cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Mediator
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 294 Documents
The Search for Meaning of Life: Existentialism, Communication, and Islam Hasbiansyah, O
Mediator Vol 3, No 2 (2002)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makna merupakan hal sangat penting dalam kehidupan manusia. Tanpa makna, kehidupan akan tanpa arah dan penuh kegelisahan. Makna hidup dapat dicari melalui nilai-nilai kreatif, nilai-nilai pengalaman, nilai-nilai cara bersikap, komunikasidan partisipasi,pemahaman diri, dan pemahaman akan ajaran agama. Islam menawarkan aspek nomatif bagi pencapaian hidup bermakn lewat pembersihan diri, kontemplasi, serta komitmen pada keilmuan dan kemasyarakatan.
Kontribusi Komunikasi pada Teori Pentbangunan Wardhani, Andy Corry
Mediator Vol 3, No 2 (2002)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontribusi komunikasi pada teori penyadaran telah melahirkan model komunikasi interaktif yang berpedoman pada konsep pembangunan yang berpusat padamanusi. Karena ltu, ia leblh bermakna dibandingkan kontribusi komunikasi pada teorl modernisas pada teori .ketergantungan serta keterbelakangan. Dengan adanya kontribusi komunikasl pada teori pembangunan, maka komunikasi tidak boleh diperlakukan sekadar kegitan penunjang pembangunan. Komunikasi hendaknya dijadikan salah satu  komponen pembangunan, sama seperti komponen-komponen lamnya.
Pemberdayaan SDM melalui Komunikasi Organisasi: Suatu Pendekatan Subjektivis Chaerowaty, Dede Lilis
Mediator Vol 3, No 2 (2002)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organisasi, sebagai wadah pemenuhan kebutuhan manusia. semakin berkembangpesat dengan segala kompleksitas pengelolaannya. Sumber-sumber daya organisasipun semakin menuntut perhatian manajer untuk di kelola sebaik-baiknya. karena tingkat persaingan yang semakin ketat, Saat ini, kebanyakan manajer lebih banyak menghabiskan energi dan konsentrasi pada pengelolaan sumber daya mesin serta teknologinya. Dana yang tersedia tidak jarangjuga mengabaikan sumber daya manusia sebagai tulangpunggung organisasi. Yang sebenarnya lebih kreatif dan aktif dibandingkan sumber daya lainnya. Karenanya. sumber daya manusia harus lebih diberdayakan, agar produktivitas meningkat. Salah satu cara yang dapat ditempuh adalah melalui peningkatan proses komunikasi organisasi dengan menggunakan pendekatan subjektivis.
SDM Komunikasi di Era Kompetisi Global Venus, Antar
Mediator Vol 3, No 2 (2002)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era kompetisi global menghadirkan beragam tantangan bagi para praktisi dan teoretisi komunikasi, Tantangan tidak hanya datang dari percepatan-percepatan teknologi informasi/komunikasi, melainkan juga muncul dari kesepakatan-kesepakatan kerjasama internasional yang berimplikasi pada masuknya Indonesia dalam kancah persaingan global. SDM Komunikasi perlu mengembangkan diri guna mengantisipasi persaingan di era global ini. Pengembangan tersebut dapat ditunjang melalui pembenahan paradigma belajar yang bersifat general, pembenahan institusional, dan pembenahan dalam tataran individual.
"Bezoek Politik" dalam Perspektif Dramaturgis Khotimah, Ema
Mediator Vol 3, No 2 (2002)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia, dengan kekhasan struktur sosial budayanya, memiliki sistem sosial dan budaya komunikasi politik yang khas pula. Bila pada masyarakat modern dan demokratik lainnya, kedudukan media massa elektronik (televisi)-di samping media cetak-menjadi ujung tombak kegiatan propaganda, kampanye. dan periklanan politik; maka, di Indonesia, saluran komunikasi organisasi dan interpersonal telah menjadi saluran utama komunikasi politik selama tiga dasawarsa terakhir. Namun, sejak munculnya televisi swasta, terlebih pascaruntuhnya Orde Baru, televisi dan media massa lainnya menjadi sinergi dalam membangun budaya komunikasi politik dewasa ini. Fenomena iklan politik dan public relations dalam konteks politik, kini mulai akrab digunakan. Para komunikator politik pun mulai menjadikan media massa elektronik sebagai sarana publisitas bagi dirinya dan kubu politiknya.
"Nude Photography", Seni atau Pornografi? Darmawan, Ferry
Mediator Vol 3, No 2 (2002)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menemukan kesepakatan tentang batasan pornografi memang sangat sulit. Apa yang dianggap pornografi oleh seseorang atau komunitas justru dipandang seni oleh seseorang atau komunitas lain. Begitu juga ketika masalah ini memasuki dunia fotografi. Foto telanjang, misalnya. masuk ke dalam pornografi atau seni? Di tengah ambiguitas definisi pornografi. jika sampai pada tataran aksi. pada akhirnya kita tetap membutuhkan rambu-rambu. Dalam fotografi, ketelanjangan objek manusia dianggap seni jika yang ditampilkan adalahs egi estetika. melalui rekayasa teknik pengambilan, permainan pencahayaan, komposisi, dan sebagainya. Sebaliknya, objek tersebut jatuh kedalam pornografi bila yang ditonjolkan adalah sisi erotismenya belaka.
Hubungan dalam Komunikasi Diadik Suami-Istri : Perspektif Sosiologi Keluarga Zakiah, Kiki
Mediator Vol 3, No 2 (2002)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam melakukan komunikasi. kita bukan sekadar menyampaikan isi pesan (content), tapijuga menentukan kadar hubungan (relationship) antarpribadi. Faktor relationship ini adalah yang terpenting dalam komunikasi antarpribadi. Termasuk dalam konteks komunikasi diadik yang berlangsung di antara suami-istri. Melalui tinjauan teori Pertukaran Sosial, hubungan suami-istri dipandang sebagai sebuah transaksi. Kualitas hubungannya dapat dilihat dari tingkat penyingkapan diri, keakraban, afiliasi. dan komitmen di antara keduanya. Dari segi dominasi kekuasaan, terdapat keragaman hubungan suami-istri yang bersifat kontinum: dari hubungan suami-istri yang menunjukkan dominasi mutlak suami atas istri hingga hubungan keduanya yang bersifat egalitarian.
Komunikasi Nonverbal dalam Proses Pelatihan Harun, Rochajat
Mediator Vol 3, No 2 (2002)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi nonverbal merupakan hal yang amat penting diperhatikan untuk mencapai keberhasilan dalam suatu pelatihan. Sebab. para peserta-latih tidak hanya memperhatikan kata-kata yang diucapkan pelatih. tapi juga mencermati berbagai lambanglain di luar kata-kata. Bagaimana seorangpelatih menampilkan diri dari segi pakaian, sikap, nada suara, aspek waktu penggunaan fasilitas pelatihan merupakan bagian dari komunikasi nonverbal yang perlu dikelola dengan baik.
Pengaruh Terpaan Informasi Kesehatan di Televisi terhadap Sikap Hidup Sehat Keluarga Mulyana, Dadan
Mediator Vol 3, No 2 (2002)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang kaji dalam penelitian ini muncul dari fenomena bahwa pada dewasa ini informasi kesehatan sering ditayangkan melalui televisi, baik televisi milik pemerintah maupun swasta. Penayangan informasi yang berkaitan dengan materi kesehatan disampaikan baiksecara tidak langsung terselip dalam isi berita, sinetron, dan dialog, ataupun secara langsung berupa iklan dan bahkan ada yang dikemas secara khusus dalam sebuah acara tv. Informasi kesehatan yang disiarkan melalui televisi akan menerpa penontonnya dan diduga akan berpengaruh terhadap sikap sehat keluarga pada penontonnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penayangan informasi kesehatan melalui televisi berpengaruh terhadap sikap Ibu-ibu rumah tangga mengenai hidup sehat dalam keluarga.
"Feedback" terhadap Layanan dan Aturan Pemerintah : Sebuah Studi Kasus Rachmiatie, Atie
Mediator Vol 3, No 2 (2002)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari beragam unsur komponen komunikasi, umpan balik atau feedback merupakan unsur yang agaknya tidak banyak mendapatkan perhatian para peneliti komunikasi, yang umumnya lebih tertarik untuk mengungkap kedigjayaan komunikator atau memfokuskan perhatian pada penafsiran pesan komunikasi. Padahal, umpan balik memiliki peran yang tidak kalah menentukan dalam proses komunikasi, karena dapat membantu perencana komunikasi mengetahui tanggapan khalayak terhadap proses komunikasi yang tengah berlangsung. Studi kualitatif ini merupakan satu dari sedikit riset yang berusaha mengungkap peranan feedback. Mengambil objek penelitian berupa UU No. 22 dan UU No. 25 tentang Otonomi Daerah dan Perimbangan Keuangan Pusat-Daerah. diperoleh kesimpulan bahwa umpan balik ternyata lebih banyak yang bersifat positif,dalam arti mendukung objek penelitian. Kendatidemikian, dalam konteks teori Sibernetika yang dirumuskan Norbert Wiener, fenomena ini perlu diwaspadai karena umpan balik positif justru memiliki potensi meneguhkan atau memperbesar penyimpangan yang ada dalam strategi komunikasi, dan bukannya menetralisir penyimpangan tersebut.

Page 8 of 30 | Total Record : 294