cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Mediator
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 294 Documents
Jurnalisme Investigasi Kurnia, Septiawan Santana
Mediator Vol 3, No 1 (2002)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kisah-kisah jurnalisme investigatif punya ukuran dan keluaran yang tak mudah digenera/isasikan. Ada yang mengukurnya dari pemuatan kisah "seorang korban" (victim), ada pula yang mengaitkannya dengan kelemahan sebuah sistem. Kesemua bahan liputan direkontekstua/isasikan ke dalam klasijikasi dan struktur pengisahan, berdasarkantema dan tipe-tipe spesijikasi kisah. Dari keseluruhan kerja liputan jurnalisme investigatif, pada umumnya ditentukan unsur-unsur yang dapat dikenali, yang menjadi karakteristik wacana reportase investigatif antara lain: subjek investigasi, hipotesis riset, sumber sekunder, pikiran dokumentati, narasumber, teknik riset, berpikir wisdom.
Dunia Simbolik dan Gaya Hidup dalam Beragama: Dari Ideologisasi ke Komersialisasi Spiritualitas Ibrahim, Idi Subandy
Mediator Vol 3, No 1 (2002)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ternyata, agama selama ini cuma ditempatkan di bagian pengjaran dalam drama kehidupan masyarakat dan nilai bangsa. Sekiranya menguasai sejarah kita gunakan untuk melihat sejauh mana peran agama dalam hubungannya dengan proses politik di Indonesia selama setengah abad ini. betapa akibat langsung atau tidak langsung dari korupsi wilayah agama ini telah mengantarkan bangsa kila mencapai "prestasi" terbesar, paling tidak dalam empat hal: salah satu paling korup di dunia, negara paling banyak utangnya. bangsayang paling tidak kompetiti[di dunia, dan bangsa yangpaling sering mempertontonkan silang saling-tuding bahkan saling bunuh antarbangsa sendiri.
Bercengkerama dengan Semiotika Sobur, Alex
Mediator Vol 3, No 1 (2002)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Munculnya studi khusus tentang sistem penandaan benar-benar merupakanfenomena modern. Tanda, dalam pandangan Peirce, adalah sesuatu yang hidup dan dihidupi (cultivated). fa hadir dalam proses interpretasi (semiosis) yang mengalir. Dalam konteks ini, semiotika berusaha menjelaskanjalinan tanda atau ilmu tentang tanda; secara sistematik menjelaskan esensi, ciri-ciri, dan bentuk suatu tanda, serta proses signifikasiyang menyertainya.
Paradigma Baru Dakwah Islam: Perspektif Komunikasi Massa Rachmiatie, Atie
Mediator Vol 3, No 1 (2002)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terdapat pergeseran atau perubahan karakteristik media massa dan khalayak sasaran sejalan dengan perubahan secara internal suatu bangsa/negara dalam tatanan dunia internasional yang perlu diantisipasi oleh umat Islam, termasuk dalam kegiatan dakwah Islam. Kini, karakteristik komunikasi massa telah bergeser dari linier ke konvergensi. Di sini lain, khalayak pun cenderung bersifat akti[. kritis, dan selekti[. sehingga untuk mengembangkan dakwah yang professional, diperlukan tahapan-tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dakwah secara professional pula.
Seks, Gender, dan Representasi Media dalam Karya Ayu Utami Astuti, Santi Indra
Mediator Vol 3, No 1 (2002)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dua tipe wacana seks diungkap Ayu Utami dalam novel ini: pertama, seks, gender, dan kelamin (lelaki maupun perempuan) dengan stereotipe atau nonstereotlpe masing-masing;kedua, seks dalam makna hubungan prokreasi yang melahirkan berbagai pengetahuan:tentang hubungan antarindividu-dalamjenis yang biasa diteri"!a ma~yara:"t, dan Jenis. yang tidak biasa diterima masyarakat. Apakah perselingkuhan Juga. ditafsirkan sebagai jenis hubungan yang diterima masyarakat. itu masih tanda tanya dan dlserahkan pada sidang pembaca. Namunjelas bahwa perselingkuhan yang diungkap Ayu dalam LARUNG sudah menjadi realitas di tengah masyarakat kita.
Characteristic of Moslem Intellectual, a Perspective of Communication Psychology Hasbiansyah, O
Mediator Vol 3, No 1 (2002)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makna intelektual muslim tidak terpisahkan dari makna intelektual itu sendiri. Seseorang dikatakan sebagai intelektual bukan karena gelar akademik atau tingkat pendidikan yang dicapainya. tetapi dilihat apakah ia memiliki komitmen untuk membangun masyarakat ke arah yang lebih baik lewat gagasan dan alesi-alesi yang dikembangkannya. Seiring dengan pengertian ini. intelektual muslim adalah orangyang terikat dengan ajaran Islam. yang dengan kecerdasannya dan kearifannya. merasa terpanggil untuk menerjemahkan ajaran Islam sebagai rahmat bagi manusia dan alam semesta. Dalam perspektifkomunikasi. seorang intelektual muslim adalah orang yang terbuka sekaligus kritis. Kehadiran mereka di tengah umat sangat dibutuhkan sebagai mitra dialog agar umat tidak terjerembab pada fanatisme buta serta mampu menggali hikmat dari berbagai informasi dan perbedaan paham. lebih-lebih di tengah membludaknya arus informasi padajaman sekarang ini.
Pemberdayaan Usaha Sektor Maritim (Pariwisata) melalui Humas Internasional dengan Pendekatan Marketing Public Relations Yuningsih, Ani
Mediator Vol 3, No 1 (2002)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi usaha sektor maritim bidang pariwisata saat ini mengalami ketertinggalan dan sulit berkembang, karena belum terpanggilnya sumber-sumber investasi, baik dari dalam maupun luar negeri. Padahal, potensi usaha pariwisata bahari di Indonesia sebagai wi/ayah kepulauan sangat besar, tersedia .lumber daya alam yang melimpah dan tersebar di berbagai wilayah, maka itulah peranan humas sangat dibutuhkan dalam upaya meningkatkan citra pariwisata Indonesia melalui pendekatan Marketing PR. agar hasilnya lebih efektifdan eflsien dalam penggunaan pembiayaan publikasi
Pengembangan Sumber Daya Manusia di Era Otonomi Daerah Ratnasari, Anne
Mediator Vol 3, No 1 (2002)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen SDM
Surat Kabar Digital sebagai Media Konvergensi di Era Digital Fuady, Muhammad
Mediator Vol 3, No 1 (2002)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pers tidak perlu menganggap surat kabar digital sebagai musuh. Pers harus menyikapi media baru tersebutpeluang untuk meningkatkan kualitas pemberitaan dengan cara memaham; kebutuhan komunikasi dan informasi masyarakat. Hal ini didasarkan sebagaai makhluk sosial, manusia memiliki kebutuhan-kebutuhan yang harus dipenuhinya. Pers harus sadar bahwa kebutuhan sosial manusia dapat terpenuhi oleh fungsi pers seperti ;nformasi. edukasi dan hiburan
Komunikasi Antarpersona: Perspektif Komunikasi Cyberspace Fardiah, Dedeh
Mediator Vol 3, No 1 (2002)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehadiran teknologi komunikasi canggih telah menggeser dan memperkaya makna komunikasi antarpersona. Kini, komunikasi antarpersona tak lagi mensyaratkan keharusan adanya lalap muka. Komunikasi demikian dapat berlangsung. misalnya dengan internet melalui/asilitas chatting. Inilah komunikasi antarpersona dalam dunia cyber. Sebagaimana komunikasi antarpersona tatapmuka. pada komunikasi antarpersona di dunia maya pun masih diperlukan dimensi-dimensi psikologis, sehingga komunikasi itu bisa e/ektif. Namun demikian, bagaimanapun komunikasi an~arpersona cyberspace tidak sepenuhnya persis sama dengan komunikasi antarpersona tatap muka, karena ada yang tergantikan yakni aspek "memberi dan menerima diri penuh secara psikologis".

Page 6 of 30 | Total Record : 294