Jurnal Ilmu Komunikasi
urnal ILMU KOMUNIKASI has been published since 2004 by Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Atma Jaya Yogyakarta. The publisher only accepts an original work, which has not been published elsewhere. The article should be submitted through this site in accordance with our format (see Author Guidelines). Submitted article will be reviewed and edited for format uniformity, term, and other procedures.
Articles
684 Documents
Perubahan Tema Iklan Menurut Siklus Hidup Produk
Marselinus Krisna
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 8 No. 1 (2011)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (297.071 KB)
|
DOI: 10.24002/jik.v8i1.180
Abstract: This research is an descriptive qualitative study about the changes of TV commercial’s themes of Sony PlayStation console in USA at 1995-2010. As human beings, the product has its life cycle. The life cycle of products is very influential in the formation of advertising messages. The Sony PlayStation is one brand of video game console generation to the five released by Sony Computer Entertainment and the most popular in the history of the gaming industry. The life cycle of PlayStation consoles reaches its peak at the time of appearance of the PlayStation 2 console. During the life cycle of the last PlayStation has released several television commercials used to promote this console for the consumer. Abstrak: Riset ini merupakan studi deskriptif kualitatif tentang perubahan tema iklan televisi dari produk konsol Sony PlayStation di Amerika Serikat pada periode 1995-2010. Seperti manusia, produk juga memiliki siklus hidup. Siklus hidup produk sangat mempengaruhi pembeuatan pesan iklan. Sony PlayStation adalah salah satu merek generasi konsol video game yang dikeluarkan oleh Sony Computer Entertainment dan sangay populer dalam sejarah industri games. Siklus hidup produk konsol PlayStation mencapai puncaknya pada saat dimunculkannya konsol PlayStation 2. Selama periode siklus hidupnya , PlayStation mengeluarkan beberapa iklan televisi yang digunakan untuk mempromosikan konsol kepada para konsumen.
The Roles of Communication and Organizational Culture in Maintaining Employees’ Loyalty (A Case Study of Charoen Pokphand Company)
Siti Azizah
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 8 No. 1 (2011)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (350.436 KB)
|
DOI: 10.24002/jik.v8i1.181
Abstract: This paper attempts to investigate how communications organization is conducted by Charoen Pokphand Company (a multinational poultry company) to stop the shifting of competitors’ employees amid the high tendency of the employees’ shifting to competitors’ company. This study uses explanatory case study as research method with single case design. The analysis is carried out from the perspectives of organizational culture and internal communications functions of the organization in maintaining the employees’ loyalty. An analysis of the employees’ shifting case id based on several notions that organizational culture is very influential on the process of communication within the organization (Ruppel and Harington 2000), how cultural management affects on the communication (Bordow and More in McKenna 2006), and the effects of cultural subsystems on the employees’ loyalty (Eskildsen and Nussler 2000). Literature studies and interviews are performed to obtain data on several cases of employees’ shifting which have happened at Charoen Pokphand Company. The informant is an employee who has worked at Charoen Pokphand Company for eleven years and is often received offers to move to other competitors’ company. Offers which give better position and salary turn out to be unappealing when compared to the organizational culture and communication processes which provide work comfort. Abstrak: Makalah ini bertujuan untuk mengetahui lebih jauh tentang bagaimana komunikasi organisasi yang dilakukan PT. Charoen Pokphand Indonesia (sebuah perusahaan pakan ternak multinasional) dalam upayanya mencegah migrasi karyawan kompetitor ditengah tingginya mobilitas migrasi karyawan ke perusahaan kompetitor. Metode studi kasus eksplanatori digunakan sebagai metode penelitian dan menggunakan desain studi kasus tunggal. Tulisan ini dibahas dari perspektif budaya organisasi dan fungsi komunikasi internal organisasi dalam memelihara loyalitas karyawan. Pembahasan terhadap kasus migrasi karyawan ini dilakukan dengan mendasarkan pada beberapa pendapat bahwa budaya organisasi sangat berpengaruh terhadap proses komunikasi dalam organisasi (Ruppel and Harrington 2000), bagaimana manajemen budaya berpengaruh pada komunikasi (Bordow and More in McKenna 2006) dan efek subsistem budaya terhadap loyalitas karyawan (Eskildsen and Nussler 2000). Studi literature dan dan wawancara digunakan untuk memperoleh data tentang beberapa kasus migrasi karyawan yang pernah terjadi di PT. Charoen Pokphand Indonesia. Informan adalah seorang karyawan PT. Charoen Pokphand Indonesia yang sudah bekerja selama 11 tahun dan sering mendapatkan tawaran untuk berpindah dari perusahaan PT. Charoen Pokphand Indonesia ke perusahaan kompetitor. Penawaran yang lebih memberikan posisi serta gaji yang lebih baik ternyata bukan tawaran yang menarik bila dibandingkan budaya organisasi dan proses komunikasi yang memberikan kenyamanan kerja.
Komodifikasi Perempuan dalam Iklan Televisi
Primeiro Wahyubinatara Fernandez
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 8 No. 1 (2011)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (241.951 KB)
|
DOI: 10.24002/jik.v8i1.182
Abstract: Women and sexual attraction is to be one weapon in the arsenal of the ads. In the version of AXE advertisement “Turun Hargaâ€, the author indicates the presence of the commodification of women. This paper discusses how the signs set in them to communicate with the target and how the structure of the message that commodificate women. The method of analysis used in this paper is semiotics Greimasian combined with Marxian feminist perspective. Abstrak: Perempuan dan daya tarik seksual merupakan senjata dalam iklan. Dalam iklan Axe versi “Turub Hargaâ€, peneliti mendapatkan sajian komodifikasi perempuan. Artikel ini mendiskusikan bagaimana tanda-tanda dirangkai untuk erkomunikasi dengan target dan bagaimana struktur pesan yang mengkomodifikasi perempuan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Semiotika Greimasian yang dikombinasikan dengan perspektif Feminis Marxisme.
Penggunaan Simpul-Simpul Komunikasi Sosial sebagai Strategi Kampanye
Catharina Endah Prihatini
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 8 No. 1 (2011)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (175.255 KB)
|
DOI: 10.24002/jik.v8i1.183
Abstract: Political campaign in Indonesia is usually expensive, and need lots of money to carry out. In contrary, refers to Kelik Sumrahadi’s, the Head of the Regent (Bupati), political campaign in Mayor Election in Purworejo 2005 is an exception. There’s only a small fund together with a strong support from grassroots have been proving about the power of opinion leader. Many grassroots giving empathic support with fund raising. Not only fund, they provide themselves to be a mediator or an opinion leader.Abstrak: Kampanye politik di Indonesia biasanya mahal dan membutuhkan banyak uang untuk penyelenggaraannya. Pengecualian terjadi pada kampanye Kelik Sumrahadi, dalam kampanye politik dalam Pemilihan Kepala Daerah di Purworejo tahun 2005. Hanya ada sedikit dana, didukung oleh kelompok akar rumput yang kuat untuk memunculkan kekuatan pemimpin pendapat. Banyak kelompok akar rumput yang berempati mendukung dengan memberikan dana. Tidak hanya dana,mereka juga juga menyediakan dirinya sebagai mediator atau pemimpin pendapat.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Pemahaman dan Partisipasi Mengenai Transparansi Informasi Publik di Kabupaten Lebak
Idi Dimyati
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 9 No. 1 (2012)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (110.538 KB)
|
DOI: 10.24002/jik.v9i1.184
Abstract: The transparency of public information is one of important elements to embody good governance. The commission for transparency and participation (KTP) at Lebak, Banten Provincial government, has empowered people to create transparency of public information. This qualitative research with case studies reveals the community empowerment model made by KTP. The result shows a model of people empowerment characterised by structural approach and cultural approach. The structural approach is embodied in the formation of Citizens Information Centre (PIW), whilts the cultural approach is represented in the arrangement of a Coffee Morning programme, a public consultation and socialization regarding the transparency of public information as citizen’s rights.Abstrak: Transparansi informasi publik merupakan elemen penting untuk mewujudkan good governance. Komisi Transparansi dan Partisipasi (KTP) di Kabupaten Lebak Provinsi Banten telah memberdayakan masyarakatnya guna menciptakan transparansi informasi publik. Penelitian kualitatif dengan studi kasus ini mengungkap model pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh KTP. Hasil penelitian memperlihatkan model pemberdayaan masyarakat menggunakan pendekatan struktural dan pendekatan kultural. Pendekatan struktural dilakukan dengan membentuk Pusat Informasi Warga (PIW) di seluruh Kecamatan. Sedangkan pendekatan kultural ditempuh dengan menggelar coffee morning serta mengadakan konsultasi publik dan sosialisasi terkait transparansi informasi publik yang menjadi hakwarga negara.
Kompetisi Stasiun Televisi Swasta Nasional Berdasarkan Superiority Direction dan Superiority Magnitude
Anastasia Winanti Riesardhy;
F. Anita Herawati
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 9 No. 1 (2012)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (633.14 KB)
|
DOI: 10.24002/jik.v9i1.185
Abstract: Uses and gratification theory is employed particularly as the teoritical frame of the research to examine the extent to which ten national television stations compete to satisfy Indonesian audiences. In particular, two main concepts of that theory namely audiences “gratification sought and gratifications obtained, are broken down and counted based on superiority direction and superiority magnitude. In general, the findings show that those televisions have satisfied their audiences, although in terms of gratifications to dispersal motives, they haven’t satisfied as much as it was expected. Significant competition occurs between TRANSTV and TRANS7, RCTI and SCTV, and TVONE and METROTV. TVONE become the most satisfiyng television station.Abstrak: Teori Uses & Gratification menjadi dasar penelitian ini untuk mengukur bagaimana kompetisi yang terjadi di antara sepuluh stasiun televisi yang bersiaran secara nasional di Indonesia. Aplikasi dari teori tersebut dimunculkan dalam konsep kepuasan yang diharapkan dan kepuasan yang diperoleh ketika menonton acara televisi dan didasarkan pada penghitungan superiority direction dan superiority magnitude. Sepuluh stasiun televisi yang diteliti telah dapat memuaskan audiensnya, meskipun untuk kepuasan atas motif pengalihan masih belum dapat melampaui kepuasan yang diharapkan. Kompetisi yang signifikan terjadi antara TRANSTV dengan TRANS7, RCTI dengan SCTV serta TVONE dengan METROTV. TVONE menjadi stasiun televisi yang menduduki peringkat pertama dalam memberikan kepuasan tertinggi kepada audiens.
Literasi Kaum Muda tentang Good Governance Melalui Isu Korupsi di Televisi
Johanes Edo NK;
Raymundus Rikang RW;
Cornel Dimas SK
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 9 No. 1 (2012)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (103.644 KB)
|
DOI: 10.24002/jik.v9i1.186
Abstract: Politics, for young people, is mostly uninteresting. But the large amount of television news coverage on corruption cases could be used to study the literacy of youth about good governance. This research is using mix-method and examining 89 respondents and 12 informants in Kelurahan Panembahan and Gowongan Yogyakarta which are differentiated by socio-economic characteristics. Cross-tabulation and coding model are used for analysis. According to young people the government has bad performance due to various corruption cases that affect the governance embodiment. The uses of numerous medium to obtain information could help the youth to have high literacy about good governance.Abstrak: Bagi kaum muda umumnya, politik adalah membosankann, namun maraknya pemberitaan kasus korupsi di televisi perlu digunakan untuk menjajagi literasi kaum muda tentang good governance. Penelitian ini menggunakan mixmethod terhadap 89 responden dan 12 informan di Kelurahan Panembahan dan Gowongan Yogyakarta yang terbedakan oleh latar sosio-ekonomi. Analisis menggunakan tabulasi silang dan tiga model coding: open, axial, selective. Hasil penelitian menunjukkan umumnya kaum muda menilai buruk kinerja pemerintah karena berbagai kasus korupsi, yang diyakini mempengaruhi perwujudan tata kelola pemerintahan. Penggunaan berbagai media untuk memperoleh informasi memperlihatkan bahwa tingkat literasi kaum muda dalam pemahaman tentang good governance sudah cenderung tinggi.
Kompetisi Surat Kabar Lokal Berdasarkan Tingkat Kepuasan Biro Iklan pada Layanan Jasa Media Surat Kabar
L. Juni Andi Prasetiya
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 9 No. 1 (2012)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (103.749 KB)
|
DOI: 10.24002/jik.v9i1.187
Abstract: Business newspaper has eliciting competition over source life of supporting media industry, i.e. capital, types of content and types of audience. This research explains the newspaper’s competition based on advertiser satisfaction as a benchmark of media effectiveness. Adopting the theory of uses & gratification and using variables of gratification sought and gratification obtained, these studies examine 5 local newspapers in Yogyakarta. The instrument of competitive strategy is using for further analysis, consisting of superiority direction and superiority magnitude measurements. The results showed that advertising agencies haven’t felt the satisfaction of the services provided by the local newspaper. Key words: competition, gratification sought, gratification obtained, superiority direction, superiority magnitude .Abstrak: Bisnis surat kabar telah memunculkan kompetisi yang memperebutkan sumber penunjang hidup industri media, yakni modal, isi media, dan jenis audiens. Penelitian ini menjelaskan kompetisi tersebut berdasarkan kepuasan pengiklan sebagai tolok ukur efektivitas media. Mengadopsi teori uses & gratification dengan menggunakan variabel gratification sought dan gratification obtained, penelitian ini menguji lima surat kabar lokal di Yogyakara. Selanjutnya dianalisis dengan menggunakan instrumen competitive superiority, terdiri dari superiority direction dan superiority magnitude. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biro iklan belum merasakan kepuasan dari layanan yang diberikan oleh jasa surat kabar lokal.
Personal Influence Model of Public Relations: A Case Study in Indonesia’s Mining Industry
Gregoria Arum Yudarwati
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 7 No. 2 (2010)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (173.386 KB)
|
DOI: 10.24002/jik.v7i2.188
Abstract: Studi kasus di industri pertambangan Indonesia dipilih sebagai jendela untuk memahami fungsi public relations (PR) di era paska Suharto. Partisipan memandang era reformasi yang memungkinkan kebebasan berpendapat dan sistem desentralisasi sebagai pemicu untuk menyusun strategi public relations (PR) yang baru dalam menjalin hubungan dengan publik. Personal relationship model of PR ditemukan sebagai model PR yang dominan di industri pertambangan Indonesia. Model ini dipilih sebagai strategi untuk membangun hubungan baik dengan orangorang kunci di komunitas yang dipahami sebagai masyarakat kolektif. Temuan ini mendukung proposisi yang menyatakan adanya pengaruh budaya setempat dan nilai-nilai lokal terhadap paktekPR.
Exploring the Communication Process for Rural Community Development
Desideria Cempaka Wijaya Murti
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 7 No. 2 (2010)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (148.939 KB)
|
DOI: 10.24002/jik.v7i2.189
Abstract: Daerah pedesaan secara global memperlihatkan adanya keragaman dalam jumlah penduduk, struktur sosial, lokasi dan tujuan. Namun secara umum desa dilihat sebagai daerah miskin yang terkendala pelayanan bagi masyarakat (publik dan swasta). Setiap organisasi yang membantu pengembangan masyarakat desa menghadapi tantangan seperti cara pikir masyarakat, kepemilikan tanah, birokrasi pemerintahan lokal, pendidikan yang rendah dan sebagainya. Tulisan ini mengkaji arti penting proses interpretasi bagi suatu organisasi dalam mendefinisikan makna masyarakat bagi mereka dan peran penting penyesuaian bersama antara organisasi dan masyarakat dalam rangka mengelola pembangunan desa. Tulisan ini akan memaparkan konsep pembangunan desa yang dikembangkan melalui proyek ESSV (Energy Self Sufficient Village) di Indonesia.