cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Buana Informatika
ISSN : 20872534     EISSN : 20897642     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 594 Documents
Fuzzy Simple Additive Weighting Untuk Diagnosis Penyakit Pneumonia Syaukani, Muhammad; Guritno, Suryo
Jurnal Buana Informatika Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 1 Januari 2013
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v4i1.328

Abstract

Abstract. Pneumonia is an infection of the lungs that is caused by bacteria, viruses, fungi, or parasites. It is characterized primarily by inflammation of the alveoli in the lungs or by alveoli that are filled with fluid (alveoli are microscopic sacs in the lungs that absorb oxygen). The shortage of medical personnel at health community centers to serve a population often results in care delays for pneumonia patients. The purpose of this research is to make a modelling of group decision support system in diagnosing pneumonia in adult patients. The system is designed as a tool for medical personnel in diagnosing pneumonia patients.Group Decision Support System (GDSS) is developed by using Fuzzy Simple Additive weighting methods. The preference scoring of three experts i.e. a pulmonary specialist, an internist and a pharmacist is carried out by applying triangular fuzzy numbers. In the aggregation stage, preferences makes use of Fuzzy Linguistic quantifier, stage rangking employs Simple Additive Weighting while Forward Chaining is employed in the inference process. The system is tested by inputting the symptoms of pneumonia without the involvement of an expert. The results shows that the system is capable in diagnosing pneumonia.Keywords: GDSS, Fuzzy, Simple Additive Weighting, Pneumonia Abstrak. Pneumonia adalah infeksi paru-paru yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, atau parasit. Hal ini ditandai terutama oleh peradangan alveoli di paru-paru atau alveoli yang berisi cairan (alveoli adalah kantung mikroskopis di paru-paru yang menyerap oksigen), terbatasnya tenaga medis di puskesmas disbanding dengan jumlah penduduk berakibat sering terlambatnya pelayanan terhadap pasien pneumonia. Tujuan penelitian ini adalah membuat pemodelan sistem pendukung keputusan kelompok untuk mendiagnosis pasien pneumonia pada orang dewasa. Sistem ini dirancang sebagai alat bantu tenaga medis dalam mendiagnosis pasien pneumonia. Sistem Pendukung Keputusan Kelompok (SPKK) dikembangkan menggunakan metode Fuzzy Simple Additive Weighting. Pemberian nilai preferensi tiga orang pakar antara lain ahli paru-paru, ahli internis dan ahli farmasi menggunakan bilangan fuzzy segitiga. Pada tahap agregasi preferensi digunakan Fuzzy Linguistic Quantifier, tahap perangkingan menggunakan Simple Additive Weighting dan proses inferensi menggunakan Forward Chaining. Sistem diuji dengan cara memasukkan gejala-gejala pneumonia tanpa melibatkan seorang pakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dapat mendiagnosis penyakit pneumonia.Kata Kunci: SPKK, Fuzzy, Simple Additive Weighting, Pneumonia
New Edge Detection Method for Indonesian Batik Shidi, Thomas Adi Purnomo; Suyoto, Suyoto
Jurnal Buana Informatika Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.809 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v2i1.308

Abstract

Abstrak. Metode Baru Deteksi Tepi untuk Batik Indonesia. Didalam paper ini, diusulkan sebuah metode pendeteksi baru untuk motif batik. Deteksi tepi sudah sangat sering digunakan didalam pemrosesan gambar. Batik motif adalah salah satu contoh gambar yang memiliki bentuk yang unik dan menarik untuk dianalisis. Metode yang digunakan pada paper ini adalam metode canny dan prewit dan akan menghasilkan metode baru yaitu metode Thomas. Perbedaan antara metode dan hasil akan dilihat dari sisi ketepatan, qualitas hasil dan kejelasan. Contoh batik yang akan digunakan adalah motif parang, motife lereng dan udan liris. Ketiga batik tersebut memiliki pola  yang unik. Kata kunci : Canny, Prewitt, Thomas, Batik, Parang, Lereng, Udan liris. Abstract. New Edge Detection Method for Indonesian Batik. In this paper, we propose a new edge detection analysis method on batiks motif. Edge detection has been oftenly  used in computer vision and image processing. Indonesian  Batiks motif are some example of graphic picture that has unique pattern that interesting to analyse. The method that used for example on this paper are canny and prewit and produce a new method, thomas method. the different  amongs the method, the result of comparison appears on quality, accuracy and clarity. The example that we use are parang batiks motive, lereng batiks motive, and udan liris batiks motive. Three of batiks motive above are have unique pattern. Keywords: Canny, Prewitt, Thomas, Batik, Parang, Lereng, Udan liris.
Perbandingan Algoritma Backpropagation Levenberg Marquardt Dengan Backpropagation Gradient Descent Adaptive Gain Dalam Prediksi Jumlah Pengangguran Retnani, Wina Isti; Wiharto, Wiharto; ES, Meiyanto
Jurnal Buana Informatika Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v5i1.339

Abstract

Abstract. Levenberg Marquardt (LM) algorithm algorithm is a developed backpropagation algorithm that is improved to speed up the training process with a numerical optimization technique, while the Backpropagation Gradient Descent Adaptive Gain (BPGD/AG) algorithm is developed backpropagation algorithms that is improved with a heuristic technique. The comparison of both algorithms is needed to find a better algorithm to provide accurate results on prediction cases. Comparative analysis based on the speed of convergence by considering the number of epoch is required to achieve convergence while training and it is also based on the accuracy of the testing results by calculating the MAPE and NMSE values for unemployment prediction cases in Central Java. The test results show that the LM algorithm achieves the MSE convergences with an iteration of 99 epochs, while the BPGD/AG algorithm achieves the MSE convergences with an iteration of 27506 epochs. The unemployment prediction by the LM algorithm provides an average MAPE 7.5% and the average NMSE 0.16453. While the unemployment prediction by the BPGD/AG algorithm provides an average MAPE 7.6% and NMSE 0.174264.Keywords: BPGD/AG, LM, Unemployment Prediction Abstrak. Algoritma Levenberg Marquardt (LM) merupakan algoritma pengembangan backpropagation yang melakukan perbaikan untuk mempercepat proses pelatihan dengan teknik optimasi numerik, sedangkan algoritma Backpropagation Gradient Descent Adaptive Gain (BPGD/AG) merupakan algoritma pengembangan backpropagation yang melakukan perbaikan dengan teknik heuristik. Perbandingan kedua algoritma tersebut perlu dilakukan untuk mencari algoritma yang memberikan hasil yang akurat untuk kasus prediksi. Analisa perbandingan berdasarkan kecepatan konvergensi dengan tolok ukur jumlah iterasi yang dibutuhkan saat training untuk konvergen, serta berdasarkan tingkat akurasi dengan tolok ukur nilai MAPE dan NMSE untuk kasus prediksi pengangguran di Jawa Tengah. Hasil pengujian menunjukkan bahwa untuk mencapai MSE konvergen, algoritma LM memerlukan iterasi sebanyak 99 epoh, sedangkan algoritma BPGD/AG memerlukan iterasi sebanyak 27506 epoh. Prediksi jumlah pengangguran dengan algoritma LM menghasilkan nilai rata-rata MAPE sebesar 7.5% dan nilai rata-rata NMSE sebesar 0.164535. Sedangkan prediksi jumlah pengangguran dengan algoritma BPGD/AG menghasilkan nilai rata-rata MAPE sebesar 7.6% dan nilai NMSE sebesar 0.174264.Kata Kunci: BPGD/AG, LM, Prediksi Pengangguran
New Edge Detection Method Using Elisabeth Method: Case Study Javanese Batiks Setiani, Elisabeth Denis; Suyoto, Suyoto
Jurnal Buana Informatika Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.45 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v1i1.289

Abstract

Abstract. This article will introduce a new edge detection method called Elisabeth method to analyze image. The case study here is Javanese Batik’s motif. Edges are basic low level primitives for image processing. It helps to identify pictures. Methods used are the combination between Sobel and Prewitt. This method is completely new to analyze Javanese Batik’s motif. Every batik motif has unique pattern. The purpose of this research is to improving edge detection method that already known now. The result is a new method in edge detection problems. Batik is one of the Indonesian Heritage that avowed as a Heritage World Cultures. With this research it hoped can help our country to classify and identify Batik’s motif items in Indonesia. Keywords: Prewitt, Sobel, Elisabeth, Javanese Batik, Parang, Kawung Abstrak. Metode Baru Deteksi Tepi Menggunakan Metode Elisabeth: Studi Kasus Batik Jawa. Artikel ini akan memperkenalkan sebuah metode baru deteksi tepi yang disebut dengan metode Elisabeth untuk menganalisis citra. Studi kasus yang digunakan disini adalah motif Batik Jawa. Tepi adalah primitif level dasar untuk pemrosesan citra. Ini membantu mengidentifikasi gambar. Metode yang digunakan adalah kombinasi antara Sobel dan Prewitt. Metode ini benar-benar baru untuk menganalisis motif Batik Jawa. Setiap motif batik memiliki pola yang unik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan metode deteksi tepi yang sudah dikenal sekarang. Hasilnya adalah metode baru dalam masalah deteksi tepi. Batik adalah salah satu Warisan Indonesia yang diakui sebagai Warisan Budaya Dunia. Dengan penelitian ini diharapkan dapat membantu negara kita untuk mengklasifikasikan dan mengidentifikasi motif Batik di Indonesia. Kata Kunci: Prewitt, Sobel, Elisabeth, Batik Jawa, Parang, Kawung
Pembangunan Sistem Informasi Keuangan Studi Kasus SMK Marsudi Luhur I Yogyakarta Surya, Edward Satya
Jurnal Buana Informatika Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.882 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v6i1.400

Abstract

SMK Marsudi Luhur I Yogyakarta membutuhkan sistem informasi untukmengelola proses keuangan di sekolah. Sistem informasi keuangan diperlukanuntuk mengelola keuangan sekolah sehingga proses keuangan dapat tercatatsecara detail dan dapat dilaporkan secara lebih baik. Sistem ini bekerja padaplatform desktop dan memiliki data yang terpusat pada server yang terhubung kejaringan LAN. Pengembangan sistem informasi keuangan dimulai dengan analisiskebutuhan sistem. Fungsi yang diperlukan adalah pengelolaan akun pemasukandan pengeluaran, pengelolaan anggaran pemasukan dan pengeluaran,pengelolaan transaksi pemasukan dan pengeluaran, serta pencetakan laporankeuangan. Proses desain membuat ERD dan dokumen desain. Codingmenggunakan Visual Studio 2008 dengan bahasa pemrograman C# dan DBMSSQL Server 2008 R2 dan Crystal Reports. Pengujian dilakukan pada sekolahdengan menguji setiap fungsi dalam sistem. Pengembangan sistem informasikeuangan telah memenuhi kebutuhan keuangan di SMK Marsudi Luhur IYogyakarta. Dengan pengujian sistem keberhasilan 100% dilakukan olehkaryawan SMK Marsudi Luhur I Yogyakarta membuktikan sistem ini bekerjadengan baik.
Aplikasi Penjualan dan SMS Gateway untuk Penagihan Hutang (Studi Kasus PT. DEWATA Yogyakarta) Sukamto, Brigitta Stellani
Jurnal Buana Informatika Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v3i2.323

Abstract

Abstract. Sales and receivables is the income of the company. But the complexity of the data make these vital parts are often overlooked. The presence of technology may be able to be solution. SalWay is a software, designed and built to handle everything related to the sale and the debt owed by customers in PT. DEWATA Yogyakarta which has 3 (three) mills which are have different raw materials and products. The software is also capable of providing reminders via SMS Gateway for alerts to customers who have not paid off their debts but are close to (one day before the due date) or exceed the maturity date. With the SMS, the company can alert customers without typing a lots of numbers on mobile phones.Keywords: sales, SMS, alerts, reminders, SMS  Gateway Abstrak. Penjualan dan piutang merupakan sumber hidup perusahaan. Namun kompleksnya data membuat bagian vital tersebut sering kali terabaikan. Hadirnya teknologi mampu untuk menjadi salah satu solusi. SalWay adalah sistem informasi yang dirancang dan dibuat untuk membantu menangani segala sesuatu terkait penjualan dan hutang yang belum dibayarkan oleh pelanggan kepada PT. DEWATA yang memiliki 3 (tiga) pabrik dengan bahan baku dan hasil produksi yang berbeda. Sistem ini juga mampu memberikan SMS reminder via SMS Gateway untuk alert kepada pelanggan-pelanggan yang belum melunasi hutangnya namun sudah mendekati (satu hari sebelum tanggal jatuh tempo) ataupun melebihi tanggal jatuh tempo. Dengan adanya SMS ini, perusahaan dapat mengingatkan pelanggan tanpa harus mengetikkan banyak nomor dan SMS di handphone.Kata kunci: penjualan, SMS, alert, reminder, SMS Gateway
Optimasi Pembobotan pada Query Expansion dengan Term Relatedness to Query-Entropy based (TRQE) Ludviani, Resti; Hayati, Khadijah F.; Arifin, Agus Zainal; Purwitasari, Diana
Jurnal Buana Informatika Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.228 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v6i3.433

Abstract

Abstract. An appropriate selection term for expanding a query is very important in query expansion. Therefore, term selection optimization is added to improve query expansion performance on document retrieval system. This study proposes a new approach named Term Relatedness to Query-Entropy based (TRQE) to optimize weight in query expansion by considering semantic and statistic aspects from relevance evaluation of pseudo feedback to improve document retrieval performance. The proposed method has 3 main modules, they are relevace feedback, pseudo feedback, and document retrieval. TRQE is implemented in pseudo feedback module to optimize weighting term in query expansion. The evaluation result shows that TRQE can retrieve document with the highest result at precission of 100% and recall of 22,22%. TRQE for weighting optimization of query expansion is proven to improve retrieval document.     Keywords: TRQE, query expansion, term weighting, term relatedness to query, relevance feedback Abstrak..Pemilihan term yang tepat untuk memperluas queri merupakan hal yang penting pada query expansion. Oleh karena itu, perlu dilakukan optimasi penentuan term yang sesuai sehingga mampu meningkatkan performa query expansion pada system temu kembali dokumen. Penelitian ini mengajukan metode Term Relatedness to Query-Entropy based (TRQE), sebuah metode untuk mengoptimasi pembobotan pada query expansion dengan memperhatikan aspek semantic dan statistic dari penilaian relevansi suatu pseudo feedback sehingga mampu meningkatkan performa temukembali dokumen. Metode yang diusulkan memiliki 3 modul utama yaitu relevan feedback, pseudo feedback, dan document retrieval. TRQE diimplementasikan pada modul pseudo feedback untuk optimasi pembobotan term pada ekspansi query. Evaluasi hasil uji coba menunjukkan bahwa metode TRQE dapat melakukan temukembali dokumen dengan hasil terbaik pada precision  100% dan recall sebesar 22,22%.Metode TRQE untuk optimasi pembobotan pada query expansion terbukti memberikan pengaruh untuk meningkatkan relevansi pencarian dokumen.Kata Kunci: TRQE, ekspansi query, pembobotan term, term relatedness to query, relevance feedback
Pencarian File Gambar Berdasarkan Dominasi Warna Epifania, Vina Chovan; Sediyono, Eko
Jurnal Buana Informatika Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.583 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v2i1.303

Abstract

Abstract. Image File Searching Based on Color Domination. One characteristic of an image that can be used in image searching process is the composition of the colors. Color is a trait that is easily seen by man in the picture. The use of color as a searching parameter can provide a solution in an easier searching for images stored in computer memory. Color images have RGB values that can be computed and converted into HSL color space model. Use of HSL images model is very easy because it can be calculated using a percent, so that in each pixel of the image can be grouped and named, this can give a dominant values of the colors contained in one image. By obtaining these values, the image search can be done quickly just by using these values to a retrieval system image file. This article discusses the use of the HSL color space model to facilitate the searching for a digital image in the digital image data warehouse. From the test results of the application form, a searching is faster by using the colors specified by the user. Obstacles encountered were still searching with a choice of 15 basic colors available, with a limit of 33% dominance of the color image search was not found. This is due to the dominant color in each image has the most dominant value below 33%.   Keywords: RGB, HSL, image searching Abstrak. Salah satu ciri gambar yang dapat dipergunakan dalam proses pencarian gambar adalah komposisi warna. Warna adalah ciri yang mudah dilihat oleh manusia dalam citra gambar. Penggunaan warna sebagai parameter pencarian dapat memberikan solusi dalam memudahkan pencarian gambar yang tersimpan dalam memori komputer. Warna gambar memiliki nilai RGB yang dapat dihitung dan dikonversi ke dalam model HSL color space. Penggunaan model gambar HSL sangat mudah karena dapat dihitung dengan menggunakan persen, sehingga dalam setiap piksel gambar dapat dikelompokan dan diberi nama, hal ini dapat memberikan suatu nilai dominan dari warna yang terdapat dalam satu gambar. Dengan diperolehnya nilai tersebut, pencarian gambar dapat dilakukan dengan cepat hanya dengan menggunakan nilai tersebut pada sistem pencarian file gambar. Artikel ini membahas tentang penggunaan model HSL color space untuk mempermudah pencarian suatu gambar digital didalam gudang data gambar digital. Dari hasil uji aplikasi yang sudah dibuat, diperoleh pencarian yang lebih cepat dengan menggunakan pilihan warna yang ditentukan sendiri oleh pengguna. Kendala yang masih dijumpai adalah pencarian dengan pilihan 15 warna dasar yang tersedia, dengan batas dominasi warna 33% tidak ditemukan gambar yang dicari. Hal ini disebabkan warna dominan disetiap gambar kebanyakan memiliki nilai dominan di bawah 33%. Kata Kunci: RGB, HSL, pencarian gambar
Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi Manajemen Aset TIK Studi Kasus: Asmi Santa Maria Yogyakarta Maryono, Y.; Suyoto, Suyoto; Mudjihartono, Paulus
Jurnal Buana Informatika Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.385 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v1i2.298

Abstract

Abstract. Analysis and Design of Communication and Information Technology Management Information System Case Study: Asmi Santa Maria Yogyakarta. The management of asset in ASMI Santa Maria has been done by MS Excel application. This application has limitations such as lack of detailed records of assets, difficulty doing complex calculations such as valuation of assets, limited access to others in need, and less able to handle the administration of information assets of items that can provide real-time information, accurate, integrated, and user- friendly. This study aims to analyze and design the system needs to manage ICT assets in ASMI Santa Maria Yogjakarta. Through analysis and design of this system the authors intended to provide suggestions for institution to implement the ICT Asset Management Information System (SIMATIK). This information system has been successfully designed and provide ICT asset information management functionality that includes the registration of assets, asset allocation, transfer of assets, calculating depreciation, valuation of assets, maitencance records, removal of assets, asset tracking, and reporting. Designing ICT asset management information system is done with web-based (intranet) and with object-oriented approach (OOA). Keywords: asset management, asset management information system, object oriented apporach. Abstrak. Pengelolaan aset barang di ASMI Santa Maria selama ini dilakukan dengan aplikasi MS Excel dalam format daftar inventaris barang. Aplikasi ini memiliki keterbatasan seperti tiadanya rekod detil aset barang, kesulitan melakukan penghitungan yang komplek seperti penilaian aset, terbatasnya akses pihak lain yang membutuhkan, dan informasi kurang  dapat menangani penatausahaan aset barang yang dapat memberikan informasi real-time, akurat, terintegrasi, dan user-friendly. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang kebutuhan sistem untuk mengelola aset TIK di ASMI Santa Maria Yogyakarta. Melalui analisis dan perancangan sistem ini penulis bermaksud memberikan usulan bagi lembaga untuk mengimplementasikan Sistem Informasi Manajemen Aset TIK (SIMATIK). Sistem informasi ini telah berhasil dirancang dan menyediakan fungsionalitas pengelolaan informasi aset TIK yang meliputi registrasi aset, penempatan aset, pemindahan aset, penghitungan depresiasi, penilaian aset, pencatatan maintenance, penghapusan aset, pelacakan aset, dan pembuatan laporan. Perancangan Sistem informasi manajemen aset TIK ini dilakukan dengan berbasis web (intranet) dan dengan pendekatan berorientasi objek (OOA). Kata Kunci: Manajemen aset, sistem informasi manajemen aset, pendekatan berorientasi objek.
Rancang Bangun Aplikasi Pembuatan Presentasi Berbasis Web Menggunakan HTML5 Astiadi, Prima; Kelana, Oesman Hendra
Jurnal Buana Informatika Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 2 Juli 2014
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1867.599 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v5i2.359

Abstract

Abstract. The goal of this thesis is to simplify the process of creating a web-based presentation and to provide solutions for compatibility problems in a standalone application. HTML5 is the latest web technology which is constantly developed and will be the successor of the previous HTML generation. This service for creating web-based presentation will make use of HTML5 features and JavaScript to deliver a user-friendly web-based application, with a concern in receiving text as its input and maintening it into a web-based presentation.This web-based presentation-making application,  namely Slides5, provides an interface for creating a presentation with some features such as the addition and removal of slides, changing the look and layout of slides, as well as save and download  the presentation file. Through several testings, Slides5 has succeeded in creating web-based presentation materials without the need of programming. In addition, Slides5 provides a feature to save the presentation as a HTML file so that the presentation can be simply concucted by using any web browser.Keywords: web-based presentation, HTML5, Slides5Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah menyederhanakan proses pembuatan presentasi berbasis webdan memberikan solusi atas permasalahan kompatibilitas pada aplikasi mandiri.HTML5 merupakan teknologi web terbaru yang terus dikembangkan dan akan segera menjadi penerus dari generasi HTML sebelumnya. Layanan pembuatan presentasi berbasis web yang dimaksud akan memanfaatkan fitur HTML5 dan JavaScript untuk menghadirkan aplikasi berbasis web yang ramah pengguna, dengan menitikberatkan dalam menerima masukan berupa teks dan mengelolanya menjadi presentasi berbasis web.Aplikasi pembuatan presentasi berbasis web yang bernama Slides5 ini menyediakan antarmuka pembuatan presentasi dengan fitur-fitur seperti penambahan dan penghapusan slide, pengubahan tampilan dan tata letak slide, serta penyimpanan dan pengunduhan berkas presentasi. Melalui sejumlah uji coba, Slides5 telah berhasil dalam membuat materi presentasi berbasis web tanpa harus melakukan pemrograman. Selain itu, Slides5 menyediakan fitur penyimpanan presentasi ke dalam bentuk berkas HTML sehingga presentasi dapat dilakukan hanya dengan menggunakan peramban web saja.Kata Kunci: presentasi berbasis web, HTML5, Slides5

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Buana Informatika, Volume 16, Nomor 01, April 2025 Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Buana Informatika, Volume 16, Nomor 02, Oktober 2025 Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Buana Informatika, Volume 15, Nomor 01, April 2024 Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Buana Informatika, Volume 15, Nomor 02, Oktober 2024 Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Buana Informatika, Volume 14, Nomor 2, Oktober 2023 Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Buana Informatika, Volume 14, Nomor 1, April 2023 Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Buana Informatika, Volume 13, Nomor 2, Oktober 2022 Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Buana Informatika, Volume 13, Nomor 1, April 2022 Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 2 - Oktober 2021 Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 2 - Oktober 2021 Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 1 - April 2021 Vol 12, No 1 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 1 - April 2021 Vol. 11 No. 2: Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 2 - Okober 2020 Vol 11, No 2: Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 2 - Okober 2020 Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 1 - April 2020 Vol. 11 No. 1 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 1 - April 2020 Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 2 Oktober 2019 Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 2 Oktober 2019 Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 1 April 2019 Vol. 10 No. 1 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 1 April 2019 Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018 Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018 Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 1 April 2018 Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 1 April 2018 Vol 8, No 4 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 4 Oktober 2017 Vol. 8 No. 4 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 3 Juli 2017 Vol. 8 No. 3 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 3 Juli 2017 Vol. 8 No. 2 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 2 April 2017 Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 2 April 2017 Vol. 8 No. 1 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 1 Januari 2017 Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 1 Januari 2017 Vol. 7 No. 4 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 4 Oktober 2016 Vol 7, No 4 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 4 Oktober 2016 Vol 7, No 3 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 3 Juli 2016 Vol. 7 No. 3 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 3 Juli 2016 Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 2 April 2016 Vol. 7 No. 2 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 2 April 2016 Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 1 Januari 2016 Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 1 Januari 2016 Vol 6, No 4 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 4 Oktober 2015 Vol 6, No 4 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 4 Oktober 2015 Vol. 6 No. 4 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 4 Oktober 2015 Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015 Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015 Vol. 6 No. 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015 Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 2 April 2015 Vol. 6 No. 2 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 2 April 2015 Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 2 April 2015 Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015 Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015 Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015 Vol. 5 No. 2 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 2 Juli 2014 Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 2 Juli 2014 Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014 Vol. 5 No. 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014 Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014 Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013 Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013 Vol. 4 No. 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013 Vol. 4 No. 1 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 1 Januari 2013 Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 1 Januari 2013 Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 1 Januari 2013 Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012 Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012 Vol. 3 No. 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012 Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012 Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012 Vol. 3 No. 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012 Vol. 2 No. 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011 Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011 Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011 Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011 Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011 Vol. 2 No. 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011 Vol. 1 No. 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010 Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010 Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010 Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010 Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010 More Issue