cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
CERMIN
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 99 Documents
PENGARUH SUSUNAN SUDUT TURBIN ANGIN SAVONIUS TERHADAP KARAKTERISTIK DAYA TURBIN ., Rusnoto; Shofani, Laudi
CERMIN No 044 (2009): Mei
Publisher : CERMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.211 KB)

Abstract

Konsep turbin angin savonius ini cukup sederhana dan praktis tidak terpengaruh oleh arah angin dan dapat dioperasikan pada daerah pantai seperti halnya kota Tegal yang merupakan salah satu kota yang terletak dekat dengan pantai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan karakteristik daya turbin angin savonius terhadap jumlah dan susunan sudu turbin. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah eksperimen, dengan mengadakan percobaan secara langsung di laboratorium yang sebelumnya membuat turbin angin jenis savonius yang dibuat dibengkel Fakultas Teknologi Industri Universitas Pancasakti Tegal. Pada pengambilan data pengaruh susunan, menggunakan diameter tiap turbin 65 cm dan tinggi tiap turbin 21.7 cm, pada tiap turbin mempunyai jumlah sudu tiga sudu dengan diameter tiap sudu 38 cm. Dalam hal ini posisi susunan sudu turbin dengan jumlah susunan tiga buah turbin yang akan digunakan dalam eksperimen dan pengambilan data adalah susunan sudu turbin sejajar, 40° dan 80° dengan sudu tiap turbin. Dengan bahan turbin menggunakan seng dan triplek, dengan poros dan kerangka menggunakan best Dilihat dari analisis data yang diperoleh menunjukan bahwa dengan adanya perubahan susunan sudu turbin, koefisien daya (Cp) yang dihasilkan dari kerja turbin meningkat. Dengan Cpmaksimal =0.29 pada TSR = 7.73 untuk susunan sudu turbin 80° dengan sudu tiap turbin. Dilihat dari kecepatan angin yang digunakan dalam eskperimen untuk setiap jumlah sudu turbin, koefisien daya (Cp) menurun dengan bertambahnya kecepatan angin yang digunakan. Hal ini berarti semakin tinggi kecepatan angin performansinya menurun. Kota kunci : Turbin angin savonius, Karakteristik daya turbin
Human Development Index ( HDI ) Salah Satu Indikator Yang Populer Untuk Mengukur Kinerja Pembangunan Manusia Faqihudin, M.
CERMIN No 047 (2010): September
Publisher : CERMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.508 KB)

Abstract

Tujuan pembangunan selama ini mengedepankan laju pertumbuhan ekonomi.Sedangkan pembangunan memilikii dimensi yang luas dimana manusia merupakanhakekat dari tujuan pembangunan itu. Oleh karena itu diperlukan konseppembangunan manusia yang elemen-elemennya secara tegas menggaris bawahisasaran yang ingin dicapai, yaitu hidup sehat dan panjang umur, berpendidikan dandapat menikmati hidup layak. Elemen ? elemen ini yang kemudian menjadi indikatorkeberhasilan pembangunan manusia yang diukur dengan menggunakan HumanDevelopmen Index ( HDI ) atau Indeks Pembangunan Manusia ( IPM ). HDI atauIPM merupakan suatu indeks komposit yang mencakup tiga bidang pembangunanmanusia yang dianggap sangat mendasar, yang digunakan sebagai indikator yaitu(i) bidang kesehatan : usia hidup (logetivity) ; (ii) bidang pendidikan : pengetahuan(knowledge) ; dan (iii) bidang ekonomi : standar hidup layak (decent living).
ANALISIS PENGARUH BOOK VALUE PER SHARE TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN DI BURSA EFEK JAKARTA (STUDI KASUS PERUSAHAAN KELOMPOK LQ-45) ,, Sumarno; Gunistiyo, M.Si., Drs.
CERMIN No 045 (2009): Oktober
Publisher : CERMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.961 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Book Value per Share (BV/S) terhadap harga saham perusahaan kelompok LQ-45 di Bursa Efek Indonesia.Berdasarkan hasil analisis regresi linier sederhana dapat diketahui ini terdapat pengaruh positif dan signifikan variabel book value per share terhadap harga saham, hal ini menunjukkan peningkatan book value per share akan berpengaruh terhadap peningkatan harga saham.
ANALISIS POTENSI PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) Murdiati, M.Si., Dra. Sri
CERMIN No 047 (2010): September
Publisher : CERMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.734 KB)

Abstract

Penyelenggarakan otonomi daerah yang luas, nyata dan bertanggungjawab diperlukan kewenangandan kemampuan menggali sumber keuangan sendiri, yang didukung oleh perimbangan keuanganantara pusat dan daerah. Dalam hal ini, kewenangan keuangan yang melekat pada setiapkewenangan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah. Dalam menjamin terselenggaranyaotonomi daerah yang semakin mantap, maka diperlukan usaha-usaha untuk meningkatkankemampuan keuangan sendiri yakni dengan upaya peningkatan penerimaan Pendapatan AsliDdaerah (PAD), baik dengan meningkatkan sumber PAD yang sudah ada maupun denganpenggalian sumber PAD yang baru sesuai dengan ketentuan yang ada serta memperhatikan kondisidan potensi ekonomi masyarakat. Dalam melaksanakan upaya peningkatkan Pendapatn Asli daerah(PAD), perlu diadakan analisis potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
ANTI DUMPING DALAM KONSEP HUKUM di INDONESIA Hartati, SH, M.Hum, Suci
CERMIN No 047 (2010): September
Publisher : CERMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.406 KB)

Abstract

Anti dumping yang ada di Indonesia diatur dalam GATT (General Agreement on Tariff and Trade) dimana sebagai awal dari pada falsafahnya di ilhami dengan landasan perekonomian nasional di Indonesia yaitu Pancasila dan UUD 1945, dimanaseringkali harus berhadapan dengan kekuatan global yang memiliki latar belakang falsafah yang berbeda. Sistem dan struktur nasioanl juga harus mencerminkan ideologi dan konstitusi negara.Sebagai tindak lanjut dari ratifikasi Persetujuan pembentukan WTO melalui UU Nomor 7 Tahun 1994 ternyata belum terdapat pengaturannya. Sehingga dalam hukum nasional di Indonesia diatur dalam :1. UU No. 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan2. Peraturan Pemerintah No. 34 Tahun 1996 tentang Bea Masuk Anti Dumpingdan Bea Masuk Imbalan3.Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor :430/MPP/Kep/9/1999Pemungutan Bea Masuk Anti dumping/Sementara.Praktek dumping merupakan praktek dagang yang tidak fair, karena baginegara pengimpor, praktek dumping akan menimbulkan kerugian bagi dunia usahaatau industri barang sejenis dalam negeri, dengan terjadinya banjir barang-barang daripengekspor yang harganya jauh lebih murah daripada barang dalam negeri akanmengakibatkan barang sejenis kalah bersaing, sehingga pada akhirnya akanmematikan pasar barang sejenis dalam negeri, yang diikuti munculnya dampakikutannya seperti pemutusan hubungan kerja massal, pengganguran dan bangkrutnyaindustri barang sejenis dalam negeri.Praktek anti-dumping adalah salah satu isu penting dalam menjalankanperdagangan internasional agar terciptanya fair trade. Mengenai hal ini telah diaturdalam Persetujuan Anti-Dumping (Anti-Dumping Agreement atau Agreement on theImplementation of Article VI of GATT 1994). Tarif yang diikat (binding tariff) danpemberlakuannya secara sama kepada semua mitra dagang anggota WTO merupakankunci pokok kelancaran arus perdagangan barang.
Analisis Diskriminan dalam Penelitian Ekonomi Susongko, Purwo; Sari, Inayah Adi
CERMIN No 047 (2010): September
Publisher : CERMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.12 KB)

Abstract

Banyak dari objek studi ekonomi adalah mengamati adanya perbedaankemudian mencari perbedaan yang jelas antar grup pada variabeldependen(variabel amatan), dan setelah ada perbedaan, variabel independen(variabel prediktor) manakah yang dominan memberikan perbedaan tersebut.Masalah-masalah tersebut sering ditemui terutama dalam bidang riset pemasaran,manajemen , sistem keuangan , pendidikan ekonomi dan bidang riset yang lain.Objek studi yang pertama dapat dianalisis dengan analisis klaster sedangkan untukmenjawab objek studi yang kedua dan ketiga dilaksanakan dengan analisisdiskriminan. Oleh karenanya analisis diskriminan merupakan kelanjutan darianalisis klaster.
ASAS KEBEBASAN BERKONTRAK DALAM KAITANNYA DENGAN PERJANJIAN BAKU SH.,MH., MUKHIDIN,
CERMIN No 047 (2010): September
Publisher : CERMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.726 KB)

Abstract

Perjanjian Adalah suatu perbuatan yang terjadi antara satu orang ataulebih mengikatkan dirinya terhadap orang lain atau lebih (pasal 1313 KUHPerdata). Defenisi perjanjian yang terdapat dalam ketentuan tersebutadalah tidak lengkap, dan terlalu luas. Tidak lengkap oleh karena yangdirumuskan itu hanya mengenai perjanjian sepihak saja. perjanjianmemberikan kebebasan seluas-luasnya kepada masyarakat untukmengadakan perjanjian yang berisi apa saja asalkan tidak melanggarketertiban umum dan kesusilaan. hukum perjanjian di Indonesia menganutasas kebebasan dalam hal membuat perjanjian (beginsel der contractsvrijheid), dalam praktek dewasa ini, perjanjian seringkali dilakukan dalambentuk perjanjian baku (standard contract), dimana sifatnya membatasiasas kebebasan berkontrak. Adanya kebebasan ini sangat berkaitandengan kepentingan umum agar perjanjian baku itu diatur dalam undangundangatau setidak-tidaknya diawasi pemerintah
PERAN ALAT KELENGKAPAN DEWAN DAN PENGUATAN FUNGSI LEGISLASI DPRD Asmarudin, SH, Imam
CERMIN No 047 (2010): September
Publisher : CERMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.145 KB)

Abstract

Pemerintahan daerah dalam rangka meningkatkan efisiensi danefektivitas penyelenggaraan otonomi daerah, perlu memperhatikanhubungan antar susunan pemerintahan dan antar pemerintahan daerah,potensi dan keanekaragaman daerah, Daerah memiliki kewenanganmembuat kebijakan daerah untuk memberi pelayanan, peningkatanperanserta, prakarsa, dan pemberdayaan masyarakat yang bertujuan padapeningkatan kesejahteraan rakyat. Sejalan dengan perubahan konstitusidan kematangan otonomi daerah, mulai dilakukan penguatan fungsi dankinerja dewan melalui perubahan regulasi, pembenahan strukturkelembagaan (mis. adanya penambahan alat kelengkapan dewan yangberupa Badan Legislasi, Badan Kehormatan, dll), penguatankelembagaan (optimalisasi fungsi alat-alat kelengkapan dewan),penguatan penganggaran, peningkatan daya dukung Dewan (saranaprasaranadan staf) dan penentuan Program Legislasi Daerah sebagaiinstrumen perencanaan pembentukan peraturan daerah yang disusunsecara berencana, terpadu dan sistematis antara Dewan dan PemerintahDaerah.
KONSENTRASITEGANGAN PAD A PLAT BERLUBANG ., Rusnoto
CERMIN No 41 (2007): Maret
Publisher : CERMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.179 KB)

Abstract

Konsentrasi tegangan sebagai akibat pembuatan konstmksi mesin maupun cacat mikro didalam bahan merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikah dalam perancangan konstmksi mesin. Untuk faktor konsentrasi tegangan dapat dikurangi dengan cara tertentu seperti dengan membuat jari - jari pada setiap bagian yang mengalami perubahan dimensi atau dengan menumpulkan ujung takikanyang runcing. Sedangkan faktor cacat mikro bahan dapat dikurangi dengan meningkatkan kualitas bahan. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari kemungkinan mengurangi konsentrasi tegangan pada plat yang berlubang lingkaran. Secara teoritis perlu diketahui bahwa besar tegangan disekitar lubang lingkaran adalah tiga kali tegangan normalnya. Penelitian ini dilakukan dengan mesin uji tarik sebagai sumber pembebanan. Untuk mengetahui distribusi tegangan dengan cara mengukur besar regangan dengan menggunakan strain indikator. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan dua lingkaran disekitar lubang utama dengan perbandingan diameter 0,3yangletaknya bersebrangan dengan lubang utama dan sejajar arahpembebanan mempunyai konsentrasi tegangan tarik maksimal terbesar, tapi konsentrasi tegangan terkecil diperoleh pada perbandingan diameter lubang tambahan dengan lubang utama 0,8. Kata Kunci : Konsentrasi Tegangan, Cacat Mikro Bahan, Uji Tarik, Regangan.

Page 10 of 10 | Total Record : 99