cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Buana Informatika
ISSN : 20872534     EISSN : 20897642     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 594 Documents
Implementasi Algoritma FP-Growth Untuk Strategi Pemasaran Ritel Hidroponik (Studi Kasus : PT. HAB) Putro, Adi Nugroho Susanto; Gunawan, Richardus Indra
Jurnal Buana Informatika Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 1 April 2019
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.786 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v10i1.1746

Abstract

Abstract.PT. Hidroponik Agrofarm Bandungan (HAB) is one of the company working in cultivating hydroponic fruit and vegetable. PT. HAB experiences two main issues selling the crops. First, the crops which has no preservatives will not stay fresh for longer time. Second, the difficulties of determining customer’s habit so that it makes some products are not optimized sold in the market. PT. HAB needs to improve the marketing strategy. The customer’s habit pattern of buying the product can be acquired by using data mining association technique. There are two algorithms in association analysis namely Apriori and FP-Growth. This research proposed FP-Growth algorithm implementation with Weka open source software to measure the retail marketing strategy of hydroponic product. There are two measurement used in the association analysis. They are support and confidence. Support is used to measure the level of domination of product in each transaction and Confidence is used to measure the level of confidence of the product that are sold altogether with other products. This research used minimum support 0,05 and minimum confidence 0,9 ,resulting in 21 rules that can be used as marketing strategy for PT. HAB.Keywords: FP-Growth Algorithm, Data Mining, Hydroponic Retail.Abstrak. PT. Hidroponik Agrofarm Bandungan (HAB) perusahaan yang bergerak di bidang budidaya sayur dan buah hidroponik. PT. HAB mengalami permasalahan dalam menjual hasil panen. Permasalahan pertama, produk PT. HAB adalah sayur dan buah segar tanpa pengawet yang tidak dapat bertahan lama. Permasalahan kedua, perilaku pelanggan sulit ditebak di pasar sehingga barang tidak terjual maksimal. PT. HAB memerlukan strategi pemasaran yang tepat. Kebiasaan belanja pelanggan dapat dicari polanya menggunakan teknik data mining asosiasi. Ada dua algoritma dalam analisis asosiasi, yaitu Apriori dan FP-Growth. Penelitian ini mengusulkan implementasi algoritma FP-Growth dengan software open source Weka untuk strategi pemasaran ritel hidroponik. Ada dua ukuran yang digunakan dalam analisis asosiasi, yaitu support dan confidence. Support untuk mengetahui tingkat dominasi suatu barang dalam sebuah transaksi, confidence untuk mengetahui tingkat kepercayaan suatu barang yang terjual bersama-sama. Penelitian ini menggunakan minimum suport 0,05 dan minimum confidence 0,9, menghasilkan 21 rule yang dapat digunakan sebagai strategi pemasaran PT. HAB.Kata Kunci: Algoritma FP-Growth, Data Mining, Ritel Hidroponik.
IMPLEMENTASI ALGORITMA K-NEAREST NEIGHBOR PADA WEBSITE REKOMENDASI LAPTOP Rahardja, Chandra Arief; Juardi, Try; Agung, Halim
Jurnal Buana Informatika Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 1 April 2019
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.708 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v10i1.1847

Abstract

Abstract. There are various types of laptops that make consumers experiencing confusion in determining choices fitting the criteria that consumers want. The K-Nearest Neighbor (K-NN) algorithm was chosen since K-NN algorithm is a model that can classify data based on the closest distance. This system was created to help consumers in choosing a laptop based on purchasing objectives such as for gaming, design, and office, price, also specifications of the desired laptop. This system helps providing a reference to consumers in determining the laptop that suits their needs. Based on consumer satisfaction test which is carried out to ten consumers, eight out of ten people agree to the given recommendations. The percentage of satisfaction is 80%, therefore the created laptop recommendation was considered successful. Keywords: KNN, Recommendation, Selection, LaptopAbstrak. Berbagai jenis laptop yang ada membuat konsumen mengalami kebingungan dalam menentukan pilihan yang sesuai dengan kriteria yang konsumen inginkan. Algoritma K-Nearest Neighbor (K-NN) ini dipilih karena algoritma K-NN merupakan suatu model yang dapat mengklasifikasikan data berdasarkan jarak terdekat. Sistem ini dibuat untuk membantu konsumen dalam memilih laptop berdasarkan tujuan pembelian seperti untuk gaming, desain, atau kantor, harga, juga spesifikasi mengenai laptop yang diinginkan. Sistem ini membantu memberikan referensi kepada pengguna atau konsumen dalam menentukan laptop yang sesuai dengan kebutuhan. Berdasarkan uji kepuasan pengguna yang dilakukan kepada sepuluh orang pengguna, delapan dari sepuluh orang menjawab dengan jawaban setuju dengan hasil rekomendasi yang diberikan. Persentase kepuasan terhadap hasil rekomendasi sebesar 80% oleh karena itu rekomendasi laptop yang dibuat dinyatakan berhasil.Kata kunci: KNN, Rekomendasi, Pemilihan, Laptop
Pengenalan Personal Menggunakan Citra Tampak Atas pada Lingkungan Cashierless Strore Prastowo, Bambang Nurcahyo; Putro, Nur Achmad Sulistyo; Dhewa, Oktaf Agni; Yusuf, Ach Maulana Habibi
Jurnal Buana Informatika Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 1 April 2019
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.964 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v10i1.1779

Abstract

Abstract.Personal recognition with image processing techniques from the side view has the disadvantage of being applied to the cashierless store environment, namely inaccurate recognition or identification when personal collisions occur. To overcome this, the image capture method is used from the top-view. Personal recognition method through the top-view image using the Haar Cascade Classifier method. 1420 positive images and 2170 negative images are used to find features that are considered suitable for recognizing objects using the Adaptive Boosting (Adaboost) method. Tests were carried out on 100 test data by varying the parameters of min_neighbors (3.4, and 5) and the size of the dataset window (25x25, 35x35, 45x45 pixels). Personal recognition testing gets the highest accuracy of 89.9% with the parameters used are min_neighbors 5 and the size of the 25x25 pixel dataset in the detection parameter size of min_size 140x140 pixels.Keywords: Person recognition, image processing, cashierless storeAbstrak. Pengenalan personal dengan teknik pengambilan citra dari tampak samping memiliki kelemahan untuk diterapkan pada lingkungan cashierless store yaitu tidak akuratnya pengenalan atau identifikasi saat terjadi tubrukan antar personal. Untuk mengatasi hal tersebut maka dipakailah metode pengambilan citra dari tampak atas. Metode pengenalan personal melalui citra tampak atas menggunakan metode Haar Cascade Classifier. Digunakan 1420 citra positif dan 2170 citra negatif untuk menemukan fitur-fitur yang dianggap cocok untuk mengenali objek dengan menggunakan metode Adaptive Boosting (Adaboost). Pengujian dilakukan terhadap data tes sebanyak 100 citra dengan menvariasikan parameter min_neighbors (3,4, dan 5) dan ukuran window dataset (25x25, 35x35, 45x45 piksel). Pengujian pengenalan personal mendapatkan akurasi tertinggi sebesar 89,9% dengan parameter yang dipakai yaitu min_neighbors 5 dan ukuran window dataset 25x25 piksel pada parameter ukuran pengujian min_size 140x140 piksel.Kata Kunci: pengenalan personal, pengolahan citra, cashierless store
Perancangan Basis Data dan Layanan Akses Berbasis Service Oriented Architecture (SOA) Untuk Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Tarigan S, Inna Yoana Sari; Soedjatmiko, Soedjatmiko; Hartanto, Rudy
Jurnal Buana Informatika Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.293 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v1i1.293

Abstract

Abstract. Database Design and Service Oriented Architecture (SOA)-based Access Service for Health Center Transactional Data on Health Office of Sleman District. Health Office of Sleman District is the regional institution that is responsible for organizing health services in the area of Sleman District. In performing these duties and responsibilities, Health Office of Sleman District requires health data and information that is accurate, precise and quick to assist policy decision making process and the health sector by leveraging communication and information technology. This research aims to design a database and SOA-based access service for transactional data center on Health Office of Sleman District. Expected, the results of this research can help Health Office of Sleman District in monitoring public health and to establish interoperability with systems from agencies or other institution.Keywords: Health Office of Sleman District, database, SOA, web service.Abstrak. Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman adalah lembaga regional yang bertanggung jawab untuk mengatur pelayanan kesehatan di wilayah Kabupaten Sleman. Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman memerlukan data kesehatan dan informasi yang akurat, tepat dan cepat untuk membantu proses pengambilan keputusan kebijakan dan sektor kesehatan dengan memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah basis data dan layanan akses berbasis SOA untuk pusat data transaksional pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat membantu Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman dalam memantau kesehatan masyarakat dan untuk membangun interoperabilitas dengan sistem dari instansi atau lembaga lain.Kata kunci: Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, basis data, SOA, layanan web.
Klasifikasi Jenis Tanaman Mangga Gadung dan Mangga Madu Berdasarkan Tulang Daun Riska, Suastika Yulia; Cahyani, Laili; Rosadi, Muhammad Imron
Jurnal Buana Informatika Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.969 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v6i1.399

Abstract

Daun merupakan salah satu bagian tanaman yang dapat menjadiacuan klasifikasi, karena memiliki perbedaan fitur pada setiap jenis mangga. Penerapan Unconstraint Hit or Miss Transformation (UHMT) dengan empatstructuring element (SE) mengakibatkan tingginya kompleksitas komputasional.Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk menyederhanakan kompleksitaskomputasi dengan menerapkan satu dari sembilan SE pada UHMT. Pola fiturtulang daun diperoleh dengan menerapkan Local Binary Pattern (LBP),kemudian hasil fitur yang diperoleh dihitung dengan entropy. Hasilmenunjukkan bahwa rata-rata nilai entropy yang tinggi dikategorikan padamangga madu. Pengujian klasifikasi membandingkan akurasi pada K-foldCross Validation, dengan nilai K-fold adalah 5, 8, dan 10. Akurasi tertinggidengan menggunakan 10-fold Cross Validition yaitu 78,5 %.
Developing a Prototype of Mobile Dental Information System in Indonesia Santoso, Leo Willyanto; Setiawan, Alexander; Gunawan, Samuel
Jurnal Buana Informatika Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v3i2.322

Abstract

Abstact. With the rapid development of wireless technology, mobile devices applications and services have become more convenient. One area that can be supported by this technology is the field of health, particularly in the dental information system. Processing the patient data is one of the many factors that have an important role in hospital industry. The manual processing of patient data in dental clinic 'X' Yogyakarta, Indonesia is inefficient and ineffective. It can't guarantee the accuracy of the calculation, recapitulations, and reporting system. The rapid development of information technology makes it possible to develop a dental information system, which gives accurate reports on the status of the patients in real time for the purpose of improving patient’s safety and quality of services. In this research, the application is developed with Java programming language and mySQL database. The testing results of the application have shown that the program can be operated easily, has a clear work flow, supports various facilities that help users, and is able to become valuable inputs for dental clinic management in the decision making process. Based on the questionnaire results, 80% respondents reported that the program met the requirements and was easy to use.Keywords: mobile technology, dental information system, registration, report Abstrak.Perkembangan teknologi nirkabel yang sangat pesat telah memicu aplikasi dan layanan seluler menjadi lebih nyaman. Salah satu bidang yang dapat didukung oleh teknologi ini adalah bidang kesehatan, terutama dalam sistem informasi klinik gigi. Pengolahan data pasien merupakan salah satu faktor yang memiliki peran penting dalam pengelolaan industri kesehatan. Saat ini, proses manual pengolahan data pasien di klinik gigi 'x' Yogyakarta tidak efisien dan tidak efektif. Hal ini tidak dapat menjamin keakuratan perhitungan, rekapitulasi, dan sistem pelaporan. Pesatnya perkembangan teknologi informasi memungkinkan untuk mengembangkan sistem informasi gigi, yang memberikan laporan yang akurat tentang status pasien secara real time untuk tujuan meningkatkan keselamatan pasien dan mutu layanan. Dalam penelitian ini, aplikasi dikembangkan dengan bahasa pemrograman Java dan database mySQL. Hasil pengujian aplikasi telah menunjukkan bahwa program ini dapat dioperasikan dengan mudah, memiliki alur kerja yang jelas, mendukung berbagai fasilitas yang membantu pengguna, dan mampu menjadi masukan yang berharga untuk manajemen klinik gigi untuk membuat keputusan. Berdasarkan hasil survey, 80% responden berkata bahwa program sudah memenuhi kebutuhan dan mudah untuk digunakan.Kata kunci: teknologi bergerak, sistem informasi dokter gigi, registrasi, laporan
Rancang Bangun Sistem Informasi Kolaboratif Berbasis Web Untuk Manajemen Proyek Teknologi Informasi Paramita, Dewi
Jurnal Buana Informatika Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (854.742 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v6i3.432

Abstract

Abstract. In the workplace, companies are required to apply information technology in various business processes in order to compete with its competitors, so companies often require the services of an IT consultant. Companies sometimes have difficulties to choose an IT consultant and to control the development of their information technology projects. In any implementation, IT consultants also often have difficulties in doing project management. Web-based collaborative information system built to assist companies in selecting information technology consultants that will be used by way of auction project, as well as helping IT consultants and clients doing collaboration in project management that related to the design process, as well as the implementation of an information technology project.Keywords: project management, collaboration, information systems, information technology consultant Abstrak. Dalam dunia kerja, perusahaan dituntut untuk menerapkan teknologi informasi dalam berbagai proses bisnisnya agar dapat bersaing dengan kompetitornya, sehingga seringkali perusahaan membutuhkan jasa dari konsultan TI. Perusahaan terkadang mengalami kesulitan untuk memilih konsultan TI dan untuk mengontrol perkembangan proyek teknologi informasinya. Dalam pelaksanaannya, konsultan TI sering mengalami kesulitan dalam melakukan manajemen proyek. Sistem informasi kolaboratif berbasis web dibangun untuk membantu perusahaan dalam memilih konsultan teknologi informasi yang akan digunakan dengan cara melakukan lelang proyek, serta membantu konsultan TI dan perusahaan klien berkolaborasi dalam melakukan manajemen proyek yang terkait dengan proses perancangan, serta pelaksanaan suatu proyek teknologi informasi. Kata Kunci: manajemen proyek, kolaborasi, sistem informasi, konsultan teknologi informasi
Analisis Karakteristik Teori Antrian Pada Aplikasi Wireless Fidelity Menggunakan Opnet Modeler 14.5 Cahyadi, Eko Fajar; Sakti, Putra Utama Eka; Hikmaturokhman, Alfin
Jurnal Buana Informatika Vol 6, No 4 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 4 Oktober 2015
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.142 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v6i4.464

Abstract

Abstract. Wi-Fi areas are accessible in many places, it makes it easier to access the Internet rather than using LAN cable. On the other hand, the Internet itself is a best effort network, which means it does not provide Quality of Service (QoS) mechanism and no traffic classification. This study evaluates the performance of three scheduling methods, including FIFO, Priority Queuing (PQ), and Weighted Fair Queuing (WFQ), on video conference, VoIP and FTP services, implemented in ST3 Telkom campus networks. The results of packet end-to-end delay and packet delay variation for VoIP in WFQ theory scenario is better than the others, that is 171,717ms and 0,977ms. While in video conference services, the result of packet end-to-end delay and packet delay variation in WFQ theory is better than other queuing theory as well, 32,495ms and 7,207ms respectively. This is because the WFQ scheduling mechanism has bandwidth allocation that adapts well to the requirements of the services.Keywords: Wi-Fi, QoS, FIFO, PQ, WFQ Abstrak. Area Wi-Fi banyak kita jumpai di berbagai tempat, menjadikannya sebagai media akses internet yang lebih mudah untuk digunakan dibandingkan menggunakan kabel LAN. Di lain sisi, internet sendiri merupakan jaringan yang bersifat best effort, yang berarti tidak menyediakan mekanisme Quality of Service (QoS) dan tidak ada klasifikasi trafik layanan. Penelitian ini mengevaluasi mengenai performansi dari tiga metode scheduling, diantaranya FIFO, Priority Queuing (PQ), dan Weighted Fair Queuing (WFQ), pada layanan video conference, VoIP dan FTP, menggunakan topologi Wi-Fi kampus ST3 Telkom. Nilai packet end-to-end delay dan packet delay variation untuk VoIP pada skenario WFQ lebih baik dibandingkan teori antrian lain, yaitu sebesar 171,717ms dan 0,977ms secara berurutan. Pada video conference, nilai packet end-to-end delay dan packet delay variation WFQ juga lebih baik dibandingkan teori antrian lain, yaitu dengan nilai 32,495ms dan 7,207ms secara berurutan. Hal ini dikarenakan pada WFQ memiliki alokasi bandwidth yang disesuaikan dengan kebutuhan.Kata Kunci: Wi-Fi, QoS, FIFO, PQ, WFQ
Desain dan Implementasi Media Pembelajaran Penggolongan Hewan Berdasarkan Jenis Makanan Menggunakan Teknologi Augmented Reality pada Android Wirawan, Deddy Unggul; Setiawan P, T. Arie; Somya, Ramos
Jurnal Buana Informatika Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v4i2.338

Abstract

Abstract. Science is about learning natural environment systematically. At primary school, science is taught in a conventional way, mostly is not supported by appropriate learning media. By mainly learning from books as a learning medium, primary school students cannot completely understand about the subject. Therefore learning media which can increase the interests of study and completely understand the subject is needed. Based on the problem, learning media for animal classification based on the type of food by using augmented reality technology on android OS mobile device has been made. This research uses a prototype method to develop the learning media. From this learning media, primary school students can learn more about animal classification based on the type of food.Keywords: Learning, IPA, Augmented Reality, Android. Abstrak. IPA adalah ilmu yang berhubungan dengan cara mempelajari alam secara sistematis. Salah satu kendala pembelajaran IPA di sekolah dasar  adalah cara belajar konvensional yang tidak didukung dengan media pembelajaran yang tepat. Proses belajar konvensional hanya mengandalkan buku sebagai media pembelajaran. Hal ini mengakibatkan siswa kurang menguasai materi yang disampaikan, untuk itu diperlukan media pembelajaran yang dapat meningkatkan  minat belajar dan pemahaman materi pembelajaran IPA. Berdasarkan masalah tersebut dibuat media pembelajaran penggolongan hewan berdasarkan jenis makanan menggunakan teknologi augmented reality pada perangkat mobile android OS. Penelitian ini menerapkan metode prototype  dalam proses pengembangan media pembelajaran ini. Melalui media pembelajaran  inilah siswa dapat lebih memahami materi penggolongan hewan berdasarkan jenis makanan.Kata Kunci: Pembelajaran, IPA, Augmented Reality, Android.
Music Mood Player Implementation Applied In Daycare Using Self Organizing Map Method Dewi, Kadek Cahya; Putri, Luh Arida Ayu Rahning
Jurnal Buana Informatika Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.095 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v2i2.309

Abstract

Abstrak. Implementasi Music Mood Player Yang Diaplikasikan Pada Daycare Menggunakan Metode Self Organizing Map. Musik adalah seni, hiburan dan aktivitas manusia yang melibatkan suara-suara yang teratur. Musik berkaitan erat dengan psikologi manusia. Sepotong musik sering dikaitkan dengan kata sifat tertentu seperti senang, sedih, romantis, dsb. Keterkaitan antara musik dengan mood tertentu ini telah banyak digunakan dalam berbagai kesempatan oleh manusia, untuk itu klasifikasi musik berdasarkan keterkaitannya dengan emosi tertentu menjadi penting. Daycare merupakan salah satu lembaga yang memanfaatkan musik sebagai terapi atau sarana pendukung dalam kegiatan pengasuhan anak. Penelitian ini fokus pada implementasi music mood player menggunakan Self Organizing Map yang diaplikasikan pada Daycare. Fitur yang digunakan sebagai ciri adalah rhythm pattern dari musik tersebut. Parameter mood didapatkan dari Robert Thayer’s energy-stress model yang terdiri dari exuberance / gembira, contentment / rilex, anxious / cemas dan depression. Sistem diuji dengan lagu dari berbagai genre dan mood hasil klasifikasi dibandingkan dengan mood dari pakar psikologi anak. Mood lagu dari sistem dapat diset secara otomatis disesuaikan dengan aktivitas pada daycare. Kata Kunci: Music Information Retrieval, Klasifikasi Mood, Klasifikasi Musik, Self Organizing Map, Rhythm Patterns. Abstract. Music is an art, entertainment and human activity that involve some organized sounds. Music is closely related to human psychology. A piece of music often associated with certain adjectives such as happy, sad, romantic and many more. The linkage between the music with a certain mood has been widely used in various occasions by people, there for music classification based on relevance to a particular emotion is important. Daycare is one example of an institution that used music as therapy or tools of support in each of its parenting activities. This research concerns in implementation of a music mood player using Self Organizing Map applied at the Daycare. The features that are used on this music mood player are rhythm patterns of the music. The mood parameters that used in this system is based on Robert Thayer's energy-stress model which are exuberance / happy, contentment / relax, anxious and depression. The system is tested using a set of songs with various genres and the classification results are compared with the mood obtained by child psychology expert. The system can be set automatically according to the activities at daycare. Keywords: Music Information Retrieval, Mood Classification, Music Classification, Self Organizing Map, Rhythm Patterns.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Buana Informatika, Volume 16, Nomor 01, April 2025 Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Buana Informatika, Volume 16, Nomor 02, Oktober 2025 Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Buana Informatika, Volume 15, Nomor 01, April 2024 Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Buana Informatika, Volume 15, Nomor 02, Oktober 2024 Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Buana Informatika, Volume 14, Nomor 2, Oktober 2023 Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Buana Informatika, Volume 14, Nomor 1, April 2023 Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Buana Informatika, Volume 13, Nomor 2, Oktober 2022 Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Buana Informatika, Volume 13, Nomor 1, April 2022 Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 2 - Oktober 2021 Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 2 - Oktober 2021 Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 1 - April 2021 Vol 12, No 1 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 1 - April 2021 Vol. 11 No. 2: Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 2 - Okober 2020 Vol 11, No 2: Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 2 - Okober 2020 Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 1 - April 2020 Vol. 11 No. 1 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 1 - April 2020 Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 2 Oktober 2019 Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 2 Oktober 2019 Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 1 April 2019 Vol. 10 No. 1 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 1 April 2019 Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018 Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018 Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 1 April 2018 Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 1 April 2018 Vol. 8 No. 4 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 4 Oktober 2017 Vol 8, No 4 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 3 Juli 2017 Vol. 8 No. 3 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 3 Juli 2017 Vol. 8 No. 2 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 2 April 2017 Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 2 April 2017 Vol. 8 No. 1 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 1 Januari 2017 Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 1 Januari 2017 Vol. 7 No. 4 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 4 Oktober 2016 Vol 7, No 4 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 4 Oktober 2016 Vol 7, No 3 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 3 Juli 2016 Vol. 7 No. 3 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 3 Juli 2016 Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 2 April 2016 Vol. 7 No. 2 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 2 April 2016 Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 1 Januari 2016 Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 1 Januari 2016 Vol 6, No 4 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 4 Oktober 2015 Vol 6, No 4 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 4 Oktober 2015 Vol. 6 No. 4 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 4 Oktober 2015 Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015 Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015 Vol. 6 No. 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015 Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 2 April 2015 Vol. 6 No. 2 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 2 April 2015 Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 2 April 2015 Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015 Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015 Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015 Vol. 5 No. 2 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 2 Juli 2014 Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 2 Juli 2014 Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014 Vol. 5 No. 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014 Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014 Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013 Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013 Vol. 4 No. 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013 Vol. 4 No. 1 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 1 Januari 2013 Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 1 Januari 2013 Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 1 Januari 2013 Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012 Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012 Vol. 3 No. 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012 Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012 Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012 Vol. 3 No. 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012 Vol. 2 No. 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011 Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011 Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011 Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011 Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011 Vol. 2 No. 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011 Vol. 1 No. 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010 Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010 Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010 Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010 Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010 More Issue