and interviews given to know the process of thinking about the subject in completing the story on the material fractions. While the selection of research subjects based on the value of the test test test 1 and test 2. Students are divided into 3 groups: group top, middle, and bottom. From each group were taken three people to serve as research subjects. The results showed that the students' thinking process of the group tend to think conceptually in solving story problems and students from the middle to finish the story about the material in fractions tend semikonseptual thinking process. While the thought processes of the students in solving the questions about the story on the material fractions tend to think of computational processes Keywords: Process thinking, conceptual, semikonseptual and computational
PREDIKSI CUACA JANGKA PENDEK BERDASARKAN DATA RADIOSONDE DAN NUMERICAL WEATHER PREDICTION (NWP) Wardani, Indra Kusuma
Gamatika Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Gagasan Matematika Dan Informatika
Publisher : Gamatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Indonesia sebagai negara maritime-continent mempunyai karakteristik cuaca yang beragam di berbagai daerah. Informasi tentang prakiraan cuaca yang cepat dan tepat menjadi suatu hal yang penting sehingga diperlukan metode yang efektif dalam prakiraan cuaca. Penelitian ini didasarkan pada data radiosonde dan Numerical Weather Prediction (NWP)  menggunakan data observasi pada 00 Universal Time Coordinate (UTC) dan 12 UTC. Analisis data radiosonde dilakukan terhadap variabel permukaan dan indeks K yang digunakan untuk kajian stabilitas atmosfer dan potensi thunderstorm. Hasil analisis data radiosonde menunjukkan fluktuasi variabel permukaan selama observasi dan indeks K tertinggi pada musim penghujan. Metode NWP menggunakan 4 variabel prediktan dan 9 variabel prediktor. Analisis dilakukan dengan mereduksi dimensi variabel prediktor terhadap dimensi horisontal (grid) dan dimensi ketinggian (level) menggunakan Principal Component Analysis (PCA) dan analisis regresi multivariate. Prediksi cuaca menunjukkan hasil yang cukup relevan antara data observasi dan data dugaan yang ditunjukkan dengan nilai korelasi sebesar 67%. Kata kunci: Radiosonde,Nnumerical Weather Prediction, Variabel Permukaan, Indeks K, Principal Component Analysis.   Abstract Indonesia as a maritime-continent have weather characteristics vary in different regions. Information on weather forecasts quickly and accurately into an important thing that required effective methods of weather forecasting. The study is based on data radiosonde  and Numerical Weather Prediction (NWP) using observation data at 00 Universal Time Coordinate (UTC) and 12 UTC. Radiosonde data analysis performed on the variable surface and K indices are used to study the stability of the atmosphere and the potential thunderstorm. The results of the analysis of radiosonde data showed fluctuations during the observation surface variables and K index was highest in the rainy season. The method  NWP  uses four variables prediktan and 9 predictor variables. The analysis was done by reducing the dimensions of predictor variables on the horizontal dimension (grid) and the dimension of height (level) using Principal Component Analysis (PCA) and multivariate regression analysis. Weather prediction shows quite relevant results between observational data and the data indicated the alleged correlation value of 67%. Keywords:  radiosonde, Nnumerical Weather Prediction, Variable Surface, K index, Principal Component Analysis.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP, KOMUNIKASI MATEMATIKA DAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MAHASISWA -, Darto
Gamatika Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Gagasan Matematika Dan Informatika
Publisher : Gamatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) pada mata kuliah Geometri Analitik Bidang dan Ruang untuk meningkatkan kemampuan Mahasiswa pada aspek kemampuan pemahaman konsep, komunikasi matematika dan pemecahan masalah matematika. Permasalahan dalam penelitian ini mahasiswa kesulitan dalam memahami dan menguasai pada mata kuliah geometri analitik bidang dan ruang yang setiap materi begitu abstrak sehingga membutuhkan berfikir yang abstrak dan pada akhirnya mahasiswa mengenal ke dalam benda-benda real atau kongkrit, dengan adanya masalah tersebut peneliti mengembangkan model Realistic Mathematics Education, dalam model ini mahasiswa dituntut untuk berfikir secara real pada setiap topik yang mereka bahas dan pada akhirnya berfikir abstrak dapat dituangkan dalam bentuk konsep matematis. Berdasarkan penelitian pada tahap uji coba I model RME dapat diterapkan dengan topik-topik tertentu, Karakteristik perangkat pembelajaran yang digunakan adalah sebagai berikut. Buku mahasiswa : (1) bermaterikan matematika, (2) penyajian materi dalam bentuk RME, (3) memuat masalah-masalah kontekstual pada materi pembelajaran matematika. Buku petunjuk dosen : (1) memuat materi matematika, (2) penyajian pembelajaran dalam bentuk RME, (3) rencana pembelajaran, (4) alternatif jawaban yang mungkin disajikan oleh mahasiswa. Kata Kunci : Model Realistic Mathematics Education (RME), Pemahaman Konsep, Kemampuan Komunikasi dan Pemecahan Masalah Matematika. Abstract Development research aims to develop a learning model Realistic Mathematics Education (RME) in the subject field of Analytical Geometry and Space to enhance student comprehension aspects of the concept, mathematical communication and mathematical problem solving. Problems in this study student difficulties in understanding and mastering the subject field of analytic geometry and the space each material so abstract that require abstract thinking and ultimately recognize students into real objects or concrete, with the problem, the researcher developed a model Realistic Mathematics Education, in this model the students are required to think in real on every topic they discussed and ultimately abstract thinking can take the form of mathematical concepts. Based on research on phase I trials RME models can be applied to certain topics, Characteristics of learning tools that are used are as follows. Student book: (1) bermaterikan mathematics, (2) the presentation of the material in the form of RME, (3) contains contextual issues in mathematics learning materials. User guide lecturer: (1) contains mathematical material, (2) the presentation of learning in the form of RME, (3) lesson plans, (4) alternative answers that may be presented by the students. Keywords:Models Realistic Mathematics Education (RME), Understanding Concepts, Communication Skills, and Problem Solving Math.
PENGENDALIAN CHAOS MENGGUNAKAN SLIDING MODE CONTROL (SMC) PADA SISTEM PERSAMAAN RÓ¦SSLER YANG TERMODIFIKASI Aswad, Muhammad Hajarul; Irawan, Moh Isa; -, Mardlijah
Gamatika Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Gagasan Matematika Dan Informatika
Publisher : Gamatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sistem Persamaan Rӧssler yang termodifikasi merupakan suatu sistem persamaan yang berkaitan dengan kinetika kimia. Pada sistem tersebut akan terjadi osilasi secara terus menerus menurut waktu t. Dalam penelitian ini, terlebih dahulu dianalisa stabilitas yang terjadi di sekitar titik setimbang. Kemudian, dengan menggunakan rata-rata Lyapunov exponent, diperoleh bahwa Sistem Persamaan Rӧssler yang termodifikasi merupakan suatu system yang bersifat chaos. Terakhir, diterapkan Sliding Mode Control (SMC) untuk mengontrol perilaku sistem. Dari hal tersebut perilaku sistem yang awalnya tidak stabil dan bersifat chaos dapat diarahkan menuju titik setimbang. Kata kunci : Sistem Persamaan Rӧssler, Chaos, Sliding Mode Control (SMC).   Abstract Rossler Equation System is a system of modified equations associated with the chemical kinetics. In such a system will be oscillating continuously by time t. In this study, first analyzed the stability that occurs around the point of equilibrium. Then, using the average Lyapunov exponent, found that a modified Rossler Equation System is a system that is chaotic. Finally, applied to Sliding Mode Control (SMC) to control the behavior of the system. From this behavior of a system that is unstable and chaotic nature can be directed toward the equilibrium. Keywords: Rossler Equation System, Chaos, Sliding Mode Control (SMC).
PENERAPAN METODE REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) PADA POKOK BAHASAN PERBANDINGAN SENILAI DAN BERBALIK NILAI DI KELAS VII E SMP IPIEMS SURABAYA Ningsih, Puji Rahayu
Gamatika Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Gagasan Matematika Dan Informatika
Publisher : Gamatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Masalah utama yang sering dihadapi pada pelajaran matematika adalah rendahnya kemampuan pemahaman konsep siswa. Diasumsikan yang menjadi penyebab dari permasalahan tersebut yaitu pendekatan pembelajaran yang dipakai selama ini masih menggunakan pendekatan tradisional yang menekankan pada latihan mengerjakan soal serta menggunakan rumus. Untuk mengatasi permasalah tersebut pada penelitian ini peneliti menerapkan salah satu metode yaitu Realistic mathematics Education (RME) pada materi pokok perbandingan senilai dan berbalik nilai. RME merupakan sebuah metode yang berangkat dari ide tentang pembelajaran dan pengajaran yang dapat memberi gambaran dengan contoh dari ilustrasi dasarnya yang didasarkan dari 5 hubungan dasar pembelajaran dan pengajaran meliputi 1) Pembelajaran matematika adalah sebuah aktivitas kontruktif, 2) Pembelajaran dari sebuah konsep atau keahlian yang penyelesaiannya membutuhkan waktu yang lebih lama dan melalui beberapa level yang berbeda dari abstraksi, 3) Pembelajaran matematika siswa dan proses mengukur pemahaman melalui refleksi pemikiran mereka sendiri, 4) Pembelajaran tidak hanya berlangsung terisolasi tetapi lebih pada konsep sosial, dan 5) Pemahaman matematika adalah tersruktur dan saling berhubungan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan "One Shot Case Study Design". Adapun perangkat pembelajaran meliputi Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan Lembar kerja siswa (LKS). Berdasarkan hasil dan analisis data yang diperoleh dalam penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa 96 % siswa mampu menyelesaikan soal pada LKS dengan baik dan benar, dengan menggunakan cara mereka sendiri, Siswa tidak mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal pada LKS dan proses pembelajaran lebih bermakna bagi siswa. Kata Kunci: Penerapan, Realistic mathematics Education Abstract The main problem is often encountered in mathematics is low ability students' understanding of concepts. Assumed that the cause of these problems is the approach used for this study are still using the traditional approach that emphasizes on working on the exercises and using formulas. To overcome these problems in this study, researchers applied a method that is Realistic Mathematics Education (RME) in the subject matter and turned comparative worth of value. RME is a method that departs from the idea of
METODA PENGKONSTRUKSIAN PERSEGI AJAIB Cahyono, Hendarto
Gamatika Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Gagasan Matematika Dan Informatika
Publisher : Gamatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sebuah persegi ajaib order n adalah n dengan n matriks dengan bilangan bulat non-negatif yang berbeda dengan sifat bahwa jumlah angka dalam setiap baris, setiap kolom dan diagonal utama dan belakang sama. Jumlah ini adalah jumlah ajaib. Dalam tulisan ini kita akan membahas beberapa metode untuk membangun n2 bilangan bulat pertama yang positif untuk kotak ajaib. Metode pertama yang akan dibentuk adalah Dekomposisi Persegi Latin. Beberapa persegi ajaib dapat diturunkan secara langsung dengan metode ini. Metode lain yang juga akan dibahas adalah metode trial and error, konstruksi De La Loubére, konstruksi Strachey dan konstruksi produk. Akhirnya kami menyimpulkan bahwa untuk semua n bilangan bulat positif, n ¹ 2, dapat dibangun sebuah persegi ajaib order-n. Kata Kunci : Persegi Ajaib, Dekomposisi Persegi Latin, Konstruksi De La Loubére, Konstruksi Strachey, Konstruksi produk.   Abstract A magic square of order n is an n by n matrix with distinct nonnegative integer with the property that the sum of the numbers in each row, each column and the main and back diagonals is same. This sum is the magic sum. In this paper we will discuss some methods to construct the first n2 positive integers for magic squares. The first method that will be established is Latin square Decomposition. Some magic squares can be derived directly with this method. Other methods that also will be discussed are trial and error method, De La Loubére construction, Strachey construction, and product construction. Finally we conclude that for all positif integers n, n  2, it can be constructed a magic square of order-n. Keywords : magic square, decomposition, orthogonal Latin square, De La Loubére construction, Strachey construction, product construction.
REGRESI LINIER FUZZY PADA DATA TIME SERIES Rozaq, Abdul
Gamatika Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Gagasan Matematika Dan Informatika
Publisher : Gamatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan teori dan aplikasi logika fuzzy cukup luas pada berbagai bidang, selain pada model regresi, teori dan aplikasi logika fuzzy juga berkembang pada metode peramalan data time series yang disebut dengan fuzzy time series. Pada penelitian ini dilakukan pengkajian dan penggabungan keunggulan dari regresi fuzzy dan metode Autoregressive (AR). Keuntungan dari menggunakan metode ini adalah dihasilkan interval (upper bound dan lower bound) pada hasil ramalan, sehingga dapat digunakan dalam pengambilan keputusan baik pada kemungkinan yang terbaik atau terburuk. Kata Kunci : Konsep Fuzzy, Autoregressive, Regresi Abstract The development of the theory and applications of fuzzy logic is quite wide in various fields, in addition to the regression model, the theory and application of fuzzy logic is also developed in time series forecasting method called fuzzy time series. In this research, assessment and incorporation advantage of fuzzy regression and autoregressive method (AR). The advantage of using this method is generated interval (upper bound and lower bound) on the results of the forecast, so it can be used in decision-making in both the best and worst possibilities. Key Words : Fuzzy Concept, Autoregressive, Regression